Anda di halaman 1dari 1

Persamaan dan Perbedaan Karya Ilmiah Akademik dengan Karya Ilmiah Populer

Karya Tulis Ilmiah --biasa disingkat Karya Ilmiah (Scientific Paper)-- adalah tulisan atau laporan
tertulis yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian suatu masalah oleh seseorang atau
sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh
masyarakat keilmuan. Data, simpulan, dan informasi lain yang terkandung dalam karya ilmiah
tersebut dijadikan acuan (referensi) bagi ilmuwan lain dalam melaksanakan penelitian atau
pengkajian selanjutnya. Karya ilmiah sering juga disebut "tulisan akademis" (academic writing)
karena biasa ditulis oleh kalangan kampus perguruan tinggi --dosen dan mahasiswa. Karya
ilmiah berfungsi sebagai sarana untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi
berupa penjelasan (explanation), prediksi (prediction), dan pengawasan (control).
Karya ilmiah populer merupakan karya ilmiah yang bentuk, isi, dan bahasanya menggunakan
kaidah-kaidah keilmuan, serta disajikan dalam bahasa yang santai dan mudah dipahami oleh
masyarakat awam.
Persamaan antara Karya ilmiah populer dengan Karya tulis ilmiah adalah Sebuah kerangka
karangan mengandung rencana kerja, memuat ketentuan ketentuan pokok bagaimana suatu
topik harus di perinci dan di kembangkan. Kerangka karangan menjamin suatu penyusunan
yang logis dan teratur, serta memungkinkan seorang penulis membedakan gagasan-gagasan
utama dari gagasan gagasan tambahan. Sebuah kerangka karangan tidak boleh diperlakukan
sebagai suatu pedoman yang kaku, tetapi selalu dapat mengalami perubahan dan perbaikan
untuk mencapai suatu bentuk yang semakin lebih sempurna. Kerangka karangan dapat
berbentuk catatan catatan sederhana, tetapi dapat juga berbentuk mendetil, dan di garap
dengan sangat cermat .
Secara singkat dapat di katakan kerangka karangan adalah suatu rencana kerja yang memuat
garis garis besar dari suatu karangan yang akan di garap .

Sedangkan perbedaan antara Karya ilmiah populer dengan Karya tulis ilmiah (skripsi, tesis,
desertasi, dan lain-lain) terletak pada bahasa penyampaian yang digunakan. Karya tulis ilmiah
murni ditampilkan dalam bahasa baku dan sangat terikat dengan kaidah bahasa Indonesia
resmi. Sementara ilmiah populer ditampilkan dengan bahasa yang lebih luwes, serta dapat
dipahami masyarakat umum.

Dari segi topik bahasan, tulisan ilmiah populer cenderung membahas permasalahan yang
berkaitan dengan masyarakat di sekitarnya. Berbeda dengan karya tulis ilmiah murni yang lebih
sering berkutat dalam bidang ilmiah yang jauh dari jangkauan masyarakat awam.

Sarana untuk mempublikasikan karya ini hampir tidak ada yang berdiri sendiri secara utuh.
Biasanya dalam suatu media massa, karya ini dipadukan dengan karya tulis nonilmiah. Karya
ilmiah populer dapat kita jumpai pada majalah, koran atau tabloid.

Nur Izzatul Laili (1011510270)