Anda di halaman 1dari 26

Bp.cipta jaya.

files
SILABUS
Nama Sekolah : SMA/MA CIPTA JAYA
Mata Pelajaran : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
Kelas/Semester : XI/1
Standar Kompetensi : 1. Mempraktikkan berbagai keterampilan permainan olahraga dengan teknik dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Alokasi Sumber/
Kompetensi Dasar Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajar Indikator Penilaian
Waktu Bahan/Alat
1.1 Mempraktikkan Sepak Bola  setelah dibagi menjadi  menggunakan formasi, Tes perbuatan 14 x 45’ Buku panduan
keterampilan  Formasi permainan beberapa kelompok siswa bentuk, dan strategi pola taktik, strategi
teknik bermain sepak bola melakukan permainan sepak penyerangan 4 – 2 – 4 permainan sepak
salah satu penyerangan bola yang menekankan dalam permainan sepak bola
permainan W – M atau 4 – 2 – 4 pembagian tugas para pemain bola Lapangan sepak
olahraga bola sesuai posisinya berdasarkan bola, gawang,
besar secara pola W-M atau 4 – 2 – 4, bola, pluit, stop
sederhana serta merupakan pola yang watch, corong
nilai kerjasama,  Formasi pertahanan menempatkan 4 pemain
kejujuran, sepak bola 4 – 4 – 2\ belakang, 2 center back dan 4  menggunakan berbagai
menghargai, pemain depan formasi bentuk, strategi
semangat, percaya  setelah dibagi menjadi pola pertahanan dalam
diri**) beberapa kelompok siswa permainan sepak bola
melakukan permainan sepak
bola yang menekankan
pembagian tugas para pemain
sesuai posisinya berdasarkan
pola 4 – 4 – 2 yang lebih
menekankan pada pertahanan,
pola ini menempatkan 4
pemain belakang, 4 pemain
tengah dan 2 pemain depan

Bola Voli setelah dibagi menjadi beberapa  Menggunakan berbagai Tes perbuatan Buku panduan
 Formasi permainan kelompok siswa melakukan formasi, bentuk, dan taktik, strategi
bola voli permainan bola voli yang strategi dalam permainan permainan bola
menekankan pembagian tugas  Memperlihatkan nilai voli
sesuai dengan posisinya, misalnya pantang menyerah, dan Lapangan bola
mempegunakan pola 4 smasher jujur (fair play) dalam voli, bola, pluit,
dan 2 set-uper, 4 smasher, 1 set- permainan stop watch,
uper dan 1 libero dan 5 smasher corong
dan 1 set-uper.

65 Bp.cipta jaya.files
Bp.cipta jaya.files
Alokasi Sumber/
Kompetensi Dasar Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajar Indikator Penilaian
Waktu Bahan/Alat
Bola Basket  Setelah melakukan pemanasan  Menggunakan berbagai Tes perbuatan Lapangan bola
 Pengintegrasian teknik siswa memperagakan formasi, bentuk, dan basket, bola,
dalam permainan bola permainan bola basket dengan strategi dalam permainan corong, pluit, stop
basket. menekankan tugas dan bola basket watch
tanggung jawab pemain sesuai  Menerapkan strategi
dengan posisinya penyerangan
 Melakukan latihan pola  Memperlihatkan nilai
penyerangan 1-2-2 dapat pantang menyerah, dan
dilihat pada penerapan strategi jujur (fair play) dalam
penyerangan kilat dan permainan.
penyerangan berpola dengan
dasar pokok: ada pengatur
serangan pengaman,
penembak, pengumpan dan
perayah.

1.2 Mempraktikkan Rounders  Setelah melakukan pemanasan  Menggunakan berbagai Tes perbuatan Buku panduan
keterampilan  Formasi permainan siswa memperagakan formasi, bentuk, dan taktik, strategi
teknik serta nilai rounders permainan rounders dengan stategi dalam permainan permainan
kerjasama, menekankan tugas dan rounders rounders
kejujuran, tanggung jawab pemain sesuai  Memperlihatkan nilai
menghargai, dengan posisinya. Pola pantang menyerah, dan Lapangan
semangat, percaya penyerangan didukung oleh jujur (fair play) dalam rounders, bola,
diri**) teknik individu maupun regu permainan pluit, stop watch
antara lain kemahiran
memukul, sliding, lari selain
itu manager yang akan
memberikan arahan pola
penyerangan yang digunakan.

1.3 Mempraktikkan Atletik  Secara klasikal melakukan  Melakukan teknik dalam Tes perbuatan Buku sumber
keterampilan  Nomor tolak peluru pemanasan dengan running nomor lompat tinggi Gerry A, Carr,
teknik salah satu ABC dilanjutkan latihan lari gaya guling perut (2000), Atletik
nomor atletik kijang untuk meningkatkan (straddle) Untuk Sekolah,
dengan daya ledak otot kaki tolak Jakarta: PT. Raja
menggunakan  Secara bergantian melakukan Grafindo Persada
peraturan yang latihan lompat tinggi gaya
dimodifikasi serta guling perut dari ketinggian Pluit, matras
nilai kerjasama, yang rendah, kemudian secara lompat tinggi,
kejujuran, kerja bertahap tingginya dinaikkan tiang lompat

66 Bp.cipta jaya.files
Bp.cipta jaya.files
keras dan percaya dengan prosedur berdiri tinggi, mistar, stop
diri**) dengan satu kaki dibelakang watch
kemudian bertolak vertikal,
dengan awalan 8 langkah, 4
derajat terakhir harus lebar, 45
– 55 derajat dari mistar,
tolakan kaki tumpu harus kuat,
setelah mencapai mistar badan
digulingkan ke kiri dengan
kepala dahulu melewati mistar
sedangkan mendarat terlebih
dahulu punggung.
Atletik  Secara klasikal melakukan  Melakukan teknik Tes perbuatan Buku sumber
 Nomor lompat tinggi pemanasan dengan running nomor tolak peluru Gerry A, Carr,
gaya guling perut ABC dilanjutkan pengenalan gaya menyamping (2000), Atletik
toalk peluru mulai cara Untuk Sekolah,
memegang, latihan power Jakarta: PT. Raja
lengan mendorong peluru Grafindo Persada
kearah atas
 Secara bergantian siswa Bak pasir,
berlatih menolak peluru gaya meteran, pluit,
menyamping tanpa awalan bubuk kapur,
dengan cara memegang peluru bendera kecul
di pangkal jari dengan tiga jari
dibelakang, peluru diletakkan
dekat leher siku diangkat
sejajar bahu, menolak peluru
dengan meluruskan sikua
diikuti diluruskan badan
sebagai daya dorong.
 Secara bergantian siswa
berlatih menolak peluru dengan
awalan

1.4 Mempraktikkan Pencak Silat  Melakukan pemanasan secara  Melakukan teknik Tes perbuatan Panduan berlatih
keterampilan  Teknik serangan klasikal penyerangan dengan bela diri
teknik tangan  Berlatih secara klasikal menggunakan tangan
penyerangan salah berbagai teknik pukulan
satu permainan menggunakan kepalan tangan,  Melakukan teknik Stop watch, pluit,
olahraga beladiri telapak tangan, dan sikut menghindar dari target pukulan,
serta nilai  Berpasangan berlatih pukulan serangan dengan body protector
kerjasama, dan teknik menghindar menggunakan tangan

67 Bp.cipta jaya.files
Bp.cipta jaya.files
kejujuran, menggunakan tangan, terdiri
menghargai orang, dari pukulan epan, lintasan
kerja keras dan lurus, dibantu pergerakan bahu
percaya diri**) putaran pinggang, pukulan
sengkol/bandul dengan posisi
tangan ditekuk 90 derajat,
lintasan dari ayunan bawah,
pukulan lingkar lintasannya  Melakukan gerakan
dari samping luar ke dalam serang hindar secara
tubuh, pukulan samping berpasangan
menggunakan punggung
tangan.
 Berpasangan melakukan latihan
gerak serang dan hindar.

68 Bp.cipta jaya.files
Bp.cipta jaya.files
SILABUS
Nama Sekolah : SMA/MA CIPTA JAYA
Mata Pelajaran : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
Kelas/Semester : XI/1
Standar Kompetensi : 2. Mempraktikkan aktivitas pengembangan untuk meningkatkan kualitas kebugaran jasmani dan cara pengukurannya, nilai-nilai yang terkandung di
dalamnya.

Alokasi Sumber/
Kompetensi Dasar Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajar Indikator Penilaian
Waktu Bahan/Alat
2.1 Mempraktikkan Latihan Kebugaran  Setelah melakukan pemanasan  Melakukan berbagai Tes perbuatan 6 x 45’ Buku sumber
berbagai bentuk Jasmani : siswa secara bergantian bentuk latihan Tes TKJI (tes Ketahuilah tingkat
latihan kelincahan,  Kelincahan berlatih untuk meningkatkan kelincahan kesegaran Jasmani kebugaran jasmani
power dan daya  Explosive power kelincahan dengan lari bolak- Indonesia) untuk anda, Pusat
tahan untuk balik, lari zig-zag, lari siswa SMA/MA Kesegaran
peningkatan membuat angka delapan Jasmani,
kebugaran jasmani Depdiknas,
serta nilai  Melakukan latihan naik turun  Melakukan bentuk Senayan Jakarta
tanggung jawab, tangga selama 5-8 menit untuk latihan tenaga ledak
disiplin dan meningkatkan tenaga ledak Stop watch, pluit
percaya diri secara berkelompok

 Kecepatan  Melakukan latihan untuk  Melakukan berbagai Tes perbuatan 6 x 45’ Buku sumber
 Kekuatan otot meningkatkan kecepatan bentuk latihan Tes TKJI (tes Ketahuilah tingkat
dengan berbagai cara di kelincahan kesegaran Jasmani kebugaran jasmani
antaranya: latihan perceptan, Indonesia) untuk anda, Pusat
lari menaiki tangga atau bukit, siswa SMA/MA Kesegaran
menuruni tangga atau bukit, Jasmani,
latihan kecepatan reaksi Depdiknas,
(permainan hitam-hijau) dan  Melakukan bentuk Senayan Jakarta
lari cepat dari start melayang latihan tenaga ledak
Stop watch, pluit
 Melakukan latihan untuk
meningkatkan kekuatan lima
kelompok otot yaitu: kelompok
otot peras lengan, extensor
punggung, extensor tungkai,
bahu (menarik) dan bahu
(mendorong) lengan dengan
bentuk latihan push up, perut
dengan sit up, bahu dengan
pull up, secara bergantian

69 Bp.cipta jaya.files
Bp.cipta jaya.files
 Ketepatan  Melakukan latihan untuk  Melakukan berbagai Tes perbuatan 6 x 45’ Buku sumber
meningkatkan ketepatan bentuk latihan Tes TKJI (tes Ketahuilah tingkat
dengan cara melempar bola ke kelincahan kesegaran Jasmani kebugaran jasmani
arah lobang ban mobil yang Indonesia) untuk anda, Pusat
digantung secara bergantian siswa SMA/MA Kesegaran
 Daya tahan kerja Jasmani,
jantung  Melakukan latihan untuk Depdiknas,
meningkatkan daya tahan  Melakukan bentuk Senayan Jakarta
dengan cara lari piramid mulai latihan tenaga ledak
dari jarak 400M, 500M, 600M, Stop watch, pluit
500M, 400M secara
berkelompok
2.2 Mempraktikkan  Tes dan pengukuran  Secara berkelompok siswa  Menerapkan konsep Tes perbuatan Panduan
tes untuk kebugaran jasmani berlatih mengukur kelincahan, dasar tes dan Tes TKJI (tes peningkatan
kelincahan, dan  Tes kelincahan lari ketepatan, kekuatan, kecepatan, pengukuran kebugaran kesegaran Jasmani kebugaran jasmani
daya tahan dalam bolak-balik, lari kelentukan jasmani Indonesia) untuk
kebugaran jasmani kelok-kelok squat trus  Melaporkan hasil pengukuran  Mengukur kelincahan siswa SMA/MA
serta nilai  Tes kekuatan dalam laporan kelompok Stop watch, pluit
tanggung jawab, clinning, dipping, sit  Mengukur kekuatan
disiplin dan up, berbaring angkat
percaya diri kaki, push up
 Tes daya tahan: lari  Mengukur daya tahan
1400 meter keatas, tes
balke, tes cooper
 Tes kecepatan lari 40,  Mengukur kecepatan
50 dan 60 meter
 Tes kelentukan togok  Mengukur kelentukan
fleksi ke depan ke
belakang

70 Bp.cipta jaya.files
Bp.cipta jaya.files
SILABUS
Nama Sekolah : SMA/MA CIPTA JAYA
Mata Pelajaran : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
Kelas/Semester : XI/1
Standar Kompetensi : 3. Mempraktikkan keterampilan senam dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Alokasi Sumber/
Kompetensi Dasar Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajar Indikator Penilaian
Waktu Bahan/Alat
3.1 Mempraktikkan  Rangkaian senam  Secara bergantian siswa  Melakukan rangkaian Tes perbuatan 6 x 45’ Buku sumber
keterampilan lantai dengan melakukan latihan berguling senam lantai berguling Pendidikan
rangkaian senam menggunakan alat depan dan belakang dilanjutkan ke depan dilanjutkan Jasmani kelas X
ketangkasan latihan lenting tengkuk diatas lenting tengkuk diatas SMA, Agus
dengan peti dengan mengutamakan peti lompat Mukholid,
menggunakan alat keselamatan Yudhistira,
serta nilai percaya Surakarta, 2004
diri, kerjasama,
tanggung jawab, Matras, stop
menghargai teman watch, pluit

3.2 Mempraktikkan  Rangkaian senam  Melakukan latihan berguling  Melakukan rangkaian Tes perbuatan
keterampilan lantai tanpa alat depan dan belakang dilanjutkan senam lantai tanpa alat
rangkaian senam latihan lenting tengkuk dengan menggunakan alat
ketangkasan tanpa mengutamakan keselamatan
menggunakan alat
serta nilai percaya
diri, kerjasama,
tanggung jawab,
menghargai teman

71 Bp.cipta jaya.files
Bp.cipta jaya.files
SILABUS
Nama Sekolah : SMA/MA CIPTA JAYA
Mata Pelajaran : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
Kelas/Semester : XI/1
Standar Kompetensi : 4. Mempraktikkan aktivitas ritmik menggunakan alat dengan koordinasi dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Alokasi Sumber/
Kompetensi Dasar Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajar Indikator Penilaian
Waktu Bahan/Alat
4.1 Mempraktikkan Senam  Berlatih gerakan lengan,  Melakukan berbagai Tes perbuatan 6 x 45’ Buku sumber
keterampilan  Senamn aerobik tanpa langkah pada keterampilan bentuk merangkai Pendidikan
aktivitas ritmik alat senam aerobik tanpa alat secara gerakan senam Jasmani kelas X
tanpa alat dengan berkelompok, senam aerobik aeropbik secara SMA, Agus
koordinasi gerak secara umum dibagu dua yaitu berkelompok Mukholid,
lanjutan serta nilai low impact aerobic adalah Yudhistira,
kedisiplinan, gerakan yang kaki pelaku tidak Surakarta, 2004
konsentrasi dan pernah meninggalkan lantai,
keluwesan dan sedangkan high impact aerobic Matras, stop
estetika adalah gerakan banyak lompat, watch, pluit, kaset
jingkrak dan macam-macam senam aerobik
lari meninggalkan lantai

 Berlatih merangkai gerak


senam aerobik tanpa alat secara
berkelompok terdiri dari: satu
langkah kanan atau kiri, dua
langkah kanan atau kiri, satu
langkah ke depan dan ke
belakang, dua langkah ke
depan dan ke belakang

4.2 Mempraktikkan  Senamn aerobik  Berlatih gerakan lengan,  Merangkai gerakan Tes perbuatan Buku sumber
keterampilan menggunakan alat langkah pada keterampilan senam aerobik dengan Pendidikan
aktivitas ritmik senam aerobik menggunakan menggunakan alat Jasmani kelas X
menggunakan alat alat secara berkelompok. sederhana secara SMA, Agus
serta nilai disiplin,  Berlatih merangkai gerak berkelompok Mukholid,
toleransi, kerja senam aerobik menggunakan Yudhistira,
sama, keluwesan alat secara berkelompok Surakarta, 2004
dan estetika
Matras, stop
watch, pluit, kaset
senam aerobik

72 Bp.cipta jaya.files
Bp.cipta jaya.files
SILABUS
Nama Sekolah : SMA/MA CIPTA JAYA
Mata Pelajaran : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
Kelas/Semester : XI/1
Standar Kompetensi : 5. Mempraktikkan salah satu gaya renang dan loncat indah dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya*)

Alokasi Sumber/
Kompetensi Dasar Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajar Indikator Penilaian
Waktu Bahan/Alat
5.1 Mempraktikkan Renang pertolongan  Secara bergantian berlatih  Melakukan gerakan Tes perbuatan 4 x 45’ Buku sumber
keterampilan gerakan renang water trapen renang water trapen Belajar Berenang
renang gaya  Berlatih renang pertolongan  Melakukan (You Can Swim),
samping untuk dengan menggunakan gaya keterampilan renang David Haller,
pertolongan serta bebas. Penyelamatan di air pertolongan dengan Pioner, Bandung,
nilai disiplin, merupakan keterampilan menggunakan gaya 1982
keberanian, kerja renang lanjutan, sebagai syarat bebas
sama dan kerja utama bahwa penyelamat harus Kolam renang,
keras menguasai betul berbagai pluit, stop watch,
teknik renang. Cara memegang pelampung,
korban dapat dilakukan dengan kacamata renang
satu tangan atau dua tangan,
berusaha dari belakang korban
dan yang paling penting harus
menghindar dari cengkeraman
korban yang panik dan
meronta-ronta karena
ketakutan

73 Bp.cipta jaya.files
Bp.cipta jaya.files
SILABUS
Nama Sekolah : SMA/MA CIPTA JAYA
Mata Pelajaran : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
Kelas/Semester : XI/1
Standar Kompetensi : 6. Menerapkan budaya hidup sehat

Alokasi Sumber/
Kompetensi Dasar Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajar Indikator Penilaian
Waktu Bahan/Alat
6.1 Memahami Bahaya HIV/AIDS  Setelah dibagi kelompok  Mendefinisikan Tes tertulis 4 x 45’ Panduan tentang
bahaya diberikan tugas untuk mencari pengertian HIV/AIDS HIV/AIDS
HIV/AIDS informasi tentang HID/AIDS
 Mendiskusikan hasil perolehan  Mengidentifikasikan
informasi tentang bahaya yang bahaya yang diakibatkan
diakibatkan oleh HIV/AIDS oleh penularan virus
gejalanya 5-10 tahun baru HIV/AIDS
diketemukan, demam dalam
waktu lama, BB menurun jauh,
sesak nafas danbatuk,
pembesaran kelenjar di leher
dan pangkal paha, diare hebat,
infeksi yang tak lazim bagi
manusia, dan diakhiri dengan
kematian.

6.2 Memahami cara Cara penularan  Setelah dibagi kelompok  Mengklasifikasikan


penularan HIV/AIDS diberikan tugas untuk faktor-faktor penyebab
HIV/AIDS mengklasifikasikan penyebab penularan HIV/AIDS
penularan virus HIV/AIDS
menurut Prof. Luc Motagnier  Menjelaskan cara
hubungan seksual homoseksual, penularan HIV/AIDS
heteroseksual maupun oral seks
bisa menular AIDS/HIV, virus
ini hanya membutuhkan sekali
saja untuk kontak dengan
penderita
 Mendiskusikan hasil perolehan
informasi tentang penyebab
penularan HIV/AIDS
6.3 Memahami cara Cara menghindari  Setelah dibagi kelompok  Mengidentifikasikan cara Tes tertulis Panduan tentang
menghindari penularan HIV/ADIS diberikan tugas: cara menghindari penularan HIV/AIDS
penularan menghindari penularan HIV/AIDS

74 Bp.cipta jaya.files
Bp.cipta jaya.files
HIV/AIDS HIV/AIDS yaitu: taat
beragama, hindarkan hubungan
seksual dengan kelompok
resiko tinggi seperti pelacur,
homoseks, penyalahguna
Narkoba, jangan gunakan alat
cukur, sikat gigi dan pemotong
kuku milik orang lain, karena
mungkin alat itu mengandung
butir-butir darah penderita
AIDS.
 Mendiskusikan hasil perolehan
informasi tentang bahaya yang
diakibatkan oleh HIV/AIDS

75 Bp.cipta jaya.files
Bp.cipta jaya.files

76 Bp.cipta jaya.files
Bp.cipta jaya.files

77 Bp.cipta jaya.files
Bp.cipta jaya.files

78 Bp.cipta jaya.files
Bp.cipta jaya.files
SILABUS
Nama Sekolah : SMA/MA CIPTA JAYA
Mata Pelajaran : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
Kelas/Semester : XI/2
Standar Kompetensi : 7. Mempraktikkan berbagai keterampilan dasar permainan olahraga dengan teknik dan taktik dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Alokasi Sumber/
Kompetensi Dasar Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajar Indikator Penilaian
Waktu Bahan/Alat
7.1 Mempraktikkan Permainan Sepak Bola  Melakukan permainan sepak  Menerapkan dasar-dasar Tes perbuatan 14 x 45’ Panduan belajar
keterampilan  Taktik dan strategi bola yang menekankan strategi dan taktik bermain sepak
bermain salah satu permainan sepak bola pembagian tugas para pemain penyerangan maupun bola
permainan pola 4-4-2 sesuai posisinya berdasarkan pertahanan sepak bola
olahraga bola  Pola pertahanan 5-3- pola penyerangan pola 4-4-2 Lapangan sepak
besar serta nilai 2 prinsipnya pemain centre back bola, bola, corong,
kerjasama, membantu semua pemain pluit, stop watch
kejujuran, kerja belakang, jadi tidak menjaga
keras, dan percaya satu orang saja.
diri**)  Melakukan permainan sepak
bola yang menekankan
pembagian tugas para pemain
sesuai posisinya berdasarkan
pola pertahanan 5-3-2
prinsipnya pemain belakang
lima orang tiga pemain tengah
dan dua pemain depan.

Permainan Bola Voli  Setelah dibagi menjadi  Menerapkan dasar-dasar Tes perbuatan Panduan belajar
 Taktik dan strategi beberapa kelompok siswa strategi dan taktik bermain bola voli
permainan bola voli melakukan permainan bola voli penyerangan maupun
yang menekankan pembagian pertahanan bola voli Lapangan bola
tugas sesuai posisinya dengan  Memperlihatkan nilai voli, bola, net,
mempergunakan pola 4 pantang menyerah, dan pluit, stop watch
smasher, dan 2 set-uper, 4 jujur (fair play) dalam
smasher, 1 set uper dan 1 libero permainan
dan 5 smasher dan 1 set-uper.

Permainan Bola Basket  Setelah dibagi menjadi  Menerapkan dasar-dasar Tes perbuatan Panduan belajar
 Taktik dan strategi beberapa kelompok siswa strategi dan taktik bermain bola
permainan bola melakukan permainan bola penyerangan maupun basket
basket dengan basket yang menekankan pertahanan bola basket
menggunakan pola pembagian tugas sesuai  Memperlihatkan nilai Lapangan bola

79 Bp.cipta jaya.files
Bp.cipta jaya.files
penyerangan 1-2-2, posisinya dengan pantang menyerah, dan basket, bola, pluit,
2-3 dan pertahanan 3- menggunakan pola jujur (fair play) dalam corong, stop
2 penyerangan 1-2-2, 2-3 dan permainan watch
pertahanan 3-2

7.2 Mempraktikkan Rounders  Melakukan permainan rounder  Menerapkan dasar-dasar Tes perbuatan Panduan belajar
keterampilan yang menekankan pembagian strategi dan taktik bermain rounders
bermain salah satu tugas sesuai posisinya yaitu penyerangan maupun
permainan memainkan base pertama pertahanan olahraga Lapangan
olahraga bola ketika menerima lemparan rounders rounders, bola,
kecil serta nilai dari pemain depan tangan  Memperlihatkan nilai corong, pluit, stop
kerjasama, dijulurkan sejauh mungkin, pantang menyerah, dan watch
kejujuran, kerja ambillah posisi dekan plat jujur (fair play) dalam
keras, toleransi apabila hendak menahan permainan
dan percaya seorang pelari. Mainkan base
diri**) kedua dan shortstop,
melangkah kebelakang dan
berputar pada waktu
menangkap bola yang
dilempar shortstop, maka
penjaga base kedua akan
menyentuh base, lalu menarik
kaki kembali lalu dilempat ke
base satu.

7.3 Mempraktikkan Atletik  Secara klasikal pemanasan  Melakukan teknik Tes perbuatan Buku sumber
teknik salah satu  Pemantapan teknik dengan running ABC lompat tinggi gaya Gerry A, Carr,
atletik dengan lompat tinggi gaya dilanjutkan latihan lari kijang straddle (2000), Atletik
menggunakan guling perut untuk meningkatkan daya Untuk Sekolah,
peraturan yang ledak otot kaki tolak Jakarta: PT. Raja
dimodifikasi serta  Secara bergantian melakukan Grafindo Persada
nilai kerjasama, latihan lompat tinggi gaya
kejujuran, straddle dari ketinggian yang Matras, pluit,
menghargai rendah, kemudian perlahan bubuk kapur, tiang
percaya diri**) tingginya dinaikkan secara lompat tinggi,
bertahap mistar lompat
tinggi

 Teknik lempar  Secara klasikal melakukan  Melakukan teknik Tes perbuatan Buku sumber
cakram pemanasan running ABC lempar cakram Gerry A, Carr,
dilanjutkan pengenalan lempar (2000), Atletik
cakram mulai cara memegang, Untuk Sekolah,

80 Bp.cipta jaya.files
Bp.cipta jaya.files
latihan mengayunkan cakram Jakarta: PT. Raja
kearah depan dengan putaran Grafindo Persada
searah jarum jam.
 Secara bergantian siswa Meteran, pluit,
berlatih melempar cakram bubuk kapur,
menyamping tanpa awalan bendera kecul

 Secara bergantian siswa


berlatih melempar cakram
dengan awalan dua kali putaran
badan caranya yaitu:
memegang cakram ada 3 cara,
berdiri membelakangi arah
lemparan, lengan memegang
cakram diayunkan ke belakang
kanan diikuti gerakan badan,
kaki kanan agak ditekuk, berat
badan sebagian besar ada
dikanan, cakram diayunkan ke
kiri, kaki kanan kendor dan
tumit diangkat, lemparan
cakram 30 derajat lepas dari
pegangan, ayunan cakram
jangan mendahului putaran
badan, lepasnya cakram diikuti
badan condong kedepan

7.4 Mempraktikkan  Teknik serang dan  Secara klasikal berlatih teknik  Melakukan serangan Tes perbuatan Buku sumber
teknik salah satu hindar menggunakan menendang dengan kaki ada dengan menggunakan Panduan bela diri
permainan kaki beberapa macam yaitu kaki
olahraga bela diri  Teknik tendangan tendangan lurus, sabit, T, jejag,  Melakukan teknik Stop watch, body
serta nilai pencak silat belakang, tendangan gajul menghindar serangan protektor, target
kerjasama,  Gerakan menghindar  Secara bergantian teknik kaki pukulan dan
kejujuran, menghindar dari serangan  Secara berpasangan tendangan
menghargai, lawan, gerakan menghindar melakukan teknik
percaya diri**) dapat dilakukan dengan hindar serang hindar pada
kanan dan kiri satu langkah olahraga bela diri

81 Bp.cipta jaya.files
Bp.cipta jaya.files
SILABUS
Nama Sekolah : SMA/MA CIPTA JAYA
Mata Pelajaran : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
Kelas/Semester : XI/2
Standar Kompetensi : 8. Meningkatkan kualitas kebugaran jasmani dan cara pengukurannya dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Alokasi Sumber/
Kompetensi Dasar Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajar Indikator Penilaian
Waktu Bahan/Alat
8.1 Mempraktikkan Latihan Kebugaran  Berlatih dengan menggunakan  Melakukan latihan Tes perbuatan 6 x 45’ Panduan
latihan sirkuit Jasmani metode sirkuit training untuk sirkuit untuk Tes kesegaran peningkatan
untuk peningkatan  Latihan untuk meningkatkan unsur-unsur meningkatkan unsur jasmani Indonesia kebugaran jasmani
kebugaran jasmani meningkatkan daya kebugaran jasmani, terdiri dari: kelincahan
serta nilai tahan kerja jantung sirkuit yaitu: pencapaian  Melakukan latihan Pluit, stop watch,
tanggung jawab, kondisi fisik melalui program sirkuit untuk matras, penggaris,
disiplin, dan latihan yang bervariasi di bagi meningkatkan unsur corong
percaya diri dalam beberapa pos, misalnya ketepatan
pos 1 untuk kekuatan, pos 2  Melakukan latihan
kelincahan, pos 3 ketepatan, sirkuit untuk
pos 4 kecepatan reaksi, pos 5 meningkatkan unsur
kelentukan dan pos 6 untuk reaksi
melatih daya tahan  Melakukan latihan
sirkuit untuk
meningkatkan unsur
kekuatan
 Melakukan latihan
sirkuit untuk
meningkatkan unsur
kelentukan

8.2 Mempraktikkan  Prinsip latihan  Berlatih dengan menggunakan  Melakukan Tes perbuatan Panduan
peningkatan beban peningkatan metode sirkuit training dengan penambahan beban peningkatan
latihan sirkuit kebugaran penambahan beban untuk latihan sirkuit untuk kebugaran jasmani
untuk meningkatkan unsur-unsur meningkatkan unsur
meningkatkan kebugaran jasmani, terdiri dari: kelincahan Pluit, stop watch,
kebugaran jasmani sirkuit yaitu: pencapaian  Melakukan matras
serta nilai kondisi fisik melalui program penambahan beban
tanggung jawab, latihan yang bervariasi di bagi latihan sirkuit untuk
disiplin, dan dalam beberapa pos, misalnya meningkatkan unsur
percaya diri pos 1 untuk kekuatan, pos 2 ketepatan
kelincahan, pos 3 ketepatan,  Melakukan
pos 4 kecepatan reaksi, pos 5 penambahan beban
82 Bp.cipta jaya.files
Bp.cipta jaya.files
kelentukan dan pos 6 untuk latihan sirkuit untuk
melatih daya tahan meningkatkan unsur
reaksi
 Melakukan
penambahan beban
latihan sirkuit untuk
meningkatkan unsur
kekuatan
 Melakukan
penambahan beban
latihan sirkuit untuk
meningkatkan unsur
kelentukan

8.3 Mempraktikkan  Tes dan pengukuran  Setelah melakukan pemanasan  Melakukan tes dan Tes perbuatan Tes dan
tes untuk kelincahan siswa secara bergantian pengukuran kelincahan pengukuran
mengukur tingkat berlatih untuk mengikuti tes  Melakukan tes dan kepelatihan,
kebugaran kelincahan menggunakan tes poengukuran power Mochamad
jasmani serta nilai Boomerang, tes lari bolak-  Melakukan tes dan Moeslim, KONI
tanggung jawab, balik 8 x 5 meter, dan tes pengukuran daya tahan PUSAT, Jakarta,
disiplin, dan squat thrust serta lari  Mempresentasikan hasil 1995
percaya diri mengelak / menghindar tes dan pengukuran
(Dodging run) kebugaran jasmani Pluit, stop watch,
matras
 Secara berkelompok membuat
laporan hasil tes dan
pengukuran kebugaran
jasmani

83 Bp.cipta jaya.files
Bp.cipta jaya.files
SILABUS
Nama Sekolah : SMA/MA CIPTA JAYA
Mata Pelajaran : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
Kelas/Semester : XI/2
Standar Kompetensi : 9. Mempraktekkan keterampilan senam ketangkasan dengan alat dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Alokasi Sumber/
Kompetensi Dasar Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajar Indikator Penilaian
Waktu Bahan/Alat
8.4 Mempraktikkan Senam ketangkasan  Setelah pemanasan dilanjutkan  Melakukan gerakan Tes perbuatan 6 x 45’ Buk Panduan
keterampilan  Head spring diatas peti peregangan yang diikuti semua senam head spring senam lantai
senam lompat siswa diatas peti lompat
ketangkasan  Secara bergantian siswa Matras, peti
dengan mencoba berguling kedepan lompat
menggunakan diatas peti lompat diawali
alat lanjutan dengan gerakan berdiri dengan
serta nilai kepala lalu badan dilenting
percaya diri,
kerjasama,
tanggung jawab,
menghargai
teman

8.5 Mempraktikkan  Lenting tangan / hand  Setelah melakukan pemanasan  Melakukan gerakan Tes perbuatan Buk Panduan
keterampilan spring dan siswa telah menguasai guling, hand-spring senam lantai
senam berdiri dengan tangan maka
ketangkasan dapat dilanjutkan latihan  Melakukan gerakan Matras, pluit
tanpa lenting tangan yang tahapannya rangkaian senam
menggunakan sebagai berikut: melakukan
alat lanjutan hand stand awalan satu
serta nilai langkah, disertai lecutan kaki
percaya diri, belakang dan kaki tumpu
kerjasama, secara berurutan ke dinding
tanggung jawab,  Setelah menguasai gerakan
menghargai berguling ke depan dan ke
teman belakang siswa melakukan
latihan guling lenting dengan
tahapan sebagai berikut: tidur
terlentang, kedua kaki lurus,
kedua lengan berada pada sisi
badan, angkat kedua kaki ke
belakang dan lemparkan kedua

84 Bp.cipta jaya.files
Bp.cipta jaya.files
kaki ke atas.

 Lenting tengkuk (neck  Melakukan lentingan dengan  Melakukan guling, hand Tes perbuatan Buk Panduan
spring) dibantu dua orang teman yang spring, neck-spring senam lantai
berdiri di sisi badan sambil  Melakukan gerakan
memegang salah satu lengan rangkaian senam Matras, pluit
anak yang melakukan
lentingan. Ketika melenting
kedua temannya bersama-sama
menarik ke arah depan atas.

 Melakukan latihan lenting


tengkuk dengan posisi telapak
tangan sebagai tumpuan untuk
menolak. Sikap awal tidur
terlentang, kedua kaki lurus
rapat, kedua tangan disisi
badan. Buling ke belakang,
kedua tungkai lurus rapat
sehingga kaki dekat kepala,
siku dibengkokkan, telapak
tangan bertumpu pada matras
di sisi telinga. Guling ke depan
bersamaan dengan itu lecutkan
tungkai ke atas depan dan
ditolak dengan kedua tangan
sebagai tumpuan, gerakan
mendarat dengan kedua kaki
rapat dan pinggul didorong ke
depan

85 Bp.cipta jaya.files
Bp.cipta jaya.files
SILABUS
Nama Sekolah : SMA/MA CIPTA JAYA
Mata Pelajaran : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
Kelas/Semester : XI/2
Standar Kompetensi : 10. Mempraktikkan aktivitas ritmik menggunakan alat dengan koordinasi yang baik dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Alokasi Sumber/
Kompetensi Dasar Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajar Indikator Penilaian
Waktu Bahan/Alat
10.1Mempraktikkan Senam aerobik  Setelah pemanasan siswa  Menampilkan rangkaian Tes perbuatan 6 x 45’ Buku sumber
kombinasi gerak  Gerak dasar senam melakukan beberapa gerakan senam aerobik dengan Pendidikan
berirama aerobik bervariasi dasar senam aerobik kombinasi gerak Jasmani kelas X
menggunakan alat menggunakan alat menggunakan alat pita/tali bervariasi antara ayunan SMA, Agus
dengan koordinasi pita/ tali yang diawali dengan lengan, langkah kaki Mukholid,
serta nilai melingkar tangan, melingkar dan lompat kaki Yudhistira,
kedisiplinan, badan mengeper, melingkar Surakarta, 2004
konsentrasi dan duduk, melingkar kesamping,
keluwesan melingkar diatas kepala, Kaset aerobik, tali
melingkar dan berpindah serta atau pita
ayunan horisontal dan
dilanjutkan dengan gerakan
melangkah samping kanan
atau kiri, langkah ke depan dan
ke belakang disertai gerakan
ayunan lengan.

10.2Merangkai  Rangkaian senam  Setelah pemanasan siswa  Menampilkan rangkaian Tes perbuatan Buku sumber
aktivitas ritmik aerobik bervariasi melakukan beberapa gerakan senam aerobik Pendidikan
menggunakan alat menggunakan alat dasar senam aerobik yang menggunakan alat Jasmani kelas X
serta nilai pita / tali diawali melingkar ke bawah dengan kombinasi gerak SMA, Agus
kedisiplinan, dengan lompatan, melingkar bervariasi antara ayunan Mukholid,
konsentrasi dan samping dengan melangkah, lengan, langkah kaki Yudhistira,
keluwesan hop ke depan atau ke belakang, dan lompat kaki Surakarta, 2004
hop ke samping dan lari,
langkah ke depan dan ke Kaset aerobik, tali
belakang disertai gerakan atau pita
ayunan lengan.

86 Bp.cipta jaya.files
Bp.cipta jaya.files
SILABUS
Nama Sekolah : SMA/MA CIPTA JAYA
Mata Pelajaran : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
Kelas/Semester : XI/2
Standar Kompetensi : 11. Mempraktikkan dasar pertolongan kecelakaan di air dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya*)

Alokasi Sumber/
Kompetensi Dasar Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajar Indikator Penilaian
Waktu Bahan/Alat
11.1Mempraktikkan Renang gaya ganti  Setelah pemanasan dan  Melakukan kombinasi Tes perbuatan 6 x 45’ Buku panduan
keterampilan  Kombinasi renang peregangan siswa secara gerakan renang gaya belajar renang
kombinasi gaya punggung dan bergantian melakukan punggung dan kupu-
gerakan renang kupu-kupu kombinasi renang antara gaya kupu Pluit, stop watch,
serta nilai disiplin,  Kombinasi renang punggung dan kupu-kupu  Melakukan kombinasi pelampung, kaca
kerja sama serta gaya dada dan bebas  Melakukan kombinasi renang gerakan renang gaya mata renang
keberanian gaya dada dan bebas dada dan bebas

11.2Mempraktikkan  Penyelematan di air  Melakukan renang pertolongan  Melakukan Tes perbuatan Tentatif Buku panduan
keterampilan pada kecelakaan di air penyelamatan pertolongan
dasar pertolongan merupakan keterampilan kecelakaan di air kecelakaan di air
kecelakaan di air renang lanjutan, sebagai syarat
dengan sistem  P3K dengan sistem utama bahwa penyelamat harus Pluit, stop watch,
Resusitasi Jantung RJP menguasai betul berbagai pelampung, kaca
dan Paru (RPJ) bentuk renang khususnya mata renang
serta nilai disiplin rengan gaya dada dengan cara
dan tanggung memegang korban yang dapat
jawab dilakukan dengan satu tangan
atau dua tangan dari arah  Melakukan tindakan
belakang korban. pemberian pernafasan
 Melakukan teknik pertolongan buatan untuk
dengan sistem RJP yaitu, pertolongan kecelakaan
memindahkan korban ke di air dengan sistem
tempat yang lebih aman, resusitasi jantung paru
mengeluarkan air yang (RJP) teknik Silvester.
terhirup, dan memberikan
bantuan resusitasi jantung dan
paru-paru, menutup korban
dengan selimut.

87 Bp.cipta jaya.files
Bp.cipta jaya.files
SILABUS
Nama Sekolah : SMA/MA CIPTA JAYA
Mata Pelajaran : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
Kelas/Semester : XI/2
Standar Kompetensi : 12. Mempraktikkan perencanaan dan keterampilan penjelajahan dan penyelamatan di alam bebas dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Alokasi Sumber/
Kompetensi Dasar Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajar Indikator Penilaian
Waktu Bahan/Alat
12.1Mempraktikkan Penjelajahan  Secara berkelompok siswa  Mengurus perijinan untuk Laporan kegiatan Tentatif Buku sumber
keterampilan  Penjelajahan diberikan tugas untuk melakukan penjelajahan pendakian di Diktat Pendidikan
merencanakan perjalanan yang mengurus perijinan tentang di perbukitan pada perbukitan Dasar WANADRI,
penjalajahan di melewati bukit landai rencana pendakian di instansi terkait Badan Pendidikan
perbukitan perbukitan.  Memilih lokasi perbukitan dan Latihan
 Menentukan lokasi yang aman yang aman dan nyaman WANADRI,
dan nyaman melalui diskusi untuk penjelajahan Bandung, 1990
diantara siswa  Mengidentifikasikan
 Setiap siswa diberikan peralatan yang dibutuhkan Alat navigasi,
tanggung jawab membawa pada penjelajahan di peta, kompas,
perlengkapan dan logistik perbukitan bendera semapur,
yang dibutuhkan penjelajahan  Menentukan kebutuhan senter, pisau lipat,
di perbukitan seperti: pakaian, logistik yang dibutuhkan ikat pinggang, tali
alat masak, peralatan MCK, pada penjelajahan di carmantle statis
alat navigasi (peta, kompas), perbukitan dan dinamis,
senter, ransel, pisau, ikat  Melakukan penjelajahan harnes, descender,
pinggang dan perlengkapan melewati bukit landai ascender, sling, tas
pribadi dan khusus ransel,
diantaranya: kamera, tali statis perlengkapan
dan dinamis, harnes, ascender, pribadi, kotak
discender, sling dan lain-lain P3K
sesuai dengankebutuhan
pendakian.
 Melakukan penlejahan
melewati bukit landai

12.2Mempraktikkan Penjelajahan  Siswa dibagi dalam beberapa  Mengidentifikasikan jenis Laporan kegiatan Tentatif Buku sumber
keterampilan  Penjelajahan kelompok, satu kelompok kecelakaan pada pendakian di Diktat Pendidikan
merencanakan perjalanan yang menjadi tim SAR, satu orang penjelajahan di perbukitan berupa Dasar WANADRI,
penjalajahan di melewati bukit landai menjadi korban, kemudian perbukitan makalah yang Badan Pendidikan
perbukitan dilanjutkan latihan membawa  Secara berkelompok dilengkapi dengan dan Latihan
korban dari tempat kejadian melakukan keterampilan foto kegiatan WANADRI,
sampai ke Rumah Sakit evakuasi korban Bandung, 1990

88 Bp.cipta jaya.files
Bp.cipta jaya.files
terdekat. Tindakan yang harus kecelakaan di perbukitan
dilakukan saat menghadapi dengan menggunakan Alat navigasi,
situasi survival yaitu : peralatan sederhana peta, kompas,
- Size up situation(sadarilah  Secara berkelompok bendera semapur,
kondisi diri, teman-teman melakukan keterampilan senter, pisau lipat,
dan logistik) evakuasi korban ikat pinggang, tali
- Undue haste makes waste kecelakaan di perbukitan carmantle statis
(jangan terburu-buru) dengan menggunakan dan dinamis,
- Remember where you are peralatan sederhana harnes, descender,
(pengenalan akan ascender, sling, tas
lingkungan) ransel,
- Vanguish fear and panic perlengkapan
(kuasai rasa takut dan panik) pribadi, kotak
- Imrpovice (mengubah cara P3K
pandang terhadap segala
sesuatu dapat dimanfaatkan
untuk keluar dari kesulitan
- Value living (harga nilai
kehidupan)
- Act like the natives (belajar
dari penduduk setempat)
- Learn basic skills(belajar
dan latih teknik survival)

89 Bp.cipta jaya.files
Bp.cipta jaya.files
SILABUS
Nama Sekolah : SMA/MA CIPTA JAYA
Mata Pelajaran : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
Kelas/Semester : XI/2
Standar Kompetensi : 13. Menerapkan budaya hidup sehat

Alokasi Sumber/
Kompetensi Dasar Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajar Indikator Penilaian
Waktu Bahan/Alat
13.1Memahami cara Pemanfaatan waktu  Melakukan diskusi kelompok  Mendefinisikan Laporan hasil 4 x 45’ Buku panduan
pemanfaatan luang untuk kesehatan tentang pemanfaatan waktu pengertian pemanfaatan diskusi memanfaatkan
waktu luang  Kegiatan waktu luang untuk kesehatan waktu luang untuk waktu luang
untuk kesehatan luang untuk  Melakukan diskusi kelompok kesehatan
kesehatan untuk merumuskan kegiatan  Mengklasifikasikan jenis
yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan pemanfaatan
kesehatan diantaranya: waktu luang untuk
mengidentifikasi jenis makanan kesehatan
yang sehat, cara hidup teratur,
rutin berolahraga, menghindari
pergaulan yang tidak baik

13.2Menerapkan pola  Pola hidup sehat  Melakukan diskusi kelompok,  Menyusun daftar kegiatan Laporan hasil Buku panduan
hidup sehat siswa merumuskan daftar rutin selama 24 jam diskusi makalah memanfaatkan
kegiatan selama 24 jam secara berdasarkan pola hidup waktu luang
individu sehat
 Melakukan evaluasi
 Mengklasifikasi jenis kegiatan mandiri terhadap rencana
yang dapat meningkatkan pola kegiatan rutin selama 24
hidup sehat. jam berdasarkan pola
hidup sehat
 Mengenakan pakaian
dalam kondisi bersih dan
rapih
 Mengkonsumsi makanan
dan minuman yang
bergizi dan sehat

90 Bp.cipta jaya.files