Anda di halaman 1dari 6

METODELOGI PENELITIAN KEPERAWATAN

TUGAS PENJELASAN LOGIS DARI KERANGKA TEORI, KERANGKA


KONSEP DAN HIPOTESIS YANG DISUSUN

LAPORAN PRAKTIKUM

Oleh:
Musrifah NIM 142310101088
Husnita Faradiba NIM 152310101106
Nunung Ratna Sari NIM 152310101219
Anggi Sulistiyani NIM 152310101284
Elly Rindyantika NIM 152310101356

PROGRAM SARJANA KEPERAWATAN


FAKULTAS EPERAWATAN
UNIVERSITAS JEMBER
2018
1. Judul Skripsi : Pengaruh Latihan Senam Diabetes Melitus Terhadap Resiko
Terjadinya Ulkus Diabetik pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Desa
Rambipuji Kecamatan Rambipuji Kabupaten Jember

Telaah kerangka teori


Penelitian ini membahas tetang pengaruh latihan senam diabetes melitus
terhadap resiko terjadinya ulkus diabetik pada pasien diabetes melitus tipe 2.
Kerangka teori yang disusun dalam penelitian ini menjelaskan beberapa faktor
resiko diabetes melitus tipe 2 yang meliputi faktor genetik, faktor imunologi,
lingkungan, usia, obesitas, ras, pola makan yang salah, dan stres. Faktor – faktor
tersebut dapat menyebabkan penurunan massa sel beta pada pankreas sehingga dapat
menyebabkan resistensi dan defisiensi insulin. Hal tersebut dapan menyebabkan
kenaikan kadar gula darah yng menyebabkan terjadinya glukogenolisis,
glukotoksisitas, stres oksidatif kemudian kerusakan sel beta pankreas yang pada
akhirnya dapat menghambat kerja hormon sensitiitase dan menyebabkan defisiensi
insulin. Kemudian pada defisiensi insulin, sorbitol akan meningkat dan dapat
menyebabkan neuropati diabetik yang beresiko menimbulkan ulkus diabetik.

Telaah kerangka konsep


Kerangka konsep penelitian disusun dari prinsip empat pilar penatalaksanaan
diabetes melitus (DM) yang terdiri dari edukasi, terapi gizi medis, latihan jasmani
(senam DM), farmakologis. Intervensi yang akan diterapkan dalam penelitian ini
adalah latihan jasmani senam DM dimana sampel dibagi menjadi dua kelompok yang
terdiri dari kelompok sebelum intervensi (kelompok kontrol) dan kelompok sesudah
intervensi (kelompok perlakuan). Kemudian setelah dilakukan intervensi akan
diamati pengaruhnya resiko terjadinya resiko ulkus diabetik. Faktor resiko ulkus
diabetik juga dipengaruhi oleh usia, lama DM, neuropati, hipertensi, obesitas,
glikolisasi hemoglobin dan kadar glukosa darah tidak terkontrol, kolesterol total,
HDL, trigliserida tidak terkendali, kebiasaan merokok, ketidakpatuhan diet DM,
kurangnya aktifitas fisik, perawatan kaki tidak teratur, dan penggunaan alas kaki yang
tidak tepat.
Telaah Hipotesis
Hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Hipotesis alterntif (Ha),
yaitu ada pengaruh senam diabetes melitus terhadap resiko terjadinya ulkus diabetik
pada pasien dengan diabetes melits tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Rambipuji
Kabupaten Jember. Tingkat kesalahan (α) yang digunakan dalam penelitian ini adalah
0,05. Ha ditolak jika hasil yang diperoleh p value > α dan Ha gagal ditolak jika p
value ≤ α.
2. Judul Skripsi : Penelitian ini membahas tentang pengaruh diabetes self
management education and support (DSME/S) terhadap efikasi diri klien
diabetes milletus (DM) tipe 2 di wilayah kerja puskesmas patrang kabupaten
jember

Telaah kerangka teori


Kerangka teori dalam penelitian ini mejelaskan faktor risiko terjadinya
penyakit DM yaitu jenis kelamin, gaya hidup stres, usia, dan pola makan. Keempat
faktor resiko tersebut dapat memengaruhi kesehatan diabetes melitus seseorang.
Terdapat empat pilar penanganan DM yaitu: edukasi, terapi nutrisi medis, latihan
jasmani, dan farmakologis. Dari empat pilar inilah akan dilaksanakan Diabetes self
management education and support (DSME/S). DSME/S sendiri memiliki 8
kurikulum dan terbagi kedalam dua kategori yaitu DSMS dan DSME. DSMS dan
DSME akan memengaruhi faktor-faktor yang mempengaruhi efikasi diri yaitu dari
proses kognitif. Afektif, motivasi, dan selektif. Apabila efikasi diri meningkat makan
akan meningkatkan self care pasien DM sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup.

Telaah kerangka konsep


Dalam penelitian ini hal-hal yag diteliti adalah keyakinan kesehatan pasien
DM tipe 2 sebelum dilakukan intervensi, pelaksanaan DSME/S , dan keyakinan
kesehatan pasien DM tipe 2 setelah dilakukan intervensi.

Telaah hipotesis
Hipotesis yang digunalkan dalam penelitian ini adalah Hipotesis alternatif
(Ha),yaitu ada pengaruh diaetes self management education and support (DSMES)
terhadap efikasi diri klien diabetes mellitus (DM) tipe 2 di kecamatan patrang
kabupaten jember. Tingkat kesalahan (α) yang digunakan dalam penelitian adalah
0.05. Ha ditolak jika hasil yang diperoleh p value > α dan Ha gagal ditolah jika p
value ≤ α
3. Judul Skripsi : Pengaruh Terapi Bekam Basah Terhadap Sirkulasi Darah
Prifer Pada Klien Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Desa Kaliwining Kecamatan
Rambipuji Kabupaten Jember

Telaah Kerang Teori


Penelitian ini membahas tetang pengaruh Pengaruh Terapi Bekam Basah
Terhadap Sirkulasi Darah Prifer Pada Klien Diabetes Mellitus Tipe 2.
Kerangka teori yang disusun dalam penelitian ini menjelaskan beberapa faktor
resiko diabetes melitus tipe 2 yang meliputi faktor genetik, faktor imunologi,
lingkungan, usia, obesitas, ras, pola makan yang salah, dan stres. DM Tipe 2
ditandani dengan adanya penurunan massa sel beta pada pankreas sehingga dapat
menyebabkan resistensi dan defisiensi insulin serta dapat meningkatkan KDG.
Peneliti Akan Membandingakan Antara Peningkatan KDG Dengan Peningkatan
Kepaekaan Reseptor Insulin. Hal tersebut untuk mengetahui hasil perbandingan
antara orang yang terkena DM tipe 2 dengan orang yang mau dibekam. Peneliti
juga membandingkan suplai darah kejaringan yang menurun yang akan dibandingkan
dengan hasil saat dilakukan bekam sehingga dapat dilihat dari sirkulasi yang
meningkat (nilai ABI).

Kerangka konsep
Dalam penelitian ini hal-hal yag diteliti adalah Mengukur nilai ABI Sebelum
dilakukan intervensi terapi bekam basa pada psien DM tipe 2 dan Mengukur nilai
ABI Setelahn dilakukan intervensi terapi bekam basa pada pasien DM tipe 2. Selain
terapi bekam ada juga bebarapa faktor yang memepengaruhi yaitu kelainan genetika,
usia, gaya hidup stress, obesitas, pola makan yang salah dan infeksi
Telaah hipotesis
Hipotesis yang digunalkan dalam penelitian ini adalah Hipotesis alternatif
(Ha),yaitu ada pengaruh Terapi Bekam Basah Terhadap Sirkulasi Darah Prifer Pada
Klien Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Desa Kaliwining Kecamatan Rambipuji Kabupaten
Jember. Tingkat kesalahan (α) yang digunakan dalam penelitian adalah 0.05. Ha
ditolak jika hasil yang diperoleh p value > α dan Ha gagal ditolah jika p value ≤ α