Anda di halaman 1dari 3

PERSETUJUAN TINDAKAN MEDIK

Ditetapkan Oleh
No. Dokumen : MTG/SOP/VII-14 Kepala BLUD Puskesmas
Kecamatan Menteng
BLUD Tgl. Terbit : 01 Oktober 2015.
PUSKESMAS SOP
KECAMATAN No. Revisi :0
MENTENG
(drg.Alamas Hidayati)
Jumlah halaman :2
NIP 196709181993032007

1. Pengertian Persetujuan yang diberikan oleh pasien atau keluarga terdekat setelah diberikan
penjelasan secara lengkap tentang tindakan kedokteran atau kedokteran gigi
yang akan dilakukan kepada pasien.
2. Tujuan Memberikan perlindungan dan kepastian hukum kepada tenaga kesehatan dan
pasien terhadap tindakan yang akan dilakukan.
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas Kecamatan Menteng No. 201 Tahun 2015 tentang Hak
dan Kewajiban Pasien
4. Referensi 1. PERMENKES NO.290/MENKES/PER/III/2008

2. Keputusan KKI NO 18/KKI/KEP/IX/2006 tanggal 21 September 2006 tentang


Penyelenggaraan Praktik Kedokteran Indonesia.
5. Ruang lingkup a. Semua tindakan kedokteran atau kedokteran gigi adalah suatu tindakan
kedokteran atau kedokteran gigi yang dilakukan terhadap pasien untuk
tujuan preventif, diagnostik, terapeutik, ataurehabilitatif.
b. Tindakan kedokteran atau kedokteran gigi yang mengandung risiko tinggi
adalah tindakan kedokteran atau kedokteran gigi, yang dengan probabilitas
tertentu dapat mengakibatkan kematian atau kecacatan (kehilangan anggota
badan atau kerusakan fungsi organ tubuh tertentu), misalnya tindakan bedah
dan tindakan invasive tertentu.
c. Kompeten adalah cakap untuk menerimain formasi, memahami,
menganalisanya, dan menggunakannya dalammembuat persetujuan atau
penolakan tindakan kedokteran atau kedokteran gigi.
d. Orang yang berkompeten adalah setiap orang yang berusia 18 tahun atau
lebih dianggap sebagai orang yang sudah bukan anak-anak.

6. Alat dan bahan 1. Alat


a. Formulir persetujuan tindakan
b. Alat tulis
2. Bahan
N/A
7. Langkah a. Dokter atau dokter gigi memberikan penjelasan kepada seseorang yang
-langkah berkompeten (pasien atau wali) tentang diagnose penyakit, tindakan yang
akan dilakukan, resiko tindakan, dan juga perkiraan biaya.
b. Apabila tindakan dilakukan oleh selain dokter atau dokter gigi maka harus
ada surat pendelegasian wewenang.
c. Penjelasan tersebut didokumentasikan dalam berkas atau format
persetujuan tindakan.
d. Dokter atau dokter gigi meminta persetujuan secara tertulis dengan
mencantumkan nama, alamat, nomer rekam medik, diagnose penyakit,
tindakan yang akan dilakukan, serta tanda tangan yang memberi
penjelasan dan yang diberi penjelasan.
8. Unit terkait 1. Poli gigi
2. Ruang tindakan
3. Ruang rawat inap
4. Rumah bersalin
5. Poli KB
6. Poli MTBS / Imunisasi
7. Layanan 24 Jam
9. Dokumen Persetujuan tidakan medik (MTG/BPG/CM-02)
terkait
10.Riwayat
perubahan
-
dokumen