Anda di halaman 1dari 11

Simetris Kriptograf

KELOMPOK 4
● SAPRIANTO
● ASTRI YULITA
● SARNITA
BITTIKAKA
PENDAHULUAN

“Hacker is the people whom play with them clever on


computer”
(Richard Stallman)
PENDAHULUAN
Kriptografi Simetris

Kriptografi Simetris merupakan Kode Hill atau lebih dikenal dengan


Hill cipher merupakan salah satu algoritma kriptografi kunci simetris
dan merupakan salah satu kripto polyalphabetic. Hill cipher diciptakan
oleh Lester S. Hill pada tahun 1929. Teknik kriptografi ini diciptakan
dengan maksud untuk dapat menciptakan cipher yang tidak dapat
dipecahkan menggunakan teknik analisis frekuensi. Berbeda dengan
caesar cipher, hill cipher tidak mengganti setiap abjad yang sama pada
plainteks dengan abjad lainnya yang sama pada cipherteks karena
menggunakan perkalian matriks pada dasar enkripsi dan dekripsinya.
Tujuan Kriptografi

1. Kerahasiaan
2. Integritas data
3. Authentikasi
4. Non-repudiasi
Simetris Kriptografi
Algoritma simetris atau sering

disebut algoritma kriptografi

konvensional adalah algoritma yang

menggunakan kunci yang sama

untuk proses enkripsi dan proses

deskripsi.
Algoritma Simetris kriptograf

Algoritma kriptografi simetris dibagi menjadi

dua kategori yaitu:

1. algoritma aliran (Stream Cipher)

2. algoritma blok (Block Ciphers)


How does it work?
How does it work?

Proses enkripsi pada Hill Cipher dilakukan per blok


plaintext. Ukuran blok tersebut sama dengan ukuran
matriks kunci. Sebelum membagi teks menjadi deretan
blok-blok, plaintext terlebih dahulu dikonversi menjadi
angka, masing-masing sehingga A=1, B=2, hingga Y=25. Z
diberi nilai 0, atau C = K.P(2)
Kekurangan dan Kelebihan
Kelebihan :

Kecepatan operasi lebih tinggi bila dibandingkan dengan algoritma asimetrik.

Karena kecepatannya yang cukup tinggi, maka dapat digunakan pada sistem

real time.

Kelemahan :

Untuk tiap pengiriman pesan dengan pengguna yang berbeda dibutuhkan

kunci yang berbeda juga, sehingga akan terjadi kesulitan dalam manajemen

kunci tersebut.

Permasalahan dalam pengiriman kunci itu sendiri yang disebut “key

distribution problem”
TERIMA KASIH

Any Questions...??