Anda di halaman 1dari 9

MAKALAH MEKANISASI PERTANIAN

ALAT MESIN PROCESSING


ALAT PROCESSING PENGUPAS KULIT KOPI (PULPER)

Disusun Oleh:
M. Rizqan Afifi 134150022

PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI


FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN”
YOGYAKARTA
2017
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Perkembangan areal tanaman kopi rakyat yang cukup pesat di Indonesia,
perlu didukung dengan kesiapan sarana dan metoda pengolahan yang cocok
untuk kondisi petani sehingga mereka mampu menghasilkan biji kopi dengan
mutu seperti yang dipersyaratkan oleh Standar Nasional Indonesia. Adanya
jaminan mutu yang pasti, diikuti dengan ketersediaannya dalam jumlah yang
cukup dan pasokan yang tepat waktu serta berkelanjutan merupakan beberapa
prasyarat yang dibutuhkan agar biji kopi rakyat dapat dipasarkan pada tingkat
harga yang menguntungkan. Untuk memenuhi prasyarat di atas, pengolahan
kopi rakyat harus dilakukan dengan tepat waktu, tepat cara dan tepat jumlah.
Buah kopi hasil panen, seperti halnya produk pertanian yang lain, perlu segera
diolah menjadi bentuk akhir yang stabil agar aman untuk disimpan dalam jangka
waktu tertentu. Kriteria mutu biji kopi yang meliputi aspek fisik, citarasa dan
kebersihan serta aspek keseragaman dan konsistensi sangat ditentukan oleh
perlakuan pada setiap tahapan proses produksinya. Oleh karena itu, tahapan
proses dan spesifikasi peralatan pengolahan kopi yang menjamin kepastian mutu
harus didefinisikan secara jelas. Untuk hal tersebut maka diperlukan alat dan
mesin pertanian yang dapat memudahkan petani kopi dalam proses pengolahan
kopi.

B. Rumusan Masalah
1. Bagaimana persyaratan alat pengolahan kopi ?
2. Bagaimana bentuk alat pengupas kopi ?
3. Bagaimana bentuk bagian dan fungsi dari alat pengupas kulit kopi ?
4. Bagaimana cara kerja dari alat pengupas kulit kopi ?

1
C. Tujuan Penulisan
1. Mengetahui persyaratan kelayakan alat pengolahan kopi.
2. Mengetahui bentuk alat pengupasan kopi.
3. Mengetahui bentuk dan bagian-bagian serta fungsi dari alat pengupas kulit
kopi.
4. MengetahuI cara kerja dari alat pengupas kulit kopi.

2
BAB II
PEMBAHASAN

A. Alat Pengolahan Pada Kopi


Pada beberapa kegiatan penanganan pascapanen kopi skala kelompok,
menengah dan besar dapat menggunakan alat/mesin. Proses ini memerlukan
biaya investasi yang relatif cukup besar. Selain itu juga membutuhkan tenaga
yang terlatih dan biaya operasi untuk bahan bakar dan listrik. Alat dan Mesin
yang dipergunakan untuk penanganan pascapanen kopi harus dibuat berdasarkan
perencanaan yang memenuhi persyaratan teknis, kesehatan dan ekonomis.
Persyaratan peralatan dan mesin yang digunakan dalam penanganan pascapanen
kopi harus meliputi :
1. Permukaan yang berhubungan dengan bahan yang diproses tidak boleh dan
tidak mudah mengelupas.
2. Mudah dibersihkan dan dikontrol.
3. Tidak mencemari hasil seperti unsur atau fragmen logam yang lepas, minyak
pelumas, bahan bakar, tidak bereaksi dengan produk, jasad renik, dan lain-
lain
4. Mudah dikenakan tindakan sanitasi.
5. Memiliki laporan uji test alat mesin yang diterbitkan dari lembaga yang
berwenang atau sudah terakreditasi.
Contoh alat mesin pengolahan pada kopi salah satunya adalah (Rahmat
Nurudin, 2014):
1. Alat Pengupas Kulit Kopi Basah (Pulper)

3
Gambar 1. Alat pengupas kulit kopi basah

Proses pengolahan secara basah atau semi basah diawali dengan


pengupasan kulit buah dengan mesin mengupas (pulper) tipe silinder.
Pengupasan kulit buah berlangsung di dalam celah di antara permukaan silinder
yang berputar dan permukaan pisau yang diam. Silinder mempunyai profil
permukaan bertobjolan atau sering disebut “bubble plate” dan terbuat dari bahan
logam lunak jenis tembaga.
Berikut komponen dan fungsinya yang alat mesin pengupas kulit kopi
:

4
Gambar 1. Alat pengupas kulit kopi basah

1. Rangka utama, berfungsi sebagai penompang semua komponen rangka ini


terbuat dari plat siku karena plat ini yang biasa digunakan untuk membuat
rangka.
2. Rangka pengupas, berperan sebagai penompang komponen pengupas, rangka
ini terbuat dari plat lembaran dengan tebal 2 mm, dikarenakan plat lembaran
mudah di tekuk.
3. Motor penggerak, berfungsi sebagai penggerak utama mesin pengupas kulit
kopi, motor penggerak ini berupa motor bensin, karena motor ini harganya
murah dan lebih ringan dari mesin diesel.
4. Puli motor, berperan sebagai penghubung transmisi pada motor, puli terbuat
dari bahan aluminium.
5. Belt, berfungsi sebagai penghubung puli motor, dengan puli pengupas, karena
dengan menggunakan belt lebih hemat biaya daripada menggunakan gigi dan
rantai dan memungkinkan jarak yang panjang.
6. Puli pengupas, Berperan sebagai penghubung transmisi pada gigi pengupas,
puli ini terbuat dari besi, karena besi lebih tahan lama dan kuat.

5
7. Saluran keluar, berfungsi sebagai saluran keluar kopi setelah terkelupas,
dengan bentuk sedikit menjorok kebawah karena untuk mempermudah dalam
pengeluaran biji dengan kulit.
8. Gigi pengupas, berfungsi sebagai mengupas biji kopi dengan bentuk
berlubang, karena berfungsi untuk memisahkan biji dengan kulit.
9. Penggilas, berfungsi sebagai penekai biji kopu dengan gigi pengupas, terbuat
dari besi cor, dikarenakan supaya kuat dalam menahan biji kopi.
10. Rangka Siku atas, berfungsi sebagai penyetel lebar sempit kopi yang masuk
ke gigi pengupas melalui rol masuk kopo.
11. Rol masuk kopi, berfungsi sebagai pengantar masuk kopi ke gigi pengupas,
dengan bentuk bercekung supaya biji kopi masuk ke gigi pengupas teratur,
jadi proses pengupasan lebih bagus.
12. Roda gigi dan rantai, Berfungsi sebagai transmisi penghubung gigi
pengupas dengan rol masuk kopi alasan memakai roda gigi dan rantai adalah
dikarenakan jarak yang sangat pendek.
13. Bak Penampung, Berfungsi sebagai penampung kopi yang akan di kupas,
dibuat dengan bentuk prisma, supaya penampungan biji kopi lebih banyak.
Cara kerja mesin, mesin pengupas kulit kopi ini akan bekerja ketika
motor dihidupkan maka motor akan memutar puli putaran tersebut diteruskan
oleh belt untuk memutar puli pengupas yang terpasang pada poros, pengupas
akan berputar dan poros memutar roda gigi untuk menggerakkan rol masuk kopi
dan kopi siap untuk dimasukan kedalam hopper, maka kopi akan menjuju
kepengupasan melalui rol masuk dan keluar melalui saluran keluar.

6
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
1. Alat dan Mesin yang dipergunakan untuk penanganan pascapanen kopi harus
dibuat berdasarkan perencanaan yang memenuhi persyaratan teknis,
kesehatan dan ekonomis.
2. Alat pengupas kulit kopi terdiri atas, rangka utama, rangka pengupas, motor
penggerak, puli motor, belt, puli pengupas, saluran keluar, gigi pengupas,
penggilas, rangka siku atas, rol masuk kopi, roda gigi dan rantai, bak
penampung.
3. Cara kerja mesin, mesin pengupas kulit kopi ini akan bekerja ketika motor
dihidupkan maka motor akan memutar puli putaran tersebut diteruskan oleh
belt untuk memutar puli pengupas yang terpasang pada poros, pengupas akan
berputar dan poros memutar roda gigi untuk menggerakkan rol masuk kopi
dan kopi siap untuk dimasukan kedalam hopper, maka kopi akan menjuju
kepengupasan melalui rol masuk dan keluar melalui saluran keluar.

7
DAFTAR PUSTAKA

Rahmat, Nurudin. 2014. “Rancang Bangun Mesin Pengupas Kulit Kopi”. JRM.
1(2): 11-15.