Anda di halaman 1dari 21

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Tujuan Praktikum


 Memahami teori operasi demodulasi ASK.
 Memahami teori operasi ASK detektor asynchronous.
 Memahami teori operasi ASK detektor sinkron.
 Memahami metode pengujian dan menyesuaikan sirkuit demodulasi ASK.

1.2 Teori Dasar


Dalam bab 11, kami telah menyebutkan bahwa kita perlu modulator untuk memodulasi data
ke frekuensi carrier yang tinggi, sehingga sinyal dapat ditransmisikan secara efektif. Oleh
karena itu, untuk penerima, kita harus mengubah kembali sinyal digital ke sinyal modulasi.
Gambar 12-1 menunjukkan diagram teoritis demodulasi ASK. Ada dua metode untuk
merancang demodulator ASK, yaitu detektor dan detektor asynchronous sinkron. Kita akan
membahas kedua jenis ASK demodulator dalam bab ini.

1. Asynchronous ASK Detector.


Gambar 12-2 adalah diagram blok dari asynchronous ASK detektor. Struktur ini adalah
asynchronous khas ASK detektor. Ketika ASK lulus sinyal melalui penyearah, kita dapat
memperoleh sinyal setengah gelombang positif. Setelah itu sinyal akan melewati filter low-
pass dan mendapatkan deteksi amplop. Kemudian menyingkirkan sinyal DC, sinyal digital
akan terulang.
Gambar 12-3 adalah diagram sirkuit asynchronous ASK detektor, dimana R1, R2 dan μA741
terdiri dari sebuah penguat pembalik untuk memperkuat sinyal masukan. Kemudian D1
adalah dioda meluruskan membuat sinyal modulasi melewati penyearah setengah gelombang
D1. R3 dan C1 terdiri dari filter low-pass. μA741, VR1, D2, R4 dan C2 terdiri pembanding, oleh
karena itu, output terminal dapat demodulasi sinyal didemodulasi digital.
PRAKTIKUM SISTEM KOMUNIKASI DIGITAL | ASK DEMODULATOR 1
Gambar Blok Diagram 12-2 dari asynchronous ASK detektor.

Gambar 12-3 Diagram Circuit ASK detektor asynchronous.

2. Synchronous ASK Detector


Kami telah disebutkan sebelumnya bahwa kita dapat menggunakan detektor sinkron untuk
merancang demodulasi ASK. Penelitian ini menggunakan struktur persegi hukum detektor
dan diagram blok ditunjukkan pada gambar 12-4. Biarkan XASK (t) menjadi sinyal
termodulasi ASK, yang

Dalam persamaan (12-1), nilai-nilai amplitudo Ai memiliki jenis M perubahan mungkin, ωc


dan φ0 menunjukkan frekuensi cutoff dan fase konstan, masing-masing. Ketika kita masukan
ASK sinyal termodulasi ke dua terminal masukan modulator keseimbangan, maka sinyal
output dari modulator seimbang dapat dinyatakan sebagai

PRAKTIKUM SISTEM KOMUNIKASI DIGITAL | ASK DEMODULATOR 2


Gambar 12-5 Diagram sirkuit internal dari MC1496 modulator seimbang.

Gambar 12-6 Diagram Circuit ASK detektor sinkron.

PRAKTIKUM SISTEM KOMUNIKASI DIGITAL | ASK DEMODULATOR 3


di mana k merupakan keuntungan dari modulator seimbang. Istilah pertama dari persamaan
(12-2) adalah amplitudo sinyal data dan istilah kedua adalah harmonik ke-2 dari sinyal
dimodulasi. Dari sinyal output xout (t) jika amplitudo sinyal data pertama menerima sinyal
ASK didemodulasi, ini berarti bahwa sinyal data dapat dipulihkan dengan benar.
Dalam bab ini, kami menggunakan MC1496 modulator seimbang untuk merancang detektor
persegi hukum seperti yang ditunjukkan pada gambar 12-5. Gambar 12-5 adalah diagram
sirkuit internal MC1496 modulator seimbang (Pembaca bisa merujuk ke diagram rangkaian
dalam bab 11).
Gambar 12-6 adalah diagram sirkuit sinkron ASK detektor. Pada gambar 12-6, Q1, C1, C2,
R2, R3 dan R4 terdiri dari pengikut emitor. VR1controls rentang input dari termodulasi ASK
sinyal dan sinyal output dari MC1496 (pin 12) ditunjukkan dalam persamaan (12-2). The C9,
C11 dan R13 terdiri dari low-pass filter, yang tujuannya adalah untuk menghapus harmonik
ke 2 dari termodulasi ASK sinyal seperti yang ditunjukkan dalam jangka kedua dalam
persamaan (12-2). Istilah pertama dalam persamaan (12-2) adalah sinyal data amplitudo
bagian, yang dapat dipulihkan dengan menggunakan komparator dan tegangan limiter terdiri
oleh μA741, VR2, D1 dan D2.

1.3 Daftar Alat dan Komponen


 Percobaan 1 : XR 2206 ASK Modulator
 Banana to Banana 6
 Power Supply 1
 Kabel Penghubung 6
 Generator Fungsi 1
 Modul ASK Modulator XR 2206 1
 T Connector 1
 BNC to BNC 1
 BNC to Crocodille 2
 BNC to Banana 1
 Passive Prove 1
 Oscilloscope Analog 1

PRAKTIKUM SISTEM KOMUNIKASI DIGITAL | ASK DEMODULATOR 4


 Percobaan 2 : MC 1496 ASK Modulator
 Power Supply 1
 Generator Fungsi Digital 1
 Generator Fungsi Analog 1
 Modul ASK Modulator MC 1496 1
 Oscilloscope Digital 1
 T Connector 2
 Passive Prove 1
 Kabel Penghubung 8
 BNC to Crocodille 1

1.4 Gambar Rangkaian

PRAKTIKUM SISTEM KOMUNIKASI DIGITAL | ASK DEMODULATOR 5


BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Prosedur Percobaan


 Percobaan 1: Asynchronous ASK detektor (XR 2206)
1. Menggunakan modulasi ASK dalam bab 11 dengan R, = 1 M (seperti yang
ditunjukkan pada gambar 11-3) atau lihat gambar DCT 11-1 pada GOTT DCT-6000-
06 modul untuk menghasilkan sinyal termodulasi amplitudo sebagai termodulasi ASK
sinyal input . Biarkan J2 menjadi sirkuit pendek dan J3 menjadi sirkuit terbuka.
2. Pada terminal sinyal input data (data I / P) pada gambar DCT11-1, masukan 5V
amplitudo dan 100 Hz sinyal TTL.
3. Hubungkan terminal ASK sinyal output (ASK O / P) pada gambar DCT11-1 ke
terminal input sinyal asynchronous ASK detektor (ASK I / P) pada gambar DCT 12-1.
4. Sesuaikan VR1 resistor variabel pada gambar DCT12-1 untuk mendapatkan tingkat
rujukan optimal komparator. Dengan menggunakan osiloskop, amati pada output
sinyal gelombang dari penguat umpan balik negatif (TP1), sinyal output port
demodulated (TP2), komparator tingkat referensi (TP3) dan port output sinyal digital
(data O / P). Akhirnya, mencatat hasil diukur dalam tabel 12-1.
5. Menurut sinyal input dalam tabel 12-1, ulangi langkah 2 sampai langkah 4 dan
mencatat hasil diukur dalam tabel 12-1.
6. Menggunakan modulasi ASK dalam bab 11 dengan R, = 510 Ω (seperti yang
ditunjukkan pada gambar 11 -3) atau lihat gambar DCT 11-1 pada GOTT DCT-6000-
06 modul untuk menghasilkan sinyal termodulasi amplitudo sebagai termodulasi ASK
sinyal input . Biarkan J2 menjadi sirkuit terbuka dan J3 menjadi sirkuit pendek.
7. Menurut sinyal input dalam tabel 12-2, ulangi langkah 2 sampai langkah 4 dan
mencatat hasil diukur dalam tabel 12-2.

 Percobaan 2: Asynchronous ASK detektor (MC 1496)


1. Gunakan ASK modulator dalam pasal 11 (seperti yang ditunjukkan pada gambar 11 -
6) atau lihat gambar DCT11-2 pada GOTT DCT-6000-06 modul untuk menghasilkan
sinyal termodulasi amplitudo sebagai termodulasi ASK sinyal input.

PRAKTIKUM SISTEM KOMUNIKASI DIGITAL | ASK DEMODULATOR 6


2. Pada terminal sinyal input data (data I / P) pada gambar DCT11-2, masukan 5 V
amplitudo dan 100 Hz sinyal TTL. Pada terminal pembawa sinyal input (Carrier I / P),
masukan 400 mV amplitudo dan frekuensi 20 kHz gelombang sinus.
3. Sesuaikan VR1 dari ASK modulator dalam gambar DCT11-2 dan mengamati pada
sinyal termodulasi ASK sebelum sinyal terjadi distorsi, maka ubah sedikit VR2 untuk
menghindari asimetri sinyal untuk mendapatkan bentuk gelombang output yang
optimal dari termodulasi ASK sinyal (ASK O / P) .
4. Hubungkan terminal ASK sinyal output (ASK O / P) pada gambar DCT11-2 ke
terminal sinyal input dari asynchronous ASK detektor (ASK I / P) pada gambar DCT
12 - 1.
5. Sesuaikan VR1 resistor variabel pada gambar DCT12-1 untuk mendapatkan tingkat
rujukan optimal komparator. Dengan menggunakan osiloskop, amati pada output
sinyal gelombang dari penguat umpan balik negatif (TP1), sinyal output port
demodulated (TP2), komparator tingkat referensi (TP3) dan port output sinyal digital
(data O / P). Akhirnya, mencatat hasil diukur dalam tabel 12-3.
6. Menurut sinyal input dalam tabel 12-3, ulangi langkah 3 hingga langkah 5 dan
mencatat hasil diukur dalam tabel 12-3.
7. Pada terminal sinyal input data (data I / P) pada gambar DCT11-2, masukan 5V
amplitudo dan 100 Hz sinyal TTL. Pada terminal pembawa sinyal input (Carrier I / P),
masukan 400 mV amplitudo dan frekuensi 100 kHz gelombang sinus.
8. Menurut sinyal input dalam tabel 12-4, ulangi langkah 3 hingga langkah 5 dan
mencatat hasil diukur dalam tabel 12-4.

 Percobaan 3: Synchronous ASK detektor


1. Menggunakan modulasi ASK dalam bab 11 (seperti yang ditunjukkan pada gambar
11 -6) atau lihat gambar DCT 11-2 pada GOTT DCT-6000-06 modul untuk
menghasilkan sinyal termodulasi amplitudo sebagai termodulasi ASK sinyal input.
2. Pada terminal sinyal input data (data I / P) pada gambar DCT11-2, masukan 5V
amplitudo dan 1 kHz sinyal TTL. Pada terminal pembawa sinyal input (Carrier I / P),
masukan 400 mV amplitudo dan frekuensi 100 kHz gelombang sinus.
3. Sesuaikan VR1 dari ASK modulator dalam gambar DCT11-2 dan mengamati pada
sinyal termodulasi ASK sebelum sinyal terjadi distorsi, maka ubah sedikit VR2 untuk
menghindari asimetri sinyal untuk mendapatkan bentuk gelombang output yang
optimal dari termodulasi ASK sinyal (ASK O / P) .
PRAKTIKUM SISTEM KOMUNIKASI DIGITAL | ASK DEMODULATOR 7
4. Hubungkan terminal ASK sinyal output (ASK O / P) pada gambar DCT11-2 ke
terminal sinyal input dari asynchronous ASK detektor (ASK I / P) pada gambar DCT
12-2.
5. Dengan menggunakan osiloskop dan beralih ke DC channel, kemudian menyesuaikan
VR2 dari angka DCT12-2 untuk mendapatkan tegangan komparator referensi optimal.
Kemudian amati pada output sinyal gelombang dari pengikut emitor (TP1), seimbang
modulator (TP2), komparator (TP3) dan data sinyal output port (Data O / P).
Akhirnya, mencatat hasil diukur dalam tabel 12-5. Jika gelombang keluaran sinyal
terjadi distorsi, kemudian sedikit menyesuaikan VR1.
6. Menurut sinyal input dalam tabel 12-5, ulangi langkah 3 hingga langkah 5 dan
mencatat hasil diukur dalam tabel 12-5.
7. Pada terminal sinyal input data (data I / P) pada gambar DCT11-2, masukan 5 V
amplitudo dan 1 kHz sinyal TTL. Pada terminal pembawa sinyal input (Carrier I / P),
masukan 400 mV amplitudo dan 40 kHz frekuensi gelombang sinus.
8. Menurut sinyal input dalam tabel 12-6, ulangi langkah 3 hingga langkah 5 dan
mencatat hasil diukur dalam tabel 12-6.

PRAKTIKUM SISTEM KOMUNIKASI DIGITAL | ASK DEMODULATOR 8


2.2 Data Pengamatan
Tabel 12-1 Diukur hasil ASK demodulator dengan menggunakan detektor asynchronous.
(2206 IC, J2 SC, J3 OC)
Data Signal
Data I/P ASK O/P
Frequencies

TP1 TP2

Vp = 5 V
fData = 100 Hz

TP3 Data O/P

PRAKTIKUM SISTEM KOMUNIKASI DIGITAL | ASK DEMODULATOR 9


Tabel 12-1 Diukur hasil ASK demodulator dengan menggunakan detektor asynchronous.
(terus) (2206 IC, J2 SC, J3 OC)
Data Signal
Data I/P ASK O/P
Frequencies

TP1 TP2

Vp = 5 V
fData = 500
Hz TP3 Data O/P

PRAKTIKUM SISTEM KOMUNIKASI DIGITAL | ASK DEMODULATOR 10


Tabel 12-2 Diukur hasil ASK demodulator dengan menggunakan detektor asynchronous.
(2206 IC, J2 OC, SC J3)
Data Signal
Data I/P ASK O/P
Frequencies

TP1 TP2

Vp = 5 V
TP3 Data O/P
fData = 100
Hz

PRAKTIKUM SISTEM KOMUNIKASI DIGITAL | ASK DEMODULATOR 11


Table 12-2 Measured results of ASK demodulator by using asynchronous detector. (continue)
(2206 IC, J2 OC, J3 SC)
Data Signal
Data I/P ASK O/P
Frequencies

TP1 TP2

TP3 Data O/P


Vp = 5 V
fData = 500 Hz

PRAKTIKUM SISTEM KOMUNIKASI DIGITAL | ASK DEMODULATOR 12


Tabel 12-3 Diukur hasil ASK demodulator dengan menggunakan detektor asynchronous.
(MC 1.496, Vc = 400mV, fc = 20 kHz)
Data Signal
Data I/P ASK O/P
Frequencies

Time/div = 2 ms x 4,8 = 9,6 ms Time/div = 2 ms x 4,8 = 9,6 ms


Volt/div = 5 Volt x 1 = 5 Vpp Volt/div = 5 Volt x 1 = 5 Vpp

TP1 TP2

Time/div = 2 ms x 4,8 = 9,6 ms Time/div = 2 ms x 4,8 = 9,6 ms


Volt/div = 5 Volt x 1 = 5 Vpp Volt/div = 5 Volt x 0,8 = 4 Vpp
Vp = 5 V
fData = 100 Hz TP3 Data O/P

Time/div = 2 ms x 1 = 2ms Time/div = 2 ms x 4,8 = 9,6 ms


Volt/div = 5 Volt x 1 = 5 Vpp Volt/div = 5 Volt x 1 = 5 Vpp

PRAKTIKUM SISTEM KOMUNIKASI DIGITAL | ASK DEMODULATOR 13


Tabel 12-3 hasil Diukur dari ASK demodulator dengan menggunakan detektor asynchronous
(terus) (MC 1.496, Vc = 400mV, fc = 20 kHz).
Data Signal
Data I/P ASK O/P
Frequencies

Time/div = 5 x 2 kotak = 10 ms Time/div = 1,8 x 2m = 3,6 ms


Volt/div = 1 x 5 Volt = 5 Vpp Volt/div = 1,5 x 5Volt = 37,5 Vpp
TP1 TP2

Time/div = 5 x 2 kotak = 10 ms Time/div = 5 x 2 kotak = 10 ms


Vp = 5 V
Volt/div = 1,6 x 5 Volt = 8 Vpp Volt/div = 0,8 x 5 Volt = 4 Vpp
fData = 500 Hz
TP3 Data O/P

Time/div = 2 ms x 1 = 2 ms Time/div = 1,8 x 2 ms = 3,6 ms


Volt/div = 5 Volt x 1 = 5 Vpp Volt/div = 0,8 x 5 Volt = 4 Vpp

PRAKTIKUM SISTEM KOMUNIKASI DIGITAL | ASK DEMODULATOR 14


Tabel 12-4 Diukur hasil ASK demodulator dengan menggunakan detektor asynchronous.
(MC 1.496, Vc = 400mV, fc = 100 kHz)
Data Signal
Data I/P ASK O/P
Frequencies

Time/div = 4,6 x 2 ms = 9,2 ms


Time/div = 4,8 x 2 ms = 9,6 ms
Volt/div = 0,4 x 5 Volt = 2 Vpp
Volt/div = 1 x 5 Volt = 5 Vpp
TP1 TP2

Time/div = 4,8 x 2 ms = 9,6 ms Time/div = 4,8 x 2 ms = 9,6 ms


Volt/div = 0,4 x 5 Volt = 2 Vpp Volt/div = 0,9 x 5 Volt = 4,5 Vpp
Vp = 5 V
fData = 100 Hz TP3 Data O/P

Time/div = 2 ms x 1 = 2 ms Time/div = 4,8 x 2 ms = 9,6 ms


Volt/div = 5 Volt x 1 = 5 Vpp Volt/div = 0,9 x 5 Volt = 4,5 Vpp

PRAKTIKUM SISTEM KOMUNIKASI DIGITAL | ASK DEMODULATOR 15


Tabel 12-4 hasil Diukur dari ASK demodulator dengan menggunakan detektor asynchronous
(terus) (MC 1.496, Vc = 400mV, fc = 100 kHz).
Data Signal
Data I/P ASK O/P
Frequencies

Time/div = 0,4 x 2 ms = 0,8 ms Time/div = 0,6 x 2 ms = 1,2 ms


Volt/div = 1 x 5 Volt = 5 Vpp Volt/div = 1,8 x 5 Volt = 9 Vpp
TP1 TP2

Time/div = 0,9 x 2 ms = 1,8 ms Time/div = 0,8 x 2 ms = 1,6 ms


Volt/div = 0,4 x 5 Volt = 2 Vpp Volt/div = 1 x 5 Volt = 5 Vpp
Vp = 5 V
fData = 500 Hz TP3 Data O/P

Time/div = 1 x 2 ms = 2 ms Time/div = 0,8 x 2 ms = 1,6 ms


Volt/div = 1 x 5 Volt = 5 Vpp Volt/div = 1 x 5 Volt = 5 Vpp

PRAKTIKUM SISTEM KOMUNIKASI DIGITAL | ASK DEMODULATOR 16


Tabel 12-5 Diukur hasil ASK demodulator dengan menggunakan detektor asynchronous.
(MC 1.496, Vc = 400mV, fc = 100 kHz)
Data Signal
Data I/P ASK O/P
Frequencies

Time/div = 1 ms Time/div = 1 ms
Volt/div channel 1 = 500 mv Volt/div channel 1 = 5 v
Volt/div channel 2 = 5 v Volt/div channel 2 = 5 v
TP1 TP2

Time/div = 500 µs Time/div = 1 ms


Volt/div channel 1 = 500 mv Volt/div channel 1 = 500 mv
Vp = 5 V Volt/div channel 2 = 5 v Volt/div channel 2 = 200 mv
fData = 1kHz TP3 Data O/P

Time/div = 1 ms Time/div = 1 ms
Volt/div channel 1 = 500 mv Volt/div channel 1 = 500 mv
Volt/div channel 2 = 5 v Volt/div channel 2 = 5 v

PRAKTIKUM SISTEM KOMUNIKASI DIGITAL | ASK DEMODULATOR 17


Tabel 12-5 hasil Diukur dari ASK demodulator dengan menggunakan detektor asynchronous
(terus) (MC 1.496, Vc = 400mV, fc = 100 kHz).
Data Signal
Data I/P ASK O/P
Frequencies

Time/div = 100 µs Time/div = 100 µs


Volt/div channel 1 = 5 v Volt/div channel 1 = 5 v
Volt/div channel 2 = 5 v Volt/div channel 2 = 5 v
TP1 TP2

Time/div = 100 µs Time/div = 100 µs


Volt/div channel 1 = 5 v Volt/div channel 1 = 5 v
Volt/div channel 2 = 5 v Volt/div channel 2 = 5 v
Vp = 5 V
TP3 Data O/P
fData = 5 kHz

Time/div = 100 µs
Volt/div channel 1 = 5 v
Volt/div channel 2 = 5 v

PRAKTIKUM SISTEM KOMUNIKASI DIGITAL | ASK DEMODULATOR 18


Tabel 12-6 Diukur hasil ASK demodulator dengan menggunakan detektor asynchronous.
(MC 1.496, Vc = 400mV, fdata = 1 kHz)
Data Signal
Data I/P ASK O/P
Frequencies

Time/div = 100 µs Time/div = 500 µs


Volt/div channel 1 = 5 v Volt/div channel 1 = 5 v
Volt/div channel 2 = 5 v Volt/div channel 2 = 5 v
TP1 TP2

Time/div = 200 µs Time/div = 250 µs


Volt/div channel 1 = 5 v Volt/div channel 1 = 2 v
Volt/div channel 2 = 50 mv Volt/div channel 2 = 50 mv
TP3 Data O/P
40 kHz

Time/div = 250 µs Time/div = 250 µs


Volt/div channel 1 = 5 v Volt/div channel 1 = 2 v
Volt/div channel 2 = 50 mv Volt/div channel 2 = 50 mv

PRAKTIKUM SISTEM KOMUNIKASI DIGITAL | ASK DEMODULATOR 19


Tabel 12-6 Diukur hasil ASK demodulator dengan menggunakan detektor asynchronous.
(terus) (MC 1.496, Vc = 400mV, fdata = 1 kHz)
Data Signal
Data I/P ASK O/P
Frequencies

Time/div = 1 ms Time/div = 1 ms
Volt/div channel 1 = 5 v Volt/div channel 1 = 5 v
Volt/div channel 2 = 50 mv Volt/div channel 2 = 50 mv
TP1 TP2

Time/div = 1 ms Time/div = 250 µs


Volt/div channel 1 = 2 v Volt/div channel 1 = 2 v
Volt/div channel 2 = 50 mv Volt/div channel 2 = 50 mv
TP3 Data O/P

70 kHz

Time/div = 250 µs
Time/div = 250 µs
Volt/div channel 1 = 5 v
Volt/div channel 1 = 5 v
Volt/div channel 2 = 50 mv
Volt/div channel 2 = 50 mv

PRAKTIKUM SISTEM KOMUNIKASI DIGITAL | ASK DEMODULATOR 20


12-5: Soal Diskusi
1. Pada gambar 12-3, jika kita mengabaikan μA741 op-amp dan menghubungkan ASK
modulator ke detektor dioda, kemudian apa hasilnya?
2. Apa tujuan pembanding dalam gambar 12-3 dan 12-6 angka?
3. Pada gambar 12-6, apa tujuan dari R13, C9 dan C11?
4. Pada gambar 12-6, apa tujuan D1and Dz?

PRAKTIKUM SISTEM KOMUNIKASI DIGITAL | ASK DEMODULATOR 21