Anda di halaman 1dari 2

BAB V

PENUTUP

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan serta mengacu pada

permasalahan dalam penelitian ini, maka peneliti mengambil beberapa kesimpulan

sebagai berikut :

1. Kemampuan pemahaman terhadap suatu konsep merupakan daya untuk

melakukan tindakan sebagai hasil dari pembawaan atau latihan sehingga

mampu menangani persoalan-persoalan kuantitatif dan menyelesaikan soal-

soal secara logis.

2. Koefisien korelasi product moment (r) dari hasil penelitian menunjukkan

bahwa variabel pemahaman siswa terhadap konsep listrik statis mempunyai

hubungan positif dengan variabel kemampuan siswa menyelesaikan soal

dalam lingkup listrik statis, yang berarti bahwa semakin tinggi tingkat

pemahaman siswa terhadap konsep listrik statis, maka semakin tinggi

kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal-soal dalam lingkup listrik statis.

Demikian pula sebaliknya. Pola hubungan yang dibentuk adalah linear.

3. Persamaan regresi Y atas X yang didapat adalah Y = 1,89 + 0,91 X, yang

memberikan prediksi bahwa setiap perubahan pemahaman siswa terhadap

konsep listrik statis satu satuan, maka kemampuan menyelesaikan soal-soal

dalam lingkup listrik statis akan berubah sebesar 0,91 satuan pada konstanta

1,89.

4. Hasil perhitungan koefisien korelasi product moment memberikan harga

indeks determinasi r2 = 0,7742 atau 77,42% yang berarti kemampuan siswa

50
menyelesaikan soal-soal dalam lingkup listrik statis dipengaruhi oleh

pemahaman siswa terhadap konsep listrik statis sebesar 77,42% dan sisanya

22,58% dipengaruhi oleh faktor lain diantaranya kinerja guru, kemampuan

intelektual siswa, minat terhadap mata pelajaran, kesehatan, dan faktor

lingkungan keluarga serta lingkungan tempat tinggal siswa.

5.2 Saran

Dengan melihat hasil penelitian yang diperoleh maka penulis

mengemukakan beberapa saran antara lain sebagai berikut :

1. Pada pembelajaran fisika hendaknya oleh guru lebih ditekankan pada

penguasaan konsep. Bila diketahui ada kesalahan konsep pada siswa

hendaknya dilakukan penelitian untuk mengetahui sumber-sumber kesalahan

konsep baik ditinjau dari guru maupun siswa. Hal ini penting karena sangat

mempengaruhi prestasi belajar siswa, khususnya pada mata pelajaran fisika.

2. Bagi siswa SMP Negeri 6 Gorontalo khususnya kelas IX disarankan untuk

menambah, mengembangkan dan meningkatkan kemampuan dalam

memahami konsep yang diberikan oleh guru maupun soal yang terdapat pada

buku pelajaran, serta diharapkan agar dapat menghilangkan kebiasaan saling

ketergantungan pada guru dan teman dalam menyelesaikan soal-soal.

3. Hendaknya dalam mengajarkan ilmu fisika, guru tidak bertindak sebagai satu-

satunya sumber belajar melainkan memposisikan dirinya sebagai motivator,

dinamisator dan fasilitator serta menjadikan siswa sebagai sumber belajar

dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran.

51