Anda di halaman 1dari 7

1

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

Dalam setiap studi tentang ilmu kependidikan, persoalan yang berkenaan

dengan guru dan jabatan guru senantiasa disinggung, bahkan menjadi salah satu

pokok bahasan yang mendapat tempat tersendiri di tengah-tengah ilmu kependidikan

yang begitu luas dan kompleks. Dewasa ini perhatian itu bertambah besar

sehubungan dengan kemajuan pendidikan dan kebutuhan guru yang semakin

meningkat, baik dalam mutu maupun jumlahnya. Jaid, dapat kita lihat bahwa

program pendidikan guru mendapat prioritas pertama dalam program pemabagunan

pendidikan di Negara kita.

1.2 Rumusan Masalah

Adapun rumusan masalah dari makalah ini, adalah sebagai berikut :

1. Apakah pengertian kompentensi guru dalam konteks keprofesian?

2. Apakah karakteristik kompetensi dalam konteks keprofesian ?

3. Apakah peranan dan fungsi kompetensi guru?

4. Apa aja kompetensi guru berdasarkan undang-undang?

5. Apakah kompetensi guru kelas ?

6. Apakah kompetensi guru bidang studi ?

7. Apakah lemabaga penyelenggara kompetensi guru ?

1.3 Tujuan Penulisan

Adapun tujuan dari penulisan makalah ini, adalah sebagai berikut :

1. Untuk mengetahui kompentensi guru dalam konteks keprofesian

2. Untuk mengetahui karakteristik kompetensi dalam konteks keprofesian


2

3. Untuk mengetahui peranan dan fungsi kompetensi guru

4. Untuk mengetahui jenis-jenis kompetensi guru

5. Untuk mengetahui kompetensi guru kelas

6. Untuk mengetahui kompetensi guru bidang studi

7. Untuk mengetahui lemabaga penyelenggara kompetensi guru

1.4 Manfaat Penulisan

Adapun manfaat teoritis dan praktis dari penulisan makalah ini, adalah

sebagai berikut :

1.4.1 Manfaat Teoritis

Secara teoritis hasil dari penulisan makalah ini diharapkan dapat menjadi

referensi atau masukan bagi perkembangan ilmu pendidikan.

1.4.2 Manfaat Praktis

Adapun manfaat praktis bagi penulisan makalah ini adalah :

a. Bagi Penulis

1) Untuk menambah wawasan penulis mengenai kompetensi guru

2) Dapat digunakan sebagai penyelesaian tugas kompetensi guru dalam

konteks keprofesian dalam mata kuliah Profesi Guru .

b. Bagi Ilmu Pengetahuan

1) Dapat menambah khazanah keilmuan tentang kompetesi guru dalam

konteks keprofesian.

2) Dapat digunakan sebagai bahan referensi dalam ilmu pendidikan

khususnya dalam profesi guru sehingga dapat memperkaya dan

menambah wawasan.
3

BAB II PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Profesi dalam Konteks Keprofesian

Dalam kamus besar bahasa Indonesia kata “kompetensi’ diartikan kewenangan,


atau kemampuan menguasai gramatika suatu bahasa secara abstrak atau batiniah.
Dalam bahasa Inggris kata “competence” diartikan sebagai kecakapan atau
kemampuan. Kompetensi juga diartikan pemilikan, penguasaan, ketrampilan dan
kemampuan yang dituntut jabatan seseorang, maka seorang guru harus menguasai
kompetensi guru, sehingga dapat melaksanakan kewenangan profesionalnya.
Menurut Littrell kompetensi adalah kekuatan mental dan fisik untuk melakukan
tugas atau ketrampilan yang dipelajari melalui latihan dan praktik.
Kompetensi profesional seorang guru adalah seperangkat kemampuan yang harus
dimiliki oleh seorang guru agar ia dapat melaksanakan tugas mengajarnya dengan
berhasil.[1] Maka Kompetensi profesional guru adalah sejumlah kompetensi yang
berhubungan dengan profesi yang menuntut berbagai keahlian di bidang pendidikan
atau keguruan. Kompetensi profesional merupakan kemampuan dasar guru dalam
pengetahuan tentang belajar dan tingkah laku manusia, bidang studi yang dibinanya,
sikap yang tepat tentang lingkungan dan mempunyai ketrampilan dalam teknik
mengajar.

2.2 Karakteritik kompetensi guru

2.3 Peranan dan Fungsi Kompetensi Guru

2.4 Kompetensi Guru berdasarkan Undang-Undang

2.5 Kompetensi Guru Kelas

Guru kelas adalah kebanyakan dari guru TK dan SD. Satu guru menguasai

kelas dan melakukan pendidikan dengan mengajarkan semua mata pelajaran yang
4

tercatat dalam kurikulum. Berarti guru kelas haus memiliki kompetensi mengajar

berbagai bidang studi. Program pendidikan calon guru kelas diselenggarakan oleh

LPPG, didalam LPTKatau didalam LPMP. Pembinaan kompetensi guru kelas ini,

dikoordinasi oleh LPPG dengan menggunakan staf ahli bidang studi untuk SD,

meliputi IPA-SD, Matimateka-SD, seni untuk SD, olah raga untuk SD dan lain-lain.

Dari lembaga tempat domisili staf ahli bidang studi pada jurusan bidang

studi yang diperlukan untuk pelaksanaan kurikulum program PGD/PGTK dan

dikoordinasikan oleh fakultas/ ketua jurursan PGSD/PGTK yang berkewajiban

menyelenggarakan program pendidikan guru SD/TK. Tugas staf ahli ini adalah

mengolah materi pelajaran bidang studi keahliannya untuk diselaraskan menjadi

objek dan persoalan kongkrit yang dapat ditransasikan dalam proses pembelajaran

dengan anak-anak SD.

2.6 Kompetensi Guru Bidang Studi/ Mata pelajaran

Guru bidang studi di Indonesia adalah guru SLTP, sedangkan guru mata

pelajaran adalah guru SLTA. Kompetensi bidang studi atau mata pelajaran ini

diserahkan pembinaannya kepada jurusan bidang studi masing-masing pada

universitas –LPTK. Tugasnya adalah mengolag bidang studi/ mata pelajaran menjadi

struktur ilmu yang diterjemahkan menjadi peta konsep, konsep terseleksi dan bahan

ajar fungsional untuk kegiatan pembelajaran anak SLTP/SLTA.

Tugas kompetensional ini menjangkau sampai kepada penentuan objek dan

persoalan nyata yang sedianya dapat digunakan untuk proses pembelajaran melalui

transaksi dengan pengetahuan primer anak. Penelitian –penelitian sumber belajar

sangat dibutuhkan untuk memperoleh bahan-bahan ini. Segi-segi khusus pebelajaran


5

bidang studi dapat dikembangkan oleh jurusan masing-masing untuk membekali

kompetensi calon guru bidang studi/ mata pelajaran ini.

2.7 Lemabaga Penyelenggara Kompetensi Guru

Kompetensi guru disiapkan oleh program studi pada jurusan bidang studi

yang relevan atau jurusan bidang studi pada universitas LPTK, yang dapat

memfasilitasi kompetensi guru tertentu . Contohnya, kompetensi guru bidang MIPA

disiapkan oleh masing-masing jurusan yang ada di MIPA, kompetensi guru seni tari

dan music dapat dibina sekaligus oleh jurusan eni pertunjukan, kompetensu guru

ekonomi koperasi, akuntansi dan ekonomi koperasi dibina oleh salah satu atau

kerjasama anatara jurusan-jurusan di fakultas ekonomi.

Oleh karena itu, lembaga peyelenggara kompetensi guru bidang studi/ mata

pelajaran adalah pada jurusan masing-masing yang sesuai atau serumpun dengan

bidang studi pada universitas LPTK. Jurusan bidang studi membekali calon guru

agar mampu mengolah setiap bidang studi menjadi bidang studi dalam pendidikan ,

dan mengembangkan kekhususan pembelajarandari bidang studinya dari prinsip-

prinsip pembelajaran umum yang dibicarakan oleh ilmu-ilmu pendidikan.


6

BAB III PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Adapun kesimpulan yang dapat diperoleh dari materi ini adalah :

1.

3.2 Kritik dan Saran

.
7

DAFTAR PUSTAKA

Djohar.2006.Guru, Pendidikan dan Pembinaannya ( Penerapannya dalam Pendidikan

dan UU guru). Yogyakarta : CV. Grafika Indah.

Oemar, Hamalik. 2010. Pendidikan Guru Berdasarkan Pendekata Kompetensi.

Jakarta : PT Bumi Aksara