Anda di halaman 1dari 3

NEBULISASI

No.Dokumen : 440/222/ SOP /435.102.107/2017

No. Revisi : 00
SOP Tanggal Terbit : 6 Juni 2017

Halaman : 1-2

PUSKESMAS BLUTO Siti Hairiyah,S.Kep,Ns


NIP. 19680519 199003 2 001

1. Pengertian Nebulisasi adalah memberikan obat perinhalasi dalam bentuk suatu gas
2. Tujuan Untuk mengencerkan sekresi yang kental dan untuk melebarkan jalan nafas
3. Kebijakan Surat Keputusan Kepala Puskesmas Bluto Nomor 440/124/KEP/
435.102.107/2017 tentang Pelayanan Medis.
4. Referensi Potter, Patricia A. dan Perry, Anne Griffin, (2005), Buku Ajar Fundamental
Keperawatan,Edisi 4, Jakarta:
5. Alat dan Bahan ALAT:
1. Alat nebulizer
2. Bengkok
BAHAN:
1. Obat-obatan sesuai advis dokter
6. Langkah - Langkah Persiapan alat :
1. Cek kabel, alat, stop kontak dan elektrode
2. Isi Cup De Villbiss Disposible dengan aquabidest sesuaikan dengan
kapasitas alat (tambahkan obat bila perlu)
3. Nyalakan tombol , naikkan intensitas perlahan coba hingga uap
keluar dari aerosol hose. Bila sudah keluar kecilkan intensitas
Persiapan penderita :
1. Anamnese dan assesment
2. Pemeriksaan tanda vital
3. Penjelasan rencana terapi
Pelaksanaan terapi :
1. Nyalakan tombol nebulizer
2. Penderita memegang tangkai aerosol hose
3. Anjurkan pasien menghirup uap yang keluar dari aerosol hose sambil
latihan nafas
4. Hentikan terapi bila penderita merasa sesak
5. Bila uap sudah tidak keluar dari aerosol hose, matikan alat nebulizer
1 | Nebulisasi
Puskesmas Bluto
Tahun 2017
6. Evaluasi penderita
7. Bila terjadi keluhan saat di terapi atau setelah terapi selesai
konsulkan ke dokter
Persiapan alat :
7. Bagan Alir
Cek kabel, alat, stop kontak dan elektrode

Isi Cup De Villbiss Disposible dengan aquabidest sesuaikan dengan kapasitas alat (tambahkan
obat bila perlu)

Nyalakan tombol , naikkan intensitas perlahan coba


hingga uap keluar dari aerosol hose. Bila sudah
keluar kecilkan intensitas

Persiapan penderita :

Anamnese dan assesment

Pemeriksaan tanda vital

Penjelasan rencana terapi

Pelaksanaan terapi :

Nyalakan tombol Penderita memegang tangkai aerosol


nebulizer hose

Hentikan terapi bila penderita Anjurkan pasien menghirup uap yang


merasa sesak keluar dari aerosol hose sambil latihan
nafas

Bila uap sudah tidak keluar dari Evaluasi penderita


aerosol hose, matikan alat
nebulizer

Bila terjadi keluhan saat di terapi


atau setelah terapi selesai
konsulkan ke dokter

8. Unit Terkait Ruang Layanan Kamar Bersalin/VK, Rawat Inap, UGD


2 | Nebulisasi
Puskesmas Bluto
Tahun 2017
DAFTAR TILIK
NEBULISASI

Unit :
Nama Petugas :
Tanggal pelaksanaan :

NO URAIAN KEGIATAN YA TDK TB


1 Persiapan alat :
Apakah dicek kabel, alat, stop kontak dan elektrode?
2 Apakah diisi Cup De Villbiss Disposible dengan aquabidest sesuaikan
dengan kapasitas alat (tambahkan obat bila perlu)?
3 Apakah dinyalakan tombol , naikkan intensitas perlahan coba hingga uap
keluar dari aerosol hose. Bila sudah keluar kecilkan intensitas?
1 Persiapan penderita :
Apakah dianamnese dan assesment?
2 Apakah di periksa tanda vital?
3 Apakah dijelaskan rencana terapi?
1 Pelaksanaan terapi :
Apakah dinyalakan tombol nebulizer?
2 Apakah penderita memegang tangkai aerosol hose?
3 Apakah dianjurkan pasien menghirup uap yang keluar dari aerosol hose
sambil latihan nafas?
4 Apakah dihentikan terapi bila penderita merasa sesak?
5 Apakah bila uap sudah tidak keluar dari aerosol hose, matikan alat
nebulizer?
6 Apakah dievaluasi penderita?
7 Apakah bila terjadi keluhan saat di terapi atau setelah terapi selesai
konsulkan ke dokter?
JUMLAH
Compliance rate (CR) : %

Auditor Auditee

……………………………......... ……………………………............

3 | Nebulisasi
Puskesmas Bluto
Tahun 2017