Anda di halaman 1dari 43

17

BAB III

HASIL PENGUMPULAN DATA DAN TINJAUAN KASUS

A. PETA TEMATIK KIA DESA DUWET KEC WONOSARI KAB. KLATEN

Peta tematik Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dibuat berdasarkan data desa yang

berada di wilayah kerja Puskesmas Wonosari I. Adapun data desa dalam wilayah kerja

Puskesmas Wonosari II tidak dapat disajikan karena kendala perijinan.

Peta tematik KIA terdiri dari :

1. Peta tematik jumlah ibu hamil dalam wilayah kerja Puskesmas Wonosari I
2. Peta tematik jumlah balita dalam wilayah kerja Puskesmas Wonosari I
3. Peta tematik jumlah ibu hamil risiko tinggi (risti) dalam wilayah kerja Puskesmas

Wonosari I
4. Peta tematik jumlah ibu bersalin oleh tenaga kesehatan dalam wilayah kerja

Puskesmas Wonosari I
5. Peta tematik jumlah BBLR (Berat Badan Lahir Rendah) yaitu bayi dengan berat

lahir < 2500 gram dalam wilayah kerja Puskesmas Wonosari I


6. Peta tematik jumlah peserta KB aktif dalam wilayah kerja Puskesmas Wonosari I
18
19
20
21
22
24

B. HASIL PENGKAJIAN DAN ANALISA

Berdasarkan hasil pengkajian data yang telah kami lakukan, diperoleh beberapa

kesenjangan data yang kami sajikan dalam bentuk diagram sebagai berikut :

1. Data Penduduk Berdasarkan Umur

Analisa:

Total penduduk : 3880. Penduduk di dominasi usia produktif ( 20-55 th)

2. Data Penduduk Menurut Tingkat Pendidikan

Analisa:
Tingkat pendidikan penduduk didominasi oleh SD sebanyak 1164, sedangkan yang

tidak tamat/tidak sekolah sebanyak 744.

3. Data Jenis Pekerjaan


25

Analisa:
Jenis pekerjaan penduduk desa Duwet didominasi oleh buruh sebanyak 30% dan yang

belum bekerja sebanyak 15%.


1. Data Kesehatan Ibu Hamil

Analisa:
Berdasarkan umur ibu masih ada ibu hamil resiko tinggi sebanyak 33%, akan tetapi

79% ibu hamil melakukan pemeriksaan kehamilan >4x.

2. Data Kesehatan Ibu Menyusui


26

Analisa:
Sebanyak 94% di desa Duwet ibu menyusui telah menyusui secara eksklusif, sedangkan 6%

dari ibu yang tidak menyusui 50% beralasan bahwa ASI tidak keluar.

Analisis :
Di wilayah desa duwet 60 % ibu menyusui sudah memberikan ASI nya secara eksklusif

7. Data Keluarga Berencana


27

Analisa:
Sebagian besar penduduk di desa Duwet 71,50% sudah menjadi akseptor KB, dan 89% tidak

mempunyai keluhan.

Analisa :
Alasan PUS yang belum ber KB, 46,70% beralasan ingin mempunyai anak.

Analisa:
Sebagian besar PUS memakai metode kontrasepsi Suntik sebanyak 87%.
8. Data Bayi Balita
28

Analisis :
Dari 251 jumlah balita, 15% tidak mempunyai KMS. Akan tetapi status penimbangan masih

di garis hijau sebanyak 88%. Jadi sebagian besar balita mempunyai garis pertumbuhan dan

perkembangan yang baik.

9. Data Kesehatan Remaja

Analisa:
Sebanyak 72% remaja sudah mengetahui pengetahuan tentang fungsi reproduksi dan 69%

sudah mengetui tentang penyakit menular seksual.

10. Data Keikutsertaan Posyandu lansia


29

Analisa :
Di desa duwet belum ada posyandu lansia

11. Data Pembuangan Sampah

Analisa:
Sebagian besar penduduk desa Duwet 75% pembuangan sampah masih dengan dibakar.

12. Data Pembuangan Limbah


30

Analisa:
Masalah pembuangan limbah 51% berada di got tertutup, dan 31 % masih berada di got

terbuka .

14. Data Kepemilikan WC

Analisa:
Sebanyak 84% sudah mempunyai WC, 12 % belum mempunyai WC. Dan kebiasaan BAB

sebanyak 16% masih berada di sungai.

C. PRIORITAS MASALAH

Berdasarkan hasil analisa tersebut, dapat kami simpulkan bahwa :

1. Masalah kesehatan di Desa Duwet adalah sebagai berikut :


a. Belum adanya kelas ibu hamil
b. Masih ada bayi balita yang tidak mempunyai KMS
c. Belum ada posyandu lansia
d. Masih ada remaja yang belum tahu tentang kespro
e. PUS yang belum ber KB
f. Belum adanya bank darah-golongan darah
g. Pengelolaan sampah yang kurang baik
h. Penduduk masih BAB di sungai
i. Pengetahuan penduduk mengenai asuransi kesehatan
2. Prioritas Masalah
Prioritas masalah yang kami tetapkan bersama masyarakat tersebut adalah

sebagai berikut :
a. Kelas ibu hamil
31

b. Kepemilikan KMS pada bayi balita


c. Posyandu lansia
d. Remaja yang belum tahu tentang kespro
e. PUS yang belum ber KB
f. Belum adanya bank darah-golongan darah
g. Pengelolaan sampah yang kurang baik
h. Pengetahuan penduduk tentang BPJS

D. RENCANA ASUHAN KEBIDANAN KOMUNITAS

TABEL 3.1 RENCANA POA

N PRO JENIS SASARA MEDIA TEMPAT/ INDIKATOR PJ


O GRA KEGIATAN N KEBERHASILAN
M WAKTU

1 Kelas 1. Pelatihan 1. Kader 1. LCD 1. Balai 1. Meningkatkan 1. Ngatmi


. Ibu kader 2. Leaflet Desa pengetahuan 2. Dian
pendampi 2. Ibu 3. Buku Duwet tentang kehamilan, Hera
ng ibu hamil KIA 2. PKD 3. Titik
persalinan, BBL
hamil didamp 3. PKK Suland
2. Pembentu ingi dan nifas ari
kan kelas kader 1. Jumat,
2. Mengetahui
ibu hamil 2 mei
3. Tindak 2014 perubahan tubuh
lanjut jam selama kehamilan
pendampi 08.30
ngan ibu WIB 3. Mengetahui
hamil oleh perawatan selama
kader 2. Sabtu, kehamilan
(monev) 3 mei
2014 4. Mengetahui tanda
jam bahaya kehamilan
09.00 dan kehamilan
(pembe resiko tinggi dan
ntukan pelaporan kasus
kelas
ibu + 5. Agar kader
materi mengetahui menu
tambah
seimbang untuk
an)
ibu hamil

2 Bayi 1. Pelatihan 1. Kader 1. LCD Balai Desa Agar ibu hamil 1. Kristin
. dan kader lama 2. Leaflet Duwet mengetahui manfaat a
Balita tentang 2. Kader 3. Buku KMS, cara pengisian 2. Anik
a. Manfaat baru KMS 3. Erna
KMS, cara
KMS 3. Minim 4. Lemba 4. Febrina
b. Cara al r Jumat, 2 menimbang dengan 5. Iin
menimb posyan monev Mei 2014 baik dan benar, 6. Winarsi
32

ang, du 5 5. Pengga pukul mengukur TB, LK


ukur TB, kader ris 08.30 wib dengan baik
ukur LK
c. Pengisia
n KMS
dan
interpret
asi data
2. PMBA
3. Tindak
lanjut
kader
terhadap
ibu bayi
balita
termasuk
ibu hamil
pada
perawatan
payudara
4. Monev
bagi BGT
dan BGM
(saat
posyandu)
3 Lansi 1. Pelatihan 1. Pra 1. LCD Balai Desa 1. Meningkatkan 1. Endang
a kader lansia 2. Sound Duwet pengetahuan S
posyandu umur untuk tentang kesehatan 2. Septi
2. Pembentu senam 3. Sri
45-59 lansia
kan lansia mulatsi
posyandu tahun 1. Jumat, h
2. Mengetahui
lansia dan 2 Mei 4. Tuti
2. Lansia 2014 tentang penyakit-
pelaksana deviant
anya umur untuk penyakit lansia 5. Titik
3. Senam 60-69 pelatih susilow
tahun an 3. Membentuk
lansia ati
4. Monev kader posyandu lansia 6. Rahayu
3. Lansia posyan ambar
Resti > du 4. Mengetahui secara
wati
70 2. Pembe dini tanda dan
tahun ntukan gejala penyakit
tanggal pada lansia
5 Mei
2014
pukul
15.00
wib
4 Remaj 1. Mengadak 1. Tokoh 1. LCD 1. Balai 1. Agar Remaja 1. Eti
a an masyara 2. Leaflet desa mengetahui Dwi
pemberda kat, Duwet tentang pubertas 2. Etika
yaan dan 2. Kelom dan tugas-tugas 3. Dewi
tokoh
penyuluha pok remaja Maidik
n kespro remaja remaja a
33

dan duwet tiap 2. Agar remaja 4. Satiye


HIV/AID dukuh mengetahui bahaya m
S 2. Kelomp Kehamilan usia 5. Arina
2. Mengadak ok dini dan cara iswand
an remaja 1. Selasa, menghindari ari
penyuluha tiap 6 Mei bahaya kehamilan
n 2014, usia dini
dukuh
kesehatan pukul
reproduks 3. SD I dan 3. Agar remaja
20.00 mengetahui
i dan HIV
III kelas WIB tentang IMS dan
AIDS
3. Penyuluha 5 dan 6 cara menghindari
2. Sabtu, IMS
n tumbang
remaja 3 Mei
2014 4. Agar remaja
mengetahui bahaya
pkl
HIV AIDS dan
19.00 cara menghindari
wib HIV AIDS
3. Jumat,
9 Mei
2014,
pkl
10.00
wib

4. Sabtu,
10 mei
2014
pukul
10.00
wib

5 PUS- 1. Safari KB Wanita 1. Metode 1. PKD 1. Meningkatkan 1. Sunarti


WUS 2. IVA test Usia kontras 2. Kantor pengetahuan PUS 2. Hastuti
Subur di epsi PKK WUS tentang KB. bintari
2. IUD 2. Meningkatkan 3. Lis
Desa
Set Tanggal 6 kesadaran PUS setyo
Duwet 3. Tempat Mei 2014 WUS untuk KB 4. Ayun
yang tidur 3. Meningkatkan dyah
belum ber 4. Implan peran serta PUS
KB Set WUS untuk KB
5. Spuit 4. Mengetahui secara
6. Sarung dini Ca Cerviks
tangan pada WUS
7. Masker
34

6 PHBS 1. Penyuluha Masyaraka 1. LCD 1. Acara 1. Menambah 1. Dian


n t 2. Leaflet PKK pengetahuan K.
kesehatan 2. Arisan masyarakat tentang 2. Alina
tentang ibu 3. Evi
pemilahan sampah
sampah 3. Perku 4. Ellyka
2. Penyuluha mpulan 2. Menambah 5. Rani P.
n pemud
pengetahuan
kesehatan a
tentang masyarakat
jamban
3. Meningkatkan
sehat
kesadaran
masyarakat tentang
jamban sehat

7 BPJS 1. Sosialisasi Ibu-ibu 1. LCD 1. Acara 1. Meningkatkan 1. Sri


tentang PKK desa 2. Leaflet PKK pengetahuan Handay
BPJS 2. Arisan masyarakat ani
ibu 2. Sri
mengenai BPJS
3. Perku Basuki
mpulan 2. Meningkatkan ni
bapak 3. Marfua
kesadaran
h
masyarakat untuk 4. Dimast
mengikuti program uti
BPJS

3. Meningkatkan
kepesertaan BPJS

E. IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

Tindakan untuk Mengatasi Prioritas Masalah


1. Pelatihan Kader Sebagai Pemberdayaan Masyarakat

a. Pelaksanaan pemberdayaan kader dalam pelatihan kader pendamping ibu hamil,

kader posyandu bayi balita, dan kader posyandu lansia dilaksanakan pada :

Hari / tanggal : Jumat, 2 Mei 2014

Tempat Pelatihan : Balai Desa Duwet

Jam : 08.30-12.00 WIB

Sasaran : Kader berjumlah 24 orang


35

b. Kegiatan

Kegiatan yang dilakukan dalam pelatihan pemberdayaan kader adalah :

1) Melakukan pretest untuk mengetahui pengetahuan kader tentang kehamilan

dan kelas ibu.

2) Melakukan refreshing kader tentang kelas ibu hamil, perubahan tubuh ibu

hamil, perawatan kehamilan, deteksi dini risiko tinggi kehamilan, serta apa

yang harus dilakukan kader yang memiliki ibu hamil risti di wilayahnya.

3) Melakukan posttest untuk mengukur pengetahuan kader setelah pelatihan.

4) Memberikan contoh format untuk deteksi dini kehamilan risiko tinggi.

5) Cara menimbang berat badan bayi dan balita


6) Cara mengukur tinggi badan bayi dan balita
7) Manfaat KMS
8) PMBA

9) Melakukan pelatihan pada kader tentang cara mengukur TB, BB, TD dan

administrasi Posyandu Lansia

10) Melakukan refreshing kader tentang Posyandu Lansia.

11) Memberikan contoh format untuk administrasi Posyandu Lansia.

12)

c. Pesan Pokok

Kader adalah ujung tombak di dalam masyarakat yang mampu

melakukan pendekatan pada masyarakat terutama hamil, bayi balita dan lansia

yang ada di desa di dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat, sehingga kader

mampu melakukan identifikasi masalah yang ada dan mampu membantu dalam

menjaga kesehatannya.

d. Hasil Pelatihan Kader

Nama kader :
TABEL 3.2 NAMA KADER HAMIL
36

NO NAMA NO NAMA
1 Sri 1 Tutik Sri H
2 Rustanti 2 Susi
3 Kamti 3 Sri Lestari
4 Ningsih 4 Titik Nuryani
5 Hari Fitri 5 Nurul
6 Umi 6 Retno
7 Suratmi 7 Triyati
8 Sriharyati 8 Sri Wahyuni
9 Vivit 9 Rubiyani
10 Suranti 10 Sripuewani
11 Jamilah 11 Tumini
12 Erni 12 Madi

Hasil kegiatan pelatihan kader :

TABEL 3.4 HASIL KEGIATAN PELATIHAN KADER HAMIL

Rata-rata skor Rata-rata skor


NO Nama Kader Nilai pretest Nilai posttest

1 Sri 8 8,50 9 9,25

2 Rustanti 10 10

3 Kamti 8 8

4 Ningsih 9 10

5 Hari Fitri 9 10

6 Umi 9 10

7 Suratmi 9 10

8 Sriharyati 9 7

9 Vivit 8 8

10 Suranti 9 9

11 Jamilah 8 9

12 Erni 8 9

13 Tutik Sri H 8 8

14 Susi 8 9

15 Sri Lestari 6 10

16 Titik Nuryani 7 10
37

17 Nurul 9 9

18 Retno 9 9

19 Triyati 9 10

20 Sri Wahyuni 8 10

21 Rubiyani 9 9

22 Sripuewani 9 9

23 Tumidi 9 10

24 Madi 9 10

Hasil yang di dapat dalam pelatihan pemberdayaan kader ini sangat memuaskan hasil.
2. Kelompok Kelas Ibu

a. Pelaksanaan

Pelaksanaan pemberdayaan ibu hamil melalui kelas ibu hamil dilaksanakan pada :

Hari / tanggal : Sabtu, 3 Mei 2014

Tempat Pelatihan : PKD Duwet

Jam : 11.00-12.30 WIB

b. Sasaran Utama

Sasaran pemberdayaan : Ibu hamil Desa Duwet (umur kehamilan lebih dari 28

minggu) berjumlah 8 ibu

c. Kegiatan

Kegiatan yang dilakukan dalam pembentukan kelas ibu hamil :

1) Melakukan pretest untuk mengetahui pengetahuan ibu

hamil tentang kehamilan.


2) Melaksanakan kelas ibu hamil sesi I.
3) Melakukan pretest untuk mengetahui pengetahuan ibu

hamil tentang kehamilan setelah mengikuti kelas ibu.

d. Pesan Pokok
38

Ibu hamil mampu mengenali perubahan tubuh yang terjadi selama

kehamilan dan dapat melakukan perawatan kehamilan dengan benar.

e. Hasil Pemberdayaan Ibu Hamil

Nama ibu hamil :


TABEL 3.3 NAMA IBU HAMIL

NO NAMA
1 Ika Matorini
2 Suparmi
3 Sumarni
4 Siti Ratnaningsih
5 Sri Mulyani
6 Yeni Wulandari
7 Ana Sartika
8 Yulianti

Hasil kegiatan kelas ibu hamil :

TABEL 3.5 HASIL KEGIATAN KELAS IBU HAMIL

Rata-rata skor Rata-rata skor


NO Nama Bumil Nilai pretest Nilai posttest

1 Ika 499,9 564,49 816,6 853,19

2 Suparmi 674,9 975

3 Sumarni 499,9 749,9

Siti
4 Ratnaningsih 499,9 466,6

5 Sri Mulyani 549,9 942,6

6 Yeni Wulandari 499,9 966,6

7 Ana Sartika 499,9 908,2

8 Yulianti 791,6 1000

3. Kelompok Bayi Balita

a. Pelaksanaan

Pelaksanaan posyandu :
39

No Kegiatan Tanggal Tempat Sasaran


1 Posyandu RW III 7 Mei 2014 Rumah Ibu susi 27 Orang

2 Posyandu RW I 8 Mei 2014 Rumah Ibu RW 40 orang,


yang hadir
27 orang

3. Posyandu RW 9 Mei 2014 Balai Desa 30 orang


IV-V

b. Sasaran Utama : bayi balita masing-masing posyandu per RW

c. Kegiatan

Kegiatan yang dilakukan dalam pemberdayaan kader adalah :

1) Melakukan refreshing kader tentang cara menimbang berat badan.

2) Melakukan refreshing kader tentang caramengukur tinggi badan.

3) Melakukan refreshing kader tentang KMS

4) Melakukan refreshing kader tentang PMBA

d. Pesan Pokok

Kader mampu mendeteksi dini bayi dan balita di wilayahnya dalam

kaitannya dengan pertumbuhan dan perkembangannya untuk segera melaporkan

kasus kepada bidan desa atau Puskesmas.

e. Hasil Posyandu

Hasil yang diperoleh yaitu:

1) Kader mampu menimbang berat badan dengan baik dan benar.

2) Kader mampu mengukur panjang badan dan tinggi badan dengan baik dan

benar.

3) Kader mampu mengisi KMS dengan tepat.

4) Kader mampu membuat menu sesuai dengan standart PMBA.

Hasil yang dicapai dalam pelatihan kader kemudian diaplikasikan dalam

kegiatan posyandu oleh kader di posyandunya masing-masing.


40

4. Kelompok Lansia

a. Pelaksanaan Pembentukan dan pelaksanaan posyandu Lansia dilaksanakan pada :

Hari / tanggal : Senin, 5 Mei 2014

Tempat Pelaksanaan : Balai Desa Duwet

Jam : 15.00-17.30 WIB

b. Sasaran Utama

1) Kader pendamping lansia yang berjumlah 24 kader


2) Pra Lansia dan Lansia berjumlah 57 orang

c. Kegiatan

Kegiatan yang dilakukan dalam pembentukan Posyandu Lansia :

1) Melaksanakan Senam Lansia


2) Memberikan PMT pada Lansia.
3) Melakukan pemeriksaan TB, BB, TD.

d. Pesan Pokok

Kader adalah ujung tombak di dalam masyarakat yang mampu melakukan

pendekatan pada masyarakat terutama Lansia yang ada di desa di dalam kegiatan

pemberdayaan masyarakat, sehingga kader mampu melakukan identifikasi

masalah yang ada pada Lansia dan mampu membantu Lansia untuk menjaga

kesehatannya.

Kader mampu mengenali penyakit yang lazim pada Lansia di wilayahnya

dan mendampingi lansia untuk segera memeriksakan kepada bidan desa atau

Puskesmas.

Lansia mampu mengenali tanda dan gejala penyakit yang lazim pada

Lansia.
41

e. Hasil Posyandu Lansia

1) Pembentukan posyandu lansia

2) Model percontohan posyandu lansia di balai desa Tanggal 5 Mei 2014 dengan

kegiatan :

3) Senam lansia

4) Praktek pengukuran TB dan BB pada lansia

5) Pemeriksaan kesehatan masih dibantu dengan bidan

6) Penyuluhan kesehatan

Nama Lansia :
TABEL 3.7 NAMA LANSIA

NO NAMA NO NAMA
1 Sumarsih 1 Sukiyem
2 Mulatsih 2 Sukini
3 Sri hariyah 3 Sumo diharjo
4 Suratmi 4 Samsiyah
5 Suparni 5 Ligiyem
6 Suparmi 6 Sukinem
7 Sri purwanti 7 Sumiyem
8 Tumini 8 Mardinah
9 Sri handayani 9 Harno suwito
10 Jamilah 10 Sri Mulyani
11 Rubiyan 11 Prjiyen
12 Partinah 12 Ngatmi
13 Pariyem 13 Dalinah
14 Giyem 14 Sarinah
15 Pawiro 15 Waliyem
16 Poniyem 16 Parinah
17 Satiyem

5. Kelompok Remaja

a. Pemberdayaan dan penyuluhan KRR toma dan tokoh pemuda desa Duwet

1) Pelaksanaan penyuluhan kesehatan reproduksi :

Hari / tanggal : 6 Mei 2014

Tempat Penyuluhan : Balai Desa Duwet


42

Jam : 20.00 – 22.30 WIB

2) Sasaran Utama

Sasaran pemberdayaan dan penyuluhan :

a) Tokoh masyarakat sejumlah 5 orang


b) Tokoh pemuda Desa Duwet sejumlah 40 orang

3) Kegiatan

Kegiatan yang dilakukan dalam pemberdayaan dan penyulugan pada tokoh

masyarakat dan tokoh pemuda adalah :

a) Mengadakan penyuluhan tentang Pubertas

b) Mengadakan penyuluhan tentang Bahaya kehamilan usia Dini

c) Mengadakan penyuluhan tentang IMS

d) Mengadakan penyuluhan tentang HIV AIDS

4) Pesan Pokok

Masa remaja adalah tahapan perkembangan yang dinamis dalam

kehidupan manusia. Masa ini merupakan masa transisi dari anak-anak

menuju dewasa yang ditandai dengan perkembangan fisik, mental, emosional

serta sosial (Soetjiningsih, 2004 dalam Kencana, 2010). Untuk menjalani

masa remaja dengan sehat perlu di bekali ilmu dan pengetahuan yang baik

sebagai kunci untuk memilih langkah yang benar untuk supaya remaja tidak

mengalami hal negative.

5) Hasil Pemberdayaan Dan Penyuluhan

Nama Toma :
a) Erna Yuli A ( Ketua TPPKK Desa Duwet )
b) Heri Kristianto (ketua pemuda Ds. Duwet)
c) Nano ( tokoh pemuda dukuh Poko)
d) Sutjipto ( Ketua BPD Desa Duwet )
Nama Remaja:
43

TABEL 3.7 NAMA REMAJA I

NO NAMA
1 Agus purnomo
2 Alfarsi
3 Ibnu arfa
4 Dhimas abriyanto
5 Meyta h
6 Oktafiani e
7 Rani Rosari
8 Teriska i
9 Luk endang
10 Laila m
11 Aprilia
12 Erwan
13 Joko d
14 Arman
15 Ali
16 Arief rahmad
17 Amir ck
18 Hafid
19 M gunawan
20 M risal
21 Huda
22 Wahyu
23 Zuzin
24 Ayu f
25 Nisa
26 Indri
27 Aminah
28 Tryas
29 Evan

b. Penyuluhan KRR Dh Poko Rt 2 Rw 4 ,DS Duwet

1) Pelaksanaan penyuluhan kesehatan reproduksi :

Hari / tanggal : 3 Mei 2014

Tempat Penyuluhan : karang taruna Manunggal sehati

Jam : 19.00– 20.30 WIB

2) Target Sasaran Utama

Target sasaran pemberdayaan dan penyuluhan : anggota karangtaruna 26 0rang

3) Kegiatan

Kegiatan yang dilakukan penyulugan pada anggota karangtaruna adalah :


44

a) Mengadakan penyuluhan tentang Pubertas

b) Mengadakan penyuluhan tentang Bahaya kehamilan usia Dini

c) Mengadakan penyuluhan tentang IMS

d) mengadakan penyuluhan tentang HIV AIDS

4) Pesan Pokok

Masa remaja adalah tahapan perkembangan yang dinamis dalam kehidupan

manusia. Masa ini merupakan masa transisi dari anak-anak menuju dewasa

yang ditandai dengan perkembangan fisik, mental, emosional serta sosial

(Soetjiningsih, 2004 dalam Kencana, 2010). Untuk menjalani masa remaja

dengan sehat perlu di bekali ilmu dan pengetahuan yang baik sebagai kunci

untuk memilih langkah yang benar untuk supaya remaja tidak mengalami hal

negatif.

5) Hasil Penyuluhan

Nama Remaja:

TABEL 3.8 NAMA REMAJA II

NO NAMA
1 Nope
2 Luk
3 Laila
4 Riska
5 Ria s
6 Ika y
7 Siti subadiyah
8 Hari
9 Catur
10 Woro
11 Erin cahyati
12 Virlia u
13 Elfina
14 Devi fatika
15 Aprilia
16 Hafifah
17 Siska
18 Mita
19 Hepi
45

20 Tri widyaningsih
21 Davit
22 Septian
23 Alin bahari
24 Ifui
25 Kuncoro
26 Afif n.a

c. Penyuluhan KRR di SD N 1 Duwet kelas 5-6 putri

1) Pelaksanaan

Pelaksanaan penyuluhan kesehatan reproduksi :

Hari / tanggal : 9 Mei 2014

Tempat Penyuluhan : SDN 1 Duwet

Jam : 10.00-11.00 wib

2) Target Sasaran Utama

Siswa kelas 5-6 putri: 16 orang

3) Kegiatan

Kegiatan yang dilakukan dalam penyuluhan tentang tumbuh kembang remaja

SESI TANYA JAWAB

Pertanyaan

Riskita : apakah pada waktu haid harus bilang sama orang tua?

Jawab :

Etika : ya.sebaiknya segala hal bercerita sama orang tua supaya mendapat

petunjuk yang baik dan benar.bila ada keluhan periksa ke bu bidan desa atau ke

puskesmas

4) Pesan Pokok

Masa remaja adalah tahapan perkembangan yang dinamis dalam kehidupan

manusia. Masa ini merupakan masa transisi dari anak-anak menuju dewasa
46

yang ditandai dengan perkembangan fisik, mental, emosional serta sosial

(Soetjiningsih, 2004 dalam Kencana, 2010). Untuk menjalani masa remaja

dengan sehat perlu di bekali ilmu dan pengetahuan yang baik sebagai kunci

untuk memilih langkah yang benar untuk supaya remaja tidak mengalami hal

negative.

5) Hasil Penyuluhan

Nama Remaja Putri :

TABEL 3.9 NAMA MURID SD N I

NO NAMA
1 Rani
2 Reni
3 serli
4 monika
5 Clara
6 Yunita
7 Rosita
8 Dias
9 Intan
10 Luki
11 Irma
12 Dera
13 Asna
14 Riskita
15 mona
16 Dinda

Murid yang sudah haid kelas 5 :0, kelas 6 : 1

d. Penyuluhan KRR di SD N 3 Duwet kelas 5-6 putri

1) Pelaksanaan

Pelaksanaan penyuluhan kesehatan reproduksi :

Hari / tanggal : 10 Mei 2014

Tempat Penyuluhan : SDN 3 Duwet

Jam : 10.00-11.00 wib

2) Target Sasaran Utama


47

Siswa kelas 5-6 putri: 16 orang

3) Kegiatan

Kegiatan yang dilakukan dalam penyuluhan tentang tumbuh kembang remaja

SESI TANYA JAWAB

Pertanyaan

cindi : keputihan itu apa

Jawab :

Eti : semua wanita yang sudah masuk pubertas kemaluanya akan lembab dan

keluar cairan warna putih kadang seperti lender .kadang mereka

menganggap itu penyakit yang namanya keputihan.tapi yang benar wanita

normal akan mengeluarkan cairan sedikit dari kemaluan kadang nempel di

celana.tidak normal bila cairan yang dikelurkan banyak,gatal, dan

berbau,segera periksa kalau mengalami dan bercerita pada orang tua

4) Pesan Pokok

Masa remaja adalah tahapan perkembangan yang dinamis dalam kehidupan

manusia. Masa ini merupakan masa transisi dari anak-anak menuju dewasa

yang ditandai dengan perkembangan fisik, mental, emosional serta sosial

(Soetjiningsih, 2004 dalam Kencana, 2010). Untuk menjalani masa remaja

dengan sehat perlu di bekali ilmu dan pengetahuan yang baik sebagai kunci

untuk memilih langkah yang benar untuk supaya remaja tidak mengalami hal

negative.

5) Hasil Penyuluhan

Nama Remaja Putri :


48

TABEL 3.10 NAMA MURID SD N 3

NO NAMA
1 Yohana p
2 Aviska sasmita
3 Kentia cindi
4 Mifta khul janah
5 Widya astute
6 Fadilla ip
7 Feri nugraheni
8 Aria
9 Suci
10 Cindi lavio
11 Prasiska
12 Novia
13 Bella
14 Dina
15 Belva
16 Nita

Murid yang sudah haid kelas 5 :0

Murid yang sudah haid kelas 6 :2

6. Kelompok PUS WUS


a. Pelaksanaan

Pelaksanaan pemberdayaan masyarakat (PUS WUS) dalam kegiatan sosialisasi

safari KB (IUD, implant, suntik) yang dilaksanakan pada :

Hari / tanggal : Selasa, 6 Mei 2014

Tempat Pelaksanaan : PKD dan Kantor PKK Desa Duwet

Jam : 08.30 - 12.00 WIB

Pelaksanaan pemberdayaan masyarakat (PUS WUS) dalam kegiatan Tes IVA

dilaksanakan pada :

Hari / tanggal : Selasa, 6 Mei 2014


49

Tempat Pelaksanaan : PKD dan Kantor PKK Desa Duwet

Jam : 08.30-12.00 WIB

b. Target Sasaran Utama

1) WUS yang belum KB


2) WUS calon Akeptor KB IUD

c. Kegiatan

Kegiatan yang dilakukan dalam pelaksanaan safari KB adalah :

1) Mendata calon akseptor KB.

2) Melakukan Skrining tes dan konseling pada calon akseptor KB.

3) Melaksanakan pelayanan safari KB.

4) Memberikan obat pada akseptor yang sudah mendapat pelayanan KB.

Kegiatan yang dilakukan dalam Tes IVA :

1) Melakukan pelayanan tes IVA.


2) Memberi tahu hasil tes IVA pada klien .

d. Pesan Pokok

WUS adalah Wanita Usia Subur yang masih mampu bereproduksi untuk

menghasilkan keturunan. WUS mampu mengenali macam – macam Alat

Kontrasepsi dan tahu cara penggunaannya atau pemasangannya. WUS mampu

mengenali tanda gejala dari Ca Cerviks.

e. Hasil Pemberdayaan Wus Dalam Safari Kb

Hasil kegiatan pelatihan kader :

TABEL 3.11 DAFTAR NAMA AKSEPTOR


50

NO Nama WUS Akseptor


1 Sumarsih Implan
2 Suharni Implan
3 Sri mulyani Implan
4 Miyem Implan
5 Sri Lestari Implan
6 Haryanti Implan
7 Surati Implan
8 Sarni Implan
9 Atin Implan
10 Sutinah Implan
11 Tukiyem Implan
12 Yunani Implan
13 Tri Yuliningsih Implan
14 Lailiya Implan
15 Yayuk Implan
16 Marlina Implan
17 Yuniarti Implan
18 Rina Fitrianti Implan
19 Eni S Implan
20 Waliyatun Implan
21 Suwarni Suntik
Suntik
22 Sunarti
Suntik
23 Kusmiyati
Suntik
24 Sri Wahyuni
Suntik
25 Eryla
26 Sutarmi IUD
27 Nunik IUD
28 Sri mulyani IUD
29 Titin IUD
30 Rena IUD
31 Umroh IUD

Nama calon Akseptor Iud yang dilakukan tes IVA

TABEL 3.12 NAMA AKSEPTOR YANG IVA TEST

NO Nama aksetor Lolos atau tidak

1 Sutarmi lolos

2 Nunik Lolos

3 Sri M Lolos
51

4 Titin Lolos

5 Rena Lolos

6 Umroh Lolos

7. Kelompok PHBS

a. Pelaksanaan
Pelaksanaan penyuluhan kesehatan dilakukan dengan mengikuti kegiatan

kemasyarakatan meliputi:

TABEL 3.13 DAFTAR KEGIATAN PENYULUHAN PHBS

No. Acara Tempat Waktu Sasaran Penyuluhan Penyuluh

1. Arisan RW VI 3-5- 2014 Ibu- ibu PHBS Dian K.


PKK RW
VI

2. Arisan RW III 6-5- 2014 Ibu- ibu PHBS Dian K.


PKK RT
02 RW III

3. Pertemuan Balai 10-5- Ibu- ibu PHBS Erna W


PKK Desa 2014
kelurahan

b. Target Sasaran Utama

Ibu- ibu dan seluruh warga desa

c. Kegiatan

Kegiatan yang dilakukan adalah :

1) memberikan penyuluhan kesehatan tentang pemilahan sampah

2) memberikan penyuluhan tentang criteria jamban sehat

d. Pesan Pokok

PHBS meliputi tentang pemilahan sampah dan juga kepemilikan jamban sehat.

Pemilahan sampah merupakan hal yang sangat penting karena sampah merupakan
52

masalah masyarakat yang perlu diperhatikan. Dengan pemilahan sampah yang baik

maka masyarakat bisa mengurangi polusi lingkungan. Jamban juga merupakan

masalah yang perlu diperhatikan karena masih 21% KK belum mempunyai WC.

Dengan meningkatkan kesadaran tentang jamban sehat, warga bisa menyadari

pentingnya jamban untuk mengurangi polusi lingkungan.

e. Hasil Penyuluhan

Telah dilakukan penyuluhan mengenai PHBS tentang pemilahan sampah dan

kepemilikan jamban sehat. Daftar nama terlampir.

8. Kelompok BPJS

a. Pelaksanaan

Pelaksanaan sosialisasi BPJS dilaksanakan pada :

Hari / tanggal : Sabtu, 10 Mei 2014

Tempat Pelatihan : Balai Desa Duwet

Jam : 14.00 - 16.00 WIB

b. Sasaran Utama

Sasaran sosialisasi BPJS : Ibu-ibu PKK berjumlah 30 orang

c. Kegiatan

Kegiatan yang dilakukan dalam sosialisasi BPJS adalah :

1) pembukaan

2) Menyampaikan materi tentang BPJS

3) Melakukan diskusi/tanya jawab

4) Memberikan doorprice.

5) penutup
53

d. Pesan Pokok

Diharapkan semua masyarakat mengikuti program BPJS sehingga semua

masyarakat mendapatkan jaminan pelayanan kesehatan secara merata.

e. Hasil Sosialisasi BPJS

Nama ibu-ibu PKK :


TABEL 3.14 NAMA IBU-IBU PKK

NO NAMA
1 Sri Mulyani
2 Rustanti
3 Hardi
4 Titik A
5 Harti
6 Sri Mukiyah
7 Wistiningsih
8 Nurhayati
9 Anita
10 Erna Yuliastuti
11 Sri Lestari
12 Suranti
13 Suratmi
14 Rusiah
15 Sri Handayani
16 Umi
17 Suparmi
18 Rusini
19 Tutik Sri Handayani
20 Sri Purwanti
21 Triyati
22 Jumiatun
23 Sri Handayani
24 Sri Basukini
25 Marfuah
26 Winarsi
27 Lis Setyowati
28 Hastuti Bintari
29 Erna Tri
30 Sunarti.

HASIL KEGIATAN SOSIALISASI BPJS :

Setelah dilakukan sosialisasi BPJS :

a. Ibu-ibu PKK mengerti dan paham tentang BPJS


54

b. Ibu-ibu PKK bersedia menyebarluaskan informasi BPJS disetiap RT/RW

masing-masing.
c. Ibu-ibu bersedia mengikuti program BPJS

F. Keluarga Binaan

No Nama Kasus dan Intervensi Nama KK Alamat

1. Alina Wara W. Ny. S 28 th GII PI A0 hamil 25 Tn. Raharjo Tinggen RT 01


minggu dengan anemia sedang. RW 03 Duwet
Wonosari
Intervensi : penkes anemia
kehamilan, gizi ibu hamil,
tablet FE, persiapan persalinan

2. Anik Kristi S. Keluarga Tn. S, balita 22 bulan Tn. Budi Nanggulan RT 01


dengan BGM, akseptor KB Santoso RW 03 Duwet
dengan efek samping, Wonosari
kesehatan reproduksi remaja

3. Arina Iswandani Ny. S umur 22 tahun dengan Tn. Candra Duwet RT 03 RW


balita umur 9 bulan 03 Duwet
Wonosari
Intervensi : penkes KB,
evaluasi KB suntik 3 bulan

4. Ayun Dyah Ny. E umur 32 tahun dengan Tn. Sriyoko Poko RT 02 RW


anemia ringan 04 Duwet
Wonosari
Intervensi : penkes tablet FE,
penkes makanan seimbang

5. Dewi Maidika Ny. S umur 42 tahun dengan Tn. Jatun Duwet RT 03 RW


hamil resiko tinggi V Duwet
wonosari
Intervensi: persiapan
persalinan, IMD, gizi bumil

6. Dhimastuti Ny. S umur 28 tahun GIIPIA0 Tn. Sulung Nanggulan RT 03


Hindriyani hamil 38 minggu dengan KEK RW 02 Duwet
Wonosari
Intervensi :
Penkes gizi bumil
Penkes merokok pasif
Penkes tanda bahaya TM III
55

Penkes persiapan persalianan


Penkes PHBS

7. Dian Herawati Ny. S 23 tahun GI P0 A0 hamil Tn. Santoso Duwet RT 01 RW


18 minggu 07 Duwet
wonosari
Intervensi :
Penkes perubahan fisiologi
kehamilan
Penkes gizi bumil
Penkes tanda bahaya TM II
Penkes persiapan persalinan
Penkes perokok pasif
Penkes kebersihan lingkungan

8. Dian Kurniawati Keluarga Tn. W dengan bayi, Tn. Wiyono Duwet RT 03 RW


bumil, busui, PUS 08 Duwet
Intervensi :
Penkes gizi bayi
Penkes tumbang bayi
Penkes tanda bahaya TM II
Penkes KB
Penkes menopause

9. Ellyka Ny. S umur 34 tahun GI P0 A0 Tn. Bambang Tinggen RT 03


Prihatiningtyas hamil 34 minggu RW 03 Duwet
Wonosari
Intervensi :
Penkes persiapan persalinan
Penkes IMD

10. Endang Ny. W umur 34 tahun GIII PII Tn. Rudi Nanggulan RT 03
Susilowati A0 hamil 39 minggu RW 02 Duwet
Wonosari
Intervensi:
Penkes persiapan persalinan
Penkes KB
Penkes manfaat ASI Eksklusif
Penkes bahaya merokok
56

11. Erna Tri W. Ny. T umur 24 tahun GI P0 A0 Tn. Sukarno Nanggulan RT 03


hamil 24 minggu dengan asma RW 02 Duwet
bronkhiale Wonosari
Intervensi :
Penkes tanda bahaya kehamilan
P4K

12. Ethika Ayu N. An. P umur 4 tahun dengan Tn. Surono Tinggen RT 01
BGM susah makan, ibu belum RW 03 Duwet
tahu tentang BGM dan gizi Wonosari
balita
Intervensi :
Penkes BGM
Penkes Gizi balita

13 Eti Dwi Istanti Ny. W umur 34 tahun belum Tn. Eko Poko RT 02 RW
tahu tentang KB, anak A umur 04 Duwet
14 bulan, 3 bulan BB turun Wonosari
terus
Intervensi :
KIE KB
Motivasi ikut KB safari
KIE gizi balita

14. Evi Okvitawanti Ny. Y umur 32 tahun GII PI A0 Tn. Sumarno Poko RT 03 RW
hamil 32 minggu 04 Duwet
Wonosari
Intervensi :
Penkes tanda bahaya TM III
Penkes persiapan persalinan
Penkes IMD
Penkes KB
Memanfaatkan pekarangan
dengan penanaman bibit
sayuran

15 Febrina Yashinta An. A umur 4 tahun dengan gizi Tn. Narno Karangasem RT
kurang, susah makan sayur dan 03 RW 06 Duwet
buah Wonosari
Intervensi :
Penkes gizi seimbang,
57

kesehatan gigi dan mulut

16. Hastuti bintari Ny. S umur 33 tahun dengan Tn. Ibnu Duwet RT 01 RW
hipertensi dan tidak KB, suami 07 Duwet
merokok Wonosari
Intervensi:
Penkes KB
Penkes penanganan hipertensi
dengan terapi komplementer

17. Iin Fajar W Ny. R umur 43 tahun dengan Tn. Pariman Duwet RT 02 RW
tidak KB dan An. V dengan 08 Duwet
balita BGM dan belum wonosari
imunisasi campak
Intervensi :
Penyuluhan KB
Gizi balita dan PMBA serta
campak

18. Kristina Dwi Ny. E umur 28 tahun dengan Tn. Taryanto Nanggulan RT 03
tidak KB dan kurang RW 02 Duwet
pengetahuan gizi ibu menyusui Wonosari
dan An. Z dengan tidak ASI
eksklusif umur 2,5 bulan

19. Lis Setyowati Ny. A umur 27 tahun GI P0A0 Tn. Sumanto Nanggulan RT 02
hamil 33 minggu dengan RW 02 Duwet
anemia sedang Hb : 8,1 g/dl Wonosari
Intervensi :
Penkes anemia kehamilan
Penkes tentang tablet FE
Penkes tentang gizi ibu hamil

20. Marfuah An. M umur 9 bulan dengan Tn. Jaimin Tinggen RT 05


gizi baik BB turun tidak mau RW 03 Duwet
makan, Ny. R belum mengerti wonosari
tentang PMBA
Intervensi :
Penkes PMBA dan demonstrasi
menu PMBA
58

21. Ngatmi Ny. F umur 27 tahun GII PI A0 Tn. Tri Poko RT 01 RW


hamil 27 minggu dengan KEK Purwanto 05 Duwet
(resti) wonosari
Intervensi :
Penkes gizi seimbang
Manfaat FE, manfaat imunisasi
TT, PHBS

22. Rahayu Ny. I umur 27 tahun GIII PI AI Tn. Haryadi Poko RT 03 RW


Ambarwati hamil 36 minggu riwayat 04 Duwet
obstetric jelek Wonosari
Intervensi :
Konseling persiapan persalinan
IMD, KB pasca salin

23 Rani Puspita Ny. R umur 23 tahun dengan Tn. Rewang Karangasem RT


Sari post partum SC, ASI sedikit, 01 RW 06 Duwet
ditambah susu formula, belum Wonosari
ber KB bermasalah dengan
mertua
Ny. M 44 tahun KB masih
hormonal (mertua)
Intervensi :
Konseling ASI Eksklusif
KB pasca salin
Pijat bayi
KB non hormonal untuk mertua

24 Satiyem Ny. P umur 22 tahun menyusui Tn. Daliman Duwet RT 02 RW


bayi 3 bulan, tidak ASI 07 wonosari
eksklusif dan belum
mengetahui gizi ibu menyusui

25 Septi Wahyu Ny. W umur 38 tahun Post Tn. Sumarno Duwet RT 02 RW


partum hari ke 5 PIII A I belum 08 Duwet
pernah ikut KB wonosari
Intervensi :
Penkes KB
59

26 Sri Basukini Ny. T umur 25 tahun anak ke 2 Tn. Ahmad Tinggen RT 04


jarak 1 tahun belum KB RW 03 Duwet
wonosari
Intervensi :
KB implanon
PMBA

27 Sri Handayani Ny. R umur 31 tahun GIII PII Tn. Nur Temuireng RT 03
A0 dengan anemia dan ibu Cahyono RW 01 Duwet
resiko tinggi, ibu hamil jarak 18 wonosari
bulan anak ke 2 SC
Intervensi :
Konseling KB mantap
Penkes anemia

28 Sri Mulatsih Ny. T umur 27 tahun GII PI A0 Tn. M Nanggulan RT 02


hamil 16 minggu dengan anemi RW 02 Duwet
dan KEK Wonosari
Intervensi :
Penkes anemia, penkes tablet
FE, penkes gizi seimbang

39 Sugiyartini Ny. I umur 23 th, menyusui Tn. Ratno Tinggen RT 02


anak umur 4 bulan RW 03 Duwet
Wonosari
Intervensi :
Penkes ASI Eksklusif

30 Sunarti Ny. M umur 34 tahun GII PI A0 Tn. Lanjar Poko RT 02 RW


hamil 20 minggu jarak anak 11 05 Duwet
tahun Wonosari
Intervensi :
Penkes FE
Penkes TT bumil
Tanda bahaya bumil

31 Titik Sulandari Ny. R dengan menyusui umur Tn. T Poko RT 02 RW


anak 1,5 bulan 04 Duwet
wonosari
Intervensi :
Penkes ASI Eksklusif
Penkes Gizi ibu menyusui
Penkes KB serta ikut KB safari
60

32 Titik Susilowati An. S dengan gizi kurang Tn. T Karangasem RT


02 RW 06 Duwet
Tn. T kebiasan merokok wonosari

Intervensi :
Penyuluhan gizi balita
Penkes bahaya merokok

33 Tuti Devianti Ny. F dengan anemia ringan Tn. Danu Poko RT 03 RW


04 Duwet
Intervensi : wonosari
Penkes anemia
Penkes tablet FE
Penkes gizi bumil

34 Winarsi Ny. T umur 39 tahun dengan Tn.Paryono Tinggen RT 05


tidak ikut KB dan tidak punya RW III duwet
KMS Wonosari
Intervensi :
Penkes KB, ikut KB safari
Pemberian KMS dan posyandu
rutin