Anda di halaman 1dari 2

CANDI BOROBUDUR

CANDI BOROBUDUR diyakini merupakan peninggalan kerajaan Dinasti Sailendra


masa pemerintahan raja Samaratungga dari Kerajaan Mataram Kuno dan selesai
dibangun pada abad ke-8.banyak sekali misteri candi borobudur yang belum terkuak ,apa
sebenarnya nama asli candi borobudur tidak ada prasasti atau buku yang menjelaskan
dengan pasti tentang pembanguan borobudur,ada yang mengatakan nama tersebut berasal
dari nama samara budhara memiliki arti gunung yang lerengnya terletak teras teras ada
juga yang mengatakan borobudur berasal dari ucapan para budha yang mengalami
pergeseran satu satu nya tulisan yang menyebutkan borobudur pertama kali adalah
thomas Sir Thomas Stamford Rafflesdalam bukunya yang berjudul SEJARAH PULAU
JAWA .para ahli sejarah memperkirakan Sir Thomas Stamford Raffles menyebut
borobudur dari kata bore dan budur ,bore artinya ialah desa sebuah desa yang terletak di
dekat lokasi letak candi borobudur ditemukan sedangkan budur artinya purba

SEJARAH BERDIRINYA CANDI BOROBUDUR diperkirakan dibangun pada tahun


750 masehi oleh kerajaan syailendra yang pada waktu itu menganut agama
budha,pembangunan itu sangat misterius karena manusia pada abad ke 7 belum mengenal
perhitungan arsitektur yang tinggi tetapi borobudur dibangun perhitungan arsitektur yang
canggih ,hingga kini tidak satu pun yang dapat menjelaskan bagaimana CARA
PEMBANGUNAN DAN SEJARAH CANDI BOROBUDUR ini

Sudah banyak ilmuan dari seluruh penjuru dunia yang datang namun tidak satu pun yang
berhasil mengungkapkan misteri pembangunan borobudur. Salah satu pertayaan yang
membuat para peneliti penasaran adalah dari mana asal batu-batu besar yang ada di candi
borobudur dan bagai mana menyusunnya dengan presisi dan arsitektur yang sangat rapih.
Ada yang memperkirakan batu itu berasal dari gunung merapi namun bagaimana
membawanya dari gunung merapi menuju lokasi candi mengingat lokasinya berada di
atas bukit.

Candi borobudur memiliki 72 stupa yang berbentuk lonceng ajaib, Stupa terbesar terletak
di puncak candi sementara yang lain mengelilingi stufa hingga kebawah. Ketika ilmuan
menggambar denah candi borobudur, mereka menemukan pola-pola aneh yang mengarah
pada fungsi borobudur sebagai jam matahari, jarum jamnya berupa bayangan stupa yang
besar dan jatuh tepat di stupa lantai bawah namun belum di ketahui secara pasti
bagaimana pembagian waktu yang di lakukan dengan menggunakan candi borobudur ada
yang mengatakan jam pada CANDI BOROBUDUR menunjukan tanda kapan masa
bercocok tanam atau masa panen.

MISTERI CANDI BOROBUDUR

Bagian dalam rangka arsitektur candi borobudur bila di amati secara matematik ada
misteri yang menarik yang mengarah dari angka satu, beberapa bilangan yang berada di
candi bila di jumlahkan angkanya akan selalu menghasilkan angka satu bagaimana
ceritanya, sebelum menceritakan misteri angka satu perlu di ketahui tentang tingkatan
ranas spiritual budha yang ada di candi borobudur. Tingkatan yang
pertama adalah Kamadhatu yaitu dunia yang masih di kuasai oleh kama atau nafsu
rendah bagian ini sebagian besar tertutup oleh tumpukan batu yang di buat untuk
memperkuat konstruksi candi tingkatan kedua adalah rupadhatu yaitu dunia sudah bisa
membebaskan diri dari nafsu tetapi masih terikat rupa dan bentuk area tersebut adalah 4
pundak teras yang membentuk korang kriling yang ada pada dindingnya di hiasi galery
relief lantai yang berbentuk persegi pada 4 lorong itu ada 1.400 gambar relif panjang relif
seluruhnya 2 setengah kilometer dengan 1.212 panel dekoratif tingkatan ketiga adalah
Arupadatu merupakan tingkatan tertinggiyang melambangkan ketiadaan wujud yang
sempurna pada area ini denah lantai yang berbentuk lingkaran yang melambangkan
bahwa manusia telah bebas dari segala keinginan dari ikatan bentuk dan rupa namun
belum mencapai Nirwana. Pertama candi borobudur memiliki 10 tingkatan jika di
jumlahkan 1 di tambah 0 hasilnya 1 angka satu lainnya mucul pada area Arupadatu area
ini adalah area 4 tingkat paling atas candi, pada tingkat pertama terdapat satu candi
tingkat kedua terdapat 16 candi tingkat ketiga terdapat 24 candi tingkat ke 4 terdapat 32
candi jumlah candi yang berada di area arupadhatu adalah 73 buah jika di jumlahkan 7
dan 3 hasilnya adalah 10 dan jika di jumlahkan lagi 1 dengan 0 hasilnya 1. angka satu
yang terakhir muncul pada jumlah keseluruhan pada patung candi borobudur ada 505
buah patung disana bila angkanya di jumlahkan hasilnya juga angka satu