Anda di halaman 1dari 2

Herceptin® adalah antibodi monoklonal yang dirancang untuk bekerja pada target HER2

positive breast cancer. Kegunaan utamanya adalah untuk mengobati kanker payudara. Untuk
beberapa wanita terapi yang efektif untuk kanker payudara dapat dimulai dari bagian
terdalam penyakit tesebut dapat muncul. Penyebab dari kanker payudara tersebut adalah
overekspresi dari reseptor transmembran yang disebut HER2. Reseptor HER2 ( Human
Epidermal Growth Factor 2 ) atau dikenal juga dengan Neu atau ErbB2 merupakan reseptor
transmembran yang merupakan salah satu dari golongan EGFR ( Epithelial Growth Factor )
yang merupakan kelompok reseptor tirosin kinase (Hudis, 2007). Dari keempat subtype
reseptor EGFR, HER2 merupakan reseptor yang paling banyak dihubungkan dengan kejadian
kanker (Ikawati, 2008). Jalur HER2 mendorong pertumbuhan dan pembelahan sel ketika
berfungsi normal, namun bila diekspresikan, mempercepat pertumbuhan sel melampaui
batas-batas normalnya (Hudis, 2007). Pada permukaan sel normal payudara, terdapat lebih
dari 20.000, namun pada sekitar 25% kasus kanker payudara, terjadi peningkatan jumlah
reseptor HER2 pada permukaan sel sebanyak 100x lipat menjadi sekitar 2.000.000 reseptor,
sehingga kanker payudara ini disebut dengan HER2 positive breast cancer. Dengan
bertambahnya jumlah reseptor HER2 maka proses pensinyalan pada intraselluler bertambah
juga, menyebabkan terjadinya proliferasi sel dan pertumbuhan sel yang tidak terkendali
sehingga jika tidak segera ditangani maka HER2 positive breast cancer akan semakin parah.
Dalam beberapa kanker, terutama jenis tertentu kanker payudara, overekspresi dari reseptor
HER2 menyebabkan sel-sel kanker untuk berkembang biak tak terkendali (Hudis, 2007).
Herceptin® (Trastuzumab) adalah antibodi monoklonal yang bekerja dengan cara berikatan
reseptor HER2. Herceptin bekerja dengan cara meghambat kerja reseptor HER2 baik pada
domain ekstraselluler maupun intraselluler dari reseptor. Herceptin® merupakan satu-satunya
metode terapi yang terbukti ditargetkan untuk berikatan reseptor HER2 di bagian
ekstraselluler dan merusak sel kanker tersebut dengan sistem imun.. Herceptin® mengeblok
reseptor dan menghentikan aktivitas pensinyalan intrasellulernya. Dan secara otomatis
menghambat proliferasi dari sel kanker tersebut. Berdasarkan uji prelinik, Herceptin®
meningkatkan efek dari kemoterapi yang memicu metastasis dan apoptosis. Dengan
mekanisme yang beragam tersebut, Herceptin® bekerja secara ektraselluler dan intrasellular
untuk melakukan perlawanan ganda melawan sel kanker HER2 yang merupakan bentuk
paling agresif dari reseptor yang menyebakan kanker payudara.
Mekanisme trastuzumab
Reseptor HER2 mampu untuk membentuk heterodimer. Bentuk heterodimer tersebut
merupakan hasil dari kombinasi antara reseptor HER2 dengan berbagai reseptor lain dalam
family HER, sehingga membentuk kompleks reseptor heterodimer, dan mengirimkan sinyal
Growth Factor yang akan melewati membrane sel menuju bagian intraseluler dari nucleus,
sehingga mengaktifkan gen HER2 (Brennan PJ et al., 2000). Kerja Herceptin meliputi 3 hal,
yaitu menghambat transmisi sinyal growth factor menuju nucleus, keberadaan Herceptin
menginduksi sel imun untuk segera melakukan apoptosis pada selkanker, dan
memaksimalkan pengobatan secara kemoterapi (Nahta et al., 2003). Herceptin dapat
berikatan dengan HER2 protein pada bagian ekstraseluler yang mengakibatkan HER2 protein
menjadi inaktif sehingga pertumbuhan tidak terkontrol dari sel payudara terhenti.
Trastuzubam bekerja dengan cara mengurangi sinyal yang dimediasi HER2 melalui PI3K
(phosphatidylinositol 3-kinase) dan MAPK (mitogen-activated protein kinase) (Kute et al.,
2004).
Herceptin juga memiliki kemampuan untuk menginduksi respon imun melalui mekanisme
antibody-dependent cellular cytotoxicity (ADCC). Mekanisme ini dapat menyebabkan
peristiwa apoptosis sel kanker. Keunggulan mekanisme seperti inilah yang diharapkan terjadi,
karena selama ini obat kanker yang ada, menstimulasi apoptosis tidak hanya pada sel yang
terkena kanker namun juga sel normal (Clynes et al., 2000 ).