Anda di halaman 1dari 5

PENGKAJIAN AWAL KLINIS

No. Dokumen : SOP/UKP/VIII/ /2016


No. Revisi : 00
SOP
Tanggal Terbit :
Halaman :1/3
Disahkan oleh Kepala Puskesmas Kemurang Wetan
PUSKESMAS dr. Aris Setiawan
KEMURANG NIP.197102182006041008
WETAN

1. Pengertian Pengkajian awal klinis adalah wawancara yang dilakukan terhadap pasien untuk
mengumpulkan data mengenai keadaan pasien secara paripurna yang meliputi
anamnesis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang serta kajian sosial pasien.

2. Tujuan Untuk mengidentifikasi berbagai kebutuhan dan harapan pasien serta keluarga pasien
mencakup pelayanan medis,penunjang medis dan keperawatan.

3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas Kemurang Wetan Nomor : / / 2017 tentang Pelayanan


Klinis

4. Referensi Standar Akreditasi Puskesmas

5. Prosedur 1. Alat :
a. Sphygmomanometer
b. Stetoskop
c . Termometer
d.
e. Alat tulis
2. Bahan
a. Kapas alkohol

6. Langkah- 1. Petugas memanggil pasien sesuai urutan


langkah
2. Petugas mencocokkan identitas pasien dengan status pasien rawat jalan

3. Apabila tidak cocok, petugas mengembalikan status pasien ke pendaftaran

4. Apabila cocok, petugas mulai melakukan pengkajian awal klinis, diawali dengan

Menanyakan keluhan utama,

5. Petugas menanyakan keluhan tambahan,

6. Petugas menanyakan riwayat penyakit terdahulu,

7. Petugas menanyakan riwayat penyakit dalam keluarga,

8. Petugas menanyakan riwayat alergi,

9. Petugas menanyakan keadaan kehidupan sosial pasien,


10. Petugas memberitahukan kepada pasien bahwa akan dilakukan pemeriksaan fisik,

11. Petugas melakukan cuci tangan sebelum melakukan pemeriksaan fisik,

12. Petugas menjelaskan maksud dilakukan pemeriksaan fisik,

13. Petugas melakukan pemeriksaan fisik lengkap dari kepala hingga kaki yang meliputi

Insfeksi, palpasi, perkusi dan auskultasi,

14. Petugas menjelaskan kepada pasien hasil pemeriksaan,

15. Petugas memberitahukan kepada pasien jika diperlukan pemeriksaan penunjang,

16. Petugas merujuk ke laboratorium Puskesmas jika pemeriksaan penunjang yang di

Perlukan tersedia,

17. Petugas merujuk ke Rumah Sakit jika pemeriksaan penunjang tidak tersedia di Pus-

kesmas,

18. Petugas mencatat hasil anamnesis dan pemeriksaan fisik pasien ke dalam status pa-

Sien,

19. Petugas mencuci tangan.