Anda di halaman 1dari 5

Tugas Biologi Umum 02

Nama : Yolanda Azizah

NIM : 030684056

Program Studi : Ilmu dan Teknologi Pangan

1. Jelaskan perbedaan antara Hukum Mendel I dan Hukum Mendel II, serta berikan
contoh dari Hukum Mendel I dan Hukum Mendel II !

 1. Hukum Mendell I
Dikenal juga dengan Hukum Segregasi menyatakan: ‘pada pembentukan gamet kedua
gen yang merupakan pasangan akan dipisahkan dalam dua sel anak’.
Hukum ini berlaku untuk persilangan monohibrid (persilangan dengan satu sifat
beda).
Contoh dari terapan Hukum Mendell I adalah persilangan
monohibrid dengan dominansi. Persilangan dengan dominansi adalah persilangan
suatu sifat beda dimana satu sifat lebih kuat daripada sifat yang lain. Sifat yang kuat
disebut sifat dominan dan bersifat menutupi, sedangkan yang lemah/tertutup disebut
sifat resesif.
Contoh :
Disilangkan antara mawar merah yang bersifat dominan dengan mawar putih yang
bersifat resesif.
Persilangan monohibrid dengan kasus intermediet
Sifat intermediet adalah sifat yang sama kuat, jadi tidak ada yang dominan ataupun
resesif.
Contoh: disilangkan antara mawar merah dengan mawar putih

 2. Hukum Mendell II
Dikenal dengan Hukum Independent Assortment, menyatakan: ‘bila dua individu
berbeda satu dengan yang lain dalam dua pasang sifat atau lebih, maka diturunkannya
sifat yang sepasang itu tidak bergantung pada sifat pasangan lainnya’. Hukum ini
berlaku untuk persilangan dihibrid (dua sifat beda) atau lebih.

Contoh: disilangkan ercis berbiji bulat warna kuning (dominan) dengan ercis berbiji
kisut warna hijau (resesif)

a. Konsep Backcross dan Testcross


Backcross (silang balik) adalah langkah silang antara F1 dengan salah satu induknya.
F1 x salah satu induk (P)

b. Testcros (uji silang)


Adalah persilangan antara suatu individu yang genotifnya belum diketahui dengan
individu yang telah diketahui bergenotif homozigot resesif. Gunanya untuk
mengetahui apakah genotif suatu individu tersebut homozigot ataukah heterozigot.

? x homozigot resesif

c. Persilangan Resiprok
Persilangan resiprok adalah suatu persilangan dimana sifat induk jantan dan betina
bila dibolak-balik/dipertukarkan tetapi tetap menghasilkan keturunan yang sama.

2. Jelaskan jenis-jenis interaksi antara mahkluk hidup dengan faktor-faktor


lingkungannya.

 a. Interaksi antar-individu Organisme sejenis yang hidup di suatu tempat dalam kurun
waktu tertentu disebut populasi.

b. Interaksi antar-populasi Komunitas adalah berbagai populasi yang saling


berinteraksi. Bentuk populasi dapat berupa predasi, kompetisi, dan simbiosis.
1. Predasi merupakan jenis interaksi makan dan dimakan. Pada predasi umumnya
suatu spesies memakan spesies lain, meskipun beberapa hewan memangsa sesame
jenisnya (bersifat kanibal). Organisme yang memakan disebut predator, sedangkan
organisme yang dimakan disebut mangsa.
2. Kompetisi antar-populasi disebut juga kompetisi interspesifik.
3. Simbiosis berarti hidup bersama antara dua spesies yang berbeda.
Interaksi simbiosis dibedakan menjadi :
1.Simbiosis Mutualisme, adalah hubungan antar mahluk hidup yang saling
menguntungkan.
Contoh simbiosis mutualisme :
 Hubungan antara kupu-kupu dan bunga. Kupu-kupu yang hinggap di bunga
mendapat keuntungan karena dapat mengambil nektar dari bunga. Bunga juga
mendapat keuntungan karena kupu-kupu dapat membantu terjadinya
penyerbukan.
 Hubungan antara burung jalak dan kerbau. Burung jalak yang hinggap di
punggung kerbau makan kutu, sementara kerbau juga untung karena kutunya
habis

2. Simbiosis Parasitisme, adalah hubungan antar mahluk hidup yang satu dengan
yang lain dirugikan.
Contoh simbiosis parasistisme :
 Hubungan antara benalu dan pohon mangga. Benalu yang hidup menempel
pada pohon mangga mendapat keuntungan dengan menyerap makanan dari
pohon mangga. Sementara pohon mangga dirugikan karena makanannya
"dirampas" oleh benalu.
 Hubungan antara tali putri dengan tanaman pagar. Tanaman pagar akan mati
karena makanannya dimakan tali putri.

3. Simbiosis komensalisme, adalah hubungan antar mahluk hidup yang satu untung
yang lain tidak mendapat keuntungan tetapi juga tidak dirugikan.
Contoh simbiosis komensalisme:
 Hubungan antara ikan remora dan ikan hiu. Ikan remora adalah ikan kecil
yang sering menjadi makanan ikan lain. Ikan hiu adalah ikan yang sangat
besar dan ditakuti oleh ikan-ikan lain. Ikan remora sering mengikuti bahkan
menempel pada tubuh ikan hiu. Dengan demikian ikan remora merasa aman,
karena terlindungi oleh ikan hiu. Sementara itu ikan hiu tidak dirugikan,
karena keberadaan ikan remora di sekitarnya tidak menjadi beban bagi ikan
hiu.
 Hubungan antara bunga anggrek dengan pohon inang. Bunga anggrek tumbuh
menempel pada pohon. Bunga anggrek mendapat keuntungan dengan makan
sisa-sisa kotoran kayu. Sementara itu pohon inang tidak mendapat keuntungan
dan tidak dirugikan.
C. Interaksi antara komponen biotik dan abiotik
1. Produsen (organisme autotrof) adalah organisme yang menyusun senyawa organik
atau membuat makanan sendiri dengan bantuan cahaya matahari. Organisme yang
tergolong produsen meliputi organism yang melakukan fotosintesis yaitu tumbuhan
hijau, beberapa jenis bakteri, serta ganggang hijau biru.
2. Konsumen (organisme heterotrof) adalah organisme yang tidak mampu menyusun
senyawa organik atau membuat makanannya sendiri. Untuk memenuhi kebutuhan
makanannya, organisme ini bergantung pada organisme lain. Hewan dan manusia
termasuk tergolong dalam kelompok sebagai konsumen.

3. Dekomposer (pengurai) merupakan organisme yang menguraikan sisa-sisa


organism untuk memperoleh makanan atau bahan organik yang diperlukan.
Penguraian memungkinkan zat-zat organik yang kompleks terurai menjadi zat-zat
yang lebih sederhana. Organism yang termasuk decomposer adalah bakteri dan jamur.

4. Detrivitor adalah organisme yang memakan partikel-partikel organik atau deutritus.


Merupakan hancuran jaringan hewan dan tumbuhan.