Anda di halaman 1dari 4

TUGAS BAHASA INDONESIA

ANALISIS NOVEL “Pesan dalam Bisu”

DI SUSUN OLEH :
INDAH MULYANI RAHAYU
XII MIA 4
14

DINAS PENDIDIKAN KOTA TEGAL


UPTD SMA NEGERI 1 TEGAL
Jl. Menteri Supeno 16 Telp./Fax (0283) 3533498/353427 Tegal
Email : sman1_kotategal@yahoo.com Website : www.sman1-tegal.sch.id
Pesan dalam Bisu

 Tema : Pendustaan
 Tokoh utama : Saskia
 Tokoh antagonis : Chika
 Tokoh sampingan :- Pak Joko (Ayah Saskia)
- Miko (Pacar Saskia)
- Raka (Teman sebangku Saskia)
- Kepala sekolah
- Receptionist

 Struktur novel
a. Orientasi (Bab 1-3)
Terdapat seorang gadis SMA yang sangat cantik dan pintar. Saskia adalah
seorang anak dari keluarga miskin. Dia hanya hidup bersama ayahnya yang bisu
karena ibunya telah meninggal dunia. Dia bersekolah di SMA Tunas Muda karena
beasiswa. Saskia memiliki sifat durhaka karena merasa malu memiliki ayah bisu
dan suka berhura-hura.

b. Komplikasi (Bab 4-10)


 Pada saat mengendarai mobil, Miko tidak sengaja menabrak
seorang pemulung yang ternyata ayah dari Saskia. Namun, pada saat Miko
akan keluar dari mobil, tiba-tiba tangannya dipegang oleh Saskia agar
tidak perlu keluar karena menurutnya pemulung itu baik-baik saja dan
langsung melanjukan mobilnya. Sebenarnya Saskia takut jika Miko tahu
bahwa pemulung itu adalah ayahnya.
 Pagi pukul 6 kurang 15 menit, Chika menulis di papan tulis yang
menyatakan bahwa Saskia bukanlah anak orang kaya. Dia hanya anak
seorang pemulung yang bisu. Setelah Saskia membacanya, terjadilah adu
jotos dengan Chika. Tentu kejadian ini langsung dilerai oleh Miko dan
Raka.
 Semua kebohongan Saskia terungkap. Miko mengetahuinya dari
Chika. Miko mengungkapkan kemarahannya kepada Saskia di mobil.
Tanpa sengaja Miko menabrak Ayah Saskia yang membuat Ia terpental
jauh. Sehingga Miko cepat-cepat membawanya ke rumah sakit.
c. Evaluasi (Bab 11)
Saskia merasa sangat bersalah kepada ayahnya. Dia terus menyalahkan
dirinya atas segala yang dia telah perbuat selam ini. Tidak pernah mendengarkan
nasihat orang tua, berbohong, dan merasa malu mempunyai ayah seperti dia itulah
yang Ia rasakan saat ini.

d. Resolusi (Bab 11)


Kemudian Miko meninggalkan Saskia yang masih terus menangis, bahkan
tangisnya kian bertambah ketika Miko memutuskan hubungan cintanya dan
langsung pergi. Mulai dari situ, Saskia sadar bahwa yang selama ini mencintainya
tanpa pamrih adalah ayahnya sendiri.

e. Koda (Bab 12)


: Pak Joko melambaikan tangannya, menyuruh mereka mendekat. Pak
Joko mengucapkan terima kasih untuk pertolongan yang ketiga kalinya. Lalu
memandang putri kesayangannya dengan linangan air mata kasih seolah Dia
berkata : Jaga dirimu baik-baik Nak. Maafkan Ayah tak bisa terus menemanimu.
Tapi doa Ayah akan selalu menyertai langkahmu Nak.

 Kaidah kebahasaan (Diambil dari salahsatu bagian bab 1)

“Selamat pagi? Ada perlu dengan siapa yah ?” tanya salah seorang petugas
Receptionist melihat gadis itu dari kaca jendela yang tembus pandang.
“Saya siswa pindahan dari SMA Pertiwi yang dapat beasiswa di sini, Bu.”
“Ooh.. yang ayahnya bisu itu, ya?”
Saskia terkejut dengan penuturan ibu muda itu. Tanpa berkata-kata, dirinya hanya
bisa mengangguk kecil, mukanya langsung merah padam menahan malu pada ibu muda
itu, dan marah pada ayahnya yang memang tidak bisa bicara.
“Ayo, ikut saya !” ajak Ibu Receptionist itu.
Saskia pun mengikutinya dengan langkah tersendat-sendat. Saskia membatin :
Receptionist-nya saja sombong, gimana kepala sekolahnya? Saskia pun bertambah gugup
untuk masuk kantor kepala sekolah.
Pintu diketuk Sang Receptionist.
“Masuk !” sahutan dari dalam ruangan.
, sambil menunggu Miss Monica yang entah siapa. Kepala sekolah itu duduk
di samping Saskia dan bertanya tentang sekolahnya dulu.
Keterangan :
o Kata keterangan waktu
o Kata tindakan
o Kata penggambaran pikiran dan perasaan
o Adanya dialog yang berseling dengan monolog =
o Kalimat langsung
o Kalimat tidak langsung
o Kalimat aktif
o Kalimat pasif
o Kalimat perintah =
o Kalimat tanya
o Konjungsi temporer