Anda di halaman 1dari 16

ANALISIS PENGARUH TRANSMISI MOBIL OTOMATIS TERHADAP

PENJUALAN MOBIL DI INDONESIA

Dibuat Oleh :

Stefanus H.W (125150042)

Kelas : BY / 24

Dosen Pengajar : Dra. Ovi Soviaty Rivay, M.Pd.

FAKULTAS EKONOMI JURUSAN AKUNTANSI

UNIVERSITAS TARUMANAGARA

JAKARTA

2017
Kata Pengantar

Puji syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan

rahmat dan karunianya saya dapat menyelesaikan makalah yang berjudul ”Analisis

Pengaruh Mobil Transmisi Otomatis Terhadap Penjualan Mobil di Indonesia”

Saya juga mengucapkan terimakasih yang sebesar -besarnya kepada Ibu Dra.

Ovi Soviaty Rivay, M.Pd. selaku dosen mata kuliah Bahasa Indonesia yang sudah

memberikan banyak sekali ilmu selama kuliah berlangsung.

Saya sangat berharap makalah ini dapat menambah peng etahuan juga

wawasan tentang efek yang ditimbulkan dari transmisi mobil otomatis.

Saya pun menyadari bahwa di dalam makalah ini masih terdapat banyak

kekurangan dan jauh dari kata sempurna. Oleh sebab itu, saya mengharapkan

adanya kritik dan saran demi perbaikan makalah yang akan saya buat di masa yang

akan datang, mengingat tidak ada sesuatu yang sempurna tanpa saran yang

membangun.

Mudah-mudahan makalah sederhana ini dapat dipahami oleh semua orang

khususnya bagi para pembaca. Saya mohon maaf yang sebesar -besarnya jika

terdapat kata-kata yang kurang berkenan.

Jakarta, November 2017

Stefanus H.W

2
DAFTAR ISI

Kata Pengantar ............................................................................................................ 2


BAB I PENDAHUL UAN .................................................................................................... 4
1.1 Latar Belakang ................................................................................................. 4
1.2 Masalah ........................................................................................................... 5
1.3 Tujuan ............................................................................................................. 5
1.4 Metode ........................................................................................................... 5
BAB II PEMBAHASAN ..................................................................................................... 6
2.1 Kajian Pustaka .................................................................................................. 6
2.1.1 Penger tian Mobil Transmisi O tomatis? ......................................................... 6
2.1.2 Perkembangan Mobil Transmisi O tomatis ...................................................... 6
2.1.3 Perbedaan Transmisi Otomatis dengan Transmisi M anual ............................... 9
2.1.4 Kelebihan dan K ekur angan Transmis i Otomatis .............................................. 9
2.2 Analisa ........................................................................................................... 11
BAB III PENUTUP ........................................................................................................ 14
3.1 Kesimpulan .................................................................................................... 14
3.2 Saran ............................................................................................................ 14
DAFTAR PUSTAKA ....................................................................................................... 15
LAMPIRAN ................................................................................................................. 16

3
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Indonesia merupakan negara yang besar, yang terdapat banyak sekali kota -

kota yang menjadi pusat perekonomian. Hal itu tentu saja membuat mobilitas

warga Indonesia sangatlah tinggi. Kemacetan bukan lagi menjadi sesuatu hal yang

menakutkan, tetapi sudah menjadi kebiasaan bagi sebagian orang . Walaupun

transportasi umum terus bermunculan dan berkembang menawarkan kemudahan

bagi warga, tetap saja banyak yang masih ingin menggunakan kendaraan sendiri

khususnya roda 4 (empat) atau mobil. Hal ini bisa disebabkan karena orang lebih

merasa nyaman dan aman jika menggunakan kendaraan sendiri, karena tidak perlu

berdesak-desakan dengan orang lain.

Makin berkembangnya zaman, untu k memudahkan penggunanya sekarang

mobil sudah hadir dalam transmisi otomatis yang sangat mudah dalam

pengoperasiaannya. Hadirnya transmisi otomatis ini mampu membuat pengguna

semakin dimanjakan, tidak heran kalau penjualan mobil transmisi otomatis terus

menunjukan tren yang positif di Indonesia .

Dibalik banyaknya kelebihan yang ditawarkan, ada juga beberapa kelemahan

yang masih ditakuti oleh orang awam untuk memb eli mobil bertransmisi otomatis.

Tentunya masih banyak yang harus dipertimbangkan sebelum memutu skan

membeli mobil transmisi otomatis.

4
1. 2 Masalah

Dalam merumuskan makalah ini, terdapat beberapa masalah yang perlu

diperhatikan sehubungan dengan latar belakang diatas, yaitu sebagai berikut :

1. Bagaimana cara merawat mobil bertransmisi otomatis?

2. Apakah Mobil Bertransmisi otomatis lebih hemat bahan bakar?

3. Apa saja kelebihan dan kekurangan mobil bertransmisi otomatis?

1.3 Tujuan

Karya tulis ilmiah ini dibuat bertujuan untuk menganalisis kelebihan dan

kekurangan transmisi otomatis dan dampa knya terhadap tingkat penjualan mobil di

Indonesia.

1.4 Metode

Metode yang saya gunakan dalam menyusun karya tulis ilmiah ini adalah

metode penelitian deskri ptif.

5
BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Kajian Pustaka

2.1.1 Pengertian Mobil Transmisi O tomatis?

Pengertian transmisi otomatis atau A/T dapat dikatakan sebagai jenis transmisi

dengan gigi-gigi yang bisa melakukan perpindahan sendiri at au otomatis berdasarkan

pada beban mesin yang berasal dari besarnya tekanan gas pedal dan kecepatan

kendaraan itu sendiri. Pengoperasiannya berbeda dengan transmisi manual yang

memerlukan perpindahan gigi dengan memakai tuas pemindah gigi. Melalui transmis i

otomatis, gigi-gigi bisa berpindah dengan sendirinya untuk menyesuaikan kondisi

jalan dan jumlah muatan yang beragam.

2.1.2 Perkembangan Mobil Transmisi Otomatis

A. Era awal

Tak banyak yang tahu kalau transmisi otomatis sudah ada sejak 1904. Bahkan

di 1908 Henry Ford memasangnya untuk Model T. Sistemnya sangat sederhana dan

masih membutuhkan tuas untuk mengizinkan perpindahan gigi. Tapi tetap lebih

mudah ketimbang manual tanpa sinkromes pada saat itu. Teknologi material yang

masih sangat rendah saat itu membuat transmisi otomatis sangat tidak bisa

diandalkan dan sering rusak.

B. Kopling Fluida

Di 1930-an, Chrysler mengembangkan transmisi revolusioner yang

menggunakan kopling fluida. Keuntungan dari sistem ini, transfer tenaga bisa lebih
halus karena fluida mengizinkan terjadinya gesekan kopling tanpa menimbulkan

panas berlebih. Lantas paling penting, gigi bisa masuk saat berhenti tanpa membuat

mesin mati.

Sementara perpindahan gigi juga bisa tereksekusi sepenuhnya otomatis. Ada

sistem pemindah otomatis yang bekerja berdasarkan torsi dan gaya sentrifugal di

dalam mesin. Jadi semakin cepat mesin berputar, semakin besar peluang transmisi

memindahkan gigi ke atas. Begitu pula sebaliknya.

Transmisi ini begitu hebat di zamannya, sampai -sampai prinsip kerja ser upa

bahkan masih ada hingga saat ini, yang biasa disebut transmisi otomatis konvensional

C. CVT (Continuously Variable T ransmission)

Sekitar 40 tahun sejak ditemukannya transmisi otomatis konvensional, para

insinyur kembali membuat teknologi revolusioner. Alih-alih memakai roda gigi di

transmisi, mereka justru menggunakan sabuk baja yang diameternya bisa diubah

lewat puli berbentuk unik.

Jadi, perpindahan rasio transmisi tak terjadi dari gigi ke gigi, namun

berlangsung gradual sesuai perubahan diameter puli . Hasilnya tidak ada perpindahan

rasio gigi yang terasa. Putaran mesin bisa terjaga di satu titik sementara kecepatan

mobil terus meningkat.

Hingga kini CVT tetap dipakai beberapa mobil yang mengejar efisiensi BBM.

Bahkan mobil hybrid kebanyakan menggunaka n transmisi jenis ini.

7
D. Teknologi Komputer

Saat teknologi elektronik meledak di 1980 -an, para insinyur menemukan lagi

cara untuk membuat transmisi otomatis lebih efisien, yakni dengan menggunakan

modul komputer untuk mengatur perpindahan gigi.

Di sini transmisi tak lagi hanya mengandalkan gaya fisika di dalam mekanisme

transmisi, tapi juga memiliki otak elektronik yang menentukan kapan perpindahan

gigi harus terjadi.

E. Perpindahan Manual

Pada era 1990-an, pabrikan Porsche membuat gebrakan dengan membuat tuas

elektronik yang mampu memaksa perpindahan gigi di transmisi otomatis bagaikan

manual. Porsche menyebutnya sebagai Tiptronic . Tak butuh waktu lama bagi jenis

fitur ini untuk populer di pasaran.

Karena teknologi s erupa juga diaplikasikan di balap mobil F1, maka akan

tercipta pula perasaan sporti saat mengoperasikan Tiptronic . Lebih penting lagi, kita

juga bisa mengatur perpindahan gigi, sehingga pengendaraan dinamis atau ekonomis

bisa dilakukan dengan mudah.

F. Kopling Ganda

Inilah pengembangan terakhir yang sangat membantu reputasi transmisi

otomatis. Pada dasarnya transmisi otomatis kopling ganda menggunakan 2 buah

kopling kering. Artinya keunt ungan pertama sudah bisa diperkirakan , yakni tak ada

selip yang biasany a terjadi di kopling basah.

Lantas kedua kopling itu terhubung dengan gigi yang berbeda. Satu terhubung

dengan gigi yang sedang dipilih, satu lagi terhubung dengan gigi berikutnya. Alhasil

8
ketika perpindahan gigi terjadi, prosesnya berlangsung sangat insta n, bahkan lebih

cepat dari kedipan mata.

2.1.3 Perbedaan Transmisi Otomatis dengan Transmisi M anual

Perbedaan pengoperasian antara 2 (dua) jenis transmisi akan dijelaskan pada

tabel 1 dibawah :

Tabel 1. Indikator pembeda transmisi manual dan otomatis

2.1.4 Kelebihan dan kekurangan Transmisi Otomatis

Beberapa kelebihan dari transmisi otomatis adalah sebagai berikut :

1. Pengoperasian mobil yang Mudah

Mobil bertransmisi otomatis ini biasanya lebih mudah untuk digunakan atau

dikendarai saat di jalan, bahkan oleh orang awam sekalipun cukup dengan latihan

secara rutin maka menyetir mobil otomatis lebih mudah daripada manual, karena

tidak perlu menginjak pedal kopling,

9
2. Tidak repot

Untuk mengendarai mobil bertransmisi otomatis ini umumnya tidak terlalu rep ot

karena tinggal menginjak pedal ga s mobil pun langsung bisa jalan.

3. Tidak mudah melelahkan

Berkendara menggunakan mobil bertransmisi otomatis tidak mudah melelahkan

pada kaki karena sudah tida k harus menginjak pedal kopling , sehingga kaki kiri bisa

beristirahat.

4. Nyaman untuk digunakan dijalan yang sering terjadi ke macetan

Mobil bertransmisi otomatis ini nyaman untuk digunakan di perkotaan yang sering

terjadi kemacetan.

Beberapa kekurangan dari transmisi otomatis adalah sebagai berikut :

1. Biaya perawatan mobil matic l ebih mahal dari pada manual

Untuk melakukan service pada mobil transmisi otomatis ini memang cenderung

lebih mahal dikarenakan perlu keahlian khusus untuk menangani mengganti sparepart

yang rusak. Selain daripada itu harga sparepart pada mobil transmisi otomatis juga

lebih mahal.

2. Boros bahan bakar

Konsumsi bahan bakar yang digunakan pada mobil transmisi otomatis biasanya

lebih boros dibandingkan dengan mobil manual. Hal ini dikarenakan mobil otomatis

putaran mesinnya tidak bisa diatur saat berkendara.

10
3. Harga mobil b aru yang mahal tetapi harga b ekas yang rendah

Saat membeli mobil otomatis harga yang ditawa rkan ke konsumen biasanya mahal ,

hal tersebut wajar terjadi karena kita mendapatkan kenyamanan dan juga teknologi

yang lebih baik . Sedangkan untuk harga jualnya mobil otomatis sangat jatuh. Mobil

otomatis memiliki harga jual yang rendah dikarenakan rentan terhadap beberapa

masalah, dan juga karena mobil otomatis lebih susah dan mahal untuk biaya service.

4. Tidak tersedia pengereman engine brake

Perlu diketahui bahwa engine brake adalah salah satu pengereman dengan

menggunakan mesin pada mobil biasanya dengan mengurangi gigi persneling mobil

sebagai bantuannya. Didalam mobil otomatis tentunya hal ini tidak bisa dilakukan

karena tidak ada gigi persnelingnya. Jika melewati turunan maka hal yang bisa

dilakukan untuk mengurangi kecepatan yaitu dengan menginjak pedal rem.

2.2 Analisis

Berikut ini ada beberapa contoh perbandingan penjualan mobil manual dengan

mobil otomatis :

Penjualan Toyota Fortuner tahun 2014

Berdasarkan data diatas, penjualan mobil SUV (sport utility vehicle) Toyota

Fortuner transmisi manual hanya terjual sebanyak 5.263 unit untuk tahun 2014,

11
sedangkan yang bertransmisi otomatis berhasil terjual sebanyak 11.484 unit untuk

tahun yang sama.

Penjualan Toy ota Kijang Innova tahun 2014

Sedangkan untuk mobil Toyota Kijang Innova yang termasuk kategori mobil

keluarga, untuk penjualan transmisi manualnya secara keseluruhan mencapai 36.189

unit. Sedangkan untuk yang bertransmisi otomatis hanya mencatatkan 19.966 unit.

Hal ini bisa terjadi karena Toyota kijang innova ini adalah mobil favorit untuk

dijadikan mobil kantor di Indonesia, dan mayoritas kantor membeli mobil

bertransmisi manual untuk memperkecil pengeluaran biaya memperbaiki kendaraan

yang rusak.

Cara untuk merawat mobil bertransmisi otomatis sebenarnya tidak jauh

berbeda jika dibandingkan dengan yang manual. Cukup dengan rajin mengganti oli

mesin dan oli transmisi serta tidak disarankan untuk melewati banjir yang tinggi.

Karena transmisi otomatis mudah mengalami selip kopling dan jika dipaksakan

12
melewati banjir yang tinggi dikhawatirkan transmisi bisa selip, apabila terus

dipaksakan berjalan dalam waktu dekat transmisi akan mengalami kerusakan berat,

dan biaya untuk memperbaikinya tidaklah murah.

Untuk konsumsi bahan bakar, memang zaman dahulu mobil otomatis

konvensional lebih boros daripada yang versi manual. Tetapi dengan kemajuan

teknologi dan beberapa penerapan sistem yang baru, maka transmisi otomat is

dengan sistem CVT bisa lebih hemat dalam konsumsi bahan bakar. Karena komputer

akan terus menjalankan mobil dengan perputaran mesin serendah mungkin sehingga

bisa didapatkan konsumsi bahan bakar yang hemat.

13
BAB III

PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Penjualan mobil di Indonesia memang tidak hanya terjadi di kota besar saja,

namun juga di kota-kota yang mayoritas jarang terjadi kemacetan. Bisa dibilang mobil

bertransmisi otomatis memang penjualannya bagus di kota besar, dikarenakan para

pembeli lebih mementingk an kenyamanan daripada harus membeli mobil manual

dengan harga yang lebih murah tetapi untuk kenyamanannya kurang baik. Sedangkan

mobil bertransmisi manual banyak terjual di daerah yang jarang terjadi kemacetan ,

dan juga didaerah pegunungan, dikarenakan le bih hemat bahan bakar serta murah

dalam perawatannya.

Jadi kehadiran mobil bertransmisi otomatis jelas berpengaruh terhadap

penjualan mobil di Indonesia. Bahkan di masa yang akan datang pilihan mobil manual

akan hilang dari daftar mobil baru, karena trans misi otomatis akan terus berkembang

sehingga mampu membuat kenyamanan lebih tapi tetap hemat dalam konsumsi

bahan bakar, dan perawatan.

3.2 Saran

Kedepannya saya berharap bahwa pemerintah merubah regulasi pajak di

Indonesia, sehingga mobil -mobil dengan transmisi otomatis canggih tidak dikenakan

pajak yang mahal. Dengan demikian Indonesia bisa semakin maju perkembangan

disektor otomotifnya, dan juga Indonesia harus mempersiapkan infrastruktur yang

baik dikarenakan sebentar lagi akan memasuki era mobil hyb rid, dan mobil listrik,

bahkan dalam 10 tahun kedepan saya berharap mobil hidrogen yang ramah

lingkungan itu bisa hadir di Indonesia .


14
DAFTAR PUSTAKA

Gautama, Diandra. 2010. “Apa Itu Transmisi Otomatis”, Dalam Otomotif No. 12

(Maret, X). Jakarta: Gramedia

Hanif, Ridwan. 2016. “Perbedaan Transmisi Manual dengan Transmisi Otomatis”,

Dalam Autonetmagz No.54 ( Desember, XVI). Jakarta: Gramedia

Eri, Fitra. 2014. “Perkembangan Transmisi Otomatis” , Dalam AutoBild No. 378

(Oktober, XIV). Jakarta: Gramedia

https://files.gaikindo.or.id/my_files/ diakses pada tanggal 18 November 2017 pukul

15.00 WIB

http://www.modifikasi.co.id/2346/4 -kelebihan-dan-kekurangan-mobil-matic-

transmisi-otomatis/ diakses pada tanggal 18 November 2017 pukul 18.00 WIB

15
LAMPIRAN

16