Anda di halaman 1dari 3

Dalam mengendalikan berbagai fungsi sistem tubuh sistem saraf bekerja sama dengan sistem endokrin

melalui berbagai lengkung refleks. Jelaskan dengan singkat komponen berbagai lengkung
refleks (menyangkut sistem saraf dan endokrin) yang dapat digunakan oleh tubuh untuk
mempertahankan homeostasis tubuh, serta berbagai umpan balik yang dapat terjadi dalam berbagai
lengkung reflex! Berikan juga contoh dari setiap jenis/tipe lengkung refleks yang saudara sebutkan!

Lengkung refleks adalah jalur pendek dari gerak refleks.

Komponen lengkung refleks :

 Reseptor adalah ujung distal dendrit, yang menerima stimulus.


 Jalur aferen melintas sepanjang sebuah neuron sensorik sampai ke otak atau medulla spinalis.
 Bagian pusat adalah sisi sinaps, yang berlangsung dalam substansi abu-abu SSP. Impuls dapat
ditransmisi, diulang rutenya atau dihambat pada bagian ini.
 Jalur eferen melintas disepanjang akson neuron motorik sampai ke efektor, yang akan merespons
impuls eferen sehingga menghasilkan aksi yang khas.
 Efektor dapat berupa otot rangka, otot jantung, atau otot polos, atau kelenjar yang merespon.

Reflek yang paling simpel adalah lengkung reflek ipsilatelar monosinaptik, atau dua neuron, disebut juga
reflek peregangan.

1. Monosipnatik berarti hanya ada satu sinaps yang terjadi antara neuron sensorik dan neuron
motorik.
2. Istilah ipsilatelar berarti bahwa kedua
neuron berterminasi di sisi yang sama pada
tubuh.
3. Efek patelar atau knee-jerk, merupakan
salah satu contoh reflek peregangan yang
dipakai dalam pemeriksaan neurologis.
a. Jika tendon patelar diketok, spindel otot
(reseptor sensorik) pada otot kuadriseps
tungkai akan mengirim implus melalui
badan sel neuron sensorik (terletak
dalam radiks dorsal ganglia) menuju sustansi abu-abu medulla spinalis.
b. Neuron sensorik bersinapsis dengan neuron motorik, yang bertransmisi impuls ke kuadrisep
tungkai, mengakibatkan kontraksi otot dan ekstensi tungkai pada lutut.
c. Reflek peregangan, disenut juga reflek meutatik, tendon, atau reflek proprioseptik penting
untuk mempertahankan postur tubuh.

Sebagian besar refleks ( selain refleks peregangan) adalah refleks


polisinaptik atau multisinaptik. Refleks ini mengandung paling
sedikit tiga neuron dan dua sinaps dengan satu interneuron
(neuron penghubung atau internasional) di antara neuron
sensorik dan motorik.
1. Refleks sentakan atau refleks fleksor, yang terjadi akibat
stimulus nyeri, bersifat melindungi dan berlangsung dalam
tubuh sama banyaknya dengan refleks peregangan.
2. Refleks ektensor bersilangan, yang berkaitan erat dengan refleks fleksor, merupakan ekstensi lengan
secara kontralateral yang terjadi akibat fleksi lengan pada
sisi ipsilateral.

Pada refleks yang lebih kompleks, sinyal sensorik yang diterima


dari mata, telinga, kulit atau reseptor sensorik lainnya
diinteraksikan dengan unsure integrative dan unsure motorik
lainnya. Refleks kompleks ini juga melibatkan memori yang
tersimpan dari pengalaman sebelumnya.
http://slideplayer.info/slide/3109981/

Sloane, Ethel. 2003. Anatomi dan Fisiologi Untuk Pemula. Jakarta : EGC.

http://staff.ui.ac.id/system/files/users/kuntarti/material/pengantarfisiologilengkungrefleks.pdf.

UMPAN BALIK (negative dan positive)