Anda di halaman 1dari 5

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Sekolah : SMKN 5 Surabaya


Mata pelajaran : Keselamatan Dan Kesehatan Kerja
Kelas/ Semester : X/ I (satu)
Jumlah Pertemuan : 1 X pertemuan
Standar kompetensi : 7. Menerapkan Prosedur Keselamatan dan Kesehatan (K3) di Lingkungan Tempat Kerja
Kompetensi dasar : 7.1 Mendeskripsikan keselamatan dan Kesehatan Kerja
Pokok Materi : Bahaya area kerja dan tindakan pengontrolan yang tepat

Kegiatan Teori/Prinsip yang


Kegiatan Guru/Dosen Kegiatan Siswa/Mhs.
No. B-M diaplikasi
I Kegiatan Pembukaan
1. Deskripsi Singkat Memotivasi siswa dengan cara menceritakan Siswa menceritakan bentuk kecelakaan Teori Belajar Thorndike,
tentang sebuah kecelakaan kerja berdasarkan pada saat kerja yang terjadi dilingkungan berdasarkan hukum kesiapan
koran atau televisi dalam waktu terdekat. sekitarnya. (law of readiness) ketika
seseorang siap untuk
melakukan maka akan
memuaskan
Menyampaikan tujuan pembelajaran tentang Siswa berkometar sesuai dengan Teori Belajar Thorndike,
2. Relevansi
bahaya area kerja dan tindakan pengontrolan pengetahuan awal tentang tujuan dari berdasarkan hukum kesiapan
yang tepat meliputi tujuan kognitif produk, penerapan K3 di lingkungan tempat kerja. (law of readiness) ketika
proses, psikomotorik, dan keterampilan seseorang siap untuk
sosial. melakukan maka akan
memuaskan
Kegiatan Teori/Prinsip yang
Kegiatan Guru/Dosen Kegiatan Siswa/Mhs.
No. B-M diaplikasi
3. Indikator Menyajikan peta konsep menerapkan Siswa mengamati pembelajaran yang akan Teori Belajar Thorndike,
prosedur K3 di lingkungan tempat kerja dipelajari melalui peta konsep yang berdasarkan hukum Efek (law
berdasarkan indikator yang dipelajari oleh disajikan oleh guru, sehingga siswa dapat of effect) ) Jika suatu respon
siswa dipapan tulis. memahami secara sederhana sampai dengan menghasilkan situasi yang
yang kompleks dari materi yang akan memuaskan maka koneksi akan
dipelajari. menguat.
II Kegiatan Inti Guru membimbing, memfasilitasi, Siswa difasilitasi untuk melihat gambar cara  Skinner (1957), dengan
mengarahkan agar aktivitas siswa bermakna menggunakan peralatan ditempat kerja klasifikasi Mand (ketika
Uraian
M5 (Saintific) dan terarah mencapai tujuan memahami untuk pengamanan diri, disesuaikan dengan permintaan dipenuhi, ucapan
1. Observing (mengamati) bahaya area kerja dan tindakan pengontrolan peralatan kerja. (mand) diperkuat maka akan
yang tepat dengan memberikan gambar. memungkinkan mengulang.
 Thorndike (law of exercise)
belajar dengan berbuat dan
lupa karena tidak berbuat.
Guru membimbing untuk bisa mengajukan Siswa menanyakan penjelasan tambahan Thorndike (law of exercise)
2. Questioning (menanya)
pertanyaan atau menemukan hal-hal yang terhadap informasi yang didapat dari proses belajar dengan berbuat dan
perlu ditanyakan agar mempunyai mengamati serta mengklarifikasi informasi lupa karena tidak berbuat.
kemampuan mencari dan menemukan yang didapatnya dari tahap mengamati.
penjelasan tambahan fakta, konsep, prinsip
atau prosedur terkait hal yang sedang
dipelajari.

3. Experimenting (mencoba) Guru membimbing siswa mengembangkan Siswa melakukan percobaan cara Skinner (1957), dengan
sikap teliti, jujur, sopan, menghargai menggunakan alat pengamanan diri dan klasifikasi Mand (ketika
Kegiatan Teori/Prinsip yang
Kegiatan Guru/Dosen Kegiatan Siswa/Mhs.
No. B-M diaplikasi
pendapat orang lain, menerapkan mencoba menerapkan ditempat kerja lab permintaan dipenuhi, ucapan
kemampuan mengumpulkan informasi school untuk mengimplementasikan fungsi (mand) diperkuat maka akan
melalui berbagai cara yang dipelajari untuk dari penggunaan alat pengamanan diri. memungkinkan mengulang.
membiasakan siswa untuk belajar
menggunakan peralatan pengamanan diri.

Guru mengolah informasi melatih siwa, Siswa memproses informasi untuk Skinner (1957), dengan
4. Associating (menalar)
mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, menemukan keterkaitan satu informasi klasifikasi Mand (ketika
taat aturan, kerja keras, kemampuan dengan informasi lainnya, menemukan pola permintaan dipenuhi, ucapan
menerapkan prosedur dan kemampuan dari keterkaitan informasi dan bahkan (mand) diperkuat maka akan
berpikir induktif serta deduktif dalam mengambil berbagai kesimpulan dari pola memungkinkan mengulang.
menyimpulkan. yang ditemukan.

Guru melatih siswa mengembangkan sikap Siswa menyajikan laporan meliputi proses, Skinner (1957), dengan
5. Networking (membentuk jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir hasil, dan kesimpulan secara lisan maupun klasifikasi Mand (ketika
Jejaring)
sistematis, mengungkapkan pendapat dengan tertulis berdasarkan kemampuan siswa permintaan dipenuhi, ucapan
singkat dan jelas, dan mengembangkan mencoba dan menalar alat pengamanan diri (mand) diperkuat maka akan
kemampuan berbahasa yang baik dan benar. dilingkungan kerja memungkinkan mengulang.

Guru memberikan kegiatan belajar latihan Siswa mengkaji kegiatan latihan yang Thorndike (law of exercise)
Contoh
yang disusun dari soal yang paling sederhana diberikan oleh guru untuk dapat belajar dengan berbuat dan
Latihan
jenis C1 menuju yang kompleks C6 yaitu memberikan jawaban dari soal yang paling lupa karena tidak berbuat.
memberikan latihan cara menggunakan alat sederhana jenis C1 menuju yang kompleks
pengamanan diri sesuai dengan peralatan C6, disesuaikan dengan hasil mengamati,
yang diperlukan. menanya, mencoba, menalar dan
Kegiatan Teori/Prinsip yang
Kegiatan Guru/Dosen Kegiatan Siswa/Mhs.
No. B-M diaplikasi
membentuk jejaringan.

III Kegiatan Penutup Guru memberikan evaluasi akhir saat materi Siswa melaksanakan evaluasi akhir untuk Teori Belajar Thorndike,
1. Post Tes
yang diajarkan pada hari itu untuk mengetahui seberapa jauh pengaruh dari berdasarkan hukum Efek (law
memperoleh gambaran tentang kemampuan pengajaran yang telah dilakukan, dan of effect) Jika suatu respon
yang dicapai setelah berakhirnya mengetahuai bagian bahan pengajaran yang menghasilkan situasi yang
penyampaian kompetensi mendeskripsikan masih belum dipahami oleh siswa, dengan memuaskan maka koneksi akan
keselamatan dan kesehatan kerja. soal benar salah berdasarkan gambar menguat.
berpasangan.

2. Umpan Balik Guru melibatkan diri untuk mendorong Siswa memberikan kesempatan untuk Skinner (1957), dengan

semangat siswa meningkatkan kemampuan bertanya, untuk kemudian pertanyaan yang klasifikasi Tact  penamaan
membiasakan siswa melaksanakan prosedur diajukan, terlebih dahulu memberikan objek atau kejadian

K3 ditempat kerja untuk dapat mengetahui kesempatan siwa lainnya untuk memberikan dilingkungan dengan tepat dan
proses berpikir siswa dalam memahami suatu jawaban atau untuk didiskusikan secara penguatannya berasal dari

konsep. bersama-sama. penguatan kesesuaian antara


lingkungan dan perilaku verbal
seseorang.

3. Tindak Lanjut (refleksi) Guru mengajak siswa dengan cara yang Siswa membiasakan diri untuk menyadari  Skinner (1957), dengan
jujur, terbuka, dan bertanggungjawab untuk apa yang mereka lakukan dan dampak yang klasifikasi Mand (ketika
merenungkan kembali terhadap aktivitas diterimanya secara konsisten dan kontinyu permintaan dipenuhi, ucapan
pembelajaran yang telah dilakukan. agar siswa membiasakan diri untuk (mand) diperkuat maka akan
Mengecek kembali sejauh mana materi telah memperbaiki diri. memungkinkan mengulang.
dikuasai, dan materi mana yang masih  Teori Belajar Thorndike,
Kegiatan Teori/Prinsip yang
Kegiatan Guru/Dosen Kegiatan Siswa/Mhs.
No. B-M diaplikasi
samar-samar atau sama sekali belum berdasarkan hukum Efek (law
dipahami. of effect) Jika suatu respon
menghasilkan situasi yang
memuaskan maka koneksi
akan menguat.