Anda di halaman 1dari 12

1

STUDI KASUS
TUGAS ANALISIS FAKTOR DENGAN RESPON HASIL TES UKT TEKNIK
PERKAYUAN KELAS XII SMK :

1. Pilih perangkat soal (PG), berikut lengkapi dengan respon siswa berdasarkan bidang
ilmu masing-masing.
2. Analisis Faktor dominan pada tes dengan perangkat yang dipilih berdasarkan hasil
respon siswa.

KUNCI JAWABAN PERANGKAT SOAL UKT TEKNIK PERKAYUAN

Nomor Soal Kunci Jawaban Nomor Soal Kunci Jawaban


1. C 21. A
2. D 22. C
3. D 23. B
4. B 24. B
5. A 25. C
6. B 26. A
7. C 27. D
8. A 28. D
9. B 29. A
10. C 30. D
11. C 31. C
12. D 32. C
13. C 33. D
14. A 34. C
15. A 35. A
16. D 36. B
17. B 37. A
18. D 38. A
19. B 39. B
20. A 40. C
2

1. Analisis Faktor Dominan pada tes dengan perangkat yang dipilih :


Studi kasus ini dilakukan analisis faktor dengan soal pilihan ganda materi UKT
Teknik Perkayuan 2014/2015 yang terdiri dari 40butir dan dengan responden 949
siswa di SMKN dan Swasta Teknik Perkayuan di Kota Surabaya.
Langkah-langkah pada program SPSS (Menggunakan SPSS IBM V.21)
 Input data hasil respon pada program SPSS

 Dari menu SPSS pilih Analyze >> Dimension Reduction >> Factor

 Masukkan Semua variabel item ke dalam kotak variable (s)


3

 Pilih Descriptive >> Pilih KMO Bartletts test of Sphericity dan anti-image >> Pilih
continue

 Pilih Extraction >> Pilih scree-plot kemudian >> Pilih continue

 Hasil Output SPSS Analisis Faktor sebagai berikut,

Berdasarkan tabel KMO dan bartlett's test di atas terlihat angka KMO
Measure of sampling Adequacy (MSA) adalah 0.979. Karena nilai 0.979 (> 0.5).
Hal ini menunjukkan kecukupan dari sampel. Angka KMO dan Bartlet's test (yang
tanpak pada nilai chi-square) sebesar 16016,734 dengan nilai signifikansi 0.000
4

(<0,01). Hal ini menunjukkan bahwa adanya korelasi antar variabel dan layak
untuk proses lebih lanjut.
Selanjutnya untuk mengetahui variabel mana yang dapat diproses lebih
lanjut dan mana yang dikeluarkan dapat dilihat pada tabel Anti-image matrices
sebagai berikut,
5
6

Pada tabel Anti-image Matrice di atas, khusus pada bagian (anti Image
Correlation) terlihat angka yang bertanda (a) yang menandakan besaran MSA
sebuah variabel. Nilai MSA masing-masing variabel besarnya > 0.5 maka semua
variabel dapat diproses lebih lanjut.

Dengan catatan bahwa,


Jika ada variabel yang nilai MSA < 0.5 maka dilakukan proses ulang dari
awal dengan mengeluarkan variabel tersebut yang nilai MSA < 0.5.
Langkah analisis selanjutnya :
 Dari menu SPSS, buka kembali analisis factor
 Tekan tombol reset
 Masukan semua variabel ke dalam kolom variables(s) karena semua variabel
lolos uji pertama.
 Klik tombol Descriptive, Klik Initial solution, KMO and Bartlett's test of
Sphericity, anti Image dan Klik Continue.
 Klik Extraction, Klik scree plot, Klik continue
 Klik Scores, Klik save as variable Pilih regression.
 Klik Continue dan klik OK.
7

Tabel Communalities, variabel butir 1 besarnya


0,522. Hal ini berarti sekitar 52,2% varians dari
variabel butir 1 dapat dijelaskan oleh faktor yang
terbentuk. Variabel butir 2 besarnya 0,622 hal ini
berarti 62,2 % varian dari variabel butir 2 dapat
dijelaskan oleh faktor yang terbentuk. Demikian
juga untuk variabel yang lain. Semakin kecil nilai
communalities berarti semakin lemah
hubungannya dengan faktor yang terbentuk.
8

Berdasarkan nilai eigen dan komponen varians hasil analisis faktor dengan
menggunakan SPSS V.21, dapat dijelaskan bahwa data respon siswa terhadap UKT
Teknik Perkayuan 2014/2015 yang memuat 4 nilai eigen yang lebih besar daripada 1,
sehingga dapat dikatakan bahwa terhadap UKT Teknik Perkayuan 2014/2015 memuat
40 faktor.

Gambar 1. Plot Hasil Analisis Faktor Eksploratori

Nilai eigen selanjutnya dapat disajikan dengan Gambar 1. Mencermati hasil plot
tersebut, nampak nilai Eigen mulai landai pada faktor kedua (terdapat 1 curaman). Ini
menunjukkan bahwa terdapat 1 faktor dominan pada perangkat UKT Teknik Perkayuan,
faktor lainnya juga memberikan sumbangan yang tidak begitu besar terhadap komponen
varians yang dapat dijelaskan (banyaknya lereng yang curam pada plot menunjukkan
banyaknya dimensi). Mulai faktor kedua dan seterusnya, pada grafik menunjukkan sudah
mulai mendatar. Hal ini menunjukkan terdapat 1 faktor dominan pada soal untuk UKT
Perkayuan 2014/2015.
9

Cara lain yang dapat dilakukan adalah dengan melihat presentase varians yang
terjelaskan lebih besar 20% atau perbandingan nilai eigen pertama dengan kedua
sebesar 5 atau 4 (Wells & Purwono, 2008). Berdasarkan analisis data dengan program
SPSS IBM V.21 didapat hasil sebagai berikut.

Berdasarkan tabel Total Variance Explained di atas menunjukkan ada 4 faktor yang
terbentuk dari 40 variabel yang di masukkan. Masing-masing faktor eigenvalue > 1.
Faktor 1 eigen value sebesar 14,826 dengan variance (37,065%), Faktor 2 eigenvalue
sebesar 1,654 dengan variance (4,135%), Faktor 3 eigenvalue sebesar 1,087 dengan
(2,719%) dan Faktor 4 eigenvalue sebesar 1,015 dengan variance (2,539%).
10

Berdasarkan Tabel Total Variance Explained dapat dilakukan analisis nilai eigen dan
komponen varians hasil analisis faktor sebagai berikut.

Tabel Nilai Eigen dan Komponen Varians Hasil Analisis Faktor


Nomor Komponen Nilai Eigen Perbedaan Proporsi Kumulatif
1 14.826 13.17 0.37 0.37
2 1.654 0.57 0.04 0.41
3 1.087 0.07 0.03 0.44
4 1.015 0.07 0.03 0.46
5 0.947 0.03 0.02 0.49
6 0.916 0.02 0.02 0.51
7 0.894 0.02 0.02 0.53
8 0.872 0.00 0.02 0.56
9 0.870 0.05 0.02 0.58
10 0.821 0.02 0.02 0.60
11 0.797 0.02 0.02 0.62
12 0.777 0.03 0.02 0.64
13 0.751 0.02 0.02 0.66
14 0.736 0.04 0.02 0.67
15 0.700 0.01 0.02 0.69
16 0.694 0.03 0.02 0.71
17 0.667 0.02 0.02 0.73
18 0.650 0.02 0.02 0.74
19 0.632 0.01 0.02 0.76
20 0.627 0.03 0.02 0.77
21 0.599 0.02 0.01 0.79
22 0.579 0.01 0.01 0.80
23 0.570 0.02 0.01 0.82
24 0.545 0.01 0.01 0.83
25 0.533 0.03 0.01 0.84
26 0.507 0.02 0.01 0.86
27 0.492 0.04 0.01 0.87
28 0.457 -0.01 0.01 0.88
29 0.466 0.01 0.01 0.89
30 0.460 0.01 0.01 0.90
31 0.451 0.01 0.01 0.92
32 0.441 0.02 0.01 0.93
33 0.425 0.03 0.01 0.94
34 0.397 0.01 0.01 0.95
35 0.389 0.01 0.01 0.96
36 0.379 0.01 0.01 0.97
37 0.366 0.01 0.01 0.98
38 0.356 0.03 0.01 0.98
39 0.328 0.02 0.01 0.99
11

Nomor Komponen Nilai Eigen Perbedaan Proporsi Kumulatif


40 0.310 -39.67 0.01 1.00
Jumlah 39.983

Berdasarkan Tabel Nilai Eigen dan Komponen Varians Hasil Analisis Faktor,
didapat bahwa persentase nilai eigen dari komponen pertama terhadap total nilai eigen
sebesar 0.37%, sehingga lebih dari 20% atau telah dikatakan perangkat mengukur
dimensi utama. Nilai eigen komponen utama 14.826 dan total nilai eigen 39.983,
sehingga presentasi varians yang terjelaskan 0.37%. Hal ini sudah melebihi 20%
sehingga dapat dikatakan perangkat yang diukur hanya memuat dimensi tunggal atau
bersifat unidimensi.

Referensi

Retnawati, H. (2014). Teori respons butir dan penerapannya: untuk peneliti, praktisi
pengukuran dan pengujian, mahasiswa pascasarjana. Yogyakarta: Parama.
Hambleton, Ronald K; Swaminathan, H; dan Jane Rogers, H. (1991). Fundamentals of Item
Response Theory. London: SagePublications..
Mary J.Allen and Wendy M Yen, (1989), Introduction to Measurement Theory, California:
Broke.
12