Anda di halaman 1dari 49

SMA/MA SISTEM PERTIDAKSAMAAN

Kelas X DUA VARIABEL

Sistem Pertidaksamaan Dua Variabel


(Linear-kuadrat, kuadrat-kuadrat)

Buku adalah jendela dunia Page 1


SMA/MA SISTEM PERTIDAKSAMAAN
Kelas X DUA VARIABEL

Kata Pengantar
Segala puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah
SWT yang telah memberikan karunianya sehingga penulis
dapat menyelesaikan buku ajar ini yang berjudul ”Sistem
Pertidaksamaan Dua Variabel (Linear-Kuadrat, Kuadrat-
Kuadrat)”.
Buku ini berisi materi-materi SMA kelas X tentang
Sistem Pertidaksamaan Dua Variabel (Linear-Kuadrat,
Kuadrat-Kuadrat) yang sesuai standar isi dan standar
kompetensi berdasarkan kurikulum terbaru. Buku
pembelajaran ini dilengkapi dengan ringkasan materi, contoh
soal beserta pembahasan, latihan soal dan soal aplikasi. Soal-
soal disajikan oleh penulis didalam bhuku pembelajaran ini
merupakan kumpulan soal-soal yang diambil dari berbagai
sumber seperti internet dan buku-buku mata pelajaran
matematika yang mendukung.
Penulis mengucapkan terimakasih kepada para dosen
dan teman-teman yang telah membantu dalam pengerjaan buku
pembelajaran ini.

Buku adalah jendela dunia Page 2


SMA/MA SISTEM PERTIDAKSAMAAN
Kelas X DUA VARIABEL

DAFTAR ISI
Kata Pengantar ..................................................... 2
Daftar Isi ................................................................. 3
Kata-Kata Motivasi................................................ 4
Kompetensi Inti ...................................................... 5
Kompetensi Dasar .................................................. 6
Indikator Pencapaian Kompetensi ....................... 7
Peta Konsep ............................................................ 8
Tujuan Pembelajaran ............................................ 9
A. Sistem Pertidaksamaan Linear Dua variabel ..... 10
1. Pertidaksamaan Linear
Dua variabel ...................................................... 13
2. Sistem Pertidaksamaan
Linear Dua Variabel .......................................... 14
3. Uji Kompetensi 1 .............................................. 18
B. Sistem Pertidaksamaan Kuadrat
Dua Variabel ..................................................... 22
1. Pertidaksamaan Kuadrat
Dua Variabel ..................................................... 22
2. Uji Kompetensi 2 .............................................. 27
3. Sistem Pertidaksamaan
Buku adalah jendela dunia Page 3
SMA/MA SISTEM PERTIDAKSAMAAN
Kelas X DUA VARIABEL

Linear-Kuadrat .................................................. 29
4. Uji Kompetensi 3 .............................................. 32
5. Sistem Pertidaksamaan
Kuadrat-Kuadrat ................................................ 34
6. Uji Kompetensi 4 .............................................. 45
Daftar Pustaka...................................................... 49

Buku adalah jendela dunia Page 4


SMA/MA SISTEM PERTIDAKSAMAAN
Kelas X DUA VARIABEL

KATA-KATA MOTIVASI

“Kejarlah ilmu sampai keujung dunia.”


”Pisau jika diasah akan tajam, namun akan berkarat jika tidak
pernah digunakan begitu pula dengan ilmu, banyak digunakan
akan bermanfaat.”
“Be your self.”
“Belajarlah dari kelebihan orang lain namun tetap menjadi diri
sendiri.”
”Pengalaman adalah guru yang sangat berharga.”
“Raihlah dan kejarlah impianmu.”
“Kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda.”
“Talk less do more.”
“Cintai lalu lakukan, serta lakukan dengan cinta.

Buku adalah jendela dunia Page 5


SMA/MA SISTEM PERTIDAKSAMAAN
Kelas X DUA VARIABEL

KOMPETENSI INTI

1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya


2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin,
tanggungjawab, peduli (gotongroyong, kerjasama, toleran,
damai), santun, responsive dan pro-aktif dan menunjukkan
sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan
dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial
dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan
bangsa dalam pergaulan dunia
3. Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual,
konseptual, dan procedural) berdasarkan rasa ingin tahunya
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni budaya terkait
fenomena dan kejadian tampak mata.
4. Mengolah, menyaji dan menalar dalam ranah konkret
(menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan
membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca,
menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan
yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam
sudut pandang/teori.

Buku adalah jendela dunia Page 6


SMA/MA SISTEM PERTIDAKSAMAAN
Kelas X DUA VARIABEL

KOMPETENSI DASAR

3.2 Menjelaskan dan menentukan penyelesaian sistem


pertidaksamaan dua variabel (linear-kuadrat, dan kuadrat-
kuadrat).
3.2 Menyajikan dan menyelesaikan masalah yang berkaitan
dengan sistem pertidaksamaan dua variabel (liniear-
kuadrat, dan kuadrat-kuadrat).

Buku adalah jendela dunia Page 7


SMA/MA SISTEM PERTIDAKSAMAAN
Kelas X DUA VARIABEL

INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

Dari kompetensi dasar diatas diharapkan siswa dapat:


3.2.1 Menjelaskan konsep dasar mengenai
pertidaksamaan linear dua variabel
3.2.2 Menentukan langkah-langkah dalam menentukan
himpunan penyelesaian pertidaksamaan linear
dua variabel menggunakan grafik.
3.2.3 Menjelaskan konsep dasar mengenai sistem
pertidaksamaan linear dua variabel.
3.2.4 Menentukan langkah-langkah dalam menentukan
himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan
linear dua variabel menggunakan grafik.
3.2.5 Menjelaskan konsep dasar mengenai
pertidaksamaan kuadrat dua variabel.
3.2.6 Menentukan langkah-langkah dalam menentukan
himpunan penyelesaian pertidaksamaan kuadrat
dua variabel menggunakan grafik.

Buku adalah jendela dunia Page 8


SMA/MA SISTEM PERTIDAKSAMAAN
Kelas X DUA VARIABEL

3.2.7 Menjelaskan konsep dasar mengenai sistem


pertidaksamaan kuadrat dua variabel.
3.2.8 Menentukan langkah-langkah dalam menentukan
himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan
kuadrat dua variabel menggunakan grafik.
3.2.9 Menjelaskan konsep dasar mengenai sistem
pertidaksamaan linear-kuadrat dua variabel
3.2.10 Menentukan langkah-langkah dalam menentukan
himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan
linear-kuadrat dua variabel menggunakan grafik.
4.2.1 Menyelesaikan masalah yang berhubungan
dengan pertidaksaman linear dua variabel dalam
kehidupan sehari-hari
4.2.2 Menyelesaikan masalah yang berhubungan
dengan sistem pertidaksaman linear dua variabel
dalam kehidupan sehari-hari
4.2.3 Menyelesaikan masalah yang berhubungan
dengan pertidaksaman kuadrat dua variabel
dalam kehidupan sehari-hari

Buku adalah jendela dunia Page 9


SMA/MA SISTEM PERTIDAKSAMAAN
Kelas X DUA VARIABEL

4.2.4 Menyelesaikan masalah yang berhubungan


dengan sistem pertidaksaman kuadrat dua
variabel dalam kehidupan sehari-hari
4.2.5 Menyelesaikan masalah yang berhubungan
dengan sistem pertidaksaman linear-kuadrat dua
variabel dalam kehidupan sehari-hari

Buku adalah jendela dunia Page 10


SMA/MA SISTEM PERTIDAKSAMAAN
Kelas X DUA VARIABEL

Peta Konsep
Sistem Pertidaksamaan Dua Variabel

Sistem
Pertidaksamaan
Linear Dua Variabel
DEVINISI

Sistem
Pertidaksamaan
Kuadrat Dua Variabel
BENTUK UMUM

Sistem
Pertidaksamaan
Linear-Kuadrat Dua
Variabel
METODE GRAFIK

Sistem
Pertidaksamaan
Kuadrat-Kuadrat
Dua Variabel

Buku adalah jendela dunia Page 11


SMA/MA SISTEM PERTIDAKSAMAAN
Kelas X DUA VARIABEL

TUJUAN PEMBELAJARAN

Tujuan dari dibuatnya bahan ajar pembelajaran ini


adalah sebgai berikut:
1. Agar siswa memahami materi sistem pertidaksamaan dua
variabel (linear-kuadrat, dan kuadrat-kuadrat).
2. Melatih para siswa untuk lebih memahami dan
mengaplikasikan materi sistem pertidaksamaan dua variabel
(linear-kuadrat, dan kuadrat-kuadrat).
3. Memberi cara termudah kepada siswa mengenai materi
sistem pertidaksamaan dua variabel (linear-kuadrat, dan
kuadrat-kuadrat).
4. Memberi semangat belajar siswa.
5. Memberi gambaran kepada para siswa mengenai materi
sistem pertidaksamaan dua variabel (linear-kuadrat, dan
kuadrat-kuadrat).
6. Agar para siswa lebih suka dengan ilmu matematika.

Buku adalah jendela dunia Page 12


SMA/MA SISTEM PERTIDAKSAMAAN
Kelas X DUA VARIABEL

A. SISTEM PERTIDAKSAMAAN
LINEAR DUA VARIABEL

Ayo Belajar Dan Aktivitas

1. Pertidaksamaan Linear Dua Variabel


Pertidaksamaan linear dua variabel adalah suatu
pertidaksamaan yang di dalamnya memuat dua variabel dan
masing-masing variabel itu berderajat satu.
Pertidaksamaan linear dua variabel 𝑎𝑥 + 𝑏𝑦 ≤ 𝑐 atau
𝑎𝑥 + 𝑏𝑦 ≥ 𝑐 dapat diselesaikan dengan langkah-langkah
sebagai berikut.
a. Buat grafik garis 𝑎𝑥 + 𝑏𝑦 = 𝑐
1) Tentukan titik potong garis 𝑎𝑥 + 𝑏𝑦 = 𝑐 dengan
sumbu X dan sumbu Y.
2) Tarik garis lurus melalui kedua titik tersebut.
b. Uji titik
Ambil sembarang titik uji P(𝑥1 , 𝑦1 ) yang terletak di luar
garis 𝑎𝑥 + 𝑏𝑦 = 𝑐 dan hitunglah nilai 𝑎𝑥1 + 𝑏𝑦1 ,
kemudian bandingkan nilai 𝑎𝑥1 + 𝑏𝑦1 dengan nilai 𝑐.
1) Jika 𝑎𝑥1 + 𝑏𝑦1 ≤ 𝑐, bagian belahan bidang yang
memuat titik P(𝑥1 , 𝑦1 ) ditetapkan sebagai daerah
Buku adalah jendela dunia Page 13
SMA/MA SISTEM PERTIDAKSAMAAN
Kelas X DUA VARIABEL

himpunan penyelesaian dari pertidaksamaan 𝑎𝑥 +


𝑏𝑦 ≤ 𝑐.
2) Jika 𝑎𝑥1 + 𝑏𝑦1 ≥ 𝑐, bagian belahan bidang yang
memuat titik P(𝑥1 , 𝑦1 ) ditetapkan sebagai daerah
himpunan penyelesaian dari pertidaksamaan 𝑎𝑥 +
𝑏𝑦 ≥ 𝑐.
2. Sistem Pertidaksamaan Linear Dua Variabel
Sistem pertidaksamaan linear dua variabel adalah sistem
pertidaksamaan yang terbentuk dari dua atau lebih
pertidaksamaan linear dua variabel dengan variabel-variabel
yang sama.
Contoh: 4𝑥 − 2𝑦 ≤ 5
2𝑥 + 5𝑦 ≥ 1
Daerah atau grafik himpunan penyelesaian dari sistem
pertidaksamaan linear dengan dua variabel merupakan irisan
dari masing-masing daerah himpunan penyelesaian
pertidaksamaan linear yang membentuknya.

Buku adalah jendela dunia Page 14


SMA/MA SISTEM PERTIDAKSAMAAN
Kelas X DUA VARIABEL

Ayo Pahami

Contoh Soal dan Alternatif Penyelesaian


1. Tentukan pertidaksamaan linear dua variabel yang
memenuhi daerah yang diarsir pada gambar berikut!

𝑌
(−2,8) 8

𝑋
(4,0)
-2 0 4
𝑔

Alternatif Penyelesaian
Garis 𝑔 melalui titik (4,0) dan (−2,8), persamaannya
adalah:
𝑥−4 𝑦−0
= ⟺ 8(𝑥 − 4) = −6𝑦
−2−4 8−0

⟺ 8𝑥 + 6𝑦 = 32
⟺ 4𝑥 + 3𝑦 = 16

Buku adalah jendela dunia Page 15


SMA/MA SISTEM PERTIDAKSAMAAN
Kelas X DUA VARIABEL

Ambil titik uji P(0,0) pada daerah yang diarsir, sehingga


diperoleh:
4(0) + 3(0) = 0 < 16
Karena garis 𝑔 putus-putus maka titik-titik pada garis 4𝑥 +
3𝑦 = 16 bukan penyelesaian dari pertidaksamaan.
Jadi, daerah yang diarsir merupakan himpunan penyelesaian
dari pertidaksamaan linear dua variabel 4𝑥 + 3𝑦 < 16.

2. Tentukan sistem pertidaksamaan linear yang daerah


penyelesaiannya adalah daerah yang diarsir pada gambar
berikut!
𝑌

𝑋
0 4 6

Buku adalah jendela dunia Page 16


SMA/MA SISTEM PERTIDAKSAMAAN
Kelas X DUA VARIABEL

Alternatif Penyelesaian
Daerah yang diarsir di sebelah kanan sumbu 𝑌 dan di atas
sumbu 𝑋 berarti 𝑥 ≥ 0 dan 𝑦 ≥ 0.
Persamaan garis melalui titik (4,0) dan (0,5) adalah:
𝑥 𝑦
+ 5 = 1 ⟺ 5𝑥 + 4𝑦 = 20
4

Ambil P(0,6) pada daerah penyelesaian sehingga diperoleh:


5(0) + 4(6) = 24 jadi,
5𝑥 + 4𝑦 ≥ 20 .
Persamaan garis melalui titik (6,0) dan (0,4) adalah:
𝑥 𝑦
+ 4 = 1 ⟺ 4𝑥 + 6𝑦 = 24
6

⟺ 2𝑥 + 3𝑦 = 12
Ambil P(0,7) pada daerah penyelesaian sehingga diperoleh:
2(7) + 3(0) = 14 jadi,
2𝑥 + 3𝑦 ≥ 12.
Jadi, sistem pertidaksamaan linear dari daerah yang diarsir
adalah:
𝑥 ≥ 0; 𝑦 ≥ 0; 5𝑥 + 4𝑦 ≥ 20; 2𝑥 + 3𝑦 ≥ 12.

Buku adalah jendela dunia Page 17


SMA/MA SISTEM PERTIDAKSAMAAN
Kelas X DUA VARIABEL

Ayo Berlatih

UJI KOMPETENSI 1

Jawablah soal-soal berikut dengan singkat dan tepat!


1. Gambarlah daerah penyelesaian pertidaksamaan berikut!
a. 2𝑥 + 7𝑦 < 14
b. 4𝑥 − 𝑦 ≥ 8
Jawab:

2. Tentukan pertidaksamaan linear dua variabel yang


memenuhi daerah yang diarsir pada gambar berikut!

Buku adalah jendela dunia Page 18


SMA/MA SISTEM PERTIDAKSAMAAN
Kelas X DUA VARIABEL

a. 𝑌

𝑋
0 10

b. 𝑌

𝑋
−2 0

Jawab:

Buku adalah jendela dunia Page 19


SMA/MA SISTEM PERTIDAKSAMAAN
Kelas X DUA VARIABEL

3. Gambarlah grafik himpunan penyelesaian dari sistem


pertidaksamaan linear berikut!
a. 𝑥 ≥ 0; 𝑦 ≥ 0; 3𝑥 + 4𝑦 ≤ 12; 2𝑥 + 𝑦 ≥ 4
b. 1 ≤ 𝑥 ≤ 5; 𝑦 ≥ 0; 𝑥 + 2𝑦 ≤ 8; 𝑥 − 2𝑦 ≥ −2
Jawab:

4. Seorang petani membutuhkan 15 satuan potassium, 20


satuan nitrogen, dan 24 satuan fosfor agar hasil tanamannya
bagus. Sementara itu, di pasaran tersedia dua jenis pupuk
untuk keperluan tersebut. Pupuk I mengandung 3 satuan
potasium, 1 satuan nitrogen, dan 3 satuan fosfor dalam
setiap bungkusnya. Pupuk II mengandung 1 satuan
potassium, 5 satuan nitrogen, dan 2 satuan fosfor. Tentukan
pertidaksamaan dari keadaan tersebut!
Jawab:

Buku adalah jendela dunia Page 20


SMA/MA SISTEM PERTIDAKSAMAAN
Kelas X DUA VARIABEL

Ayo Cari Tahu

PROYEK
Rancanglah tiga buah masalah dalam kehidupan sehari-hari
yang menerapkan konsep sistem pertidaksamaan linear,
kemudian selesaikanlah! Buatlah laporan dan sajikan hasilnya
di depan kelas!

Buku adalah jendela dunia Page 21


SMA/MA SISTEM PERTIDAKSAMAAN
Kelas X DUA VARIABEL

B. SISTEM PERTIDAKSAMAAN
KUADRAT DUA VARIABEL

Ayo Belajar Dan Aktivitas

1. Pertidaksamaan Kuadrat Dua Variabel


Pertidaksamaan kuadrat dua variabel adalah
pertidaksamaan yang memuat dua variabel dengan derajat
tertinggi dua. Penyelesaian pertidaksamaan kuadrat dua pada
dasarnya sama dengan penyelesaian pertidaksamaan linear
dua variabel.
Pertidaksamaan kuadrat dua variabel 𝑎𝑥 2 + 𝑏𝑦 2 +
𝑐𝑥𝑦 + 𝑑𝑥 + 𝑒𝑦 + 𝑓 ≤ 0 atau 𝑎𝑥 2 + 𝑏𝑦 2 + 𝑐𝑥𝑦 + 𝑑𝑥 +
𝑒𝑦 + 𝑓 ≥ 0 dapat diselesaikan dengan langkah-langkah
sebagai berikut.
a. Buat kurva 𝑎𝑥 2 + 𝑏𝑦 2 + 𝑐𝑥𝑦 + 𝑑𝑥 + 𝑒𝑦 + 𝑓 = 0
b. Uji titik
Ambil sembarang titik uji P(𝑥1 , 𝑦1 ) yang terletak di luar
kurva 𝑎𝑥 2 + 𝑏𝑦 2 + 𝑐𝑥𝑦 + 𝑑𝑥 + 𝑒𝑦+= 0 dan hitunglah
nilai 𝑎𝑥12 + 𝑏𝑦12 + 𝑐𝑥1 𝑦1 + 𝑑𝑥1 + 𝑒𝑦1 + 𝑓, kemudian

Buku adalah jendela dunia Page 22


SMA/MA SISTEM PERTIDAKSAMAAN
Kelas X DUA VARIABEL

bandingkan nilai 𝑎𝑥12 + 𝑏𝑦12 + 𝑐𝑥1 𝑦1 + 𝑑𝑥1 + 𝑒𝑦1 + 𝑓


dengan 0.
1) Jika 𝑎𝑥12 + 𝑏𝑦12 + 𝑐𝑥1 𝑦1 + 𝑑𝑥1 + 𝑒𝑦1 + 𝑓 ≤ 0, bagian
belahan bidang yang memuat titik P(𝑥1 , 𝑦1 ) ditetapkan
sebagai daerah himpunan penyelesaian dari
pertidaksamaan 𝑎𝑥12 + 𝑏𝑦12 + 𝑐𝑥1 𝑦1 + 𝑑𝑥1 + 𝑒𝑦1 +
𝑓 ≤ 0.
2) Jika 𝑎𝑥12 + 𝑏𝑦12 + 𝑐𝑥1 𝑦1 + 𝑑𝑥1 + 𝑒𝑦1 + 𝑓 ≥ 0, bagian
belahan bidang yang memuat titik P(𝑥1 , 𝑦1 ) ditetapkan
sebagai daerah himpunan penyelesaian dari
pertidaksamaan 𝑎𝑥12 + 𝑏𝑦12 + 𝑐𝑥1 𝑦1 + 𝑑𝑥1 + 𝑒𝑦1 +
𝑓 ≥ 0.

Ayo Pahami

Masalah dan Alternatif Penyelesaian


1. Tentukan daerah himpunan penyelesaian dari
pertidaksamaan 𝑦 ≥ 𝑥 2 + 3𝑥 − 4!
Alternatif Penyelesaian
a. Menggambar grafik 𝑦 = 𝑥 2 + 3𝑥 − 4
1) 𝑦 = 𝑥 2 + 3𝑥 − 4 mempunyai nilai 𝑎 = 1 sehingga
grafik terbuka ke atas.
Buku adalah jendela dunia Page 23
SMA/MA SISTEM PERTIDAKSAMAAN
Kelas X DUA VARIABEL

2) Menentukan titik potong grafik dengan sumbu 𝑋 →


𝑦=0
𝑥 2 + 3𝑥 − 4 = 0
⇔ (𝑥 + 4)(𝑥 − 1) = 0
⇔ 𝑥 = −4 atau 𝑥 = 1
Jadi, titik potong dengan sumbu X adalah (−4,0) dan
(1,0).
3) Menentukan titik potong grafik dengan sumbu 𝑌 →
𝑥=0
𝑦 = 02 + 3(0) − 4 = −4
Jadi, titik potong dengan sumbu 𝑌 adalah (0, −4).
4) Menentukan koordinat titik puncak 𝑦 = 𝑥 2 + 3𝑥 − 4,
𝑎 = 1, 𝑏 = 3, 𝑐 = −4
−𝑏 −3 3 1
𝑥= = 2(1) = − 2 = −1 2
2𝑎
−𝐷
𝑦= 4𝑎
32 −4(1)(−4)
=−
4(1)
9+16 25 1
=− =− = −6 4
4 4
1 1
Jadi, koordinat titik puncaknya adalah (−1 2 , −6 4).

Buku adalah jendela dunia Page 24


SMA/MA SISTEM PERTIDAKSAMAAN
Kelas X DUA VARIABEL

b. Uji titik
Ambil titik uji P(0,0) diperoleh:
0 ≥ 02 + 3(0) − 4 ⇔ 0 ≥ −4
Jadi, daerah himpunan penyelesaian pertidaksamaan
𝑦 = 𝑥 2 + 3𝑥 − 4 adalah belahan bidang yang memuat
titik P(0,0).

Buku adalah jendela dunia Page 25


SMA/MA SISTEM PERTIDAKSAMAAN
Kelas X DUA VARIABEL

Buku adalah jendela dunia Page 26


SMA/MA SISTEM PERTIDAKSAMAAN
Kelas X DUA VARIABEL

Ayo Berlatih

UJI KOMPETENSI 2
Gambarlah grafik himpunan penyelesaiannya!
1. 𝑦 ≤ 𝑥 2 + 𝑥 − 6
Jawab:

2. 𝑦 > 𝑥 2 − 12𝑥 + 20
Jawab:

Buku adalah jendela dunia Page 27


SMA/MA SISTEM PERTIDAKSAMAAN
Kelas X DUA VARIABEL

3. 2𝑥 2 − 11𝑥 − 𝑦 ≥ 12
Jawab:

4. 3𝑥 2 − 𝑥 + 𝑦 < 4
Jawab:

Buku adalah jendela dunia Page 28


SMA/MA SISTEM PERTIDAKSAMAAN
Kelas X DUA VARIABEL

Ayo Belajar Dan Aktivitas

2. Sistem Pertidaksamaan Linear-Kuadrat


Sistem pertidaksamaan linear-kuadrat adalah sistem
pertidaksamaan yang terbentuk dari dua atau lebih
pertidaksamaan. Bentuk umum sistem pertidaksamaan
linear-kuadrat adalah:
𝑦 ∗ 𝑎𝑥 2 + 𝑏𝑥 + 𝑐
𝑦 ∗ 𝑝𝑥 + 𝑞
dengan (*) adalah tanda pertidaksamaan.

Ayo Pahami

Contoh Soal dan Alternatif Penyelesaian


Gambarlah grafik himpunan penyelesaian dari sistem
pertidaksamaan linear-kuadrat berikut!
𝑦 ≤ −𝑥 2 + 𝑥 + 6
𝑦 ≤ −𝑥 + 2

Buku adalah jendela dunia Page 29


SMA/MA SISTEM PERTIDAKSAMAAN
Kelas X DUA VARIABEL

Alternatif Penyelesaian
a. 𝑦 = −𝑥 2 + 𝑥 + 6 merupakan parabola dengan 𝑎 = −1, 𝑏 =
1, dan 𝑐 = 6. Daerah penyelesaian sistem
pertidaksamaannya sebagai berikut.

b. 𝑦 = −𝑥 + 2 merupakan garis lurus yang memotong sumbu


𝑋 di (2,0) dan memotong sumbu 𝑌 di (0,2).

Buku adalah jendela dunia Page 30


SMA/MA SISTEM PERTIDAKSAMAAN
Kelas X DUA VARIABEL

Grafik himpunan penyelesaiannya merupakan irisan dari


grafik-grafik himpunan penyelesaian pertidaksamaan-
pertidaksamaan yang membentuk sistem pertidaksamaan
linear-kuadrat dua variabel tersebut.

𝑦 ≤ −𝑥 2 + 𝑥 + 6; 𝑦 ≤ −𝑥 + 2

Buku adalah jendela dunia Page 31


SMA/MA SISTEM PERTIDAKSAMAAN
Kelas X DUA VARIABEL

Ayo Berlatih

UJI KOMPETENSI 3
Gambarlah grafik himpunan penyelesaiannya!
1. 𝑦 ≤ 𝑥 2 − 3𝑥 − 10
𝑦 ≥𝑥−4
Jawab:

2. 𝑦 ≥ −𝑥 2 + 4𝑥 + 5
𝑦 − 2𝑥 + 3
Jawab:

Buku adalah jendela dunia Page 32


SMA/MA SISTEM PERTIDAKSAMAAN
Kelas X DUA VARIABEL

3. 𝑦 ≥ 𝑥 2 + 4𝑥 − 12
𝑦 ≤𝑥+5
Jawab:

4. 𝑦 ≥ −𝑥 2 − 2𝑥 + 3
𝑦 ≥𝑥+5
Jawab:

Buku adalah jendela dunia Page 33


SMA/MA SISTEM PERTIDAKSAMAAN
Kelas X DUA VARIABEL

Ayo Belajar Dan Aktivitas

3. Sistem Pertidaksamaan Kuadrat-Kuadrat


Agar lebih mudah memahami tentang sistem pertidaksamaan
kuadrat-kuadrat dua variabel, perhatikan masalah berikut!

Ayo Pahami

Masalah dan Alternatif Penyelesaian


Dio akan melemparkan bola dan menginginkan ketinggian
bolanya paling tidak mencapai 8t-t2. Indra akan melempar bola
2 detik setelah Dio dan menginginkan ketinggian bolanya
paling tidak mencapai 10t-t2 (t dalam detik). Pada detik
keberapa bola Dio dan bola Indra akan berada pada ketinggian
yang sama? Berapa ketinggiannya?
Alternatif Penyelesaian
Untuk menjawab masalah diatas dibuat model matematika
terlebih dahulu, misalnya

ℎ1 = Ketinggian bola Dio

ℎ2 = Ketinggian bola Indra

Buku adalah jendela dunia Page 34


SMA/MA SISTEM PERTIDAKSAMAAN
Kelas X DUA VARIABEL

Menentukan pertidaksamaan untuk ketinggian masing-asing


bola.

ℎ1 ≤ 8𝑡 − 𝑡2

Bola indra dilempar 2 detik setelah bola Dio,maka:

ℎ2 ≤ 10(𝑡 − 2) − (𝑡 − 2)2 ↔ ℎ2 ≤ 10𝑡 − 20 −


(𝑡2 – 4𝑡 + 4)

↔ ℎ2 ≤ 10𝑡 − 20 − 𝑡2 + 4𝑡 – 4

↔ ℎ2 ≤ − 𝑡2 + 14𝑡 – 24

Ketinggian tidak boleh nol, maka ℎ1 ≥ 0 dan ℎ2 ≥ 0

Sistem pertidaksamaan yang menyatakan ketinggian dari kedua


bola pada waktu (t) yang bersamaan adalah:

ℎ₁ ≤ −𝑡 2 + 8𝑡
{
h₂ ≤ −t² + 4t − 24

Dengan ℎ1 ≥ 0 dan ℎ2 ≥ 0

Langkah selanjutnya adalah menggambar grafik ℎ1 = −𝑡2 +


8𝑡, kemudian menggambar grafik

Buku adalah jendela dunia Page 35


SMA/MA SISTEM PERTIDAKSAMAAN
Kelas X DUA VARIABEL

ℎ2 = −𝑡2 + 14𝑡 – 24
a. Menggambar grafik ℎ1 = −𝑡2 + 8𝑡
ℎ1 = −𝑡2 + 8𝑡 merupakan parabola yang mempunyai
nilai 𝑎 = −1 , 𝑏 = 8 dan 𝑐 = 0.
1) 𝑎 = −1 , maka parabola terbuka kebawah.
2) Titik potong dengan sumbu t.
ℎ = 0 ↔ −𝑡2 + 8𝑡 = 0
↔ 𝑡 (−𝑡 + 8) = 0
↔ 𝑡 = 0 𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑡 = 8.
Jadi , titik potong grafik ℎ1 = −𝑡2 + 8 dengan
sumu t adalah (0,0) dan (8,0).
𝑏 𝐷
3) Koordinat titik puncak (− 2𝑎 , − 4𝑎) = (4,16)

4) Uji titik untuk menentukan daerah pertidaksamaan.


Ambil sembarang titik dibawah kurva, misalkan (1,0).
Subtitusikan pada pertidaksamaan
ℎ1 ≤ −𝑡2 + 8𝑡 diperoleh 0 < 7. Jadi daerah
pertidaksamaan ℎ1 ≤ −𝑡2 + 8𝑡 berada dibawah
kurva ℎ1 = −𝑡2 + 8𝑡. Karena ℎ1 ≥ 0 , maka
diperoleh daerah penyelesaian seperti diatas.

Buku adalah jendela dunia Page 36


SMA/MA SISTEM PERTIDAKSAMAAN
Kelas X DUA VARIABEL

b. Menggambar grafik ℎ2 = −𝑡2 + 14𝑡 – 24


ℎ2 = −𝑡2 + 14𝑡 – 24 merupakan parabola yang
mempunyai nilai 𝑎 = −1 , 𝑏 = 14 dan 𝑐 = −24.
𝑎 = −1, maka parabola terbuka ke bawah.
Titik potong dengan sumbu t.
ℎ = 0 ↔ − 𝑡2 + 14𝑡 – 24 = 0
↔ 𝑡2 − 14𝑡 + 24 = 0
↔ (𝑡 – 2) (𝑡 – 12) = 0
↔ 𝑡 = 2 𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑡 = 12.

Buku adalah jendela dunia Page 37


SMA/MA SISTEM PERTIDAKSAMAAN
Kelas X DUA VARIABEL

Jadi, titik potong dengan sumbu t adalah (2,0) dan (12,0).


𝑏 𝐷
Koordinat titik puncak (− 2𝑎 , − 4𝑎) = (7,25)

Uji titik untuk menentukan daerah pertidaksamaan.


Ambil sembarang titik dibawah kurva, misalkan (5,0).
Subtitusikan pada pertidaksamaan
ℎ2 ≤ −𝑡2 + 14𝑡 – 24 diperoleh 0 < 21. Jadi, daerah
pertidaksamaan ℎ2 ≤ −𝑡2 + 14𝑡 – 24 berada dibawah
kurva ℎ2 = −𝑡2 + 14𝑡 – 24. Karena ℎ2 ≥ 0, maka
diperoleh daerah penyelesaian seperti dibawah.

Buku adalah jendela dunia Page 38


SMA/MA SISTEM PERTIDAKSAMAAN
Kelas X DUA VARIABEL

Langkah selanjutnya adalah menggabungkan kedua kuadrat


grafik dalam satu sistem koordinat cartesius seperti gambar
dibawah.
Diperoleh daerah himpunan penyelesaian dari sistem
pertidaksamaan tersebut yang merupakan irisan dari masing-
masing daerah himpunan penyelesaian pertidaksamaan kuadrat
yang membentuknya.

Buku adalah jendela dunia Page 39


SMA/MA SISTEM PERTIDAKSAMAAN
Kelas X DUA VARIABEL

Buku adalah jendela dunia Page 40


SMA/MA SISTEM PERTIDAKSAMAAN
Kelas X DUA VARIABEL

Ayo Lakukan

Coba Sendiri
Andi bermain katapel dan menginginkan ketinggian bidikannya
paling tidak mencapai −𝑡 2 + 6𝑡 − 8. Dani juga bermain
katapel dan menginginkan ketinggian bidikannya paling tidak
mencapai −𝑡 2 + 9𝑡 − 18 (𝑡 dalam detik).
Pada detik keberapa bidikan katapel Andi dan Dani akan brada
pada ketinggian yang sama?
Jawab:

Sistem pertidaksamaan kuadrat dua variabel adalah sistem


pertidaksamaan yang terbentuk dari dua atau lebih
pertidaksamaan kuadrat dua variabel dengan variabel-variabel
yang sama, misalnya:
𝑥2 + 𝑦2 ≤ 4
𝑦 ≥ 𝑥2 + 𝑥 − 2
Daerah atau grafik himpunan penyelesaian dari sistem
pertidaksamaan kuadrat dua variabel merupakan irisan dari

Buku adalah jendela dunia Page 41


SMA/MA SISTEM PERTIDAKSAMAAN
Kelas X DUA VARIABEL

masing-masing daerah himpunan penyelesaian pertidaksamaan


kuadrat yang membentuknya.

Ayo Pahami

Contoh Soal dan Alternatif Penyelesaian


Gambarlah grafik himpunan penyelesaian dari sistem
pertidaksamaan kuadrat dua variabel berikut!
𝑦 ≥ 𝑥 2 + 𝑥 − 12
𝑦 ≤ −𝑥 2 + 4𝑥 + 12
Alternatif Penyelesaian
Pertama digambarkan masing-masing grafik himpunan
penyelesaian dari pertidaksamaan-pertidaksamaan yang
membentuk sistem pertidaksamaan tersebut.
a. 𝑦 = 𝑥 2 + 𝑥 − 12 merupakan parabola dengan 𝑎 = −1, 𝑏 =
1, dan 𝑐 = −12. Daerah penyelesaian sistem
pertidaksamaannya sebagai berikut.

Buku adalah jendela dunia Page 42


SMA/MA SISTEM PERTIDAKSAMAAN
Kelas X DUA VARIABEL

𝑦 = 𝑥 2 + 𝑥 − 12
b. 𝑦 = −𝑥 2 + 4𝑥 + 12 merupakan parabola dengan 𝑎 =
−1, 𝑏 = 4, dan 𝑐 = 12. Daerah penyelesaian sistem
pertidaksamaannya sebagai berikut.

Buku adalah jendela dunia Page 43


SMA/MA SISTEM PERTIDAKSAMAAN
Kelas X DUA VARIABEL

Grafik himpunan penyelesaiannya merupakan irisan dari


grfaik-grafik himpunan penyelesaian pertidaksamaan-
pertidaksamaan yang membentuk sistem pertidaksamaan
kuadrat dua variabel tersebut.

𝑦 ≥ 𝑥 2 + 𝑥 − 12, 𝑦 ≤ −𝑥 2 + 4𝑥 + 12

Buku adalah jendela dunia Page 44


SMA/MA SISTEM PERTIDAKSAMAAN
Kelas X DUA VARIABEL

Ayo Berlatih

UJI KOMPETENSI 4
Gambralah grafik himpunan penyelesaiannya!
1. 𝑦 ≥ 𝑥 2 − 2𝑥 − 15
𝑦 ≥ 𝑥 2 + 𝑥 − 20
Jawab:

2. 𝑦 ≥ 𝑥 2 − 4𝑥 − 12
𝑦 ≤ 𝑥 2 − 𝑥 − 20
Jawab:

Buku adalah jendela dunia Page 45


SMA/MA SISTEM PERTIDAKSAMAAN
Kelas X DUA VARIABEL

3. 𝑦 ≤ 𝑥 2 − 8𝑥 + 15
𝑦 ≤ −𝑥 2 + 4𝑥 + 12
Jawab:

4. 𝑦 ≤ 𝑥 2 + 3𝑥 − 10
𝑦 ≥ 𝑥 2 − 4𝑥 + 3
Jawab:

Buku adalah jendela dunia Page 46


SMA/MA SISTEM PERTIDAKSAMAAN
Kelas X DUA VARIABEL

Ayo Berlatih

Berpikir Lebih Tinggi


Gambarlah himpunan penyelesaian sistem pertidaksamaan
berikut!
𝑥 2 + 𝑦 2 + 6𝑦 + 5 ≤ 0
𝑥 2 + 𝑦 2 − 16 ≤ 0
Jawab :

Buku adalah jendela dunia Page 47


SMA/MA SISTEM PERTIDAKSAMAAN
Kelas X DUA VARIABEL

Ayo Cari Tahu

PROYEK
Rancanglah masalah dalam bidang transportasi yang
menerapkan konsep sistem pertidaksamaan kuadrat, kemudian
tentukan daerah penyelesaiannya! Buatlah laporan dan sajikan
di depan kelas!

Buku adalah jendela dunia Page 48


SMA/MA SISTEM PERTIDAKSAMAAN
Kelas X DUA VARIABEL

DAFTAR PUSTAKA

Sharma, S.N. 2013. Jelajah Matematika 1a SMA Kelas X (Edisi


Pertama). Jakarta: Yudhistira.
Sukino. 2007. Matematika untuk Kelas X Jilid 1A. Jakarta:
Erlangga.
Tampomas, Husein. 2002. SeribuPena Matematika SMA Jilid
1. Jakarta: Erlangga.
Wirodikromo, Sartono. 2007. Matematika untuk Kelas X Jilid
1. Jakarta: Erlangga.

Buku adalah jendela dunia Page 49