Anda di halaman 1dari 3

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Menurut Undang-Undang Republik Indonesia No. 36 Tahun 2009 tentang
Kesehatan, mengatakan bahwa kesehatan adalah keadaan sehat, baik secara fisik,
mental, spiritual maupun sosial yang memungkinkan setiap orang untuk produktif
secara sosial dan ekonomis. Sanitasi tempat-tempat umum merupakan problem
kesehatan masyarakat yangcukup mendesak. Karena tempat umum merupakan
tempat bertemunya segala macam masyarakat dengan segala penyakit yang
dipunyai oleh masyarakat.
Salah satu tempat umum yang memerlukan pengawasan dalam hal sanitasi
adalah sarana trasportasi. Sarana transportasi merupakan sarana yang memiliki
peranan yang sangat penting dalam pembangunan suatu Negara dan derajat
kesehatan. Hal ini dikarenakan bahwa didalam sarana transportasi terdapat kegiatan
dimana orang banyak berkumpul dan mengadakan interaksi pemindahan barang
dan manusia dari tempat asal ke tempat tujuan. Sarana transportasi dibedakan
menjadi 3 bagian yaitu transportasi darat, laut,dan udara.
Pengertian stasium menurut Peraturan Menteri Perhubungan No.29 Tahun
2011 Tentang persyaratan teknis bangunan stasiun kereta api “Stasiun kereta api
merupakan prasarana kereta api sebagai tempat pemberangkatan dan
pemberhentian kereta api.” Dan menurut jenisnya, stasiun kereta api ada yang
merupakan stasiun penumpang yang merupakan stasiun untuk keperluan naik turun
penumpang.
Berdasarkan pengertian tersebut, stasiun kereta api termasuk sarana dan
bangunan umum yang juga terdapat fasilitas umum. Sarana dan bangunan umum
dinyatakan memenuhi syarat kesehatan lingkungan apabila memenuhi kebutuhan
fisiologis, psikologis dan dapat mencegah penularan penyakit antar pengguna,
penghuni dan masyarakat sekitarnya. Selain itu juga harus memenuhi persyaratan
dalam pencegahan terjadinya kecelakaan dan hal yang tidak diinginkan lainnya.
Sanitasi di tempat-tempat umum sangat diperlukan karena adanya kumpulan
manusia yang berhubungan langsung dengan lingkungan yang memungkinkan

1
untuk terjadinya penularan penyakit dan kecelakaan apabila fasilitas sanitasi yang
sudah tersedia masih belum memadai.
Permasalah sanitasi tempat umum merupakan suatu hal yang penting untuk dikaji
dalam kehidupan masyarakat khususnya Indonesia. Hal tersebut mengingat masih
adanya permasalahan di bidang kesehatan terkait dengan sanitasi di tempat umum.
Maka dari itu perlu dilakukan upaya melindungi, memelihara dan mewujudkan
lingkungan yang sehat pada stasiun sebagai sarana dan bangunan umum. Upaya yang
dapat dilakukan adalah dengan berbagai upaya pengendalian faktor resiko penyebab
timbulnya penyakit, yaitu salah satunya dengan melakukan inspeksi pada stasiun.

1.2 Rumusan masalah


Adapun rumusan masalah yang akan dibahas dalam penulisan makalah ini adalah
sebagai berikut:
1. Bagaimana sanitasi, fasilitas serta sarana dan prasarana yang ada di Stasiun ?
2. Apakah sanitasi Stasiun sesuai dengan peraturan?

1.3 Tujuan
Adapun tujuan dari penulisan makalah ini adalah sebagai berikut:
1. Untuk mengetahui bagaimana sanitasi, fasilitas serta sarana dan prasarana yang
ada di stasiun
2. Untuk mengetahui bagaimana sanitasi, fasilitas serta sarana dan prasarana yang
ada di Stasiun
3. Untuk mengetahui apakah sanitasi stasiun sudah sesuai dengan peraturan.

1.4 Manfaat

1. Agar mahasiswa dapat mengamati dan menilai kelayakan dari sebuah tempat
perhubungan untuk digunakan.
2. Agar mahasiswa dapat mengamati dan menilai kelayakan sarana dan sanitasi yang
tersedia di Stasiun
3. Agar mahasiswa dapat mengamati dan menilai kelayakan sarana dan prasarana
lingkungan di Stasiun
DAFTAR PUSTAKA

Deviyanti. 2015. Sanitasi Kereta Api Ekonomi Pasundan Dan Keluhan Kesehatan
Penumpang. Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol. 1, No. 1.
Peraturan Menteri Perhubungan No. 29 Tahun 2011 Tentang Persyaratan Teknis
Bangunan Stasiun Kereta Api.
Undang-Undang Republik Indonesia No. 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan.