Anda di halaman 1dari 17

PEMB

BANGUNA AN JEMBA
ATAN UNDDERPASS
S
DAN P
PEKERJAA AN JALAN
N
DI K
KM 14 KAL
LIORANG

CA
ALCULATIION REPO
ORT FOR U
UNDERPA
ASS STRU
UCTURE & FOUNDA
ATION

P
PROJECT : PEMBAN
NGUNAN JEMBATA
J AN UNDER RPASS DA
AN
PEKERJ AAN JALA
AN DI KM 14 KALIO
ORANG

C
CLIENT : PT. INDE
EXIM COA
ALINDO

L
LOCATION
N : KALIORA
ANG, KUT
TAI TIMUR
R, EAST KA
ALIMANTA
AN

D
DOC. NUM
MBER : IC-ARUN
NG-UNDER
RPASS- DOC-2017-1100030

J
JOB NO. : 033/IC-A
ARUNG/VII/2017

CLA
ASS 1

0.1 02--Oct-2017 IFC Issued F


For Commennt SA ADS RMSS
Rev.
R Date Status Revission Memo Issue
ed Checkeed Approv
ved COMP
PANY

Th
his document is the property
ty of PT. INDEXIM COALIN
INDO and it shall not be dissclosed to third parties or rreproduced without permisssion of the COMPANY.
Ellectronic Filename: IC-ARUNG-UNDERPASS-DOC-22017-100030_REV 0.1
KEGIATAN PERENCANAAN TEKNIS JEMBATAN
Perencanaan Teknis Jembatan Indexim Kaliorang
Jembatan UnderPass

DATA PERENCANAAN

A KARAKTERISTIK JEMBATAN
Jenis Jembatan = Girder (Komposit) Kelas A
Bentang Jembatan = 25

Wilayah Gempa =6
Beban Peraturan Pembebanan Jembatan ( RSNI 2005 ) : 9.80

Beban Truk "T" : T = 500 kN Beban 100% P = 500 kN = 51.0 ton


- Beban roda T = 113 kN Beban 100% P = 113 kN = 11.48 ton
- Beban dua roda berdekatan T = 225 kN Beban 100% P = 225 kN = 22.96 ton

Beban Lajur " D" :


- Beban Terbagi Rata(BTR) q =9 kPa Beban 100% q = 9 kN/m² = 0.92 t/m2

- Beban Garis (BGT) p = 49 kN/m Beban 100% p = 49 kN/m = 5.00 t/m

B MATERIAL

Jembatan Bentang 25 m

Bangunan Atas

- Lantai Kendaraan = Beton K - 300 dan Baja tulangan U - 39


Bangunan Bawah (Abutmen dan Pier)

- Beton = K - 300

- Baja tulangan = U - 39
Pondasi

- Sumuran selinder = 600 mm

C KARAKTERISTIK TANAH

Karakteristik Tanah disesuaikan dengan hasil penyelidikan tanah dilapangan, dimana akan
ditampilkan tersendiri dalam lampiran. Adapun parameter lainnya ditentukan sebagai berikut :
Tanah timbunan dibelakang abutmen
3
- Berat Isi Tanah  = 1.480 gr/cm
- Sudut Geser Tanah  = 5.310 o
5o31'38.29"

- Kohesi c = 0.0068 kg/cm2


KEGIATAN PERENCANAAN TEKNIS JEMBATAN
Perencanaan Teknis Jembatan Indexim Kaliorang
Jembatan UnderPass

PEMBEBANAN ABUTMEN

A DATA PERENCANAAN
Data Tanah
Tanah timbunan dibelakang abutmen ( aktif )
* Berat isi tanah w = 1.480 t/m3 = 14.80 kN/m3
* Sudut geser tanah  = 5.310 deg
* Kohesi c = 0.007 kg/cm2

Material
Bangunan atas
* Lantai kendaraan = Beton K - 300 dan Baja U - 39
setara dengan fc' = 300 kg/cm2
Bangunan bawah
* Abutmen = Beton K - 300 dan Baja U - 39
setara dengan fy = 3900 kg/cm2

Karakteristik Bangunan Atas


* Bentang jembatan = 25 m
* Lebar jalan = 8.00 m
* Lebar trotoar = 1.55 m ( Kiri - Kanan )
* Tinggi Jembatan = 12.48 m
* Jarak antar Girder = 2.00 m

Karakteristik Bangunan Bawah


* Tipe Abutmen = Dinding
* Panjang abutmen = 11.00 m
* Lebar Abutmen = 6.00 m

Pembebanan
Metode yang digunakan adalah metode Tegangan Kerja dimana semua beban yang digunakan
adalah beban 'Nominal yang diperoleh Peraturan Pembebanan Untuk Jembatan (RSNI T - 02 - 2005)

ANALISA PEMBEBANAN
A. Beban Mati 300 kg/cm2

- Bangunan Atas
* Berat Girder Bridge A-25 = 5 . 25.00 0.48 . 2400 = 143,700.00 Kg
* Berat trotoar = 2 . 1.55 . 0.30 . 25 . 2400 = 55,800.00 Kg
* Berat lantai kendaraan = 0.22 . 8.0 . 25 . 2400 = 105,600.00 Kg
* Berat lapisan aspal = 0.05 . 8.0 . 25 . 2300 = 23,000.00 Kg
* Berat air hujan = 0.05 . 8.0 . 25 . 1000 = 10,000.00 Kg
PMS = 338,100.00 Kg
= 169.05 Ton (Nominal)
- Beban Mati Tambahan
* Berat lapisan aspal = 0.00 . 8.0 . 25 . 2300 = - Kg
* Berat air hujan = 0 . 8.0 . 25 . 1000 = - Kg
* lapisan kembali aspal beton tebal 50 mm = 0.05 . 8.0 . 25 2300 = 23,000.00 Kg
23,000.00 Kg
Reaksi perletakan abutmen 1 akibat beban mati tambahan PMA = 11.50 Ton (Normal)
- Beban Lajur "D"
Jumlah Lajur (n) = 2.18  2
Beban terbagi rata ( BTR )
Untuk L < 30 m q = 0.92 t/m2

Faktor beban dinamis (FBD) = 40% = 4.0 Berdasarkan Grafik FBD untuk L E = 25 m

Beban terbagi rata (BTR) q = + 0.4 0.92 x 25.0 = 32.14 ton/m

Beban garis (BGT)


Beban garis untuk tiap jalur p = 5.00 t/m
Faktor beban dinamis (FBD) = 40% = 4.0 Berdasarkan Grafik FBD untuk L E = 25 m

Beban terbagi rata (BTR) p = + 0.4 5.00 = 9.000 ton/m

Beban Lajur "D" yang bekerja

6.5

100%
50%

0.75 0.75

TTD = { (q x 6.5 ) . 100% + (q x 1.5 ) . 50% }+ ( p x 6.5 ) . 100% + (p x 1.5 ) . 50% }


TTD = 298.29
Reaksi perletakan abutmen 1 akibat beban lajur "D" TTD = 149.14 ton ( Nominal)
- Beban Truk "T"
Beban Truk untuk 2 Lajur = Beban 2 Lajur Lalu Lintas = 2 x 51.02 = 102.04 Ton

S 2.00
Faktor Distribusi = = = 0.59 ( Berdasarkan tabel untuk balok baja I) majemuk
3.4 3.4
Beban Truk "T" TTT = 1 x 0.59 x 102.04 = 60.02 ton
Reaksi perletakan abutmen 1 akibat beban Truk "T" TTT = 30.01 ton ( Nominal )

- Beban Rem ( Rm ) Bekerja setinggi H = 12.48 + 1.80 = 14.28 m


Tinggi Titik tangkap = 1.80 m
Tinggi Abutmen = 12.48 m
TTB = 5% . Beban Lajur D (Beban Lajur D Tanpa dikalikan dengan faktor dinamis)
TTB = 5% . 149.14 = 7.46 ton
MTM = 7.46 . 14.28 = 106.49 ton-m

- Beban Pejalan Kaki Untuk Trotoar


Semua elemen trotoar langsung memikul pejalan kaki direncanakan = 5 kPa = 510.2 kg/m2
Beban yang diterima trotoar kiri & kanan TTP = 2 . 510.2 . 1.6 . 25.0 = 39541 kg
Reaksi perletakan abutmen 1 akibat beban pejalan kaki TTP = 19.77 ton ( Nominal)

- Gaya Gesek Perletakan ( T BF )


Tinggi Perletakan H = 3.30
Koef. Gesek Bahan = 0.15
TBF = 0.15 . Beban mati
TBF = 0.15 . 169.05 = 25.36 ton ( Nominal)
MBF = 25.36 . 3.30 = 83.68 ton-m ( Nominal)

- Beban Angin
Angin dianggap bekerja secara merata pada seluruh bangunan atas

b= 1100 cm (lebar keseluruhan jembatan diukur dari sisi luar sandaran)


d= 200 cm (tinggi bangunan atas termasuk tinggi bagian sandaran yang masif)
l= 2500 cm (panjang total bangunan atas)

Apabila bagian atas jembatan kosong kendaraan

TEW = 0.000600 C W (V W ) 2 A b Menetukan nilai Cw


b 1100
= = 5.50 interpolasi
d 200
CW = 1.25 ( tabel koefisien seret untuk b/d = 5.5 )

VW = 30 m/s (diambil kecepatan batas ultimit)


2
Ab = 50.00 m diambil 30% Ab R. baja = 15.00 m2
TEW = 10.125 kN = 1.03 ton ( Nominal)
MEW = 1.03 . 12.48 = 12.89 ton-m ( Nominal)

Apabila bagian atas jembatan dilalui kendaraan

TEW = 0.0012 C W (V W ) 2 A b Dengan pengertian Cw = 1.25

TEW = 20.25 kN = 2.07 ton ( Nominal)


MEW = 2.07 . 12.48 = 25.79 ton-m ( Nominal)

Beban angin total


TEW = 1.03 + 2.07 = 3.10 ton
MEW = 12.89 + 25.79 = 38.68 ton-m
- Beban Gempa (Analisa Statis Ekuivalen)
3
Fc' = 0,83*K/10 Fc' = Mpa Ic = 1/12 * b* h
Perode alami tunggal ( T ) Ec = 4700*(Fc')^0,5 Ic = 114.58 m4
Untuk bangunan sederhana : Ec = 21,409.52 Mpa = 21,409,518.91 Lb = 0,2+0,35
WTP 2 = 6.28 Lb = 0.55 m
T = 2
 . KP WTP = 1814 ton Kp = 3*Ec*Ic/Lb^3
 = 9.8 m/dt2 Kp = 44,234,543,204.52 kN/m
Kp = 4,423,454,320.45 ton/m
T = 0.00129 detik C = 0.20 ( Grafik Koefisien geser dasar untuk wilayah 1 )

Faktor tipe bangunan "S"


Faktor tipe bangunan S = 1.0 F [Tabel faktor tipe bangunan u/ jembatanTipe B (daktail, bang.atas dan bawah terpisah)]
Dimana F = 1.25 - 0.025 n n = 2 (jumlah sendi plastis)
= 1.20
sehingga S = 1.20

Faktor Kepentingan I
Faktor kepentingan I = 1.2 ( Tabel faktor kepentingan untuk jembatan memuat lebih dari 2000/hari)

Perhitungan Koefisien beban gempa horisontal


Kh = C . S

Kh = 0.20 x 1.20 = 0.240

Beban Horisontal statis ekivalen


Wbawah = 558.36 ton
Beban Horisontal statis ekivalen bangunan bawah untuk metode tegangan kerja diambil 80%
TEQbawah = Kh I Wbawah x 80%
= Abutment + Wingwall + Tanah Abutment (Tabel 5.1 ) ; Wingwall (Tabel 5.2); Tanah (Tabel 5.3)
= 757.9 ton
MEQbawah = Abutment + Wingwall + Tanah = 3,636.76 ton-m

Berat bagian bangunan atas


Watas = 180.55 ton

Berat bangunan atas dianggap bekerja sebagai gaya inersia untuk metode tegangan kerja diambil 80%
TEQatas = H = Kh . I . Watas
= 0.24 x 1.2 x 180.6 x 80%
= 41.6 ton
MEQatas = 41.6 x 12.48 = 519 ton-m

T*EQ = TEQatas + TEQbawah = 799.54 ton


M*EQ = MEQatas + MEQbawah = 4155.91 ton-m

- Gaya Akibat Tekanan Tanah Dalam Keadaan Gempa Bumi


Perhitungan koefisien tekanan tanah
Koefisien tekanan tanah lateral
o = Arc Tan Kh Kh = Ch . S Ch = Koef Geser dasar tek.tanah lateral = -1.44 Wilayah 6
= -1.73 S = 1.2 (tanah Lunak)
o = Arc Tan -1.7254
o = -59.905 °
* Koefisien tekanan tanah aktif
2
Cos ( * - o )
=
KaEQ = 2 Sin * . Sin ( * - o )
Cos o 1
Cos o
KaEQ = 0.3519
Tekanan tanah aktif
Resultan tekanan tanah tambahan akibat gempa yang bekerja pada elevasi 2/3H dari dasar
2.
TaEQ = [q.H.L.(KaEQ - Ka)] + [1/2.t.H L.(KaEQ - Ka)]
= -56.964 ton
2
MaEQ = 2/3 . H. [(q.H.L.(KaEQ - Ka)) + (1/2.t.H .L.(KaEQ - Ka))]
= -123.422 ton-m
Tabel 4. Rekapitulasi Gaya Yang Bekerja
Beban Momen
No Aksi Simbol ( Ton ) ( ton - m )
V H MV MH
Aksi Tetap
1 Berat Sendiri
*Bangunan Atas 169.05 0 0 0
*Bangunan bawah PMS/MMS
-Abutmen (Tabel 2.1) 484.15 0 -73.94 0
-Wing Wall (Tabel 2.2) 74.21 0 63.04 0
-Tanah (Tabel 2.3) 2731.34 0 598.10 0
2 Beban mati tambahan PMA/MMA 11.50 0 0 0
3 Tekanan Tanah
Aktif (tabel 4.1) PTA/MTA 0 1023.83 0 1602.31
Pasif 0 0 0 0
4 Gaya Gesek Perletakan TBF/MBF 0 25.4 0 83.68
Total Aksi Tetap 3470.24 1049.19 587.21 1685.99
Beban lalu lintas
1 Beban lajur "D"/Truk"T" TTD/MTD 179.15 0 0 0
2 Gaya Rem TTB/MTB 0 7.46 0 106.49
3 Beban Pejalan kaki TTP/MTP 20 0 0 0
Total Beban Lalu lintas 198.93 7.46 0.00 106.49
1 Pengaruh Suhu TET/MET 0 0 0 0
2 Hidro / Daya Apung TEU/MEU 0 0 0 0
3 Beban Angin TEW/MEW 0 3.10 0 38.68
Beban Gempa
1 Gempa Beban mati TEQ/MEQ 0 799.54 0 4155.91
2 Gempa Tek. Tanah
Aktif TTAEQ/MTAEQ 0 -56.96 0 -123.42
Pasif 0 0 0 0
Beban Gempa 0 742.58 0 4032.49

KOMBINASI PEMBEBANAN TEGANGAN KERJA


Selanjutnya beban yang bekerja pada abutmen ditinjau dalam berbagai kombinasi beban untuk
keadaan batas ultimit

1. Kombinasi Pembebanan V
Kombinasi Pembebanan
Aksi
1 2 3 4 5 6 7
Beban Berlebih 100% 125% 125% 140% 150% 130% 150%
Aksi tetap 3470.24 3470.24 3470.24 3470.24 3470.24 3470.24 3470.24
Beban Lalu lintas 198.93 198.93 198.93 198.93 198.93
Pengaruh Suhu 0 0
Aliran/hanyutan/kayu dan hodrisatatis 0 0 0 0 0
Beban Angin 0 0
Gempa 0
Beban tumbukan 0
Beban pelaksanaan 50
Kombinasi 100% + beban berlebih 3669.17 3669.17 3669.17 3669.17 3470.24 3520.24 3669.17
Kombinasi 100% 3669.17 2935.33 2935.33 2620.83 2313.50 2707.88 2446.11
2. Kombinasi Pembebanan H
Kombinasi Pembebanan
Aksi
1 2 3 4 5 6 7
Beban Berlebih 100% 125% 125% 140% 150% 130% 150%
Aksi tetap 1049.19 1049.19 1049.19 1049.19 1049.19 1049.19 1049.19
Beban Lalu lintas 7.46 7.46 7.46 7.46 7.46
Pengaruh Suhu 0 0
Aliran/hanyutan/kayu dan hidrostatis 0 0 0 0 0
Beban Angin 3.10 3.10
Gempa 742.58
Beban tumbukan 0
Beban pelaksanaan 0
Kombinasi 100% + beban berlebih 1056.65 1056.65 1059.75 1059.75 1791.77 1049.19 1056.65
Kombinasi 100% 1056.65 845.32 847.80 756.96 1194.51 807.07 704.43

3. Kombinasi Pembebanan MV
Kombinasi Pembebanan
Aksi
1 2 3 4 5 6 7
Beban Berlebih 100% 125% 125% 140% 150% 130% 150%
Aksi tetap 587.21 587.21 587.21 587.21 587.21 587.21 587.21
Beban Lalu lintas 0 0 0 0 0
Pengaruh Suhu 0 0
Aliran/hanyutan/kayu dan hodrisatatis 0 0 0 0 0
Beban Angin 0 0
Gempa 0
Beban tumbukan 0
Beban pelaksanaan 0
Kombinasi 100% + beban berlebih 587.21 587.21 587.21 587.21 587.21 587.21 587.21
Kombinasi 100% 587.21 469.77 469.77 419.43 391.47 451.70 391.47

4. Kombinasi Pembebanan MH
Kombinasi Pembebanan
Aksi
1 2 3 4 5 6 7
Beban Berlebih 100% 125% 125% 140% 150% 130% 150%
Aksi tetap 1685.99 1685.99 1685.99 1685.99 1685.99 1685.99 1685.99
Beban Lalu lintas 106.49 106.49 106.49 106.49 106.49
Pengaruh Suhu 0 0
Aliran/hanyutan/kayu dan hodrisatatis 0 0 0 0 0
Beban Angin 39 39
Gempa 4032
Beban tumbukan 0
Beban pelaksanaan 0
Kombinasi 100% + beban berlebih 1792.48 1792.48 1831.16 1831.16 5718.47 1685.99 1792.48
Kombinasi 100% 1792.48 1433.98 1464.93 1307.97 3812.32 1296.91 1194.98

5. Rekapitulasi Kombinasi beban 100%


Kombinasi Pembebanan
Beban
1 2 3 4 5 6 7
Vertikal 3669.17 2935.33 2935.33 2620.83 2313.50 2707.88 2446.11
Horisontal 1056.65 845.32 847.80 756.96 1194.51 807.07 704.43
Momen Vertikal 587.21 469.77 469.77 419.43 391.47 451.70 391.47
Momen Horisontal 1792.48 1433.98 1464.93 1307.97 3812.32 1296.91 1194.98

Dari kombinasi pembebanan kerja diatas disimpulkan bahwa yang memberikan pengaruh terbesar
adalah kombinasi 1
V = 3669.1682 ton
H = 1056.6487 ton
MV = 587.2079 ton-m
= Mz = 2379.68 t-m
MH = 1792.4765 ton-m
Stabilitas Guling Arah X/ Vertikal
Mpx 6237.59 6237.59 6237.59 6237.59 5899.41 5984.41 6237.59
ΣMz 2379.68 1903.75 1934.69 1727.40 4203.79 1748.61 1586.46
Mpx/Mz 2.62 3.28 3.22 3.61 1.40 3.42 3.93
Sf 2.20 2.20 2.20 2.20 2.20 2.20 2.20
Kontrol ok ok ok ok gagal ok ok

Ket : Mpx = Px * (Bx/2) * (1 + k) = Momen Tahan


Px = beban vertikal
Bx = Lebar abutment (6 m)
k = persen kelebihan beban yang diijinkan %
Mz = momen penyebab guling terhadap sumbu z
Angka keamanan Guling : SF = Mpx/Mz ≥ 2,2

Stabilitas Guling Arah Y / Horisontal


Mpy 5388.91 5388.91 5404.72 5404.72 9138.04 5350.88 5388.91
My 1792.48 1433.98 1464.93 1307.97 3812.32 1296.91 1194.98
Mpy/My 3.01 3.76 3.69 4.13 2.40 4.13 4.51
Sf 2.20 2.20 2.20 2.20 2.20 2.20 2.20
Kontrol ok ok ok ok ok ok ok

Ket : Mpy = P * (By/2) * (1 + k)


Py = beban horisontal
By = panjang abutment (11 m)
k = persen kelebihan beban yang diijinkan %
My = momen penyebab guling Momen Horisontal
Angka keamanan Guling : SF = Mpy/My ≥ 2,2

Stabilitas Geser Arah Y / Horisontal


∑V.tan2/3Ф+c.By 8208.56 6566.86 6566.86 5863.27 5175.70 6058.00 5472.39
∑H 1056.65 845.32 847.80 756.96 1194.51 807.07 704.43
∑V.tan2/3Ф+c.B/∑H 7.77 7.77 7.75 7.75 4.33 7.51 7.77
SF 1.50 1.50 1.50 1.50 1.50 1.50 1.50
ok ok ok ok ok ok ok

Stabilitas Geser Arah X / Vertikal


∑V.tan2/3Ф+c.Bx 8208.59 6566.89 6566.89 5863.30 5175.74 6058.04 5472.42
∑H 1056.65 845.32 847.80 756.96 1194.51 807.07 704.43
∑V.tan2/3Ф+c.B/∑H 7.77 7.77 7.75 7.75 4.33 7.51 7.77
SF 1.50 1.50 1.50 1.50 1.50 1.50 1.50
ok ok ok ok ok ok ok
KEGIATAN PERENCANAAN TEKNIS JEMBATAN
Perencanaan Teknis Jembatan Indexim Kaliorang
Jembatan UnderPass

TA 1

TA 2

4. PERHITUNGAN TEKANAN TANAH ISIAN DI BELAKANG ABUTMEN


3 3
BD tanah isian ( γs ) = 1.480 T/m = 1,480 Kg/m
Sudut geser ( Φ ) = 5.31 °
2 2
Koef. Tekanan Tanah Aktif ( Ka ) = tan ( 45 - Φ/2 ) = tan ( 45 - 5.31 /2) = 0.831
Panjang bidang tanah isian ( L ) = 10.200 meter (dikurangi wing wall)
Tinggi bidang tanah isian ( H ) = 12.070 meter

4.1. Keadaan Normal / Tanpa Gempa ( Tan )


Tabel 4.1 Perhitungan Tekanan Tanah Aktif Total dan Titik Berat Tekanan Tanah Aktif pada Keadaan Tanpa Gempa

Uraian Tekanan Tanah ( Kg ) y(m) My ( Kg.m )

Ta1 0.6 x tebal x γs x Ka x H


92,584.84 3.446 319,047.36
0.6 x 10.4 x 1,480 x 0.831 x 12.070

2
Ta2 0.5 x tebal x γs x Ka x H
2
931,249.20 1.378 1,283,261.40
0.5 x 10.4 x 1,480 x 0.831 x 12.070

JUMLAH 1,023,834.04 1,602,308.76

TITIK BERAT TEKANAN TANAH AKTIF TOTAL 1.565

Tekanan Tanah Aktif Total pada Keadaan Normal ( Tan ) = 1,023,834.04 Kg = 1,023.83 Ton
KEGIATAN PERENCANAAN TEKNIS JEMBATAN
Perencanaan Teknis Jembatan Indexim Kaliorang

Jembatan UnderPass

II. PERHITUNGAN BERAT BANGUNAN BAWAH ( ABUTMEN )


1. PERHITUNGAN BERAT ABUTMEN DAN DINDING SAYAP ( Mab )

Tabel 5.1 Perhitungan Berat Gempa Pada Konstruksi Abutment

Dimensi ( m ) BD Beton Berat (Mab) Teq y Momen ( Mx ) Momen ( My )


No.
3
Panjang Lebar Tinggi Kg/m Kg Kg m Kg.m Kg.m

A 11.00 6.00 1.20 2,400 190,080.00 43,794.43 0.600 26,276.659


B 11.00 1.95 0.30 2,400 7,722.00 1,779.15 1.300 2,312.893
C 11.00 1.40 0.30 2,400 11,088.00 2,554.68 1.350 3,448.812
D 11.00 2.65 0.30 2,400 10,494.00 2,417.82 1.300 3,143.163
E 11.00 1.00 8.88 2,400 234,432.00 54,013.13 5.940 320,838.009
F 11.00 0.30 0.70 2,400 2,772.00 638.67 9.497 6,065.438
G 11.00 0.60 1.24 2,400 19,641.60 4,525.42 10.350 46,838.145
H 11.00 0.30 1.00 2,400 7,920.00 1,824.77 11.470 20,930.089

JUMLAH 484,149.60 111,548.068 - 429,853.207

TITIK BERAT ABUTMEN - 3.854

Teq = Kh * I * Mab *80%


Teq = 0.2400 * 1 * Mab *80 %
Teq = 0.2304 * Mab
KEGIATAN PERENCANAAN TEKNIS JEMBATAN
Perencanaan Teknis Jembatan Indexim Kaliorang

Jembatan UnderPass

Tabel 5.2 Perhitungan beban Gempa Pada Konstruksi Wing Wall

Dimensi ( m ) BD Beton Berat (Mab) Teq y Momen ( Mx ) Momen ( My )


No.
3
Panjang Lebar Tinggi Kg/m Kg Kg m Kg.m Kg.m

A 0.40 2.65 0.150 2,400 381.600 87.92 1.400 123.09


B 0.40 0.31 0.150 2,400 44.640 10.29 1.400 14.40
C 0.40 0.57 1.100 2,400 601.920 138.68 2.233 309.68
D 0.40 3.16 1.100 2,400 6,673.920 1,537.67 2.050 3,152.23
E 0.40 4.30 6.430 2,400 53,086.080 12,231.03 5.815 71,123.46
F 0.40 0.30 0.700 2,400 201.600 46.45 9.263 430.25
G 0.40 3.70 0.700 2,400 4,972.800 1,145.73 9.380 10,746.98
H 0.40 3.70 1.240 2,400 4,404.480 1,014.79 10.350 10,503.10
I 0.40 4.00 1.000 2,400 3,840.000 884.74 11.470 10,147.92

JUMLAH 74,207.04 17,097.302 - 106,551.099

TITIK BERAT - 6.232

Teq = Kh * I * Mab *80%


Teq = 0.2400 * 1 * Mab *80 %
Teq = 0.2304 * Mab
KEGIATAN PERENCANAAN TEKNIS JEMBATAN
Perencanaan Teknis Jembatan Indexim Kaliorang

Jembatan UnderPass

Tabel 5.3 Perhitungan Gempa padaTanah Di Belakang Abutment

Dimensi ( m ) BD Tanah Berat (Mab) Teq y Momen ( Mx ) Momen ( My )


No.
3
Panjang A L/R Kg/m Kg Kg m Kg.m Kg.m

1 11.00 175.09 R 1,480.00 1,425,208.18 328,367.96 4.927 1,617,759.506


2 11.00 160.46 L 1,480.00 1,306,128.12 300,931.92 4.927 1,482,591.254
3 - - - - - - - -
4 - - - - - - - -
5 - - - - - - - -

JUMLAH 2,731,336.30 629,299.88 3,100,350.759

TITIK BERAT - 4.927

Teq = Kh * I * Mab *80%


Teq = 0.24* 1 * Mab *80 %
Teq = 0.2304 * Mab
KEGIATAN PERENCANAAN TEKNIS JEMBATAN
Perencanaan Teknis Jembatan Indexim Kaliorang
Jembatan UnderPass

Data Perencanaan
- D = Diameter Tiang Pancang = 0.600 m
- L = Rencana Kedalaman Tiang Pancang = 18.000 m

Data N SPT
Kedalaman (m) Nilai SPT Jenis Tanah
2 4 Clay
4 5 Clay
6 12 Clay
8 22 Clay Qs1 & Qs2 = clay
10 25 Clay
12 24 Clay
14 27 Clay
16 29 Clay
18 33 Clay
20 55 Claystone
22 60 Claystone N1
24 60 Claystone
26 60 Claystone
28 60 Claystone
30 60 Claystone

* Panjang Ekivalen Penetrasi Tiang


N1 = 58.33 N1 = 4D = 240 cm (bawah)
N2 rata - rata diambil pada jarak 8 D dari Ujung Tiang N2 = 8D = 480 cm (atas)
N2 = 113
= 28.25
4
N = N1 + N2
2

N = 58.33 + 28.25
= 43.29
2

* Daya Dukung Ujung Tiang


Qd = q d x A qd diperoleh dari tabel
qd
= 12 (diperoleh dari tabel)
N
qd = 12 x N
qd = 12 x 43.29
2
qd = 519.50 t/m

Qd = 519.5 ( 0,25 * pi()* 0.6 * 0.6 )


Qd = 146.94 ton

* Daya Dukung Gesek Kulit Tiang


Qs = 0,5 N *Asi ------> untuk tanah lempung
Qs = 0,2 N *Asi ------> untuk tanah Pasir

Qs1 = 0.5 * 43.29 * 16.97


= 367.36
Qs2 = 0.5 * 43.29 * 16.97
= 367.36

Qs total = 734.72
KEGIATAN PERENCANAAN TEKNIS JEMBATAN
Perencanaan Teknis Jembatan Indexim Kaliorang
Jembatan UnderPass

* Daya Dukung Batas Tiang


Qu = Qd + Qs
Qu = 146.94 + 734.72 = 881.67 ton

* Daya Dukung Ijin Tiang


Qu
Qijin =
Sf
881.7
Qijin = = 293.89 Ton
3

* Perkiraan Jumlah Tiang Pancang


P
n =
Qijin
3,669.168
n =
293.89
n = 12.5 Digunakan Jumlah Tiang Pancang 13 Buah

* Pengaturan Jarak Tiang

Eg = 1- θ ((m - 1)* n + (n - 1)* m)


90 m*n

dimana : θ = Arc tg D/s (derajat)


D = ukuran penampang tiang = 0.60 m
s = jarak antar tiang (as ke as) = 1.50 m
m = jumlah tiang dalam 1 kolom = 6.00 buah
n = jumlah tiang dalam 1 baris = 3.00 buah

* Daya Dukung Kelompok Tiang


α {(n-1)m + (m-1)n} α = Arctan (0.6/1.5)
η = 1-
90 m.n α = 21.80 °
21.8 {(3-1)*6+ (6-1)*3}
η = 1-
90 6*3
η = 0.637

* Daya Dukung Kelompok Tiang


Qg = Qijin. n .η
Qg = 293.89 x 18 x 0.637
Qg = 3,367.8 Ton < 3,669.17

CATATAN : - Pondasi sumuran tegak lurus terhadap tanah dalam perencanaan ini
- Kedalaman pondasi sumuran = 18 m

KESIMPULAN :
- Beban Vertikal = 3,669.17 ton
- Daya dukung kelompok tiang = 3,367.84 ton
- Perkiraan Jumlah Tiang Pancang = 18 tiang ( satu kelompok tiang)
- Untuk mendukung Beban Vertikal,
maka Jumlah tiang pancang = 20.00 Tiang ( satu kelompok tiang)
= 3,742.04 Ton

SARAN : - Untuk meningkatkan Daya Dukung Kelompok Tiang dengan menambah jumlah tiang pancang menjadi 18 titik
pondasi sumuran dalam masing-masing kelompok tiang
- Untuk meningkatkan Daya Dukung Gesek Tiang, maka pelaksanaan pondasi sumuran miring ± 2°‐3° terhadap
sumbu Y (vertikal) berlawanan arah kecuali kolom tengah, dalam masing-masing kelompok tiang.