Anda di halaman 1dari 10

1.

1 OIDP (Oral Impact on Daily Performances)

OIDP (Oral Impact on Daily Performances) digunakan untuk perencanaan

komunitas yang didukung oleh program kesehatan mulut untuk anak-anak.

Indikator ini menggunakan dua langkah:

1. Pertama terdiri dalam menentukan masalah kesehatan mulut dengan dibantu

mengisi daftar pertanyaan yang berisi kondisi patologis mulut yang ada

selama masa kanak-kanak.

2. Langkah kedua terdiri dalam mengevaluasi dampak dari kondisi mulut pada

kualitas kehidupan anak melalui wawancara tunggal dari indikator kuesioner

OIDP yang berfokus pada delapan bidang / hal: mengunyah, berbicara,

kebersihan mulut, relaksasi (termasuk tidur), tersenyum, keadaan emosional,

studi (termasuk kelas kehadiran dan belajar di rumah), kontak dengan orang

lain. Jawabannya dibantu oleh gambar yang mewakili sisi negatif atau sisi

positif dari kinerja masing-masing.

Langkah Pertama - Daftar Pertanyaan Pertama

1. Mengisi Kuesioner Pertama

Hal ini terjadi baik secara individu maupun dibantu (G. Tsakos

merekomendasikan kelompok / kelas).


Tujuan dari daftar pertanyaan pertama adalah untuk mendapatkan pelajaran

tentang kondisi rongga mulut yang mungkin merupakan sebab akibat pada kualitas

kehidupan.

Form daftar pertanyaan

2. Langkah Kedua - Wawancara

Wawancara berikut mengabaikan jawaban yang diberikan dari daftar

pertanyaan pertama. Ini berfokus pada mengevaluasi dampak dari penyakit mulut

pada delapan kegiatan sebagai berikut:

1. Makan;

2. Bicara;

3. Oral Hygiene;
4. Tidur dan istirahat;

5. Sambil tersenyum, kemampuan untuk menunjukkan gigi seseorang tanpa

malu;

6. Mempertahankan status emosional;

7. Studi, pelajaran, belajar, akan sekolah;

8. Bersosialisasi.

Frekuensi dan dampak tingkat keparahan masalah kesehatan mulut dari

subyek pada kegiatan sehari-hari diperkirakan dengan menjumlahkan jawaban atas

pertanyaan-pertanyaan dengan skor untuk frekuensi dan tingkat keparahan.

Skor untuk dampak masalah kesehatan mulut pada setiap kegiatan diperoleh

dengan mengalikan frekuensi dan tingkat keparahan skor.

Skor akhir untuk satu kegiatan (intensitas dampak) memiliki nilai mulai dari 0

sampai 9.

Intensitas dampak dihitung sebagai berikut:

1) Sangat Parah: nilai 9 (keparahan 3 x frekuensi 3)

2) Parah: nilai 6 (baik keparahan 3 x frekuensi 2 atau keparahan 2 x

frekuensi 3)

3) Moderat: nilai 3-4 (keparahan 2 x frekuensi 2; keparahan 3 x frekuensi

1; keparahan 1 x frekuensi 3)
4) Kecil: nilai 2 (frekuensi 2 x keparahan 1; keparahan 1 x frekuensi 2)

5) Sangat kecil: nilai 1 (keparahan 1 X frekuensi 1)

6) Nol: (keparahan 0 x frekuensi 0)

OIDP registration form


1.2 Oral Health Impact Profile (OHIP)

1.2.1 Definisi

Oral Health Impact Profile (OHIP) merupakan sociodental indicators yang

menggunakan indeks yang telah diberi bobot, untuk mengukur dampak sosial dari

kelainan rongga gigi dan mulut. (Slade & Spencer, 1994)

Kualitas hidup (Quality of Life / QoL) didefinisikan sebagai presepsi individu

tentang posisinya dalam kehidupan, dalam konteks kultur dan sistem nilai dimana dia

hidup, dan dikaitkan dengan tujuan hidup, harapan, minat dan perhatiannya. (Santos

CM, 2013)

Selama beberapa dekade terakhir, sejumlah instrumen untuk mengukur

kualitas hidup dalam kaitannya dengan kesehatan mulut telah dirancang. Salah satu

instrumen yang sering digunakan untuk mengukur kualitas hidup terkait rongga mulut

adalah Oral Health Impact Profile (OHIP). (Santos CM, 2013)

OHIP dikembangkan oleh Slade GD dan Spencer AJ pada tahun 1994, terdiri

dari 49 butir pertanyaan yang berhubungan dengan tujuh dimensi berdasarkan

Locker’s model of oral health, yang di adaptasi dari World Health Organization’s

International Classificatioin of Impairments, Disabilities, and Handicaps., dimana

tujuh dimensi tersebut merupakan dampak akibat kelainan gigi dan mulut yang

nantinya akan mempengaruhi kualitas hidup. (Slade & Spencer, 1994)

Tujuh dimensi tersebut yaitu :

1. Keterbatasan fungsi.
2. Rasa sakit fisik,

3. ketidaknyamanan psikis,

4. ketidakmampuan fisik,

5. ketidakmampuan psikis,

6. ketidakmampuan sosial

7. handikap.

OHIP ini memiliki lima skala likert yaitu :

0 = tidak pernah,

1 = sangat jarang ,

2 = kadang – kadang,

3 = sering, dan

4 = sangat sering.

Tahun 1997, Slade GD menyederhanakan OHIP yang terdiri dari 49 butir

pertanyaan (OHIP-49) menjadi OHIP dengan 14 butir pertanyaan (OHIP-14). (Slade,

1997)

Versi pendek dari OHIP-49 ini tetap memiliki dimensi konseptual asli yang

terkandung dalam OHIP-49. OHIP-14 berhubungan dengan tujuh dimensi

(keterbatasan fungsi, rasa sakit fisik, ketidaknyamanan psikis, ketidakmampuan fisik,

ketidakmampuan psikis, ketidakmampuan sosial, dan handikap) dimana setiap

dimensi terdiri dari dua pertanyaan, dan munggunakan lima skala likert yaitu : 0 =

tidak pernah, 1 = sangat jarang, 2 = kadang-kadang, 3 = sering, dan 4 = sangat sering.


Total skor yang tinggi menunjukkan kualitas hidup yang rendah begitu pula

sebaliknya. (Slade, 1997)

OHIP-14 merupakan salah satu instrumen yang paling banyak digunakan

sebagai indikator kualitas hidup (QoL) secara internasional, dimana OHIP terdapat

dalam berbagai bahasa (Portugis, Chinese, Prancis, Jerman, Jepang, Malaysia,

Spanyol dan Somalia) serta telah terbukti dan valid. (Santos CM, 2013)

1.2.2 Tujuan

Tujuan dari Oral Helath Impact Profile (OHIP), adalah untuk memberikan

ukuran dampak gangguan kesehatan mulut terhadap kehidupan sosial dan

menggambarkan kaitan gangguan kesehatan mulut terhadap kehidupan sosial secara

teoritis. (Kelly M, 2000)

Tujuan lain dari OHIP adalah untuk menilai tujuh dimensi dampak kondisi

mulut pada kualitas hidup seseorang termasuk keterbatasan fungsional, nyeri fisik,

ketidaknyamanan psikologis, disabilitas fisik, disabilitas psikologis, disabilitas sosial

dan kecacatan. (Slade & Spencer, 1994)

Kesehatan gigi dan mulut yang buruk dapat mempengaruhi penampilan, dan

dapat menciptakan rasa rendah diri sehingga berpengaruh pada kehidupan sosial dan

pekerjaan mereka nantinya. Sehingga edukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan

gigi dan mulut merupakan investasi yang sangat berguna. (Santos CM, 2013)
Contoh OHIP-14

Sumber : "A Case Report of Full-Mouth Rehabilitation of Amelogenesis

Imperfecta with Improved Oral Health Impact Profile." dalam International

Journal of Dental Sciences and Research 2, no. 6 Tahun 2014.


Contoh OHIP-14

Sumber : “Life-quality of orthognathic surgery patients: The search for an integral

diagnosis.” dalam Dental Press J. Orthod. vol.19 no.1 Tahun 2014.


Daftar pustaka :

Santos CM, e. a., 2013. The Oral Health Impact Profile-14: a unidimensional scale?.

Saude Publica. 29(4):749-757.

Yusuf,H.Gherunpong,S.Sheiham,A,Tsakos,G. Validation of and English version of

the Child-OIDP index an oral health-related quality of life measure for

children. Health and Quality of life Outcome 2006,4:38