Anda di halaman 1dari 32

LAPORAN PENGABDIAN MASYARAKAT

MAHASISWA KKN PROFESI KESEHATAN

ANGKATAN 56 UNIVERSITAS HASANUDDIN

DESA/KELURAHAN : DARUBIAH

PUSKESMAS : BONTOBAHARI

KECAMATAN : BOTOBAHARI

KABUPATEN : BULUKUMBA

KULIAH KERJA NYATA PROFESI KESEHATAN

UNIVERSITAS HASANUDDIN

2017
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat

rahmat dan karuniaNya sehingga penulis mampu menyelesaikan penyusunan Laporan

Pengabdian Masyarakat tentang pelaksanaan program kerja “Penyuluhan Pola Hidup Bersih

dan Sehat (PHBS)”

Pelaksanaan program kerja dan penyusunan laporan ini dapat terlaksana dengan baik

berkat dukungan dari berbagai pihak. Untuk itu, pada kesempatan ini penulis mengucapkan

terima kasih terutama kepada :

1. Drg. Ardiansyah S Pawinru Sp Ort sebagai Supervisor Posko Desa Darubiah

2. Ibu Andi Arlinda sebagai Kepala Desa Darubiah

3. Masyarakat Desa Darubiah

4. Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Angkatan 56 Desa Darubiah

sebab pihak-pihak tersebut yang banyak memberi bantuan dan masukan kepada penulis

dalam menyelesaikan pelaksanaan program kerja “Penyuluhan Pola Hidup Bersih dan Sehat

(PHBS)” serta penyusunan laporannya. Walaupun demikian baik dalam pelaksanaan program

kerja dan laporan ini, penulis menyadari masih belum sempurna. Semoga laporan ini dapat

dipertimbangkan sebagai acuan tindak lanjut dalam pelaksanaan program kerja kedepannya.

Makassar, 11 Agustus 2017

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR...........................................................................................................................ii
DAFTAR ISI.......................................................................................................................................iii
DAFTAR TABEL................................................................................................................................iv
DAFTAR LAMPIRAN........................................................................................................................v
BAB I PENDAHULUAN....................................................................................................................1
A. Analisis Situasi.........................................................................................................................1
B. Permasalahan Mitra................................................................................................................2
C. Solusi Yang Ditawarkan..........................................................................................................3
D. Lokasi dan Waktu....................................................................................................................3
E. Pendekatan/Model Analisis.....................................................................................................4
F. Penyuluhan...............................................................................................................................4
BAB II PELAKSANAAN KEGIATAN..............................................................................................5
A. Foto-foto Pelaksanaan Kegiatan.............................................................................................5
B. Materi Penyuluhan..................................................................................................................6
BAB III PENUTUP.............................................................................................................................9
A. Kesimpulan..............................................................................................................................9
B. Saran.........................................................................................................................................9
LAMPIRAN.......................................................................................................................................10

3
DAFTAR TABEL

Tabel 1. Anggaran Biaya Program Pengabdian Masyarakat ...................................................13

4
DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Rincian Anggaran Biaya .....................................................................................13

Lampiran 2. Term Of Reference (TOR) ..................................................................................14

Lampiran 3. Daftar Hadir Peserta ............................................................................................18

5
BAB I

PENDAHULUAN

A. Analisis Situasi

Kecaatan Bontobahari merupakan salah satu dari 12 kecamatan yang terdapat di

Kabupaten Bulukumba. Kecamatan bontobahari terdiri atas delapan desa yaitu : Desa

Darubiah, Desa Ara, Desa Benjala, Desa Bira, Desa Lembanna, Desa Sapolohe, Desa

Tanah Beru, Desa Tanah Lemo. Desa Darubiah merupakan salah satu desa yang berada

di Kecamatan Bontobahari Kabupaten Bulukumba. Desa Darubiah mempunyai 4

lingkungan/Dusun yaitu : Dusun Kasuso, Dusun Biralohe, Dusun Dauhe.

Desa Darubiah merupakan desa yang dikelilingi dengan laut sehingga rata-rata

sumber penghasilan utama masyarakat Desa Darubiah bekerja sebagai Pelayaran,dan

nelayan hasil. Sumber penghasilan utama masyarakat Desa Darubiah mempengaruhi

taraf hidup, kebutuhan, serta gaya hidup masyarakat Desa Darubiah. Gaya hidup yang

diterapkan berkaitan dengan kondisi kesehatan seseorang.

Beberapa masyarakat Desa Darubiah masih memiliki gaya hidup yang buruk

sehingga dapat mempengaruhi kondisi kesehatan. Adapun 10 penyakit tertinggi yang

terdapat di Desa Darubiah pada tahun 2016 yaitu Gastritis, Hipertensi, ISPA, Deman,

Dermatitis, influenza batuk atritis diabetes dan cepalgia.Beberapa penyakit tersebut dapat

timbul akibat gaya hidup yang tidak sehat.

Gaya hidup yang kurang sehat juga banyak diterapkan oleh kalangan anak-anak

Desa Darubiah. Pengetahuan anak-anak di Desa Darubiah terkait gaya hidup yang sehat

masih sangat kurang. Kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan sebelum makan juga

masih asing bagi anak-anak Desa Darubiah. Anak-anak yang tinggal di Desa Darubiah

1
juga masih sering menggunakan air yang tidak bersih untuk membersihkan tubuh

mereka. Selain itu masih ditemukan beberapa anak yang hanya suka mengkonsumsi

makanan instan dan tidak suka mengkonsumsi buah dan sayur. Beberapa kebiasaan

diatas dapat mempengaruhi kondisi kesehatan anak-anak di Desa Darubiah.

Pengenalan gaya hidup yang sehat sejak dini sangat penting untuk merubah

kebiasaan anak-anak agar dapat menerapkan gaya hidup yang sehat. Oleh sebab itu

diperlukan suatu media pembelajaran yang dapat menambah pengetahuan anak-anak

terkait gaya hidup yang sehat. salah satu metode pembelajaran yang dapat diterapkan

adalah penyuluhan. Penyuluhan kesehatan adalah kegiatan pendidikan yang dilakukan

dengan cara menyebarkan pesan menanamkan keyakinan sehingga masyarakat sadar,

tahu, mengerti, serta ingin mengikuti suatu anjuran yang berhubungan dengan kesehatan.

B. Permasalahan Mitra

Berdasarkan analisis situasi diatas serta observasi langsung di lokasi dan hasil

diskusi dengan Pimpinan dan beberapa petugas Puskesmas Bontobahari maka dapat

dirumuskan beberapa permasalahan yang dialami oleh masyarakat Desa Darubiah

sebagai berikut :

1. Beberapa masyarakat Desa Darubiah memiliki pola hidup bersih yang buruk.
2. Minimnya pengetahuan anak-anak di Desa Darubiah mengenai Pola Hidup Bersih

dan Sehat (PHBS).


3. Banyak anak-anak yang tidak mencuci tangan sebelum makan
4. Banyak anak-anak yang kurang mengkonsumsi buah dan sayur

C. Solusi Yang Ditawarkan

Berdasarkan analisis terhadap permasalahan mitra yang terjadi pada masyarakat

Desa Darubiah terutama kalangan anak-anak, maka solusi yang ditawarkan untuk

2
mengatasi permasalahan tersebut yaitu dengan melakukan program kerja dengan nama

kegiatan “Penyuluhan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)” yang memiliki sasaran

utama anak-anak di Sekolah Dasar di Desa Darubiah .

Kegiatan “Penyuluhan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)” meliputi ceramah

ilmiah yang dilakukan dengan menggabungkan kelas 1 dan 2 , kelas 3 dan 4, dan kelas 5

dan 6. Materi yang dibawakan pada kegiatan kali ini meliputi 6 langkah cuci tangan,

postur tubuh, penyuluhan obat cacing serta penyuluhan sikat gigi . Setiap kelas akan

membawakan materi PHBS. Setiap kelas akan dilengkapi dengan sebuah poster serta

beberapa alat peraga yang akan mendukung proses pembelajaran. Selain kegiatan

ceramah ilmiah, pengadaan poster di setiap kelas juga dilakukan sebagai upaya

meningkatkan pengetahuan anak-anakk terhadap PHBS.

Solusi yang ditawarkan kepada mitra telah mendapatkan persetujuan dari para

aparat dan masyarakat Desa Darubiah pada saat Seminar Program Kerja yang dilakukan

di Kantor Desa Darubiah. Dengan adanya solusi permasalahan ini maka diharapkan

adanya peningkatan pengetahuan anak-anak Desa Darubiah terhadap pola hidup bersih

dan sehat.

D. Lokasi dan Waktu

Pengabdian pada masyarakat dalam kegiatan “Penyuluhan Pola Hidup Bersih dan

Sehat (PHBS)” dilaksanakan pada hari jum’at/ 22 Juli 2017 di SD 267 Bira, hari kamis

27 juli 2017 di SD 197 Kasuso dan di hari rabu 2 agustus 2017 di SD 166 Bira .

E. Pendekatan/Model Analisis

Program pengabdian pada masyarakat melalui kegiatan “Penyuluhan Pola Hidup

Bersih dan Sehat” diharapkan mampu memberikan manfaat kepada anak-anak yang

meliputi :

3
1. Anak-anak mampu mengetahui pola hidup bersih dan sehat serta dapat

menerapkannya sejak dini dalam kehidupan sehari-hari.


2. Anak-anak mampu menerapkan 7 langkah cuci tangan dengan benar
3. Anak-anak mampu mengetahui manfaat dari obat cacing
4. Anak-anak mampu menerapkan langkah sikat gigi dan manfaat dari sikat gigi.

F. Penyuluhan

Melalui program pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat membuat

masyarakat Desa Darubiah terutama kalangan anak-anak dapat menerapkan pola hidup

bersih dan sehat. Pola hidup bersih dan sehat yang diterapkan dapat membuat seseorang

terhindar dari penyakit. Di Desa Darubiah masih banyak anak-anak yang tidak

mengetahui pola hidup bersih dan sehat. Beberapa anak masih sering terjangkit penyakit

akibat menerapkan gaya hidup yang tidak sehat.

Oleh sebab itu, adanya materi Penyuluhan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)

dapat memberikan serta meningkatkan pengetahuan masyarakat terutama anak-anak

Desa Darubiah mengenai Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

BAB II

PELAKSANAAN KEGIATAN

A. Foto-foto Pelaksanaan Kegiatan

Pelaksanaan program pengabdian masyarakat dengan nama kegiatan “Penyuluhan

Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)” oleh Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan

Angkatan 56 Universitas Hasanuddin dilaksanakan pada hari , dilaksanakan pada hari

4
jum’at/ 22 Juli 2017 di SD 267 Bira, hari kamis 27 juli 2017 di SD 197 Kasuso dan di

hari rabu 2 agustus 2017 di SD 166 Bira. Adapun foto-foto atau dokumentasi

pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat adalah sebagai berikut :

Gambar 1. Persiapan Pelaksanaan Penyuluhan

5
Gambar

B. Materi Penyuluhan

Materi penyuluhan berupa presentasi dengan menggunakan poster dan alat peraga

sebagai media pembelajaran. Poster dan alat peraga yang digunakan memuat materi

tentang Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Beberapa materi yang dibawakan

meliputi:

1. Penggunaan Air bersih


Air adalah kebutuhan dasar yang dipergunakan sehari-hari untuk minum,

memasak, mandi, berkumur, membersihkan lantai, mencuci alat-alat dapur, mencuci

pakaian, dan sebagainya. Penggunaan air bersih dapat membantu kita agar tidak

terkena penyakit.
a. Syarat air bersih
1) air tidak berwarna (bening)
2) air tidak keruh, bebas pasir, debu, lumpur, dan lain-lain.

6
3) Air tidak berasan (asin, asem, payau, dan lain-lain).
4) Air tidak berbau
5) Air minum harus dimasak hingga mendidih agar terhindar dari kuman

pennyakit.
b. Manfaat penggunaan air bersih
1) Terhindar dari gangguan penyakit seperti diare, kolera, disentri, dan thypus
2) Terpelihara kebersihan dirinya

2. Cuci Tangan Menggunakan Air Bersih dan Sabun


a. Alasan harus mencuci tangan dengan menggunakan air bersih dan sabun.
1) Air yang tidak bersih banyak mengandung kuman dan bakteri penyebab

penyakit sehingga kuman tersebut dapat berpindah ke tangan dan masuk ke

dalam tubuh dan dapat menimbulkan penyakit.


2) Sabun dapat membersihkan kotoran dan membunuh kuman dan tanpa sabun

maka kuman dapat tertinggal di tangan.


b. Waktu mencuci tangan
1) Setiap tangan kita kotor (setelah memegang uang, memegang binatang,

berkebun, dan lain-lain)


2) Setelah buang air besar dan air kecil
3) Sebelum dan sesudah memegang makanan
c. Manfaat mencuci tangan
1) Membunuh kuman penyakit yang ada di tangan
2) Mencegah penularan penyakit seperti diare, thypus, kecacingan, penyakit

kulit, infeksi saluran pernapasan akut, dan lain-lain.


3) Tangan menjadi bersih dan bebas kuman
d. Cara mencuci tangan yang benar
1) Cuci tangan dengan air bersih yang mengalir dan memakai sabun
2) Mencuci dengan mengikuti 6 langkah cuci tangan yang benar)

7
Gambar... 7 Langkah Cuci tangan efektif

8
BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan

Kesimpulan dari program pengabdian masyarakat dengan nama kegiatan

“Penyuluhan Pola Hidup Bersih dan Sehat” adalah meningkatnya pengetahan anak-anak

terhadap pola hidup bersih dan sehat yang dibuktikan dengan hasil Tanya jawab yang

telah diberikan.

B. Saran

Saran yang dapat diberikan yaitu agar kiranya pihak mitra maupun pihak aparat

desa dapat mengawasi anak-anak sekolah dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat

serta menyelenggarakan beberapa kegiatan yang berhubungan dengan pola hidup bersih

dan sehat .

9
LAMPIRAN

Lampiran 1. Rincian Anggaran Biaya

Tabel 1. Anggaran Biaya Program Pengabdian Masyarakat

No. Nama Perlengkapan Harga (Rp.) Jumlah Total Harga (Rp.)


1. Poster 10.000 12 120.000
2. Sabun cuci tangan 17.000 2 34.000
3. Hadiah 7.000 6 42.000
Jumlah 196.000

10
Lampiran 2. Term Of Reference (TOR)

TERM OF REFERENCE (TOR)

PENYULUHAN POLA HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS)

A. Nama Kegiatan

Nama kegiatan ini adalah “Penyuluhan PHBS Cuci Tangan”

B. Latar Belakang

Kesehatan merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan. Dengan

kesehatan yang optimal, diharapkan dapat terwujud manusia Indonesia yang sehat

jasmani dan rohani, sekaligus mendukung program pemerintah Indonesia Sehat 2016.
Berdasarkan hasil observasi yang telah kami lakukan di tiap sekolah, diketahui

bahwa kesadaran siswa terhadap Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) masih

kurang terutama siswa Sekolah dasar. Guru mengeluhkan banyaknya siswa yang tidak

menerapkan kebersihan mencuci tangan sebelum makan. Oleh karena itu upaya

peningkatan pengetahuan siswa tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)

melalui Penyuluhan PHBS cuci tangan diharapkan mampu merubah paradigma siswa

tentang bagaimana hidup bersih dan sehat sehingga dapat berpengaruh terhadap

perilakunya di kehidupan sehari-hari.

C. Tujuan Kegiatan

1. Tujuan Umum

Memberikan informasi kepada siswa Sekolah Dasar tentang PHBS mencuci

tangan.

2. Tujuan Khusus

11
a. Meningkatkan pengetahuan siswa Sekolah Dasar tentang PHBS mencuci

tangan.

b. Agar siswa sekolah dasar dapat melakukan kegiatan PHBS mencuci

tangan secara rutin dalam kehidupan sehari-hari.

D. Sasaran

Sasaran kegiatan ini adalah siswa-siswi Sekolah Dasar Desa Darubiah kec

Bontobahari

E. Waktu dan Tempat Kegiatan

1. Dusun Kasuso

Hari : Senin

Tanggal : 24 Juli 2016

Tempat : SD 197 Kasuso

2. Dusun Biralauhe

Hari : Selasa

Tanggal : 25 Juli 2016

Tempat : SD 264

3. Dusun Dauhe

Hari : Rabu

Tanggal : 26 Juli 2016

Tempat : SD 166 Bira

F. Penanggung Jawab

Penanggung jawab kegiatan ini adalah Rismawati Samad

G. Mekanisme dan Rancangan Kegiatan

12
Pelaksanaan kegiatan PHBS ini digabung dengan dua kegiatan lainnya yaitu sikat gigi

dan penyuluhan obat cacing digabung dengan menggunakan metode gallery

Walk.dimana pada metode ini murid SD akan di bagi menjadi 3 kelompok dan

masing-masing di bagi dalam 3 kegiatan proker yang ada.

H. Sumber Dana

Sumber dana dari kegiatan adalah swadaya mahasiswa KKN-PK Angkatan 56

Desa Darubiah Kecamatan Bontobahari Kabupaten Bulukumba.

I. Penutup

Demikian kerangka acuan kegiatan “Penyuluhan PHBS Cuci Tangan” oleh

mahasiswa KKN-PK UNHAS angkatan 56 desa Darubiah ini dibuat untuk

dipergunakan seperlunya. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Mengetahui,

Penanggung Jawab Kegiatan

Koordinator Desa Penanggung Jawab

Fiqih Eka Putra Rismawati Samad

NIM:C111 14 507 NIM: C121 14 037

13
Lampiran 3. Daftar Hadir Peserta

14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27