Anda di halaman 1dari 5

Dasar Penetapan

Koloid tanah (mineral liat dan humus) bermuatan negatif, sehingga dapat menyerap kation-
kation. Kation-kation dapat ditukar (dd) (Ca Mg K dan Na') dalam komplek jerapan tanah ditukar dengan
kation NH4 dari pengekstrak dan dapat diukur, untuk penetapan Kapasitas Tukar Kation (KTK) tanah,
kelebihan kation penukar dicuci derngan alkohol 96%. NHH yang terjerap diganti dengan kation Na dari
larutan Naa, sehingga dapat diukur sebagai KTK.

Kation kation dapat ditukar (Ca2 Mg2, K. dan Na ditetapkan dengan Flamelotometer dan AAS,
NH4+(KTK)ditetapkan secarakolorimeter dengan metode Biru Indofenol

3. Peralatan

Tabung perkolasi Labu ukur 50 ml Labu ukur 100 m Labu semprot Auto Analyzer Flamefotometer Atomic
Absorption Spectrophotometer (AAS)

4. Pereaksi

 Amonium asetat 1 M, pH 7,0

Ditimbang 77,08 g serbuk NH4 Asetat p.a. ke dalam labu ukur 1 liter, Tambahkan air bebas ion
hingga serbuk melarut dan tepatkan 1 liter. Atau dapat pula dibuat dengan cara berikut: Dicampurkan
58 ml asam asetat glasial dengan 70 ml ammoria pekat (25%) dan diencerkan dengan air bebas ion
hingga sekitar 900 ml. pH campuran diatur menjadi 7,00 dengan penambahan ammonia atau asam
asetat, kemudian dimnitkan tenat 1 liter

 Amonium asetat 4 M, pH 7,0

Dibuat dengan cara yang sama seperti amonium asetat 1 M, namun menggunakan 4 g NH4-
Asetat pa.

NaCl 10%

Ditimbang 100 gram NaCl, Kemudian dilarutkan dengan air bebas ion, ditambahkan 0,1 mL HCl
25% (8.3) dan diimpitkan tepat 1 liter.

Larutan Lanthan 25000 ppm

Ditimbang 66,8376 gram LaCl3, ditambah 5 ml HCl 25% dilarutkan dengan air bebas ion,
kemudian impitkan hingga tepat 1 Liter, kocok.

Larutan Lanthan Encer


Dipipet 50 ml larutan lanthan 25000 ppm kedalam labu ukur 1 liter, ditambah air bebas ion, kemudian
impitkan hingga tanda garis, kocok.
Larutan Fenolat Pekat
Ditimbang 56,3 gr serbuk NaOH pa, dan ion secara pertahan sambil diaduk. Setelah dingin ditambahkan
137 gram Strbuk fenol, kemudian dengan air bebas ion hingga liter, Simpan dalam botol berwarna gelap
dan encerkan setelah disimpan minimal 2 hari Larutan Fenolat encer air bebas ion. Simpa Tambahkan
250 ml larutan fenolat pekat ke dalam 250 ml dalam botol berwarna gelap, aduk dan siap digunakan.
Larutan Brij35 kocok. Kocok Larutkan 75 g padatan Brij35 dengan 250 ml air bebas ion dalam botol
hingga terlarut (4 jam). Larutan sangga Tartrat Ditimbang 32 g serbuk NaoH pa. dan 14 gram Na hidrogen
phosfat ke dalam labu ukur 1 liter. Larutkan dengan sekitar 500 ml air bebas ion. Setelah dingin
tambahkan 50 gram K,Na-tartrat dan aduk hingga larut, tambahkan 2 ml larutan Brij35 30%. Tambahkan
air bebas ion hingga 1 liter, kocok. Natrium hipoklorit (NaoC) 5 Encerkan 2x larutan natrium hipokhlorit
10% dengan air bebas ion. Etanol 96% Standar 01 (blanko NH40Ac) Dipipet 25 ml NH40Ac 4 N pH 7,0
dalam labu ukur 100 ml ditambah air bebas lon kemudian diimpitkan. pokok 1000 1000 1000 ppm Ca
dan 1000 ppm Mg Pindahkan secara kuantitatif masing-masing larutan standar induk K, Na, Ca dan Mg
Titrisol di dalam ampul ke dalam labu ukur 1000 ml, Impitkan dengan air bebas ion sampai dengan tanda
garis, kocok. Standar campur 200 ppm Kr 100 ppm Na, 50 ppm Mg, 250 ppm Ca. Dipipet masing-masing
20,0 ml standar pokok 1000 ppm K

INSTRUKSI KERJA TANAH LABORATORIUM TANAH BALAI PENELTTIAN TANAH BOGOR IK 5.4.4-12 si No.
Bagian ANALISIS SUSUNAN KATION, KAPASITAS TUKAR KATION DAN Revisi 31 Juli 2013 Tanggal
KEJENUHAN BASA DENGAN 3 dari 5 PENYANGGA NH40Ac 1M, H 7,00 Halaman standar pokok 1000 ppm
Dicampurkan dalam labu ukur 100 ml, ditambah 25 ml NH asetat 4 N, pH 7.0 kemudian diimpitkan. Deret
standar campur K (o 200 ppm), Na (o-100 ppm), ca (o-250 ppm) dan Mg (0- 50 ppm) 10 ml, masing
masing standar campuran sebanyak 0, 1, 2, 4, 6, 8 dan dimasukkan kedalam tabung reaksi dan dijadikan
10 ml dengan larutan NHA AC i M pH 7 (standar 01) Standar pokok 2500 m.e. NH1 g serbuk (NHe) so4 p,
a. ke dalam labu ukur 100 ml. Larutkan dengan air bebas ion dan impitkan hingga tepat 100 ml Standar
25 m.e./ Dipipet standar 2500 m,e. NH4 fl sebanyak 1 ml, dimasukkan ke dalam labu ukur 100 10 etano
96 dan dilmpitkan dengan larutan Naa Dengan cara yang sama, tapi tanpa pemipetan larutan standar
dibuat standar 0 Standar 02 (blanko Nacl) 10 ml etanol 96% ke dalam labu ukur 300 ml dan di mpitkan
dengan larutan Naa 10 hingga 100 ml Deret standar 25 mie, NHM ke dalam tabung reaksi masing-masing
0, 1, 2, 4, 6, 8 10 ml standar 25 m.e. NH /l. Tambahkan Standar 02 hingga setiap tabung berisi 10 m Pasir
kwarsa bersih Filter pulp 5. Cara kerja 2,5 gram contoh tanah k 2 mm, dicampur dengan lebih kurang 10
gram pasir Dimasukkan ke dalam tabung perkolasi yang telah dilapisi berturut-turut dengan filter pulp
dan pasir terlebih dahulu (filter pulp digunakan seperlunya untuk menutup lubang pada dasar tabung,
sedangkan pasir kwarsa sekitar 2,5 g) dan lapisan atas ditutup dengan penambahan 2,5 g pasir.
Ketebalan setiap lapisan pada sekeliling tabung diupayakan supaya sama. Siapkan dengan ammonium
acetat pH seperti contoh tapi tanpa setelah yang 7,0 sebanyak 2 25 dengan selang waktu pertama turun
semua. Filtrat ditampung dalam labu 50 ml, diimpitkan dengan acetat pH 7,0 untuk pengukuran kationsd
Mg, K dan Na (S). Tabung perkolasi yang masih berisi contoh diperkolasi dengan 100 ml etanol 96 untuk
menghilangkan kelebihan ammonium dan perkolat ini dibuang. KTK dapat ditetapkan dengan cara
destilasi langsung menggunakan seluruh is tabung perkolasi dan tahapan selanjutnya tidak diperlukan.
tabung Sisa etanol dalam tabung perkolasi dibuang dengan pompa isap dari bawah

BALAI LABORATORIUM TANAH IK 5.4.4 12- S1 ANALISIS SUSUNAN KATION No, Bagian 31 Juli 2013
KAPASITAS TUKAR KATTON DAN Tanggal 4 dari 5 KEJENUHAN BASA DENGAN Halaman PENYANGGA pH
7.0 dan diimpitkan dengan larutan sebanyak 50 ml, filtrat ditampung labu ukur 50 ml atau kolorimetri.
Naa 10%, digunakan untuk pengukuran KTK dengan cara destilasi Filtrat ini os ml ke Perkolat NHA-Ac
larutan Lanthan encer 1000 ppm. Diukur dalam tabung reaksi, kemudian ditambahkan 45 ml dengan
(untuk Ca d Mg) dan standar masing-masing sebagai pembanding. Keterangan Na Untuk pengukuran
589.0 nm Wavelength (nm) 766,5 nm Acetylene Air+Acetylene Flame type 1.2 l/min 1.2 l/min Fuel flow
160 kPa 160 kPa Oxidant Mg Untuk pengukuran 285,2 nm Wavelength (nm) 422,7 nm Air Acetylene Air
Acetylene Flame type 10 Fuel flow 30 oxidant Pemeriksaan KTK (5.4.4-13) standard dan contoh ke dalam
tempat khusus untuk pengukuran setelah auto analyzer dioperasikan. 5. Perhitungan Ab ppm standar
Kationdd (me/100 g) x---------------- x 20 x Fp x Fk bst kation

INSTRUKSI KERJA TANAH LABORATORIUM TANAH BALAI PENELITIAN TANAH BoGOR IK 5.4.4-12 S1
ANALISIS SUSUNAN KATION No. Bagian KAPASITAS TUKAR KATION DAN Revisi 31 Juli 2013 KEJENUHAN
BASA DENGAN Tanggal 5 dari 5 PENYANGGA NH40Ac 1M, pH 7,0 Halaman Keterangan Fk faktor koreksi
kadar air Fp faktor pengenceran standar Ac Ab dan A adalah pembacaan contoh, blanko dan deret Bst
kation: Ca 20, Mg 12, 15, K 39, Na 23 7. Dokumen Terkait Form blanko pengukuran.

INSTRUKSI KERJA TA LABORATORIUM AH PENGEMBANGAN LA kNELIr ANALISES susUNAN KATION, No.


Bagian A.Lii KAPASITAS Terbitarni Revisi TUKAR KATION DAN Tanggal Revisi KEJENUHAN BASA DENGAN
Halaman AN PENYANGGA NILOAr IM, pH 7,0 Disetujui m 6 3. Pereaksi Amonium asetat 1 M, pH 7
Ditimbang 77,08 g serbuk NH Asetat pa ke dalan u Tambahkan air bebas ian ningea serbuk melarut
lepatkan taiter. dapat pula dibuat dengan uara berikut: Di 58 ml asam asew glasial dengan 20 ml
campurkan bebas ion lingga ammonta pekat 25%) dan di erceras dengan air penambahan sekitar 900 ml
pH campuran diatur menjadi den Amonium ammonia atau asam asetat kemudian diimpitkan tena i liter
asetat 4 M, pH 2.0 Dibuat d cara yang sama seperti amunitam aseia 1 M, namun engan naenggunakan 4
x 77,08 g NH Asetat H a Ditimbang 100 gram NaCl, kemudian dilarutkan der air hesus ion Ditambahkan
0,1 ml HCI 23% gan Larutan Lanthan (8,3) dan diimpitkan tepat iitm 25000 ppn imbang 66.8176 gram
Lacly, ditambah 5 ml HCI 25% di dengan air hebas ion. kemud diimpitknu tepat litcr, kocok. larutan an
Lanthan encer aru kan Di pipet 5 mil larutan lanthan 25.000 ppm kedalatur labu ukur i liter, ditamhali air
bebas ini, kemudian di hi tanda garis, kocok Larutan Fenolat impikan pekat Di tim 36.3 g serbuk Naoll pa,
dan dilarutkan dengan sekitar 500 ml air bebas or seara perlah sambil diaduk. Sctelah dingin
ditambahkan 37 serbuk fenol, kemudian dengan air bebas ion hingga 1 liter, kocok. Simpan dalam botol
bcrwarna gclap dan encerkar s disimpan minimal 2 hari Larutan Fenolal etter Tambahkan 250 ml larutun
fenalat pekat ke dalam 250 ml air bebas lo Simpan dalam botol bennarna gelap, aduk dan siap
digunakan. Brij 35 35% Larutkan 75 g Brij35 dengwn 250 ml air ochas iun Jalam bolo kocok. Kocok ngga
terlarut t4 jam).

INSTRUKSI KERJA TANAH TANAH BESAR PENELmAN DAN PENGEMBANGAN SUMBERDAYA LAMAN
PERTANIAN KAPASITAS SUSI NAN No Bagian TUKAR KATION. Terbitan R KATION DAN Tanggal PENYANGGA
BASA DENGAN Revisi NILO Ae IM, Ilalaman pH 7,0 Disetujui 22 Maret 2002 Manajer Teknis Larutan sa
dalam labu 32 g serbuk NaoH pa, dan 14 gram Na hidrogen phoslat ke Setelah ukur 1 liter, Larutkan
dengan sekitar 500 ml alr bebus ion dingin tambahkan 50 gram K.Na tartrat dan aduk hingga tarut
tambahkan 2 ml landan Bri 35 30% Tambahkan air betaa n hingga Natrium hipoklorit (NaOCI) 5 Encerkan
2x larutan natrium hipokhlorit IO dengan air bebas ian Etanol 96% Standar 01 (blanko NHOAch Dipine 25
bebas ml. NHOAc 4 N pH 7,0 dalam labu ukur 100 ml dilun ion kemudian diimpitkan. h air Standar pokak
1000 ppm K. 1000 pam Na, 1000 pont Ca dan 10x npra MI Pindahkan secara kuantitatil masing-masing
larutan standar induk k, Na, Ca dan Mg Titu isol di datarn ampuh ke daiam labi akur To00 mL'limpidan
dengan air bebas ion sampai del gan tunda garis ko ok. Dippet masing-masing: 10 20,0 ml standar pokok
1000 ppm K 10,0 ml standar pokok 1000 ppm Na 50 ml standar pokok 1000 ppm Mg n.25.0 mi standar
pokok 1000 ppm Ca Dicampurkan dalam labu ukur 100 ml, ditambah 25 ml NHa-asetat 4 N pH 7,0,
kemudian diin kan Deret standar campur K fo 200 ppm). Na (0-100 rpm), Ca (0-250 ppm) dan Dipipet
standar campuran sebanyak o, 1, 2, 4, 6, 8 da 10 ml, masing ma dimasukkan ke dalam tabung reaksi dan
dijadikan f0 mi dengan larutan l M, pH 7 (standar 01) Standar pokok 2500 me. NH Ditimba ng 16,500 g
serbuk (NHih50 p a, ke dalam labu ukur too mi, Larutkan dengan air bebas ron dan impitikan hingga
tepat 100 mi Standar NHa 25 mell Dipipot standar 2500 me NHTM sebanyak ml, dimasukkan ke datum
labu ukur E00 ml, Tambahkan 10 ml etanol 96 dan dilmpitkan dengan larutan Naci IC Dengan cara yang
sama, tupi tanpa pemipetur anitan standar dibuat standar 0,

INSTRUKSI KERJA TANAH LABORATORIUM TANAH BALAI PENELTTIAN TANAH BOGOR IK 5.4.4-12 si No.
Bagian ANALISIS SUSUNAN KATION, KAPASITAS TUKAR KATION DAN Revisi 31 Juli 2013 Tanggal
KEJENUHAN BASA DENGAN 3 dari 5 PENYANGGA NH40Ac 1M, H 7,00 Halaman standar pokok 1000 ppm
Dicampurkan dalam labu ukur 100 ml, ditambah 25 ml NH asetat 4 N, pH 7.0 kemudian diimpitkan. Deret
standar campur K (o 200 ppm), Na (o-100 ppm), ca (o-250 ppm) dan Mg (0- 50 ppm) 10 ml, masing
masing standar campuran sebanyak 0, 1, 2, 4, 6, 8 dan dimasukkan kedalam tabung reaksi dan dijadikan
10 ml dengan larutan NHA AC i M pH 7 (standar 01) Standar pokok 2500 m.e. NH1 g serbuk (NHe) so4 p,
a. ke dalam labu ukur 100 ml. Larutkan dengan air bebas ion dan impitkan hingga tepat 100 ml Standar
25 m.e./ Dipipet standar 2500 m,e. NH4 fl sebanyak 1 ml, dimasukkan ke dalam labu ukur 100 10 etano
96 dan dilmpitkan dengan larutan Naa Dengan cara yang sama, tapi tanpa pemipetan larutan standar
dibuat standar 0 Standar 02 (blanko Nacl) 10 ml etanol 96% ke dalam labu ukur 300 ml dan di mpitkan
dengan larutan Naa 10 hingga 100 ml Deret standar 25 mie, NHM ke dalam tabung reaksi masing-masing
0, 1, 2, 4, 6, 8 10 ml standar 25 m.e. NH /l. Tambahkan Standar 02 hingga setiap tabung berisi 10 m Pasir
kwarsa bersih Filter pulp 5. Cara kerja 2,5 gram contoh tanah k 2 mm, dicampur dengan lebih kurang 10
gram pasir Dimasukkan ke dalam tabung perkolasi yang telah dilapisi berturut-turut dengan filter pulp
dan pasir terlebih dahulu (filter pulp digunakan seperlunya untuk menutup lubang pada dasar tabung,
sedangkan pasir kwarsa sekitar 2,5 g) dan lapisan atas ditutup dengan penambahan 2,5 g pasir.
Ketebalan setiap lapisan pada sekeliling tabung diupayakan supaya sama. Siapkan dengan ammonium
acetat pH seperti contoh tapi tanpa setelah yang 7,0 sebanyak 2 25 dengan selang waktu pertama turun
semua. Filtrat ditampung dalam labu 50 ml, diimpitkan dengan acetat pH 7,0 untuk pengukuran kationsd
Mg, K dan Na (S). Tabung perkolasi yang masih berisi contoh diperkolasi dengan 100 ml etanol 96 untuk
menghilangkan kelebihan ammonium dan perkolat ini dibuang. KTK dapat ditetapkan dengan cara
destilasi langsung menggunakan seluruh is tabung perkolasi dan tahapan selanjutnya tidak diperlukan.
tabung Sisa etanol dalam tabung perkolasi dibuang dengan pompa isap dari bawah
INSTRUKSI KERJA TANAH LABORATORIUM TANAH BALAI BESAR PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN
SUMBERDAYALAHAN PERTANIAN No. Bagian K 5.44 12 ANALISIS Terbitan Revisi KAPASITAS SUSUNAN
KATION Tanggal Revisi 22 Maret 2007 TUKAR KATION DAN Halaman 5 dari 6 KEJENUHAN RASA DENGAN
Disetujui Manajer Teknis PENYANGGA NH40Ac IM, PH 7,0 Perkolat NHa-Acts) dan deret standar Ki Na,
Ca. Mg masing masing dipipet 0.5 ml ke dalam tabung reaksi, kemudian ditambahkan 4.5 ml iarutan
Lanthari encer (La 1000 ppm). Diukur dengan AAS absorpsi untuk Ca dan Mg) dan AAS emisi untuk K dan
Na menggunakan deret standar masing-masing sebagai pembanding. lisi (AAS Perkin Elmer) Untuk
pengukuran K dan Na Nyala Air Aectylenc Wavelength K 766,5 mm dan Na 589,0 mi Atomizer Standar
Fuel flow 200 mm. 0,5 Kpkn? Oxidant Untuk pengukuran Ca dan M Air Acetylene Nyala gth (nm) Ca 422,7
nm dan Mg285,2 nm Fuel flow Oxidant Pemeriksan KTK TK eLA-13 Pergukuran NH (KTK) dengan Auto
analyzer Biar lichba 3, Dituangkan deret standard dan contoh ke dalam tempa: khusus pengukuran
setelah auto analyzer dioperasikan