Anda di halaman 1dari 4

1.

Presbiskus
Meike Sisca 1261050042

DEFINISI PRESBIKUSIS

Presbikusis adalah ketulian setelah beberapa waktu akibat mekanisme penuaan pada telinga
dalam akibat peristiwa berkurangnya pendenganran yang tak terjelaskan, progresif lambat,
simetris, dominan pada frekuensi tinggi. Presbikusis merupakan suatu kondisi yang sering terkait
dengan degenerasi sel- sel rambut di koklea, dan gangguan pendengaran terkait usia yang pada
awalnya dianggap disebabkan oleh karena perubahan morphologic pada sel-sel rambut koklea.

PATOGENESIS PRESBIKUSIS

Penurunan pendengaran pada orang tua bergantung pada banyak faktor dan karena
konvergensi dari banyak faktor resiko itu sendiri. Pada orang tua dengan presbikusis ditemukan
lebih sulit untuk membedakan kata-kata dibandingkan dengan orang yang lebih muda dengan
pengujian rata-rata nada murni, hal ini menunjukkan terlibatnya kerusakan saraf selain dari
end organ dysfunction. Proses patologi sentral yang menyebabkan presbikusis adalah
memanjangnya synaptic time pada auditory pathway, memanjangnya waktu pemrosesan
informasi, dan berkurangnya jumlah sel saraf pada korteks pendengaran.

Pada study morphology pasien presbikusis menunjukkan penurunan inner and outer hair cells
dan supporting cells, dengan penurunan terbesar berada pada dasar belokan pada cochlea dan
penurunan outer hair cells lebih banyak dibandingkan inner hair cells, namun penurunan ini
tidak berhubungan langsung dengan fungsi pendengaran. Akan tetapi, degradasi sel-sel spiral
ganglion, saraf- saraf kedelapan, dan saraf-saraf pada cochlear nuclei yang terjadi
pada presbikusis telah terbukti berhubungan dengan penurunan fungsi pendengaran.

Beberapa study menyatakan perubahan aktivitas brainstem terkait proses penuaan memberi
kesan terjadi peningkatan aktivitas superior olivary complex, lateral lemniscus, atau inferior
colliculus, maka penurunan fungsi pendengaran terbentuk dari kumpulan faktor yang
memperburuk keseluruhan jalur pendengaran. Banyak yang percaya bahwa faktor genetik sendiri
menyebabkan proses degenerasi fungsi pendengaran tak terelakkan. Penyebab dari penurunan
fungsi pendengaran termungkin adalah pajanan suara sepanjang usia dan penuaan terkait
genetik.
KLASIFIKASI PRESBIKUSIS

Terdapat empat tipe patologik yang telah diklasifikasikan Schuknecht, yaitu : Presbikusis
sensorik, neuropresbikusis, presbikusis stria, dan ketulian koklear konduktif.Pada presbikusis
sensorik, yang mula-mula hilang adalah sel-sel rambut pada gelang basal koklea dan
menyebabkan ketulian nada tinggi, kemudian akan menyebabkan gangguan saraf-saraf koklea.
Pada neuropresbikusis, yang menjadi gangguan primer adalah hilangnya saraf-saraf koklea dan
sel-sel rambut relatif dipertahankan. Pada kasus ini, diskriminasi kata-kata relatif lebih
terganggu dengan hanya sedikit gangguan sel rambut. Pada presbikusis stria terjadi degenerasi
dan penciutan stria vaskularis, diskriminasi kata-kata masih bagus walaupun proses
degenerasi menyebabkan ketulian sedang hingga berat yang sifatnya relatif datar (Boies, 2014).
Stria vaskularis merupakan daerah metabolisme aktif pada koklea yang bertanggung jawab
terhadap sekresi endolymph dan mempertahankan gradien ion sepanjang organ corti. Pada
ketulian koklear konduktif, tidak ada ditemukan kerusakan pada sel rambut, saraf, dan stria
vaskularis. Kerusakan diduga berkaitan dengan keterbatasan gerak basilaris membrane.

GEJALA PRESBIKUSIS

Pada sensory presbycusis  gangguan pendengaran bilateral, simetris, nada tinggi, pada
penilaian audiometric terjadi penaikan threshold.

Pada neural presbycusis terjadi penurunan berat fungsi diskriminasi kata- kata. Penurunan
fungsi diskriminasi ini lebih berat dari batas audiometri nada murni. Meskipun neural
presbycusis dapat terjadi pada semua usia, gejala klinis yang ditimbulkan baru akan timbul
setelah jumlah saraf yang terlibat turun sampai tingkat kritis. Pada audiogram akan ditemukan
penurunan fungsi pendengaran dengan berbagai jenis.

Pada audiometri strial presbycusis ditemukan grafik datar pada nada murni dan fungsi
diskriminasi kata-kata yang baik. Degradasi strial ini terjadi pada usia pertengaha.
Pada conductive presbycusis penurunan fungsi diskriminasi akan berkurang seiring
dengan besarnya pure tone loss.

DIAGNOSA PRESBIKUSIS

Diagnosa ditegakkan berdasarkan anamnesis, pemeriksaan klinis, dan audiometri. Hal yang
ditanyakan pada anamnesis adalah riwayat penyakit yang dapat menyebabkan gangguan
dengar sensorineural. Gejala klinis bervariasi, biasanya penderita akan mengalami kesulitan
untuk mengerti pembicaraan yang dikatakan secara cepat, kata-kata yang tidak familiar atau
kompleks, serta pembicaraan pada suasana yang bising. Pemeriksaan klinis
pemeriksaan otoskopi untuk menilai external acustic canal dan tympanic membrane, tidak
ditemukan adanya kelainan. Pada pemeriksaan audiometri nada murni biasanya ditemukan
hasil yang khas yaitu suatu tuli sensorineural, bilateral, simetris, dan konfigurasi tergantung
jenis prekusbisnya.

FAKTOR RESIKO PRESBIKUSIS

Faktor resiko presbikusis adalah usia, suku, tempat tinggal, pajanan suara, pekerjaan, aktivitas
rekreasi, jenis kelamin, olahraga, merokok, diet, hiperlipidemia, hipertensi, dan penyakit
vaskular.

TATALAKSANA PRESBIKUSIS

1. Hearing Aids (Alat Bantu Dengar)

Pada pasien usia lanjut, penurunan fungsi untuk diskriminasi suara dan pemahaman kata-kata
pada lingkungan bising dapat diturunkan dengan terapi pendengaran, biasanya melalui proses
amplifikasi. Alat bantu dengar sekarang telah disempurnakan secara fisik dan dapat dipasang
seutuhnya dalam ear canal. Untuk memaksimalkan keuntungan pendengaran, alat bantu dengar
sebaiknya dipilih secara teliti. Akhir-akhir ini alat bantu dengar digital sudah tersedia dan
menjanjikan perbaikan yang bermakna pada ketajaman percakapan, terutama pada kondisi
mendengar yang menyulitkan.
2. Assistive devices

Selain hearing aids banyak alat bantu lain yang dapat membantu individu atau kelompok untuk
dapat mendengar televisi, radio, dan percakapan pada handphone. Pada televisi dapat
digunakan headphone yang dimasukkan pada lubang pendengaran pada televisi, listening loop
dengan telecoil pada hearing aid, perangkat infrared tanpa kabel yang mengirim signal televisi
langsung ke pendengar melalui receiver. Telephone amplifier and devices dapat
memperbesar suara dari signal telephone. Sekarang terdapat perangkat handset amplifiers yang
dapat dihubungkan langsung pada dasar telephone atau earphone.

RESEP

dr. Meike Sisca

1261050045

Blok L 21 no 75 Bekasi utara

Jakarta, 13 Februari 2018

R/ axon no I

S mff

Pro: Heri