Anda di halaman 1dari 12

PERMASALAHAN KELOMPOK VIII

“DNA REKOMBINAN DI BIDANG KESEHATAN DAN PERTANIAN”

1. Banyak orang yang menginginkan tubuh yang tinggi. Untuk memenuhinya tentu
tubuh membutuhkan hormon pertumbuhan GH (Growth Hormone) yang juga
banyak, sedangkan kita tahu bahwa masing-masing tubuh orang memiliki kadar
produksi hormon yang berbeda-beda. Namun, seiring bertambahnya usia produksi
hormon GH akan semakin sedikit. Lalu bagaimana untuk dapat memperoleh
hormon pertumbuhan yang banyak dari luar tubuh?
Jawaban :

Hormon pertumbuhan atau Growth Hormone (GH) adalah hormon peptida yang
merangsang pertumbuhan, reproduksi sel dan regenerasi pada manusia dan hewan
lainnya. Hormon pertumbuhan adalah asam 191-amino rantai polipeptida tunggal yang
disintesis, disimpan, dan disekresi oleh sel-sel somatotroph dalam sayap lateral kelenjar
hipofisis anterior. Somatotrophin (STH) mengacu pada hormon pertumbuhan yang
diproduksi secara alami dalam tubuh hewan, sedangkan Somatrophin merujuk pada
hormone pertumbuhan yang diprouksi oleh teknologi DNA rekombinan dan disingkat
“HGH’ pada manusia.

Efek hormon pertumbuhan pada jaringan tubuh secara umum dapat digambarkan sebagai
anabolik (membangun). Seperti kebanyakan hormon protein lain, aksi GH adalah dengan
berinteraksi dengan reseptor spesifik pada permukaan sel. Growth Hormon (GH)
diperlukan untuk pertumbuhan dan menambah pertumbuhan tulang, terutama bagian
epifisis dari tulang pipa, meningkatkan vitalitas dan energi, memperbaiki kadar/
komposisi lemak, meningkatkan masa otot, menebalkan kulit, memperbaiki tidur, dan
menambah panjang usia. Pada proses penuaan, pemberian HGH akan membuat organ-
organ tubuh lebih muda kembali 10-20 tahun.

Melihat pentingnya peranan GH dalam metabolisme tubuh, sangat diinginkan bahwa


kondisi produksi GH oleh kelenjar hipofisis dalam keadaan normal pada setiap usia
seseorang. Namun, kondisi seperti itu tidak akan pernah terjadi. Produksi GH pada
seseorang berangsur-angsur berkurang sejalan dengan bertambahnya usia. Kadar GH
meningkat secara alami pada waktu pubertas, dengan puncak pada usia 20 tahun,
kemudian akan menurun secara perlahan. Pada saat usia 20 tahun GH di keluarkan
berkurang sekitar 14% per dasawarsa, dan pada saat usia 60 tahun GH yang dikeluarkan
hanya 25% dari jumlah GH yang dikeluarkan pada waktu usia 20 tahun. Penurunan
hormon pertumbuhan manusia merupakan faktor utama mempercepat proses penuaan.
Efek dari kekurangan hormon pertumbuhan bervariasi tergantung pada usia di mana
mereka terjadi. Pada anak-anak, dapat mengakibatkan kegagalan pertumbuhan/kekerdilan
dan perawakan pendek yang merupakan manifestasi utama dari kekurangan GH,
ditambah penyebab lainya seperti kondisi genetik dan malformasi kongenital.
Kekurangan GH juga dapat menyebabkan kematangan seksual tertunda. Pada orang
dewasa, kekurangan GH akan meningkatkan resiko terkena kardiovaskular, lemak
bertambah, densitas tulang menurun, fungsi ginjal menurun, radang sendi, diabetes,
rambut rontok dan mudah lelah. Efek paling parah kekurangan GH kebanyakan
disebabkan oleh tumor hipofisis, diperkirakan terjadi 10 per juta orang.

Sedangkan jika kelebihan hormon GH dapat mengakibatkan pertumbuhan menjadi


raksasa (gigantisme). Bila kelebihan hormon ini terjadi pada saat sudah dewasa, dapat
mengakibatkan penebalan tulang-tulang wajah, tengkorak, tangan, dan kaki. Keadaan ini
disebut akromegali.

Dahulu, kekurangan GH dapat diatasi dengan melakukan terapi, yaitu mengganti GH


dengan suntikan setiap hari di bawah kulit atau ke otot. Sampai tahun1985, hormon
pertumbuhan (GH) untuk pengobatan diperoleh dengan ekstraksi dari kelenjar hipofisis
manusia yang telah meninggal kemudian dikumpulkan dan di otopsi.

Namun, Sejak tahun 1985 produksi GH berkembang yaitu dengan pengembangan


rekombinan GH (rhGH), yaitu bentuk rekombinan GH yang diproduksi oleh bakteri
rekayasa genetika, yang diproduksi oleh teknologi DNA rekombinan. Di Amerika
Serikat, hormon pertumbuhan hanya tersedia secara legal di apotek, dengan resep dari
dokter. Dalam beberapa tahun terakhir di Amerika Serikat, beberapa dokter sudah mulai
meresepkan hormon pertumbuhan dalam hal kekurangan GH pada pasien yang lebih tua
(tapi tidak pada orang sehat) untuk meningkatkan vitalitas.

Kekerdilan (dwarfisme) adalah suatu kelainan yang mengakibatkan perawakan pendek


dengan ukuran orang dewasa di bawah 4 kaki tinggi 10 inci (147,32 cm). Kekerdilan
mengakibatkan ukuran tubuh lebih kecil dalam semua tahap kehidupan. Kondisi
kekerdilan hingga kini belum ditemukan penyebabnya. Sebagian besar kasus manusia
dengan perawakan pendek disebabkan oleh tulang atau gangguan endokrin, yaitu terjadi
kerusakan pada kelenjar hipofisis anterior yang menyebabkan tubuh kekurangan hormon
pertumbuhan (GH). Selain itu, kekerdilan juga diakibatkan karena adanya mutasi gen
yang berasal dari orangtua. Pada Januari 2008, telah dipublikasikan bahwa mutasi pada
gen pericentrin (PCNT) telah menyebabkan primordial dwarfisme. Pericentrin memiliki
peran dalam pembelahan sel, segregasi kromosom yang tepat dan sitokinesis.
Secara keseluruhan, terdapat lebih dari 200 jenis dwarfisme, salah satunya primordial
dwarfisme. Primordial dwarfisme merupakan gangguan pertumbuhan yang terjadi saat
bayi masih berada di rahim. Bayi primordial dwarfisme akan terlahir sangat pendek.
Setelah lahir, mereka akan mengalami tahap pertumbuhan yang sangat lambat. Primordial
dwarfisme memiliki beberapa sub tipe, yaitu Majewski osteodysplastic primordial
dwarfism (MOPD) tipe I, MOPD tipe II, MOPD tipe III, Seckel Syndrome, Russell-
Silver Syndrome, dan Meyer-Gorlin Syndrome. Anak-anak dengan dwarfisme tidak
tumbuh seperti anak-anak lain, karena gangguan metabolisme, kekurangan gizi atau
gangguan pencernaan.

Hingga kini, belum ada pengobatan yang efektif untuk penyakit kekerdilan. Harapan
hidup untuk orang-orang dengan primordial dwarfisme belum diketahui, meskipun
mereka memiliki peningkatan resiko untuk aneurisme (masalah di dinding arteri) dan
masalah vaskular lainnya.

Suplemen peninggi badan merupakan asupan high calcium dan zink yang akan
membantu kecukupan nutrisi untuk membantu tubuh berkembang optimal. Suplemen
peninggi badan mengandung komposisi utama AA-Ca (Amino Acid Calcium / Kalsium
Asam Amino) yang merupakan kalsium organik. Dan juga zink. Kedua zat ini lah yang
bekerjasama dalam tubuh untuk merangsang pertumbuhan tinggi badan. Sementara untuk
suntik hormon pertumbuhan, tentu saja dengan disuntikkannya hormon pertumbuhan
akan meningkatkan pertumbuhan tubuh kita dengan ditandai bertambahnya tinggi badan.
Lalu bagaimana hormon tersebut dapat dilakukan perbanyakan?

Aplikasi DNA Rekombinan Dalam Produksi Hormon GH Oleh Bakteri E.coli.


Produksi hormon pertumbuhan manusia menggunakan bakteri E.coli telah
menarik perhatian orang pada beberapa prilaku rekayasa genetika. Hormon pertumbuhan
manusia (HGH= Human Growth Hormone) adalah suatu rantai polipeptida tunggal yang
mempunyai 191 asam amino dan diproduksi dalam kelenjar pituitaria (kelenjar pada
infundibulum otak). Seperti insulin, hormone GH tidak terglirosilasi. Hormon
pertumbuhan mengendalikan pertumbuhan tubuh kita. Tubuh kecil orang kerdil
disebabkan karena kekurangan hormon pertumbuhan.
Secara terperinci, pembuatan hormon pertumbuhan secara Rekombinan dapat
dilakukan dengan cara sebagai berikut:

a. Mengekstraksi mRNA dari sample infundibulum otak manusia, dengan menggunakan


pelarut untuk melepaskan protein tanpa mempengaruhi DNA/RNA. Sebagian mRNA
manusia mempunyai ekor yang terdiri dari basa adenin yang berpasangan dengan
timin dan sitosin dengan guanin.
b. Hal ini mendesak mRNA untuk bergeser ke arah bead (affinity chromatography).
Sebagian besar DNA dan non-mRNA tidak dapat melekat pada bead dan keduanya
terpisah dari mRNA.
c. Plasmid disisipkan ke bakteri secara transformasi sehingga banyak salinan plasmid
yang akan dibuat. Biasanya setiap bakteri memilki satu plasmid, seperti pada
Escherichia coli. Bakteri rekombinan yang baru memiliki gen yang baru. DNA
mengkode sebuah protein yang menginstruksi bakteri untuk membuat mRNA baru
yang membuat protein baru. Tujuannya untuk menciptakan bakteri yang
menghasilkan hormon pertumbuhan bagi manusia.
d. Karena sejumlah mRNA telah diekstraksi, maka terdapat gen aktif pada infundibulum
otak. Untuk menemukan bakteri rekombinan spesifik dengan hormon pertumbuhan
(GH) sebagai target spesifik, dibutuhkan peta. Pada proses ini, perlu dibedakan baik
sekuen GH DNA ataupun protein GH. Sel yang dapat mengekspresikan GH dengan
benar diidentifikasi. Kemudian dapat berkembang dalam jumlah banyak dalam media
yang dibuat dalam asam amino, vitamin dan gula, sehingga GH dalam jumlah banyak
dapat diproduksi dengan cepat (bakteri menggandakan diri setiap 40 menit). Sel
dipecah, kemudian memurnikan GH dari protein bakteri dengan kromatografi.
e. Mengemas GH murni, lalu simpan di vial atau injeksi.
Dengan menggunakan kombinasi dari sintesis kimia DNA dan sintesis enzimatik
cDNA, telah diproduksi suatu rangkaian yang mengkode asam-asam amino 1-14 telah
disintesis secara kimia. Langsung di depan kodon pertama, ditambahkan suatu trio
(triplet) basa (ATG) yang menspesifikasi asam amino metionin. Bila permulaan dari
gennya telah disintesis secara kimia untuk menjamin permulaan yang tepat dari
proteinnya, maka diperoleh suatu rangkaian DNA yang mengkode sisa dari rantai
polipeptida yaitu, residu asam amino 25-19,1 dengan membuat kopikopi cDNA dari
preparat-preparat mRNA dari sel-sel pituitaria manusia. Kedua fragmen DNA ini
kemudian diklonkan secara terpisah. Fragmen-fragmen DNA-nya dimurnikan kembali
dan disambung menjadi satu untuk menghasilkan rangkaian DNA lengkap untuk hormon
pertumbuhan manusia mulai dengan suatu prodon inisiator yaitu metionin, diikuti oleh
rangkaian untuk 191 asam amino dalam protein masak, dan berakhir dengan sinyal untuk
menghentikan sintesis protein. Kemudian gen dimasukkan ke dalam suatu vektor ekspresi
dan dimasukkan ke dalam E.coli kemudian diarahkan untuk membuat pertumbuhan
manusia.

Berdasarkan sumber lain yang ditemukan, pembuatan protein rekombinan hormon


pertumbuhan (GH) juga dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :

2. Kita pernah mendengar mengenai tanaman transgenik yang merupakan salah satu
upaya pemuliaan tanaman sebagai contoh tanaman transgenik kentang yang tahan
terhadap hama. Bagaimana sebenarnya cara pemuliaan tanaman melalui rekayasa
DNA dengan Metode transformasi yang diperantarai oleh Agrobacterium
tumefaciens?
Jawaban :

Tanaman transgenik kentang yang tahan terhadap hama erat kaitannya dengan
Bacillus thuringiensis (Bt) adalah bakteri gram positif yang berbentuk batang, aerobik
dan membentuk spora. Banyak strain dari bakteri ini yang menghasilkan protein yang
beracun bagi serangga. Sejak diketahuinya potensi dari protein Kristal / cry Bt sebagai
agen pengendali serangga, berbagai isolat Bt dengan berbagai jenis protein kristal yang
dikandungnya telah teridentifikasi. Pada umumnya kristal Bt di alam bersifat protoksin,
karena ada-nya aktivitas proteolisis dalam system pencernaan serangga dapat mengubah
Bt-protoksin menjadi polipeptida yang lebih pendek dan bersifat toksin. Toksin yang
telah aktif berinteraksi dengan sel-sel epithelium di midgut serangga. Bukti-bukti telah
menunjukkan bahwa toksin Bt ini menyebabkan terbentuknya pori-pori (lubang yang
sangat kecil) di sel membrane di saluran pencernaan dan mengganggu keseimbangan
osmotik dari sel-sel tersebut. Karena keseimbangan osmotik terganggu, sel menjadi
bengkak dan pecah dan menyebabkan matinya serangga.
Pada tahapan kloning gen, DNA yang mengkode protein cry akan dimasukkan ke
dalam vektor kloning (agen pembawa DNA), contohnya plasmid Bacillus thuringiensi.
Kemudian, vektor kloning akan dimasukkan ke dalam bakteri sehingga DNA tersebut
dapat diperbanyak seiring dengan perkembangbiakan bakteri. Transfer gen ini dapat
dilakukan dengan beberapa metode, yaitu metode senjata gen, metode transformasi DNA
yang diperantarai bakteri Agrobacterium tumefaciens. Bakteri Agrobacterium
tumefaciens dapat menginfeksi tanaman secara alami karena memiliki plasmid Ti, suatu
vektor (pembawa DNA) untuk menyisipkan gen asing.Di dalam plasmid Ti terdapat gen
yang menyandikan sifat virulensi untuk menyebabkan penyakit tanaman tertentu. Gen
asing yang ingin dimasukkan ke dalam tanaman dapat disisipkan di dalam plasmid Ti.
Selanjutnya, A. tumefaciens secara langsung dapat memindahkan gen pada plasmid
tersebut ke dalam genom (DNA) tanaman. Setelah DNA asing menyatu dengan DNA
tanaman maka sifat-sifat yang diinginkan dapat diekspresikan tumbuhan. Setelah proses
transfer DNA selesai, dilakukan seleksi sel daun untuk mendapatkan sel yang berhasil
disisipi gen asing. Hasil seleksi ditumbuhkan menjadi kalus (sekumpulan sel yang belum
terdiferensiasi) hingga nantinya terbentuk akar dan tunas Apabila telah terbentuk tanaman
muda (plantlet), maka dapat dilakukan pemindahan ke tanah dan sifat baru tanaman dapat
diamati.

3. E.Colli merupakan bakteri yang dapat dijadikan sebagai DNA Rekombinan.


Bagaimana jika ternyata dapat digunakan sebagai insulin bagi tubuh sebagai
pencegah diabetes. Bagaimana E.coli bisa menjadi insulin?
Jawaban :

Insulin merupakan salah satu hormone didalam tubuh manusia yang dihasilkan oleh sel
beta pulau lengerhans yang berada didalam kelenjar pancreas. Insulin dapat juga disebut
protein yang berfungsi untuk mengontrol kadar gula (glucose) didalam tubuh.

Bagaimana insulin dihasilkan.


Insulin pertama kali dibuat pada tahun 1921 oleh Frederick Grant Banting. Sekian
lama insulin dihasilkan dari ekstraksi pancreas lembu dan babi. Dalam perkembangan
selanjutnya insulin dihasilkan dari ekstraksi biosintetis dan rekayasa genetika yang
menghasilkan insulin yang sama dengan insulin manusia.

Bagaimana insulin berfungsi.


Pemberian insulin kepada penderita diabetes hanya bisa dilakukan dengan cara suntikan,
jika diberikan melalui oral insulin akan rusak didalam lambung. Setelah disuntikan,
insulin akan diserap kedalam aliran darah dan dibawa keseluruh tubuh. Disini insulin
akan bekerja menormalkan kadar gula darah (blood glucose) dan merubah glucose
menjadi energi.

Bagaimana Pembuatan Insulin?


Sebelum ditemukan teknik sintesis insulin, hormone ini hanya bisa diperoleh dari
ekstraksi pancreas babi atau sapi, dan sangat sedikit insulin bisa diperoleh. Setelah
ditemukan teknik sintesis insulin di bidang bioteknologi inilah, harga insulin bisa ditekan
dengan sangat drastic sehingga bisa membantu para penderita diabetes melitus.

Pada proses pembuatan insulin ini,


Langkah pertama adalah mengisolasi plasmid dari Bakteri. Plasmid adalah salahsatu
bahan genetic bakteri yang berupa untaian DNA berbentuk lingkaran kecil. Selain
plasmid, bakteri juga memiliki kromosom. Keunikan plasmid ini adalah: ia bisa keluar-
masuk ‘tubuh’ bakteri, dan bahkan sering dipertukarkan antar bakteri.

Pada langkah kedua ini plasmid yang telah diisolir dipotong pada segmen tertentu
menggunakan enzim restriksi endonuklease. Sementara itu DNA yang di isolasi dari sel
pancreas dipotong pada suatu segmen untuk mengambil segmen pengkode insulin.
Pemotongan dilakukan dengan enzim yang sama.

DNA kode insulin tersebut disambungkan pada plasmid menggunakan bantuan enzim
DNA ligase. Hasilnya adalah kombinasi DNA kode insulin dengan plasmid bakteri yang
disebut DNA rekombinan.
DNA rekombinan yang terbentuk disisipkan kembali ke sel bakteri. Bila bakteri berbiak,
maka akan dihasilkan koloni bakteri yang memiliki DNA rekombinan.
4. Dinegara berkembang seperti di Afrika banyak anak yang terancam buta karena
kekurangan vitamin A. Vitamin A banyak terdapat pada buah-buahan, sayur-
sayuran, akan tetapi dinegara tersebut tidak bisa mengonsumsi buah-buahan dan
sayur-sayuran. Namun mereka lebih banyak mengonsumsi nasi, maka dibuatlah
kandungan vitamin A yang banyak dalam bentuk betakarotin pada tanaman padi,
lalu bagaimana hal tersebut dapat terjadi?

Jawaban:

Golden Rice adalah kultivar (varietas) padi transgenik hasil rekayasa genetika
yang berasnya mengandung beta-karotena (pro-vitamin A) pada bagian endospermanya.
Kandungan beta-karoten ini menyebabkan warna berasnya tersebut tampak kuning-jingga
sehingga kultivarnya dinamakan ‘Golden Rice’ (“Beras Emas”). Pada tipe liar (normal),
endosperm padi tidak menghasilkan beta-karoten dan akan berwarna putih hingga putih
kusam. Di dalam tubuh manusia, beta-karotena akan diubah menjadi vitamin A.
Kultivar padi ini dibuat untuk mengatasi defisiensi atau kekurangan vitamin A
yang masih tinggi prevalensinya pada anak-anak, terutama di wilayah Asia dan Afrika.
Nasi menjadi pangan pokok bagi sebagian besar warga disana, dan kemiskinan sering
kali tidak memungkinkan penyediaan sayuran atau buah-bahan yang biasa menjadi
sumber provitamin-A dalam menu makanan sehari-hari.
Beberapa tahun berselang, ilmuwan Eropa melaporkan bahwa di dalam biji padi
terdapat bahan dasar (prekusor) untuk bioseintesis karotenoid, termasuk beta-karoten,
yaitu geranyl-geranyl diphosphate (GGDP). Namun secara alami biji padi tidak
menghasilkan phytoene karena terjadi penghambatan fungsi dari enzim phytoene
synthase (PHY) dalam mengubah GGDP menjadi phytoene. Meskipun demikian,
penghambatan fungsi enzim tersebut bisa dihilangkan dengan cara mengintroduksi gen
PHY dari tanaman daffodil (bunga narsis/bakung) dengan menggunakan promoter
spesifik untuk endosperma. Selain PHY dan Crtl, masih ada satu enzim lagi yang
diperlukan untuk mengubah lycopene menjadi beta-karoten yaitu lycopene cyclase(LYC)
yang juga berasal dari tanaman dattodil.
Secara ringkas, rekayasa jalur biosintesa betakaroten pada golden rice bisa dilihat
pada skema berikut:

Jalur biosintesa beta-koroten beserta gen-gen yang terlibat di dalam


pembentukannya. Hanya likopena siklase (Lycopene cyclase) yang tidak diintroduksi dari
sumber asing.

Golden rice diciptakan oleh transformasi padi dengan dua karoten biosintesis gen-beta:
 PSY (sintase phytoene) dari daffodil (Narcissus pseudonarcissus)
 Crtl dari tanah bakteri Erwina uredovora
 Penyisipan dari suatu Lcy (Lycopene) gen adenilat dianggap diperlukan, tetapi
penelitian lebih lanjut menunjukkan hal itu sudah diproduksi dalam jenis padi
endosperma-liar) Para psy dan crt 1 Gen yang berubah menjadi nuklir genom
beras dan ditempatkan di bawah kontrol yang endosperm-spesifik promoter,
sehingga mereka hanya dinyatakan dalam endosperm.

Eksogen Lyc gen memiliki urutan peptide transit terpasang sehingga ditargetkan
ke plastid, dimana difosfat geranylgeranyl pembentukan terjadi. Para bakteri crt1 gen
merupakan inklusi penting untuk menyelesaikan jalur ini, karena dapat mengkatalisis
beberapa langkah dalam sintesis karotenoid, sedangkan langkah-langkah ini
membutuhkan lebih dari satu enzim dalam tanaman. Hasil akhir dari jalur rekayasa
likopen, tetapi jika tanaman akumulasi lycopene, beras akan merah. Analisis terakhir
menunjukkan endogen enzim tanaman proses lycopene beta-karoten dalam endosperm,
memberikan nasi warna kuning khusus untuk yang bernama. Beras emas asli disebut
SGR1.

Anda mungkin juga menyukai