Anda di halaman 1dari 16

LAPORAN PRAKTIKUM LAPANGAN

BE 3207 BIOPROSPEK TUMBUHAN TROPIKA

EKSPLORASI FLORA DI SEKITAR AMPHITEATER


ITB KAMPUS JATINANGOR

Disusun oleh:
Kelompok 2
Cintya Nursyifa J. S. 11214007
Michael Hananta Utomo 11216003
Nynsca Shalsabila S.I.P. 11216012
Abdullah Almasyhur 11216015
Dara Amalia 11216024

PROGRAM STUDI REKAYASA HAYATI

SEKOLAH ILMU TEKNOLOGI HAYATI

INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG

2018
No. Nama Nama Famili Kandungan Kimia Manfaat Dokumentasi
Spesies Lokal

1 Heliconia Pisang- Heliconiaceae Reducing sugar Antibakteri


psittacorum pisangan Fenolik Ornamental
Senyawa amina

2 Canarium Pohon Burseraceae Caryophyllene, Sabinene Pengobatan rematik


vulgare kenari Epi-bicyclosesquiterpene Kayu untuk perabotan
∆-carene, p-cymene Buah untuk makanan
γ-terpinene, Terpinene-4-ol, α- dan minuman
humulene, Germacrene B
γ-elemene, Caryophyllene oxide
𝜏-muurolol
3 Hymenocalis Bunga Amaryllidaceae Lycorine Antimalaria
littoralis bakung/ Hippeastrine Sitotoksin
spider lily 11-hydroxyvittatine Inhibitor aktivitas HIV
(+)-8-O-demethylmaritidine reverse transcriptase
Quercetin 3’-O-glucoside
Rutin
Littoraline
Tazettine
Pretazettine
Macronine
Homolycorine
Lycorenine
3,4-O-methyllycorenine
Haemanthamine
Dihydrobicolorine
Secoisolariciresinol

4 Tabebuia Silver Bignoneaceae Lapachol Tumbuhan ornamental


argentea trumpet Dehydrotectol Mengobati diare dan
Dehydro-α-lapachone disentri
Dehydro-iso-α-lapachone Mengobati rematik
ꞵ -sitosterol
5 Erythria Dadap Fabaceae Pterocarpan, Cristacarpun, Mengobati infeksi
crista-galli merah Phaseolidin, Polifenol tenggorokan, saluran
Mellein, Nectriapyrone nafas, diare, antiseptik,
4-hydroxymellein, Scytallone anti-hemorrhoid,
Tyrosol, Clavatol, Mevinic antimikroba, mengobati
acid,Mevalonolactone luka, dan narkotika.

6 Agathis Damar Araucariaceae Saponin Daun dan akar sebagai


dammara Flavonoid obat luka baru, penenang,
Tanin sakit perut, masuk angin,
Polifenol dan pegal-pegal. Damar
atau kopal sebagai bahan
pelapis tekstil, tinta cetak.
7 Euphorbia Patikan Euphorbiaceae Rutin, Quercitin, Euphorbin-A, Antibakteri, antiasma,
hirta kerbau Euphorbin-B, Euphorbin-C, antijamur, antimalaria,
Euphorbin-D, Kaempferol,Gallic obat bius, obat untuk
Acid, Protocatechuic acid, membunuh cacing
Camphol, Tinyatoxin, Choline, parasit, antipasmodik,
Heptacosane dan antifertilitas.

8 Iris Brojo Iridaceae Belamcandin, Isoflavon Mengobati sakit


domestica lintang/ Iridin, Mangiferin tenggorokan, asma,
Leopard lily Tectoroidin, Tectorigenin pembengkakan hati,
Irisflorentin, Triterpenoid gonorrhea, malaria, dan
Belachinal, Spiroiridal keracunan racun panah,
anti-inflamatori dan
sitotoksik. Rizoma dapat
digunakan untuk
mengobat siklus
menstruasi tidak teratur.
9 Carica Pepaya Caricaceae Karotenoid Daun pepaya dapat
papaya Karposida digunakan untuk
Glukosinolat mengobati
Mineral pembengkakan, dapat
Monoterpenoid meningkatkan sel darah
Flavonoid putih bagi penderita
Alkaloid demam berdarah,
Steroid penghambat
pertumbuhan sel kanker,
obat antimalaria, dan
meningkatkan sistem
imun. Buah pepaya
adalah sumber
provitamin A, C, B,
likopen, serta mineral
dan serat untuk
pencernaan.
10 Thunbergia Thunbergia Acanthaceae Tannin, Triterpenoid Mengobati penyakit
alata Saponin, Flavonoid, Glikosida, kulit, nyeri otot, dan
Alkaloid, Fenolik, Steroid pembengkakan mata.

11 Thuja Cemara Cupressaceae Minyak atsiri, Gula pereduksi Antibakteri,


orientalis kipas Polisakarida, Mineral, Tannin, antioksidan, mengobati
Flavonoid, Saponin, Glikosida, pendarahan, bronkitis,
Alkaloid asma, batuk, infeksi
kulit, disentri, dan
artritis.

12 Ageratum Babandotan Asteraceae Monoterpen, Sesquiterpen Obat luka (dermal), anti


conyzoides Triterpen, Benzofuran inflamasi, analgesik,
Chromene, Chromone antimikroba,
Coumarin, Flavonoid mengobatkan luka,
Alkaloid, Steroid antimalaria, antikanker,
dan insektisida.
13 Spathodea Ki acret Bignonieceae Spathodol obat penyakit kecing
campanulata Asan Caffeic batu, obat penyakit
Asam Fenolik ginjal , penawar racun
Flavonoid Steroid Saponin binatang,
Asam Ursolat Glukosida antioksidan, sebagai
obat anti-HIV dan
antimalaria

14 Bidens Ketul Asteraceae Phenylpropand glucosides Antimikroba,


pilosa Polyacetylens, Diterpenes, Antibakteria
Flavonoid, flavone glycoside Antioksida, Obat
pencegah inflamasi dan
kanker

15 Tridax Gletang Asturaceae Dexamethason Anti inflamasi


procumbens Luteolin, Glucotureolin, β- Hepatoprotektif
sitosterol, Flavone, Glycosid Penyembuh luka

quercetin Immunomodulator
16 Ficus lyrata Katapang Moraceae Ursolic acid (FL-1) Acacetin-7- Antibakteri
badak O- neohesperidoside. (FL-2)

17 Polyathia Glodokan Annonaceae Allantoin Ekstrak daun dapat


longifolia Stigmasterol 3-O-B-D-glucoside digunakan sebagai
Pendulamine A antibakteri dan
Pendulamine B antijamur.
Penduline Kulit pohon dapat
Diterpenoid Kolavenic Acid digunakan untuk
Azafluorene Alkaloid Isoursuline mengobati demam,
diabetes, hipertensi dan
cacing usus. Kayu dapat
digunakan untuk
membuat pensil, kotak,
korek api, dan stick
drum.

18 Cupressus Cemara Cupressaceae Kelompok Senyawa Flavonoid Sebagai tanaman obat,


sempervirea lilin (Cupressuflavone, bagian daun dapat
Amentoflavone, Rutin, digunakan sebagai obat
Quercitrin, Quercetin, dan sakit perut dan obat
Myricitrin) diabetes.
Senyawa fenolik (Anthocyanidin, Buah keringnya dapat
Catechins Flavones, Flavonols sebagai antiinflamasi,
and Isoflavones, Tannins, dan obat sakit gigi, obat
Catechol) radang tenggorokan.
Bagian biji kering dapat
digunakan untuk luka,
bisul, memar, jerawat.
Minyaknya dapat
digunakan sebagai obat
sakit kepala, pilek,
batuk, dan bronkitis
Sebagai antiseptik,
aromaterapi,
antimikroba, antijamur,
antibakteri, dan
antiparasit.

19 Filicium Ki sabun Sapindaceae Saponin Sebagai pohon penyerap


decipiens Sitosterol-D-glucoside polusi di jalan,
3-O-D- antibakteri, anti aktivitas
glucopyranosylkaempferol jamur, dan antiinflamasi.
3-O-D-glucopyranosylquercetin Kayu dapat digunakan
3-O-L-rhamnopyranosyl sebagai kayu bakar yang
cabangnya dapat dibuat
menjadi arang

20 Syzigium Pucuk Myrtaceae Alkaloid Sebagai pewarna


myrtifolium merah Triterpenoid Fenolik Flavonoid alami, antioksidan,
Steroid sitotoksik, antitumor dan
Saponin antiangiogenesis
2,4-ditertbutilfenol
TUGAS KELOMPOK
1. Delonix regia
Klasifikasi Flamboyan (Delonix regia)
Domain: Eukaryota
Kingdom: Plantae
Phylum: Spermatophyta
Subphylum: Angiospermae
Class: Dicotyledonae
Order: Fabales
Family: Fabaceae
Subfamily: Caesalpinioideae
Genus: Delonix
Species: Delonix regia

Distribusi : Tumbuhan ini terdistribusi di daerah Amerika Serikat, Republik Dominika, Puerto Rico, Bahamas, Kuba, Haiti,
Hawaii, Meksiko, Nikaragua, Kepulauan Virgin, Guam, Kepulauan Canary, Israel, Australia, Hong Kong, Paraguay, Peru, Spanyol
selatan, Thailand, Filipina, Sri Lanka, RRC, Indonesia, Madagaskar, dan Brazil (Ogzewalla et al., 1987).
Deskripsi : Flamboyan memiliki 4 mahkota bunga berwarna jingga kemerahan berukuran mencapai 8 cm dan mahkota
kelima bernama standard berwarna putih kekuningan. Tangkai bunga berwarna hijau dan menjadi berkayu ketika usia dewasa. Daun
majemuk berwarna hijau muda dan berbentuk seperti bulu.
Kandungan kimia : Triterpen (lupeol, epilupeol, alfa-sitosterol, stigmasterol) dan Aromatik (p-methoxybenzaldehyde)
(Jahan et al., 2010)
Manfaat : Senyawa antimikrobial dan sitotoksin (Jahan et al., 2010)
2. Kalengkeng
Klasifikasi kelengkeng (Dimocarpus longan Lour.) :
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida Bangsa : Sapindales
Suku : Sapindaceae
Marga : Dimocarpus
Jenis : Dimocarpus longan Lour.

Distribusi : China, India, Myanmar, Bermuda, Kamboja, Cuba, Laos, Mauritius, Puerto Rico, Reunion, Taiwan, Thailand, Amerika
Serikat, Vietnam (Orwa et al, 2009).
Deskripsi : Tumbuhan dengan tinggi 9-12 m dan lebar 14 m, daun hijau berlawanan. Bungan berwarna kuning pucat, dengan 5-6
kelopak bunga, batang berbulu. Bunga dengan diameter 1,25-2,5 cm dengan warna kuning-coklat. Biji berbentuk bulat, berwarna hitam,
dengan bintik putih di bagian bawah (Orwa et al, 2009).

Kandungan kimia : Quercetin, quercitrin, saponin, tanin, lemak (Orwa et al, 2009).
Manfaat : Makanan, biji dapat digunakan sebagai bahan bakar minyak, kayu digunakan untuk pertanian dan konstruksi, dan bahan baku
pembuatan alkohol. Daging buah digunakan untuk mengobati sakit perut, insomnia, dan neurosis. Daun dan bunga digunakan sebagai
obat tradisional (Orwa et al, 2009).

3. Spathodea campanulata
Domain: Eukaryota
Kingdom: Plantae
Phylum: Spermatophyta
Subphylum: Angiospermae
Class: Dicotyledonae
Order: Scrophulariales
Family: Bignoniaceae
Genus: Spathodea
Species: Spathodea campanulata

Distribusi : Spathodea campanulata atau dikenal dengan African tulip tree atau dengan nama Ki Acret di Indonesia. Tanaman ini
invasif di beberapa negara terutama negara tropis seperti Pasifik, India, Karibia. Selain itu, tanaman ini juga terdapat di beberapa daerah
seperti Angola, Ethiopia, Ghana, Kenya, Sudan, Tanzania, Uganda, Zambia, Colombia, Costa Rica, Cuba, India, Jamaica, Puerto Rico,
Sri Lanka, dan Zanzibar. (Orwa et al, 2009). Namun terdapat juga di Singapura, Papua Nugini, dan Australia. Di Indonesia, tanaman ini
tersebar di Irian Jaya, Jawa, Maluku, Sulawesi, dan Sumatera (usda.gov)s.

Deskripsi : S. campanulata berukuran medium dengan tinggi sekitar 35 m dan diameter 175 cm. Tanaman ini memiliki mahkota
bulat yang tebal, dedaunan yang gelap, kadang-kadang agak datar, kulit batang muda pucat, abu-abu kecoklatan dan halus, tetapi dapat
berubah menjadi warna abu-abu-hitam, bersisik dan pecah-pecah secara vertikal dan horizontal seiring bertambahnya usia. (Orwa et al,
2009) Daun biasanya berlawanan dengan 3 daun pada setiap nodus. Tumbuhan ini termasuk pohon tropis yang hidup pada kondisi
lembap dan tumbuh dengan baik pada daerah dengan distribusi curah hujan yang merata. S. campanulata dapat memperbaiki tanah
dengan laju pertumbuhannya yang tinggi dan dapat diekstrak untuk membunuh hewan. Batang tumbuhan ini dapat digunakan untuk
pengobatan
Kandungan Kimia : Spathodol, Asan Caffeic, Asam Fenolik, Flavonoid, Steroid, Saponin, Asam Ursolat, dan Glukosida (Heim et
al, 2012) Butane, 1,1-diethoxy-3-methyl-, n-Hexadecanoic acid, asam oleat, dan 1,2-Benzenedicarboxylic acid, diisooctyl ester.
(Kumaresan et al, 2011)
Manfaat : Untuk obat penyakit kecing batu, obat penyakit ginjal, dan sebagai penawar racun yang disebabkan oleh binatang.
Selain itu, sebagai antioksidan, sebagai obat anti-HIV dan antimalaria (Heim et al, 2012)
DAFTAR PUSTAKA

Heim, S.C., Guarnier, F.A., Ferreira, D.T., Braz-Filho, R., Cecchini, R., Cecchini, A.L. 2012. Antioxidant Activity of Spathodea
campanulata (Bignoneaceae) Extracts. Rev. Bras. Pl. Med., Botucatu, 14(2), 287-292.

Jahan, I., Rahman, M., Rahman, M., Kaisar, M., Islam, M., Wahab, A. & Rashid, M. 2010. Chemical and Biological Investigation of
Delonix regia (Bojer ex Hook.) Raf. The Journal of Croatian Pharmaceutical Society, Vol. 60, No. 2, April 2010: 207-215.

Kumaresan, M., Palanisamy, P.N., Kumar, P.E. 2011. Chemical investigation of flower of Spathodea campanulata by GC-MS. J. Nat.
Prod. Plant Resour., 1(2), 14-17.

Ogzewalla, C.D., Bonfiglio, J.F. & Sigell, L.T. 1987. Common Plants and Their Toxicity. Pediatric Clinics of North America, Vol. 34,
No. 6, December 1987: 1557-1598

Orwa, C., Mutua, A., Kindt, R., Jamnadass, R., Simons, A. 2009. Agroforestree Database: a tree reference and selection guide
version 4.0. Kenya: World Agroforestry Centre.

The Centre for Agriculture and Bioscience International. Delonix regia. https://www.cabi.org/isc/datasheet/18521. Diakses pada
tanggal 3 April 2018
The Centre for Agriculture and Bioscience International. Spathodea campanulata (African tulip tree).
https://www.cabi.org/isc/datasheet/51139. Diakses pada tanggal 2 April 2018.