Anda di halaman 1dari 10

SISTEM INFORMASI DISTRIBUSI BARANG MENGGUNAKAN

METODE DISTRIBUTION REQUIREMENT PLANNING (DRP)


STUDI KASUS PT. BINTANG SURYASINDO
Deka Juliansyah 1, Linda Atika 2, Kurniawan 3
Mahasiswa Universitas Bina Darma 1, Dosen Universitas Bina Darma 2
Jalan Jenderal Ahmad Yani No.12 Palembang
Pos-el : deka_juliansyah@yahoo.com, linda_atika@mail.binadarma.ac.id, kurniawan@mail.binadarma.ac.id

Abstract : The distribution for the company or the PT distribution is conducting a very important part,
for the survival of their business. Since the distribution is one of the operating systems in an enterprise.
Therefore, the effective and efficient distribution of urgently needed to improve the performance and
productivity of the company. Effective distribution will facilitate the flow or access of goods from
producers to consumers so as to obtain the ease in distributing it, besides that consumers will also be
able to obtain the goods in accordance with the needs. One method that can be used to manage the
distribution is a method of DRP (Distribution Reguirement Planning). Before making the delivery
process, we need a distribution inventory management techniques so that distribution is going well. To
overcome this, we use the Distribution Requirements Planning (DRP) that can be determined with good
delivery. DRP may have the ability to manage inventory, especially in the field of shipping.

Keywords: distribution, Distribution Requirement Planning (DRP)

Abstrak : Pendistribusian bagi perusahaan atau PT yang melakukan kegiatan distribusi adalah salah satu
bagian yang sangat penting, untuk kelangsungan hidup usahanya. Karena proses pendistribusian
merupakan salah satu dari sistem operasional dalam suatu badan usaha. Oleh karena itu pendistribusian
yang efektif dan efisien sangat diperlukan untuk meningkatkan kinerja dan produktifitas perusahaan.
Distribusi yang efektif akan memperlancar arus atau akses barang dari produsen ke konsumen sehingga
dapat diperoleh kemudahan dalam mendistribusikannya, disamping itu konsumen juga akan dapat
memperoleh barang sesuai dengan yang diperlukannya. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk
memanage pendistribusian adalah metode DRP (Distribution Reguirement Planning). Sebelum
melakukan proses pengiriman barang, diperlukan suatu teknik pengelolaan pendistribusian persediaan
agar distribusi berjalan dengan baik. Untuk mengatasi hal ini, maka digunakan Distribution
Requirement Planning (DRP) agar pengiriman dapat ditentukan dengan baik. DRP ini dapat mempunyai
kemampuan untuk mengelola persediaan terutama pada bidang pengiriman.

Kata Kunci : pendistribusian, Distribution Requirement Planning (DRP)

1. PENDAHULUAN meningkatkan produktivitas. Perkembangan


1.1 Latar Belakang teknologi informasi sekarang ini
Perkembangan ilmu pengetahuan dan memperlihatkan kemajuan yang signifikan
teknologi informasi sekarang ini dapat dalam berbagai bidang dengan bermunculnya
meningkatkan kinerja dan memungkinkan berbagai jenis kegiatan yang berbasis teknologi
berbagai kegiatan dapat dilaksanakan dengan informasi, seperti aplikasi atau sistem informasi
cepat, tepat, dan akurat, sehingga akhirnya akan pada beberapa jenis kebutuhan usaha.

Sistem Informasi Distribusi Barang Menggunakan Metode Distribution


Requirement Planning (DRP) Studi Kasus PT.BINTANG SURYASINDO
Pendistribusian bagi perusahaan yang perusahaan dapat melakukan penghematan biaya
melakukan kegiatan distribusi adalah salah satu logistik melalui perencanaan kapasitas
bagian yang sangat penting, untuk kelangsungan transportasi dan penugasan pengiriman yang
hidup perusahaan, karena proses pendistribusian efektif dan efisien.
merupakan salah satu dari sistem operasional PT. Bintang Suryasindo adalah
perusahaan. Oleh karena itu pendistribusian perusahaan distributor barang yang berada di Jl.
yang efektif dan efisien sangat diperlukan untuk Residen Abdul Rozak no.99e Palembang.
meningkatkan kinerja dan produktifitas Perusahaan ini telah dipercaya untuk
perusahaan. Distribusi yang efektif akan mendistribusikan produknya sebanyak 10 jenis
memperlancar arus atau akses barang dari ke perusahaan-perusahaan di wilayah
produsen ke konsumen sehingga dapat diperoleh Sumbagsel. Pengiriman barang tersebut
kemudahan dalam mendistribusikannya, dilakukan melalui alat transportasi darat (mobil).
disamping itu konsumen juga akan dapat PT. Bintang suryasindo tersebut memiliki
memperoleh barang sesuai dengan yang kelemahan salah satunya yaitu kelemahan
diperlukannya. dalam aplikasi perkantoran terutama jika
Salah satu metode yang dapat digunakan berhubungan dengan proses validitas dan
untuk pendistribusian adalah metode DRP pencarian data. Jika data tertentu dibutuhkan
(Distribution Requirement Planning) yaitu maka akan memakan waktu yang cukup lama
memberikan kerangka kerja untuk menerapkan dikarenakan pencarian akan dilakukan secara
centralized push sistem dalam manajemen manual dengan mencari satu persatu data-data
distribusi inventori (Vincent Gasperz, 2004). yang dicari tersebut pada satu persatu filenya.
Sebelum melakukan proses pengiriman barang, Dalam aplikasi yang dibuat khusus, contohnya
diperlukan suatu teknik pengelolaan dengan menggunakan bahasa pemograman,
pendistribusian persediaan agar distribusi maka data akan disimpan dalam database dan
berjalan dengan lancar. Menurut Vincent pada tabel-tabel tertentu yang telah dirancang
Gaspersz (2004) bahwa dengan DRP ini dapat sebelumnya. Sebelum data dapat disimpan akan
mempunyai kemampuan untuk mengelola dilakukan terlebih dahulu validitas atau
persediaan terutama pada bidang pengiriman. pemeriksaan apakah data yang telah dientry
Oleh karena itu, dengan adanya DRP suatu memenuhi syarat yang telah ditentukan, jika
perusahaan dapat menyeimbangkan jumlah sudah tervalidasi maka data akan dapat disimpan
pasokan material dengan kebutuhan produksi. dalam tabelnya masing-masing.
Selain itu, pengiriman persediaan kepada Dari uraian diatas, sebagai bentuk aplikasi
pelanggan pun dapat dilakukan dengan efektif. dari solusi yang diajukan maka penulis tertarik
Dengan adanya sistem DRP, diharapkan untuk membangun suatu perancangan sistem

Sistem Informasi Distribusi Barang Menggunakan Metode Distribution


Requirement Planning (DRP) Studi Kasus PT.BINTANG SURYASINDO
informasi yang mudah digunakan kedalam 1. Meningkatkan efektifitas dari
sebuah program aplikasi serta dalam penyajian pendistribusian barang pada PT. Bintang
informasi secara cepat dan akurat dalam proses Suryasindo.
pengolahan data yaitu “Sistem Informasi 2. Dapat menambah wawasan dan
Distribusi Barang Pada PT. Bintang pengetahuan penulis tentang
Suryasindo dengan menggunakan metode pendistribusian barang pada PT. Bintang
Distribution Requirement Planning (DRP)”. suryasindo dengan metode DRP
(Distribution Requirement Planning).
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan hasil dari uraian di atas, 1.5 Penelitian Sebelumnya
maka rumusan masalah yang penulis ajukan No Penulis Judul Tahun Hasil
Penelitian
yaitu : Apakah dengan menggunakan metode
1 Adib Perencanaan 2009 - Untuk
DRP pada PT Bintang Suryasindo terhadap Fahrozi Dan merencanaka
Abdillah Penjadwalan n
sistem pendistribusian barang akan lebih efektif Aktivitas penjadwalan
Distribusi Hasil aktivitas
Perikanan pendistribusi
dan efisien. Dengan an produk
Menggunakan supaya
Distribution terkoordinasi
1.3 Batasan Masalah Requirement dengan baik
Planning yang terikat
Agar pembahasan lebih terarah dan sesuai (DRP) dengan biaya
distribusi
dengan apa yang diharapkan, maka penelitian ini yang minimal
dengan jumlah
dibatasi pada proses pendistribusi barang di PT. pengiriman
yang optimal.
Bintang Suryasindo dengan menerapkan metode
2. Atika Perancangan 2011 - Sebuah
DRP (Distribution Requirement Planning). Masniyati Sistem aplikasi yang
Informasi menampilkan
Distribusi produk-
1.4 Tujuan dan Manfaat Penelitian Barang pada produk
PT. Total barang dan
Chemindo memberikan
1.4.1 Tujuan Penelitian Loka informasi
Palembang mengenai
Tujuannya adalah membangun sistem Menggunakan produk yang
Metode DRP tersedia.
distribusi barang pada PT. Bintang Suryasindo (Distribution - Dengan
Requirement adanya
dengan menggunakan metode Distribution Planning) aplikasi
distribusi
Requirement Planning (DRP). barang
diharapkan
masyarakat
luas biar
1.4.2 Manfaat Penelitian mengetahui
lebih jelas
Adapun manfaat dari penelitian ini adalah informasi
produk
sebagai berikut : barang yang
tersedia.

Sistem Informasi Distribusi Barang Menggunakan Metode Distribution


Requirement Planning (DRP) Studi Kasus PT.BINTANG SURYASINDO
2. METODOLOGI PENELITIAN oleh suatu perusahaan, kemudian menghasilkan
laporan yang dapat digunakan oleh top
2.1 Waktu dan Tempat
management dalam pengambilan keputusan
Pelaksanaan penelitian dilakukan di PT.
sehubungan dengan sistem distribusi perusahaan
Bintang Suryasindo di Jl. Residen Abdul Rozak
tersebut.
no.99e Palembang, selama 5 bulan pada bulan
2.4.2 Distribusi
April sampai dengan bulan Agustus 2012.
Menurut Kotler (1997) distribusi adalah
2.2 Metode Pengumpulan Data serangkain organisasi yang saling tergantung
Adapun metode pengumpulan data yang dan terlibat dalam proses untuk menjadikan
penulis gunakan dalam penulisan laporan dari suatu barang atau jasa siap untuk digunakan atau
skripsi adalah sebagai berikut : dikonsumsi.
a. Wawancara
b. Kepustakaan 2.4.3 Model DRP (Distribution Requirement
Planning)
2.3 Metode Pengembangan Sistem Menurut Vincent Gaspersz
Metode pengembangan sistem yang (2004) Distribution Resource Planning (DRP)
digunakan adalah metode Systems Development memberikan kerangka kerja untuk menerapkan
Live Cycle (SDLC) yang merupakan metode centralized push sistem dalam menejemen
umum dalam pengembangan system yang distribusi inventori. Istilah DRP memiliki dua
menandai kemajuan usaha analisis dan desain. pengertian yang berbeda, yaitu: distribution
SDLC meliputi fase-fase sebagai berikut : requirements planning dan distribution resource
1. Identifikasi dan Seleksi Proyek planning. Distribution Requirements
2. Inisiasi dan Perancangan Proyek Planning berfungsi menentukan kebutuhan-
3. Tahapan Analisis kebutuhan untuk mengisi kembali inventori pada
4. Tahapan Desain branch warehouse.
5. Implementasi Sedangkan Distribution Resource
6. Pemeliharaan Planning merupakan perluasan dari
distribustion requirements planning yang
2.4 Landasan Teori mencakup lebih dari sekedar sistem perencanaan

2.4.1 Sistem Informasi Distribusi dan pengendalian pengisian kembali inventori,

Menurut Tafsirudin (2009) menjelaskan tetapi ditambah dengan perencanaan dan

sistem informasi distribusi adalah sistem yang pengendalian dari sumber-sumber yang terkait

mengumpulkan data-data atau informasi untuk meningkatkan performansi sistem.

mengenai kegiatan distribusi yang dilakukan

Sistem Informasi Distribusi Barang Menggunakan Metode Distribution


Requirement Planning (DRP) Studi Kasus PT.BINTANG SURYASINDO
Empat Langkah utama harus diterapkan satu per 3. HASIL
satu pada setiap item. Langkah – langkah
3.1 Identifikasi Dan Seleksi Proyek
tersebut adalah :
Pada tahap ini penulis mengidentifikasi
1. Netting
dan menyeleksi pekerjaan yang merupakan
Netting adalah proses perhitungan untuk
langkah pertama SDLC dimana keseluruhan
menetapkan jumlah kebutuhan bersih yang
informasi dibutuhkan oleh sistem mencakup
besarnya merupakan selisih antara
kegiatan analisis, prioritas, dan susunan ulang.
kebutuhan kotor dengan keadaan
Tahap ini dilakukan untuk memperoleh
persediaan.
gambaran permasalahan dan ruang lingkupnya
Rumus NR = (GR + SS) – (SR + POH)
yang terdapat pada sistem yang akan

Untuk tiap periode/ dihitung tiap bulan. dikembangkan. Setelah permasalahan ditemukan

2. Lotting diharapkan solusi untuk mengatasi permasalahan

Lotting adalah suatu proses untuk tersebut dapat diperoleh.

menentukan besarnya jumlah pesanan


3.2 Inisiasi Dan Perencanaan Proyek
optimal untuk setiap item secara
Dalam tahap ini, proyek sistem informasi
individual didasarkan pada kebutuhan
yang potensial dijelaskan dan argumentasi untuk
bersih yang telah dilakukan.
melanjutkan proyek dikemukakan. Pada tahapan
Rumus POH = (POH + SR + POR) – (GR)
ini ditentukan secara detail rencana kerja yang

Untuk tiap periode/ dihitung tiap bulan harus dikerjakan perangkat lunak maupun

3. Offsetting perangkat keras yang akan dibangun. Adapun

Langkah ini bertujuan untuk menentukan perangkat keras dan perangkat lunak yang

saat yang tepat untuk melakukan rencana dibutuhkan antara lain :

pemesanan dalam rangka memenuhi 1. Perangkat keras

kebutuhan bersih. 2. Perangkat lunak


Rumus POR = (POR yang masuk – POR yang keluar
3.3 Analisis
Pada tahap anlisis ini akan dilakukan
Untuk tiap periode/ dihitung tiap bulan
pengumpulan informasi, mendefenisikan system
4. Explosion
requirement, memprioritaskan kebutuhan,
Proses explosion adalah proses
Mengulas kebutuhan dengan pihak manajemen.
perhitungan kebutuhan kotor untuk tingkat
1. Pengumpulan Informasikan
jaringan distribusi yang lebih rendah.
2. Mendefinisikan system requirement
Hasil dari POR menjadi GR pada tiap
3. Memprioritaskan Kebutuhan
periode.
Sistem Informasi Distribusi Barang Menggunakan Metode Distribution
Requirement Planning (DRP) Studi Kasus PT.BINTANG SURYASINDO
4. Mengulas Kebutuhan Dengan Pihak 3.4.3 Menu Input Data Produk
Manajemen Halaman input data produk merupakan
halaman antar muka yang digunakan untuk
memasukkan data barang dan atribut – atribut
sebagai berikut

3.4 Perancangan

3.4.1 Menu Login


Menu login digunakan oleh pihak
perusahaan untuk memasukkan data-data yang
berhubungan dengan distribusi barang, untuk
Gambar 3.4.3 File input Data Produk
masuk user diwajibkan untuk mengisi user id
dan password jika data yang dimasukkan benar 3.4.4 Menu Input Data Pelanggan
maka halaman administrator akan tampil. Halaman input data pelanggan merupakan
halaman antar muka yang digunakan untuk
memasukkan data pelanggan, sehingga
memudahkan perusahaan untuk mendata
pelanggan yang akan membeli barang pada
Gambar 3.4.1 Login
perusahaan, data pelanggan akan tersimpan pada
3.4.2 Menu Admin tabel pelanggan pada form pelanggan terdiri dari
Halaman administrator terdiri dari sub-sub field kode pelanggan, nama, telpon, alamat
menu yaitu ada pada sistem informasi distribusi Halaman menu dapat dilihat pada Halaman
barang seperti, form data barang, form data dibawah ini.
pelanggan, form data pemesanan, form data
pengiriman barang, form data persediaan barang,
dan form hasil perhitungan DRP, distribusi
barang serta laporan-laporan.

Gambar 3.4.4 File input Data Pelanggan

3.4.5 Menu Input Data Persediaan


Halaman input persediaan merupakan
antar muka yang dibuat untuk mengisikan data
Gambar 3.4.2 Halaman Admin
Sistem Informasi Distribusi Barang Menggunakan Metode Distribution
Requirement Planning (DRP) Studi Kasus PT.BINTANG SURYASINDO
persediaan, dimana data persediaan ini untuk
mengetahui berapa stok yang masih ada
Halaman menu dapat dilihat pada halaman
dibawah ini :

Gambar 3.4.7 File input Data Pengiriman

3.4.8 Menu input Data Hasil Perhitungan


Distribution Requirement Plannning
Gambar 3.4.5 File input Data Persediaan (DRP)
Halaman menu input Distribution
3.4.6 Menu Input Data Pemesanan
Requirement Plannning (DRP) merupakan
Tabel pemesanan yang digunakan untuk
tampilan data dari hasil input data seluruh form
menyimpan data-data pemesanan produk,
perhitungan Planned Order Receipts dan
disimpan dengan nama “Pemesanan Produk”
Planned Order Release (POR), Gross
dan mempunyai atribut-atribut sebagai berikut :
Requirement (GR), Projected On hand (POR)
dan Net requirement (NR). Dimana hasil dari
perhitungan Distribution Requirement
Plannning (DRP) ini akan muncul secara
otomatis setiap bulan dan disimpan di tabel
laporan akhir, untuk dijadikan hasil laporan
Distribution Requirement Plannning (DRP)
Gambar 3.4.6 File input Data Pemesanan pada setiap periode.

3.4.7 Menu Input Data Pengiriman


Tabel data distribusi digunakan untuk
menyimpan data-data pengiriman barang,
simpan dengan nama”data pengiriman barang”

Gambar 3.4.8 File input Data Perhitungan


Hasil DRP
Sistem Informasi Distribusi Barang Menggunakan Metode Distribution
Requirement Planning (DRP) Studi Kasus PT.BINTANG SURYASINDO
3.4.9 Menu Output Data Produk merupakan informasi yang digunakan oleh
Halaman menu Output Produk merupakan perusahaan untuk mengetahui berapa stok
hasil data yang diinput oleh user dan dapat barang yang ada di perusahaan tersebut.
menampilkan jenis dan jumlah barang yang ada.
Untuk lebih jelas dapat dilihat pada gambar
dibawah ini

Gambar 3.4.11 File output Data Persediaan

3.4.12 Menu Output Data Pemesanan


Halaman menu output pemesanan
Gambar 3.4.9 File output Data Produk
merupakan tampilan data dari hasil input data
3.4.10 Menu Output Data Pelanggan form pemesanan, menu output pemesanan
Halaman menu Output pelanggan merupakan informasi yang digunakan oleh
merupakan tampilan data dari hasil input data perusahaan untuk mengetahui siapa – siapa saja
form pelanggan, output pelanggan merupakan yang memesan batubara di peusahaan tersebut.
informasi yang digunakan oleh perusahaan
untuk mendata pelanggan yang menjadi mitra
bisnis dari perusahaan tersebut.

Gambar 3.4.12 File output Data Pemesanan

3.4.13 Menu Output Data Pengiriman


Halaman menu output pengiriman barang
Gambar 3.4.10 File output Data Pelanggan
merupakan tampilan data dari hasil input data
3.4.11 Menu Output Data Persediaan pengiriman barang, menu output data
Halaman menu output persediaan pengiriman barang merupakan informasi yang
merupakan tampilan data dari hasil input data digunakan oleh perusahaan untuk mengetahui
form persediaan, menu output persediaan jumlah barang yang telah di kirim.
Sistem Informasi Distribusi Barang Menggunakan Metode Distribution
Requirement Planning (DRP) Studi Kasus PT.BINTANG SURYASINDO
4. KESIMPULAN DAN SARAN
Berdasarkan hasil uraian dan analisa yang
telah dikemukakan, maka penulis akan mencoba
menarik suatu kesimpulan yang dihubungkan
dengan masalah pokok sesuai dengan judul
skripsi ini.

Gambar 3.4.13 File output Data Pengiriman 4.1 Kesimpulan


Berdasarkan hasil penelitian penulis yang
3.4.14 Menu Output Data Hasil Perhitungan
dilakukan pada PT. Bintang Suryasindo serta
Distribution Requirement Plannning
pembahasan yang dilakukan oleh penulis maka
(DRP)
dapat diambil kesimpulan bahwa :
Halaman menu output Distribution
1. Penelitian ini menghasilkan sebuah sistem
Requirement Plannning (DRP) merupakan
informasi distribusi barang pada PT.
tampilan data dari hasil input data seluruh form
Bintang Suryasindo yang nantinya akan
perhitungan Planned Order Receipts dan
memberikan kemudahan dalam proses
Planned Order Release (POR), Gross
pengolahan data tersebut.
Requirement (GR), Projected On hand (POR)
2. Sistem yang dibuat dan dihasilkan ini
dan Net requirement (NR). Dimana hasil dari
dapat mempermudah dalam memasukan
perhitungan Distribution Requirement
data, pelanggan, pemesanan, pengiriman,
Plannning (DRP) ini akan muncul secara
persediaan, serta memudahkan dalam
otomatis setiap bulan dan disimpan di tabel
proses perhitungan Distribution
laporan akhir, untuk dijadikan hasil laporan
Requirement Planning (DRP). Sehingga
Distribution Requirement Plannning (DRP)
akan lebih menghemat waktu dalam
pada setiap periode.
pembuatan suatu laporan.
4.2 Saran
Dari kesimpulan yang telah dikemukakan,
maka penulis ingin memberikan beberapa saran
yang akan disajikan sebagai bahan masukan
yang bermanfaat bagi PT. Bintang Suryasindo
Untuk mendukung keberhasilan dari sistem yang
baru ini, penulis memberikan saran sebagai
Gambar 3.4.14 File output Data Hasil
berikut :
Perhitungan DRP

Sistem Informasi Distribusi Barang Menggunakan Metode Distribution


Requirement Planning (DRP) Studi Kasus PT.BINTANG SURYASINDO
1. Program yang telah dibuat ini dapat 25/pengertian-distribusi/ (Diakses
digunakan untuk membantu proses pada tanggal 1 mei 2012)
pengolahan data pelanggan, pemesanan,
Nugroho, Adi.2005.”Analisis dan Perancangan
pengiriman, persediaan, dan proses
Sistem Informasi dengan Metodologi
perhitungan Distribution requirement
Berorientasi Objek”. Bandung :
Planning (DRP) pada PT. Bintang
Informatika.
Suryasindo.
2. Diharapkan selanjutnya Karyawan PT. Saladin,
Bintang Suryasindo diberi pelatihan untuk Djaslim.2004.http://www.scribd.com/do
menjalankan program aplikasi ini agar c/Saluran-Distribusi.
lebih mudah dalam penggunaannya.
(Diakses pada tanggal 28 juli 2012)
3. Seiring dengan kemajuan ilmu
pengetahuan dan teknologi, maka tidak Suryabrata, Sumadi, 2006. Metodologi
menutup kemungkinan program yang Penelitian. Jakarta : Rajawali Pers
sudah ada ini nantinya akan
dikembangkan lagi. Tafsirudin, 2009. Analisys Informasi Ketahanan
Pangan
DAFTAR PUSTAKA Nasional.http://tafsir.files.wordpress.com/2010/
10/m-tafsirudin-sikpn-apsi-1.docx. (Diakses
Alex, 2000.Pengertian Distribusi.Abe Poetra.
pada tanggal 03 Juni 2012)

Fatta, Hanif, Al, 2007. Analisa & Perancangan


Sistem Informasi. Yogyakarta : Andi

Gaspersz,Vincent.2004.http://wahyudisetiawan.
wordpress.com/tag/distribution-
requirement-planning/ (Diakses pada
tanggal 5 mei 2012.)

Kotler,Philip, 1997.Pengertian Distribusi.Abe


Poetra.

Kotler,Philip, 1997.
http://dansite.wordpress.com/2009/03/

Sistem Informasi Distribusi Barang Menggunakan Metode Distribution


Requirement Planning (DRP) Studi Kasus PT.BINTANG SURYASINDO