Anda di halaman 1dari 17

KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan kehadirat TUHAN YANG MAHA ESA yang telah
memberikan rahmat serta karunian-nya kepada saya sehingga saya bisa
menyelesaikan Makalah ini.

Makalah ini berisikan tentang informasi WAWASAN ILMU ALAMIAH DASAR DAN
ALAM PEMIKIRAN MANUSIA. Diharapkan Makalah ini dapat memberikan
informasi kepada kita semua. Saya menyadari bahwa Makalah ini masih jauh dari
kata sempurna ,oleh karna itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat
membangun selalu saya harapkan demi kesempurnaan Makalah ini.

Akhir kata saya sampaikan terima kasih,kurang lebihnya mohon dimaafkan,semoga


TUHAN YESUS senantiasa memberkati. Amin

1
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ........................................................................................ 1

BAB I PENDAHULUAN ................................................................................... 3

A. Latar Belakang ..................................................................................... 3


B. Maksud dan Tujuan ............................................................................. 3
C. Rumusan Masalah ............................................................................... 3

BAB II PEMBAHASAN .................................................................................... 4

A. Pengertian Ilmu Alamiah Dasar(IAD) ................................................. 4


B. Konsep Ilmu Alamiah Dasar(IAD) ....................................................... 4
C. Peranan Ilmu Alamiah Dasar Dalam Kehidupan Masyarakat ........... 9
D. Alam Pemikiran Manusia .................................................................... 9

BAB III PENUTUP ........................................................................................... 12

A. Kesimpulan .......................................................................................... 12
B. Saran..................................................................................................... 12

DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................ 13

2
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang

Pertama-tama latar belakang penulisan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas
individu mata kuliah Ilmu Alamiah Dasar. Selain alasan tersebut, makalah ini juga
menjabarkan tentang konsep atau wawasan IAD dalam kehidupan bermasyarakat
itu sendiri dan juga menyangkut Alam Pikir Manusia dan Perkembangannya yang
termasuk dalam IAD.
Ilmu Kealamiahan Dasar ( IAD ) sangat bersangkutan dengan kehidupan manusia
itu sendiri karena kita sebagai manusia tidak akan bisa lepas dari alam. Alam pikir
manusia juga membantu dalam pembentukan Ilmu kealamiahan dasar yang sudah
tercipta sebelum manusia hidup.
B. Manfaat dan Tujuan

Makalah ini bertujuan untuk menjabarkan konsep IAD dalam kehidupan manusia
dan pola pikir manusia itu sendiri terhadap alam yang ditinggalinya dan menggalinya
menjadi suatu konsep Ilmu.
Makalah ini juga menjelaskan Ilmu Kealamiahan dasar juga membentuk sub Ilmu
seperti Ilmu pengetahuan alam, dsb. Dan bagaimana alam ini berabad-abad lalu
dan menurut mitos-mitos yang berkembang dalam masyarakat yang mempunyai
alam pikir berbeda-beda sebagai manusia. Dan menjelaskan bagaimana alam pikir
manusia dan perkembangannya.
C. Rumusan Masalah

1. Apa saja yang menjadi wawasan,tujuan ILMU ALAMIAH DASAR,dan


peranannya dalam kehidupan bermasyarakat.

3
2. Apa yang dimaksud dengan alam pemikiran Manuasia, dan perkembanganya.

BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian Ilmu Alamiah Dasar (IAD)


Pada hakikatnya ilmu alamaiah dasar adalah bukan suatu ilmu yang berdiri sendiri,
melainkan merupakan kumpulan pengetahuan tentang konsep-konsep dasar dalam
bidang iptek (ilmu pengetahuan dan teknologi). Jadi ilmu alamiah dasar tidak dapat
berdiri sendiri tanpa adanya ilmu-ilmu lainnya.
Ilmu alamiah atau sering disebut ilmu pengetahuan alam (natural science)
merupakan pengetahuan yang mengkaji tentang gejala-gejala dalam alam semesta,
termasuk di muka bumi ini, sehingga terbentuk konsep dan prinsip.
Ilmu alamiah dasar (IAD) hanya mengkaji konsep-konsep dan prinsip-prinsip dasar
yang esensial saja. Sebenarnya kita sudah tidak asing lagi dengan disiplin ilmu ini,
karena secara tidak sadar sudah kita temukan dimana saja, dan kapan saja, serta
dalam bentuk apa saja.

Dan tentunya semua ilmu memiliki tujuan, peran, manfaat dan fungsi. Begitu juga
dengan ilmu alamiah dasar. Tujuan ilmu alamiah dasar adalah:

1. Memperkenalkan konsep-konsep dasar ilmu pengetahuan alam.


2. Memberikan wawasan pengetahuan, pengertian, dan apresiasi terhadap
objek dan pemikiran serta cara-cara pendekatan dalam IPA dan teknologi.
3. Memberikan bekal untuk memanfaatkan bahan dan cara pemikiran, cara-
cara pendekatan dan hasil-hasil dalam IPA dan teknologi.

4
4. Mengembangkan interaksi yang selaras dan disiplin-displin ilmu eksakta
maupun no-eksakta.

Sedangkan fungsi dari pengajaran Ilmu Alamiah Dasar adalah:

1. Mengembangkan apresiasi IPA dan teknologi kepada Mahasiswa non-


eksakta
2. Mendorong dan mengembangkan kemanfaatan Ilmu Alamiah Dasar pada
pengembangan diri, Ilmu dan profesi Mahasiswa non-eksakta.

B. Konsep Ilmu Alamiah Dasar (IAD)

1. Manusia yang Bersifat Unik


Sebagimana mahluk hidup lainnya manusia memiliki kemiripan baik secara
morfologis maupun anatomis termasuk mekanisme organis yang secara signifikan
memiliki kesamaan proses biologis, seperti kebutuhan makan/minum (nutrisi),
kebutuhan bernapas (respirasi), berkembang biak (reprodukksi), menerima
rangsang (iritabilitasi), bergerak dan lain-lain yang merupakan ciri-ciri mahluk hidup
(biotis). Tetapi dibanding mahluk lain, manusia memiliki keunikan yang tidak dimiliki
oleh mahluk lainnya yakni rasa ingin tahuannya (kutriositas) mengalami
perkembangan yang signifikan yaitu apa yang disebut dengan daya fikir (budi
daya).

Ciri-ciri manusia
a. Organ tubuhnya kompleks dan sangat khusus, terutama otaknya
b. Mengadakan metabolisme atau pertukaran zat, (ada yang masuk dan keluar)
c. Memberikan tanggapan terhadap rangsangan dari dalam dan luar
d. Memiliki potensi untuk berkembang biak
e. Tumbuh dan bergerak

5
f. Berinteraksi dengan lingkungannnya
g. Sampai pada saatnya mengalami kematiian

Manusia adalah makhluk yang lemah dibanding makhluk lain namun dengan akal
budinya dan kemauannya yang sangat kuat maka manusia dapat mengembangkan
ilmu pengetahuan dan teknologi dengan ilmu pengetahuan dan teknologi manusia
dapat hidup dengan lebih baik lagi. Akal budinya dan kemauannya yang sangat kuat
itulah sifat unik dari manusia.

2. Kuriositas atau Rasa Ingin Tahu dan Akal Budi


Rasa ingin tahu makhluk lain lebih didasarkan oleh naluri (instinct) naluri ini
didasarkan pada upaya mempertahankan kelestaraian hidup dan sifatnya tetap
sepanjang zaman. Manusia juga mempunyai naluri seperti tumbuhan dan hewan
tetapi ia mempunyai akal budi yang terus berkembang serta rasa ingin tahu yang
tidak terpuaskan.
Sesuatu masalah yang telah dapat dipecahkan maka akan timbul masalah lain yang
menunggu pemecahannya, manusia setelah tahu apanya maka ingin tahu
bagimana dan mengapa.
Contoh : tempat tinggal manusia purba sampai manusia modern, contoh lain
seperti penyakit setelah ditemukan obat suatu penyakit ada penyakit lain lagi yang
dicoba untuk dicari obatnya (HIV/AIDS).

3. Mitos
Pengetahuan baru dari kombinasi antara pengalaman dan kepercayaan disebut
mitos. Cerita – cerita pada mitos disebut legenda. Kebenaran mitos masih bersifat
simpang siur karena tidak ada bukti yang otentik dan disebarkan melalui cerita dari
mulut ke mulut (lisan). Mitos dapat diterima karena keterbatasan pengindraan,

6
penalaran, dan hasrat ingin tahu yang harus di penuhi. Puncak pemikiran mitos
adalah pada zaman Babilonia yaitu kira-kira 700-600 SM. Pengetahuan dan ajaran
tentang orang Babilonia setengahnya merupakan dugaan, imajinasi, kepercayaan,
atau mitos. Pengetahuan ini disebut pseudo science (sains palsu). Rasa ingin tahu
manusia ternyata tidak dapat terpuaskan atas dasar pengamatan maupun
pengalamannya saja untuk memuaskan alam pikirannya. Berbagai pengetahuan
baru yang bermunculan dan merupakan gabungan dari kepercayaan seseorang
disebut mitos.
4. Lahirnya Ilmu Alamiah
Panca indera akan memberikan tanggapan terhadap semua rangsangan dimana
tanggapan itu menjadi suatu pengalaman. Pengalaman yang diperoleh terakumulasi
oleh karna adanya salah satu bentuk kuriositas manusia. Terbentuknya
pengetahuan, yakni kumpulan fakta-fakta. Pengalaman akan bertambah terus
seiring dengan berkembangnya manusia dan mewariskan kepada generasi-
generasi berikutnya.

5. Kriteria Alamiah
Suatu pengetahuan dinyatakan ilmiah apabila dapat memenuhi kriteria sebagai
berikut

 Sistematis
 Berobjek
 Bermetoda
 Universal
Kebenaran pengetahuan ilmiah harus bersifat sistematis yakni bertautan dan meiliki
hubungan kebanaran yang saling mendukung dengan pengetahuan lainnya (tidak
berdiri sendiri ) dan memiliki langkah yang tersusun dalam menemukannya,

7
disamping itu kajian ilmu harus memiliki objek yang jelas karena pada hakekatnya
pengetahuan ilmiah itu adalah bertujuan dalam justifikasi objek melalui metoda
ilmiah (scientific methode) yang operasional terarah dan terukur dan mengandung
fakta kongkrit sehingga menghasilkan kebenaran yang bersifat universal yakni
berlaku secara menyuluruh.

6. Metode Ilmiah dan Implementasinya


Segala kebenaran dalam ilmu Alamiah terletak pada metode ilmiah. Sebagai
langkah pemecahan atau prosedur ilmiah dapat sebagai berikut :
a. Pengindraan, merupakan merupakan suatu aktivitas melihat, mendengar,
merasakan, mengecap terhadap suatu objek tertentu.
b. Masalah(problem), menemukan masalah dengan kata lain adalah
mengemukakan pertanyaan apa dan bagaiman.
c. Hipotesis, jawaban sementara terhadap pertanyaan yang kita ajukan.
d. Eksperimen, dari sini ilmu alamiah dan non-alamiah dapat dipisahkan.
Contoh:dalam gejala alam tentang serangga dengan lampu(sinar biru).
e. Teori, bukti eksperimen merupakan lang ilmiah berikutnya yaitu teori.Dengan
hasil eksperimen dari beberapa peneliti dan bukti-bukti yang menunjukkan
hasil yang dapat dipercaya dan valid walaupun dengan keterbatasan tertentu.

7. Sikap Ilmiah

Salah satu aspek tujuan mempelajari Ilmu alamiah dasar ini adalah bagaimana
menanamkan sikap ilmiah bagi mahasiswa, berikut ini di jelaskan beberapa sikap
ilmiah yang harus dimilki oleh seorang ilmuan :

a. JujurSebagai ilmuan wajib melaporkan hasil pengamatannya secara


objektif. Dan menyusun penelitian hingga pelaporan harus disampaikan

8
sejujur-jujurnya sehingga terbuka bagi peneliti lain bila dilakukan
pengulangan.

b. Terbuka

Seorang ilmuan mempunyai pandangan luas, terbuka bebas dari praduga, ia tidak
memperoleh buah pikirannya dari dugaan, ia akan terus mendapatkan kebenaran
dengan prosedur ilmiah dan membuka diri bagi pihak lain untuk menguji dan
mengkritik kebenarannya atau selalu menghargai kebenaran orang lain.

c. Toleran

Seorang ilmuwan tidak merasa bahwa dirinya paling benar, bahkan ia bersedia
mengakui bahwa oprang lain mungkin lebih benar. Dalam menambah ilmu
pengetahuan ia bersedia belajar dari orang lain, membandingkan pendapatnya
dengan pendapat orang lain, ia memiliki tenggang rasa atau sikap toleran yang
tinggi, jauih dari sikap angkuh.

d. Skeptis

Skeptis adalah sikap kehati-hatian dan kritis dalam memperoleh informasi, tidak
sinis tetapi meragukan kebenaran informasi sebelum teruji yang didukung oleh data
fakta yang kuat sehingga dalam membuat pernyataan, keputusan atau kesimpulan
tidak keliru.

e. Optimis

Optimis adalah berpengharapan baik dalam menghadapai segala sesuatu, tidak


putus asa, dan ia selalu berkata “ Beri saya kesempatan untuk berpikir dan mencoba
mengerjakannya” . Seorang yang memiliki kecerdasan optimis akan memiliki rasa
humor yang tinggi. John Von Neuman memberi nama hasil karyanya dengan

9
sebutan MANIAC (sehingga membuat peserta seminar tertawa) padahal maniac itu
istilah dari singkatan Mathematical Analyzer, Numerical Integrator and Computer.

f. Pemberani

Seorang ilmuan harus memiliki sikap pemberani dalam menghadapi


ketidakbenaran, kepura-puraan,penipuan, kemunafikan, dan kebathilan yang akan
menghambat kemajuan.

g. Kreatif

Ilmuwan dalam mengembangkan ilmunya harus kreatif.

8. Keterbatasan Ilmu Ilmiah


Untuk itu perlu dilakukan pengujian sampai dimana berlakunya metode ilmiah
dan dimana metode ilmiah tidak berlaku. Untuk itu kita perlu memperhatikan :
Pertama, Bidang ilmu Alamiah, yang menentukan bidang ilmu alamiah adalah
metode ilmiah, karena bidang ilmu alamiah adalah wahana di mana metode ilmiah
dapat diterapkan, sebaliknya bidang non ilmiah adalah wahana dimana metode
ilmiah tidak dapat di terapkan. Contoh hipotesa tentang keberadaan Tuhan
merupakan konsep yang tidak bisa menggunakan metode ilmiah dan apabila
menggunakan konsep ini bisa menyebabkan orang Atheis.
Kedua, tujuan ilmu Alamiah, membentuk dan menggunakan teori. Ilmu alamiah
hanya dapat mengemukakan bukti kebenaran sementara dengan kata lain untuk
kebenaran sementara adalah "Teori". Karena tidak ada sesuatu yang mutlak tetapi
terus mengalami perubahan (contoh teori tentang bumi ini bulat).
Ketiga. Ilmu alamiah dan nilai, ilmu alamiah tidak menentukan moral atau nilai suatu
keputusan. Manusia pemakain ilmu alamiahlah yang menilai apakah hasil Ilmu
Alamiah baik atau sebaliknya. Contoh penemuan mesiu atau bom atom.

10
9. Filsafat Ilmu Alamiah
Yang menjadi objek Ilmu Alamiah adalah semua materi dalam alam semesta
ini. Ilmu Alamiah meneliti sumber alam yang mengaturnya. Pertanyaan tentang
siapa yang mengatur alam ini merupakan pertanyaan filsafat. Untuk itu ada 3
pandangan tentang filsafat ilmu alamiah.
Vitalisme, merupakan suatu doktrin yang menyatakan adanya kekuatan diluar alam.
Kekuatan itu melikiki peranan yang esensial mengatur segala sesuatu yang terjadi
di Alam semesta ini. (misalnya Tuhan). pendapat ini ditantang oleh beberapa orang
lain karena dalam ilmu alamiah dikatakan bahwa segala sesuatunya harus dapat
dianalisis secaras eksperimen. Atau harus cocok dengan metode ilmiah.
Mekanisme, penyebab segala gerakan di alam semesta ini dikarenakan hukum alam
(misalnya fisika atau kimia). Faham ini menganggap bahwa gejala pada mahluk
hidup secara otomatis terjadi hanya berdasar peristiwa fisika –kimia belaka.
Pandangan ini menyamakan gejala pada mahluk hidup dengan gejala benda tidak
hidup sehingga perbedaan hikiki tidak ada. Dengan begitu dapat menghayutkan
manusia ke pandangan materialisme yang selanjutnya kepada Atheisme.
Agnotisme, untuk menghindari pertentangan vitalisme dan mekanisme maka aliran
ini timbul, dimana aliran ini melepaskan atau tidak memperhatikan sisi dari sang
pencipta. Mereka yang mengkuti aliran ini, hanya mempelajari gejala-gejala alam
saja, aliran ini banyak dianut oleh ilmuwan Barat.

10. Bahasa Ilmu Alamiah


Adalah bahasa kesatuan yang utuh sebagai bentuk bahasa ilmu alamiah
merupakan bahasa universal. Contoh : Air (Indonesia), Water (Inggris) bahasa
ilmiahnya H2O.
11. Keterbatasan Indra Manusia

11
Berdasarkan penelitian terhadap indera, manusia mempunyai kisaran (range)
batas yang sangat terbatas. Penglihatan, terutama terhadap cepat atau lambatnya
benda bergerak riak air atau kecepatan cahaya, atau penglihatan kita sewaktu naik
kereta api yang disampingnya terdapat pohon.
Pendengaran,manusia mempunyai kemampuan pendengaran dengan kisaran
frekuensinya range 30 - 30.000 Hertz.Pengecapan dan pembauan,manusia selain
mempunyai kemampuan tersebut juga mempunyai keterbatasan pembauan dan
pengecapan terhadap benda yang ada dialam.

C. Peranan Ilmu Alamiah Dasar Dalam Kehidupan Masyarakat


Tentunya semua disiplin ilmu itu memiliki peran dalam kehidupan manusia. Yang
mana perannya ini dapat bersifat baik dan dapat bersifat buruk. Sedangkan peran
Ilmu Alamiah Dasar dalam kehidupan manusia sampai saat ini antara lain:
1. Suatu ilmu yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia.
2. Suatu ilmu yang dapat menaikkan kualitas mutu produksi.
3. Dapat meningkatkan pengetahuan tentang ilmu yang berkaitan dengan alam.
4. Dapat meningkatkan system transportasi dan komunikasi.
5. Memberikan konstribusi tentang ilmu kesehatan.
6. Dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia(SDM)
7. Dapat membuka lapangan pekerjaan baru.
8. Dapat menimbulkan keborosan dan pencemaran lingkungan, jika
disalagunakan.

D. Alam Pemikiran Manusia

Alam pemikiran manuasia adalah mengenai tiga hal, yaitu: sensasi, persepsi, dan
memori.

12
 Sensasi adalah hal pertama yang diterima oleh pengindraan yang
menghubungkan organisme dengan lingkungannya.
 Persepsi adalh pengalaman tentang objek, dan hubungan yang diperoleh
dengan menyimpulkan informasi dan menafsirkan pesan.
 Memori adalah system yang sangat berstruktur, sesuatu yang menyebabkan
organisme dapat merekam realitas di lingkungannya, dan menggunakan
pengetahuan untuk menuntun perilakunnya.

Tuhan menciptakan dua mahluk, yang satu bersifat anorganis (benda mati) dan
yang lain bersifat organis (mahluk hidup). Benda yang menjadi pengisi bumi tunduk
pada hukum alam ( deterministis) dan mahluk hidup tunduk pada hukum kehidupan
(biologis), tetapi yang jelas cirri-ciri kehidupan manusia sebagai mahkluk yang
tertinggi, lebih dari hewan maupun tumbuhan. Dari sekian banyak cirri-ciri manusia
sebagai mahluk hidup, akal budi, dan kemauan keras itulah yang merupakan sifat
unik manusia.

a. Perkembangan Fisik Manusia


Tubuh manusia berubah mulai sejak brupa sel sederhana yang selanjutnya secara
bertahap menjadi manusia yang sempurna. Sel sederhana berasal dari sel
kromosom sperma yang identik dengan kromosom sel telur, pada prosesnya akan
terjadi kromosom yang tidak homolog yang akan menjadi laki-laki. 5 minggu setelah
terjadi konsepsi, bakal jantung mulai berdenyut yang selanjutnya akan membagi
menjadi serambi kiri dan kanan pada minggu ke-9. Sedangkan minggu ke-13, janin
sudah mulai berbentuk yang ditandai dengan berfungsinya berbagai organ, yang
selanjutnya pada usia 18 minggu mulai terasa gerakan dari janin.
Pada usia 32 minggu, janin mulai mempersiapkan diri untuk dilahirkan dengan
kepala dibawah makin mendekati lubang kelahiran. Pada saat ini gerakan semakin

13
berkurang. Perkembangan tercepat terjadi pada saat setelah kelahiran sampai
remaja. Perubahan fisik yang sangat nyata, terjadi pada saat puberitas, yang
ditandai diantaranya dengen tanda kedewasaan berupa tumbuhnya rambut pada
daerah-daerah tertentu dan fungsi organ-organ reproduksi (organ genitalia).
Perkembangan pengetahuan pada manusia sangat dipengaruhi oleh
perkembangan pengetahuan semasa anak-anak, berupa bimbingan yang baikoleh
orang tua dan lingkungan yang akan terus terbawa sampai dewasa. Sampai usia 2
tahun, Perkembangan kecerdasan sangat cepat dari belajar, makan, berbica dan
berjalan. Pada usia 2-7 tahun rasa ingin tahu akan makin besar. Masa remaja
merupakan masa pertentangan dengan dirinya maupun dengan orang dewasa,
karena selalu berusaha untuk memposisikan diri sebagai orang dewasa walaupun
secara emosional belum menandai. Selanjutnya, setelah usia 30 tahun, mulai dapat
mengendalikan diri dan mampu menempatkan diri sebagai individu yang
bertanggung jawab.

b. Perkembangan sifat dan pemikiran manusia


Sifat ingin tahu manusia berkembang seiring dengan perkembangan umur dan
waktu dimana manusia tersebut hidup. Pada zaman pra sejarah manuia hidup dari
berburu dan berladang berpindah dari satu tempat ketempat yang lain, kemudian
meningkat menjadi petani dan peternak yang menetap. Ada dua
macam perkembangan alam pikiran manusia, yakni perkembangan alam pikir
manusia sejak dilahirkan sampai akhir hayatnya dan perkembangan alam pikiran
manusia, sejak zaman purba hingga dewasa ini. Berikut ini, pengelompokkan
perkembangan kecerdasan manusia berdasakn usia dari bayi hingga dewasa.

14
1. Masa bayi (0-2 Tahun)
Menurut psikologi disebut juga sebagai priode sensomotorik. Pada periode ini,
perkembangan kecerdasan bayi sangat cepat. Ia mulai belajar makan, berjalan,
berbicara, dan mengikat diri pada orang lain. Dengan gerakan-gerakan anggota
tubuhnya, ia belajar memadukan keterangan-keterangan melaui semua alat
indranya.

2. Masa kanak-kanak (3-5 Tahun)


Masa kanak-kanak disebut sebagai periode pra-operasional, dengan kisaran usia 2-
7 tahun. Pada periode ini, dorongan keingintahuannya sangat besar, sehingga
banyak yang menyebut masa ini sebagai masa bertanya. Apalagi pada masa ini si
anak sudah memiliki keterampilan berbahasa lisan. Namun, pada masa ini
pengungkapannya sering menggunakan lambing-lambang, seperti bermain mobil
dengan garasinya menggunakan kotak kosong.

3. Masa usia sekolah (6-12 tahun)


Masa ini disebut juga sebagai periode operasinal nyata dengan kisaran usia 7-11
Tahun. Pada periode ini anak sangat aktif, ditandai dngan perkemabngan fisik, dan
motorik yang baik. Para ahli psikologi menyebut juga masa ini sebagai “masa
tenang”, karena proses perkembangan emosional si anak telah mendapatkan
kepuasan maksimal sesuai dengan kemapuan individu. Perolehan pengtahuannya
masih dengan induksi (pengamatan dan percobaan), walau sudah dimulai dengan
menggunakan penalaran dan logika.

4. Masa remaja (13-20 tahun)

15
Masa remaja disebut juga periode oprasional formal (11-15tahun). Periode ini
merupakan masa pertentangan (konflik), baik dengan dirinya sendiri maupun
dengan orang dewasa. Mereka berusaha mengekspresikan dirinya sebagai orang
dewasa, secara fisik, mental, dan emosional belum mampu menggunakan nalar
serta berhipotesis.

5. Masa dewasa ( > 20 Tahun)


Masa dewasa ini ditandai dengan kemampuan individu untuk berdiri sendiri. Mereka
mampu mengendalikan perilakunya dengan baik, menempatkan dirinya sebagai
anggota dalam kelompok serta merupakan individu yang bertanggung jawab.

BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa IAD adalah kumpulan pengetahuan
tentang konsep-konsep dasar dalam ilmu pengetahuan alam dan teknologi. Ilmu
alamiah atau sering disebut ilmu pengetahuan alam (natural science) merupakan
pengetahuan yang mengkaji tentang gejala-gejala dalam alam semesta, termasuk
di muka bumi ini, sehingga terbentuk konsep dan prinsip.
Ilmu alamiah dasar (IAD) hanya mengkaji konsep-konsep dan prinsip-prinsip dasar
yang esensial saja. Sebenarnya kita sudah tidak asing lagi dengan disiplin ilmu ini,
karena secara tidak sadar sudah kita temukan dimana saja, dan kapan saja, serta
dalam bentuk apa saja.
B. Saran
Dengan adanya makalah ini, diharapkan pada teman-teman mahasiswa agar lebih
muda memahami secara mendalam tentang hal-hal yang berkaitan dengan materi

16
yang dikaji yaitu wawasan ILMU ALAMIAH DASAR(IAD) dan alam pemikiran
manusia.

saya menyadari bahwa dalam makalah ini masih banyak terdapat kekurangan dan
oleh karena itu, kepada pembaca, saran dan kritik ataupun tegur sapa yang sifatnya
membangun akan diterima dengan senang hati demi kesempurnaan makalah
selanjutnya.

DAFTAR PUSTAKA

Drs. Abu Ahmadi dan Ir. Supatmo, (1991) Ilmu Alamiah Dasar, Rineka Cipta: Jakarta

Drs. Abu Ahmadi, (1991) Ilmu social dasar, Rineka Cipta: Jakarta

M. Habib Musthopo, (1983) ilmu budaya dasar, Usaha Nasional: Surabaya

Drs. H. Ahmad Musthofa, (1999) ilmu budaya dasar, CV. Pustaka Setia: Bandung

Djaliel, Maman Abdul. 2008. Ilmu Alamiah Dasar. Bandung: CV Pustaka Setia.

17