Anda di halaman 1dari 9

Nama : Muhammad Rizal

NIM : 1501035027
Mata Kuliah : AnalisisLaporanKeuangan/6
Hari& Jam : Jum’at, 08.00 – 10.00 WITA

Tugas Analisis Laporan Keuangan

1. Cari dan print data laporan keuangan perusahaan selama 5 tahun (2011 – 2015).
Jawab :
Terlampir.

2. Buat analisis rasio keuangan untuk setiap tahun :


a. Rasio – rasio Likuiditas
b. Rasio – rasio Solvabilitas
c. Rasio – rasio Aktivitas
d. Rasio – rasio Profitabilitas
Jawab :
a. Rasio Likuiditas :
1) Current Ratio(Rasio Lancar)
(Aktiva Lancar/Hutang Lancar) x 100%
 2011
= (Rp. 21.258/Rp. 22.189) x 100%
=95.80%
 2012
= (Rp.27.973/Rp. 24.107) x 100%
=116.03%
 2013
= (Rp.33.075 /Rp.28.473) x 100%
=116.30%
 2014
= (Rp.33.762/Rp.31.786) x 100%
=106.21%
 2015
= (Rp.47.912/Rp.35.413) x 100%
=135.29%
Rasio Lancar menunjukkan terjadi kenaikan tiap tahunnya tetapi pada tahun 2014 melonjak
turun. Kemudian pada 2015 telekomunikasi Indonesia mengalami kenaikan yang luar biasa
hingga mencapai 135.29%
2) Quick Ratio (Rasio Cepat)
((Aktiva Lancar-Persediaan)/Hutang Lancar) x 100%
 2011
= ((Rp. 21.258-Rp.758)/Rp. 22.189) x 100%
= 92.38%
 2012
= ((Rp. 27.973-Rp.579)/Rp. 24.107) x 100%
=113.63%
 2013
= ((Rp. 33.075-Rp.509/Rp. 28.473) x 100%
= 114.51%
 2014
= ((Rp. 33.762-Rp.474)/Rp. 31.786) x 100%
= 104.72%
 2015
= ((Rp. 47.912-Rp.528)/Rp. 35.413) x 100%
= 133.80%
Rasio Cepat menunjukkan adanya adanya peningkatan likuiditas dalam beberapa tahun
terakhir, hal ini menunjukkan bahwa dengan meningkatnya rasio tersebut dapat digunakan
untuk melunasi hutang dengan cepat, namun pada tahun 2016 terjadi penurunan nilai rasio
yaitu sebesar 32,96 %.

3) Rasio Kas
(Kas/Aktiva Lancar) x 100%
 2011
= (Rp.9.120/Rp. 21.258) x 100%
= 45.31%
 2012
= (Rp.18.557.000.000.000/Rp. 27.973) x 100%
=21,00 %
 2013
= (Rp.20.902.000.000.000/Rp. 33.075) x 100%
= 21,49 %
 2014
= (Rp.27.102.000.000.000/Rp. 33.762) x 100%
= 25,77 %
 2015
= (Rp.29.357.000.000.000/Rp. 47.912) x 100%
= 26,59 %
Rasio kas menunjukkan adanya peningkatan kas dari tahun ke tahun, hal ini menunjukkan
bahwa pertumbuhan kas perusahaan setiap tahunnya cukup baik.
b. Rasio Solvabilitas
1) Total Debt to Total Assets Ratio
(Total Hutang/Total Aktiva) x 100%
 2012
= (Rp.92.460.000.000.000/Rp.182.274.000.000.000) x 100%
=50,73 %
 2013
= (Rp.107.806.000.000.000/Rp.213.994.000.000.000) x 100%
=50,38 %
 2014
= (Rp.115.840.000.000.000/Rp.236.027.000.000.000) x 100%
=49,08 %
 2015
= (Rp.118.902.000.000.000/Rp.245.435.000.000.000) x 100%
=48,45 %
 2016
= (Rp121.949.000.000.000/Rp.261.855.000.000.000) x 100%
=46,57 %
Rasio hutang terhadap aset menunjukkan bahwa penurunan nilai perusahaan dalam
menjamin hutang aset yang dimilikinya sehingga jaminan perusahaan terhadap aset yang
dimilikinya menjadi diragukan.

2) Debt to Equity Ratio


(Total Hutang/Modal) x 100%
 2012
= (Rp.92.460.000.000.000/Rp.89.814.000.000.000) x 100%
=102,95 %
 2013
= (Rp.107.806.000.000.000/Rp.106.188.000.000.000) x 100%
=101,52 %
 2014
= (Rp.115.840.000.000.000/Rp.120.187.000.000.000) x 100%
=96,38 %
 2015
= (Rp.118.902.000.000.000/Rp.126.533.000.000.000) x 100%
=93,97 %
 2016
= (Rp.121.949.000.000.000/Rp.139.906.000.000.000) x 100%
=87,16 %
Rasio hutang terhadap modal menunjukkan terjadi penurunan nilai modal perusahaan daro
tahun ke tahunnya, hal ini berdampak pada kekhawatiran bahwa perusahaan tidak mampu
menutupi hutang – hutangnya kepada pihak luar.
c. Rasio Aktivitas
1) Perputaran Total Aktiva
(Penjualan/Total Aktiva) x 100%
 2012
= (Rp.188.053.000.000.000/Rp.182.274.000.000.000) x 100%
=103,17 %
 2013
= (Rp.193.880.000.000.000/Rp.213.994.000.000.000) x 100%
=90,60 %
 2014
= (Rp.201.701.000.000.000/Rp.236.027.000.000.000) x 100%
=85,46 %
 2015
= (Rp.184.196.000.000.000/Rp.245.435.000.000.000) x 100%
=73,83 %
 2016
= (Rp.181.084.000.000.000/Rp.261.855.000.000.000) x 100%
=69,15 %
Dalam rasio ini juga menujukkan hal yang serupa yaitu penurunan nilai perusahaan dalam hal
perputaran aktivanya setiap tahunnya, mulai dari tahun 2012 yaitu sebesar 103,17% dan pada
tahun 2016 menurun menjadi 69,15%.

2) Perputaran Aktiva Tetap


(Penjualan/Total Aktiva Tetap) x 100%
 2012
= (Rp.188.053.000.000.000/Rp.106.475.000.000.000) x 100%
=176,62 %
 2013
= (Rp.193.880.000.000.000/Rp.125.642.000.000.000) x 100%
=154,31 %
 2014
= (Rp.201.701.000.000.000/Rp.138.786.000.000.000) x 100%
=145,33 %
 2015
= (Rp.184.196.000.000.000/Rp.140.274.000.000.000) x 100%
=131,31 %
 2016
= (Rp.181.084.000.000.000/Rp.151.452.000.000.000) x 100%
=119,57 %
Pada rasio perputaran aktiva tetap, nilai aktiva tetap juga mengalami penurunan tiap
tahunnya, hal ini menunjukkan bahwa tingkat evektifitas perusahaan dalam menggunakan
aktiva tidak mampu untuk meningkatkan laba, sehingga manajemen perlu mengubah kembali
strategi mereka.
3) Rata – rata Umur Piutang
(Piutang/(Penjualan/365))
 2012
= (Rp.46.291.000.000.000/(Rp.188.053.000.000.000/365))
=89,85
 2013
= (Rp.51.645.000.000.000/(Rp.193.880.000.000.000/365))
=97,23
 2014
= (Rp.54.759.000.000.000/(Rp.201.701.000.000.000/365))
=99,09
 2015
= (Rp.53.005.000.000.000/(Rp.184.196.000.000.000/365))
=105,03
 2016
= (Rp.56.126.000.000.000/(Rp.181.084.000.000.000/365))
=113,13
Hampir sama dengan rasio – rasio sebelumnya, rasio rata – rata umur piutang dalam hal ini
mengalami peningkatan tiap tahunnya sehingga walaupun nilai piutang meningkat, hal itu itu
justru tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap penjualan/pendapatan perusahaan.

4) Perputaran Persediaan
(Harga Pokok Penjualan/Persediaan) x 100%
 2012
= (Rp.151.853.000.000.000/Rp.15.285.000.000.000) x 100%
=993,48 %
 2013
= (Rp.158.569.000.000.000/Rp.14.433.000.000.000) x 100%
=1.098,66 %
 2014
= (Rp.162.892.000.000.000/Rp.16.986.000.000.000) x 100%
=958,98 %
 2015
= (Rp.147.486.000.000.000/Rp.18.337.000.000.000) x 100%
=804,31 %
 2016
= (Rp.144.652.000.000.000/Rp.17.771.000.000.000) x 100%
=813,98 %
Perputaran persediaan cenderung mengalami penurunan, sempat terjadi peningkatan pada
tahun 2013 yaitu sebesar 1.098,66%, namun turun kembali pada tahun berikutnya, hal ini
menunjukkan kurang evektifnya sistem manajemen dalam mengelola sistem persediaan
perusahaan, sehingga manajemen perlu meninjau kembali strategi yang digunakannya.
d. Rasio Profitabilitas
1) Return On Asset (ROA)
(Laba Bersih/Total Asset) x 100%
 2012
= (Rp.22.742.000.000.000/Rp.182.274.000.000.000) x 100%
=12,48 %
 2013
= (Rp.22.297.000.000.000/Rp.213.994.000.000.000) x 100%
=10,42 %
 2014
= (Rp.22.131.000.000.000/Rp.236.027.000.000.000) x 100%
=9,34 %
 2015
= (Rp.15.613.000.000.000/Rp.245.435.000.000.000) x 100%
=6,36 %
 2016
= (Rp.18.302.000.000.000/Rp.261.855.000.000.000) x 100%
=6,99 %
2) Profit Margin
(Laba Bersih/Penjualan) x 100%
 2012
= (Rp.22.742.000.000.000/Rp.188.053.000.000.000) x 100%
=12,09 %
 2013
= (Rp.22.297.000.000.000/Rp.193.880.000.000.000) x 100%
=11,50 %
 2014
= (Rp.22.131.000.000.000/Rp.201.701.000.000.000) x 100%
=10,97 %
 2015
= (Rp.15.613.000.000.000/Rp.184.196.000.000.000) x 100%
=8,45 %
 2016
= (Rp.18.302.000.000.000/Rp.181.084.000.000.000) x 100%
=10,11 %
3) Return On Equity (ROE)
(Laba Bersih/Modal) x 100%
 2012
= (Rp.22.742.000.000.000/Rp.89.814.000.000.000) x 100%
=25,32 %
 2013
= (Rp.22.297.000.000.000/Rp.106.188.000.000.000) x 100%
=21,00 %
 2014
= (Rp.22.131.000.000.000/Rp.120.187.000.000.000) x 100%
=18,41 %
 2015
= (Rp.15.613.000.000.000/Rp.126.533.000.000.000) x 100%
=12,34 %
 2016
= (Rp.18.302.000.000.000/Rp.139.906.000.000.000) x 100%
=13,08 %
4) Gross Profit Margin (Margin Laba Kotor)
(Laba Kotor/Penjualan) x 100%
 2012
= (Rp.36.200.000.000.000/Rp.188.053.000.000.000) x 100%
=19,25 %
 2013
= (Rp.35.311.000.000.000/Rp.193.880.000.000.000) x 100%
=18,21 %
 2014
= (Rp.38.809.000.000.000/Rp.201.701.000.000.000) x 100%
=19,24 %
 2015
= (Rp.36.710.000.000.000/Rp.184.196.000.000.000) x 100%
=19,93 %
 2016
= (Rp.36.432.000.000.000/Rp.181.084.000.000.000) x 100%
=18,46 %
5) Return On Investment (ROI)
(Laba Bersih Setelah Pajak/Total Aktiva) x 100%
 2012
= (Rp.22.742.000.000.000/Rp.182.274.000.000.000) x 100%
=12,48 %
 2013
= (Rp.22.297.000.000.000/Rp.213.994.000.000.000) x 100%
=10,42 %
 2014
= (Rp.22.131.000.000.000/Rp.236.027.000.000.000) x 100%
=9,38 %
 2015
= (Rp.15.613.000.000.000/Rp.245.435.000.000.000) x 100%
=6,36 %
 2016
= (Rp.18.302.000.000.000/Rp.261.855.000.000.000) x 100%
=6,99 %
3. Buat Analisis Prospektif Laba Rugi untuk Pendapatan dan Laba, buat ramalannya untuk
beberapa tahun ke depan dan berikan analisis/komentar.
Jawab :
Tahun (Miliaran Rupiah)
2012 2013 2014 2015 2016
(Rp) (Rp) (Rp) (Rp) (Rp)

Penghasilan 188.053 193.880 201.701 184.196 181.084

Beban Pokok
151.853 158.569 162.892 147.486 144.652
Penjualan

Laba Kotor 36.200 35.311 38.809 36.710 36.432


Biaya – Biaya 13.458 13.014 16.678 21.097 18.130
Laba Bersih 22.742 22.297 22.131 15.613 18.302