Anda di halaman 1dari 1

BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan
Desa Siaga adalah desa yang penduduknya memiliki kesiapan sumber daya dan
kemampuan serta kemauan untuk mencegah dan mengatasi masalah-masalah kesehatan
secara mandiri dalam rangka mewujudkan Desa Sehat. Tujuan umum dari desa siaga
adalah “Terwujudnya masyarakat desa yang sehat, peduli dan tanggap terhadap
permasalahan kesehatan di wilayahnya”. Pengembangan Desa siaga dilakukan dengan
memperhatikan dan mempertimbangkan keadaan desa yang akan dikembangkan.
RW siaga adalah RW yang penduduknya memiliki kesiapan sumber daya dan
kemampuan serta kemauan untuk mencegah dan mengatasi masalah-masalah
kesehatan, bencana dan kegawatdaruratan / kejadian luar biasa (KLB) secara mandiri.
Tujuan umum dari RW Siaga adalah “Terwujudnya RW siaga disetiap kelurahan dengan
masyarakat yang sehat, peduli dan tanggap terhadap permasalahan kesehatan termasuk
kejadian luar biasa (KLB) di wilayahnya”.
Adapun kriteria dalam membangun RW Siaga:
1. Memiliki pelayanan kesehatan dasar di RW yang telah memiliki akses ke puskesmas/pustu,
dikembangkan pos kesehatan Desa atau Poskesdes
2. Memiliki berbagai UKBM sesuai kebutuhan masyarakat setempat (Posyandu,dll)
3. Memiliki sistem survailas (penyakit dan faktor-faktor resiko) berbasis masyarakat.
4. Memiliki sistem kesiapsiagaan penanggulangan kegawartdaruratan dan bencana berbasis
masyarakat
5. Memiliki sistem pembiataan kesehatan berbasis masyarakat
6. Memiliki lingkungan yang sehat
7. Masyarakatnya sadar gizi, berperilaku hidup bersih dan sehat.

B. Saran
Diharapkan masyarakat mampu menyelenggarakan dan mengembangkan Desa Siaga dan RW
Siaga yang aktif dan tanggap terhadap berbagai masalah-masalah kesehatan di masyarakat.
Guna mengurangi angka KLB (kejadian luar biasa) di masyarakat, dan masyarakat dapat
menerapkan hidup bersih dan sehat (PHBS).