Anda di halaman 1dari 3

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Nama Sekolah :
SMA NEGERI 4 KISARAN
Mata Pelajaran :
FISIKA
Kelas / Semester :
XI / 2
Standar Kompetensi :
2. Menerapkan konsep dan prinsip mekanika klasik sistem
kontinu dalam menyelesaikan masalah
Kompetensi Dasar : 2.2. Menganalisis hukum-hukum yang berhubungan dengan fluida
statik dan dinamik serta penerapannya dalam kehidupan sehari-
hari
Indikator Hasil Belajar : 2.2.13. Memformulasikan persamaan Bernoulli
2.2.14. Menerapkan persamaan Bernoulli pada bidang teknologi dan
kehidupan sehari-hari
Alokasi Waktu : 4 x 45 menit [ 2 x pertemuan ]

I. Tujuan Pembelajaran
a. Menjelaskan konsep asas Benoulli
b. Menyebutkan persamaan Bernoulli
c. Menurunkan persamaan Bernoulli pada fluida yang dipindahkan dari penampang 1 ke
penampang 2
d. Menerapkan hukum Bernoulli pada bidang teknologi dan kehidupan sehari-hari
e. Menggunakan persamaan Bernoulli dalam menyelesaikan soal-soal fisika

II. Metode Pembelajaran


 Pendekatan pembelajaran : Cooperative Learning
 Model : think pair share (TPS)
 Metode : demonstrasi, Diskusi, Informasi

III. Materi Pembelajaran


 Asas Bernoulli
 Aplikasi hukum Bernoulli

IV. Kegiatan Pembelajaran


No Kegiatan Guru Kegiatan Siswa
1 Kegiatan Awal
 Melakukan appersepsi dengan mengaitkan  Menjawab pertanyaan guru
materi pelajaran yang lalu dengan yang akan
dipelajari
 Melakukan motivasi dengan menjelaskan
manfaat materi yang akan dipelajari dengan
kehidupan sehari-hari
 Menjelaskan tujuan pembelajaran atau
kompetensi dasar yang akan dicapai.

2 Kegiatan Inti
Eksplorasi Elaborasi
 Membagikan lembar diskusi pada siswa  Melakukan diskusi sesuai lembar
 Meminta siswa melakukan diskusi sesuai diskusi
lembar diskusi.
 Meminta siswa mengumpulkan hasil diskusi.  Mengumpulkan hasil diskusi
 Meminta beberapa siswa untuk  Mempresentasikan hasil diskusi
mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya. mengenai asas Bernoulli melalui
contoh kehidupan sehari-hari,
penurunan rumus hukum Bernoulli
dan prinsip kerja Bernoulli .
Konfirmasi
Merefleksi hasil diskusi kelompok , guru  Memperhatikan penjelasan guru
memberi penjelasan tambahan bila ada yang
kurang dan meluruskan bila ada yang salah
3 Kegiatan Akhir
 Bersama siswa menyimpulkan materi ajar
yang sudah dipelajari
 Memberikan postes untuk mengetahui hasil  Mengerjakan soal yang diberikan
pembelajaran guru
 Memberikan tugas mandiri untuk mendalami  Mencatat tugas yang diberikan
materi ajar guru

V. Sumber Belajar
Sumber : Kanginan, marthen.2006. Fisika untuk SMA Kelas XI. Jakarta: Erlangga
Bahan : Lembar diskusi

VI.Penilaian : Tugas

Lembar Kerja Diskusi

1. Apakah tekanan fluida pada kedalaman sama untuk fluida sejenis yang mengalir, sama
besarnya?
2. Jelaskan pernyataan Bernoulli melalui contoh!
3. Bagaimana cara berpikir Bernoulli sampai menemukan persamaan Bernoulli?
4. Tuliskan bentuk persamaan Bernoulli beserta simbol dan keterangan satuannya!
5. Jelaskan prinsip kerja aplikasi hukum Bernoulli? minimal 3 contoh

JAWABAN DISKUSI

1. Tidak, pada fluida mengalir tekanan pada kedalaman sama tidak sama besarnya.

2. Contoh : saat menekan ujung selang yang sedang dialiri air, lubang keluar selang
menjadi kecil dan air keluar dengan kelajuan tinggi. Kemudian saat menekan air di
dalam selang memerlukan tekanan yang lebih besar tetapi kecepatan fluida lebih rendah.
Dari contoh diatas dinyatakan asas bernoulli ketika kecepatan fluida tinggi, tekanan
rendah dan kecepatan fluida rendah, tekanan tinggi.

3. Bernoulli menggunakan teorema usaha-energi dimana terdapat tekanan antara


penampang 1 dan 2.
1
4. P + ρ v2 + ρ g h = tetap
2
P = tekanan (N/m)
ρ = massa jenis fluida (kg/m3)
v = kecepatan fluida (m/s)
h = tinggi penampang (m)

5. Prinsip kerja aplikasi bernoulli


 Venturimeter
Venturimeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur laju aliran fluida dalam
pipa tertutup. Contohnya: mengukur laju aliran minyak pada pipa-pipa penyalur
minyak dari tempat pengilangan ke kapal tanker di pelabuhan. Karena minyak yang
mengalir dalam pipa tidak dapat dilihat, maka diperlukan teknik khusus untuk
mengukur laju aliran minyak tersebut. Teknik yang digunakan adalah memasang
pipa yang penampangnnya berbeda dengan penampang pipa utama. Kemudian,
tekanan fluida pada pipa utama dan pipa yang dipasang itu diukur.

 Tabung pitot
Tabung pitot dapat digunakan untuk mengukur laju aliran udara. Tabung ini
memiliki dua ujung pipa. Satu ujung pipa (ujung 1) memiliki lubang yang
menghadap ke arah datangnya aliran udara, sedangkan ujungnya yang lain (ujung 2)
memiliki lubang yang menyinggung aliran udara. Udara yang masuk pada ujung 1
pada akhirnya diam di dalam pipa, sedangkan udara pada ujung 2 memiliki laju
yang sama dengan laju udara luar. Alat ukur tekanan akan mengukur beda tekanan
udara pada dua ujung pipa.

 Gaya angkat pesawat terbang


Sayap pesawat dirancang sehingga sisi bagian atas pesawat dibuat lebih
melengkung daripada sisi bagian bawahnya. Desai seperti ini menyebabkan aliran
garis arus dikacaukan disisi atas sayap.Garis arus di sisi atas menjadi lebih rapat
daripada sisi bawahnya.Ini berarti pula kecepatan udara disisi atas sayap lebih
besar daripada sisi bawahnya (V1 > V2).
Atau sesuai dengan persamaan bernoulli tentang dua tempat yang memiliki
ketingggian yang sama atau hampir sama (h1 = h2) ,tekanan terbesar ditempat yang
kecepatan fluidanya terkecil.Sehingga tekanan disiss bawah sayap lebih besar dari
daripada tekanan di sisi atas sayap (p2 < p1) .Jika luas penampang sayap adalah
A,dihasilkan gaya angkat F sebesar F = (p2 < p1)A.

Kisaran,
Mengetahui
Kepala SMA Negeri 4 Kisaran Guru Mata Pelajaran

Drs. Samaruddin, MM Kurnia Sari, S.Pd


NIP 19591203 198403 1 003 NIP. 19840826 200903 2 008