Anda di halaman 1dari 4

UJIAN AKHIR SEMESTER I

MATA KULIAH BIOSTATISTIK

OLEH
KELOMPOK II
KELAS B1

MELISA WARBAL 173112540120009


ELISABETH SIKKU 173112540120059
YOHANA F. SURI 173112540120055
YUNIARTI KASE 173112540120056

FAKULTAS ILMU KESEHATAN


PROGRAM STUDI DIV KEBIDANAN
UNIVERSITAS NASIONAL JAKARTA
2018
Hubungan Pengetahuan Dan Teknik Konseling Bidan
Dengan Pemanfaatan ABPK Ber KB Pada Puskesmas X
Tahun 2015

A. ANALISIS UNIVARIAT

1. Pengetahuan Bidan

Tabel 4.1 Distribusi Frekuensi Pengetahuan Di Wilayah Kerja Puskesmas


X Tahun 2015 (n=50)
Pengetahuan Frekuensi Presentasi(%)
Baik 9 17,6
Kurang Baik 42 82,4
Total 51 100,0
Table 4.1 Menjelaskan bahwa responden yang memiliki pengetahuan yang
kurang baik lebih banyak dibandingkan dengan responden yang memiliki
pengetahuan yang baik yaitu sebesar 82,4 %.

2. Teknik Konseling
Tabel 4.2 Distribusi Frekuensi Teknik Konseling Di Wilayah Kerja
Puskesmas X Tahun 2015 (n=50)
Teknik Konseling Frekuensi Presentase (%)
Baik 3 5,9
Kurang Baik 48 94,1
Total 100 100,0
Table 4.2 Menjelaskan bahwa responden dengan teknik konseling yang
kurang baik lebih banyak dibandingkan dengan responden dengan teknik
konseling yang baik yaitu sebesar 94,1%.
B. ANALISIS BIVARIAT

1. Hubungan Antara Pengetahuan Bidan dengan Pemanfaatan ABPK


ber KB pada Puskesmas X Tahun 2015

Table 4.3 Distribusi Frekuensi Hubungan antara Pengetahuan Bidan


dengan Pemanfaatan ABPK ber KB Di Wilayah Kerja Puskesmas X
Tahun 2015 (n=50)

Pengetahuan Pemanfaatan ABPK ber KB Jumlah P OR


Tidak Ya value
n % n % N %
Baik 0 0,0 9 100 9 100 0,000
Kurang Baik 34 81 8 19 42 100
Total 34 66,7 17 33,3 51 100

Tebel 4.3 Menjelaskan bahwa responden yang memiliki pengetahuan baik


lebih banyak yang memanfaatkan ABPK ber KB yaitu sebesar 100%
dibandingkan dengan yang tidak memanfaatkan ABPK ber KB.
Sedangkan responden yang berpengetahuan kurang baik lebih banyak
yang tidak memanfaatkan ABPK ber KB yaitu sebesar 81 % dibandingkan
dengan yang memanfaatkan ABPK ber KB.
Hasil analisa lebih lanjut didapatkan bahwa P value sebesar 0,000 (P value
< α), H0 ditolak artinya ada hubungan antara pengetahuan dengan
pemanfaatan ABPK ber KB.
2. Hubungan Antara Teknik Konseling Pemanfaatan ABPK ber KB
pada Puskesmas X Tahun 2015

Table 4.4 Distribusi Frekuensi Hubungan antara Teknik Konseling dengan


Pemanfaatan ABPK ber KB Di Wilayah Kerja Puskesmas X Tahun 2015
(n=50)

Teknik Pemanfaatan ABPK ber KB Jumlah P OR


Konseling Tidak Ya value
n % n % N %
Baik 0 0,0 3 100 3 100 0,058
Kurang
Baik 34 70,8 14 29,2 48 100
Total 34 66,7 17 33,3 51 100

Tabel 4.4 Menjelaskan bahwa responden dengan teknik konseling yang


baik lebih banyak memanfaatkan ABPK ber KB yaitu sebesar 100 %
dibandingkan dengan yang tidak memanfaatkan ABPK ber KB.
Sedangkan responden dengan teknik konseling kurang baik lebih banyak
tidak memanfaatkan ABPK ber KB yaitu sebesar 70,8% dibandingkan
dengan yang memanfaatkan ABPK ber KB.
Hasil analisa lebih lanjut didapatkan bahwa P value sebesar 0,058 (P value
> α), H0 gagal ditolak artinya tidak ada hubungan antara teknik konseling
dengan pemanfaatan ABPK ber KB.