Anda di halaman 1dari 13

98

Lampiran 3

Kisi-Kisi Angket Untuk Guru

Instrumen Penilaian Alat Praktikum Sederhana Konsep Listrik magnet


Untuk Siswa SMP Daerah Terpencil

No. Aspek Kriteria Nomor Butir Jumlah Butir


Instrumen Instrumen
1 Aspek penampilan fisik 1, 2 2
alat praktikum
2 Aspek kesesuaian alat 3, 4, 5, 6, 7, 8 6
praktikum dengan
konsep listrik magnet
pada siswa SMP
3 Aspek kesesuaian antara 9, 10, 11, 12 4
alat praktikum dengan
KTSP
4 Aspek pengoperasian 13, 14, 15 3
dan kinerja alat
praktikum
5 Kualitas dan efektifitas 16, 17, 18 3
alat praktikum
99

Instrumen Penilaian Kualitas Alat Praktikum Sederhana Konsep Listrik


Magnet pada SMP Daerah Terpencil

(Di isi oleh Guru)

Nama Penilai : .............................................................................................

NIP : .............................................................................................

Sekolah : .............................................................................................

Petunjuk Pengisian :

1. Lakukan penilaian Alat praktikum berdasarkan kriteria penilaian dan

indikator yang di tetapkan seperti terlampir.

2. Berilah tanda cheklist (√) pada kolom “nilai” sesuai penilaian Bapak/Ibu

Dosen terhadap alat praktikum dengan ketentuan sebagai berikut :

SB = Sangat Baik

B = Baik

K = Kurang Baik

SK = Sangat Kurang

3. Apabila penilaian Bapak/Ibu Dosen adalah kurang baik atau sangat kurang

maka berilah saran terkait hal-hal yang menjadi kekurangan alat praktikum

yang telah disusun! Saran dapat dituliskan pada lembar “saran dan kritik”

(terlampir).

4. Kami ucapkan terima kasih atas kerjasamanya.


100

LEMBAR PENILAIAN

ALAT PRAKTIKUM GENERATOR VAN DE GRAFF

Nilai
No. Aspek Penilaian Kriteria Penilaian
SB B K SK
1. Aspek penampilan 1. Tampilan fisik keseluruhan
fisik alat praktikum alat praktikum
2. Keserasian paduan warna
alat praktikum
2. Aspek kesesuaian 3. Alat praktikum dapat
alat praktikum menanamkan dan
dengan konsep memantapkan konsep
listrik magnet pada Fisika (mempermudah
siswa SMP pemahaman)
4. Alat praktikum dapat
mengaitkan antara konsep-
konsep kelistrikan dan
kemagnetan
5. Alat praktikum dapat
menunjukkan dimensi
pengetahuan faktual
6. Alat praktikum dapat
menunjukkan dimensi
pengetahuan konseptual
7. Alat praktikum dapat
menunjukkan dimensi
pengetahuan prosedural
8. Alat praktikum yang
dibuat dapat menambah
pengetahuan baru
mengenai penerapan
konsep-konsep listrik
magnet
3. Aspek kesesuaian 9. Kesesuaian alat praktikum
antara alat dengan tujuan
praktikum dengan pembelajaran dan standar
KTSP kompetensi
10. Kesesuaian alat praktikum
terhadap konsep listrik
magnet dengan tingkat
perkembangan kognitif
siswa SMP
11. Kesesuaian alat praktikum
terhadap konsep listrik
magnet dengan tingkat
101

perkembangan afektif
siswa SMP
12. Kesesuaian alat praktikum
terhadap konsep listrik
magnet dengan tingkat
perkembangan
psikomotorik siswa SMP
4. Aspek 13. Tingkat kemudahan dalam
pengoperasian dan pengoperasian alat
kinerja alat praktikum
praktikum 14. Alat praktikum dapat
disusun dengan mudah
oleh siswa
15. Alat praktikum dapat
digunakan dan berfungsi
dengan baik sesuai dengan
prinsip kerja alat
5. Kualitas dan 16. Alat praktikum dapat
efektifitas alat dibuat dengan biaya yang
praktikum terjangkau
17. Alat praktikum yang
dibuat tidak mudah rusak
(tahan lama)
18. Alat praktikum bersifat
sederhana dan mudah
dikelola
102

LEMBAR PENILAIAN

ALAT PRAKTIKUM ELEKTROMAGNETISASI

Nilai
No. Aspek Penilaian Kriteria Penilaian
SB B K SK
1. Aspek penampilan 1. Tampilan fisik keseluruhan
fisik alat praktikum alat praktikum
2. Keserasian paduan warna
alat praktikum
2. Aspek kesesuaian 3. Alat praktikum dapat
alat praktikum menanamkan dan
dengan konsep memantapkan konsep
listrik magnet pada Fisika (mempermudah
siswa SMP pemahaman)
4. Alat praktikum dapat
mengaitkan antara konsep-
konsep kelistrikan dan
kemagnetan
5. Alat praktikum dapat
menunjukkan dimensi
pengetahuan faktual
6. Alat praktikum dapat
menunjukkan dimensi
pengetahuan konseptual
7. Alat praktikum dapat
menunjukkan dimensi
pengetahuan prosedural
8. Alat praktikum yang
dibuat dapat menambah
pengetahuan baru
mengenai penerapan
konsep-konsep listrik
magnet
3. Aspek kesesuaian 9. Kesesuaian alat praktikum
antara alat dengan tujuan
praktikum dengan pembelajaran dan standar
KTSP kompetensi
10. Kesesuaian alat praktikum
terhadap konsep listrik
magnet dengan tingkat
perkembangan kognitif
siswa SMP
11. Kesesuaian alat praktikum
terhadap konsep listrik
magnet dengan tingkat
103

perkembangan afektif
siswa SMP
12. Kesesuaian alat praktikum
terhadap konsep listrik
magnet dengan tingkat
perkembangan
psikomotorik siswa SMP
4. Aspek 13. Tingkat kemudahan dalam
pengoperasian dan pengoperasian alat
kinerja alat praktikum
praktikum 14. Alat praktikum dapat
disusun dengan mudah
oleh siswa
15. Alat praktikum dapat
digunakan dan berfungsi
dengan baik sesuai dengan
prinsip kerja alat
5. Kualitas dan 16. Alat praktikum dapat
efektifitas alat dibuat dengan biaya yang
praktikum terjangkau
17. Alat praktikum yang
dibuat tidak mudah rusak
(tahan lama)
18. Alat praktikum bersifat
sederhana dan mudah
dikelola
104

LEMBAR PENILAIAN

ALAT PRAKTIKUM GAYA LORENTZ

Nilai
No. Aspek Penilaian Kriteria Penilaian
SB B K SK
1. Aspek penampilan 1. Tampilan fisik keseluruhan
fisik alat praktikum alat praktikum
2. Keserasian paduan warna
alat praktikum
2. Aspek kesesuaian 3. Alat praktikum dapat
alat praktikum menanamkan dan
dengan konsep memantapkan konsep
listrik magnet pada Fisika (mempermudah
siswa SMP pemahaman)
4. Alat praktikum dapat
mengaitkan antara konsep-
konsep kelistrikan dan
kemagnetan
5. Alat praktikum dapat
menunjukkan dimensi
pengetahuan faktual
6. Alat praktikum dapat
menunjukkan dimensi
pengetahuan konseptual
7. Alat praktikum dapat
menunjukkan dimensi
pengetahuan prosedural
8. Alat praktikum yang
dibuat dapat menambah
pengetahuan baru
mengenai penerapan
konsep-konsep listrik
magnet
3. Aspek kesesuaian 9. Kesesuaian alat praktikum
antara alat dengan tujuan
praktikum dengan pembelajaran dan standar
KTSP kompetensi
10. Kesesuaian alat praktikum
terhadap konsep listrik
magnet dengan tingkat
perkembangan kognitif
siswa SMP
11. Kesesuaian alat praktikum
terhadap konsep listrik
magnet dengan tingkat
105

perkembangan afektif
siswa SMP
12. Kesesuaian alat praktikum
terhadap konsep listrik
magnet dengan tingkat
perkembangan
psikomotorik siswa SMP
4. Aspek 13. Tingkat kemudahan dalam
pengoperasian dan pengoperasian alat
kinerja alat praktikum
praktikum 14. Alat praktikum dapat
disusun dengan mudah
oleh siswa
15. Alat praktikum dapat
digunakan dan berfungsi
dengan baik sesuai dengan
prinsip kerja alat
5. Kualitas dan 16. Alat praktikum dapat
efektifitas alat dibuat dengan biaya yang
praktikum terjangkau
17. Alat praktikum yang
dibuat tidak mudah rusak
(tahan lama)
18. Alat praktikum bersifat
sederhana dan mudah
dikelola
106

PENJABARAN KRITERIA PENILAIAN KUALITAS ALAT PRAKTIKUM

No. Aspek Penilaian Indikator


1. Tampilan fisik Jika tampilan fisik keseluruhan alat
SB
keseluruhan alat praktikum sangat menarik
praktikum Jika tampilan fisik keseluruhan alat
B
praktikum menarik
Jika tampilan fisik keseluruhan alat
K
praktikum kurang menarik
Jika tampilan fisik keseluruhan alat
SK
praktikum tidak menarik
2. Keserasian paduan Jika alat praktikum sangat memiliki paduan
SB
warna alat praktikum warna yang menarik
Jika alat praktikum memiliki paduan warna
B
yang menarik
Jika alat praktikum kurang memiliki
K
paduan warna yang menarik
Jika semua alat praktikum tidak memiliki
SK
paduan warna yang menarik
3. Alat praktikum dapat Jika alat praktikum yang tersedia sangat
menanamkan dan SB dapat menanamkan dan memantapkan
memantapkan konsep konsep Fisika (mempermudah pemahaman)
Fisika (mempermudah Jika alat praktikum yang tersedia dapat
pemahaman) B menanamkan dan memantapkan konsep
Fisika
Jika alat praktikum yang tersedia kurang
K dapat menanamkan dan memantapkan
konsep Fisika
Jika alat praktikum yang tersedia tidak
SK dapat menanamkan dan memantapkan
konsep Fisika
4. Alat praktikum dapat Jika alat praktikum sangat dapat
mengaitkan antara SB mengaitkan antara konsep-konsep
konsep-konsep kelistrikan dan kemagnetan
kelistrikan dan Jika alat praktikum dapat mengaitkan
kemagnetan B antara konsep-konsep kelistrikan dan
kemagnetan
Jika alat praktikum kurang dapat
K mengaitkan antara konsep-konsep
kelistrikan dan kemagnetan
Jika alat praktikum tidak dapat mengaitkan
SK antara konsep-konsep kelistrikan dan
kemagnetan
5. Alat praktikum dapat Jika alat praktikum sangat dapat
SB
menunjukkan dimensi menunjukkan dimensi pengetahuan faktual
pengetahuan faktual B Jika alat praktikum dapat menunjukkan
107

dimensi pengetahuan faktual


Jika alat praktikum kurang dapat
K
menunjukkan dimensi pengetahuan faktual
Jika alat praktikum tidak dapat
SK
menunjukkan dimensi pengetahuan faktual
6. Alat praktikum dapat Jika alat praktikum sangat dapat
menunjukkan dimensi SB menunjukkan dimensi pengetahuan
pengetahuan konseptual
konseptual Jika alat praktikum dapat menunjukkan
B
dimensi pengetahuan konseptual
Jika alat praktikum kurang dapat
K menunjukkan dimensi pengetahuan
konseptual
Jika alat praktikum tidak dapat
SK menunjukkan dimensi pengetahuan
konseptual
7. Alat praktikum dapat Jika alat praktikum sangat dapat
menunjukkan dimensi SB menunjukkan dimensi pengetahuan
pengetahuan prosedural prosedural
Jika alat praktikum dapat menunjukkan
B
dimensi pengetahuan prosedural
Jika alat praktikum kurang dapat
K menunjukkan dimensi pengetahuan
prosedural
Jika alat praktikum tidak dapat
SK menunjukkan dimensi pengetahuan
prosedural
8. Alat praktikum yang Jika alat praktikum yang dibuat sangat
dibuat dapat dapat menambah pengetahuan baru
SB
menambah mengenai penerapan konsep-konsep listrik
pengetahuan baru magnet
mengenai penerapan Jika alat praktikum yang dibuat dapat
konsep-konsep listrik B menambah pengetahuan baru mengenai
magnet penerapan konsep-konsep listrik magnet
Jika alat praktikum yang kurang dibuat
dapat menambah pengetahuan baru
K
mengenai penerapan konsep-konsep listrik
magnet
Jika alat praktikum yang dibuat tidak dapat
SK menambah pengetahuan baru mengenai
penerapan konsep-konsep listrik magnet
9. Kesesuaian alat Jika alat praktikum sangat sesuai dengan
praktikum dengan SB tujuan pembelajaran dan standar
tujuan pembelajaran kompetensi
dan standar kompetensi B Jika alat praktikum sesuai dengan tujuan
108

pembelajaran dan standar kompetensi


Jika alat praktikum kurang sesuai dengan
K tujuan pembelajaran dan standar
kompetensi
Jika alat praktikum tidak sesuai dengan
SK tujuan pembelajaran dan standar
kompetensi
10. Kesesuaian alat Jika alat praktikum sangat sesuai dengan
praktikum terhadap SB konsep listrik magnet dengan tingkat
konsep listrik magnet perkembangan kognitif siswa SMP
dengan tingkat Jika alat praktikum sesuai dengan konsep
perkembangan kognitif B listrik magnet dengan tingkat
siswa SMP perkembangan kognitif siswa SMP
Jika alat praktikum kurang sesuai dengan
K konsep listrik magnet dengan tingkat
perkembangan kognitif siswa SMP
Jika alat praktikum tidak sesuai dengan
SK konsep listrik magnet dengan tingkat
perkembangan kognitif siswa SMP
11. Kesesuaian alat Jika alat praktikum sangat sesuai dengan
praktikum terhadap SB konsep listrik magnet dengan tingkat
konsep listrik magnet perkembangan afektif siswa SMP
dengan tingkat Jika alat praktikum sesuai dengan konsep
perkembangan afektif B listrik magnet dengan tingkat
siswa SMP perkembangan afektif siswa SMP
Jika alat praktikum kurang sesuai dengan
K konsep listrik magnet dengan tingkat
perkembangan afektif siswa SMP
Jika alat praktikum tidak sesuai dengan
SK konsep listrik magnet dengan tingkat
perkembangan afektif siswa SMP
12. Kesesuaian alat Jika alat praktikum sangat sesuai dengan
praktikum terhadap SB konsep listrik magnet dengan tingkat
konsep listrik magnet perkembangan psikomotorik siswa SMP
dengan tingkat Jika alat praktikum sesuai dengan konsep
perkembangan B listrik magnet dengan tingkat
psikomotorik siswa perkembangan psikomotorik siswa SMP
SMP Jika alat praktikum kurang sesuai dengan
K konsep listrik magnet dengan tingkat
perkembangan psikomotorik siswa SMP
Jika alat praktikum tidak sesuai dengan
SK konsep listrik magnet dengan tingkat
perkembangan psikomotorik siswa SMP
13. Tingkat kemudahan Jika pengoperasian alat praktikum sangat
SB
dalam pengoperasian mudah
109

alat praktikum B Jika pengoperasian alat praktikum mudah


Jika pengoperasian alat praktikum kurang
K
mudah
Jika pengoperasian ketiga alat praktikum
SK
sangat sulit
14. Alat praktikum dapat Jika alat praktikum sangat dapat disusun
SB
disusun dengan mudah dengan mudah oleh siswa
oleh siswa Jika alat praktikum dapat disusun dengan
B
mudah oleh siswa
Jika alat praktikum kurang dapat disusun
K
dengan mudah oleh siswa
Jika semua alat praktikum tidak dapat
SK
disusun dengan sama sekali
15. Alat praktikum dapat Jika alat praktikum sangat dapat digunakan
digunakan dan SB dan berfungsi dengan baik sesuai dengan
berfungsi dengan baik prinsip kerja alat
sesuai dengan prinsip Jika alat praktikum dapat digunakan dan
kerja alat B berfungsi dengan baik sesuai dengan
prinsip kerja alat
Jika alat praktikum kurang dapat digunakan
K dan berfungsi dengan baik sesuai dengan
prinsip kerja alat
Jika alat praktikum tidak dapat digunakan
SK dan tidak berfungsi dengan baik sama
sekali
16. Alat praktikum dapat Jika alat praktikum dapat dibuat dengan
SB
dibuat dengan biaya biaya sangat yang terjangkau
yang terjangkau Jika alat praktikum dapat dibuat dengan
B
biaya yang terjangkau
Jika alat praktikum dapat dibuat dengan
K
biaya yang kurang terjangkau
Jika alat praktikum dibuat dengan biaya
SK
yang relatif mahal2
17. Alat praktikum yang Jika alat praktikum yang dibuat sangat
SB
dibuat tidak mudah tahan lama
rusak (tahan lama) B Jika alat praktikum yang dibuat tahan lama
Jika alat praktikum yang dibuat Kurang
K
tahan lama
Jika alat praktikum yang dibuat mudah
SK
rusak (tidak tahan lama)
18. Alat praktikum bersifat Jika alat praktikum bersifat sederhana dan
SB
sederhana dan mudah mudah dikelola
dikelola Jika alat praktikum tidak bersifat sederhana
B
tetapi mudah dikelola
K Jika alat praktikum bersifat sederhana
110

tetapi sulit dikelola


Jika alat praktikum tidak bersifat sederhana
SK
dan sulit dikelola