Anda di halaman 1dari 14

Analisa Hidrologi

1. Analisa Curah Hujan


Dari beberapa stasiun hujan yang berpengaruh dan digunakan, harus ditentukan suatu harga sebagai
harga rata-rata kawasan yang mewakili suatu daerah pengaliran. Ada beberapa metode pendekatan
(SK SNI M-18-1989-F, 1989) untuk menentukan curah hujan rata-rata tergantung keadaan topografi
dan luas DAS, antara lain:
Tabel 1 Penetuan Curah Hujan Rata - rata

Dilihat dari jumlah stasiun hujan yang cukup, kondisi topografi serta luas DAS yang kurang dari 500
km2,maka data hujan di kawasan Robatal – Kedungdung – Omben – Sampang dengan cara Poligon
Thiessen.

2. Curah Hujan Rata – rata Wilayah

Karena data hujan yang tersedia adalah data hujan harian selama 36 tahun, maka dicari curah hujan
maksimal tiap tahunnya. Dari curah hujan maksimal tersebut dihitung curah hujan wilayah
menggunakan Metode Poligon Thiessen.

Rumus Perhitungan Curah Hujan Wilayah :

Dengan : A = Luas Stasiun (km2)

R = Hujan maximum harian (mm)

Tabel 2 Data Luasan Keempat Stasiun Hujan

Stasiun 1 Robatal 138.634 km²


Stasiun 2 Kedungdung 68.195 km²
Stasiun 3 Omben 69.35 km²
Stasiun 4 Sampang 57.16 km²
Luas total 333.339 km²

2
Tabel 3 Perhitungan Curah Hujan Wilayah

Stasiun Hujan CH
Tahun
Robatal Kedungdung Omben Sampang Wilayah
1981 80 96 126 90 94.56
1982 60 75 60 75 65.64
1983 68 93 101 80 82.04
1984 106 90 85 78 93.56
1985 176 60 75 88 116.17
1986 70 64 75 72 70.05
1987 44 51 51 77 52.55
1988 48 46 83 75 59.40
1989 57 50 78 80 63.88
1990 49 125 121 170 100.28
1991 54 80 123 73 77.00
1992 93 104 98 83 94.58
1993 54 79 71 71 65.57
1994 78 81 109 77 84.75
1995 47 102 82 110 76.34
1996 120 70 69 73 91.10
1997 135 79 69 90 102.07
1998 96 23 131 104 89.78
1999 49 85 50 76 60.99
2000 51 105 64 67 67.36
2001 49 37 73 70 55.00
2002 114 160 169 75 128.17
2003 49 50 85 70 60.16
2004 101 101 70 50 85.81
2005 41 57 93 51 56.90
2006 55 60 141 96 80.95
2007 88 43 95 132 87.59
2008 75 80 40 80 69.60
2009 35 30 115 65 55.77
2010 45 65 130 60.82 69.49
2011 43 69 73 67 58.68
2012 42 45 85 80 58.08
2013 78 82 49 82 73.47
2014 48 80 75 58 61.88
2015 42 75 98 73 65.72
2016 46 64 94 79 65.33

3. Perhitungan Parameter Dasar Statistika


Perhitungan parameter dasar statistika digunakan untuk menentukan metode distribusi yang paling
sesuai dengan data yang ada. Dalam perhitungan parameter dasar statistika ini akan dicari nilai Cs,
Ck, Standar Deviasi, dan X rata-rata. Adapun perhitungannya sebagai berikut:

3
Tabel 4 Perhitungan Parameter Statistika
CH
No Tahun wilayah xi - Xrata-rata (xi - Xrata-rata)² (xi - Xrata-rata)³ (xi - Xrata-rata)^4
X (mm)
1 1981 94.56 18.44 340.0762584 6271.399553 115651.8615
2 1982 65.64 -10.48 109.7502795 -1149.763328 12045.12385
3 1983 82.04 5.92 35.05516798 207.5525525 1228.864802
4 1984 93.56 17.44 304.1293825 5303.805266 92494.68129
5 1985 116.17 40.05 1603.907288 64234.58033 2572518.588
6 1986 70.05 -6.06 36.76784251 -222.9473015 1351.874243
7 1987 52.55 -23.57 555.5409481 -13094.05357 308625.745
8 1988 59.40 -16.72 279.4581614 -4671.70269 78096.86399
9 1989 63.88 -12.24 149.7240481 -1832.05008 22417.29059
10 1990 100.28 24.16 583.6675456 14100.94823 340667.8038
11 1991 77.00 0.88 0.780621947 0.689701445 0.609370625
12 1992 94.58 18.46 340.727384 6289.419435 116095.1502
13 1993 65.57 -10.55 111.3155295 -1174.447573 12391.14711
14 1994 84.75 8.64 74.58084718 644.0817127 5562.302766
15 1995 76.34 0.22 0.048228733 0.010591532 0.002326011
16 1996 91.10 14.98 224.5225161 3364.262313 50410.36022
17 1997 102.07 25.95 673.6598055 17484.81145 453817.5336
18 1998 89.78 13.66 186.5844519 2548.667475 34813.75769
19 1999 60.99 -15.12 228.6791417 -3458.118174 52294.14986
20 2000 67.36 -8.76 76.73843981 -672.2324112 5888.788145
21 2001 55.00 -21.12 445.9079184 -9416.028772 198833.8717
22 2002 128.17 52.05 2709.061271 141002.9638 7339012.971
23 2003 60.16 -15.96 254.7348319 -4065.673512 64889.83459
24 2004 85.81 9.69 93.86068534 909.3385055 8809.828253
25 2005 56.90 -19.21 369.159444 -7092.853256 136278.6951
26 2006 80.95 4.83 23.31352441 112.5672092 543.5204205
27 2007 87.59 11.47 131.5642298 1509.060813 17309.14657
28 2008 69.60 -6.52 42.48939571 -276.9624114 1805.348748
29 2009 55.77 -20.35 414.2012123 -8429.795683 171562.6443
30 2010 69.49 -6.63 43.93973685 -291.2635762 1930.700475
31 2011 58.68 -17.44 304.1917026 -5305.435579 92532.59193
32 2012 58.08 -18.04 325.4843257 -5872.12266 105940.0463
33 2013 73.47 -2.65 7.00220969 -18.52902931 49.03094055
34 2014 61.88 -14.24 202.7326554 -2886.593061 41100.52957
35 2015 65.72 -10.40 108.1490608 -1124.693353 11696.21935
36 2016 65.33 -10.79 116.4157796 -1256.081376 13552.63374
Jumlah 2740.21 0.00 11507.92 191672.81 12482220.11
Rata - Rata 76.117 Jumlah data (n) = 36
Standard Deviasi 18.13278

4
Untuk menentukan nilai Cs dan Ck distribusi Gumbel digunakan rumus dibawah ini :
a
Cs 
S3 a = 5798.5052
n
  ( X  Xrata ) 3
Cs = 0.972574
a
( n  1)  ( n  2 ) Ck = 3.810467

n2
4 
Ck   ( X  Xrata) 4
(n  1)  (n  2)  (n  3)  S

Setiap distribusi memiliki syarat-syarat parameter statistika. Pada Tabel 5 akan dipaparkan penentuan
distribusi hujan berdasarkan syarat-syarat parameter statistika.

Tabel 5 Persyaratan Jenis Distribusi

Jenis Sebaran Kesimpulan


Syarat Teoritis Hasil Hitungan
(Metode) Syarat
Cs = 0 Cs = 0.972574 Tidak Memenuhi
Normal
Ck =3 Ck = 3.810467 Tidak Memenuhi
Cs ≤ 1,1396 Cs = 0.972574 Memenuhi
Gumbel
Ck ≤ 5,4002 Ck = 3.810467 Memenuhi
Flexible Cs = 0.972574 Memenuhi
Log Person III
Flexible Ck = 3.810467 Memenuhi

Berdasarkan perhitungan parameter dasar statistika, distribusi frekuensi yang sesuai adalah distribusi
Log Pearson tipe III.

4. Analisis Distribusi Frekuensi

Dari perhitungan dasar statistika, distribusi frekuensi yang sesuai adalah distribusi Log Pearson tipe
III. Bentuk distribusi Log Pearson yang digunakan adalah Log Pearson Tipe III dengan menggunakan
variasi nilai logaritma. Perhitungan ini akan dihasilkan hujan rencana pada periode yang telah
ditentukan.
Tabel 6 Perhitungan Log Pearson Tipe III
CH rata-rata Log X Log xi - Rata2 Log X (Log xi - Rata2 Log X)² (Log xi - Rata2 Log X)³ (Log xi - Rata2 Log X)^4
No Tahun
X (mm) (mm) (mm) (mm) (mm) (mm)
1 1981 94.56 1.98 0.105283652 0.01 0.001167032 0.000122869
2 1982 65.64 1.82 -0.053241213 0.002834627 -0.000150919 8.03511E-06
3 1983 82.04 1.91 0.043598384 0.001900819 8.28726E-05 3.61311E-06
4 1984 93.56 1.97 0.100657722 0.010131977 0.001019862 0.000102657
5 1985 116.17 2.07 0.194662937 0.037893659 0.007376491 0.001435929
6 1986 70.05 1.85 -0.024986343 0.000624317 -1.55994E-05 3.89772E-07
7 1987 52.55 1.72 -0.149866521 0.022459974 -0.003365998 0.00050445
8 1988 59.40 1.77 -0.096628764 0.009337118 -0.000902234 8.71818E-05
9 1989 63.88 1.81 -0.065044725 0.004230816 -0.000275192 1.78998E-05
10 1990 100.28 2.00 0.130782562 0.017104078 0.002236915 0.00029255
11 1991 77.00 1.89 0.016078417 0.00 4.15652E-06 6.68303E-08
12 1992 94.58 1.98 0.105364689 0.011101718 0.001169729 0.000123248
13 1993 65.57 1.82 -0.053734009 0.002887344 -0.000155149 8.33675E-06
14 1994 84.75 1.93 0.057739868 0.003333892 0.000192499 1.11148E-05
15 1995 76.34 1.88 0.012317588 0.000151723 1.86886E-06 2.30199E-08

5
Lanjutan..
16 1996 91.10 1.96 0.089108168 0.007940266 0.000707543 6.30478E-05
17 1997 102.07 2.01 0.138491078 0.019179779 0.002656228 0.000367864
18 1998 89.78 1.95 0.082747783 0.006847196 0.00056659 4.68841E-05
19 1999 60.99 1.79 -0.085121971 0.00724575 -0.000616773 5.25009E-05
20 2000 67.36 1.83 -0.042032815 0.001766758 -7.42618E-05 3.12143E-06
21 2001 55.00 1.74 -0.130048775 0.02 -0.002199474 0.000286039
22 2002 128.17 2.11 0.237356209 0.05633797 0.013372167 0.003173967
23 2003 60.16 1.78 -0.091132021 0.008305045 -0.000756856 6.89738E-05
24 2004 85.81 1.93 0.063098149 0.003981376 0.000251217 1.58514E-05
25 2005 56.90 1.76 -0.115276367 0.013288641 -0.001531866 0.000176588
26 2006 80.95 1.91 0.037776915 0.001427095 5.39113E-05 2.0366E-06
27 2007 87.59 1.94 0.072025046 0.005187607 0.000373638 2.69113E-05
28 2008 69.60 1.84 -0.027814681 0.000773656 -2.1519E-05 5.98544E-07
29 2009 55.77 1.75 -0.124052945 0.015389133 -0.001909067 0.000236825
30 2010 69.49 1.84 -0.028503600 0.000812455 -2.31579E-05 6.60083E-07
31 2011 58.68 1.77 -0.101955372 0.01 -0.001059816 0.000108054
32 2012 58.08 1.76 -0.106419865 0.011325188 -0.001205225 0.00012826
33 2013 73.47 1.87 -0.004300319 1.84927E-05 -7.95247E-08 3.41982E-10
34 2014 61.88 1.79 -0.078874884 0.006221247 -0.0004907 3.87039E-05
35 2015 65.72 1.82 -0.052734027 0.002780878 -0.000146647 7.73328E-06
36 2016 65.33 1.82 -0.055319953 0.003060297 -0.000169295 9.36542E-06
Jumlah 2740.21 0.000 0.33453 0.01616 0.00753
Rata - Rata 76.117
Standard Deviasi 18.13278158 Jumlah data (n) = 36
Rata - Rata log X 1.87

Setelah melakukan perhitungan seperti pada Tabel 6 di atas, maka dilakukan perhitungan untuk
mendapatkan nilai standard deviasi pada Log, perhitungan koefisien skewness (Cs) serta perhitungan
curah hujan rencana seperti pada contoh perhitungan dibawah ini.

Standard Deviasi Tabel 7 Kemencengan Nilai Skewness

S log X = 0.097765

Koefisien Skewness

Cs = 0.5
Koefisien Kurtosis

Ck = 2.721
Dengan koefisien Skewness = 0,5 maka
dengan melihat pada tabel kemencengan
nilai Skewness, diperoleh nilai K seperti
pada Tabel 8.

6
Tabel 8 Frekuensi Untuk Distribusi Log Pearson III

Periode
K
Ulang (T)
2 -0.083
5 0.808
10 1.323
25 1.910
50 2.311
100 2.686

Selanjutnya dapat dihitung hujan rencana dengan periode ulang (T), sebagai berikut :

Untuk periode ulang 100 tahun :

𝐿𝑜𝑔 𝑋𝑇 = 𝐿𝑜𝑔 𝑋 + (𝐾. 𝑆 log 𝑋)

Log X 100 = 𝐿𝑜𝑔 𝑋 + (𝐾. 𝑆 log 𝑋)

Log X 100 = 1,87 + (2,686 x 0,09777) = 2,133

X 100 = 135,84 mm

Perhitungan selanjutnya terdapat pada Tabel 9

Tabel 9 Perhitungan Distribusi Hujan dengan Log Pearson III

Periode Xt
K log Xt
Ulang (T) (mm)
2 -0.083 1.862 72.83
5 0.808 1.949 89.00
10 1.323 2.000 99.94
20 1.910 2.057 114.06
50 2.311 2.096 124.84
100 2.686 2.133 135.84

5. Uji Kesesuaian

Untuk menentukan kesesuaian distribusi frekuensi dari contoh data terhadap fungsi distribusi
peluang yang diperkirakan dapat mewakili distribusi frekuensi tersebut, maka diperlukan pengujian
parameter. Uji parameter yang dilakukan dalam analisis kali ini adalah uji parameter :
 Uji Chi Kuadrat
 Uji Smirnov – Kolmogorov

Uji Chi Kuadrat

Uji chi-kuadrat digunakan untuk menentukan apakah persamaan distribusi peluang yang telah dipilih
dapat mewakili dari distribusi statistik sampel data yang dianalisis. Pengambilan keputusan uji ini
menggunakan parameter X2, oleh karena itu disebut dengan uji Chi-Kuadrat.

7
Perhitungan :

Banyak Data = 36

Jumlah Sub kelompok = 1 + 3,322 log 𝑛

= 1 + 3,322 log (36)

= 6,17 ≈ 6
𝑃𝑒𝑟𝑖𝑛𝑔𝑘𝑎𝑡
Menghitung peluang curah hujan : Peluang = 1+𝑛

Tabel 10 Peluang Curah Hujan

CH rata-rata
No Tahun Peringkat Peluang
X (mm)
1 1981 94.56 1 0.0
2 1982 65.64 2 0.1
3 1983 82.04 3 0.1
4 1984 93.56 4 0.1
5 1985 116.17 5 0.1
6 1986 70.05 6 0.2
7 1987 52.55 7 0.2
8 1988 59.40 8 0.2
9 1989 63.88 9 0.2
10 1990 100.28 10 0.3
11 1991 77.00 11 0.3
12 1992 94.58 12 0.3
13 1993 65.57 13 0.4
14 1994 84.75 14 0.4
15 1995 76.34 15 0.4
16 1996 91.10 16 0.4
17 1997 102.07 17 0.5
18 1998 89.78 18 0.5
19 1999 60.99 19 0.5
20 2000 67.36 20 0.5
21 2001 55.00 21 0.6
22 2002 128.17 22 0.6
23 2003 60.16 23 0.6
24 2004 85.81 24 0.6
25 2005 56.90 25 0.7
26 2006 80.95 26 0.7
27 2007 87.59 27 0.7
28 2008 69.60 28 0.8
29 2009 55.77 29 0.8
30 2010 69.49 30 0.8
31 2011 58.68 31 0.8
32 2012 58.08 32 0.9
33 2013 73.47 33 0.9
34 2014 61.88 34 0.9
35 2015 65.72 35 0.9
36 2016 65.33 36 1.0

8
Telah diketahui dari perhitungan sebelumnya bahwa nilai rata- rata dan standard deviasi dari data
curah hujan diatas adalah berturut – turut 76,117 dan 18,13278.

Menentukan derajat kebebasan :


DK = K – ( P+1 )
Dimana : K = banyak kelas / sub group
P = banyaknya keterikatan atau banyaknya parameter. Untuk sebaran Chi kuadrat
ditetapkan nilainya = 2
DK = 6 – ( 2+1 ) = 3
Berdasarkan nilai kritis untuk uji Chi-kuadrat maka untuk derajat nyata tertentu dengan α = 5%,
melalui tabel chi kuadrat didapatkan nilai X2 teoritis = 7,815

Tabel 11 Hubungan Antara Derajat Kebebasan dan Nilai α

Besarnya peluang untuk tiap sub – grup adalah :

Tabel 12 Peluang Untuk Tiap Sub - Grup


𝑋 = 𝑅𝑎𝑡𝑎 − 𝑟𝑎𝑡𝑎 + (𝐾 × 𝑆)
Sub group Peluang K X Peluang = 1 – P sub group
S = Standar deviasi
1. P≤ 0.2 0.8 -0.84 60.89
2. P≤ 0.3 0.7 -0.52 66.69
3. P≤ 0.5 0.5 0.00 76.12
4. P≤ 0.6 0.4 0.25 80.65
5. P≤ 0.8 0.2 0.84 91.35
6. P≤ 1.0 0.0 3.09 132.1474

Untuk menentukan nilai K, berdasarkan pada Tabel Nilai Reduksi Gauss.


9
Tabel 13 Nilai Variabel Reduksi Gauss

Peluang K
0.999 -3.05
0.995 -2.58
0.99 -2.33
0.95 -1.64
0.9 -1.28
0.8 -0.84
0.75 -0.67
0.7 -0.52
0.6 -0.25
0.5 0
0.4 0.25
0.3 0.52
0.25 0.67
0.2 0.84
0.1 1.28
0.05 1.64
0.02 2.05
0.01 2.33
0.005 2.58
0.002 2.88
0.001 3.09

Setelah nilai X didapatkan, maka nilai X diposisikan sesuai interval sub kelompok, kemudian
dilakukan perhitungan nilai Oi dan Ei. Hasil perhitungan uji Chi-kuadrat dapat dilihat pada tabel
dibawah ini.

Tabel 14 Perhitungan Uji Chi-Kuadrat Log Pearson III

No Nilai Batas Oi Ei (Oi-Ei)2 X2


1 Batas 1 X≤ 60.89 7 6.00 1.00 0.167
2 Batas 2 60.89 <X≤ 66.69 7 6.00 1.00 0.167
3 Batas 3 66.69 <X≤ 76.12 6 6.00 0.00 0.000
4 Batas 4 76.12 <X≤ 80.65 2 6.00 16.00 2.667
5 Batas 5 80.65 <X≤ 91.35 7 6.00 1.00 0.167
6 Batas 6 91.35 <X 7 6.00 1.00 0.167
Jumlah 36 36.00 20.0 3

Oi = Jumlah nilai pengamatan


∑ 𝑂𝑖
Ei = Jumlah nilai teoritis = 𝐺
2 (𝑂𝑖−𝐸𝑖 )2
X = 𝐸𝑖
Dari tabel diatas diperoleh nilai X2 = 1 .Berdasarkan nilai kritis untuk uji Chi-kuadrat maka dengan α
= 5% diperoleh nilai X2 = 7,815. Dari perhitungan didapat : X2 teoritis > X2 dengan 7,815 > 3 .
Sehingga metode distribusi Log Pearson III dapat digunakan.

10
Uji Smirnov – Kolmogorov
Pengujian dengan metode ini bertujuan untuk menyaring metode distribusi yang telah lolos dari uji
kesesuaian distribusi frekuensi dengan metode Chi-Kuadrat. Sebelum melakukan perhitungan,
terlebih dahulu data curah hujan diurutkan dari yang terkecil ke terbesar.
n = 36
X rata 2 = 76.12
Log X rata 2 = 1.87
S = 18.132782
S Log X = 0.0977653

𝑚
𝑃 (𝑥) = Dengan m = peringkat
𝑛+1

𝑃 (𝑥 <) = 1 − 𝑃(𝑥)
𝑚
𝑃 ′ (𝑥) =
𝑛−1
𝑃′ (𝑥 <) = 1 − 𝑃′(𝑥)

Perhitungan uji Smirnov-Kolmogorof dapat dilihat pada tabel dibawah ini.

Tabel 15 Uji Smirnov-Kolmogorof Distribusi Log Pearson III


CH rata-
Peringkat P(x) = m/(n+1) P(x<) f(t) P'(x) P'(x<) D
No rata
X (mm) a b c = b/(n + 1) d=1-c e = (a-Xrat)/S f g=1-f h = g-d
1 52.55 1.0 0.03 0.97 1.02 0.0286 0.97 -0.0015
2 55.00 2.0 0.05 0.95 -0.58 0.0571 0.94 -0.0031
3 55.77 3.0 0.08 0.92 0.33 0.0857 0.91 -0.0046
4 56.90 4.0 0.11 0.89 0.96 0.1143 0.89 -0.0062
5 58.08 5.0 0.14 0.86 2.21 0.1429 0.86 -0.0077
6 58.68 6.0 0.16 0.84 -0.33 0.1714 0.83 -0.0093
7 59.40 7.0 0.19 0.81 -1.30 0.2000 0.80 -0.0108
8 60.16 8.0 0.22 0.78 -0.92 0.2286 0.77 -0.0124
9 60.99 9.0 0.24 0.76 -0.67 0.2571 0.74 -0.0139
10 61.88 10.0 0.27 0.73 1.33 0.2857 0.71 -0.0154
11 63.88 11.0 0.30 0.70 0.05 0.3143 0.69 -0.0170
12 65.33 12.0 0.32 0.68 1.02 0.3429 0.66 -0.0185
13 65.57 13.0 0.35 0.65 -0.58 0.3714 0.63 -0.0201
14 65.64 14.0 0.38 0.62 0.48 0.4000 0.60 -0.0216
15 65.72 15.0 0.41 0.59 0.01 0.4286 0.57 -0.0232
16 67.36 16.0 0.43 0.57 0.83 0.4571 0.54 -0.0247
17 69.49 17.0 0.46 0.54 1.43 0.4857 0.51 -0.0263
18 69.60 18.0 0.49 0.51 0.75 0.5143 0.49 -0.0278
19 70.05 19.0 0.51 0.49 -0.83 0.5429 0.46 -0.0293
20 73.47 20.0 0.54 0.46 -0.48 0.5714 0.43 -0.0309
21 76.34 21.0 0.57 0.43 -1.16 0.6000 0.40 -0.0324
22 77.00 22.0 0.59 0.41 2.87 0.6286 0.37 -0.0340
23 80.95 23.0 0.62 0.38 -0.88 0.6571 0.34 -0.0355
24 82.04 24.0 0.65 0.35 0.53 0.6857 0.31 -0.0371

11
Lanjutan . .

25 84.75 25.0 0.68 0.32 -1.06 0.7143 0.29 -0.0386


26 85.81 26.0 0.70 0.30 0.27 0.7429 0.26 -0.0402
27 87.59 27.0 0.73 0.27 0.63 0.7714 0.23 -0.0417
28 89.78 28.0 0.76 0.24 -0.36 0.8000 0.20 -0.0432
29 91.10 29.0 0.78 0.22 -1.12 0.8286 0.17 -0.0448
30 93.56 30.0 0.81 0.19 -0.37 0.8571 0.14 -0.0463
31 94.56 31.0 0.84 0.16 -0.96 0.8857 0.11 -0.0479
32 94.58 32.0 0.86 0.14 -0.99 0.9143 0.09 -0.0494
33 100.28 33.0 0.89 0.11 -0.15 0.9429 0.06 -0.0510
34 102.07 34.0 0.92 0.08 -0.79 0.9714 0.03 -0.0525
35 116.17 35.0 0.95 0.05 -0.57 1.0000 0.00 -0.0541
36 128.17 36.0 0.97 0.03 -0.60 1.0286 -0.03 -0.0556

Dari perhitungan diatas didapatkan D max = - 0, 0015.


Dengan nilai α = 0,05 dan jumlah data (n) = 36, maka nilai D0 dapat diketahui dengan melihat dari
tabel Nilai kritis D0 untuk uji Smirnov-Kolmogorov
Tabel 16 Nilai kritis Do Untuk Uji Smirnov-Kolmogorov

Interpolasi :
Y= Y1 + (X - X1)
(Y2 - Y1)
(X2 - X1)
( 36 - 30 )
Y = 0.24 + ( 0.23 - 0.24 )
( 35 - 30 )

Y = 0,228

Melalui perhitungan interpolasi diatas ,


diketahui bahwa nilai D0 adalah 0,228.

Karena D max < D0 dengan - 0, 0015 <


0,228 maka uji Distribusi Log Pearson III
dapat digunakan.

6. Hidrograf Satuan Sintetis Nakayasu


Perhitungan banjir rencana pada pekerjaan ini dihitung menggunakan Metode Hidrograf Nakayasu
dengan menghitung periode ulang Q20 tahun, Q50 tahun, dan Q100 tahun.
Luas DAS (A) = 333.3 km²
Panjang Sungai (L) = 58.10 km
Koef. Pengaliran ( C ) = 0.70
α =2
Ro =1 mm

12
Daerah pengaliran biasa α = 2
Bagian naik hidrograf yang lambat dan bagian menurun yang cepat α = 1,5
Bagian naik hidrograf yang cepat dan bagian menurun yang lambat α = 3

Tabel 17 Koefisien Pengaliran

Kondisi DAS Angka Pengaliran


Bergunung 0.75 - 0.9
Pegunungan Tersier 0.7 - 0.8
Sungai dengan tanah dan hutan di bagian atas dan
0.5 - 0.75
bawahnya
Tanah berelief berat dan berhutan 0.5 - 0.75
Tanah dasar yang ditanami 0.45 - 0.6
sawah waktu diairi 0.7 - 0.8
Sungai bergunung 0.75 - 0.85
Sungai dataran 0.45 - 0.75
Sumber : Soewarno, 1997

Tabel 18 Perhitungan Distribusi Hujan Jam-Jaman

Jam Distribusi
Rt'
ke T Hujan (%)
1 0.585 58.5%
2 0.152 15.2%
3 0.107 10.7%
4 0.085 8.5%
5 0.072 7%

Tabel 19 Perhitungan Distribusi Hujan Efektif

CH Rencana R2th R5th R10th R20th R50th R100th


72.83 89.00 99.94 114.06 124.84 135.84
Rn 50.98 62.30 69.96 79.84 87.39 95.08
T
Distribusi Hujan Jam-Jaman (mm)
(Jam)
1 0.585 29.81 36.43 40.91 46.69 51.10 55.61
2 0.152 7.75 9.47 10.63 12.14 13.28 14.45
3 0.107 5.44 6.64 7.46 8.51 9.32 10.14
4 0.085 4.33 5.29 5.94 6.78 7.42 8.07
5 0.072 3.65 4.47 5.01 5.72 6.26 6.82

Perhitungan Hidrograf Satuan Sintetik Nakayasu

13
Tg = 0.4 + 0.058 x L
= 0.4 + ( 0.058 x 58.10 )
= 3.7698 jam

Tr = 0.75 x Tg
= 2.8274 jam

Tp = Tg+ ( 0.8 x T r )
= 3.7698 + ( 0.8 x 2.8274 )
= 6.032 jam

T 0,3 = α x Tg
= 2x 3.7698
= 7.5396 jam

Qp =

0.70 x 333.34 x 1
=
3,6 (0.3 x 6.032 + 7.5396 )
= 4.1597 m3/det

14