Anda di halaman 1dari 110

TUGAS MAKALAH

ALAT KESEHATAN

DISUSUN OLEH :
AHMAD RINALDI
IZZA ISMAH
NURDINA PUTRI
RESTU HIFZIATI UMMI
SEPFIRA INDRIANI
SYARIFAH LINDRA CITRA
YOLA MARINA DWI PUTRI

DOSEN PENGAJAR :
ERNIZA PRATIWI,M.FARM,Apt.

PROGRAM STUDI FARMASI


SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI RIAU
2017
Kata pengantar

Segala puji dan syukur kami panjatkan kepada Allah SWT, karena atas berkat dan
limpahan rahmat-Nya kami dapat menyelesaikan sebuah makalah dengan tepat waktu. Berikut
ini kami mempersembahkan sebuah makalah dengan judul “ Alat – alat kesehatan ” yang
dipersembahkan sebagai salah satu penilaian pada mata kuliah Alat kesehatan Dalam
penyusunan makalah ini, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah
membantu dalam penyusunan makalah ini. Tidak lupa kami juga mengucapkan terima kasih
kepada Ibu Erniza Pratiwi M.FARM,Apt selaku dosen mata kuliah Alat kesehatan yang telah
membimbing kami dalam menyelesaikan makalah ini.

Kendala yang kami hadapi dalam penulisan makalah ini yaitu , kami belum pernah melihat
secara langsung semua alat kesehatan. Namun setelah membaca beberapa artikel tentang alat
– alat kesehatan, penulis menyadari bahwa makalah yang kami susun ini, masih banyak
kekurangan dan kelemahan karena makalah ini disusun atas dasar pengembangan penalaran
kami sendiri yang berpedoman pada sumber-sumber informasi yang ada di internet dan buku.
Selain itu juga mengingatkan kami masih berstatus mahasiswa semester awal yang masih
kurang pengalaman dan pengetahuan. Walaupun demikian penulis mengharapkan makalah ini
bermanfaat bagi kita semua.

Pekanbaru, 13 Mei 2017

Penulis

I
Daftar isi
kata pengantar...........................................................................................................i
daftar isi ...................................................................................................................ii
BAB I PENDAHULUAN........................................................................................1
A. Latar belakang..............................................................................................1
B. Rumusan masalah.........................................................................................1
C. Tujuan penelitian..........................................................................................1
BAB II PEMBAHASAN..........................................................................................2
D. Alat bedah ....................................................................................................3
E. Suturing instrument set.................................................................................4
F. Alat perlengkapan RS...................................................................................5
G. Hospital linen wears......................................................................................6
BAB III PENUTUP..................................................................................................12
H. Kesimpulan...................................................................................................12
I. Daftar pustaka...............................................................................................13
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Alat kesehatan (UU RI no 36 Tahun 2009 tentang kesehatan) adalah instrumen, aparatus,
mesin, implant yang mengandung obat, yang digunakan untuk mencegah, mendiagnosa,
menyembuhkan dan meringankan penyakit, merawat orang sakit serta memulihkan
kesehatan pada manusia dan atau untuk membentuk struktur dan memperbaiki fungsi
tubuh.

B. Rumusan Masalah
Bagaimana pengertian Teori AlKes, penggolongan dan penempatan serta fungsi dari
alat – alat kesehatan.

C. Tujuan
Agar mahasiswa/i dapat mengerti dan memahami tentang Alat – alat kesehatan yang
digunakan dalam praktek dan dapat memahami tentang teori alkes.
BAB II
PEMBAHASAN
A. ALAT BEDAH
Alat bedah merupakan alat medis yang di gunakan dalam proses pembedahan yang
biasa di gunakan pada hewan, manusia dan sebagainya guna dalam proses penyembuhan
penyakit dan pengangkatan benda-benda asing yang merugikan tubuh
Jenis-jenis alat bedah :
1. Scalpel
2. Gunting
3. Forceps
4. Needle holders
5. Probes
6. Dilators
7. Retractors
8. Curettes
9. Pelvimeter
10. Cranioplast
11. Trocars

1. Scalpel
Scalpel merupakan pisau yang biasa digunakan untuk operasi
terdiri dari 2 bentuk :
a. Pointed (tumpul)

b. Bellied (tajam)

Dalam beberapa literatur ada yang menyebut scalpel dengan nama bistoury atau bistouries.
Ada literatur yang menyatakan perbedaan antara scalpel dengan bistoury, dimana yang
dimaksud dengan scalpel adalah pisau operasi yang bellied, sedangkan yang pointed maupun
probe pointed disebut bistouries.
Selain scalpel diatas, ada pula istilah-istilah :
a. Scalpel blade (pisaunya saja tanpa pegangan)

b. Scalpel handle (pegangannya saja tanpa pisau)

2. Gunting
Gunting adalah suatu alat yang digunakan untuk memotong sesuatu barang atau suatu
benda. Dalam bahasa inggris disebut scissors, dalam bahasa belanda disebut schaar/scharen,
sedangkan dalam bahasa jerman disebut scheren.
Terbagi dalam beberapa macam :
a. Bandage scissors
Dalam bahasa belanda : verbandschaar
Kegunaan : untuk menggunting perban atau gas
b. Ligature scissors
Nama lain : stitch scissors
Kegunaan : untuk menggunting jahitan luka-luka. Umumnya ujung gunting yang satu
melengkung berupa setengah lingkaran.

c. Surgical scissors
Nama lain : Gunting operasi
Kegunaan : gunting yang digunakan dalam pembedahan

d. Dissecting scissors
Kegunaan : memotong jaringan-jaringan tubuh untuk keperluan pelajaran praktek
e. Untuk keperluan obstetrik
ada 2 macam, yaitu :
I. umbilical cord scissors digunakan untuk memotong pusar bayi

II.Episiotomy scissors digunakan untuk memotong vulva diwaktu melahirkan bayi,


untuk mencegah robeknya dinding perineum, yaitu antara anus dan bagian bawah
vagina

f. Lain-lain
termasuk dalam golongan ini adalah diantaranya:
I. Vessel scissors digunakan untuk menggunting pembuluh-pembuluh, karena itu
ujungnya selalu runcing, lancip

II. Rectal scissors digunakan untk menggunting rectum

3. Forceps
Forceps adalah suatu alat yang terdiri dari 2 keping yang saling berhadapan, yang dapat
dikontrol (dapat dijepit & dilepaskan) oleh pegangan atau oleh tekanan langsung pada keping-
keping tersebut. Digunakan untuk menjepit, memegang sesuatu. Tergantung dari macam benda
yang dijepit, maka dibuat bermacam-macam forceps, yaitu :
a. pinset
b. klem
c. tang
a. Pinset
golongan pinset ini terbagi dalam beberapa bagian, diantara nya:
I. anatomische pincet atau pinset anatomi
dalam bahasa inggris dikenal dengan nama thumb forceps atau dissecting forceps
ciri-ciri : bagian dalam kedua belah ujungnya bergaris-garis horizontal. Ada yang lurus
dan ada yang bengkok (curved)

II. Chirurgische pincet atau pinset operasi atau surgical forceps.


Nama lain : tissue forceps

III.Pinset special
tergolong pinset spesial menurut katalog aesculap adalah :
- tumor & vessel forceps.
- intestinal forceps

- lung dissecting forceps


- hypophyseal forceps

IV. Cilia pincet


cilia pincet adalah pinset untuk menjepit dan mencabut rambut. Ada yang menyebutnya
dengan nama epilation & entomological forceps

V. Micro-suture tying forceps


pinset ini digunakan untuk mengikat benang jahit. Kedua ujungnya runcing dan
langsing

VI.Splinter forceps
ada 2 macam yaitu yang berupa pinset maupun berupa tang. Ciri-ciri : kedua ujung
forceps ini runcing dan berupa ujung tombak. Digunakan untuk mencabut pecahan-
pecahan, kepingan-kepingan apapun yang menancap dipermukaan kuliat tubuh

VII. Pinset telinga


dalam bahasa belanda disebut oor-pincet, sedangkan dalam bahasa inggris ear forceps.
Digunakan untuk mengambil keluar benda-benda asing dari dalam rongga telinga
VIII. Pinset agrave
dalam bahasa inggris disebut suture clip applying forceps. Digunakan untuk menjepit
clip pada luka-luka sehingga luka itu tidak terbuka

IX. Steriliseer pincet


pinset ini digunakan untuk menjepit sesuatu benda yang mau disterilisir. Apabila benda
yang mau dijepit besar dan berat maka digunakan alat yang disebut steriliseer-tang atau
sterilizer forcep.
c. Klem
klem atau clamp adalah suatu alat untuk menjepit (memegang dan menekan) sesuatu benda.
Ada beberapa macam :
I. arterie-klem
dalam bahasa inggris dikenal dengan nama artery forceps, hemostatic forceps,
hysterectomy forceps (dalam gynecologi), tongue forceps (arteriklem model spesial)

II.Bulldog-clamp
bulldog clamp ini tergolong arterie-klem atau hemostatic forcep karena gunanya adalah
untuk menjepit luka agar darah tidak mengalir keluar
III. Peritoneum-klem
klem ini dalam bahasa inggris disebut peritoneum forcep. Peritoneum artinya selaput
perut

IV. Hysterektomie-klem
dalam bahasa dikenal dengan nama hysterectomy forceps. Alat ini digunakan dalam
gynekologi untuk menjepit dalam pembedahan uterus

V. doek-klem
dalam bahasa inggris disebut towel-clamps. Digunakan untuk menjepit kain terutama
kain operasi, yaitu kain linnen yang tengahnya berlobang yang diletakkan diatas tubuh
yang mau dioperasi
VI. Circumsion clamp
klem ini mempunyai bentuk spesifik dan cara menjepitnya pun berbeda yaitu dengan
cara memutar mur bersayap. Alat ini digunakan untuk menyunati kulit luar kelamin
laki-laki

VII. Abdominal-clamps
klem yang digunakan untuk menjepit bagian dalam isi perut

VIII. Umbilical cord clamp


alat ini digunakan untuk menjepit tali pusar bayi

c. Tang
I.Koorntang
dalam bahasa inggris : dressing forceps, koorntang atau korentang
digunakan untuk menjepit dan mengangkat alat-alat bedah dari dalam instrumen-bak
II.Steriliseer tang
dalam bahasa inggris : sterilizer forceps atau sterilizing forceps
kegunaan : untuk menjepit dan mengangkat alat-alat yang disterilisir, terutama yang
bulat dan agak berat

III. Tong-tang
dalam bahasa inggris : tongue forceps
kegunaan : untuk menjepit lidah agar terjulur keluar dan tidak mengganggu pernafasan
disaat pemberian sonde melalui tenggorokan

IV. Kogel-tang
dalam bahasa inggris : bullet forceps
kegunaan : untuk menjepit dan mengangkat organ, juga benda-benda asing dalam
tubuh, termasuk peluru
V. Knabbel-tang
dalam bahasa inggris : bone rongeurs
kegunaan : untuk memotong tulang, terutama tulang jari tangan dan kaki

VI. Verlos-tang
dalam bahasa inggris : obstetrical fprceps atau midwifery forceps
kegunaan : untuk membantu persalinan yang ada kelainannya

VII. Abortus-tang
dalam bahasa inggris : placenta and ovum forceps
kegunaan : untuk keperluan pengguguran kandungan
VIII. Haken-tang
dalam bahasa inggris : vulsellum forceps
kegunaan : untuk keperluan pengguguran kandungan

IX. Uterus-tang
dalam bahasa inggris : uterine holding forceps atau uterine elevating forceps
kegunaan : untuk mengangkat uterus

X. Tampon-tang
dalam bahasa inggris : uterine dressing forceps
kegunaan : umtuk membantu memasukkan tampon kedalam vagina maupun
mengeluarkannya lagi
XI. Suture forceps
dikenal dengan nama suture clip applying forceps atau agraver pincet
kegunaan : untuk menjepit luka-luka terbuka

ALAT – ALAT BEDAH


1. Pisau Bedah (Scalpel)
Scalpel merupakan instrument untuk memotong jaringan. Mata pisau
yang tajam memungkinkan untuk dilakukannya pemisahan jaringan dengan trauma sekecil
mungkin terhadap jaringan sekitarnya. Scalpel terdiri atas 2 bagian, yaitu gagang dan mata
pisau. Pada pisau model lama mata pisau dang gagang bersatu, sedangkan pada model baru
mata pisau dapat dilepas dan diganti dengan yang baru.

Scalpel

Scapel Blade
Scapel Handle

2. Gunting

Gunting merupakan instrumen yang digunakan untuk memotong jaringan, benang dan balutan
luka. Gunting yang lurus digunakan untuk pekerjaan pada bagian permukaan, sedangkan yang
melengkung digunakan untuk bagian dalam luka. Pada umumnya yang digunakan untuk
memotong adalah bagian distal dari mata gunting, untuk menghindari rusaknya struktur vital
makan gunting tidak boleh ditutup kecuali bila ujung mata guntingnya dapat di lihat dengan
jelas.

a. Bandage scissors digunakan untuk menggunting perban, atau gaas/kassa.

Bandage scissors

b. Surgical scissors,gunting yang digunakan dalam pembedahan

Surgical scissors
UNTUK KEPERLUAN OBSTETRIK :
a. Umbillical cord scissorors,digunakan untuk memotong tali pusar bayi.

Umbillical cord scissorors

b. Episiotomy scissors, untuk obstetrik, digunakan untuk memotong vulva


(alat kelamin wanita) saat melahirkan, untuk mencegah robeknya dinding
perineum, yaitu antara anus dan bagian bawah vagina.

Episiotomy scissors

3. Forceps
Suatu alat yang terdiri dari 2 keping yang saling berhadapan , yagn dapat
dikontrol dapat dijepitkan dan dilepaskan, oleh pegangan atau tekanan
langsung pada keping – keping tersebut.
a. Pinset
- Pinset anatomi, ada yagn lurus, ada yang bengkok.kedua belah ujungnya
bergaris – garis horizontal.
Pinset anatomi

- Pinset operasi :ujung keduanya bergigi, untuk menjepit pada saat operasi.
Sering disebut chirurgische

Pinset operasi

b. Klem ( Clamp)
Alat ini digunakan terutama untuk memegang jaringan dan memungkinkan
untuk melakukan traksi. Permukaan yang berhadapan dari tiap kepala
forceps berfariasi tergantung dari tujuan yang spesifik. Semuanya
mempunyai lubang untuk jari dan sistem pengunci.
- Klem arteri
Memiliki dua bentuk yaitu lurus dan belok. Penggunaanya adalah untuk melakukan
hemostasis, penting untuk menghentikan pendarahan selama operasi. Klem ini digunakan
untuk jaringan yang tipis dan lunak. Selain itu juga dibagi atas atraumatik dan traumatik.

Klem arteri
- Towel clamp (doek clamp)
Towel clamp merupakan clamp pemegang dengan ujungnya yang runcing
untuk menahan tepi handuk/ doek pada tempatnya. Berguna untuk
menjepit kain operasi juga untuk memegang tulang coste ketika dilakukan
traksi eksternal pada dinding dada.
doek clamp

c. TANG
Koorntang/Dressing forceps, digunakan untuk menjepit, atau
mengangkat alat – alat bedah dari dalam bak instrumen.

Kogel tang : menjepit & mengangkat organ/jaringan tubuh juga benda


benda asing dalam tubuh termasuk Paku
Suture Forcespsi, di gunakan untuk menjepit luka yang terbuka
Alat-alat Bedah
1. Scalpel (Beld.) Bistoury/ Bistouries (Ing.) Pisau operasi (Ind.)
Istilah lain yaitu :
a. Scalpel Blade : pisau operasi
Fungsi : pembedahan

b. Scalpel Handel pegangan pisau operasi


Fungsi : pegangan pisau operasi
2. Gunting
Gunting merupakan alat untuk memotong. Jenis-jenis gunting antara lain :
a. Bandage Scissors (Ing.) Verbandschaar (Beld.) gunting verband atau Gaas
Fungsi : memotong verband atau kain kasa
b. Surgical Scissors gunting operasi
Fungsi : gunting untuk pembedahan
c. Dissecting Scissors
Fungsi : gunting untuk memotong jaringan tubuh untuk keperluan praktek.

3. Forceps
Forceps merupakan alat yang terdiri dari 2 keping yang saling berhadapan yang dapat
dikontrol (dijepitkan dan dilepaskan) yang digunakan untuk menjepit atau memegang benda.
a. Thumb Forceps atau Dissecting Forceps (Ing.) Anatomische pinset (Beld.) Pinset anatomis
(Ind.).
Ciri-ciri : bagian dalam kedua belah ujungnya bergaris-garis horisontal.
b. Surgical Forceps atau Tissue Forceps (Ing.) Chirrurgical pinset (Beld.) pinset operasi.
Ciri-ciri : ujung piset keduanya bergigi.
c. Cilia pinset atau Cilia Forceps
Fungsi : untuk menjepit/ mencabut rambut.
d. Suture Clip Applying Forceps ataut Pinset Agrave
Fungsi : untuk menjepitkan clip pada luka sehingga luka tidak terbuka.
e. Klem
Klem atau Clamp adalah alat untuk menjepit (memegang dan menekan) suatu benda.
Jenis-jenis klem antara lain :
a) Arterie klem (Beld.) Artery Forceps (Ing.)
Arteri klem tergolong alat seperti pegangan gunting dengan cantelan.
Fungsi : untuk menjepit pembuluh darah arteri.
Arteri klem dapat digolongkan ke dalam dua bagian
Kocher : ujungnya bergigi
Pean : ujungnya tidak bergigi

b) Peritoneum forceps
Fungsi : untuk menjepit jaringan selaput perut.

4. Needle Holders (Ing.) Naald Voerder (Beld.)Fungsi : untuk menjepit jarum jahit
(hechtnaald) serta menjahit luka terbuka seperti luka kecelakaan atau pembedahan.
5. Hecht Naald (Beld.) Surgical Needles atau Suture Needles (Ing.) jarum jahit
Fungsi : jarum untuk menjahit luka
Jenis-jenis jarum jahit
ujungnya bulat untuk menjahit otot
ujungnya segi tiga untuk menjahit kulit

6. Suture (Ing.) Benang Bedah


Benang bedah dapat dibagi ke dalam dua golongan yaitu :
a. Yang dapat diabsorbsi jaringan tubuh.
Menurut bahannya terdiri dari :
Collagen yang berasal dari jaringan usus sapi, sub mukosa kambing, usus kucing. Sampai
sekarang disebut Catgut (usus kucing)
Catgut dapat dibagi ke dalam dua bagian yaitu :
- Catgut Plain
- Catgut Chromic
Catgut Chromic adalah Catgut Plain yang dilapisi oleh chromium sehingga daya kekuatan
mengikatnya lebih lama.
Polygiactin 910 conrtoh : Vicryl
Polygiactin acid conrtoh : Dexon
b. Yang tidak diabsorbsi tubuh.
Jenisnya yaitu :
Linen dari rami
Sutera, dalam bahasa Belanda : Zijde Dalam Bahasa Inggris Silk
Polyamide (Nylon)
ALAT – ALAT BEDAH

I. SCALPEL

Scalpel, pisau operasi, yang bentuknya ada dua macam, ujungnya runcing, tajam dan bentuk convek.
Nah…yang ini bentuk konveks. Pisaunya saja tanpa pegangan disebut scalpel blade, sedangkan
pegangan disebut handle scalpel

***********************************************************************

II. GUNTING

Bandage scissors, digunakan untuk menggunting perban, atau gaas/kassa.

**************************************************************
Surgical scissors,gunting yang digunakan dalam pembedahan

************************************************************************

UNTUK KEPERLUAN OBSTETRIK :

A. Umbillical cord scissorors,digunakan untuk memotong tali pusar bayi.

*********************************************************
B. Episiotomy scissors, untuk obstetrik, digunakan untuk memotong vulva (alat kelamin wanita) saat
melahirkan, untuk mencegah robeknya dinding perineum, yaitu antara anus dan bagian bawah
vagina.

***********************************************************************

III. FORCEPS

suatu alat yang terdiri dari 2 keping yang saling berhadapan , yagn dapat dikontrol dapat dijepitkan
dan dilepaskan, oleh pegangan atau tekanan langsung pada keping – keping tersebut.

A. pinset

Pinset operasi :ujung keduanya bergigi, untuk menjepit pada saat operasi. Sering disebut
chirurgische

****************************************************************************
Pinset anatomi, ada yagn lurus, ada yang bengkok.kedua belah ujungnya bergaris – garis
horizontal.b. Klem/clamp

adalah suatu alat untuk menjepit (memegang/menekan) sesuatu benda. klem tersebut bisa berupa
jepitan yang penggunaannya adalah dengan cara menekan langsung pada kedua keping dengan
menggunakan jempol dan jari telunjuk, ada juga yagn penggunaannya memakai pegangan seperti
alat gunting dengan adanya cantelan sehingga bila terkunci tidak bisa terbuka kembali, ada juga
yangdijepit dengan menggunakan alat mur bersayap yang diputar.

1. arteri clem
Kocher, termasuk dalam arteri klem, ujungnya bergigi berfungsi untuk memegang benang. yang

tidak bergigi ujungnya, disebut pean, untuk memegang jarum.

2. DOEK KLEM
Doek klem,alat yang digunakan untuk menjepit kain, terutama kain operasi, yaitu kain linen
yang tengahnya berlobang yang diletakkan diatas tubuh yang mau dioperasi

c. TANG
Koorntang/Dressing forceps, digunakan untuk menjepit, atau
mengangkat alat – alat bedah dari dalam bak instrumen.

***************************************************************

Kogel tang : menjepit & mengangkat organ/jaringan tubuh juga benda benda asing dalam tubuh
termasuk Paku

*************************************************************************
Suture Forcespsi, di gunakan untuk menjepit luka yang terbuka

**************************************************************

Needle Holder, untuk


menjepit jarum jahit serta menjahit luka terbuka, seperti luka bekas pembedahan. Ada yang
menjahitnya dari samping, ada pula yang menjahit dari muka. Untuk yang dari muka alatnya ada
lubang jarumnya dari ujungnya..

Hampir mirip dengan Koortang yang digunakan untuk menjepit dan mengangkat alat bedah dari
wadah, bedanya (untuk mudah mengingat aja), klo needle holder di gagangnya ada besi melintang
horizontal, tapi klo koortang tidak.
Suturing Instrumen Set
Adalah satu perangkat peralatan yang digunakan untuk keperluan
menjahit luka (hechting), terutama pada persalinan. Alat-alat tersebut
terdiri dari :
1. Gunting s/s 115 mm
2. Alat pemasang dan pencabut clip tipe Michel (clip applying dan
removing forceps)
3. Clip michel
4. Tissue forceps 13 cm
5. Scalpel Bellied
6. Needle Holder 14 cm type mathieu
7. Jarum Hechting (suturing needle)
Kesemuanya ditaruh dalam satu tempat kotak dari logam stainless
steel biasanya (metal case) : gambar yang menunjukkan suturing
instruments set dari Aesculap dengan nokatalog BN 800
Suturing instrument set terbagi menjadi :

1.SURGERY SET MINOR


2.PERINEORRAPHY SET
3.VENAE SECTIO SET
4.TRACHEA TPMY SET
5.LIVER BIOPSY SET
1. SURGERY SET MINOR
Surgery set minor adalah satu perangkat peralatan yang
digunakan untuk keperluan pembedahan(operasi) minimal.
Nama lain: pocket instrument set/klein chirurgisch bestek

fungsi: satu perangkat peralatan


yang digunakan untuk keperluan pembedahan /operasi minimal.
Alat-alat tersebut terdiri atas:
1. Scalpel handles no.4
2. Scalpel blades
3. Skin hook (=wound retractor)
4. Clip forceps type Michel
5. Suture needle
6. Needle holder type Mathieu/Mayo-hegar 15 cm
7. Leaf probe type Myrtle 13 cm
8. Double curette, sharp
9. Tissue forceps,13 cm
10. Hemostatic forceps 14 cm type Crile atau Kocher
11. Surgical scissors 13 cm
12. Dissecting forceps 13 cm
13. Splinter forceps 11,5 cm type Feilchenfeld clips Michel
14. Suture silk in alcohol
1. Scalpel Blade (pisau operasi) 2. Scalpel
Handle no.4

Fungsi: pisau operasi untuk pembedahan Fungsi:sebagai pegangan pisau operasi.

3.Skin hook(wound retractor) 4. Clip forceps type michel

Fungsi: sebagai pengait kulit. Fungsi: untuk menjepitkan clip


pada luka sehingga luka tidak
terbuka

5. Suture needle (Benang Bedah)


Yang dapat diabsorbsi jaringan tubuh :

Menurut bahannya terdiri dari :


• Collagen yang berasal dari jaringan usus sapi, sub mukosa kambing, usus kucing. Sampai
sekarang disebut Catgut (usus kucing).
• Catgut dapat dibagi ke dalam dua bagian yaitu :
- Catgut Plain
- Catgut Chromic. Catgut Chromic adalah Catgut Plain yang dilapisi oleh chromium sehingga daya
kekuatan mengikatnya lebih lama.
• Polygiactin 910 contoh : Vicryl
• Polygiactin acid contoh : Dexon

Yang tidak diabsorbsi tubuh :

Jenisnya yaitu :
• Linen dari rami
• Sutera, dalam bahasa Belanda : Zijde. Dalam Bahasa Inggris : Silk
• Polyamide (Nylon)

6. Needle holder type mathieu/mayo-hegar 15 cm

Fungsi: Untuk menjepit jarum jahit


(hechtnaald) serta menjahit luka terbuka seperti luka kecelakaan atau
pembedahan

7. Leaf probe type myrtle 13 cm

Fungsi: untuk mengukur dalamnya suatu rongga di tubuh

8. Double curette, sharp


Fungsi: alat untuk membersihkan rahim

9. Tissue forceps, 13 cm

Fungsi: Alat untuk menjepit jaringan /


organ.

10. Hemostatic forceps 14 cm type crile atau kocher

Fungsi: untuk menjepit


pembuluh darah kecil

11. Surgical scissors 13 cm


Fungsi: gunting yang
digunakan dalam pembedahan
12. Dissecting forceps 13 cm

Fungsi:Di
gunakan untuk menjepit jaringan lunak saat menjahit luka

13. Splinter forceps 11,5 cm type feilchenfeld clips michel

Fungsi: Untuk mencabut pecahan atau kepingan


apapun yang menancap di permukaan kulit tubuh

14. Suture silk in alcohol


Fungsi: sebagai benang jahit steril

2. Perineorraphy Set
Nama lain : Partus set, Verlos set atau Bidan set
Satu perangkat peralatan untuk keperluan obstetrik, persalinan dan biasanya dapat
dilengkapi dengan umbilical cord set.

Terdiri dari:

1. Dissecting forceps 14,5 cm


2. Tissue forceps 14,5 cm
3. Hemostatic forceps Pean&Kocher 14 cm
4. Gunting operasi (surgical scissors) 14,5 cm,lurus
5. Gunting bengkok Cooper B/B 14,5 cm
6. Gunting episiotomi 14,5 cm type Braun Stadler \
7. Needle holder 17 cm type Mathieu
8. Suture Needle
9. Suture silk
10. Catgut
11. Anesthesia cannulae 0,8 x 80 mm
12. Umbilical cord clamp type Collin
13. Umbilical cord scissors type Schumacher
1. Dissecting forceps 14,5 cm
Fungsi : untuk mengambil atau mengendalikan
jaringan dan yang lainnya ketika operasi atau pembedahan

2. Tissue forceps 14,5 cm

Fungsi : merupakan pinset operasi yang digunakan


untuk menjepit jaringan atau organ

3. Hemostatic forceps pean dan kocher 14 cm

Fungsi : alat untuk menjepit pembuluh


darah arteri yang pada bagian ujungnya tidak bergerigi
4. Gunting operasi (surgical scissors) 14,5 cm lurus

Fungsi : merupakan gunting operasi untuk


pembedahan
5. Gunting bengkok cooper B/B 14,5 cm

Fungsi : merupakan gunting operasi untuk


pembedahan

6. Gunting episiotomi 14,5 cm type braun stadler

Fungsi : untuk memotong vulva ( alat kelamin


wanita ) saat melahirkan bayi dan untuk menggunting bagian perineum terutama jika
perineum ibu yang melahirkan kaku

7. Needle holder 17 cm type mathieu

Fungsi: sebagai penjepit jarum bedah atau jarum


operasi
8. Suture needle

Fungsi: untuk menjahit luka


9. Suture silk

Fungsi: sebagai benang bedah sutra


untuk menjahit luka

10. Catgut

Fungsi: sebagai benang bedah yang dapat diabsorbsi


11. Abesthesia cannulae 0,8 x 80 mm

12. umbilical cord clamp type collin

Fungsi :untuk menjepit tali pusar bayi


13.Umbilical cord scissor type Schumacher

Fungsi : untuk memotong


tali pusar bayi

3. Venae Sectio Set


Nama lain : Vena Sectie set atau venous section set
Satu perangkat peralatan yang digunakan untuk mencari pembuluh darah vena dengan cara
membedah, untuk keperluan misalnya transfuse

Terdiri dari :

1. Needle holders 14 cm type Mathieu atau Mayo-hegar


2. Ligature needle
3. Director type Doyen, bengkok (=sonde)
4. Clip forceps type hegenbarth
5. Tissue forceps 1 x 2 gigi, 10,5 cm type Elsching
6. Dissecting forceps 10,5 cm
7. Tissue forceps 11 cm
8. Vessel scissors 11 cm, lurus
9. Vessel scissors 10,5 cm, bengkok
10. Retractor type finsen
11. Tempat jarum(=needle case),perforated
12. Scalpel, pointed dan bellied
13. Mosquito forceps 12,5 cm bengkok dan lurus
14. Towel forceps 8 cm type Backhaus

1 Needle holders 14 cm type Mathieu atau Mayo-hegar


Fungsi: Untuk menjepit jarum jahit
(hechtnaald) serta menjahit luka terbuka seperti luka kecelakaan atau
pembedahan

2. Ligature needle

Fungsi: untuk melewatkan ligatur di


bawah arteri

3. Director type doyen, bengkok(=sonde)

Fungsi: untuk mengukur dalamnya suatu rongga di tubuh

4. Clip forceps type hegenbarth

untuk menjepitkan clip pada luka sehingga luka tidak


terbuka
5. Tissue forceps 1x2 gigi, 10,5 cm type elsching

Fungsi:Menjepit atau memegang benda, ujung


piset keduanya bergigi

6. Dissecting foceps 10,5 cm

Fungsi: untuk menjepit jaringan lunak saat menjahit


luka
7. Tissue forceps 11 cm

Fungsi: Alat untuk menjepit jaringan / organ


8. Vessel scissors 11 cm, lurus

Fungsi: Untuk menggunting pembuluh-pumbuluh


9. Vessel scissors 10,5 cm bengkok

Fungsi : untuk pemindahan pembuluh darah

10. Retractor type finsen

Fungsi: untuk menguakkan luka


11. Tempat jarum(=needle case) perforated

Fungsi: tempat untuk meletakkan jarum


–jarum bedah

12. Scalpel, pointed dan bellied

Fungsi : pisau untuk bedah


13. Mosquito forceps 12,5 cm bengkok dan lurus

Fungsi : untuk mengendalikan pendarahan


dan menangani pembuluh darah saat pembedahan

14.Towel forceps 8 cm type backhaus

Fungsi : digunakan untuk memperbaiki


kulit paisen yang dibius

4. Tracheostomy Set
Satu perangkat peralatan untuk membuka batang tenggorok sehingga si
penderita dapat bernafas melalui tracheal tube

Terdiri dari :

1. Scalpel
2. Dressing forceps
3. Tissue forceps 1 x 2 gigi
4. Artery forceps
5. Probe (sonde) 13 cm
6. Sikat untuk membersihkan trachea tube
7. Tracheal tube (tracheal kanula)
8. Tracheal dilator type Trousseau
9. Tracheal hook type Bose
10. Tracheal retractor, type Bose

1. scalpel

Fungsi: untuk pembedahan. Membuka batang


tenggorok

2. Dressing forceps

Fungsi: untuk menjepit jaringan lunak saat menjahit


luka
3. Tissue forceps 1x2 gigi

Fungsi: menjepit atau memegang benda


4. Artery forceps

Fungsi: untuk menjepit pembuluh darah arter


5. Probe (sonde) 13 cm

Fungsi:
untuk mengukur dalamnya suatu rongga di tubuh

6. Sikat untuk membersihkan trachea tube

7. Tracheal tube (tracheal kanula)

Jenis dan fungsi:


• Flexible Shiley Tracheostomy Tube. Kegunaan: Kanul ini digunakan pada
pembedahan dan insersi perkutaneus
8. Tracheal dilator type trousseau

Fungsi: memperlebar sayatan trakea untuk


membantu penyisipan dan penempatan tabung

9. Tracheal hook type bose

Fungsi: untuk menarik kembali trakea selama


tracheotomy atau cricothyrotomy untuk mendapatkan akses ke jalan napas

10. Tracheal retractor, type bose

Fungsi: untuk menahan tulang rawan di jalan


selama trakeostomi
a. DISSECTING SET
adalah satu perangkat peralatan yang digunakan untuk
membedah hewan-hewan kecil. Alat-alat tersebut terdiri atas:
1. Scalpel blades

Fungsi: Pisau operasi untuk pembedahan

2. Scalpel handle no 4

Fungsi: Sebagai pegangan pisau operasi


3. Dissecting forceps 14,5 cm

Fungsi : untuk mengambil atau


mengendalikan jaringan dan yang lainnya ketika operasi atau pembedahan
4. Dissecting scissors 14,5

Fungsi:
memotong jaringan-jaringan tubuh.
5. Tissue forceps 14,5
Fungsi: Alat untuk menjepit jaringan / organ.
6. Blow pipe

Digunakan untuk mengarahkan aliran gas ke beberapa


media kerja.

7. Probe double ended

Fungsi : Alat untuk penuntun pisau saat


melakukan eksplorasi dan mengetahui kedalaman luka.

8. Razor

Fungsi : Untuk mencukur bulu pada


hewan yang hendak dibedah.
b. CIRCUMCISION SET
adalah perangkat peralatan untuk keperluan sunat (circumcisi).

1. Mosquito forceps

Fungsi : Untuk hemostatis terutama untuk jaringan tipis dan lunak.


2. Towel forceps

Fungsi : digunakan untuk memperbaiki kulit


paisen yang dibius
3. Dissecting forceps
Fungsi : Alat yang terdiri dari 2 keping yang saling berhadapan yang dapat dikontrol
(dijepitkan dan dilepaskan) yang digunakan untuk menjepit atau memegang benda.

4. Tissue forceps
Fungsi: Alat untuk menjepit jaringan / organ

5. Probe
Fungsi:
untuk mengukur dalamnya suatu rongga di tubuh
6. Catgut dan silk
Fungsi Cagut: sebagai benang bedah yang dapat diabsorbsi

Fungsi Silk: sebagai benang bedah sutra untuk menjahit luka

7. Scalpel blade no.20


Fungsi :Untuk menyayat berbagai organ atau bagian tubuh manusia
8. Scalpel handle no.4
Fungsi : Pisau yang biasa digunakan untuk operasi (pisau bedah), pegangan nya saja tanpa
pisau

9. Surgical scissors

Fungsi : Gunting untuk pembadahan

10. Surgical needle

Fungsi: untuk menjahit luka


11. Needle holder type mayo

Fungsi : Untuk memegang jarum jahit dan penyimpul benang.


12. Circumcision clamp
Alat ini digunakan untuk menyunat kulit luar alat kelamin laki - laki.

6. LIVER BIOPSY SET

Pabrik B.Braun Melsunge Jerman memproduksi Liver Biopsy Set


untuk sekali pakai dengan nama: HEPAFIX
Jarum biopsy panjangnya 90 mm, ukurannya ada 4
macam:
G15, G16, G17, dan G18
Bentuk alatnya seperti alat suntik.

ALAT PERLENGKAPAN RUMAH SAKIT 2

Alat – alat perlengkapan rumah sakit menurut ruangan (tempat) dimana alat tersebut
dipergunakan, yaitu :

A. Di kamar pasien

B. Di kamar operasi (= O.K)


C. Di kamar bersalin (=V.K)

D. Di kamar rontgen

A. Dikamar pasien

Kamar pasien dirumah sakit terbagi atas kelas-kelas. Kelas paling rendah
disebut ZAAL, yaitu ruangan besar seperti bangsal terdiri dari banyak tempat tidur
berjejer- jejer. Kelas VIP ( = VERY IMPORTANT PERSON) khusus 1 kamar
untuk 1 orang saja, dan dilengkapi dengan AC dan biasanya ada yang diberi TV,
sound system. Pada setiap kamar pasien pada umumnya dilengkapi dengan :

 Tempat tidur

Nama lain : Hospital bed (bhs. Inggris)

 Ada pula tempat tidur yang ada sisi pinggirannya, disebut Hospital bed with side rails
 Ada pula tempat tidur untuk sesudah operasi atau yang sesudah bersalin disebut
Hospital bad for recovery , dimna dilengkapi dengan INFUSE-STAND
 FOOT-STOOL
Alat ini berupa bangku tempat injakan kaki, gunanya untuk beranjak naik ketempat
tidur. Ada foot yang berupa tangga ber-trap 2 yang juga dipakaii dalam ruang operasi.
 BEDSIDE-LOCKER
Alat ini berupa lemari kecil dengan laci danbiasanya ditaruh sebbelah tempat tidur.
Ada pula BEDSIDE LOCKER yang dilengkapi dengan tatakan meja yang
disampingnya bisa dilipat. Guna tatakan tersebut adalah untuk menaruh makanan dan
minuman dengan sipasien dapat makan sambil duduk.
 BED-SCREEN
Alat ini juga disebut TABIR PPEMISAH yang gunanya untuk memisahkan pasien
yang satu dengan pasien yanng lainnya. Alat ini juga dapat dpindah-pindahkan. Ada
yang terdiri dari 2 panel atau 3 panel dan sering disebut Bed screen 2 bidang atau
Bedscreen 3 bidang. Bidang tersebut umumnya terbuat dai kain linnen putih, dan
dapat dilipat mennjadi 1 bidang sehingga mudah sewaktu dipindahkan.

 INFUSE STAND
Pada penderita yang memerlukan cairan atau darah, maka diperlukan INFUSE
STAND dikamarnya. Alat ini gunanya untuk tempat menggantungkan cairan infus
untuk keperluan pemberian parental.
B. Dikamar oerasi (O.K)
Kamar operasi atau O.K (= operasi kamer ) disetiap rumah sakit harus mempunyai
kamar operasi dan berisi perlengkapan operasi.

 LAMPU OPERASI
Lampu tersebut harus terang sekali dan tidak boleh memberikan bayangan, sehingga
tidak menganggu jalannya pembedahan
Contoh : Lampu operasi produksi Yamada Shadowless Lmp. Co, Ltd-Osaaka Jepang,
type Skyllux Ace mulai yang terdiri dari 7 lampu, 8 lampu, 0 lapu dan 12 lampu.
 MEJA OPERASI
Nama lain : Operating table
Ada beberapa macam ada yang manual, semi manual, dan yang serba otomatisn
bahkan pakai remote control (digerakkan dari jauh)
Contoh : abrik KTK- Jepang (Kamiya Tsusan Kaisha Tokyo) memproduksi beberapa
model, seperti model 2080, model KT-1000M, Model 600-D, Omni-model 1980 yang
dapat digunakan juga selama Radaiography dan Fluoroscopy.

 Wheel Stretcher
Nama lain : Recovery Stretcher
Gunanya untuk penderita yang setelah operasi, dipindahkan dari meja operasii ke alat
ini untuk nantinya dibawa kekamar pasien. Alat ini dilengkapi dengan mattress dari
kulit imitasi yang berisikan busa plasti dan pada alat ini dapat dilekatkan alat infuse
stand.

 Instrument Table
Nama lain : Intrument-Tafel (Bhs. Belanda)
Alat ini berupa tempat menaruh alatalat (instruments) biasanya bersusun dan
beralaskan kaca. Ada lagi alat yang sejenis, bersusun tiga dengan roda yang
dilengkapi dengan rem dibagian depan, disebut dengan Utility Cart.

 Mayo Stand
Nama lain : Instrument tray Stand
Gunanya untuk tempat alat-alat bedah dan biasanya diletakkan didekat meja operasi.
Alat ini berupa instrumen yang berdiri diatas suatu standard.

 Basin Stand
Nama lain: Bowl Stand
Yaitu tempat dimana dapat ditaruh semacam baskom untuk cuci tangan, dll
Ada yang berisi baskom dan ada yang berisi 2 baskom.
 Revolving Stool
Alat ini berupa kursi yang dapat berputar, dan dapat naik turun.

 Peralatan Electro-Surgery
Alat ini digunakan untuk dalam operasi syaraf, operasi plastik, haemostatis dalam
Laparoscopy dan cytoscopy untuk menghilangkan polyps dalam urologi untuk
transurethal resection dalam gynecology dan dermatologi . Alat ini dipasang dalam
ruang bedah dengan mempergunakan celling arm, alat tersebut dilengkapi dengan
elektroda yang dapat diunakan untuk memotong dan mengkoagulasikan jaringan
tubuh, serta pinset untuk mencegah jaringan melengket selama koagulasi .
 Alat Sinar Laser

Pada masa sekarang ini tidak lagi menggunakan pisau operasi pada saat pembedahan
tetapi menggunakan pisau operasi pada ssaat pembedahan tetapi menggunakan sinar
laser.

Beberapa macam yakni : Flowing gas CO2 Laser, Flowing gas Argon Laser, Flowing
Gas Yg Laser dan Flowing gas Krypton Laser.

C. Dikamar Bersalin
Kamar bersalin atau dalam bahasa belanda disebut Verlos-Kamer (VK). Dilengkapi
dengan meja untuk keperluan persalinan yang lebih dikenal dengan nama dalam
bahasa inggris yaitu : Obstetrik Delivery Table dan Flowmeter digunakan untuk
mengalirkan oksigen
D. Dikamar Rontgen
Yang paling penting dan mutlak harus ada alat Rontgen dan kamar gelap yang
berdindingkan dengan lapisan timah hitam, ( leadsheet) serta perlengkapan X-tray.

Menurut kegunannya alat rontgen dibagi atas 3 macam yaitu :


 Untuk keperluan fluoroscopy
 Untuk keperluan radiograph
 Bisa untuk fluoroscopy dan radiography
1. ALAT PERLENGKAPAN X-RAY
 FILM HANGERS
Kegunaan Film Hanger :
Untuk menjepit atau memegang film yang sudah diekspos untuk siap dicuci. Untuk
setiap ukuran film tertentu, digunakan hanger dengan ukuran yang sama pula.

 Film CASSETTLE
Gunanya untuk tempat film X yang nantinya dipasanng di alat rontgen, yang akkan
dipakai untuk memotret pasien.
Contoh : Parik Ktk-Jepang memproduksi type SA yang terbuat dari campuran logam
yang tidak bisa berkarat.
 Intensifying Screen
Film X-ray diletakkan diantara dua intensifying Screen didalam cassette. Gunanya
untuk membersihkan kotoran yang mmelekat apada intensifying Screen, maka
disediiakan bahan pembersih yang dikenal dengan nama : San Cleaner

 Stationary Grid
Yaitu alat untuk penahan sinar X-ray yang lemah (kurang kuat) sehingga hasil gambar
akan menjadi lebih baik dan tajam.
 Film Block Shelter
Gunanya sebagai pengganti timah, untuk membagi film (menutupi yang sebagian)
bila yang diinginkan hanya sebagian saja filmnya dipergunakan. Ditempatkan dimuka
Film cassette.

 Cassette Holder
Gunanya untuuk meletakkan film cassette dalam posisi Thoras Foto, dimana sipasien
harus berdiri.
 Markers
Ada 2 macam Mrkers (= tanda pengenal), yaitu
 Yang berupa huruf-huruf (A-Z)
 Yang berupa Angka-angka (no. 1 s/d 9 + huruf R (= right = kanan ) dan L (
Left = kiri) serta ada pula tanda kelamin pria dan wanita. Terbuat dari bahan
yang tak tembus X-Ray, biasanaya Timah hitam (Pb = Lead) Kegunaannya
untuk memberikan KODE ( = tannda) pada filmnya.

 IllUMINATOR
Kegunannya untuk melihat hasil gambar film X-Ray. Seriing juga disebut
Illuminating Case, karena merupakan kotak dimana lampunya berada di dalamnya.
Pabrik KTK-Jepang memproduksi macam-macam:
- Desk Top Illuminator
- Wall Hanging Illuminator
- Mobile Illuminator
 POCKET DOSIMETER
Kegunaannya untuk mengukur langsung banyaknya radiasi yang diterima oleh dokter
maupun asisten rontgen.
 DARK ROOM LAMP
Dark room lamp adalah lampu yang digunakan dikamar gelap untuk melihat hasil
gambar film sewaktu di proses .

 DARK ROOM TIMER


Dark room timer adalah sejenis jam dapat diatur -0 menit kemudian bel berbunyi.
Kegunaannya untuk menentukan lamanya pencucian film di dalam kamar gelap.
 BARRIUM CUPS
Barrium cups adalah cangkir atau gelas, dibuat dari bahan plastik berskala 500 ml-300
ml- 200 ml, yang digunakan untuk membuat suspensi Barium – sulfat yang nantinya
akan diminumkan kepada pasien untuk keperluan radiography.

 CHEST MEASURE
Chest measure adalah alat untuk mengukur tebal dada pasien.
 LEAD-VINLY X-Ray Protective APRON
Apron adalah sejenis rok, yang dalam hal ini digunakan untuk penahan, proteksi
terhadap sinar X. Pabrik KTK-Jepang memproduksi macam-macam design dan
macam-macam ukuran S, M, L.

 DARK ROOM GOGGLES


Goggles adalah sejenis kacamata yang digunakan dalam kamar gelap sebelum
melakukan pengamatan fluoroscopy. Ada juga dilengkapi dengan gelas Pb agar mata
terindungi dari sinar X.

2. FILM PROCESSING
Dulu FILM X-RAY yang diekspos dimasukan kedalam developing tank berisi
developer lalu kemudian dimasukan kedalam Fixer-tank, kemudian dicuci dan
dikeringkan dengan jalan digantungkan. Kini ada alatnya yang mengerjakan
film processinhg keseluruhan dengan nama Tanka Mini Auto 178.
 PERALATAN X-RAY LAINNYA
SARUNG TANGAN KARET ( X-RAY PROTECTIVE GLOVES

3. CT-SCANNER
Alat CT- Scanner terdiri dari :
Scaning Gantry dan Meja untuk pasien. CT Scanner ada dua macam :
a. Head & Neck atau Brain CT-Scanner.
b. Whole body CT Scanner
Singkatan dari Computed Tomography Scanner, alat ini juga mempergunakan sinar X
yang dihubungkan dengan diagnotic display console diruang terpisah lainnya dimana
dapat dilihat gambar penampang dari bagian tubuh atau kepala yang mau diperiksa
apakah ada kelainan-kelainan atau tidak.
ALAT-ALAT PERLENGKAPAN RUMAH SAKIT [PART 2]
1. Di Ruang Bayi
1) Tempat tidur bayi
• Sinonim : Baby Cot
• Fungsi : Untuk tempat tidur bayi yang baru lahir,dan menjaga bayi agar tidak jatuh
dari tempat tidur

2) Incubator
• Sinonim : Couveuse
• Fungsi : Pengatur suhu dan kelembaban bayi agar selalu hangat dan melindungi bayi
prematur dari bahaya infeksi

3) Timbangan bayi
• Sinonim : Scale spring baby
• Fungsi : untuk menimbang berat badan bayi serta mengetahui perkembangan
badannya.

2. DI RUANG ICU
1) Tempat tidur lengkap dengan kasur (mattres) dan infuse stand (=I.V.Hanger) beberapa
buah
a. Tempat tidur
b. Infuse stand
a. Tempat tidur
Fungsi : sebagai tempat tidur pasien agar pasien merasa nyaman untuk beristirahat.
Mempunyai panel yang dapat diatur posisi naik turun yaitu panel bagian kepala,kaki serta
naik turunnya ketinggian tempat tidur.
b. Infuse stand
• Fungsi : tempat menggantungkan cairan infus untuk keperluan pemberian parenteral

2) Patient monitoring system(bedside maupun central)


Fungsi : Untuk memonitor kondisi fisiologis pasien secara real time. Alat ini dapat
memonitor tekanan darah diastolik maupun systolik, heart-rate, suhu badan, pulse rate

3) DEFIBRILLATOR
• Disebut juga Cardiac Rescuscitator
• Fungsi : alat untuk merangsang jantung agar berdenyut kembali


4) OXYGEN THERAPY UNIT
• Fungsi : perawatan yang menyediakan tambahan oksigen, gas yang dibutuhkan agar
tubuh Anda bekerja dengan baik.

5) INFUSION PUMP
• Fungsi : untuk mengatur pemberian infus kepada penderita secara otomatis.


6) SUCTION PUMP
• Fungsi : untuk menghisap (menyedot) cairan-cairan seperti lendir , darah , dll
terutrama pada waktu pembedahan dilakukan

7) BLOOD GAS ANALYZER


• Fungsi : untuk mengukur kadar gas dalam darah (arteri dan vena) yang dapat
dilakukan dengan cepat dan teliti dalam waktu 90 detik untuk satu sampel darah.


8) ELECTROLYTE ANALYZER
• Fungsi : untuk mengukur kandungan zat elektrolite seperti Na+, K+, Cl-dalam tubuh
manusia. Sample yang digunakan adalah dari plasma atau serum darah dan urine
pasien


3. Dalam Ruang Emergency
A. ALAT BANTU PERNAFASAN
1) Pulmotor
Alat perlengkapan ventilasi otomatis yang portable untuk keperluan resusitasi
• Memiliki 3 fungsi, yaitu:
 Untuk venatilasi
 Untuk menghisap lendir
 Untuk inhalasi oksigen
2) Oxygen Apparatus
• Fungsi : untuk keperluan oksigen terapi


4. Di Ruang Lain Lain
A. Di Ruang Muka
1) STRETCHER TROLLEY
Alat untuk menerima pasien dari ambulans/mobil yang harus dalam keadaan terbaring
seperti wanita yang mau melahirkan, pasien kecelakaan yang pingsan atau yang patah kaki

2) INVALID CHAIR
Alat untuk pasien yang sukar jalan, pasien yang cacad tubuh , tidak boleh atau tidak bisa
berjalan sendiri di atas kaki mereka

3) WHEEL CHAIR
Diperuntukkan bagi pasien yang masih bisa mempergunakan tangannya untuk
menggerakkan roda pada kursi

B. Di Ruang Dapur
1) Perabot dapur
2) Alat keperluan memasak.

3) FOOD TROLLEY
• Food trolley adalah lemari untuk membawa makanan/menyimpan makanan yang ber-
roda
C. Di Ruang Cucian
1) LAUNDRY BAG CARRIER
Alat untuk membawa sprei/pakaian yang kotor

2) LAUNDRY TROLLEY
Alat untuk membawa sprei/pakaian yang sudah bersih
3) AUTOCLAVE
Alat untuk mensterilkan cucian-cucian

D. Di Ruang Obat
1) MEDICATION CART
Medication cart merupakan meja dorong berisi kotak-kotak berisi obat-obatan untuk di
antarkan ke kamar-kamar pasien
E. Di Ruang Poliklinik Gigi
1) DENTAL UNIT
adalah suatu alat yang dipakai oleh dokter gigi untuk membantu pemeriksaan dan
kemudian menentukan terapi apa yang dapat diberikan kepada pasien. Secara umum untuk
membantu perawatan gigi dan mulut (pengeboran, penambalan, pembersihan, dan
pemeriksaan).

E. Di Ruang Poliklinik Gigi


2) DENTAL X-RAY
adalah alat yang sangat penting dan berharga untuk diagnosis dan perawatan gigi, seperti
caries, penyakit periodontal dan patologi oral. Dental x-ray memberikan informasi berharga
yang membantu dokter gigi mengevaluasi kesehatan mulut. Dengan bantuan radiografi
(istilah untuk gambar yang diambil dengan X-ray), dokter gigi Anda dapat melihat apa yang
terjadi di bawah permukaan gigi dan gusi
f. hospital linen wears
hospital linen wears atau Medical wears dalam bahasa Indonesia disebut :
PAKAIAN PERLENGKAPAN Rumah – sakit. Termasuk alat kesehatan non medis
yang vital. Digunakan terutama di ruang bedah, ruang V.K, ruang I.C.U.,ruang
rontgen dll.
a. Baju praktek dokter pria
Bertangan pendek.memiliki 3 kantong dan ban pada bagian belakang.bahan
oxford.dengan ukuran 14½,15,15½,16.

b. Baju praktek dokter wanita.


Kadang dipakai sebgai baju luar,sehingga hanya ada size M dan L saja.baju
ini mempunyai 3 kantong,krah rebah, bagian belakang memakai ban.
a. Baju laboratorium pria terbuat dari kain T.R.
Digunakan di laboratorium,apotik dan sebagai baju kerja dokter. Juga
digunakan sebagai baju pengunjung pasien di ruang ICU/ICCU. Untuk
membedakan satu dengan yang lainnya dapat menggunakan infital atau
dengan membedakan warna kainnya.panjang baju itu sampai lutut,berlengan
pendekatau panjang,krah rebah,2 kantong besar ,sampel dan size M,L,Ex,L.

b. Baju laboratorium wanita terbuat dari kain TR.


Perbedaannya dengan jas lab pria adalah ialah bahwa lab – jas wanita
memakai princess line di depan dan belakang.
a. Hancinco leher V
Hancinco adalah baju (hemd) tanpa krah berlengan pendek. Leher berbentuk V
mempunyai 1 kantong. Baju ini bisa dipakai vice versa sehingga pada saat yang
sangat tergesa – gesa, tidak ada kemungkinan untuk memakai baju terbalik.
Sizenya dijahit pada leher bagian belakang dengan sistim strip warna.ukuran
S,M,L,XL.

a. Baju OK wanita
Model seperti kimono,untuk memudahkan pemakaian.terbuat dari kartun dan
mempunyai size S,M,L,XL.
- Operating gown
Baju berlengan panjang,bukaan belakang dan panjang nya hingga di bawah
lutut. Memiliki satu ukuran.

- Baju operasi
Baju operasi untuk pasien ini memilliki bukaan pada bagian
belakang.bertangan pendek dan panjang baju sampai dibawah lutut.baju
operasi pasien.
- Appron plastik
Digunakan sebagai penutup atau pelindung pakaian yang sedang dikenakan
agar tidak basah.misalnya untuk bagian gizi,bagian curi maupun dalam
menolong persalinan.

- Appron kain
Terbuat dari kain dan digunakan melindungi agar tidak basah .satu ukuran dan
mungkin banyak warna.
- Gurita
Digunakan untuk ibu – ibu setelah melahirkan juga untuk pasien sehabis
menjalani operasi pada bagian perut.satu ukuran.

- Masker
Tidak tahan lama,dalam waktu dekat harus diganti.terdapat dengan bermacam
– macam warna.
- Was lap
Untuk pembasuh pasien pada waktu mandi.

- Duk
- 50 x 60 cm dengan lobang bulat.
- Duk lobang mata
Dipakai dalam operasi mata.

- Sarung bantal
Digunakan untuk menyampul bantal pasien.
- Steek – laken

- Sprei
SOAL SOAL DARI BAHAN DIATAS :
1. alat medis yang di gunakan dalam proses pembedahan yang biasa di gunakan pada
hewan, manusia dan sebagainya guna dalam proses penyembuhan penyakit dan
pengangkatan benda-benda asing yang merugikan tubuh,disebut dengan ...?
a. alat bedah
b. alat kontrasepsi
c. alat pemotong
d. alat alat apotik
e. alat alat puskesmas
2. alat yang digunakan untuk memotong sesuatu barang atau suatu benda. Dalam bahasa
inggris disebut..?
a. scalpel
b. scissors
c. jarum
d. buret
e. gunting
3. untuk menggunting jahitan luka-luka. Umumnya ujung gunting yang satu melengkung
berupa setengah lingkaran...?
a. Bandage scissors
b. Surgical scissors
c. Ligature scissors
d. umbilical cord scissors
e. Episiotomy scissors
4. suatu alat yang terdiri dari 2 keping yang saling berhadapan, yang dapat dikontrol
(dapat dijepit & dilepaskan),disebut ...?
a. umbilical cord scissors
b. scalpel
c. Bandage scissors
d. Forceps
e. Episiotomy scissors
5. digunakan untuk menggunting pembuluh-pembuluh, karena itu ujungnya selalu
runcing, lancip adalah...?
a. scalpel
b. Forceps
c. Surgical scissors
d. buret
e. Vessel scissors
6. Manakah arti yang benar dari kocher dan pean di bawah ini!
a. Ujungnya bergergi dan ujungnya tidak bergerigi
b. Dua – duanya bergerigi
c. Dua – duanya tidak bergerigi
d. Ujungnya tidak bergerigi dan ujungya bergerigi
e. Semuanya benar
7. Yang berfungsi sebagai pegangan pisau operasi adalah. . .
a. Scalpel scissors
b. Scalpel handle
c. Scalpel blade
d. Scalpel bandage
e. Semua benar
8. Yang bukan termasuk dari bagian forceps di bawah ini adalah. . .
a. Thumb forceps
b. klem
c. Cilia forceps
d. Pinset agrave
e. Suture needles
9. Yang tidak termasuk dari jenis benang bedah yang tidak diabsorbsi oleh tubuh adalah. . .
a. Linen
b. Sutera
c. Cutgut
d. Nylon
e. Semua benar
10. Yang berfungsi untuk mencabut rambut atau menjepit adalah. . . .
a. Pinset agrave
b. Artery forceps
c. Klem
d. Cilia pinset
e. Bandage scissors
11. Alat – alat perlengkapan rumah sakit menurut ruangan (tempat) dimana alat tersebut
dipergunakan, yaitu :
a. Di kamar pasien
b. INFUSE-STAND
c. LOCKER
d. Cutgut
e. Artery forceps
12. yang gunanya untuk memisahkan pasien yang satu dengan pasien yanng lainnya
disebut..?
a. Cutgut
b. BED-SCREEN
c. LOCKER
d. Scalpel
e. INFUSE STAND
13. Lampu tersebut harus terang sekali dan tidak boleh memberikan bayangan, sehingga
tidak menganggu jalannya pembedahan
a. LOCKER
b. Scalpel
c. INFUSE STAND
d. Di kamar pasien
e. BED-SCREEN
14. untuk penderita yang setelah operasi, dipindahkan dari meja operasii ke alat ini untuk
nantinya dibawa kekamar pasien...?
a. Dikamar operasi
b. Dikamar persalinan
c. Dikamar pasien
d. Wheel Stretcher
e. LOCKER
15. Nama lain dari Instrument tray Stand adalah..?
a. INFUSE STAND
b. BED-SCREEN
c. Utility Cart
d. Wheel Stretcher
e. Mayo Stand
16. satu perangkat peralatan yang digunakan untuk keperluan menjahit
luka (hechting), terutama pada persalinan adalah..?
a. Suturing Instrumen Set
b. Umbilical
c. Utility cart
d. Wheel stretcher
e. Cutgut
17. satu perangkat peralatan yang digunakan untuk keperluan
pembedahan /operasi minimal merupakan fungsi dari...?
a. Scalpel blades
b. Surgery set minor
c. PERINEORRAPHY SET
d. Wheel stretcher
e. Utility Cart
18. untuk menjepitkan clip pada luka sehingga luka tidak terbuka
adalah..?
a. Skin hook(wound retractor)
b. Scalpel Blade
c. Clip forceps type michel
d. Scalpel handle
e. Cutgut
19. gunting yang digunakan dalam pembedahan
adalah..
a. Dissecting forceps
b. Splinter forceps
c. Scalpel Blade
d. Surgical scissors
e. Wheel stretcher
20. Satu perangkat peralatan untuk keperluan
obstetrik,persalinan dan biasanya dapat dilengkapi dengan umbilical
cord set.yaitu...?
a. Clip forceps type michel
b. Splinter forceps
c. Surgical scissors
d. Hemostatic forceps Pean&Kocher
e. Partus set
BAB III
PENUTUP
KESIMPULAN
Alat kesehatan adalah instrumen, aparatus, mesin, implant yang
mengandung obat, yang digunakan untuk mencegah, mendiagnosa,
menyembuhkan dan meringankan penyakit, merawat orang sakit serta
memulihkan kesehatan pada manusia dan atau untuk membentuk
struktur dan memperbaiki fungsi tubuh.

Daftar Pustaka

Budinungsih, C. Asri. 2005. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka


Cipta.
Sagala, Syaiful. 2011. Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung:
Alfabeta.
Yulaelawati, Ella. 2007. Kurikulum dan Pembelajaran Filosofi, Teori dan
Aplikasi. Jakarta: Pakar Raya.