Anda di halaman 1dari 2

3.

3 Kritik Marx
Karl Marx (1818-1883) tidak diragukan lagi merupakan kritikus paling
keras dan paling berpengaruh terhadap kesenjangan yang diperkirakan terbentuk
dari sistem properti pribadi dan pasar bebas. Marx mengklaim bahwa contoh-
contoh eksploitasi terhadap para pekerja ini hanyalah gejala dari ketidakadilan
besar yang diciptakan kapitalisme.
Pengasingan
Menurut Marx, ekonomi kapitalis menghasilkan 4 bentuk “pengasingan”
pekerja atau 4 bentuk pemisahan dari apa yang seharusnya menjadi milik mereka.
1.Masyarakat kapitalis memberikan penguasaan atas hasil usaha para pekerja
pada orang lain.
2.Kapitalisme mengasingkan pekerja dari aktivitasnya sendiri.
3.Kapitalisme menghasilkan orang-orang dari diri mereka sendiri dengan
menanamkan pandangan keliru atas apa yang mereka butuhkan dan mereka
inginkan.
4. Masyarakat kapitalis mengasingkan manusia satu sama lain dengan
memisahkan mereka ke dalam kelas-kelas sosial yang bertentangan dan tidak
sederajat serta menghancurkan komunitas dan hubungan perhatian.
Fungsi Pemerintah
Fungsi pemerintah sesungguhnya seperti dalam sejarah, menurut Marx
adalah untuk melindungi kepentingan-kepentingan kelas penguasa. Menurut Marx
semua masyarakat dapat di analisis dalam kaitannya dengan 2 komponen
utamanya : substruktur ekonomi dan superstruktur sosial.
Marx menamakan kontrol sosial yang digunakan dalam memproduksi
barang (atau dengan kata lain control sosial di mana masyarakat mengatur dan
mengendalaikan para pekerja) sebagai hubungan produksi.
Pemiskinan Pekerja
Mark juga mengklaim bahwa sejauh produksi dalam perekonomian
modern tidak direncanakan, namun dibiarkan bergantung pada kepemilikan
pribadi dan pasar bebas, maka hasilnya tidak akan lebih dari serangkaian bencana
yang seumanya cenderung merugikan kelas pekerja.
Tanggapan
1. Para pendukung sistem pasar bebas pada umumnya menjawab kritik bahwa
pasar bebas menciptakan ketidakadilan dengan menjawab: kritik tersebut salah
mengasumsikan tentang keadilan yang hanya berarti kesamaan atau distribusi
menurut kebutuhan.
2. Bahwa keadilan dapat diberi satu arti yang jelas, namun arti tersebut harus
mendukung pasar bebas. Keadilan sesungguhnya berarti distribusi berdasarkan
kontribusi (sumbangan).
3. Terhadap kritikan yang menyatakan bahwa pasar bebas menciptakan
perbedaan yang tidak adil adalah, meskipun perbedaan semacam ini mungkin
selalu ada dalam sistem kepemilikan pribadi dan pasar bebas, namun
keuntungan-keuntungan yang diberikan pasar bebas dan kepemilikan pribadi
jauh lebih penting.

3.4 Kesimpulan: Ekonomi Campuran


Perpaduan antara peraturan pemerintah, pasar bebas parsial dan
kepemilikan pribadi terbatas adalah apa yang umumnya yang disebut ekonomi
campuran. Pada dasarnya, ekonomi campuran mempertahankan sistem pasar dan
kepemilikan pribadi namun sekaligus bergantung pada kebijakan pemerintah
untuk mengatasi kekurangan-kekurangannya.
Untung rugi penerapan kebijakan ekonomi campuran juga tetap menjadi
bahan perdebatan yang berlangsung seputar konsep pasar bebas, kepemilikan
pribadi dan intervensi pemerintah, semenjak tahun 1980-an, perdebatan ini lebih
difokuskan pada krisis produktifitas yang masih dialami Amerika saat bersaing
dengan negara-negara lain di pasar global.