Anda di halaman 1dari 18

Untuk Memenuhi Tugas Matakuliah

E-BUSINESS
ANALISIS E-BUSINESS
(TOKOPEDIA)

Disusun Oleh :
Dike Bayu Magfira (09211750053009)
Yoe One Ariestya Niovitta (09211750053010)
Afrianda Cahyapratama (09211750053013)
Desi Wulandari (09211750053026)

Magister Manajemen Teknologi Fakultas


Bisnis dan Manajemen Teknologi Institut
Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya
2017
Tugas E-Business
Analisis E-Busines Pada Tokopedia

Magister Manajemen Teknologi – Manajemen Teknologi Informasi


Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

A. Sejarah Berdirinya Tokopedia

Tokopedia resmi diluncurkan ke publik pada 17 Agustus 2009 di bawah naungan


PT. Tokopedia yang didirikan oleh William Tanuwijaya (aslinya berasal dari Pematang
Siantar, Sumatra Utara) dan Leontinus Alpha Edison (aslinya berasal dari Pontianak,
Kalimantan Barat) pada 6 Februari 2009. Sejak resmi diluncurkan, PT. Tokopedia berhasil
menjadi salah satu perusahaan internet Indonesia dengan pertumbuhan yang sangat pesat.

PT. Tokopedia mendapatkan pendanaan awal dari PT. Indonusa Dwitama pada
tahun 2009. Pada tahun-tahun berikutnya, Tokopedia kembali mendapat suntikan dana dari
pemodal ventura global seperti East Ventures (2010), Cyber Agent Ventures (2011),
Netprice (2012), dan SoftBank Ventures Korea (2013). Pada Oktober 2014, Tokopedia
menjadi perusahaan teknologi pertama di Asia Tenggara yang menerima investasi sebesar
USD 100 juta atau sekitar Rp 1,2 triliun dari Sequoia Capital dan SoftBank Internet and
Media Inc (SIMI). Pada April 2016, Tokopedia kembali dikabarkan mendapatkan
investasi sebesar USD 147 juta atau sekitar Rp 1,9 triliun.

Pada bulan Agustus 2017, Tokopedia menerima investasi sebesar USD 1,1 milyar
dari Alibaba. Dikabarkan bahwa keputusan ini dilakukan agar Alibaba dapat semakin
memperluas jaringannya di Indonesia dan Asia Tenggara setelah sebelumnya membeli
saham Lazada.

Berkat peranannya dalam mengembangkan bisnis daring di Indonesia, Tokopedia


berhasil meraih penghargaan Marketeers of the Year 2014 untuk sektor e-Commerce pada
acara Markplus Conference 2015 yang digelar oleh Markplus Inc. pada tanggal 11
Desember 2014. Pada 12 Mei 2016, Tokopedia terpilih sebagai Best Company in
Consumer Industry dari Indonesia Digital Economy Award 2016.

Tokopedia berlokasi di kompleks Ruko Graha Handaya Unit R, S, dan T di Jl. Raya
Pejuangan no.12-A Kebon Jeruk Jakarta Barat yang merupakan bangunan berlantai IV
dengan total luas 600 m2.
Tugas E-Business
Analisis E-Busines Pada Tokopedia

Magister Manajemen Teknologi – Manajemen Teknologi Informasi


Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

B. Proses Bisnis Tokopedia

Dalam proses bisnis dikenal dengan Sharing Economy atau disebut juga
Collaborative Consumption adalah sebuah bentuk model bisnis baru yang didasarkan pada
konsep berbagi sumber daya (shared resources). Dari kemampuan untuk berbagi inilah
membuat konsumen mendapatkan akses terhadap barang atau jasa yang mereka butuhkan.
Menurut Rachel Botsman, Sharing Economy memiliki tiga tipe, yaitu:

 Product Service System

Sharing Economy yang memungkinkan sebuah bisnis atau perusahaan menawarkan


barang sebagai sebuah layanan jasa kepada konsumen. Dalam bisnis ini pemilik usaha
akan menyewakan barang yang dimiliki secara pribadi kepada perorangan (peer-to-
peer).

 Redistribution Market

Menyatakan bahwa barang yang telah dimiliki sebelumnya akan dipindahkan dari
pihak yang tidak membutuhkan ke tempat yang membutuhkannya. Dalam kasus ini,
barang akan mengalami perpindahan tangan secara cuma-cuma. Contoh dari tipe bisnis
yang kedua ini adalah yang dijalankan oleh Tokopedia salah satunya.

 Collaborative System

Muncul dari kebutuhan atau kegemaran masing-masing individu yang sama untuk
bergabung dan saling berbagi atau bertukar aset. Contoh collaborative economy ini
adalah individu yang menyewakan ruangan sebagai co-working space.

Sudah banyak perusahaan di Indonesia yang menerapkan Sharing Economy dalam


menjalankan bisnisnya seperti TOKOPEDIA, dan hasilnya pun menjadi sukses seperti
yang dapat dilihat. Tipe Sharing Economy yang digunakan oleh TOKOPEDIA ialah
Redistribution Market. Berikut adalah tahapan Digital Value Chain :
Tugas E-Business
Analisis E-Busines Pada Tokopedia

Magister Manajemen Teknologi – Manajemen Teknologi Informasi


Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

E-Product & E- E-Marketing E-Contracting


E-Resource Procurement

E-CRM E-Payment E-
Distribution

Gambar 1. Digital Value Chain

1. E-Product & E-Resource

Perusahaan Tokopedia hanya menyediakan tempat untuk para pelaku usaha yang
memiliki barang yang dibutuhkan masyarakat luas untuk dijual pada website
tokopedia, dengan hal ini maka terjadilah transaksi jual beli antara penjual dan pembeli
didalam media yang sama, sehingga produk dan sumberdaya tokopedia didapatkan dari
orang lain, bukan milik perusahaan.

2. E-Procurement

Pengadaan barang didalam perusahaan Tokopedia didapat dari orang lain yang
memiliki barang atau para pelaku usaha lainnya dengan cara terlebih dahulu
melakukan registrasi untuk memiliki akun tokopedia, setelah memiliki akun para
pelaku usaha dapat memperlihatkan barang yang dijualan dengan menampilkan foto
barang tersebut, yang dilakukan dengan cara upload produk yang dimiliki oleh pelaku
usaha/pemilik akun untuk di jual di website tokopedia.
Tugas E-Business
Analisis E-Busines Pada Tokopedia

Magister Manajemen Teknologi – Manajemen Teknologi Informasi


Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

3. E-marketing

 Search Engine Marketing

Gambar 2. Search Engine dengan Nama Tokopedia

Strategi marketing yang dilakukan oleh perusahaan Tokopedia dalam


melakukan E-Marketing ialah dengan memanfaatkan search engine marketing
seperti gambar diatas. jika seseorang mengetik Tokopedia pada search engine
google maka Tokopedia akan muncul di paling teratas.

 Social Networking

Gambar 3. Iklan Tokopedia di Youtube


Tugas E-Business
Analisis E-Busines Pada Tokopedia

Magister Manajemen Teknologi – Manajemen Teknologi Informasi


Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Strategi marketing lainnya yang dimanfaatkan oleh Tokopedia melalui


Social Networking dengan memanfaatkan salah satunya yaitu youtube. Iklan
Tokopedia muncul pada awal video saat seseorang ingin menonton video di
youtube, iklan tersebut memiliki durasi 15 detik pada awal video seperti pada
gambar diatas.

4. E-Contracting

Gambar 4. Perusahaan Rekan Kerja Tokopedia

Tokopedia melakukan kerjasama dengan perusahaan perusahaan besar yang ada di


Indonesia seperti yang dapat dilihat pada gambar diatas.

Selain itu Tokopedia memiliki kerjasama dengan perusahaan jasa pengiriman


barang seperti :

Gambar 5. Jasa Pengiriman yang Mendukung Tokopedia


Tugas E-Business
Analisis E-Busines Pada Tokopedia

Magister Manajemen Teknologi – Manajemen Teknologi Informasi


Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Pada proses pembayaran, Tokopedia melakukan kerjasama dengan Bank yang ada
Indonesia seperti Bank Mandiri, BCA, BNI, BRI, Dll. Tokopedia bekerjasama dengan
Bank untuk proses pembayaran melalui rekening bersama atas nama Tokopedia.

5. E-distribution

Dalam menjalankan proses bisnis-nya tokopedia melakukan distribution secara


langsung dengan proses sebagai berikut:

Gambar 6. Proses Distribusi Barang

Pertama yang dilakukan ialah melakukan pemesanan barang melalui tokopedia,


barang yang dipesan akan verifikasi oleh penjual dan barang kemudian dikirim dengan
biro jasa pengiriman sesuai yang pilih oleh pembeli, setelah barang diterima oleh
pembeli, pembeli akan melakukan konfirmasi barang telah diterima melalui akun
tokopedia yang dimiliki, kemudian pihak tokopedia akan mentransfer uang pembelian
barang yang telah dibayar pembeli ke penjual.

6. E-payment

Pelanggan Tokopedia dapat melakukan pembayaran melalui rekening bersama


yang disediakan oleh Tokopedia dengan bekerjasama dengan perusahaan Bank yang
ada di Indonesia seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. Pembayaran melalui
Rekening Bersama mencegah penipuan yang dilakukan oleh penjual kepada calon
pembeli.

7. E-Customer Relationship Management (CRM)

Customer Relationship Management merupakan pendekatan bisnis yang dilakukan


kepada pelanggan/pengguna dalam mempertahankan dan memperoleh keuntungan.
Tugas E-Business
Analisis E-Busines Pada Tokopedia

Magister Manajemen Teknologi – Manajemen Teknologi Informasi


Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Dalam hal ini tokopedia melakukan pendekatan bisnis kepada penjual dan pembeli
yang merupakan pelanggan/pengguna dari tokopedia. Jika ditinjau dari sisi pembeli
tokopedia memberikan keringanan ongkos kirim kepada pembeli dan memberikan
potongan harga dengan vocer belanja, hal ini juga memberikan keuntungan bagi
penjual, barang yang mereka jual via tokopedia dilirik oleh pembeli dan transaksipun
meningkat dan uang yang akan diterima penjualpun tetap dengan harga barang sebelum
harga dipotong diskon, karena harga dari potongan diskon akan ditutupi oleh tokopedia.
Keuntungan bagi tokopedia dengan hal ini yaitu meningkatnya penjualan dan
pembelian yang dilakukan masyarakat pada situs mereka.

C. Aktivitas E-Commerce

E-Commerce adalah kegiatan jual beli barang/jasa atau transmisi dana/data melalui
jaringan elektronik, terutama internet. Namun kini, e-commerce telah mengalami berbagai
macam perkembangan, mulai dari fungsi sampai jenis-jenis e-commerce yang berbagai
macam. Setidaknya ada tujuh dasar e-commerce atau bentuk bisnis e-commerce dengan
karakteristik berbeda. Dari tujuh karakteristik tersebut, Tokopedia menerapkan C2C
sebagai bentuk bisnis nya. C2C (Consumer-to-Concumer) merupakan jenis e-commerce
yang meliputi semua transaksi elektronik barang atau jasa antar konsumen. Umumnya
transaksi ini dilakukan melalui pihak ketiga yang menyediakan platform online untuk
melakukan transaksi tersebut. Disini penjual diperbolehkan langsung berjualan barang
melalui website yang sudah ada. Tokopedia hanya sebagai wadah tempat penjual dan
pembeli bertransaksi.

Tokopedia Diluncurkan dengan versi beta pada tanggal 17 Agustus 2009 bertepatan
dengan perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia didirikan oleh Leontinus Alpha Edisondan,
William Tanuwijaya beserta dua orang sahabat mereka. Mengutip dari blog yang ditulis
oleh William Tanuwijaya, pada masa awal berdirinya hanya didanai oleh investor tunggal
yaitu VF. Mereka bekerja keras membangun impian mereka pada sebuah ruko di lantai 3
Tugas E-Business
Analisis E-Busines Pada Tokopedia

Magister Manajemen Teknologi – Manajemen Teknologi Informasi


Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Rukan Permata Senayan E7 Jakarta yang sekaligus menjadi kantor dari PT. Tokopedia.
Pendirian PT. Tokopedia resmi pada tanggal 6 Februari 2009.

Seiring berjalannya waktu selama setahun dari Tokopedia didirikan, Tokopedia


mendapat antusias dari berbagai kalangan merchant dan customer. Pada awal bulan
berdirinya Tokopedia berhasil menggandeng 509 merchants dengan 4560 members.
Jumlah tersebut terus bertambah hingga pada ulang tahun pertamanya pada tanggal 17
Agustus 2010 Tokopedia menggaet 4659 merchants dengan 44785 members. Suatu
pencapaian yang luar biasa selama setahun tersebut. Dari jumlah transaksi awal bulan
berdirinya hanya Rp 33 juta melejit hingga Rp 5,954 milyar pada ulang tahun pertama 17
Agustus 2010. Sekaligus pada ulang tahun pertama Tokopedia, Tokopedia melepas tag beta
version yang mengindikasikan bahwa Tokopedia siap untuk melayani merchant dan
customer yang bertransaksi pada sistem mereka. Limit harga produk dinaikkan senilai Rp
25 juta yang sebelumnya hanya mencapai Rp 9,99 juta. Begitupun dengan limit transaksi
pada market place Tokopedia naik menjadi Rp 40 juta dari Rp 15 juta.

Setelah ulang tahun yang pertamanya, perusahaan terus melakukan improvisasi


pada fitur mereka, kecepatan akses serta terus memperbaiki layanan customer care.
Tokopedia juga menggandeng bank Mandiri dan bank BCA untuk memberikan keamanan
transaksi antara merchant dan customer. Pembayaran dapat dilakukan dengan transfer ke
salah satu rekening Tokopedia, Mandiri ClickPay, Mandiri E-cash, dan BCA KlikPay.

Pada tahun 2014, Tokopedia mengungkapkan bahwa setiap tahun pihaknya terus
mencatat pertumbuhan bisnis dengan meningkatnya nilai transaksi hingga 200% secara
rata-rata setiap tahun nya. Tokopedia memang tidak dapat menyebutkan angka
pertumbuhan 200% tersebut secara detail baik dari jumlah seller, buyer dan nilai transaksi.
Namun dapat dipastikan bahwa Tokopedia dapat menjual lebih dari puluhan ribu produk
setiap bulan nya. Dalam sehari costumer serving Tokopedia melakukan verifikasi puluhan
ribu transaksi. Pada tahun yang sama, Tokopedia yang merupakan marketplace, memiliki
strategi bisnis tersendiri salah satunya yaitu fasilitas Gold Merchant yang ditawarkan
Tugas E-Business
Analisis E-Busines Pada Tokopedia

Magister Manajemen Teknologi – Manajemen Teknologi Informasi


Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

kepada para seller dengan sistem berlangganan. Melalui fasilitas ini, maka para seller dapat
dibantu untuk lebih efisien dalam melakukan penjualan seperti pengecekan order dan
aktifitas user management lainnya.

Tidak hanya itu, terdapat pula fasilitas Tokopedia Top Advertising yang dapat
dimanfaatkan oleh para seller untuk pengiklanan produk dengan display yang disebar
seperti halnya advertising pada media sosial lain yang sudah pernah ada. Hingga saat ini
pihaknya memberikan fasilitas review untuk penilaian seller dan juga buyer, sehingga
pengguna dapat lebih mudah untuk memilih dan mempercayakan proses transaksinya.
Menurutnya, dengan ini penjual atau pembeli yang memiliki rating buruk akan tersingkir
dengan sendirinya sesuai seleksiaalam.

Selain itu, Tokopedia juga melakukan resolusi dengan fasilitas costumer care untuk
memudahkan sistem pengaduan oleh para pengguna dan yang terpenting perusahaan juga
tidak enggan untuk melakukan penanganan melalui jalur hukum yang sesuai.

Sistem pembayaran di tokopedia.com menggunakan sistem rekening bersama atau


escrow. Dalam hal ini, tokopedia.com berperan sebagai pihak ketiga yang menengahi
antara penjual dan pembeli, sehingga dapat meminimalisir terjadinya tindak penipuan.

Hingga awal tahun 2015, terdapat 5 metode pembayaan yang dapat digunakan
untuk bertransaksi di tokopedia.com, antara lain saldo tokopedia, transfer bank serta
pembayaran instan seperti Mandiri clickpay, Mandiri e-cash dan BCA klikpay. Dan pada
pertengahan 2015 lalu, tokopedia mendukung sistem pembayaran via Indomaret.

Fitur snapsearch ini merupakan fitur layanan baru yang ada di tokopedia, fitur ini
akan memudahkan kita dapat menemukan barang yang kita inginkan. Dengan
menggunakan snapsearch kita tidak perlu lagi ketik nama produk yang kita cari. Kita hanya
perlu memotret produk yang kita inginkan dengan gadget kita dan nantinya produk tersebut
akan muncul di hasil pencarian.
Tugas E-Business
Analisis E-Busines Pada Tokopedia

Magister Manajemen Teknologi – Manajemen Teknologi Informasi


Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Seiring berjalannnya waktu, tokopedia.com pun berhasil merangkak naik menjadi


sebuah perusahaan yang memiliki reputasi sangat baik dimata para investornya dan
kalangan masyarakt. Hal ini ditunjukan dengan banyaknya investor yang menjalin kerja
sama dengan tokopedia.com sejak tahun 2009-2013.

Sejarah terus dicetak. Tokopedia di tahun 2014 menjadi startup pertama yang
menerima investasi dengan nilai USD 100 juta atau setara dengan Rp 1,2 triliun saat itu.
Angka ini merupakan yang terbesar dalam sejarah e-commerce Indonesia, sampai akhirnya
dikalahkan kembali oleh Tokopedia di 2017. PT Tokopedia mendapatkan seed funding
(pendanaan awal) dari PT Indonusa Dwitama pada tahun 2009. Kemudian pada tahun-
tahun berikutnya, Tokopedia kembali mendapatkan suntikan dana dari pemodal ventura
global seperti East Ventures (2010), Cyber Agent Ventures (2011), Netprice (2012), and
SoftBank Ventures Korea (2013). Hingga pada Oktober 2014, Tokopedia berhasil
mencetak sejarah sebagai perusahaan teknologi pertama di Asia Tenggara, yang menerima
investasi sebesar USD 100 juta atau sekitar Rp 1,2 triliun dari Sequoia Capital dan
SoftBank Internet and Media Inc (SIMI). Berkat peranannya dalam mengembangkan
bisnis online di Indonesia, PT Tokopedia berhasil meraih penghargaan Marketeers of the
Year 2014 untuk sektor e-Commerce pada acara Markplus Conference 2015 yang digelar
oleh Markplus Inc tanggal 11 Desember 2014.

 Fitur Tokopedia

1. TopAds adalah fitur untuk mempromosikan toko ataupun produk yang kamu jual
sehingga berpotensi dilihat dan dibeli oleh lebih banyak pembeli di Tokopedia. Fitur
ini merupakan pengembangan dari fitur Promosi per jam/Dink It, dimana kamu bisa
mempromosikan produk kapan saja, tanpa harus mengklik tombol “Promosi” setiap
satu jam sekali. Dengan TopAds, kamu bisa mempromosikan toko dan produk hanya
dengan membayar mulai dari Rp 50,- saja.

2. Statistik Toko adalah fitur baru bagi toko yang berlangganan Gold Merchant.
Dengan fitur ini, kamu bisa memantau dan melihat performa tokomu, mulai dari
Tugas E-Business
Analisis E-Busines Pada Tokopedia

Magister Manajemen Teknologi – Manajemen Teknologi Informasi


Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

statistik produk yang dijual hingga data transaksi secara detail. Diharapkan melalui
fitur ini, kamu bisa menganalisis data penjualan dan mengatur strategi
perkembangan bisnismu.

3. JNE Online Booking (JOB) untuk semakin memudahkan proses pengiriman,


Tokopedia mendukung sistem resi otomatis untuk pengiriman menggunakan JNE.
Dengan fitur ini, penjual tidak perlu lagi repot untuk memasukkan nomor resi secara
manual. Saat mengirimkan pesanan, penjual hanya perlu membawa kode booking
yang diterima saat pesanan masuk, dan nomor resi otomatis akan masuk ke akun
penjual maupun pembeli.

4. Preferred Logistic Partner adalah logistik rekanan yang direkomendasikan oleh


Tokopedia. Untuk saat ini, JNE adalah perusahaan logistik yang sudah menjadi
Preferred Logistic Partner.

5. Gold Merchant adalah fitur tambahan berbayar yang kami sediakan untuk para
penjual dan dapat memberikan kemudahan bagi penjual dalam mengelola toko
onlinenya.

6. TopPoints adalah poin reward yang diberikan untuk semua pembeli yang aktif dan
beruntung.

7. Lucky Deal disediakan untuk memberi keuntungan lebih bagi pembeli dan penjual
yang aktif di Tokopedia.

8. Reputation System adalah sistem penilaian baru untuk Toko, Pembeli, dan Produk
di Tokopedia.

9. Tokopedia mendorong pengguna situs Tokopedia untuk berkomunikasi satu sama


lain terlebih dahulu jika muncul permasalahan dalam transaksi.
Tugas E-Business
Analisis E-Busines Pada Tokopedia

Magister Manajemen Teknologi – Manajemen Teknologi Informasi


Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

10. User Management/Pengaturan Admin merupakan fitur berbayar yang disediakan


oleh Tokopedia bagi Anda yang memiliki toko dengan penjualan yang tinggi dan
sering kewalahan mengelola toko sendiri.

Seiring dengan pengembangan yang dilakukan, baru-baru ini Tokopedia juga


mendapat suntikan dana investasi senilai US $100 juta dollar atau sekitar Rp 1,2 triliun dari
SoftBank Internet and Media, Inc. (SIMI) yang merupakan pemodal dari Jepang dan
Sequoia Capital dari AS. Dengan suntikan modal tersebut, Tokopedia berencana
membangun pusat riset terbesar di kawasan Asia Tenggara.

D. Dampak E-Commerce Pada Bisnis Tokopedia

Bisnis e-commerce tipe customer to customer (C2C) Indonesia saat ini dikuasai oleh
dua pemain utama, salah satu adalah Tokopedia. Pemain utama kini bersaing ketat
memperebutkan pangsa pasar bisnis e-commerce Indonesia yang sedemikian besar.

Dampak e-commerce pada bisnis Tokopedia terlihat secara nyata dalam bentuk
investasi pemanfaatan teknologi yang dilakukan, yaitu web dan mobile app. Investor
Tokopedia juga membantu dalam pelayanan teknologi melalui penyediaan platform yang
dapat membantu menurunkan biaya layanan operasional Tokopedia. Jika ditinjau dari sisi
dampak dari e –commerce yang dilakukan oleh tokopedia ini, dapat dibagi menjadi dua
dampak, yaitu dampak posistif dan negative.

Dampak Positif

1. Biaya Pengeluaran (Cost)


Karena bergerak di industri bisnis e-commerce, segala bentuk pelayanan dan
pemanfaatan teknologi memang menjadi hal sangat diperhatikan oleh Tokopedia.
Selanjutnya, biaya terbesar yang dikeluarkan oleh Tokopedia adalah untuk promosi.
Tokopedia adalah salah satu startup yang agresif promosi di berbagai media periklanan,
baik online atau offline.
Tugas E-Business
Analisis E-Busines Pada Tokopedia

Magister Manajemen Teknologi – Manajemen Teknologi Informasi


Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Perbandingan anggaran iklan Tokopedia dan Bukalapak pada April 2016

Data Adstensity mencatatkan sepanjang 2015, anggaran iklan di TV oleh


Tokopedia bisa mencapai Rp559 miliar. Angka ini membuat mereka jadi startup uang
paling sering muncul di TV. Tak hanya itu Tokopedia pun masuk dalam daftar 10 besar
perusahaan yang menghabiskan belanja iklan TV tinggi di bawah Djarum, Sampoerna,
Pepsodent, Dettol, Lifebuoy, Frisian Flag, Indomie, dan Mie Sedaap. Perlu diingat biaya
sebesar itu belum termasuk pemasangan iklan di billboard, baliho dan spanduk yang
tersebar di kota-kota besar di Indonesia. Karena itu dapat dipastikan dana segar dari
investor sebesar $100 juta banyak tersedot habis untuk bujet pemasaran.
2. Keuntungan (Profit)
Setiap tahun Tokopedia gencar mencari investor dunia yang mau memberikan
modal pendanaan. Oktober 2014 kemarin, Tokopedia juga menjadi perusahaan internet
pertama Indonesia yang mendapatkan pendanaan 100 juta dollar dari SoftBank dan
Sequoia Capital. Dana tersebut digunakan untuk membuat penggunaan Tokopedia tetap
gratis.
Dari sisi keuntungan, selain mendapatkan modal pendanaan tambahan dari para
pemodal ventura ternama dunia setiap tahunnya, Tokopedia menyediakan opsi Gold
Merchant untuk merchant-merchant yang ingin menjadi sponsor Tokopedia, dengan
biaya rendah per bulan, dan Tokopedia memberikan fitur-fitur yang sifatnya membantu
para Gold Merchant menjadi lebih efisien. Selain itu Tokopedia juga telah
memperkenalkan fitur TopAds untuk merchant-merchant yang ingin mendapatkan
exposure tambahan.
Tugas E-Business
Analisis E-Busines Pada Tokopedia

Magister Manajemen Teknologi – Manajemen Teknologi Informasi


Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Selain itu, layanan pembelian tiket kereta, pulsa, paket data, angsuran, dll yang
disediakan Tokopedia juga bekerja sama dengan vendor terkait untuk mendapatkan
harga yang lebih murah yang dijadikan sebagai salah satu sumber keuntungan tersendiri.
Saat ini Tokopedia memang tidak terlalu berfokus pada bagaimana mendapatkan
keuntungan, namun lebih mengincar customer hingga akhirnya mereka berhasil
menguasai pasar Indonesia. Strategi ini dianggap akan lebih menguntungan untuk jangka
panjang, karena jika sudah menguasai pasar, memainkan harga pelayanan atau proses
monetize nantinya akan lebih mudah diterapkan karena pasar yang besar. Itulah
mengapa saat ini Tokopedia berfokus bagaimana menjadi nomor 1 di Indonesia dari pada
mendapatkan keuntungan yang besar.
Dampak Negatif
Selain memberikan dampak positif dalam menjalankan bisnis secara e-commerce,
tokopedia secara tidak langsung juga menghasilkan dampak negatif, seperti:
1. Penipuan
Penipuan yang dapat timbul diantaranya kehilangan segi finansial secara langsung
karena ada oknum yang tak bertanggung jawab melakukan pengiriman barang kepada
konsumen dengan isi yang kosong, atau bahkan barang tidak dikirim, sehingga hal ini
berdampak pada reputasi dan kepercayaan masyarakat kepada tokopedia.
2. Pencurian Informasi
Dapat terjadi pencurian informasi dikarenakan sistem keaman yang kurang baik,
seperti halnya pengalihkan pengguna akun, dan akses sistem diheck oleh oknum yang
nakal, sehingga dapat terjadi pencurian data. Semua bisa saja terjadi yang
mengakubatkan kerugian yang fatal dalam menjalankan bisnis, tingga bagaimana pelaku
bisnis dan penyedia jasa layanan menyikapi dan mengantisipasinya.

E. Kebutuhan Pengembangan Perusahaan

1. Tenaga kerja terampil, institusi, dan layanan pendudukung

Pertama kalinya Tokopedia didirikan oleh dua orang dengan latar belakang IT,
William Tanuwijaya (aslinya berasal dari Pematang Siantar, Sumatra Utara) dan
Leontinus Alpha Edison (aslinya berasal dari Pontianak, Kalimantan Barat), tentunya
Tugas E-Business
Analisis E-Busines Pada Tokopedia

Magister Manajemen Teknologi – Manajemen Teknologi Informasi


Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

dibantu juga oleh Victor Fungkong (CEO Indonusa-pemodal pertama Tokopedia).


Mereka mulai membangun Tokopedia sejak Januari 2009. Untuk mengejar
pertumbuhan pengguna yang sangat pesat, teknologi Tokopedia pun harus terus
berusaha menyesuaikan diri.

Untuk saat ini jumlah personil tim Engineer, QA, UI/UX di Tokopedia sudah
mencapai sekitar 150-an orang. Tentunya jumlah ini akan terus bertambah. Tim
engineer Tokopedia ini dipimpin oleh seorang VP Engineer (CTO). Posisi ini dijabat
oleh seorang ekspatriat yang bernama Qasim Zaidi. Leon dan William diperkenalkan
dengan Qasim oleh salah satu investor mereka, Sequoia Capital. Sebelum bergabung
dengan Tokopedia Qasim bekerja di perusahaan sejenis di India, namanya Paytm.
Karena Qasim sudah pernah menangani jumlah transaksi Paytm yang jauh lebih besar
daripada Tokopedia saat ini, harusnya ia memang orang yang tepat untuk mengisi
posisi ini.

Apabila dilihat dari struktur organisasinya, Leon dan William banyak


berdiskusi dengan investor mereka, termasuk dikenalkan dengan para pemain lain di
industri teknologi. Dari berbagai hasil diskusi tersebut mereka memutuskan model
organisasi yang digunakan adalah divisional bukan fungsional. Sebagai contoh, tim
Tokopedia dibagi menjadi divisi-divisi berikut:

1. Seller Platform
2. Search & Discovery
3. Product & Catalogue
4. Logistic
5. Messaging

Tiap-tiap divisi ini memiliki tim:

 Product Owner
 Engineer
 Quality Assurance (QA)
 IT Infrastructure
Tugas E-Business
Analisis E-Busines Pada Tokopedia

Magister Manajemen Teknologi – Manajemen Teknologi Informasi


Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

 Business
 Security

2. Perangkat keras & Perangkat lunak

Untuk bahasa pemrograman yang digunakan versi awal Tokopedia yang


dibangun tahun 2009 menggunakan bahasa pemrograman Perl, database Oracle dan
webserver Apache dengan mod_perl. Seiring perkembangan waktu, sekitar tahun
2015, Tokopedia mengganti mesin databasenya dengan PostgreSQL. Selain
pergantian database server, webserver Tokopedia pun belakangan berganti
menggunakan Nginx.

Di tahun 2015, arsitektur platform Tokopedia sudah berganti dari yang


sebelumnya monolitik menjadi berbasis microservices. Pemilihan bahasa program pun
mengalami perubahan, walaupun belum 100%, sebagian sistem Tokopedia sudah
dibangun menggunakan bahasa program Go. Tokopedia juga menggunakan beberapa
layanan berbasis cloud, contohnya: S3 (untuk storage) dan Cloudsearch, keduanya dari
Amazon Web Services.

3. Target pengembangan lanjut

Dengan pertumbuhan pengguna yang begitu pesat, plus dipimpin oleh CTO
yang sangat berpengalaman, tentunya Tokopedia terus berkembang. Mereka memiliki
beberapa target ke depan, di antaranya:

 Menjadi perusahaan yang mengutamakan mobile (mobile first company);


 Secara penuh menggunakan platform cloud;
 Mengubah arsitekturnya ke SoA (Service oriented Architecture);
 Membuka API ke public;
 Mengganti beberapa teknologi. Contohnya Perl sedang dalam proses untuk diganti
dengan bahasa program buatan Google, Go.
Tugas E-Business
Analisis E-Busines Pada Tokopedia

Magister Manajemen Teknologi – Manajemen Teknologi Informasi


Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

 Sistem peringatan (alert) dan pemantauan yang lebih canggih – Dulu hanya
menggunakan bash manual, sekarang dalam proses untuk
menggunakan Runscope, Ichinga dan DataDoc;
 Menggunakan beberapa pihak ketiga – Sebagai contoh, EdgeCast yang sebesar itu
saja masih pernah mati layanannya;
 Menggunakan datawarehouse: Cubes, Pentaho – Untuk Business Intelligence;
 Terus mengembangkan machine learning untuk anti phising, customer care, dll.
Tokopedia sedang dalam pengembangan membuat bot yang bisa memberikan
jawaban paling relevan dari pertanyaan yang masuk ke sistem Customer Service
(CS). Saat ini masih menjadi assisting tool, CS akan diberikan 3 pilihan jawaban
yang paling relevan dari pertanyaan pengguna. Sejauh ini tingkat akurasinya sudah
60%;
 Lebih perhatian lagi pada keamanan (infosec).

Anda mungkin juga menyukai