Anda di halaman 1dari 209

HCR OCR &

Produktivitas 2018

26 February 2018
PT PLN (Persero)
The Falling Cost Of Key Technologies
http://www.pikiran-rakyat.com/ekonomi/2017/12/27/laporan-akhir-tahun-2017-ekonomi-disrupsi-siapkah-industri-berlari-416712
GENERASI DALAM ANGKATAN KERJA 2017
INDONESIA PLN
Gen Z Boomers Gen Z
9.7% 13.3% Boomers
3.5%
0.0% Gen X
Gen Y 37.4%
34.7%
Gen X Gen Y
42.3% 59.0%

Komposisi generasi Milenial (Gen Y & Gen Z) pada pegawai PLN


dominan yaitu mencapai 62,5% yang melebihi komposisi generasi
Milenial pada angkatan kerja Indonesia yang mencapai 45,4%
STRATEGY MAP
FORUM BISNIS 2018
HR TRANSFORMATION :
from Talent Management to People Management

www.pln.co.id | 13
HUMAN CAPITAL TRENDS

www.pln.co.id | 14
HUMAN CAPITAL TRENDS 2017

www.pln.co.id | 15
www.pln.co.id |
www.pln.co.id | 17
Role Model Involvement

www.pln.co.id | 18
Pendekatan Leader untuk mencapai Organisasi Ekselen

Survey
Leader di
TW III :
GM, MB,
MUP

www.pln.co.id | 19
Produktivitas RJPP
• OWM RKAP
• Probis Pemetaan
KPI Unit
• Hasil produktivitas Strategi
pegawai
ALIGNMENT
Komunitas Praktisi
Cascading KPI Komunikasi

Strategi
Dokumentasi &
Eksekusi Pemetaan
pengorganisasian
Strategi Strategic Job
Pengetahuan
Assessment Families
TEAMWORK
Berbagi & kompetensi &
Implementasi Pengukuran Gap
Berbagi Solusi
Pengalaman H CR
Pengembangan
Kompetensi
Perencanaan Penentuan
Pembinaan HI Competency
Identifikasi Profile
Survey Hubungan Kandidat
Industrial Talent
Pengukuran
Pengembangan
Budaya Talent
LEADERSHIP
Pembinaan HI
Pendampingan Seleksi
Talent Talent
CULTURE HI Eksekusi Briefing CoC
Rencana Aksi
Kegiatan Pembinaan HI Perencanaan
Aksi
CULTURE

www.pln.co.id |
Penilaian HCR OCR
Maturity Level Index
Tingkat kematangan proses

MLI

Role Model Involvement


RMI
Keterlibatan Pemimpin

KPI
Key Performance Indicator
Indikator Hasil Kinerja
MLI - RMI
Sub Level Firefighting – Level 1 Well-planned – Level 2 Established – Level 3 Well-managed – Level 4 Excellence – Level 5
Leader memahami perlunya
Leader memahami perlunya rencana Leader memahami perlunya Leader memahami perlunya
Leader memahami wacana terkait penyelarasan kebutuhan organisasi
0.1 program/kegiatan untuk mendukung mekanisme dilaksanakan sesuai pelaksanaan pengukuran indikator dari
Program/kegiatan dengan seluruh proses kerja dan unit
kinerja standard mekanisme
kerja
Leader mengkomunikasikan perlunya
Leader mengkomunikasikan rencana Leader mengkomunikasikan perlunya Leader mengkomunikasikan perlunya
Leader mengkomunikasikan wacana penyelarasan kebutuhan organisasi
0.2 program/kegiatan untuk mendukung mekanisme dilaksanakan sesuai pelaksanaan pengukuran indikator dari
terkait Program/kegiatan dengan seluruh proses kerja dan unit
kinerja standard mekanisme
kerja
Program/kegiatan dalam organisasi Leader melaksanakan rencana Leader melaksanakan penyelarasan
Leader melaksanakan mekanisme Leader melaksanakan pengukuran
0.3 belum dilaksanakan, hanya wacana program/kegiatan untuk mendukung kebutuhan organisasi dengan seluruh
sesuai standard indikator dari mekanisme
(WoW =Wonderful on Wall) kinerja proses kerja dan unit kerja
Program/kegiatan bersifat insidentil Program/kegiatan dalam organisasi Mekanisme dalam organisasi sudah Organisasi sudah selaras dan
Sudah dilakukan pengukuran dalam
0.4 dan tidak memiliki relevansi dengan sudah terencana dan mulai mengarah dilaksanakan secara konsisten sesuai terintegrasi dengan seluruh proses
organisasi (Check)
target kinerja pada sistematis standar (do what you write) kerja dan unit kerja (Integration)
Leader mengkomunikasikan perlunya
Leader mengkomunikasikan Leader mengkomunikasikan perlunya Leader mengkomunikasikan perlunya
konsistensi pelaksanaan mekanisme di Leader mengkomunikasikan perlunya
0.5 program/kegiatan yang mendukung rencana program/kegiatan yang hasil pengukuran digunakan dalam
semua unit pelaksana dan/atau bidang menjadi benchmark
target kinerja sistematis pembelajaran untuk perbaikan
yang terkait
Leader melaksanakan Leader melaksanakan secara konsisten
Leader melaksanakan rencana kegiatan Leader menggunakan hasil pengukuran Organisasi sudah menjadi benchmark
0.6 program/kegiatan yang mendukung mekanisme di semua unit pelaksana
yang sistematis dalam pembelajaran untuk perbaikan (Internal Best practice)
target kinerja dan/atau bidang yang terkait
Mekanisme sudah dipahami dan/atau Hasil pengukuran dalam organisasi
Program/kegiatan dalam organisasi Program/kegiatan dalam organisasi
dilaksanakan oleh semua unit digunakan (Action) dalam Organisasi sudah menjadi benchmark
0.7 bersifat insidentil tetapi sudah sudah dilaksanakan secara sistematis
pelaksana dan/atau bidang yang pembelajaran untuk perbaikan (National Best Practice)
memiliki/mendukung target kinerja menjadi suatu mekanisme (Approach)
terkait (Deployment) (improvement)
Leader mengkomunikasikan perlunya Leader mengkomunikasikan perlunya
Leader mengkomunikasikan perlunya Leader mengkomunikasikan perlunya Organisasi sudah menjadi benchmark
0.8 program/kegiatan yang rutin untuk indikator pengukuran dalam
standarisasi mekanisme review secara periodik (Regional Best practice)
mendukung target kinerja mekanisme
Leader melaksanakan Leader melaksanakan pembuatan
Leader melaksanakan standarisasi Leader melaksanakan review secara Organisasi sudah menjadi benchmark
0.9 program/kegiatan untuk mendukung indikator pengukuran dalam
mekanisme periodik (International Best practice)
target kinerja secara rutin mekanisme
Mekanisme dalam organisasi sudah Mekanisme dalam organisasi sudah Mekanisme dalam organisasi sudah
Program/kegiatan dalam organisasi
dibakukan/distandarkan secara memiliki indikator pengukuran ditinjau ulang (review) secara periodik www.pln.co.id | 22
Market Leader International
sudah rutin mendukung Kinerja
formal/resmi (write what you do) (measurement) (Continuous Improvement)
Sub Level Firefighting Well-planned Established Well-managed excellence
Leader memahami perlunya
Leader memahami perlunya rencana Leader memahami perlunya
Leader memahami wacana terkait Leader memahami perlunya mekanisme penyelarasan kebutuhan organisasi
0.1 Program/kegiatan
program/kegiatan untuk mendukung
dilaksanakan sesuai standard
pelaksanaan pengukuran indikator dari
dengan seluruh proses kerja dan unit
kinerja mekanisme
kerja
Leader mengkomunikasikan perlunya
Leader mengkomunikasikan rencana Leader mengkomunikasikan perlunya Leader mengkomunikasikan perlunya
Leader mengkomunikasikan wacana penyelarasan kebutuhan organisasi
0.2 terkait Program/kegiatan
program/kegiatan untuk mendukung mekanisme dilaksanakan sesuai pelaksanaan pengukuran indikator dari
dengan seluruh proses kerja dan unit
kinerja standard mekanisme
kerja
Program/kegiatan dalam organisasi Leader melaksanakan rencana Leader melaksanakan penyelarasan
Leader melaksanakan mekanisme Leader melaksanakan pengukuran
0.3 belum dilaksanakan, hanya wacana program/kegiatan untuk mendukung
sesuai standard indikator dari mekanisme
kebutuhan organisasi dengan seluruh
(WoW =Wonderful on Wall) kinerja proses kerja dan unit kerja
Program/kegiatan bersifat insidentil Program/kegiatan dalam organisasi Mekanisme dalam organisasi sudah Organisasi sudah selaras dan
Sudah dilakukan pengukuran dalam
0.4 dan tidak memiliki relevansi dengan sudah terencana dan mulai mengarah dilaksanakan secara konsisten sesuai
organisasi (Check )
terintegrasi dengan seluruh proses kerja
target kinerja pada sistematis standar (do what you write ) dan unit kerja (Integration )
Leader mengkomunikasikan perlunya
Leader mengkomunikasikan Leader mengkomunikasikan perlunya Leader mengkomunikasikan perlunya
konsistensi pelaksanaan mekanisme di Leader mengkomunikasikan perlunya
0.5 program/kegiatan yang mendukung rencana program/kegiatan yang
semua unit pelaksana dan/atau bidang
hasil pengukuran digunakan dalam
menjadi benchmark
target kinerja sistematis pembelajaran untuk perbaikan
yang terkait
Leader melaksanakan Leader melaksanakan secara konsisten
Leader melaksanakan rencana kegiatan Leader menggunakan hasil pengukuran Organisasi sudah menjadi benchmark
0.6 program/kegiatan yang mendukung
yang sistematis
mekanisme di semua unit pelaksana
dalam pembelajaran untuk perbaikan (Internal Best practice )
target kinerja dan/atau bidang yang terkait
Mekanisme sudah dipahami dan/atau
Program/kegiatan dalam organisasi Program/kegiatan dalam organisasi Hasil pengukuran dalam organisasi
dilaksanakan oleh semua unit Organisasi sudah menjadi benchmark
0.7 bersifat insidentil tetapi sudah sudah dilaksanakan secara sistematis
pelaksana dan/atau bidang yang terkait
digunakan (Action ) dalam pembelajaran
(National Best Practice)
memiliki/mendukung target kinerja menjadi suatu mekanisme (Approach) untuk perbaikan (improvement )
(Deployment)
Leader mengkomunikasikan perlunya
Leader mengkomunikasikan perlunya Leader mengkomunikasikan perlunya Leader mengkomunikasikan perlunya Organisasi sudah menjadi benchmark
0.8 program/kegiatan yang rutin untuk
standarisasi mekanisme indikator pengukuran dalam mekanisme review secara periodik (Regional Best practice )
mendukung target kinerja
Leader melaksanakan
Leader melaksanakan standarisasi Leader melaksanakan pembuatan Leader melaksanakan review secara Organisasi sudah menjadi benchmark
0.9 program/kegiatan untuk mendukung
mekanisme indikator pengukuran dalam mekanisme periodik (International Best practice )
target kinerja secara rutin
Mekanisme dalam organisasi sudah Mekanisme dalam organisasi sudah Mekanisme dalam organisasi sudah
Program/kegiatan dalam organisasi
dibakukan/distandarkan secara memiliki indikator pengukuran ditinjau ulang (review ) secara periodik Market Leader International
sudah rutin mendukung Kinerja
formal/resmi (write what you do) (measurement) (Continuous Improvement )
Level level 1 level 2 level 3 level 4 level 5
UNIT CLUSTER 1 – HCR OCR
Wilayah Pusat
Wilayah
Sumatera Manajemen
Kalselteng
Barat Konstruksi

UIP II
Wilayah Babel UIP VII (JBTB I)
(Sumbagut)

Wilayah Riau UIP X


Pusdiklat
dan Kepri (Kalbagtim)

Distribusi Jawa Pembangkitan


Wilayah Kaltim Distribusi Bali
Timur SBU

Pusat Wilayah
Distribusi Jabar Distribusi Jaya
Sertifikasi Sulselrabar
UNIT CLUSTER 2 - HCR OCR
Transmisi Jawa
UIP XIII
UIP XI (Nusra) Wilayah NTT WIlayah S2JB Bagian Timur
(Sulbagsel)
& Bali

UIP VIII (JBTB Transmisi Jawa Transmisi Jawa


UIP IV (ISJ) UIP VI (JBT I)
II) Bagian Tengah Bagian Barat

Pembangkitan UIP XIV


UIP V (JBB) Pusharlis UIP XVI (JBT II)
SBS (Papua)

Distribusi UIP IX
Wilayah Aceh Wilayah Kalbar P3B Sumatera
Lampung (Kalbagteng)

Distribusi Wilayah
P2B Pusenlis UIP Kalbagbar
Jateng dan DIY Sumut

Distribusi UIP XV UIP


Puslitbang Wilayah NTB
Banten (Maluku) Sumbagteng
UNIT CLUSTER 3 - HCR OCR

Pembangkitan Wilayah P2B


Wilayah M2U
TJB

UIP I (Kitsum) UIP XII KITLUR


(Sulbagut) Kalimantan

UIP III
Wilayah KITLUR
(Sumbagsel)
Suluttenggo Sulawesi
Target HCR OCR Produktivitas
Target
Bobot Satuan
Nilai Cluster 1 Cluster 2 Cluster 3 Target

HCR 2 4,4 4,29 4,07 skor


OCR 4 4,4 4,29 4,07 skor
PRODUKTIVITAS 3
 Optimalisasi
Workforce 0,75 5 2 level
Management
 Proses Bisnis 0,75 2 1 level
 Hasil Produktivitas Mwh/
1,5 4.851
Pegawai peg
TARGET HCR
HCR
CLUSTER PERIODE
MLI & RMI KPI TARGET SKOR
TW 1 2,4 2 2,22
TW 2 3 3 3,00
1
TW 3 3,4 4 3,67
TW 4 3,9 5 4,40
TW 1 2,4 2 2,22
TW 2 3 3 3,00
2
TW 3 3,4 4 3,67
TW 4 3,7 5 4,29
TW 1 2,4 2 2,22
TW 2 2,7 3 2,84
3
TW 3 3 4 3,45
TW 4 3,3 5 4,07
TW 1 2,22
TW 2 2,97
ALL UNIT
TW 3 3,63
TW 4 4,28
TARGET OCR
OCR
OCR LEADERSHIP OCR ALIGNMENT OCR TEAMWORK OCR CULTURE OCR CULTURE HI
CLUSTER PERIODE TARGET
MLI & TARGET MLI & TARGET MLI & TARGET MLI & TARGET TARGET
KPI KPI KPI KPI MLI & RMI KPI SKOR
RMI SKOR RMI SKOR RMI SKOR RMI SKOR SKOR
TW 1 3 2 2,55 2 1 1,55 1,4 2 1,67 1,4 2 1,67 1,4 2 1,67 1,82
TW 2 3,4 3 3,22 3 3 3,00 3 3 3,00 3 3 3,00 3 3 3,00 3,04
1
TW 3 3,7 4 3,84 3,7 5 4,29 3,3 4 3,62 3,3 4 3,62 3,4 4 3,67 3,80
TW 4 3,9 5 4,40 3,9 5 4,40 3,9 5 4,40 3,9 5 4,40 3,9 5 4,40 4,40
TW 1 2,7 2 2,39 2 1 1,55 1,4 2 1,67 1,4 2 1,67 1,4 2 1,67 1,79
TW 2 3 3 3,00 3 3 3,00 3 3 3,00 3 3 3,00 3 3 3,00 3,00
2
TW 3 3,4 4 3,67 3,4 5 4,12 3,3 4 3,62 3,3 4 3,62 3,4 4 3,67 3,74
TW 4 3,7 5 4,29 3,7 5 4,29 3,7 5 4,29 3,7 5 4,29 3,7 5 4,29 4,29
TW 1 2 2 2,00 1,7 1 1,39 1,4 2 1,67 1,4 2 1,67 1,4 2 1,67 1,68
TW 2 2,7 3 2,84 2,7 3 2,84 3 3 3,00 3 3 3,00 3 3 3,00 2,93
3
TW 3 3 4 3,45 3 5 3,90 3,3 4 3,62 3,3 4 3,62 3,3 4 3,62 3,64
TW 4 3,3 5 4,07 3,3 5 4,07 3,3 5 4,07 3,3 5 4,07 3,3 5 4,07 4,07
TW 1 1,78
TW 2 3,00
ALL UNIT
TW 3 3,74
TW 4 4,28
Produktivitas
-Optimizing Workforce Management-

JAKARTA, 22 FEBRUARI 2018


Maturity Level Index OWM

Identifikasi paket dan Tindak lanjut hasil


kelompok PP, Pelaksanaan evaluasi untuk
Evaluasi kinerja
penyusunan pengadaan PP dan Monitoring meningkatkan
perusahaan
anggaran dan SLA, pelaporan kontrak pelaksanaan PP compliance pada
penerima PP
pelaporan jenis melalui AMOR perjanjian dan
pekerjaan penunjang perundang-undangan

www.pln.co.id |
Target & Cluster OWM 2018
Cluster Unit TW I TW II TW III TW IV

54 Unit Cluster (A) Evaluasi; 100 % Rekomendasi Evaluasi; 100 % Rekomendasi


Tindak lanjut; Tindak lanjut;

100 % dengan target 25 % selesai 100 % dengan target 50 % selesai

ditindaklanjuti ditindaklanjuti

Kitlur Kalimantan & - Penyusunan Rencana Realisasi Realisasi


Kitlur Sulawesi (Set Up Alihdaya) Kontrak 50 % Kontrak 100 %
Cluster (B)

www.pln.co.id |
Cluster A
Penjelasan Cluster A :
1. TW I 2018, dilakukan audit ketenagakerjaan Tahap 1 dengan rentang waktu 1 Januari – 31
Maret 2018 dengan target 100 % dari jumlah realisasi sesuai rencana kontrak.
2. TW II 2018, berdasarkan hasil audit ketenagakerjaan Tahap 1 di TW I 2018, rekomendasi
yang diberikan telah ditindaklanjuti dengan target 25 % SELESAI (dari jumlah kontrak sesuai
angka 1 diatas teraudit) dengan bukti Berita Acara / Notulensi yang di Upload via AMOR.
3. TW III 2018, dilakukan audit ketenagakerjaan Tahap 2 dengan rentang waktu 1 Juli- 30
September 2018 dengan target 100 % dari jumlah realisasi sesuai rencana kontrak.
4. TW IV 2018, berdasarkan hasil audit ketenagakerjaan Tahap 2 di TW II 2018 rekomendasi
yang diberikan telah ditindaklanjuti dengan target 50 % SELESAI (dari jumlah kontrak sesuai
angka 2 diatas teraudit) dengan bukti Berita Acara / Notulensi yang di Upload via AMOR.
* tindaklanjut on progress kami anggap belum selesai

www.pln.co.id |
Cluster B

Penjelasan Cluster B :
1. TW I 2018, -----
2. TW II 2018, set up implementasi Alihdaya di unit, penyusunan
rencana kontrak.
3. TW III 2018, realisasi kontrak sesuai rencana pada TW II 2018
mencapai 50 %
4. TW IV 2018, realisasi kontrak sesuai rencana pada TW II 2018
mencapai 100 %

www.pln.co.id |
Nilai Pengurang Kinerja OWM
NO JENIS PELANGGARAN NILAI KETERANGAN
PENGURANG SKD 500/2013
1 Judul kontrak/lingkup pekerjaan tidak sesuai 10%
dengan APPELIN
2 Unit belum memiliki bukti lapor pemborongan 25% Pasal 6 ayat (1)
pekerjaan dari dinas setempat * (upload di AMOR)
3 Jangka waktu perjanjian pemborongan pekerjaan 25% Pasal 9 ayat (1)
dibawah 5 tahun (kecuali Project Based)
4 Perjanjian tidak memenuhi aspek ketenagakerjaan 25% Pasal 7 ayat (3)
sesuai aturan perundang-undangan dan tidak sesuai
dengan SKD 500/2013
5 Tidak memasukan aspek pengawasan 25% Pasal 7 ayat (4)
ketenagakerjaan dalam Perjanjian
6 Membuat Perjanjian dengan pola PJP/PJTK, 100% Pasal 3 ayat (1)
Perjanjian tidak mengacu pada SKD 500/2013
7 Membuat Perjanjian dengan Badan Usaha, 100% Pasal 5 ayat (1)
misalnya seperti : CV butir a
8 Adanya Putusan Pengadilan dan / atau Nota 100%
Pemeriksaan tentang ketenagakerjaan alihdaya yang
berdampak merugikan PLN (segi finansial dan yuridis)

www.pln.co.id |
Kinerja 2017 - 2018
Cluster Unit TW I TW II TW III TW IV

Realisasi Evaluasi; 100 % Rekomendasi Evaluasi; 100 % Rekomendasi


Kontrak 100 Tindak lanjut; Tindak lanjut;
% dari rencana (A) 100 % 100 %
43 UNIT 2017
Realisasi Realisasi Kontrak 100 % Rekomendasi Evaluasi; 100 % Rekomendasi
Kontrak < dan Evaluasi; Tindak lanjut; Tindak lanjut;
100 % dari rencana 50% 100 % 100 %
(B) 11 UNIT

Cluster Unit TW I TW II TW III TW IV

54 Unit eksisting Evaluasi; 100 % Rekomendasi Evaluasi; 100 % Rekomendasi


Cluster (A) Tindak lanjut; Tindak lanjut;
100 % dengan target 25 % selesai
ditindaklanjuti
100 % dengan target 50 %
selesai ditindaklanjuti
2018
Kitlur Kalimantan & - Penyusunan Rencana Realisasi Realisasi
Kitlur Sulawesi (Set Up Alihdaya) Kontrak 50 % Kontrak 100 %
Cluster (B)

www.pln.co.id |
Produktivitas
-Hasil Produktivitas Pegawai-

JAKARTA, 22 FEBRUARI 2018


www.pln.co.id |
RENCANA FTK & TINGKAT PRODUKTIVITAS 2018

RKAP 2017 RKAP 2018


PENJUALAN 231.212.619 239.441.338

BIAYA OPERASI 288.363.650 303.246.870

BIAYA KEPEGAWAIAN 26.066.635 27.223.534

RASIO BIAYA KEPEGAWAIAN / BIAYA OPERASI 9,04% 8,98%

∆=1.220
FTK PEGAWAI 48.139 49.359

PRODUKTIVITAS 4.803 4.851

BIAYA PEGAWAI / PEGAWAI 541,49 551,54


∆=1,86%

Target Produktivitas Pegawai dalam Kontrak Kinerja Korporat dengan BUMN tahun 2018 direncanakan
naik 1% dibanding tahun 2017 yaitu dari 4.803MWH/Pegawai menjadi 4.851 MWH/Pegawai

www.pln.co.id |
Siklus Mekanisme Proses
Produktivitas (FTK)

www.pln.co.id | 41
Siklus Mekanisme Proses
Produktivitas – Input Rencana dan Realisasi FTK

INPUT PROSES OUTPUT

• Jumlah pagu rencana • Penentuan rincian • Daftar rincian FTK


FTK dari PLN Pusat rencana FTK untuk Organisasi
• SK Formasi Jabatan setiap FJ di
• SK Organisasi organisasi unit

INPUT PROSES OUTPUT

• Data pegawai SAP • Menginput data • Daftar realisasi FTK


pegawai SAP ke Organisasi
AMOR

www.pln.co.id | 42
Siklus Mekanisme Proses
Produktivitas – Evaluasi Kebutuhan FTK

INPUT PROSES OUTPUT

• Evaluasi n : • Evaluasi n : • Evaluasi n :


• data hasil rekrutmen • Evaluasi data • Deviasi
• rencana realisasi pengangkatan
pengangkatan pengangkatan pegawai baru
pegawai baru pegawai baru terhadap yang
pada AMOR direncanakan
• realisasi
pengangkatan
pegawai baru • Evaluasi n + 1 : • Evaluasi n + 1 :
• Perhitungan • Daftar kebutuhan
• Evaluasi n + 1 kebutuhan FTK FTK Organisasi
• Rencana proyek COD
• Pengembangan
Organisasi Baru
• Target Operasional

www.pln.co.id | 43
Siklus Mekanisme Proses
Produktivitas – Tindak Lanjut Evaluasi Kebutuhan FTK
INPUT PROSES OUTPUT

• Evaluasi n : • Evaluasi n : • Evaluasi n :


• Daftar deviasi • Penentuan revisi • Daftar rincian
pengangkatan pengangkatan rencana
pegawai baru pegawai baru pengangkatan
pegawai baru
• Evaluasi n + 1 : • Evaluasi n + 1 :
• Daftar kebutuhan FTK • Penentuan rincian • Evaluasi n + 1 :
• Daftar pegawai rencana • Daftar rincian
pensiun pengangkatan rencana
pegawai baru pengangkatan
pegawai baru

www.pln.co.id | 44
SDM UNIT BIDANG PTK BIDANG REKRUTMEN PUSDIKLAT BIDANG PORG
INPUT DATA KORPORAT :
ORGANISASI, PERENCANAAN
(RUPTL, RJPP, RKAP) PENJUALAN
ANGGARAN, PRODUKTIVITAS
(KPI), DATA COD

ANALISA RENCANA TENAGA


USULAN FTK
KERJA

AMOR
PAGU FORMASI TENAGA KERJA

PENYESUAIAN USULAN FTK

DOKUMEN PTK :
USULAN PENAMBAHAN
• RENCANA FTK
PEGAWAI BARU PER FJ
• KEBUTUHAN PENAMBAHAN
PROYEKSI JABATAN
PEGAWAI BARU
• KEBUTUHAN DIKLAT PELAKSANAAN DIKLAT
PELAKSANAAN REKRUTMEN
PRAJABATAN PRAJABATAN

RENCANA PENEMPATAN OJT EVALUASI PRIORITAS EVALUASI HASIL OJT

LULUS N
PRAJABATAN
Y
RENCANA PENGANGKATAN PEMBUATAN KODE POSISI
PEGAWAI PEGAWAI BARU

PENERBITAN SK PENGANGKATAN
PEGAWAI BARU
Formula Produktivitas

 Unit Pembangkitan  Unit Distribusi dan Wilayah


𝑀𝑊𝐻 𝑃𝑟𝑜𝑑𝑢𝑘𝑠𝑖
𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎𝑕 𝑃𝑒𝑔𝑎𝑤𝑎𝑖 𝑀𝑊𝐻 𝐽𝑢𝑎𝑙
𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎𝑕 𝑃𝑒𝑔𝑎𝑤𝑎𝑖
 Unit Transmisi  Unit Induk Pembangunan
 P2B dan P3B
𝑅𝑢𝑝𝑖𝑎𝑕 𝐷𝑖𝑠𝑏𝑢𝑟𝑠𝑒
𝑀𝑊𝐻 𝑇𝑒𝑟𝑠𝑎𝑙𝑢𝑟
𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎𝑕 𝑃𝑒𝑔𝑎𝑤𝑎𝑖
𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎𝑕 𝑃𝑒𝑔𝑎𝑤𝑎𝑖

 Unit Transmisi
𝑀𝑉𝐴 𝑇𝑒𝑟𝑠𝑒𝑑𝑖𝑎
𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎𝑕 𝑃𝑒𝑔𝑎𝑤𝑎𝑖

www.pln.co.id | 46
Formula Produktivitas

 Unit Penunjang
 Pusdiklat
𝑷𝒆𝒍𝒂𝒌𝒔𝒂𝒏𝒂𝒂𝒏 𝑫𝒊𝒌𝒍𝒂𝒕 𝑲𝒆𝒔𝒆𝒍𝒖𝒓𝒖𝒉𝒂𝒏
𝑷𝒆𝒈𝒂𝒘𝒂𝒊

𝐘𝐚𝐧𝐠 𝐊𝐞𝐦𝐮𝐝𝐢𝐚𝐧 𝐃𝐢𝐫𝐢𝐧𝐜𝐢 𝐒𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢 𝐁𝐞𝐫𝐢𝐤𝐮𝐭 ∶

𝛴 𝑆𝑒𝑟𝑡𝑖𝑓𝑖𝑘𝑎𝑡 𝑝𝑒𝑚𝑏𝑒𝑙𝑎𝑗𝑎𝑟𝑎𝑛 Σ Report assesmen


+ +
𝛴(𝑝𝑒𝑔𝑎𝑤𝑎𝑖 𝑢𝑑𝑖𝑘𝑙𝑎𝑡 + 𝑝𝑢𝑠𝑑𝑖𝑘𝑎𝑡 𝑡𝑒𝑟𝑡𝑖𝑚𝑏𝑎𝑛𝑔) Σ(Pegawai aster + pusdikat tertimbang)

Σ Sertifikat Kompetensi Σ pengunjung MLEB Terkoreksi ∗


+
Σ(pegawai User + pusdiklat tertimbang) Σ(Pegawai MLEB + pusdikat tertimbang)

www.pln.co.id | 47
Formula Produktivitas

 Unit Penunjang
 Puslitbang
𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 𝑃𝑟𝑜𝑑𝑢𝑘 𝐿𝑎𝑦𝑎𝑛𝑎𝑛
𝑃𝑒𝑔𝑎𝑤𝑎𝑖

PRODUK LAYANAN PUSLITBANG BOBOT


Penelitian
Produk Layanan Utama Terencana Standarisasi 60%
Produk inovasi
Penelitian
Produk Layanan Utama Tidak Terencana 30%
Standarisasi
Pengujian
Produk Layanan Pendukung 10%
Kalibrasi

www.pln.co.id | 48
Formula Produktivitas

 Unit Penunjang
 Pusertif
𝑃𝑒𝑘𝑒𝑟𝑗𝑎𝑎𝑛 𝑆𝑒𝑙𝑒𝑠𝑎𝑖
𝑃𝑒𝑔𝑎𝑤𝑎𝑖

 Pusharlis, Pusenlis, Pusmankon


𝑀𝑎𝑛 𝑀𝑜𝑛𝑡𝑕 𝑇𝑒𝑟𝑝𝑎𝑘𝑎𝑖
𝑃𝑒𝑔𝑎𝑤𝑎𝑖

www.pln.co.id | 49
FTK DAN PRODUKTIVITAS
KELOMPOK ∆% REN 2018 vs ∆% REN 2018 vs
URAIAN TARGET 2017 REALISASI 2017 RENCANA 2018
UNIT TARGET 2017 REAL 2017

PENJUALAN (MWH) 34.043.749 32.559.410 35.113.659 3,1% 7,8%


Regional
FTK (PEGAWAI) 12.779 12.261 12.881 0,8% 5,1%
Sumatera
PRODUKTIVITAS (MWH/PEGAWAI) 2.664 2.656 2.726 2,3% 2,7%

PENJUALAN (MWH) 9.961.473 9.197.200 10.175.288 2,1% 10,6%


Regional
FTK (PEGAWAI) 4.748 4.573 4.898 3,2% 7,1%
Kalimantan
PRODUKTIVITAS (MWH/PEGAWAI) 2.098 2.011 2.077 -1,0% 3,3%

Regional PENJUALAN (MWH) 12.426.428 11.942.670 10.425.508 -16,1% -12,7%


Sulawesi (& FTK (PEGAWAI) 6.842 6.399 4.859 -29,0% -24,1%
Nusra) PRODUKTIVITAS (MWH/PEGAWAI) 1.816 1.866 2.146 18,1% 15,0%

Regional PENJUALAN (MWH) 2.466.986 2.306.330 2.453.542 -0,5% 6,4%


Maluku dan FTK (PEGAWAI) 2.512 2.433 2.564 2,1% 5,4%
Papua PRODUKTIVITAS (MWH/PEGAWAI) 982 948 957 -2,6% 0,9%

www.pln.co.id | 50
FTK DAN PRODUKTIVITAS
KELOMPOK ∆% REN 2018 vs ∆% REN 2018 vs
URAIAN TARGET 2017 REALISASI 2017 RENCANA 2018
UNIT TARGET 2017 REAL 2017

PENJUALAN (MWH) 55.274.287 53.324.600 57.589.999 4,2% 8,0%


Regional Jawa
FTK (PEGAWAI) 4.316 3.928 4.266 -1,2% 8,6%
Bagian Barat
PRODUKTIVITAS (MWH/PEGAWAI) 12.807 13.576 13.500 5,4% -0,6%

PENJUALAN (MWH) 76.213.476 72.552.380 78.356.122 2,8% 8,0%


Regional Jawa
FTK (PEGAWAI) 7.634 7.253 7.673 0,5% 5,8%
Bagian Tengah
PRODUKTIVITAS (MWH/PEGAWAI) 9.983 10.003 10.212 2,3% 2,1%

Regional Jawa PENJUALAN (MWH) 40.826.220 39.183.790 45.327.218 11,0% 15,7%


Bagian Timur, FTK (PEGAWAI) 5.085 4.954 7.240 42,4% 46,1%
Bali (& Nusra) PRODUKTIVITAS (MWH/PEGAWAI) 8.029 7.910 6.261 -22,0% -20,8%

NON REGIONAL FTK (PEGAWAI) 4.223 4.261 4.978 17,9% 16,8%

PENJUALAN (MWH) 231.212.619 221.066.380 239.441.338 3,6% 8,3%


TOTAL PLN FTK (PEGAWAI) 48.139 46.062 49.359 2,5% 7,2%
PRODUKTIVITAS (MWH/PEGAWAI) 4.803 4.799 4.851 1,0% 1,1%

www.pln.co.id | 51
Apakah Anda
Produktif ?

Atau Sekedar
Sibuk ?

www.pln.co.id | 52
TERIMA KASIH
Aspek Produktivitas
PROSES BISNIS

Palembang, 22-23 Februari 2018


OVERVIEW

KPI Proses Bisnis adalah salah satu KPI di dalam Aspek Produktivitas yang melakukan pengukuran
& pengelolaan ketersediaan serta kematangan Proses Bisnis yang ada di PLN.

Proses Bisnis adalah kumpulan kegiatan dan atau


keputusan yang berkaitan secara logis dan diperlukan
Perusahaan, dimulai dari kegiatan menerima masukan
sumberdaya untuk diolah sampai dengan kegiatan
menghantarkan keluaran yang bernilai tambah, dalam
rangka mendukung tercapainya tujuan perusahaan.

Keputusan Direksi PT PLN (Persero) Nomor: 980.K/DIR/2014 tentang


Bisnis Proses Framework PT PLN (Persero) tanggal 16 Desember 2014

www.pln.co.id |
TUJUAN PENETAPAN PROSES BISNIS

Meningkatkan keselarasan
Probis antara PLN Pusat, Unit
Operasi dan Unit Penunjang
Dasar penyusunan sistem
korporasi & organisasi
Membakukan untuk menjalankan Probis
Proses Bisnis PLN PLN yang efektif, efisien
dan berkelanjutan

TUJUAN
PENETAPAN
PROBIS

www.pln.co.id |
KARAKTERISTIK PROSES BISNIS

• Punya • Terdiri • Ada • Memberi • Proses • Mencakup


URUTAN

KETERKAITAN
PELANGGAN
DEFINITIF

NILAI TAMBAH

FUNGSI SILANG
batasan dari penerima nilai tidak beberapa
aktivitas hasil tambah dapat fungsi
• Punya yang proses bagi berdiri
masukan penerima
berurut sendiri
• Ada • Aktivitas • Saling
keluaran sesuai terkait
yang jelas waktu & dalam
ruang suatu
struktur
org

www.pln.co.id |
TIGA JENIS PROSES BISNIS

PROSES
PENDUKUNG

PROSES
MANAJEMEN
PROSES
OPERASIONAL

www.pln.co.id |
KESELARASAN KPI PROBIS DENGAN KPKU 2017
6.1. Proses Kerja
• Bagaimana perusahaan merancang produk dan proses-proses kerja yang sesuai dengan semua persyaratan yang
harus dipenuhinya? (6.1.a.1.1)
• Bagaimana perusahaan menentukan persyaratan utama sistem kerja? (6.1.a.2.2)
• Bagaimana perusahaan memastikan bahwa proses kerja yang sehari-hari dilaksanakan telah memenuhi
persyaratan utama proses? (6.1.b.1.1)
• Bagaimana perusahaan memastikan bahwa proses-proses pendukung yang sehari-hari dilaksanakan telah
memenuhi persyaratan utama untuk mendukung bisnis perusahaan? (6.1.b.2.3)
• Bagaimana perusahaan meningkatkan proses kerjanya untuk meningkatkan kualitas/kinerja produk dan kinerja
bisnis serta untuk mengurangi variabilitas? (6.1.b.3.1)

6.2. Efektivitas Operasional


Bagaimana perusahaan mencegah cacat produksi (defect), kesalahan layanan, pengerjaan ulang serta meminimalkan
biaya kompensasi/garansi yang harus ditanggung perusahaan atau kerugian produktivitas di pihak pelanggan?
(6.2.a.1.3)

www.pln.co.id |
PERBANDINGAN KPI PROBIS 2017 & 2018

BisProF
Dekomposisi
Proses Bisnis
STK
2017

2018
STK
Dekomposisi Proses
Modul Data Evaluasi
Organisasi
PLN MS

www.pln.co.id |
DEKOMPOSISI PROSES
BISNIS
DEKOMPOSISI PROSES BISNIS

Dekomposisi Proses Bisnis


adalah kegiatan menguraikan Proses
Bisnis kedalam Alur Proses Bisnis, Alur Level 1: Proses Bisnis
Proses Kegiatan, Alur Proses Tugas &
Langkah Kerja; yang dikelompokkan
kedalam aliran proses yang bersifat end Level 2: Alur Proses Bisnis
to end proses dalam menjalankan
kegiatan operasi perusahaan. Level 3: Alur Proses Kegiatan

Level 4: Alur Proses Tugas

Level 5: Langkah Kerja

www.pln.co.id |
DIAGRAM DEKOMPOSISI PROSES BISNIS
1
Diagram Dekomposisi Proses Bisnis

Proses Bisnis adalah alat


bantu yang digunakan untuk 2 2
menggambarkan dekomposisi Alur Proses Bisnis Alur Proses Bisnis

dari suatu proses bisnis;


sering disebut hierarcy chart. 3 3 3
Alur Proses Kegiatan Alur Proses Kegiatan Alur Proses Kegiatan

4 4 4
Alur Proses Tugas Alur Proses Tugas Alur Proses Tugas

5 5
Langkah Kerja Langkah Kerja

5
Langkah Kerja

www.pln.co.id |
Posisi Proses Bisnis

Proses Bisnis

Alur Proses Kegiatan


Alur Proses Bisnis

Alur Proses Kegiatan Alur Proses Bisnis

Alur Proses Tugas Alur Proses Kegiatan


Alur Langkah Kerja

Alur Langkah Kerja

Alur Proses Kegiatan


Alur Proses Kegiatan
Alur Proses Tugas
Alur Langkah Kerja

Alur Langkah Kerja


Alur Proses Tugas

www.pln.co.id |
Struktur Organisasi

www.pln.co.id |
Level 1 : Proses Bisnis

Proses Bisnis

www.pln.co.id |
Level 2 : Alur Proses Bisnis

Alur Proses Bisnis


Alur Proses Bisnis

www.pln.co.id |
Langkah 3 : Alur Proses Kegiatan

Alur Proses Alur Proses


Kegiatan Kegiatan
Alur Proses Alur Proses Alur Proses Alur Proses
Kegiatan Kegiatan Kegiatan Kegiatan

Alur Proses Alur Proses


Kegiatan Kegiatan
Alur Proses Alur Proses Alur Proses Alur Proses
Kegiatan Kegiatan Kegiatan Kegiatan

www.pln.co.id |
Level 4 : Alur Proses Tugas

Alur Proses Alur Proses


Tugas Tugas
Alur Proses Alur Proses Alur Proses Alur Proses
Tugas Tugas Tugas Tugas

Alur Proses Alur Proses


Tugas Tugas
Alur Proses Alur Proses Alur Proses Alur Proses
Tugas Tugas Tugas Tugas

www.pln.co.id |
Level 5 : Langkah Kerja

Langkah Kerja Langkah Kerja

Langkah Kerja Langkah Kerja Langkah Kerja Langkah Kerja

Langkah Kerja Langkah Kerja

Langkah Kerja Langkah Kerja Langkah Kerja Langkah Kerja

www.pln.co.id |
www.pln.co.id |
KETERANGAN

• Alur Proses Bisnis dan Alur Proses Kegiatan mengandung unsur 4W1H (siapa melakukan apa,
dimana, kapan, dan bagaimana)

• Alur Proses Bisnis untuk lingkup Unit Induk merupakan keterkaitan alur proses antara Bidang (di
Kantor Induk) dan Unit Pelaksana

• Alur Proses Kegiatan merupakan keterkaitan alur kegiatan antara:


1. Antar Bidang di Unit Pelaksana Induk
2. Antar Sub-Bidang pada Bidang di Kantor Induk dengan Unit Pelaksana
3. Antar Bagian pada Unit Pelaksana dengan Sub Unit Pelaksana

www.pln.co.id |
CONTOH LEVEL 1 DEKOMPOSISI PROSES DI AMOR

www.pln.co.id |
CONTOH LEVEL 2

www.pln.co.id |
CONTOH LEVEL 3

www.pln.co.id |
SISTEM TATA KERJA
DEFINISI STK

Sistem Tata Kerja adalah segala bentuk peraturan (Regulasi, Keputusan, Edaran dan
Pedoman yang ditetapkan Direksi dan atau Pimpinan Unit) termasuk prosedur kerja,
instruksi kerja dan alur proses yang ditetapkan untuk mengendalikan perilaku bisnis
dalam melaksanakan kegiatan dalam proses bisnis.

Regulasi Peraturan PLN Peraturan Unit


1. Undang-Undang 1. Peraturan Direksi 1. Keputusan Regional
2. Peraturan Pemerintah 2. Keputusan Direksi 2. Edaran Regional
3. Keputusan Presiden 3. Edaran Direksi 3. Keputusan GM
4. Peraturan Presiden 4. Pengumuman 4. Edaran GM
5. Keputusan Menteri 5. Surat Direksi yang mengatur
6. Peraturan Menteri 6. Alur Proses Bisnis
7. Peraturan Daerah

www.pln.co.id |
Contoh Mengakses Menu STK pada AMOR

www.pln.co.id |
KPI STK 2018

“ Lebih menekankan kepada


awareness AMOr kepada pegawai ”

www.pln.co.id |
MODUL DATA
EVALUASI ORGANISASI
OVERVIEW
Modul Data Evaluasi Organisasi
adalah salah satu modul dalam
AMOr yang mengumpulkan data-
data mendetail unit, untuk
digunakan sebagai bahan dalam
pembuatan kajian evaluasi
organisasi.

1. DISJATIM - comply
2. TJBTB - comply
3. P2B - comply UNIT
4. UIP JBTB I - comply PILOT
5. UIP JBTB II - not comply PROJECT
6. WIL NTB - comply

www.pln.co.id |
LATAR BELAKANG
• Evaluasi Organisasi telah dilaksanakan namun Statistik Permohonan Perubahan Organisasi
dengan segala keterbatasan data dan fakta
konkrit dari lapangan Unit Jumlah Usulan
Kantor Pusat 19
• Saat ini telah tersedia aplikasi korporat yang
dapat menyediakan data seperti SILM, AP2T, Unit Pendukung 6
P2APST, APKT dan lain sebagainya, namun belum DITREG SUM 37
menyediakan data yang memadai dalam
DITREG KAL 21
mendukung pembuatan kajian evaluasi
organisasi secara komprehensif DITREG SUL 13
DITREG MP 3
• Untuk beberapa item data sedang dilaksanakan
kerjasama dengan aplikasi korporat lain, DITREG JBB 13
kedepan akan dilakukan otomatisasi dalam DITREG JBT 15
melengkapi data tersebut
DITREG JBTB 13
Jumlah 140

www.pln.co.id |
MLI PROSES BISNIS
2018
PENGUKURAN MLI PROSES BISNIS

www.pln.co.id |
CLUSTER UNIT & TARGET MLI PROBIS 2018

Jenis Cluster Unit


Cluster A 54 Unit Pelaksana Induk
 UPI Kitlur Sulawesi
Cluster B
 UPI Kitlur Kalimantan

www.pln.co.id |
SIKLUS MLI PROSES BISNIS

www.pln.co.id |
KPI PROSES BISNIS
2018
Prosentase
No Aktivitas
Bobot Penilaian

BOBOT KPI PROBIS 2018 1 Dekomposisi Proses Bisnis 70%


Unit telah menyusun Dekomposisi Proses Bisnis dengan item penilaian
sebagai berikut:
1.1 Implementasi Dekomposisi Proses diunit harus didukung dengan
ketersediaan SOP dan Instruksi Kerja yang masih berlaku di unit 50%
dengan menggunakan format PLN Pusat (akan dilakukan uji petik).
1.2 Implementasi Dekomposisi Proses diunit harus terintegrasi dengan
best practice PLN BisProF. 20%

DEKOMPOSISI PROSES
2 Sistem Tata Kerja (STK) 20%
Unit telah memetakan dan menyusun STK pada halaman AMOR Unit
dengan item penilaian sebagai berikut:
2.1 Unit telah memastikan secara berkala kemutakhiran peraturan
internal dan eksternal pada halaman STK (ditunjukkan dengan 5%
SISTEM TATA KERJA update di halaman STK unit).
2.2 Unit telah mensosialisasikan AMOR termasuk peraturan internal
dan eksternal halaman STK unit kepada seluruh pegawai termasuk 15%
pegawai UPI, UP dan SUP nya (evidence sosialisasi harus terlampir).

MODUL DATA EVALUASI ORG 3 Modul Data Evaluasi Organisasi 10%


Unit telah secara konsisten mengelola data-data organisasi dengan item
penilaian sebagai berikut:
3.1 Unit telah mengisi Modul Data Evaluasi Organisasi lengkap sesuai
5%
template.
3.2 Unit telah memastikan integritas data organisasi dalam mengisi
Modul Data Evaluasi Organisasi (akan dilaksanakan uji petik). 5%

www.pln.co.id
Total Penilaian Item 1 + 2 + 3 |
100%
TARGET KPI
PROBIS 2018
TRIWULAN 1

www.pln.co.id |
TARGET KPI
PROBIS 2018
TRIWULAN 2

www.pln.co.id |
TARGET KPI
PROBIS 2018
TRIWULAN 3

www.pln.co.id |
TARGET KPI
PROBIS 2018
TRIWULAN 4

www.pln.co.id |
“If you can’t describe what you are doing as a
process, you don’t know what you’re doing“

- W. Edwards Deming

www.pln.co.id |
SEKIAN dan
TERIMA KASIH
OCR Alignment
Pemahaman HCR – OCR

KPI HCR OCR


gampang dicapai

Apaan sih HCR OCR


??? Ga jelas, bobot di
KM bikin 1 aja..

HCR OCR dan SDM


ngurusin apa sih ???

www.pln.co.id |
STRATEGIC MAP
PT PLN (PERSERO)

PLN

PL
N
PL PL
N PL N
N

PL
PL N PL
N N PL PL
PL N N
N PL
N PL
PL N
PL N
N
PL PL
N N
OCR Alignment diartikan sebagai
keselarasan antara strategi perusahaan
(Visi, Misi, Strategi) dengan Strategic
Map yang diterjemahkan dalam KPI
Individu melalui proses cascading demi
tercapainya tujuan perusahaan
sehingga seluruh pegawai dapat
memiliki pemahaman yang sama
bagaimana kinerja individu mendukung
Strategi Korporat.

Selaras dengan KPKU 2017 yaitu kategori 5


fokus tenaga kerja :
a. Kategori 5.1.a (3). Penyelesaian Pekerjaan
b. Kategori 5.2.a (3). Manajemen Kinerja
SIMKP “Pohon KPI / KPI Individu”
www.pln.co.id |
www.pln.co.id |
Optimalisasi Anggaran AI Fungsi
Kehandalan
Optimalisasi Anggaran AO Fungsi
Kehandalan
Proses MLI dan KPI Kesiapan Alignment
KPI OCR Alignment
1. KPI Strategic Awareness :
pemahaman pegawai terhadap
visi, misi, dan strategi
perusahaan yang dilakukan
melalui mengkomunikasikan
informasi strategis organisasi
(Visi, Misi, Tema Strategis
Stratgic Map, Kontrak
Manajemen dan RKAP)

2. KPI Strategic Alignment :


Bagaimana organisasi dapat
memetakan strategi unit
berdasarkan Visi, Misi, yang
kemudian diterjemahkan melalui
KPI Korporat dan Inisiatif
Strategis Korporat. Kemudian
dilakukan cascading KPI level
Organisasi hingga level Individu
MLI OCR Alignment beserta keselarasan Target dan
Realisasi.

www.pln.co.id |
Perbedaan OCR Alignment 2017 dan 2018
No 2017 2018
1 Survey strategic awareness dilakukan dua Survey Strategic awareness dilakukan sekali
kali di TW 2 dan 3 setahun dan dan bersamaan dengan survey aspek
lain.
2 Eviden MLI masih administratif Eviden MLI sudah ditekankan pada keterlibatan
leader untuk setiap kegiatan Alignment dan
integritas data
3 KPI Strategic alignment : KPI Strategic Alignment
- Verifikasi Target KPI Exact - Verifikasi Target dan Realisasi KPI Exact
- Score berdasarkan kesesuaian verifikasi - Score berdasarkan kesesuaian self assesment
oleh PLN pusat unit dan dilakukan uji petik oleh PLN Pusat,
jika ada yg tidak sesuai maka akan diberi skor
pengurang.

www.pln.co.id |
Level 0.1 - 1 Level 1.1 - 2 Level 2.1 - 3 Level 3.1 - 4 Level 4.1 - 5

Sub Level Firefighting Well-planned PROCESS Established PROCESS Well-managed PROCESS Excellence PROCESS

Leader memahami perlunya


Leader memahami perlunya Leader memahami perlunya Leader memahami perlunya
Leader memahami wacana terkait penyelarasan kebutuhan
0.1 Program/kegiatan
rencana program/kegiatan mekanisme dilaksanakan pelaksanaan pengukuran
organisasi dengan seluruh
untuk mendukung kinerja sesuai standard indikator dari mekanisme
proses kerja dan unit kerja

1. Kesesuaian hasil self asesmen Leader mengkomunikasikan


Leader mengkomunikasikan Leader mengkomunikasikan
Leader mengkomunikasikan dengan verifikasi dari pusat perlunya penyelarasan
Leader mengkomunikasikan wacana perlunya rencana perlunya pelaksanaan
0.2 terkait Program/kegiatan program/kegiatan untuk
perlunya mekanisme
pengukuran indikator dari
2. Pusat akan mengevaluasi dan kebutuhan organisasi dengan
Proses cascading strategi korporat
dilaksanakan sesuai standard Keterlibatan Leader dalam Pelaksanaan Cascading kemudian dilakukan verifikasi seluruh proses kerja dan unit
mendukung kinerja mekanisme menjadi kinerja individu
Menyusun Strategi Unit dan Inisiatif Strategis KPI sesuai Strategi Unit dan Proses Bisnis Unit dengan callback/vicon/site visit kerja
memberikan dampak langsung
hasil self asesmen baik terhadap
terkait pencapaian kinerja
Eviden : Eviden : leader maupun pegawai
Leader melaksanakan organisasi
Program/kegiatan dalam organisasi Leader menyusun rencana 1. Penetapan RJP Unit 1. Pohon KPI yang sudah divalidasi seluruh pemilik Leader melaksanakan 3. Hasil asesmen dan verifikasi
2. Penetapan Kontrak Manajemen Leader melaksanakan proses bisnis sesuai portofolio unit digunakan untuk menyusun OFI penyelarasan kebutuhan
0.3 belum dilaksanakan, hanya wacana program/kegiatan untuk
mekanisme sesuai standard
pengukuran indikator dari
organisasi dengan seluruh Eviden:
(WoW =Wonderful on Wall) mendukung kinerja 3. Penetapan RKAP 2. Berita Acara kesepahaman cascading KPI ditanda mekanisme
proses kerja dan unit kerja Nilai seluruh NKO Unit > NKO
tangani MA, MM dan MDUP. Eviden:
Korporat
1. Hasil verifikasi
callback/vicon/Site Visit
Program/kegiatan dalam Mekanisme dalam organisasi 2. OFI Organisasi sudah selaras dan
Program/kegiatan bersifat insidentil
organisasi sudah terencana sudah dilaksanakan secara Sudah dilakukan pengukuran terintegrasi dengan seluruh
0.4 dan tidak memiliki relevansi dengan
dan mulai mengarah pada konsisten sesuai standar (do dalam organisasi (Check ) proses kerja dan unit kerja
target kinerja
sistematis what you write ) (Integration )

Pengguna:
Leader mengkomunikasikan
Untuk Urutan
1. Memastikan target yang terinput pada kinerja Leader mengkomunikasikan
Leader mengkomunikasikan Leader
Leader mengkomunikasikan perlunya
Verifikasi konsistensi
Eviden individu sesuai dengan target Kontrak perlunya hasil pengukuran
perlunya rencana mengkomunikasikan
0.5 program/kegiatan yang Sesuai Denganmekanisme di
pelaksanaan Management/RKAP/juklak operasional beserta digunakan dalam
program/kegiatan yang perlunya menjadi
mendukung target kinerja semua unit pelaksana turunannya pembelajaran untuk
sistematis benchmark
dan/atau bidang yang terkait 2. Memastikan realisasi pada kinerja individu sesuai perbaikan
Mereview Strategi Map Unit Berdasarkan dengan pencapaian pada NKO Unit/ Unit Pelaksana
Strategi Korporat (visi misi korporat, tema Leader melaksanakan secara Leader menggunakan hasil
Leader melaksanakan Leader melaksanakan Evidence : Organisasi sudah menjadi
strategis korporat, dan strategic map konsisten mekanisme di pengukuran dalam Usulan perencanaan AFI yang
0.6 program/kegiatan yang rencana kegiatan yang
semua unit pelaksana 1. Hasil Self Assesmen Kesesuaian target KPI pembelajaran untuk
benchmark (Internal Best
korporat) ditandatangani oleh leader
mendukung target kinerja sistematis Individu dengan target Kontrak practice )
dan/atau bidang yang terkait perbaikan
Eviden : Management/RKAP/juklak operasional. Eviden:
1. Nota Dinas undangan review strategi Unit 2. Hasil Self Assesmen Kesesuaian reliasasi kinerja 1. Surat/Nodin usulan AFI
2. Surat Penunjukan Tim Review Strategi Unit individu dengan pencapaian NKO Unit/Unit
Program/kegiatan dalam Program/kegiatan dalam 3. Strategic Map Unit Mekanisme sudah dipahami Pelaksana
Hasil pengukuran dalam
organisasi bersifat insidentil organisasi sudah dan/atau dilaksanakan oleh 3. Hasil Self Assesmen keselarasan Strategic Map - Organisasi sudah menjadi
organisasi digunakan (Action )
0.7 tetapi sudah dilaksanakan secara semua unit pelaksana Measurement - Strategic Inisiatif
dalam pembelajaran untuk
benchmark (National Best
memiliki/mendukung target sistematis menjadi suatu dan/atau bidang yang terkait 4. Penyampaian Hasil Self Assesment ditanda Practice)
perbaikan (improvement )
kinerja mekanisme (Approach) (Deployment) tangani General Manager kepada Divisi HCMS

Leader Mengkomunikasikan dan


Melaksanakan : Leader mengkomunikasikan
Leader mengkomunikasikan Leader mengkomunikasikan Leader mengkomunikasikan Organisasi sudah menjadi
1.Strategi korporat (visi misi korporat, tema perlunya indikator
0.8 perlunya program/kegiatan yang perlunya standarisasi
pengukuran dalam
perlunya review secara benchmark (Regional Best
rutin untuk mendukung target kinerja mekanisme strategis, dan strategic map korporat) periodik practice )
2. Strategy Unit (Strategic Map Unit, Kontrak mekanisme
Management Unit dan RKAU).
Leader melaksanakan
Leader melaksanakan Melaksanakan pengukuran indikator keberhasilan Organisasi sudah menjadi
Leader melaksanakan Eviden : pembuatan indikator Leader melaksanakan review
0.9 program/kegiatan untuk mendukung
standarisasi mekanisme pengukuran dalam OCR Alignment berupa Keselarasan Target dan secara periodik
benchmark (International
target kinerja secara rutin 1. Video Pelaksanaan RAKOR Oleh Senior Best practice )
mekanisme Realisasi KPI Individu dengan Target dan Realisasi Progres pelaksanaan AFI dan
Leader (GM)
Organisasi review AFI tahun sebelumnya
2. Video Pelaksanaan RAKOR Terkait
Pengarahan Strategi oleh Senior Leader (GM)
Eviden: Eviden:
setelah Penetapan Kontrak Management
1. Indikator Keselarasan Target dan Realisasi KPI Dokumen review pelaksanaan
dengan Pengendali Kinerja Koorporat Terkait
Individu Kantor Induk dan Unit Pelaksana AFI tahun sebelumnya
Mekanisme dalam organisasi Visi Misi, Tata nilai, dan Arah Strategis Unit
2. Hasil Verifikasi PLN Pusat terhadap hasil self Mekanisme dalam organisasi
sudah (Strategi Map, Aligntment KPI Unit dengan KPI Mekanisme dalam organisasi
Program/kegiatan dalam organisasi assesment unit sudah ditinjau ulang (review )
dibakukan/distandarkan Unit Pelaksana, dan Inisiatif Strategis/RKAU) sudah memiliki indikator Market Leader International
sudah rutin mendukung Kinerja secara periodik (Continuous
secara formal/resmi (write 3. MoM (Minutes of Meeting) hasil pengukuran (measurement)
Improvement )
what you do) komunikasi strategi pada saat RAKOR/RAPIM
dan Dokumentasi Visual Management terkait
Visi Misi, Tata nilai, dan pencapaian KPI.
(contoh : pamflet, stand banner, digital visual
management,dll)
Level level 1 level 2 level 3 level 4 level 5
Target MLI OCR Alignment Unit

www.pln.co.id |
Target KPI Strategic Awareness
KPI Strategic Alignment
Kesesuaian Target dan Realisasi KPI Exact
* Jumlah Pegawai Unit
Level dengan Target RKAP/Kontrak berdasarkan data kepegawaian
Manajemen/Juklak Operasional *) dari divisi talenta
Target :
1 MA = 100%
MM = 60%
Target :
MA = 100% ** Tingkat pemahaman per jenjang
2
MM = 80% jabatan = jumlah pegawai paham /
MDUP = 30% jumlah responden.
Target :
MA = 100%
MM = 80%
3 MDUP = 40%

Realisasi :
MA = 100%
Target :
MA = 100%
MM = 100%
MDUP = 50%
4
Realisasi :
MA = 100%
MM = 80%
5 Target:
MA = 100%
MM = 100%
MDUP = 60%
Realisasi:
MA = 100%
MM = 100% www.pln.co.id |
MDUP = 50%
Target KPI Strategic Alignment
KPI Strategic Alignment Verifikasi kesesuaian target KPI Exact dengan target
Kesesuaian Target dan Realisasi KPI Exact RKAP/Kontrak Manajemen/Juklak Operasional
Level dengan Target RKAP/Kontrak Manajemen/Juklak
Operasional *) dilakukan dengan cara uji petik dengan jumlah
Target :
MA = 100% prosentase sampling
1 MM = 60%
Jenjang % data uji petik
Target :
Jabatan terhadap KPI Exact
MA = 100% MA 50%
2 MM = 80% MM 50% tiap bidang
MDUP = 50%
MD UP 50% tiap UP
Target :
MA = 100% SPVA SUP 50% tiap SUP
MM = 80%
3 MDUP = 75%
Jika dari sampling ditemukan sejumlah data target KPI Exact
Realisasi :
MA = 100%
yang tidak sesuai dengan target RKAP/Kontrak
Target :
MA = 100%
Manajemen/Juklak Operasional, maka akan diberikan
MM = 100% pengurang sesuai tabel di bawah.
MDUP = 50%
4
Jenjang Range data yang Nilai
Realisasi : Jabatan tidak sesuai Pengurang
MA = 100%
MM = 80% 1-50% 0.20
MA
5 Target: > 50% 0.40
MA = 100%
MM = 100%
1-50% 0.15
MM
MDUP = 60% > 50% 0.30
Realisasi: 1-50% 0.10
MA = 100% MD UP
MM = 100% > 50% 0.20
MDUP = 50% 1-50% 0.05
SPVA SUP
> 50% 0.10

www.pln.co.id |
Target KPI Per Triwulan

TW I TW II TW III TW IV
KPI Strategic Awareness
(Visi, Misi, dan Strategi Korporat,
1 *) - 5
Kebijakan SDM, dan Info PLN
Terkini)
KPI Strategic Alignment (Validasi
- 3 - 5
Target dan Realisasi)

KPI Alignment total 1 3 5 5

*) Level 1 : Internalisasi visi misi dan strategi koorporat/unit

www.pln.co.id |
Sekian dan
Terima Kasih
INTERNALISASI
HCR 2018

TIM HCR OCR PRODUKTIFITAS 2018


HCR – SJF – Company Profile

Human Capital Readiness merupakan ukuran kesiapan/ketersediaan


kompetensi pegawai yang pekerjaan/jabatannya memiliki pengaruh besar dalam
mengeksekusi tema strategis serta kompetensi pegawai pada proses bisnis inti.

Strategic Job Families merupakan posisi-posisi jabatan yang memiliki


pengaruh besar dalam mengeksekusi tema strategis.

Competency profile merupakan merupakan daftar kompetensi terperinci yang


harus dimiliki oleh setiap pegawai yang menjabat pada posisi jabatan strategic
job families.

www.pln.co.id |
Siklus Mekanisme Proses Tingkat Kematangan (MLI)
HCR

Sub proses Output Sub proses Output

Merencanakan program Rencana jadwal program Menetapkan Strategic Job Daftar Strategic
pengembangan kompetensi pengembangan kompetensi Families berdasarkan Job Families
berdasarkan hasil assessment tema strategis
kompetensi
Melaksanakan program Laporan hasil pengembangan 1. Pemetaan Strategic
pengembangan kompetensi kompetensi ( Sertifikat
kompetensi, Sertifikat
Job Families
pembelajaran, laporan hasil
penugasan selesai dilaksanakan)
Sub proses Output

3. Assessment Menetapkan Competency Daftar Competency


kompetensi & 4. Pengembangan Profile yang wajib dimiliki Profile
Pengukuran Gap Kompetensi setiap Strategic Job Families
Membuat draft usulan Draft usulan KKJ
Sub proses Output penyusunan KKJ Unit
Melaksanakan Assessment Hasil Assessment kompetensi &
kompetensi & pengukuran pengukuran gap kompetensi 2. Penentuan Competency
gap kompetensi Profile
Finalisasi Penyusunan KKJ Hasil Upload pada Aplikasi AMOR
Unit

11
5
www.pln.co.id |
Keselarasan Mekanisme Proses Tingkat Kematangan (MLI)
HCR dengan Kriteria KPKU

1. Pemetaan Strategic
Job Families

KPKU Kriteria Persyaratan


5.1. a.3.1.2 Bagaimana perusahaan mengorganisasikan dan
3. Assessment mengelola tenaga kerja untuk mengkapitalisasi /
kompetensi & 4. Pengembangan memanfaatkan kompetensi inti perusahaan?
Pengukuran Gap Kompetensi 5.1. a.4.1 Bagaimana perusahaan mempersiapkan tenaga
kerjanya untuk menghadapi perubahan
kebutuhan kapabilitas dan kapasitas tenaga
kerja?
2. Penentuan Competency
Profile

KPKU Kriteria Persyaratan


5.2. c.1.2.1 Bagaimana sistem pengembangan dan pembelajaran tersebut telah mempertimbangkan kompetensi inti, tantangan strategis, dan
pelaksanaan program kerja baik jangka pendek maupun jangka panjang perusahaan ?
5.2. c.1.2.2 Bagaimana sistem pengembangan dan pembelajaran tersebut telah mempertimbangkan perbaikan kinerja perusahaan dan
inovasi?
5.2. c.1.2.6 Bagaimana sistem pengembangan dan pembelajaran tersebut telah mempertimbangkan penguatan penerapan pengetahuan dan 11
keterampilan baru dalam pekerjaan?
5.2. c.1.2.4 Bagaimana sistem pengembangan dan pembelajaran tersebut telah mempertimbangkan fokus pada pelanggan? 6
www.pln.co.id |
KPI HCR

KPI 1 Ʃ pegawai Strategic Job Families yang bersertifikat kompetensi/ Ʃ pegawai Strategic Job
Families wajib sertifikasi sesuai hasil assessmen gap kompetensi pegawai

KPI 2 Ʃ pegawai Strategic Job Families yang lulus pembelajaran/ Ʃ pegawai Strategic Job
Families wajib lulus pembelajaran sesuai hasil assessmen gap kompetensi pegawai

KPI 3 Ʃ pegawai Strategic Job Families yang selesai melaksanakan penugasan / Ʃ pegawai
Strategic Job Families wajib melaksanakan penugasan sesuai hasil assessmen gap
kompetensi pegawai

KPI 4 Ʃ pegawai kompetensi inti yang bersertifikat kompetensi / Ʃ pegawai kompetensi inti

www.pln.co.id |
Penjelasan KPI HCR
Sertifikat Kompetensi

Pembelajaran
• Sertifikasi kompetensi • Pembelajaran merupakan
merupakan jenis pengembangan jenis pengembangan yang
yang dilaksanakan apabila hasil dilaksanakan apabila hasil
asesemen dan pengukuran gap asesemen dan
kompetensi pegawai memenuhi pengukuran gap
dimana tidak ada gap kompetensi pegawai
pengetahuan/implementasi/prak masih memiliki gap
tek/ ketrampilan. pengetahuan

www.pln.co.id |
Penjelasan KPI HCR

Pegawai Kompetensi Inti


Pegawai kompetensi inti
Penugasan

• Penugasan merupakan jenis adalah pegawai yang


pengembangan yang
memiliki Profesi 1 sesuai
dilaksanakan apabila hasil
asesemen dan pengukuran gap dengan kompetensi inti unit,
kompetensi pegawai masih dan memenuhi syarat untuk
memiliki gap dilakukan sertifikasi
implementasi/praktek/ketrampi
lan

www.pln.co.id |
Target Per Triwulan

Triwulan I II III IV
Level 2 3 4 5
% KPI 1 20 50 75 80
% KPI 2 10 50 70 90
% KPI 3 10 40 70 90
% KPI 4 35 37 41 45

www.pln.co.id |
Assessment GAP Kompetensi

Hasil
Jenis Pengembangan
Assessment
Memenuhi Sertifikasi
Terdapat Gap Pengetahuan Pembelajaran
Terdapat
Penugasan/Magang/
gap implementasi / Praktik /
Coaching
Keterampilan

Back
www.pln.co.id |
PENYUSUNAN USULAN KKJ
2018
PENYUSUNAN KKJ (KOMPETENSI BIDANG)

Definisi KKJ
• Kebutuhan Kompetensi Jabatan, yaitu daftar kompetensi yang diperlukan untuk setiap jabatan di
PT PLN (Persero), terdiri atas kompetensi utama, peran, dan bidang.

Tujuan Penyusunan KKJ


• Untuk mengidentifikasi kompetensi yang harus dimiliki oleh pegawai agar dapat melakukan
aktifitas nya dengan baik

• Menjadi standar dalam penentuan Uji Kompetensi yang harus diikuti pegawai

• Penyusunan Kebutuhan Kompetensi Jabatan (KKJ) yang baru adalah untuk mendukung
penetapan Competency Profile di tahun berikutnya

www.pln.co.id |
PENYUSUNAN KKJ (KOMPETENSI BIDANG)

Kompetensi Bidang (Hard Competency)


• Kompetensi yang diperlukan sesuai dengan jenis profesi masing-masing individu pegawai untuk
menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan secara teknis baik jabatan yang bersifat struktural maupun
fungsional.

• Kompetensi Bidang disusun berdasarkan pada pengelompokan pohon profesi pada PT PLN
(Persero) (Pohon profesi sesuai Peraturan Direksi Nomor : 0014.P/DIR/2018)

Direktori Kompetensi 2018 sesuai Peraturan Direksi Nomor : 0004.P/DIR/2018

Direktori Kompetensi 2018 dapat di lihat pada Aplikasi AMOR

www.pln.co.id |
PENYUSUNAN KKJ (KOMPETENSI BIDANG)

www.pln.co.id |
CONTOH DAN REFERENSI

Kompetensi Bidang
1. Mandatory : Sesuai Profesi
2. Penunjang : Contoh
- Manajemen Kinerja
- Manajemen Perubahan
- Manajemen Risiko
- K2/K3
Contoh :

www.pln.co.id |
LEVEL PROFISIENSI KOMPETENSI

Level 1
• Concept

Level 2
• Applied Concept

Level 3
• Working

Level 4
• Advanced

Level 5
• Mastery

Level 6
• Leading
www.pln.co.id |
LEVEL PROFISIENSI KOMPETENSI

www.pln.co.id |
LEVEL PROFISIENSI KOMPETENSI

www.pln.co.id |
Target MLI HCR Unit Cluster I
TW I TW II TW III TW IV
(LEVEL 1.1 – 2.4) (LEVEL 2.5 – 3.00) (LEVEL 3.1 – 3.4) (LEVEL 3.5 – 3.9)
• Menetapkan Strategic Job • Melaksanakan program • Melaksanakan Assessment • Melaksanakan program
Families berdasarkan tema pengembangan kompetensi kompetensi & pengukuran pengembangan kompetensi
strategis • Membuat draft usulan gap kompetensi • Finalisasi Penyusunan KKJ
• Menetapkan Competency penyusunan KKJ Unit (sesuai • Merencanakan program Unit
Profile yang wajib dimiliki jadwal dan pembagian pengembangan kompetensi • Menindaklajuti hasil
setiap Strategic Job Families terlampir) berdasarkan hasil assessment assessment untuk perbaikan
• Melaksanakan Assessment • Melakukan evaluasi kegiatan kompetensi • Melakukan review efektifitas
kompetensi & pengukuran HCR untuk memastikan • Melaksanakan program AFI
Evidence : Evidence :
gap kompetensi mekanisme sudah dipahami pengembangan kompetensi
Evidence Evidence :
- Laporan hasil pengembangan
-• Merencanakan
Daftar Strategic program
Job Families
dan/atau dilaksanakan
kompetensi
oleh
(Sertifikat • Melaksanakan
-Hasil Assessment Self
kompetensi & - Laporan hasil pengembangan
pengembangan
- Daftar Competency kompetensi
Profile semua unit pelaksanaSertifikat
kompetensi, Assessment
pengukuran gap kompetensi kompetensi ( Sertifikat
- berdasarkan hasil kompetensi
Hasil Assessment dan/atau bidang yang
pemSbelajaran, terkait
laporan hasil -Rencana
• Merencanakan jadwal
programprogram kompetensi, Sertifikat
assessment kompetensi • Merumuskan pengembangan kompetensi
& pengukuran gap kompetensi penugasan indikator untuk selesai perbaikanhasil pembelajaran, laporan hasil
-Laporan pengembangan
-• Membuat
Rencana SOP jadwal
kegiatanprogram
HCR melakukan self assessment
dilaksanakan) kompetensi ( Sertifikat kompetensi,
penugasan selesai
pengembangan kompetensi - Draft usulan KKJ dilaksanakan)
• Melaksanakan program Sertifikat pembelajaran, laporan hasil
- SOP kegiatan HCR - Hasil evaluasi kegiatan HCR penugasan selesai dilaksanakan) - Hasil Upload KKJ di AMOR
pengembangan kompetensi - Laporan tindak lanjut AFI
- Laporan hasil pengembangan - Indikator self asessement -Hasil self assesment dan OFI
kompetensi ( Sertifikat -Rencana tindaklanjut (AFI) yang - Laporan efektifitas AFI
kompetensi, Sertifikat ditanda tangani oleh leader
pembelajaran, laporan hasil
penugasan selesai
dilaksanakan)
www.pln.co.id |
Target MLI HCR Unit Cluster II
TW I TW II TW III TW IV
(LEVEL 1.1 – 2.4) (LEVEL 2.5 – 3.00) (LEVEL 3.1 – 3.4) (LEVEL 3.5 – 3.7)
• Menetapkan Strategic Job • Melaksanakan program • Melaksanakan Assessment • Melaksanakan program
Families berdasarkan tema pengembangan kompetensi kompetensi & pengukuran pengembangan kompetensi
strategis • Membuat draft usulan gap kompetensi • Finalisasi Penyusunan KKJ
• Menetapkan Competency penyusunan KKJ Unit (sesuai • Melaksanakan Self Unit
Profile yang wajib dimiliki jadwal dan pembagian Assessment • Menindaklajuti hasil
setiap Strategic Job Families terlampir) • Merencanakan program assessment untuk perbaikan
• Melaksanakan Assessment • Melakukan evaluasi kegiatan perbaikan
kompetensi & pengukuran HCR untuk memastikan
Evidence : Evidence :
gap kompetens mekanisme sudah dipahami Evidence Evidence :
- Laporan hasil pengembangan
-• Merencanakan
Daftar Strategic program
Job Families
dan/atau dilaksanakan
kompetensi (
oleh
Sertifikat -Hasil Assessment kompetensi & - Laporan hasil pengembangan
pengembangan
- Daftar Competency kompetensi
Profile semua unit pelaksanaSertifikat
kompetensi, pengukuran gap kompetensi kompetensi ( Sertifikat
- berdasarkan hasil kompetensi
Hasil Assessment dan/atau bidang laporan
pembelajaran, yang terkait
hasil -Rencana jadwal program kompetensi, Sertifikat
assessment kompetensi • Merumuskan pengembangan kompetensi
& pengukuran gap kompetensi penugasan indikator untukselesai pembelajaran, laporan hasil
-Laporan hasil pengembangan
-• Membuat
Rencana SOP jadwal
kegiatanprogram
HCR melakukan self assessment
dilaksanakan) kompetensi ( Sertifikat kompetensi,
penugasan selesai
pengembangan kompetensi - Draft usulan KKJ dilaksanakan)
• Melaksanakan program Sertifikat pembelajaran, laporan hasil
- SOP kegiatan HCR - Hasil evaluasi kegiatan HCR penugasan selesai dilaksanakan) - Hasil Upload KKJ di AMOR
pengembangan kompetensi - Laporan tindaklanjut AFI
- Laporan hasil pengembangan - Indikator self assesment -Hasil self assessment dan OFI
kompetensi ( Sertifikat -Rencana tindak lanjut (AFI) yang
kompetensi, Sertifikat ditandatangani oleh leader
pembelajaran, laporan hasil
penugasan selesai
dilaksanakan)
www.pln.co.id |
Target MLI HCR Unit Cluster III
TW I TW II TW III TW IV
(LEVEL 1.1 – 2.4) (LEVEL 2.5 – 2.7) (LEVEL 2.8 – 3.0) (LEVEL 3.1 – 3.3)
• Menetapkan Strategic Job • Melaksanakan program • Melaksanakan Assessment • Melaksanakan program
Families berdasarkan tema pengembangan kompetensi kompetensi & pengukuran pengembangan kompetensi
strategis • Membuat draft usulan gap kompetensi • Melaksanakan Self
• Menetapkan Competency penyusunan KKJ Unit (sesuai • Merencanakan program Assessment
Profile yang wajib dimiliki jadwal dan pembagian pengembangan kompetensi • Melaksanakan Self
setiap Strategic Job Families terlampir) berdasarkan hasil assessment Assessment
• Melaksanakan Assessment • Melakukan evaluasi kegiatan kompetensi
kompetensi & pengukuran HCR untuk memastikan • Melaksanakan program
Evidence : Evidence : Evidence Evidence :
gap kompetens mekanisme sudah dipahami pengembangan
-Hasil kompetensi &
Assessment kompetensi
- Laporan hasil pengembangan - Laporan Hasil Pengembangan
-• Merencanakan
Daftar Strategic program
Job Families
dan/atau dilaksanakan
kompetensi (
oleh
Sertifikat • Merumuskan
pengukuran indikator untuk
gap kompetensi Kompetensi
pengembangan
- Daftar Competency kompetensi
Profile semua unit pelaksanaSertifikat
kompetensi, melakukan self assessment
-Rencana jadwal program - Hasil self assessment dan OFI
- berdasarkan hasil kompetensi
Hasil Assessment dan/atau bidang laporan
pembelajaran, yang terkai
hasil pengembangan kompetensi - Rencana tindak lanjut (AFI)
assessment kompetensi -Laporan hasil pengembangan
& pengukuran gap kompetensi penugasan selesai yang ditandatangani oleh
kompetensi ( Sertifikat kompetensi,
-• Membuat
Rencana SOP jadwal
kegiatanprogram
HCR dilaksanakan) Sertifikat pembelajaran, laporan hasil
leader
pengembangan kompetensi
• Melaksanakan program - Draft usulan KKJ penugasan selesai dilaksanakan) - Hasil Upload KKJ di AMOR
- SOP Kegiatan HCR - Hasil evaluasi kegiatan HCR -Indikator self assesment
pengembangan kompetensi

www.pln.co.id |
TERIMA KASIH
OCR
LEADERSHIP
TAHUN 2018

DIVISI TALENTA
PT PLN (PERSERO) KANTOR PUSAT
PELAKSANAAN OCR LEADERSHIP TAHUN 2018
• Merupakan kesiapan modal organisasi dalam memastikan ketersediaan kader melalui proses identifikasi kandidat talent, seleksi
talent dan pengembangan talent.

• Tujuan OCR Leadership adalah sebagai basis data bagi unit yang menunjang pelaksanaan talent pool yang mampu
mempersiapkan kader untuk menduduki jabatan struktural

ITMS BUMN
Global Program pengembangan talent (Integrated Talent
Development level Manajer Atas Management System BUMN)
Program (GDP)
KEWENANGAN  KPKU Kriteria 5.2.c.1.1
KANTOR PUSAT Why ? Sistem
Program pengembangan talent Pengembangan dan
level Manajer Menengah dan Manajer Pembelajaran
Leadership Development
Program (LDP) Dasar (Pemimpin Unit)  KPKU Kriteria 5.2.c.3.2
Why ? Sstem
Kaderisasi
Program pengembangan talent  KPKU Kriteria
KEWENANGAN level Manajer Dasar (Non Pemimpin Unit), 1.1.a.3.2.4
UNIT Individual Development Program (IDP)
Supervisor Atas dan Supervisor Dasar Why ? Peran aktif
pemimpin senior

High Potential Program (HIPO)


www.pln.co.id |
PENGUKURAN TINGKAT KEMATANGAN (MLI)
OCR LEADERSHIP TAHUN 2018

1. Identifikasi Kandidat Talent

3. Pengembangan talent 4. Pendampingan Talent

2. Seleksi Talent dan Perencanaan


Pengembangan

www.pln.co.id |
MLI 2018 pada OCR Leadership

CLUSTER 1

www.pln.co.id |
MLI 2018 pada OCR Leadership

CLUSTER 2

www.pln.co.id |
MLI 2018 pada OCR Leadership

CLUSTER 3

www.pln.co.id |
PERUBAHAN TARGET OCR LEADERSHIP TAHUN 2018
Tahun 2017 Tahun 2018
KPI 1 KPI 1
Talent merupakan sampel yang terdiri dari : Talent merupakan seluruh pegawai level setingkat supervisor yang telah
- 10 orang talent supervisori dasar asesmen pada tahun 2017
- 10 orang talent supervisori atas
IDP IDP
Merupakan program pengembangan talent berdasarkan seluruh difokuskan pada 1 (satu) kompetensi dengan gap tertinggi atau satu
gap kompetensi yang dimiliki kompetensi yang dinilai cukup signifikan bagi talent dalam menjalankan
fungsi kerjanya.

Form IDP Form IDP


Masih menggunakan manual excel Diinput dalam aplikasi e-LDP (manual book akan disampaikan
kemudian)

PLN Pusat melakukan verifikasi kelengkapan dokumen MLI PIC Unit Induk melakukan self verification terhadap kelengkapan
dilakukan oleh Unit Induk per triwulan dokumen MLI masing-masing per triwulan

www.pln.co.id |
INDIKATOR PENCAPAIAN HASIL (KPI)
OCR LEADERSHIP TAHUN 2018

www.pln.co.id |
LAPORAN PELENGKAP TAHUN 2018

www.pln.co.id |
Aplikasi e-LDP
Tahapan Perencanaan Pengembangan Individu (IDP)

1. Mempelajari hasil asesmen Talent untuk melihat dimana saja gap kompetensi
yang dimiliki oleh Talent
1. Identifikasi Kandidat 2. Memilih Modul pengembangan yang sesuai dengan gap gap kompetensi yang
Talent
dimiliki oleh Talent berdasarkan Daftar Kompetensi dalam Modul
Pengembangan.
3. Pengembangan 4. Pendampingan 3. Mempelajari Modul pengembangan untuk mengisi gap kompetensi yang dimiliki
talent Talent
oleh Talent.
4. Melaksanakan Mentoring antara Mentor dan Mentee (Talent) dengan berdiskusi

2. Seleksi Talent dan tentang perilaku-perilaku yang seharusnya ditunjukkan oleh talent sesuai Modul
Perencanaan Pengembangan
pengembangan untuk mengisi gap kompetensi
5. Hasil diskusi dalam Mentoring adalah saran-saran pengembangan talent
beradasarkan modul pengembangan yang selanjutnya ditulis oleh talent dalam
formulir IDP.

www.pln.co.id |
Pengisian formulir
Nota Dinas / Surat Penetapan Talent dan Mentor Tahun 2017

WEB
Formulir Talent 2017 BASED
(e-LDP)

Formulir ASSIGNING CADRE TALENT 2017

www.pln.co.id |
Feedback Hasil Asesmen Tahun 2017 (DIRKOM 2012)
Data Rekap

Hasil psikotest

Hasil Kompetensi Formulir Feedback Hasil Assessment

www.pln.co.id |
Pengisian Form Feedback & Form Workplan IDP

WEB
BASED
(e-LDP)

www.pln.co.id |
Modul Pengembangan

WEB
BASED
(e-LDP)

www.pln.co.id |
Modul Pengembangan

WEB
BASED
(e-LDP)

www.pln.co.id |
Implementasi & Monitoring Pelaksanaan IDP

1. Talent melaksanakan pekerjaan sehari-hari sekaligus mengimplementasikan IDP


2. Mentor memberi bimbingan (Coaching) dan umpan balik yang konstruktif kepada Talent berdasarkan perilaku-perilaku yang terdapat
dalam Modul pengembangan.
3. Mentor mengobservasi dan mencatat kemajuan dari pengembangan kompetensi talent dalam buku monitoring/pemantauan yang sesuai
dengan jenis dan gap kompetensi dari Talent.

WEB
BASED
(e-LDP)

www.pln.co.id |
Evaluasi Pelaksanaan IDP

1. Talent mengisi kolom “actual” dalam


formulir IDP
2. Mentor merekap buku
monitoring/pemantauan Talent dan
mengevaluasi pengembangan
kompetensi talent selama 1 bulan.
3. Mentor dan Mentee melaksanakan
mentoring untuk mendiskusikan
implementasi IDP selama 1bulan
mengevaluasi dan memberi masukan
untuk kegiatan pengembangan
WEB
berikutnya.
BASED
(e-LDP)

Rekap buku monitoring dilakukan per bulan

www.pln.co.id |
Form Self verification 2018 pada OCR Leadership

WEB
BASED
(e-LDP)

www.pln.co.id |
LAPORAN PELENGKAP TAHUN 2018

WEB
BASED
(e-LDP)

www.pln.co.id |
TERIMAKASIH
OCR Culture 2018
OCR Culture
Tren Survey EES 2014 - 2017

Target 2018
85

www.pln.co.id |
Korelasi Antar Variabel

www.pln.co.id |
Job Satisfaction Item

www.pln.co.id |
Demografi Job Satisfaction

www.pln.co.id |
Tantangan membagun Paradigma Human Capital
1. War of Talent
2. Succession Planning
3. Effective Leadership
4. Employee Engagement
5. Motivation
6. Retention
7. Feeling of Recognition
8. Culture Problem
Wamen ESDM (Forbis)
9. Cross Culture Problems
10. Lost Productivity
Redesign
11. Lost Creativity
Corporate
12. Time, Money and resources wasted
Value
www.pln.co.id |
www.pln.co.id |
Fokus Program 2018
1. ReDesign Corporate Values
2. Pengembangan & implementasi tata nilai (Peningkatan Kualitas CoC)
3. Peningkatan kualitas tindak lanjut EES (Program Budaya Unggul)
4. Change management Program (CA IM)
5. Implementasi PS4 (Penampilan Sikap, Senyum, Salam, Sapa) 
Distribusi & Wilayah
6. PLN Berintegritas dikelola dibawah PIC DIVMRK (SK 060)

www.pln.co.id |
Tema Program Budaya Unggul

 Nasional
• Peningkatan Keselarasan antar generasi dalam melaksanakan tugas
• Budaya lingkungan kerja yang produktif & Solid
• Budaya kerja dalam melayani pelanggan.

 Lokal Unit
• Sesuai dengan tema strategis Unit (Terkait program peningkatan Engagement).

www.pln.co.id |
Siklus Mekanisme Proses Tingkat Kematangan (MLI) OCR Culture
Sub proses Output
Perencanaan Program Proposal Program Budaya
1. Perencanaan Aksi Berdasarkan hasil survey Unggul & video singkat Rapim
(climate & Culture) dengan Max 5 Menit
Fokus Pada eksekusi strategi
yang dipimpin oleh Leader
Jadwal pelaksanaan briefing &
Perencanaan Pelaksanaan Internalisasi CoC
CoC (ditandatangani MBSDM) serta
progres pelaksanaan.

4. Briefing &
3. Pengukuran Budaya Internalisasi CoC

Sub proses Output

Menetapkan Surat pelaksanaan Surat pelaksanaan program


program budaya unggul ke UP budaya unggul
2. Eksekusi Rencana Aksi Melaksanakan Program budaya Laporan progres pelaksanaan
unggul program budaya unggul
Progres pelaksanaan briefing & Laporan progres pelaksanaan
Internalisasi CoC brieing & internalisasi CoC
Sub proses Output

Memonitor pelaksanaan briefing & Internalisasi CoC Laporan Monitoring pelaksanaan CoC
Mengevaluasi pelaksanaan Briefing & Internalisasi CoC Laporan evaluasi pelaksanaan CoC
Melaksanakan Survey Laporan survey climate & culture

www.pln.co.id |
Sub Le ve l We l l -pl a nne d Pros e s Es ta bl i s he d
Sub Level Well-planned Sub Level Proses Established Sub Pros
Levele s Proses We l l -ma na ge d
Well-managed pros e s
Sub Level proses excellence
e xce l l e nce pros e s
proses
Le a de r me ma ha mi
Le a de r me ma ha mi Le a de r me ma ha mi Le a de r me ma ha mi
pe rl unya pe nye l a ra s a n
pe rl unya re nca na pe rl unya me ka ni s me pe rl unya pe l a ks a na a n
0.1 progra m/ke gi a ta n untuk di l a ks a na ka n s e s ua i pe ngukura n i ndi ka tor da ri
ke butuha n orga ni s a s i
Leader memahami perlunya rencana Leader memahami perlunya 1. Progre s Progra m Buda Leader
ya memahami perlunya 1. Surve y s e l f a Leader
s e s mememahami
nt de nga n s e l uruh pros e s
perlunya
me ndukung ki ne rja 1. Pe re nca na a n Progra m s ta nda rd me ka ni s me
0.1 program/kegiatan untuk mendukung
0.1
Be rda s a rka n ha s i l s urve y mekanisme dilaksanakan sesuai 0.1
Unggul Ya ng me nga cu
pelaksanaan pengukuran indikator te rha da p ki ne rja Cul ture &
penyelarasan ke rjaorganisasi
kebutuhan da n uni t ke rja

Le a de r
kinerja (cl i ma te & Cul ture ) de nga n standard
Le a de r
pa da me ka ni s me dr ha s i l
dari mekanisme Le a de r
0.1 ke te rl i ba ta n l e a de r
dengan seluruh proses kerja Le a de r
dan unit Cul ture e mbe dde d to
e va l ua s i 2. PLN Pus a t me l a kuka n me ngkomuni ka s i ka n s i s te m da n be rda mpa k
me ngkomuni ka s i ka n Fokus Pa da e ks e kus i me ngkomuni ka s i ka n
2. Pe l a ks a na a n Li qui d
me ngkomuni ka s i ka n
e va l ua s i da n ve ri fi ka s i
kerja
pe rl unya pe nye l a ra s a n l a ngs ung pa da
0.2 pe nti ngnya re nca na s tra te gi ya ng di pi mpi n pe rl unya me ka ni s me
ya ng s e s ua i de nga n
pe rl unya pe l a ks a na a n
de nga n ca l l ke butuha n orga ni s a s i pe nca pa i a n ki ne rja
progra m/ke gi a ta n untuk ol e h Le a de r di l a ks a na ka n s e s ua i pe ngukura n i ndi ka tor da ri
me ka ni s me ba ck/vi con/s i te vi s i t de nga n s e l uruh pros e s orga ni s a s i .
me ndukung ki ne rja 2. Pe re nca na a n s ta nda rd me ka ni s me
3. Pe l a pora n Ke gi a ta n 1. Survey lself
e a de r & pe gaterhadap
asesment wa i ke rja da n uni t ke rja
Leader mengkomunikasikan Pe l a ks 1. aPerencanaan
na a n CoC Program Berdasarkan
CAI M
pentingnya rencana 1. Progres Program Budaya Unggul kinerja3. Ha s i l &
Culture a sketerlibatan
s e s me nt
Le a de r me l a ks a na ka n
Evi de nt :
LeaderLe
hasil survey (climate &mengkomunikasikan
de r me l a ks a na kaperlunya
aCulture) Leader mengkomunikasikan
0.2 Le a de r me mbua t re nca na
program/kegiatan Evi de nt :
untuk mendukung dengan Fokus Pada mekanisme
n
Yang mengacu pada mekanismeLe a de r me l a ks a na ka n
dr di gua na ka n untuk
leader Leader mengkomunikasikan perlunya
pe nye l a ra s a n ke butuha n
1. Ke te rl i ba ta n Buda ya
0.3 progra m/ke gi a ta n untuk
kinerja
0.2
1. Propos a l progra m eksekusi
me ka nidilaksanakan
s me s e s ua isesuai
strategi 0.2 Evi de nt : perlunya pelaksanaan
hasil evaluasi
pe ngukura n pengukuran
i ndi ka tor da ri
2. PLN Pusat
me nyus
melakukan
us n OFI
evaluasikebutuhan
penyelarasan orga ni s aorganisasi
s i de nga n s e l uruh
ke da l a m s i s te m
1. Progre s Pe l a pora nindikator dari 4. Ca l l ba ck CAI M 2. pe nca pa i a n ki ne rja
me ndukung ki ne rja yang dipimpin
2. Vi de o Si ngka t Ra pi m, oleh Leader s standard
ta nda rd
progra 2. Pelaksanaan
m buda ya be Liquid
s e rtayang sesuai
me mekanisme
ka ni s me (C3)
0.2 dan verifikasi dengan
dengan call pros e s ke rja da n uni t ke rja
seluruh proses kerja dan unit Cultureorga ni s a s i ya
embedded to ng di dukung
sistem dan
Sub Level Well-planned Ma x 2.5SubPerencanaan
Me ni t
Level PelaksanaanEstablished
Proses CoC Sub Level Proses Well-managed proses
Me ka ni s me da l a m l a pora n dengan
pe ra n l mekanisme
e a de r back/vicon/site e vi visit
de ntleader
: & kerja ol e h a s pe k cul ture .
Progra m/ke gi a ta n da l a m 3. Ja dwa l Pe l a ks a na a n CoC berdampak
Orga ni s a s i s uda h s e l a ra s langsung pada pencapaian
orga ni s a s i s uda h 2. La 3.pora
Pelaporan
n Li quiKegiatan
d CAIM Suda h di l a kuka n 1. Ha spegawai
i l s e l f a s e s me nt.
orga ni s a s i s uda h Evident : di l a ks a na ka n s e ca ra da n te ri nte gra s i de nga n kinerja organisasi.
0.4 te re nca na da n mul a i 1. Proposal program
pe ngukura n da l a m 3. Hasil assesment diguanakan
s e l uruh pros e s ke rja da n
kons i s te n s e s ua i s ta nda r Evident : orga ni s a s i (Check ) untuk menyususn OFI
me nga raLeader
h pa damembuat
s i s te marencana
ti s uni t ke rja (Integration ) Evident :
2. Video Singkat Rapim, Max (do 5 Menit
what you write )
0.3 program/kegiatan untuk mendukung
Leader mengkomunikasikan perlunya Leader
3. Jadwal Pelaksanaan
Leader mengkomunikasikan
CoCLe a de r mekanisme
melaksanakan perlunya
1. Progres Pelaporan program budaya
Leader
Leader mengkomunikasikan
melaksanakan pengukuran
4. Call back CAIM
1. Keterlibatan Budaya kedalam sistem
0.5 rencana
kinerja
Le aprogram/kegiatan
de r 0.3
1. Me l a ks a na ka n Progra m
yangBuda ya Unggul . konsistensi pelaksanaan
me ngkomuni
sesuai ka s imekanisme
standard ka n 0.3beserta laporan peran leader
perlunyadari
indikator
Le a de r
hasilngkomuni
pengukuran 2. pencapaian kinerja organisasi yang
0.5 0.5 2. Laporan Liquid memekanisme (C3)
ka s i ka n evidentLeader : melaksanakan penyelarasan Le a de r
ka s i ka n didukung oleh aspek culture.
me ngkomunisistematiska s i ka n di pe
semua rl unya
unit kons
pelaksanai s te ns i
dan/atau 1. Progra m buda ya Unggul
digunakan dalam pembelajaran
0.5 pe rl unya re nca na
2. Me l a ks a na ka n CoC
1. Melaksanakan Program
Se s ua i de nga n Ja dwa l
pe l a ksBudaya
a na a n me ka ni s me
bidang yang terkait di l a ks a na ka n s a mpa i ke untuk perbaikan
di guna ka n da l a m
0.3
pe rl unya ha s i l pe ngukura n 1. Hasil self asesment. kebutuhan organisasime ngkomuni
dengan seluruh
pe rl unya me nja di
progra m/ke gi a ta n ya ng Unggul.di s e mua uni t pe l a ks a na Uni t Pe l a ks a na . proses kerja dan unit kerja
s i s te ma ti s
de nga n ma te ri GM te nta ng
da n/adengan
ta u bi da ng ya ng
1. Program budaya Unggulpe mbe l a ja ra n untuk
2. Pe l a ks a na a n CoC
be nchma rk
2. Melaksanakan
progra m buda ya CoC Sesuai dilaksanakan sampai ke Unit pe rba i ka n
Program/kegiatan dalam organisasi te rka i t s a mpa i ke Uni t Pe l a ks a na
Jadwal dengan materi GM tentang
0.4 sudah terencana dan mulai pe rus a ha a n Le a de rEstablished
me l a ks a na ka n a na aPelaksana.
us ul a n pe re nca na a n AFI
Sub Level Well-planned 3. Pe l a ks a na Sub
a n Level
program
Progra Proses
m Mekanisme
budaya perusahaan dalam organisasi sudah 3. PeSub l a ksLevel nProses
Surve y Well-managed
Le a de r me ngguna ka n ya ng diproses
ttd ol e h l e a de r.
mengarah pada sistematis s e ca ra kons i s te n 2. Pelaksanaan Sudah CoC sampai ke Unit
dilakukan pengukuran dalam Orga ni s a s i s uda h me nja di
0.6
Le a de r Me mbua t re nca na
ke gi a ta n ya ng s i s te ma ti s
CAI 0.4
3.MPelaksanaandilaksanakan
Program CAIMsecara konsisten
me ka ni s me di s e mua uni t
sesuai 0.4 Evi de ntPelaksana
:
ha s i l pe ngukura n da l ausulan
organisasi
pe (Check)
mbe l a ja ra n untuk
m perencanaan
Evi de
AFI yang di ttd benchmark (Internal Best
nt :
Leader Membuat rencana kegiatan Evi de nt : standar
Leader ks(do what
pe l a melaksanakan
a na youta
da n/a write)
secara
u 1. La pora n3.Progre s Buda Survey
ya oleh leader.
Pelaksanaan Organisasi sudah selaraspractice
dan )
0.6 yang sistematis 1. La pora n Progre s Progra Evident : bi da
konsisten mekanisme
ng ya ng tedi rkasemua
it unit Unggul
Leader menggunakan pe rba ihasil
ka n 1. Sura t/ND AFI
0.6
1. Laporan Progres
m
ProgramMe ka
pelaksana Budaya
ni s me s uda
dan/atau bidang 0.6
h yang 2. La pora n Pe l a ks a na a n
pengukuran dalam pembelajaran
Ha s i l pe ngukura n da l a m
0.4 Evident :
terintegrasi dengan seluruh proses
Progra m/ke gi a ta n da l a m Buda ya Unggul Leader mengkomunikasikan perlunya Evident : untuk perbaikan kerja dan unit kerja (Integration)
Leader mengkomunikasikan perlunya di pa ha mi
2. Sura t pe l a ks a na a nUnggulindikator pengukuran
da n/a ta u
terkait CoC Leader mengkomunikasikan
orga ni s a s i di guna ka n 1. Surat/ND AFI
0.8 orga ni s a s i s uda h
standarisasi mekanisme 2. Surat
0.8 pelaksanaan di l a ks a na ka n ol e h s e mua
ke Program budaya
dalam 0.8
1. Laporan
3. Pe ngumpul a n da Progres Budaya
ta
perlunya
Unggul
review(Action
secara )periodik
da l a m
Orga ni s a s i s uda h me nja di
0.7 di l a ks a na ka n s e ca ra Progra m buda ya Unggul
uni t pe l a mekanisme
ks a na da n/a ta u 2. Laporan
re s ponde Pelaksanaan
nt s urve y CoCpe mbe l a ja ra n untuk
benchmark (National Best
s i s te ma ti s me nja di s ua tu UP Unggul ke UP 3. Pengumpulan data respondent Practice)
3. Re ka p PeLeader Melakukan
CoC Evaluasi
bi da tahap
ng ya ng te rka i t pe rba i ka n (improvement )
me ka ni s me (Approa ch) l a ks
3.aRekap
na a n Pelaksanaan CoC 1. Melaksanakan pengukuran
Program/kegiatan dalam organisasi awal pelaksanaan program (Deployment)budaya survey (C2)
indikator Keberhasilan Ocr Culture
sudah dilaksanakan secara sistematis unggul & pelaksanaan CoC di Unit, Le a de r 1. Me l a ks a na ka n 1. Progres pelaksanaan AFI dan
0.7 Le a de r Le a de r Me l a kuka n Mekanisme sudah dipahami dan/atau 2. Leader (GM / MB HasilPengelola
pengukuran SDM) dalam
Le aorganisasi
de r
menjadi suatu mekanisme serta kegiatan CAIM
me ngkomuni ka s i ka n pe ngukura n i ndi ka tor review AFI tahun sebelumnya Orga ni s a s i s uda h me nja di
me ngkomuni ka s i ka n Eva l ua s i ta ha p a wa l dilaksanakan
pe rl unyaoleh
i ndisemua
melakukan evaluasi digunakan
ka tor unit Ke be rha s i l a n Ocr Cul ture
site visit ke
me UP
ngkomuni
(Action) dalam ka s i ka n
0.8 pe rl unya s ta (Approach)
nda ri s a s i 0.7
pe l a ks a na a n progra m Leader melaksanakan pembuatan 0.7 pe rl unya re vi e w s e ca ra
benchmark (Regional Best
Leader melaksanakan standarisasi pelaksana dan/atau
: pe ngukura n dabidang
l a m yang 2. Le a de r (GM /Leader pembelajaran
MB untukreview
melaksanakan perbaikansecara practice )
0.9 me ka ni s me buda ya unggul0.9 & Evident indikator pengukuran dalam 0.9 Evident : (improvement) pe ri odi k 1. Progreevident
s pe l a:ks a na a n AFI
mekanisme terkait (Deployment)
me ka ni s me Pe nge l ol a SDM) periodik (C1)(C2)
pe l a ks a na1.
a nLaporan
CoC di hasil
Uni t,Evaluasi program
mekanisme 1. Laporanda pelaksanaan
n re vi e w AFI AFI tahun
ta hun
me l1. Laporan
a kuka Pencapaian
n e va l ua s i s i teKeberhasilan
budaya
s e rta ke gi a ta n CAI M Unggul
Le a de r me l a ks a na ka n
vipelaksanaan
s i t ke UP OCR Culture
sebelumnya
s e be l umnya
Orga ni s a s i s uda h me nja di
Le a de r me l a ks a na ka n pe mbua ta
2. Laporan Evaluasi Pelaksanaaan n i ndi ka tor
CoC Le a de r me l a ks a na ka n
0.9 s ta nda ri s a s i me ka ni s me Evi de nt : pe ngukura n da l a m 2. Video Singkat max 5 re menit
vi e w s e ca ra pe ri odi k (C1) e vi de nt :
benchmark (International
3. Laporan kegiatan CAIM Evi de nt : Best practice )
1. La pora n ha s i l Eva l ua s i me ka ni s me 1. La pora n pe l a ks a na a n
1. La pora n Pe nca pa i a n
Me ka ni s me da l a m progra m buda ya Unggul Me ka ni s me da l a m AFI ta hun s e be l umnya
Mekanisme dalam organisasi
orga ni s a s i s uda h
sudah
2. La pora n Eva l ua s i
Mekanisme
Me ka dalam
ni s meorganisasi
da l a m sudah Ke be rha s i l aMekanisme
n dalam organisasi sudah
orga ni s a s i s uda h di ti nja u
dibakukan/distandarkan secara orga ni s aindikator
memiliki me mi l i ki pe l a ks a na a n OCR Culditinjau
s i s uda hpengukuran ture ulang Ma rke t Le a de r
di ba kuka n/di s ta nda rka n Pe l a ks a na a a n CoC ul a(review)
ng (review secara
) s e ca ra
i ndi ka tor pe ngukura n 2. Vi de o Si ngka t ma x 5 I nte rna ti ona l
formal/resmi
forma l /re s(write what you do) (measurement) periodik (Continuous Improvement)
s e ca ra
what you do)
mi (write 3. La pora n ke gi a ta n CAI M
(me a s ure me nt) me ni t
pe ri odi k (Continuous
Improvement )
www.pln.co.id |
Level level 2 level 3 level 4 level 5
Target MLI OCR Culture Unit Cluster I

TW I TW II TW III TW IV
(LEVEL 1.1 – 1.4) (LEVEL 1.5 – 3.00) (LEVEL 3.1 – 3.3) (LEVEL 3.4 – 3.9)
• Perencanaan program budaya • Pelaksanaan Program Budaya • Progres Pelaksanaan Program • Progres Pelaksanaan Program
Unggul (Nasional & Lokal) Unggul (Nasional & Lokal) Budaya Unggul (Nasional & Lokal) Budaya Unggul (Nasional & Lokal)
• Perencanaan Jadwal Pelaksanaan • Pelaksanaan CoC sesuai dengan • Progres Pelaksanaan CoC sesuai • Progres Pelaksanaan CoC sesuai
CoC jadwal (dengan materi GM terkait dengan jadwal (dengan materi GM dengan jadwal (dengan materi GM
tentang program budaya Unggul) terkait tentang program budaya terkait tentang program budaya
• Pelaksanaan program CAIM Unggul) Unggul)
• Evaluasi oleh leader (Program • Progres Pelaksanaan program • Progres Pelaksanaan program
Budaya, CAIM, CoC) CAIM CAIM
• Site Visit Leader (GM/MB) • Evaluasi oleh leader (Program • Evaluasi oleh leader (Program
melakukan site Visit ke UP min Budaya, CAIM, CoC) Budaya, CAIM, CoC)
30% / 3 UP • Pelaksanaan Survey • Site Visit Leader (GM/MB)
• Self asessment kinerja culture & melakukan site Visit ke UP min
keterlibatan leader 50% / 5 UP
• Site vite/callback/survey (CAIM & • Site vite/callback/survey (CAIM &
Peran Leader) Peran Leader)
• Usulan perencanaan AFI yang • Progres pelaksanaan AFI dan
ditandatangani oleh leader review AFI tahun sebelumnya

www.pln.co.id |
Target MLI OCR Culture Unit Cluster II

TW I TW II TW III TW IV
(LEVEL 1.1 – 1.4) (LEVEL 1.5 – 3.00) (LEVEL 3.1 – 3.3) (LEVEL 3.4 – 3.7)
• Perencanaan program budaya • Pelaksanaan Program Budaya • Progres Pelaksanaan Program • Progres Pelaksanaan Program
Unggul (Nasional & Lokal) Unggul (Nasional & Lokal) Budaya Unggul (Nasional & Lokal) Budaya Unggul (Nasional & Lokal)
• Perencanaan Jadwal Pelaksanaan • Pelaksanaan CoC sesuai dengan • Progres Pelaksanaan CoC sesuai • Progres Pelaksanaan CoC sesuai
CoC jadwal (dengan materi GM terkait dengan jadwal (dengan materi GM dengan jadwal (dengan materi GM
tentang program budaya Unggul) terkait tentang program budaya terkait tentang program budaya
• Pelaksanaan program CAIM Unggul) Unggul)
• Evaluasi oleh leader (Program • Progres Pelaksanaan program • Progres Pelaksanaan program
Budaya, CAIM, CoC) CAIM CAIM
• Site Visit Leader (GM/MB) • Evaluasi oleh leader (Program • Evaluasi oleh leader (Program
melakukan site Visit ke UP min Budaya, CAIM, CoC) Budaya, CAIM, CoC)
30% / 3 UP • Pelaksanaan Survey • Site Visit Leader (GM/MB)
• Self asessment kinerja culture & melakukan site Visit ke UP min
keterlibatan leader 50% / 5 UP
• Site vite/callback/survey (CAIM & • Site vite/callback/survey (CAIM &
Peran Leader) Peran Leader)
• Usulan perencanaan AFI yang
ditandatangani oleh leader

www.pln.co.id |
Target MLI OCR Culture Unit Cluster III

TW I TW II TW III TW IV
(LEVEL 1.1 – 1.4) (LEVEL 1.5 – 3.00) (LEVEL 3.1 – 3.3) (LEVEL 3.1 – 3.3)
• Perencanaan program budaya • Pelaksanaan Program Budaya • Progres Pelaksanaan Program • Progres Pelaksanaan Program
Unggul (Nasional & Lokal) Unggul (Nasional & Lokal) Budaya Unggul (Nasional & Budaya Unggul (Nasional &
• Perencanaan Jadwal • Pelaksanaan CoC sesuai dengan Lokal) Lokal)
Pelaksanaan CoC jadwal (dengan materi GM • Progres Pelaksanaan CoC sesuai • Progres Pelaksanaan CoC sesuai
terkait tentang program budaya dengan jadwal (dengan materi dengan jadwal (dengan materi
Unggul) GM terkait tentang program GM terkait tentang program
• Pelaksanaan program CAIM budaya Unggul) budaya Unggul)
• Evaluasi oleh leader (Program • Progres Pelaksanaan program • Progres Pelaksanaan program
Budaya, CAIM, CoC) CAIM CAIM
• Site Visit Leader (GM/MB) • Evaluasi oleh leader (Program • Evaluasi oleh leader (Program
melakukan site Visit ke UP min Budaya, CAIM, CoC) Budaya, CAIM, CoC)
30% / 3 UP • Pelaksanaan Survey • Site Visit Leader (GM/MB)
• Self asessment kinerja culture melakukan site Visit ke UP min
& keterlibatan leader 50% / 5 UP
• Site vite/callback/survey (CAIM • Site vite/callback/survey (CAIM
& Peran Leader) & Peran Leader)

www.pln.co.id |
KPI OCR Culture Per Triwulan

Level Persyaratan KPI 1 ( Program Budaya Unggul ) TW 1 TW 2 TW 3 TW 4


1 Perencanaan Program tanpa memperhitungkan hasil survey (climate & culture)
Perencanaan program budaya unggul berdasarkan hasil survey (climate & Culture) dgn
2 V
fokus pada eksekusi strategi yang dipimpin oleh leader
3 50% progres program budaya unggul V
4 100% progres program budaya unggul, video program budaya unggul V
5 festival budaya, Evaliasi pelaksanaan program V

Level Persyaratan KPI 2 (CoC) TW 1 TW 2 TW 3 TW 4


1 Jumlah kesesuaian leader pelaksana CoC, Jumlah Peserta CoC 0% - 20%, Komitmen 0% - 39%
2 Jumlah kesesuaian leader pelaksana CoC, Jumlah Pesrta 21% - 30%, Komitmen CoC 40 – 59%
Jumlah kesesuaian leader pelaksana CoC, Jumlah Peserta 31% - 50%, Komitmen CoC 60% -
3
79%
Jumlah kesesuaian leader pelaksana CoC, Jumlah Peserta CoC > 50% & Komitmen CoC 80%
4 V
- 99%
5 Jumlah kesesuaian leader pelaksana CoC, Jumlah Pesrta CoC > 50% & Komitmen CoC 100% V

www.pln.co.id |
Level Persyaratan KPI 3 (CA IM & PS4) TW 1 TW 2 TW 3 TW 4
1 Prosentase Pegawai mengetahui materi 0% - 20%
2 Prosentase Pegawai mengetahui materi 21% - 30%
3 Prosentase Pegawai mengetahui materi 31% - 49%
Prosentase Pegawai mengetahui materi 50 % - 79% & > 50% pelanggan terlayanai dgn
4 V
baik
Prosentse Pegawai mengatahui materi 80% - 100% & > 80% Pelanggan terlayani dgn
5 V
baik

Level Persyaratan KPI 4 (Liquid) TW 1 TW 2 TW 3 TW 4


1 Liquid (MA, MB, MD UP) 0% - 49%
2 Liquid (MA, MB, MD UP) 50 - 79%
3 Liquid (MA, MB, MD UP) 80% - 99%
4 Liquid (MA, MB, MD UP) 100% V
5 Liquid pelayanan Organisasi V

www.pln.co.id |
KPI OCR culture Per Triwulan
TW I TW II TW III TW IV
LEVEL ORGANISASI JABATAN (SEBAGAI
CLUSTER 1 CLUSTER 2 CLUSTER 3 CLUSTER 1 CLUSTER 2 CLUSTER 3 CLUSTER 1 CLUSTER 2 CLUSTER 3 CLUSTER 1 CLUSTER 2 CLUSTER 3
UNIT PEMATERI)
JUMLAH JUMLAH JUMLAH JUMLAH JUMLAH JUMLAH JUMLAH JUMLAH JUMLAH JUMLAH JUMLAH JUMLAH
KALI KALI KALI KALI KALI KALI KALI KALI KALI KALI KALI KALI

GENERAL MANAGER 2 2 2 7 6 6 11 10 9 13 12 11

MANAJER BIDANG
(MASING-MASING 2 2 2 7 6 6 11 10 9 13 12 11
BIDANG)
UNIT LEVEL 1

DEPUTI MANAJER
(MASING-MASING 1 1 1 4 3 3 6 5 5 7 6 5
SUB BIDANG)

MANAJER AREA/UP
(MASING-MASING 5 4 3 11 9 7 15 13 11 20 17 15
AREA/UP)

UNIT LEVEL 2
ASISTAN MANAJER
(MASING-MASING 3 3 3 13 12 11 22 20 18 26 24 22
BAGIAN)

MANAJER RAYON
UNIT LEVEL 3 (MASING-MASING 5 5 5 24 23 22 39 37 36 48 46 44
RAYON)

www.pln.co.id |
Perbedaan OCR Culture 2017 dan 2018
NO Kegiatan 2017 2018
1 Action Plan tindak lanjut hasil survey Evident Program Budaya Unggul
(Climate & Culture)
2 CoC Pemenuhan Target Pemenuhan Jumlah Target
Leader Leader, peserta, komitmen
3 PLN Berintegritas Bidang Budaya DIVMRK

4 Internalisasi Hasil Survey (Climate & Internalisasi Oleh Workshop


Culture) Unit
5 Program Budaya Unggul Laporan Kegiatan Laporan kegiatan &
Keterlibatan Leader

www.pln.co.id |
Terima Kasih
OCR Hubungan Industrial
Tahun 2018
Siklus Mekanisme Proses
LKS BIPARTIT

Sub proses Output


Sub proses Output
Evidence Tindak Lanjut Pembentukan LKS Bipartit Berita Acara Pembentukan
Tindak lanjut dari rekomendasi LKS Bipartit Pencatatan LKS Bipartit di Instansi
Laporan LKS Bipartit ke Bukti Pencatatan
Ketenagakerjaan
Instansi Ketenagakerjaan Perencanaan Kegiatan LKS Bipartit Workplan Kegiatan LKS Bipartit

1. Pembentukan LKS
3. Tindak Lanjut Bipartit
Rekomendasi LKS Bipartit

LKS BIPARTIT
Sub proses Output

Rekomendasi Hasil
Kegiatan LKS Bipartit Kegiatan LKS Bipartit
2. Kegiatan LKS Bipartit

17
www.pln.co.id |
7
Siklus Mekanisme Proses
Pembinaan Hubungan Industrial

Sub proses Output Sub Proses Output

Survey Hubungan Industrial Hasil Survey Laporan Rencana


Perencanaan Pembinaan HI
Pembinaan HI

1. Perencanaan
3. Survey Hubungan Pembinaan HI
Industrial

Pembinaan HI

Sub proses Output


2. Kegiatan Pembinaan HI
Laporan Kegiatan
Kegiatan Pembinaan HI
Pembinaan HI

17
www.pln.co.id |
8
Target MLI OCR Hubungan Industrial per Cluster

Cluster Target
Cluster 1 3,9
Cluster 2 3,7
Cluster 3 3,3

Target kinerja OCR HI pada setiap unit berbeda-beda tergantung dari Cluster-nya.

17
www.pln.co.id |
9
Formula

i. KPI LKS Bipartit


Formula yang digunakan:

Pencapaian KPI LKS Bipartit = Jumlah realisasi kegiatan LKS Bipartit x 100%
Jumlah Rencana Kegiatan LKS Bipartit

18
www.pln.co.id |
0
Target Tingkat Kematangan (MLI + RMI) Hubungan Industrial - Cluster 1
Level TW I TW II TW III TW IV
Melaporkan progres pelaksanaan AFI tahun sebelumnya

(1) Pembentukan LKS Bipartit di Unit


Pelaksana
(2) Pencatatan LKS Bipartit Unit
Pelaksana di Instansi Ketenagakerjaan
(3) Perencanaan Kegiatan LKS Bipartit
Unit Induk & Unit Pelaksana
(4) Perencanaan Pembinaan HI
1.1 - 1.4
Evident:
(1) Berita Acara Pembentukan LKS
Bipartit
(2) Bukti Pencatatan LKS Bipartit dari
Instansi Ketenagakerjaan
(3) Workplan Kegiatan LKS Bipartit
(4) Workplan Kegiatan Pembinaan HI

(1) Pelaksanaan kegiatan LKS Bipartit Unit Induk & Unit Pelaksana setiap bulan
(2) Pelaksanaan Pembinaan HI setiap Triwulan (mulai TW II s/d TW IV)

1.5 - 1.7
Evident:
(1) Rekomendasi Kegiatan LKS Bipartit
(2) Laporan Pelaksanaan Pembinaan HI

Tindak lanjut dari rekomendasi LKS Bipartit (setiap Triwulan)

1.8 - 2.0
Evident:
Dokumentasi dari bentuk tindak lanjut LKS Bipartit (setiap Triwulan)

Pimpinan unit ikut berkontribusi dalam kegiatan LKS Bipartit di Unit Induk & Unit Pelaksana
2.1 - 2.4
Evident:
Laporan kegiatan LKS Bipartit yang rutin dilaporkan oleh unit setiap bulan 18
www.pln.co.id |
1
Target Tingkat Kematangan (MLI + RMI) Hubungan Industrial - Cluster 1
Level TW I TW II TW III TW IV

Laporan Resume Kegiatan LKS


Laporan Resume Kegiatan LKS Bipartit
Bipartit dan Pembinaan HI pada
dan Pembinaan HI pada Semester II
Semester I Tahun 2018
Tahun 2018

Evident:
Evident:
(1) Daftar Kegiatan LKS Bipartit
(1) Daftar Kegiatan LKS Bipartit yang
2.5 - 2.7 yang telah dilaksanakan oleh unit
telah dilaksanakan oleh seluruh unit &
induk & unit pelaksana beserta
unit pelaksana beserta Daftar Hadir &
Daftar Hadir & Dokumentasinya
Dokumentasinya yang di tandatangani
yang di tandatangani oleh leader
oleh leader
(2) Daftar hadir, dokumentasi, dan
(2) Daftar hadir, dokumentasi, dan MoM
MoM (Notulen) kegiatan
(Notulen) kegiatan Pembinaan HI
Pembinaan HI

(1) Melaksanakan pengukuran


indikator keberhasilan OCR Culture
(HI) Melaksanakan pengukuran indikator
(2) Unit mengisi form survey/self keberhasilan OCR Culture (HI)
asesment terhadap kinerja HI dan
2.8 - 3.0
juga keterlibatan leader Evident:
Laporan pencapaian keberhasilan
Evident: pelaksanaan OCR Culture (HI)
Laporan pencapaian keberhasilan
pelaksanaan OCR Culture (HI)

(1) Pusat akan mengevaluasi dan


kemudian dilakukan verifikasi
dengan callback/vicon/site visit hasil
self asesmen baik terhadap leader
maupun pegawai
3.1 - 3.4 (2) Hasil asesmen dan verifikasi
digunakan untuk menyusun OFI

Evident:
Form survey/self asesmen yang
sudah diisi

Usulan perencanaan AFI yang


ditandatangani oleh leader
3.5 - 3.7
Evident:
Surat/Nodin usulan AFI

Progres pelaksanaan AFI dan review AFI


tahun sebelumnya

3.8 - 4.0
Evident:
Dokumen review pelaksanaan AFI tahun 18
www.pln.co.id
sebelumnya |
2
Target Tingkat Kematangan (MLI + RMI) Hubungan Industrial - Cluster 2
Level TW I TW II TW III TW IV
Melaporkan progres pelaksanaan AFI tahun sebelumnya

(1) Pembentukan LKS Bipartit di Unit


Pelaksana
(2) Pencatatan LKS Bipartit Unit Pelaksana di
Instansi Ketenagakerjaan
(3) Perencanaan Kegiatan LKS Bipartit Unit
Induk & Unit Pelaksana
(4) Perencanaan Pembinaan HI
1.1 - 1.4
Evident:
(1) Berita Acara Pembentukan LKS Bipartit
(2) Bukti Pencatatan LKS Bipartit dari
Instansi Ketenagakerjaan
(3) Workplan Kegiatan LKS Bipartit
(4) Workplan Kegiatan Pembinaan HI

(1) Pelaksanaan kegiatan LKS Bipartit Unit Induk & Unit Pelaksana setiap bulan
(2) Pelaksanaan Pembinaan HI setiap Triwulan (mulai TW II s/d TW IV)
1.5 - 1.7
Evident:
(1) Rekomendasi Kegiatan LKS Bipartit
(2) Laporan Pelaksanaan Pembinaan HI

Tindak lanjut dari rekomendasi LKS Bipartit (setiap Triwulan)


1.8 - 2.0
Evident:
Dokumentasi dari bentuk tindak lanjut LKS Bipartit (setiap Triwulan)

Pimpinan unit ikut berkontribusi dalam kegiatan LKS Bipartit di Unit Induk & Unit Pelaksana
2.1 - 2.4
Evident:
Laporan kegiatan LKS Bipartit yang rutin dilaporkan oleh unit setiap bulan 18
www.pln.co.id |
3
Target Tingkat Kematangan (MLI + RMI) Hubungan Industrial - Cluster 2
Level TW I TW II TW III TW IV

Laporan Resume Kegiatan LKS Bipartit


Laporan Resume Kegiatan LKS Bipartit dan
dan Pembinaan HI pada Semester I
Pembinaan HI pada Semester II Tahun 2018
Tahun 2018

Evident:
Evident:
(1) Daftar Kegiatan LKS Bipartit yang telah
(1) Daftar Kegiatan LKS Bipartit yang
2.5 - 2.7 dilaksanakan oleh seluruh unit induk & unit
telah dilaksanakan oleh unit induk &
pelaksana beserta Daftar Hadir &
unit pelaksana beserta Daftar Hadir &
Dokumentasinya yang di tandatangani oleh
Dokumentasinya yang di tandatangani
leader
oleh leader
(2) Daftar hadir, dokumentasi, dan MoM
(2) Daftar hadir, dokumentasi, dan
(Notulen) kegiatan Pembinaan HI
MoM (Notulen) kegiatan Pembinaan HI

Melaksanakan pengukuran indikator Melaksanakan pengukuran indikator


keberhasilan OCR Culture (HI) keberhasilan OCR Culture (HI)

2.8 - 3.0
Evident: Evident:
Laporan pencapaian keberhasilan Laporan pencapaian keberhasilan
pelaksanaan OCR Culture (HI) pelaksanaan OCR Culture (HI)

(1) Melakukan pengukuran indikator


terhadap mekanisme yang sudah
dibuat
(2) Unit mengisi form survey/self
asesment terhadap kinerja HI dan
juga keterlibatan leader
(3) Pusat akan mengevaluasi dan
kemudian dilakukan verifikasi
3.1 - 3.4 dengan callback/vicon/site visit hasil
self asesmen baik terhadap leader
maupun pegawai
(4) Hasil asesmen dan verifikasi
digunakan untuk menyusun OFI

Evident:
Form survey/self asesmen yang
sudah diisi

Usulan perencanaan AFI yang


ditandatangani oleh leader
3.5 - 3.7
Evident
18
www.pln.co.id
Surat/Nodin usulan AFI
|
4
Target Tingkat Kematangan (MLI + RMI) Hubungan Industrial - Cluster 3
Level TW I TW II TW III TW IV
Melaporkan progres pelaksanaan AFI tahun sebelumnya

(1) Pembentukan LKS Bipartit di Unit Pelaksana


(2) Pencatatan LKS Bipartit Unit Pelaksana di
Instansi Ketenagakerjaan
(3) Perencanaan Kegiatan LKS Bipartit Unit Induk
& Unit Pelaksana
(4) Perencanaan Pembinaan HI
1.1 - 1.4
Evident:
(1) Berita Acara Pembentukan LKS Bipartit
(2) Bukti Pencatatan LKS Bipartit dari Instansi
Ketenagakerjaan
(3) Workplan Kegiatan LKS Bipartit
(4) Workplan Kegiatan Pembinaan HI

(1) Pelaksanaan kegiatan LKS Bipartit Unit Induk & Unit Pelaksana setiap bulan
(2) Pelaksanaan Pembinaan HI setiap Triwulan (mulai TW II s/d TW IV)
1.5 - 1.7
Evident:
(1) Rekomendasi Kegiatan LKS Bipartit
(2) Laporan Pelaksanaan Pembinaan HI

Tindak lanjut dari rekomendasi LKS Bipartit (setiap Triwulan)


1.8 - 2.0
Evident:
Dokumentasi dari bentuk tindak lanjut LKS Bipartit (setiap Triwulan)

Pimpinan unit ikut berkontribusi dalam kegiatan LKS Bipartit di Unit Induk & Unit Pelaksana

2.1 - 2.4
Evident:
Laporan kegiatan LKS Bipartit yang rutin dilaporkan oleh unit setiap bulan
18
www.pln.co.id |
5
Target Tingkat Kematangan (MLI + RMI) Hubungan Industrial - Cluster 3
Level TW I TW II TW III TW IV

Laporan Resume Kegiatan LKS Bipartit dan


Laporan Resume Kegiatan LKS Bipartit dan
Pembinaan HI pada Semester I Tahun
Pembinaan HI pada Semester II Tahun 2018
2018
Evident:
Evident:
(1) Daftar Kegiatan LKS Bipartit yang telah
(1) Daftar Kegiatan LKS Bipartit yang telah
2.5 - 2.7 dilaksanakan oleh seluruh unit induk & unit
dilaksanakan oleh unit induk & unit
pelaksana beserta Daftar Hadir &
pelaksana beserta Daftar Hadir &
Dokumentasinya yang di tandatangani oleh
Dokumentasinya yang di tandatangani
leader
oleh leader
(2) Daftar hadir, dokumentasi, dan MoM
(2) Daftar hadir, dokumentasi, dan MoM
(Notulen) kegiatan Pembinaan HI
(Notulen) kegiatan Pembinaan HI

Melaksanakan pengukuran indikator Melaksanakan pengukuran indikator


keberhasilan OCR Culture (HI) keberhasilan OCR Culture (HI)
2.8 - 3.0
Evident: Evident:
Laporan pencapaian keberhasilan Laporan pencapaian keberhasilan
pelaksanaan OCR Culture (HI) pelaksanaan OCR Culture (HI)

1. Melakukan pengukuran indikator


terhadap mekanisme yang sudah
dibuat
2. Unit mengisi form survey/self
asesment terhadap kinerja HI dan
juga keterlibatan leader
3. Pusat akan mengevaluasi dan
kemudian dilakukan verifikasi
3.1 - 3.4 dengan callback/vicon/site visit hasil
self asesmen baik terhadap leader
maupun pegawai
4. Hasil asesmen dan verifikasi
digunakan untuk menyusun OFI

Evident:
Form survey/self asesmen yang
sudah diisi 18
www.pln.co.id |
6
KPI Hubungan Industrial Per Triwulan
KPI I :

Level KPI LKS Bipartit

1 LKS Bipartit baru terbentuk di Unit Induk dan >80% workplan terlaksana

Telah terbentuk LKS Bipartit di unit induk dan > 80% workplan terlaksana serta telah terbentuk LKS Bipartit di Unit
2
Pelaksana sejumlah >10% serta >20% workplan terlaksana

Telah terbentuk LKS Bipartit di unit induk dan > 80% workplan terlaksana serta telah terbentuk LKS Bipartit di Unit
3
Pelaksana sejumlah >25% serta >40% workplan terlaksana

Telah terbentuk LKS Bipartit di unit induk dan > 80% workplan terlaksana serta telah terbentuk LKS Bipartit di Unit
4
Pelaksana sejumlah >35% serta >60% workplan terlaksana

Telah terbentuk LKS Bipartit di unit induk dan > 80% workplan terlaksana serta telah terbentuk LKS Bipartit di Unit
5
Pelaksana sejumlah >50% serta >80% workplan terlaksana

18
www.pln.co.id |
7
KPI Hubungan Industrial Per Triwulan

Target KPI : KPI II :

KPI TW I TW II TW III TW IV KPI Pembinaan HI Tahun 2018


KPI I 2 3 4 5
LEVEL Persentase Σ responden per Σ Persentase Tingkat Pemahaman
KPI II - 3 4 5 pegawai tempat dilaksanakan (Jumlah pegawai paham / jumlah
Pembinaan HI responden)
Total 2 3 4 5
Fungsional ≥ 50% Fungsional ≥ 60%
1
Struktural ≥ 60% Struktural ≥ 70%
Fungsional ≥ 60% Fungsional ≥ 70%
2
Struktural ≥ 70% Struktural ≥ 80%
Fungsional ≥ 70% Fungsional ≥ 75%
3
Struktural ≥ 80% Struktural ≥ 85%
Fungsional ≥ 75% Fungsional ≥ 75%
4
Struktural ≥ 85% Struktural ≥ 85%
Fungsional ≥ 80% Fungsional ≥ 75%
5
Struktural ≥ 90% Struktural ≥ 85%

18
www.pln.co.id |
8
Nilai Pengurang Untuk KPI Pembinaan HI

Semester I Januari Fabruari Maret April Mei Juni


Tahun 2018

Nilai -0,01 -0,01 -0,01 -0,01 -0,01 -0,01


Pengurang :
Semester II Juli Agustus September Oktober November Desember
Tahun 2018
Nilai -0,01 -0,01 -0,01 -0,01 -0,01 -0,01
Pengurang :

nilai pengurang yang dikenakan apabila Laporan PDP tidak disampaikan kepada Pusat
setiap bulan adalah 0,01 poin, dengan nilai 0,06 poin pada setiap Semester.

18
www.pln.co.id |
9
19
www.pln.co.id |
0
19
www.pln.co.id |
1
OCR Teamwork
OCR Teamwork
Tema Strategis Perusahaan

OCR Teamwork
adalah kinerja yang mengukur kesiapan organisasi dalam
membangun kerjasama tim dengan melakukan kegiatan
Mendukung
knowledge management berupa knowledge sharing,
community of practices dan knowledge capturing yang dapat KPKU BUMN
melahirkan terobosan baru berupa karya inovasi Poin 4.2.b

panduan/pedoman pelaksanaan kegiatan knowledge management yang tertuang dalam keputusan direksi :

KpDir No 727.E/DIR/2010 tentang Tata Kelola Knowledge Management Ed Dir No 018.E/DIR/2012 tentang Knowledge Sharing
Ed Dir No 010.E/DIR/2011 tentang Knowledge Capturing Ed Dir No 019.E/DIR 2011 tentang Pemanfaatan & Perlindungan Inovasi
Ed Dir No 024.E/DIR/2012 tentang Community of Practice Ed Dir No 023.E/DIR/2012 tentang Penilaian Tingkat Kematangan KM
Ed Dir No 020.E/DIR/2011 tentang Subject Matter Expert KpDir No 1038.K/DIR/2011 tentang Pengelolaan Kekayaan Intelektual

www.pln.co.id |
KM Benefit for Organization

What is KM benefit
for Organization?

Is it ROI ?

The fact is 80% KM


is about Tacit and
Process, difficult to
calculate ROI But..
KM has impact for
organization
*Lotus Knowledge Management Framework

www.pln.co.id |
How KM Process Created Naturally
Organization Target

How to Reach Traget and solve the


problem?
Pada dasarnya individu maupun tim akan
berusaha mencapai target dengan
melakukan kerjasama, sharing, dan
kolaborasi

KM hadir untuk memberikan


kerangka dan akselerasi
proses

www.pln.co.id |
Potret KM 2017: KS

Frekuensi Pelaksanaan KS Selama 2017 Knowledge Taxonomy Terpopuler 2017 pada KS


250
220 41 Distribusi
80 Energi Primer
200
265 General Affair - Administrasi
159
95
150 IT/Teknologi Informasi
112
99 Keuangan
96
100
70 Management Areas
64
51 120 4
38 Niaga
50 31 36
24 92 Pemasaran - Layanan Pelanggan

0 Pembangkit/Power Plant
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12
137 48 21 Projek/Task Force
46
51 SDM/HR

Transmisi - Sistem Operasi

Sumber: kmpln.pln.co.id

www.pln.co.id |
50

0
100
150
200
250

12
DIREKTORAT BISNIS REGIONAL…

21
DIREKTORAT BISNIS REGIONAL…

2
DIREKTORAT BISNIS REGIONAL…

1
DIREKTORAT BISNIS REGIONAL…

Sumber: kmpln.pln.co.id
2
DIREKTORAT BISNIS REGIONAL…
DISTRIBUSI BALI

16 19
DISTRIBUSI BANTEN
DISTRIBUSI JABAR & BANTEN

47 48
DISTRIBUSI JAKARTA RAYA DAN…
DISTRIBUSI JAWA BARAT DAN…

35 39
DISTRIBUSI JAWA TENGAH DAN…
92

DISTRIBUSI JAWA TIMUR


82

DISTRIBUSI LAMPUNG
21

JASA MANAJEMEN KONSTRUKSI


32

PEMBANGKITAN SUMATERA…
4

PENYALURAN DAN PUSAT…


28

PUSAT PEMELIHARAAN…
9

PUSAT PENDIDIKAN DAN…


Potret KM 2017: CoP

PUSAT PENGATUR BEBAN


1

UNIT INDUK PEMBANGUNAN I


1

UNIT INDUK PEMBANGUNAN II


UNIT INDUK PEMBANGUNAN…
22 26

UNIT INDUK PEMBANGUNAN…


UNIT INDUK PEMBANGUNAN…
11 4

UNIT INDUK PEMBANGUNAN…


2

UNIT INDUK PEMBANGUNAN…


4

UNIT INDUK PEMBANGUNAN…


UNIT INDUK PEMBANGUNAN…
UNIT INDUK PEMBANGUNAN…
4 12 7

UNIT INDUK PEMBANGUNAN…


Jumlah CoP Per Unit Tahun 2017

UNIT INDUK PEMBANGUNAN VII


1

UNIT INDUK PEMBANGUNAN XVI


38

UNIT TRANSMISI JAWA BAGIAN…


12

UNIT TRANSMISI JAWA BAGIAN…


25

WILAYAH ACEH
WILAYAH BANGKA BELITUNG
191

WILAYAH KALIMANTAN BARAT


111

WILAYAH KALIMANTAN…
WILAYAH LAMPUNG
15 13 10

WILAYAH MALUKU DAN…


2

WILAYAH NUSA TENGGARA…


3

WILAYAH NUSA TENGGARA…


17

WILAYAH RIAU DAN…


39

WILAYAH SULSELRABAR
2

WILAYAH SULUTTENGGO
6

WILAYAH SUMATERA BARAT


5

WILAYAH SUMATERA SELATAN,…


www.pln.co.id
16

WILAYAH SUMATERA UTARA


|
Potret KM 2017: CoP

Knowledge Taxonomy Terpopuler 2017 pada CoP Keterlibatan Pegawai Yang Melaksnakan CoP

Distribusi
96
Energi Primer 13%
73 General Affair - Administrasi
33 325
IT/Teknologi Informasi
Keuangan Keterlibatan pegawai pada
Management Areas kegiatan CoP 2017
151
Niaga Jumlah Pegawai per Jan 2018

5 Pemasaran - Layanan Pelanggan


78 Pembangkit/Power Plant

158 Projek/Task Force


46 23 SDM/HR
68 65 87%
Transmisi - Sistem Operasi

Sumber: kmpln.pln.co.id

www.pln.co.id |
Siklus Mekanisme Proses
OCR Teamwork

www.pln.co.id |
Siklus OCR Teamwork
Perencanaan Pelaksanaan Pendokumentasian
• Melaksanakan Community of Practice
• Melaksanakan Focus Group (CoP)/ Komunitas Praktisi. Pendokumentasian pengalaman
Discussion (FGD) Kegiatan Community of Practice (CoP) adalah implementasi ide/ solusi &
merencanakan kegiatan KM (penentuan sekumpulan orang dengan kepentingan & minat pengorganisasian pengetahuan
topik-topik CoP, KS dan KC) Focus Group yang sama atas suatu masalah dan berusaha Salah satu tahapan dalam manajemen
Discussion dilakukan berdasarkan pada tema bersama untuk memperoleh pemecahannya. pengetahuan adalah pendokumentasian dan
strategis yang direncanakan Unit PLN yang • Berbagi ide/ solusi. pengorganisasian pengetahuan sehingga dapat
mengacu pada RJPP, RKAP, Kontrak Dari hasil kegiatan CoP diharapkan muncul ide- dengan mudah diakses oleh pegawai lain dan
Manajemen atau profil risiko. ide solusi terhadap permasalahan-permasalahan menjadi pengetahuan perusahaan di dalam portal
dalam upaya pencapaian target-target strategis KMS dan Perpustakaan.
• Memetakan Critical Knowledge/ perusahaan.
pengetahuan kritikal. • Melaksanakan implementasi ide/ solusi.
Unit PLN perlu memetakan pengetahuan Ide solusi yang dihasilkan tersebut kemudian
kritikal yang dimiliki sehingga dapat dilaksanakan dan dilihat efektifitasnya.
menentukan langkah-langkah antisipatif • Berbagi pengalaman implementasi
kehilangan pengetahuan penting tersebut. ide/solusi.
Yang dimaksud dengan pengetahuan kritikal
Setelah ide solusi tersebut diimplementasikan
harus memenuhi kriteria pengetahuan
maka pengalaman dalam implementasinya perlu
penting dalam proses bisnis dan langka/
untuk disebarkan juga untuk dapat melakukan
dimiliki hanya sedikit orang.
perbaikan terhadap ide solusi tersebut untuk
mendapatkan cara/ solusi yang lebih baik
(continues improvement)

www.pln.co.id |
Perbedaan MLI 2017 dan 2018

Tahun 2017 Tahun 2018


Belum ada keterlibatan leader Semua proses ada keterlibatan leader

Kegiatan KM belum semua dilakukan di seluruh unit pelaksana Kegiatan KM harus dilaksanakan di seluruh unit pelaksana minimal Ks

Belum ada target kuantitas untuk leader Terdapat target kuantitas untuk leader ( KS dan KC )

- Unit melakukan self asesmen terhadap kinerja OCR teamwork

www.pln.co.id |
Model MLI OCR Teamwork 2018

www.pln.co.id |
Model MLI OCR Teamwork 2018

www.pln.co.id |
MLI Cluster 1
Cluster 1
TW I TW II TW III TW IV
Melaksanakan FGD untuk merencanakan kegiatan KM 1. Melaksanakan kegiatan CoP
1. Melaksanakan kegiatan CoP 1. Melaksanakan kegiatan CoP
(topik CoP, Timeline CoP, KS, dan Pemetaan critical 2. KS dalam rangka berbagi ide solusi dari kegiatan
2. KS dalam rangka berbagi ide solusi dari kegiatan 2. KS dalam rangka berbagi ide solusi dari kegiatan
knowledge) dipimpin oleh leader CoP
CoP CoP

1. Leader mereview ide solusi CoP dan menentukan 1. Leader mereview ide solusi CoP dan menentukan 1. Leader mereview ide solusi CoP dan menentukan
CoP yang layak untuk Implementasi CoP yang layak untuk Implementasi CoP yang layak untuk Implementasi
2. Menetapkan Nota Dinas implementasi hasil ide CoP 2. Menetapkan Nota Dinas implementasi hasil ide CoP 2. Menetapkan Nota Dinas implementasi hasil ide CoP
1. Melaksanakan implementasi ide solusi dari CoP 1. Melaksanakan implementasi ide solusi dari CoP 1. Melaksanakan implementasi ide solusi dari CoP
2. Mendokumentasikan dan mengorganisasikan hasil 2. Mendokumentasikan dan mengorganisasikan hasil 2. Mendokumentasikan dan mengorganisasikan hasil
implementasi ide solusi CoP implementasi ide solusi CoP implementasi ide solusi CoP
3. KS berbagi pengalaman selama implementasi ide 3. KS berbagi pengalaman selama implementasi ide 3. KS berbagi pengalaman selama implementasi ide
solusi CoP yang dihadiri oleh leader solusi CoP yang dihadiri oleh leader solusi CoP yang dihadiri oleh leader
1. Kesesuaian hasil self asesmen dengan verifikasi
dari pusat
2.Pusat akan mengevaluasi dan kemudian dilakukan
Kegiatan KM sudah dilaksanakan di seluruh unit Kegiatan KM sudah dilaksanakan di seluruh unit
verifikasi dengan callback/vicon/site visit hasil self
pelaksana minimal berupa KS pelaksana minimal berupa KS
asesmen baik terhadap leader maupun pegawai
3. Hasil asesmen dan verifikasi digunakan untuk
menyusun OFI
1. Melaksanakan pengukuran indikator keberhasilan 1. Melaksanakan pengukuran indikator keberhasilan
OCR Teamwork OCR Teamwork
2. Unit mengisi form survey/self asesment terhadap 2. Unit mengisi form survey/self asesment terhadap
keterlibatan leader keterlibatan leader
1. Usulan perencanaan AFI yang ditandatangani oleh
leader
1. Progres pelaksanaan AFI dan review AFI tahun
sebelumnya www.pln.co.id |
MLI Cluster 2
Cluster 2
TW I TW II TW III TW IV
Melaksanakan FGD untuk merencanakan kegiatan KM
1. Melaksanakan kegiatan CoP 1. Melaksanakan kegiatan CoP 1. Melaksanakan kegiatan CoP
(topik CoP, Timeline CoP, KS, dan Pemetaan critical
2. KS dalam rangka berbagi ide solusi dari kegiatan 2. KS dalam rangka berbagi ide solusi dari kegiatan 2. KS dalam rangka berbagi ide solusi dari kegiatan
knowledge) dipimpin oleh leader
CoP CoP CoP

1. Leader mereview ide solusi CoP dan menentukan 1. Leader mereview ide solusi CoP dan menentukan 1. Leader mereview ide solusi CoP dan menentukan
CoP yang layak untuk Implementasi CoP yang layak untuk Implementasi CoP yang layak untuk Implementasi
2. Menetapkan Nota Dinas implementasi hasil ide CoP 2. Menetapkan Nota Dinas implementasi hasil ide CoP 2. Menetapkan Nota Dinas implementasi hasil ide CoP
1. Melaksanakan implementasi ide solusi dari CoP 1. Melaksanakan implementasi ide solusi dari CoP 1. Melaksanakan implementasi ide solusi dari CoP
2. Mendokumentasikan dan mengorganisasikan hasil 2. Mendokumentasikan dan mengorganisasikan hasil 2. Mendokumentasikan dan mengorganisasikan hasil
implementasi ide solusi CoP implementasi ide solusi CoP implementasi ide solusi CoP
3. KS berbagi pengalaman selama implementasi ide 3. KS berbagi pengalaman selama implementasi ide 3. KS berbagi pengalaman selama implementasi ide
solusi CoP yang dihadiri oleh leader solusi CoP yang dihadiri oleh leader solusi CoP yang dihadiri oleh leader
1. Kesesuaian hasil self asesmen dengan verifikasi
dari pusat
2.Pusat akan mengevaluasi dan kemudian dilakukan
Kegiatan KM sudah dilaksanakan di seluruh unit Kegiatan KM sudah dilaksanakan di seluruh unit
verifikasi dengan callback/vicon/site visit hasil self
pelaksana minimal berupa KS pelaksana minimal berupa KS
asesmen baik terhadap leader maupun pegawai
3. Hasil asesmen dan verifikasi digunakan untuk
menyusun OFI
1. Melaksanakan pengukuran indikator keberhasilan 1. Melaksanakan pengukuran indikator keberhasilan
OCR Teamwork OCR Teamwork
2. Unit mengisi form survey/self asesment terhadap 2. Unit mengisi form survey/self asesment terhadap
keterlibatan leader keterlibatan leader
1. Usulan perencanaan AFI yang ditandatangani oleh
leader

www.pln.co.id |
MLI Cluster 3
Cluster 3
TW I TW II TW III TW IV
Melaksanakan FGD untuk merencanakan kegiatan KM 1. Melaksanakan kegiatan CoP
1. Melaksanakan kegiatan CoP 1. Melaksanakan kegiatan CoP
(topik CoP, Timeline CoP, KS, dan Pemetaan critical 2. KS dalam rangka berbagi ide solusi dari kegiatan
2. KS dalam rangka berbagi ide solusi dari kegiatan 2. KS dalam rangka berbagi ide solusi dari kegiatan
knowledge) dipimpin oleh leader CoP
CoP CoP

1. Leader mereview ide solusi CoP dan menentukan 1. Leader mereview ide solusi CoP dan menentukan 1. Leader mereview ide solusi CoP dan menentukan
CoP yang layak untuk Implementasi CoP yang layak untuk Implementasi CoP yang layak untuk Implementasi
2. Menetapkan Nota Dinas implementasi hasil ide CoP 2. Menetapkan Nota Dinas implementasi hasil ide CoP 2. Menetapkan Nota Dinas implementasi hasil ide CoP
1. Melaksanakan implementasi ide solusi dari CoP 1. Melaksanakan implementasi ide solusi dari CoP 1. Melaksanakan implementasi ide solusi dari CoP
2. Mendokumentasikan dan mengorganisasikan hasil 2. Mendokumentasikan dan mengorganisasikan hasil 2. Mendokumentasikan dan mengorganisasikan hasil
implementasi ide solusi CoP implementasi ide solusi CoP implementasi ide solusi CoP
3. KS berbagi pengalaman selama implementasi ide 3. KS berbagi pengalaman selama implementasi ide 3. KS berbagi pengalaman selama implementasi ide
solusi CoP yang dihadiri oleh leader solusi CoP yang dihadiri oleh leader solusi CoP yang dihadiri oleh leader
1. Kesesuaian hasil self asesmen dengan verifikasi
dari pusat
2.Pusat akan mengevaluasi dan kemudian dilakukan
Kegiatan KM sudah dilaksanakan di seluruh unit Kegiatan KM sudah dilaksanakan di seluruh unit
verifikasi dengan callback/vicon/site visit hasil self
pelaksana minimal berupa KS pelaksana minimal berupa KS
asesmen baik terhadap leader maupun pegawai
3. Hasil asesmen dan verifikasi digunakan untuk
menyusun OFI

1. Melaksanakan pengukuran indikator keberhasilan 1. Melaksanakan pengukuran indikator keberhasilan


OCR Teamwork OCR Teamwork
2. Unit mengisi form survey/self asesment terhadap 2. Unit mengisi form survey/self asesment terhadap
keterlibatan leader keterlibatan leader

www.pln.co.id |
KPI I (Knowledge Capturing) untuk Cluster 1, 2 dan 3
Level Kegiatan Eviden TW I TW II TW III TW IV
Merencanakan kegiatan KC (menyusun timeline, Daftar timeline dan surat penunjukkan
1 menentukan narasumber, penulis, penyunting dan narasumber, penulis, penyunting dan v
validator) validator)
2 Melaksanakan wawancara/mengumpulkan data materi KC Progres pengumpulan materi KC v v
Menyunting materi KC BA/surat penyuntingan v
Memvalidasi materi KC BA/surat validasi v
3
Mengorganisasikan dokumen KC Upload KC ke portal KM/perpus unit v
Sosialisasi materi KC Penyebarluasan KC dan/atau sosialisasi v
Keterlibatan leader:
*)Leader sebagai narasumber KS:
Daftar judul KS yang narasumbernya leader
4 - Untuk Cluster 1: 5 kali v
beserta dengan daftar hadir dan Notulen KS
- Untuk Cluster 2: 3 kali
- Untuk Cluster 3: 1 kali
Keterlibatan leader:
*)Leader sebagai narasumber KC:
5 - Untuk Cluster 1: 3 kali Daftar KC yang narasumbernya leader v
- Untuk Cluster 2: 2 kali
- Untuk Cluster 3: 1 kali
*)Leader yang dimaksud adalah GM/MB/Manajer unit pelaksana/manajer sub unit pelaksana

www.pln.co.id |
KPI II (Inovasi) untuk Cluster 1, 2 dan 3

Level Kegiatan Eviden TW I TW II TW III TW IV


Sosialisasi pemahaman inovasi dan
1 Melaksanakan awareness inovasi awareness untuk implementasi inovasi dalam v
mendukung kinerja
Sustainability inovasi (implementasi inovasi yang telah daftar inovasi yang masih diimplementasikan
2 v
ada) dari tahun ke tahun
Daftar pengembangan inovasi baru dan atau
Improvement inovasi (berupa inovasi baru atau
3 penyempurnaan inovasi yang tealah ada v
penyempurnaan inovasi yang telah ada sebelumnya)
sebelumnya
4 Inovasi memiliki manfaat/nilai efisiensi Nilai manfaat atau efisiensi inovasi v
Daftar dampak inovasi terhadap KPI atau
kinerja (berupa efisiensi dan hubunganya
Inovasi memberikan dampak terhadap kinerja secara
5 dengan KPI lainya, dibuktikan dengan v
signifikan
pencapaian KPI/kinerja yang dibantu oleh
inovasi)

www.pln.co.id |
Formula Perhitungan Nilai OCR Teamwork

Nilai OCR Teamwork = 55% Level MLI + 45% Level KPI

Nilai KPI terdiri dari :


(45% x 2/3 x Level KPI I) + (45% x 1/3 x Level KPI II)

www.pln.co.id |
Mekanisme OCR Teamwork
Learning Before Material
• Membentuk Tim KM / Fasilitator,
RKAP, Portal KM,
• Melaksanakan FGD untuk merumuskan topik, RJPP, Direktori
• Memetakan critical knowledge, Kontrak Karya Inovasi,
• Membentuk Community of Practice sesuai topik, Manajemen,
• Sharing ide-ide dari pengalaman yang telah lalu (knowledge sharing – Peer Assist). Profil Risiko,

Learning During RKAP, Portal KM,


• Melaksanakan community of practice sebagai wadah transfer pengetahuan dan RJPP, Direktori
problem solving (Community of Practice – shared learning after action review), Kontrak Karya Inovasi,
Manajemen,
• Melaksanakan implementasi solusi dari ide / gagasan (action plan), Profil Risiko,
• Membuat nota dinas sebagai evidence untuk implementasi solusi.

Learning After RKAP, Karya Inovasi,


• Berbagi pengalaman yang berisikan fakta-fakta kejadian yang muncul hasil dari RJPP,
implementasi ide / gagasan (knowledge sharing - retrospect). Kontrak
Manajemen,
• Melakukan kegiatan dokumentasi mulai dari merencanakan, membuat ide, sampai Profil Risiko,
dengan pengalaman solusinya (knowledge capturing).
• Mengorganisasi dokumen pengetahuan ke dalam Pusat Data / Perpustakaan agar Portal KM,
mudah dalam menyimpan dan mengakses. Direktori

www.pln.co.id |
Mekanisme OCR Teamwork
• Learning Before
Kegiatan proses pembelajaran melalui KM pada saat akan memulai aktifitas pekerjaan. Kegiatan ini
berbentuk kegiatan yang mempertemukan pegawai yang sudah mempunyai pengalaman atas suatu
kegiatan untuk membantu merencanakan dan membuat aktifitas kegiatan yang akan dilaksanakan.
Output nya berbentuk ide, gagasan dan rencana aktifitas yang direncanakan.

• Learning During
Kegiatan yang menangkap dan menggunakan pengetahuan secara langsung pada saat itu juga (jangka
pendek). Output kegiatan saat itu adalah problem solving yang menggunakan pengetahuan pada saat
itu.

• Learning After
Kegiatan yang membawa pengetahuan dan pengalaman penting selama menjalankan aktifitas dan
mendokumentasikannya (capture) agar dapat digunakan kembali dan membantu dalam
merencanakan aktifitas selanjutnya. Output kegiatan adalah dokumentasi kegiatan dokumen
knowledge capture dari serangkaian aktifitas tertentu yang signifikan terhadap proses bisnis.

www.pln.co.id |
SEKIAN dan
TERIMA KASIH