Anda di halaman 1dari 1

Bandung, 8 Januari 2017

Untukmu Cinta Sejati Pertamaku, Ibu

Untukmu yang selalu kusebut dalam setiap sujud dihadapan Robbku. Cinta pertama dalam hidupku dan
perhatiannya adalah milikku. Aku tidak tahu, sampai kapan aku bisa menemani setiap langkahmu. Aku
ragu apakah esok… lusa ataupun detik berikutnya aku masih sempat menikmati senyum yang tak pernah
berubah itu. Senyum yang akan selalu menjadi penghangat hatiku. Kau cinta sejati pertamaku. Kau
malaikat hidupku. Hadir, di tangisan pertamaku ditengah keletihanmu. Kebaikan yang tak tergambarkan,
yang tertidur paling akhir, yang lelah, yang mampu memikul beban sebesar gunung. Selalu hadir dalam
berbagai kondisiku. Ketika aku tebaring kau akan ikut terbaring walaupun kulihat kau duduk disampingku.
Kau seolah mengambil rasa sakitku dengan baik. Senyum pahit yang kukeluarkan karena sakit, kau balas
dengan senyum abadi. Rasa yang selalu menemaniku. Hinggga akau dapat berlari ,tertawa kembali.
Terimah kasih. Akan selalu kukenang.

Aku ingat, ketika aku kecil. Kau yang pertama kali mengenalkanku pada dunia. Pada apa yang menjadi
keyakinanmu selama ini, Islam. Kau kenalkan aku pada Robbmu. Kau ajari aku berwudhu untuk
menghadap Robb sekalian alam, membaca kalam penyejuk jiwa, yang dengan sabar mengajariku tanpa
lelah. Rukuk dan sujudku yang kulakukan sekarang adalah hasil kesabaranmu dan perjuangan kekasih
hatimu selama ini. Ketika sebagian orang sedang terlelap dalam mimpinya, engkau terbangun untuk
berkeluh kepada Robbmu, tangisan permohonan untuk kesuksesan anakmu. Agar kelak aku menjadi
seorang yang berguna, selalu bahagia, selalu diberikan kesehatan, pandai dalam hal apapun, dan
mendapatkan pedamping yang terbaik. Untukku dan agamaku.

Ibu kehawatiranku, jika nanti aku mulai membuka pintu hatiku, apakah aku akan mendapatkan orang
sepertimu. Kelak ketika aku menemukan pendamping hidupku. Aku khawatir baktiku pudar untukmu.
Janjiku, aku akan selalu menyempatkan waktuku untukmu. Panggil aku kapan pun. Aku akan
menemanimu. Ibu

Satu selalu pinta kepada Robbku untuk selalu mengampuniku, mengampunimu, dan mengampuni pujaan
hatimu yang merupakan motivator dalam langkahku , serta menyayangi kalian berdua sebagaimana
kalian menyayangiku. Semoga allah selalu merahmatimu dan merahmatinya.

By

Merpati

*Sebagian teks di kutip dari buku Menuju Baik Itu Baik