Anda di halaman 1dari 7

SATUAN ACARA PENYULUHAN

HIV

DISUSUN OLEH

Ade Andian Putra (131101081)


Putri Firdani (131101082)
Doranda Sianturi (131101083)
Nathalia F. Naibaho (131101087)
Khairul Fadly (131101088)
Iing Oktraningsih (131101089)
Nathalia D. A. Sibuea (131101090)
Florensia Vanda (131101091)

PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI NERS

FAKULTAS KEPERAWATAN

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

2018
SATUAN ACARA PENYULUHAN

1. Topik : HIV
2. Sub Topik : a. Pengertian HIV- AIDS
b. Cara penularan HIV
c. Tanda dan gejala AIDS
d. Perilaku resiko tinggi terinfeksi HIV
3. Hari/Tanggal :
4. Waktu : 30 menit
5. Tempat : Puskesmas Teladan
6. Sasaran : Pasien dan keluarga yang datang ke Poli IMS
7. Penyaji : Mahasiswa Program Pendidikan Profesi Fakultas
Keperawatan Universitas Sumatera Utara

1. Tujuan
1. 1 Tujuan Instruksional Umum (TIU)
Setelah mendapatkan penjelasan tentang HIV diharapkan dapat
memahami tentang HIV dan menghindari infeksi penularan HIV.
1.2. Tujuan Instruksional Khusus (TIK)
Setelah diadakan penyuluhan selama 30 menit, pasien dan keluarga
dapat menjelaskan tentang:
1. Pengertian HIV
2. Cara penularan HIV
3. Tanda dan gejala AIDS
4. Perilaku resiko tinggi terinfeksi HIV

2. Metode
2.1. Ceramah
2.2. Diskusi

3. Media
3.1 Leaflet
3.2 Poster
4. Kegiatan Penyuluhan

No Waktu Tahapan Kegiatan


Kegiatan Penyuluh Sasaran
1. 5 menit Pembukaan 1. Mengucapkan salam 1. Menyambut salam
dan memperkenalkan dan mendengarkan
diri 2. Mendengarkan
2. Menjelaskan tujuan
dari penyuluhan 3. Mendengarkan
3. Melakukan kontrak
waktu 4. Mendengarkan
4. Menyebutkan materi
penyuluhan yang
akan diberikan.
2. 15 menit Penyajian 1. Menjelaskan dan 1. Memperhatikan
menguraikan materi
tentang:
- Pengertian HIV-
AIDS
- Cara penularan
HIV
- Tanda dan gejala
AIDS
- Perilaku resiko
tinggi terinfeksi
HIV
2. Memberikan 2. Menanyakan hal
kesempatan pada yang belum jelas
peserta penyuluhan
untuk bertanya
3. Menjawab pertanyaan 3. Mendengarkan
peserta penyuluhan jawaban dari
terkait materi yang penyuluh
belum jelas
3. 10 menit Penutup 1. Meminta peserta 1. Mengulangi materi
untuk mengulangi yang telah
materi yang telah disampaikan
disampaikan
2. Menyimpulkan hasil 2. Mendengarkan
materi
3. Menutup acara 3. Menjawab salam
penyuluhan dan
memberikan salam
4. Evaluasi

 Evaluasi Proses
Pasien dan keluarga mendengarkan dan memperhatikan penjelasan
dari penyaji tentang HIV
 Evaluasi Hasil
Pasien dan keluarga mampu menjelaskan kembali tentang:
a. Pengertian HIV
b. Cara penularan HIV
c. Tanda dan gejala AIDS
d. Perilaku resiko tinggi terinfeksi HIV
MATERI PENYULUHAN HIV

1. Pengertian

HIV(Human Immuno-deficiency Virus) adalah virus yang menyerang system kekebalan

tubuh manusia dan menimbulkan AIDS. AIDS (Acquired Immuno Deficiency Syndrome)

merupakan kumpulan gejala penyakit akibat menurunnya system kekebalan tubuh oleh

virus HIV. Kerusakan progresif pada system kekebalan tubuh meyebabkan pengidap HIV

(ODHA) amat rentan dan mudah terjangkit macam macam penyakit. HIV terdapat

didalam cairan tubuh seseorang yang telah terinfeksi seperti didalam darah, air mani, atau

cairan vagina.

2. Cara Penularan HIV

a. Hubungan seks (anal, oral, vaginal) yang tidak terlindungi dengan orang yang telah

terinfeksi HIV.

b. Transfusi darah atau menggunakan jarum suntik secara bergantian.

c. Melalui ibu hamil pengidap HIV pada janin yang dikandung atau bayi yang

dilahirkan.

HIV tidak ditularkan melalui: Hidup serumah denganorang yang terinfeksi HIV,

berenang, berjabat tangan, makan bersama, berpelukan, berciuman, gigitan

nyamuk/serangga.

3. Tanda dan gejala AIDS

Biasanya tidak ada gejala khusus pada orang orang yang terinfeksi oleh HIV dalam

waktu 5 sampai 10 tahun. Setelah itu, AIDS mulai berkembang dan menunjukkan

tanda dan gejala seperti berikut:

 Kehilangan berat badan secara drastic


 Diare yang berkelanjutan

 Pembengkakan pada leher dan atau ketiak

 Batuk terus menerus.

Bila ada orang yang menunjukkan salah satu gejala diatas, bukan berarti orang

tersebut telah terinfeksi HIV. Untuk memastikannya sebaiknya segera hubungi

layanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan darah.

4. Perilaku resiko tinggi terinfeksi HIV


 Pengguna Napza suntik (IDU)
 Wanita/waria penjaja seks dan pelanggannya
 Pasangan pelanggan wanita/waria pekerja seks
 Narapidana
 Pasangan pengguna Napza
 suntik
DAFTAR PUSTAKA

Grimes, E.D, Grimes, R.M, and Hamelik, M, 1991, Ictious Diseases, Mosby Year Book,
Toronto.Nfe

Christine L. Mudge-Grout, 1992, Immunologic Disorders, Mosby Year Book, St. Louis.

Rampengan dan Laurentz, 1995, Penyakit Infeksi Tropik Pada Anak, cetakan kedua, EGC,
Jakarta.