Anda di halaman 1dari 5

PEMERINTAH KABUPATEN PANGANDARAN

DINAS KESEHATAN PANGANDARAN


PUSKESMAS KALIPUCANG

KERANGKA ACUAN KEGIATAN

PENJARINGAN ANAK SEKOLAH

I. PENDAHULUAN

Anak usia sekolah merupakan sasaran strategis untuk pelaksanaan


program kesehatan, selain jumlahnya yang besar (25%) di antara jumlah
penduduk, mereka juga merupakan sasaran yang mudah dijangkau karena
terorganisir dengan baik. Jika melihat data Angka Partisipasi Murni tahun 2012
maka diperkirakan jumlah anak sekolah dasar dan lanjutan mencapai 43 juta jiwa.
Penjaringan kesehatan merupakan suatu prosedur pemeriksaan kesehatan yang
dilakukan untuk memilah (skrining) anak yang sehat dan tidak sehat, serta dapat
dimanfaatkan untuk pemetaan kesehatan peserta didik. Kegiatan ini dilaksanakan
untuk memenuhi persyaratan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang
kesehatan dalam program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Untuk menentukan
jenis pemeriksaan, selain memprioritaskan penjaringan terhadap gangguan
kesehatan yang dapat mengganggu proses belajar juga perlu memperhatikan
prinsip skrining diantaranya merupakan masalah kesehatan yang penting,
Pelaksanaan kegiatan Penjaringan anak sekolah dilaksanakan untuk
mendukung visi Puskesmas yakni Puskesmas unggulan yang diminati dan
didukung masyarakat dalam pelayanan kesehatan dengan misi sebagai berikut:
1. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tenaga kesehatan dan penyedia
sumber daya kesehatan lainnya menuju pelayanan kesehatan yang profesional,
ikhlas dan rendah hat
2. Memberi pelayanan kesehatan yang bermutu, terjangkau oleh lapisan
masyarakat
3. Membangun lingkungna kerja yang nyaman, aman dan kondusif
4. Menjalin kemitraan dengan seluruh elemen masyarakat yang harmonis dan
saling mendukung di bidang kesehatan.

Dalam pelaksanaan pelayanan kegiatan, UPTD Puskesmas Kalipucang


menganut tata nilai PRIMA yaitu sebagai berikut:
1. Profesional : seseorang yang memiliki kompetensi dalam suatu
pekerjaan tertentu dalam mengemban amanah agar
mendapatkan proses dan hasil yang optimal dan focus.
2. Rendah Hati : sikap merendahkan diri dihadapan Allah SWT dan
sopan santun terhadap sesama, tidak bersikap
sombong walaupun dirinya orang yang mampu dan
kuat.
3. Ikhlas : niat dengan menghadap ridha Allah saja dalam beramal
atau bekerja tanpa ingin mencari perhatian orang lain,
4. Merata : (di bidang kesehatan) pemberian pelayanan yang
menyeluruh kepada masyarakat tanpa membeda
bedakan derajat dan status.
5. Asri : menunjukkan suatu keindahan dan kenyamanan sebuah
tempat.

II. LATAR BELAKANG


Masalah kesehatan yang dialami peserta didik sangat kompleks dan
bervariasi. Pada usia sekolah dasar, permasalahan kesehatan peserta didik
umumnya berhubungan dengan ketidakseimbangan gizi, kesehatan gigi, kelainan
refraksi, kecacingan, dan penyakit menular yang terkait perilaku hidup bersih dan
sehat. Melihat permasalahan yang ada, pelayanan Kesehatan di sekolah melalui
program UKS diutamakan pada upaya peningkatan kesehatan dalam bentuk
promotif dan preventif, salah satunya adalah dengan melakukan
screening/penjaringan anak sekolah, terutama adalah anak kelas I Sekolah Dasar.
Kegiatan ini dilaksanakan dengan adanya peran serta lintas program
UKGS dalam pemeriksaan gigi karies kepada siswa, program gizi berperan dalam
penyuluhan materi tentang pentingnya kadar hemoglobin dalam darah di dalam
proses kesuburan kandungan, Program promosi kesehatan dan kesehatan
lingkungan berperan dalam penyuluhan prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)
untuk siswa di dalam lingkungan sekolah dan lingkungan rumah.
III. TUJUAN
Tujuan Umum:
Meningkatkan derajat kesehatan peserta didik secara optimal dalam mendukung
proses belajar
Tujuan Khusus:
1. Terdeteksinya secara dini masalah kesehatan peserta didik, sehingga bila
terdapat masalah dapat segera ditindak lnajuti
2. Tersedianya data atau informasi untuk menilai perkembangan kesehatan
peserta didik, maupun untuk dijadikan pertimbangan dalam menyusun
program pembinaan kesehatan sekolah.
3. Termanfaatkannya data untuk perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan
evaluasi program pembinaan peserta didik.

IV. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN


1. Penanggung jawab program melakukan koordinasi dengan sekolah, memgenai:
2. Pelaksanaan kegiatan:
 Pelaksana menyiapkan alat dan bahan untuk kegiatan, yaitu:
- Alat diagnostic untuk pemeriksaan gigi, alcohol dan senter
 Penjelasan kepada siswa tentang pemeriksaan yang akan dilakukan dan
manfaatmya
 Pelaksanaan penjaringan
Siswa dipanggil secara bergiliran dan dilakukan pemeriksaan:
a. Status gizi
b. Kebersihan diri
c. Gangguan penglihatan
d. Gangguan pendengaran
e. Kesehatan gigi dan mulut
f. Kebugaran jasmani
 Pelaksana mencatat hasil di form penjaringan
 Pelaksana memberikan informasi ke guru kelas jika ada siswa yang memiliki
gangguan kesehatan dan harus dirujuk ke puskesmas atau fasilitas kesehatan
yang lain
V. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN
Cara melaksanakan kegiatan adalah dengan melakukan pemeriksaan
Status gizi kebersihan diri, gangguan penglihatan, gangguan pendengaran,
kesehatan gigi dan mulut, dan kebugaran jasmani pada siswa, dan
menginformasikan kepada guru kelas jika ada siswa yang memiliki gangguan
kesehatan dan harus dirujuk ke puskesmas atau fasilitas kesehatan lain.

VI. SASARAN
Seluruh Siswa kelas I dari 6 sekolah dasar di Wilayah Kelurahan Kalipucang

VII. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN


Pelaksanaan kegiatan akan dilaksanakan pada saat tahun ajaran baru yaitu bulan
September.

VIII. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPOR


Evaluasi pelaksanaan kegiatan dan pelaporan dibuat oleh penanggungjawab
program dan dilalorkan 1 bulan setelah dilaksanakan kegiatan kepada
Penanggungjawab UKM pada rapat pra lokmin, kemudian diserahkan kepada
pimpinanan Puskesmas Kalipucang.

IX. PENCATATAN, PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN


Penanggung jawab program membuat laporan setelah pelaksanaan kegiatan dan
dievaluasi setelah seluruh proses kegiatan selesai dilakukan, kemudian dilaporkan
kepada penanggung jawab UKM dan Pimpinan Puskesmas Kalipucang.