Anda di halaman 1dari 7

Farmakokinetika klinik Dasar

Bioavabilitas

Definisi : Persentasi dari dosis pemberian yang mencapai sirkulasi sistBCFF` ```emik
pasien

% dari dosis pemberian yang mencapai


sirkulasi sistemik pasien

Bioavabilitas Faktor yang mempengaruhi


(F)  Karakteristik disolusi dan absorpsi
bentuk kimia obat
 Bentuk sediaan
 Rute pemberian
 Stabilitas kandungan aktif dalam saluran
cerna
 Tingkat metabolisme obat

𝑗𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑜𝑏𝑎𝑡 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖𝑎𝑏𝑠𝑜𝑟𝑝𝑠𝑖 = 𝐹 𝑥 𝐷𝑜𝑠𝑖𝑠

Contoh

Bioavabilitas tablet digoxin secara oral sebesar 0,7. Jika 250 mcg (0,25mg) diberikan
secara oral. Berapa Dosis yang diabsorpsi ?

𝑗𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑜𝑏𝑎𝑡 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖𝑎𝑏𝑠𝑜𝑟𝑝𝑠𝑖 = 𝐹 𝑥 𝐷𝑜𝑠𝑖𝑠


= 0,7 x 250

= 175 mcg

Bentuk Sediaan`
𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑜𝑏𝑎𝑡 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖𝑎𝑏𝑠𝑜𝑟𝑝𝑠𝑖
𝑏𝑒𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑠𝑒𝑑𝑖𝑎𝑎𝑛 𝑠𝑒𝑏𝑒𝑙𝑢𝑚𝑛𝑦𝑎
𝐷𝑜𝑠𝑖𝑠 𝑏𝑒𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑠𝑒𝑑𝑖𝑎𝑎𝑛 𝑏𝑎𝑟𝑢 =
𝐹 𝑏𝑒𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑠𝑒𝑑𝑖𝑎𝑎𝑛 𝑏𝑎𝑟𝑢

Contoh
Jika pasien yang sebelumnya diberi dosis digoxin 250 mcg (0,25mg) dalam bentuk tablet,
dengan bioavabilitas 0,7. Akan diberikan eliksir digoxin, maka dosis ekuivalen dapat
dihitung
𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑜𝑏𝑎𝑡 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖𝑎𝑏𝑠𝑜𝑟𝑝𝑠𝑖
𝑏𝑒𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑠𝑒𝑑𝑖𝑎𝑎𝑛 𝑠𝑒𝑏𝑒𝑙𝑢𝑚𝑛𝑦𝑎
𝐷𝑜𝑠𝑖𝑠 𝑏𝑒𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑠𝑒𝑑𝑖𝑎𝑎𝑛 𝑏𝑎𝑟𝑢 =
𝐹 𝑏𝑒𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑠𝑒𝑑𝑖𝑎𝑎𝑛 𝑏𝑎𝑟𝑢
(0,7)(250mcg)
=
0,8
= 219 mcg

Bentuk kimia

𝑗𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑜𝑏𝑎𝑡 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖 𝑎𝑏𝑠𝑜𝑟𝑝𝑠𝑖 = (𝑆)(𝐹)(𝐷𝑜𝑠𝑖𝑠)


Contoh

Aminofilin adalah garam etilendiamin dari senyawa aktif secara farmakologis yaitu
teofilin. S aminofilin 0.8, tablet aminofilin memiliki bioavabilitas 100% maka F = 1,0. Bila
dosis aminofilin 200 mg, maka jumlah teofilin yang di absorpsi dari tablet aminofilin

jumlah obat yang di absorpsi = (S)(F)(Dosis)


= (0,8)(1,0)(200 mg)
= 160 mg Teofilin

𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑜𝑏𝑎𝑡 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖𝑎𝑏𝑠𝑜𝑟𝑝𝑠𝑖


𝑏𝑒𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑠𝑒𝑑𝑖𝑎𝑎𝑛 𝑠𝑒𝑏𝑒𝑙𝑢𝑚𝑛𝑦𝑎
𝐷𝑜𝑠𝑖𝑠 𝑏𝑒𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑠𝑒𝑑𝑖𝑎𝑎𝑛 𝑏𝑎𝑟𝑢 =
(𝑆)(𝐹)𝑏𝑒𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑠𝑒𝑑𝑖𝑎𝑎𝑛 𝑏𝑎𝑟𝑢
Efek lintas pertama
Laju Pemberian (RA)

(𝑆)(𝐹)(𝐷𝑜𝑠𝑖𝑠)
𝐿𝑎𝑗𝑢 𝑝𝑒𝑚𝑏𝑒𝑟𝑖𝑎𝑛 𝑅𝐴 =

 = Interval Pendosisan
Contoh

Laju pemberian teofilin yang dihasilkan dari infus aminofilin dengan laju 40 mg/jam,
maka laju pemberian teofilin
(0,8)(1)(40𝑚𝑔)
𝐿𝑎𝑗𝑢 𝑝𝑒𝑚𝑏𝑒𝑟𝑖𝑎𝑛 𝑅𝐴 =
1
= 32 mg/jam
Konsentrasi Plasma Yang diharapkan

Ikatan Protein
𝐾𝑜𝑛𝑠𝑒𝑛𝑡𝑟𝑎𝑠𝑖 𝑜𝑏𝑎𝑡 𝑏𝑒𝑏𝑎𝑠
𝑓𝑢 =
𝐾𝑜𝑛𝑠𝑒𝑛𝑡𝑟𝑎𝑠𝑖 𝑜𝑏𝑎𝑡 𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙
𝐶 𝑏𝑒𝑏𝑎𝑠
𝑓𝑢 =
𝐶 𝑏𝑒𝑏𝑎𝑠 + 𝐶 𝑡𝑒𝑟𝑖𝑘𝑎𝑡

Konsentrasi protein plasma rendah

Konsentrasi protein plasma meningkat


Afinitas Ikatan

Afinitas ikatan protein plasma dapat mengubah fraksi obat yang bebas (fu).

Contoh

Protein plasma pasien uremia (gagal ginjal stadium akhir yang parah) memiliki afinitas
yang lebih rendah untuk fenitoin daripada protein yang terdapat pada individu yang
tidak menderita uremia
Volume distribusi
𝐴𝑏
𝑉=
𝐶
Volume distribusi nyata merupakan fungsi dari kelarutan obat dalam lipid terhadap
kelarutan obat dalam air serta fungsi dari sifat ikatan obat dalam protein plasma dan
dalam protein jaringan.

Dosis Muatan
(𝑉)(𝐶)
𝐷𝑜𝑠𝑖𝑠 𝑚𝑢𝑎𝑡𝑎𝑛 =
(𝑆)(𝐹)