Anda di halaman 1dari 3

PANDUAN PELAKSANAAN PRA UJI PETIK

DALAM RANGKA REVISI PERMENPAN


JABATAN SANITASI LINGKUNGAN
(SANITARIAN)

DIREKTORAT KESEHATAN LINGKUNGAN


DITJEN KESMAS KEMENTERIAN KESEHATAN
TAHUN 2018
Kegiatan pra uji petik dalam rangka revisi Permenpan ini bertujuan untuk :
 memperoleh data mengenai pelaksanaan tugas dan fungsi, beban kerja serta kegiatan
pada lembaga yang memiliki pejabat fungsional Sanitasi lingkungan.
 memperoleh data mengenai pelaksanaan pekerjaan atau kinerja Sanitasi lingkungan
yang terkait butir-butir kegiatan Sanitasi lingkungan berdasarkan kondisi satu tahun
terakhir

Langkah pengisian instrumen


 Isi identitas responden (nama, NIP, pangkat gol/ruang, pendidikan, jabatan, dan unit
kerja)

 Pengisian data didasarkan pada rata-rata hasil kegiatan selama 1 tahun terakhir.
Responden diminta untuk mengisi semua yang dikerjakan, baik dalam jenjang
jabatan ybs. maupun dalam jenjang di atas atau di bawahnya. Jika kegiatan tidak
dilaksanakan setiap tahun bisa dituliskan/dimasukan dalam kegiatan 1 tahun terakhir.

 Unsur (kolom 3) merupakan unsur kegiatan Sanitasi lingkungan yang akan


diusulkan dalam revisi Permenpan tentang JF Sanitasi lingkungan dan angka kredit.

 Sub Unsur (kolom 4) merupakan sub unsur kegiatan Sanitasi lingkungan


sebagaimana yang akan diusulkan dalam revisi Permenpan tentang JF Sanitasi
lingkungan dan angka kredit.

 Uraian Kegiatan/Tugas (kolom 5) berisi uraian tugas kegiatan Sanitasi


lingkungan yang akan diusulkan dalam revisi Permenpan tentang JF Sanitasi
lingkungan dan angka kredit.

 Kode (kolom 6) berisi kode atau nomer untuk masing-masing butir-butir kegiatan.

 Hasil kerja/output (kolom 7) berisi satuan hasil kegiatan/kerja yang telah


dilakukan.

 Volume Hasil Kegiatan (kolom 8) harus di isi oleh responden berisi jumlah
hasil kegiatan pada unit kerja responden yang merupakan target hasil kerja kegiatan
yang disebutkan. Besarnya hasil kegiatan dihitung dalam kurun waktu rata-rata 1
(satu) tahun.
 Waktu Pelaksanaan per Kegiatan Minimum (kolom 9) harus di isi oleh
responden berisi jumlah waktu minimal yang dibutuhkan dalam menyelesaikan satu
uraian butir/kegiatan. Tanda “*” merupakan jumlah waktu minimum dalam jam
yang dibutuhkan untuk melakukan tahapan pada masing-masing uraian butir
/kegiatan. Pengisian pada kotak yang tertulis huruf tanda “v” ditulis waktu
minimum dalam jam yang dibutuhkan untuk melakukan masing-masing tahapan pada
uraian butir/kegiatan. Jika setiap tahapan pada masing-masing butir kegiatan tidak
dilakukan semua, isi tanda “v” yang hanya dikerjakan saja.

 Waktu Pelaksanaan per Kegiatan Maksimum (kolom 10 harus di isi oleh


responden) berisi jumlah waktu maksimal yang dibutuhkan dalam menyelesaikan
satu uraian butir/kegiatan. Pengisian pada tanda “*” merupakan jumlah waktu
maksimum dalam jam yang dibutuhkan untuk melakukan tahapan pada masing-
masing uraian butir /kegiatan. Pengisian pada tanda “v” ditulis waktu maksimum
dalam jam yang dibutuhkan untuk melakukan masing-masing tahapan pada uraian
butir/kegiatan. Jika setiap tahapan pada masing-masing butir kegiatan tidak
dilakukan semua, isi tanda “v” yang hanya dikerjakan saja.

 Jika ada penambahan uraian butir/kegiatan atau tahapan butir/kegiatan yang belum
tercantum dalam kuesioner, dapat ditambahkan pada kolom/kotak yang telah
disediakan.

TERIMA KASIH