Anda di halaman 1dari 4

RESUME KEPERAWATAN LONG CASE STASE JIWA

RUMAH SAKIT JIWA DAERAH SAMBANG LIHUM

1. PENGKAJIAN
I. Identitas Pasien
Nama : Tn.B
No.RM : 00.XX.XX
Umur : 11 Agustus 1988 (27 Tahun)
Jenis Kelamin : Laki-laki
Status : Belum menikah
Alamat : Desa Tiwingan Lama Rt 01. Kec Aranio Kabupaten
Banjar, Kalimantan selatan
Hari/ Tanggal : Jum’at /13-01-2017
Tempat : Rg. Transit Pria
Sumber data : Pasien, keluarga rekam medik
IDENTITAS PENANGGUNG JAWAB

Nama : Tn.S
Umur : 40 tahun
Hubungan : Kakak
1. DATA SUBJEKTIF :
- Pasien mengatakan keadaannya baik-baik saja
- Pasien mengatakan tidak ada perasaan ingin marah
- Pasien mengatakan tidurnya nyenyak malam tadi
2. DATA OBJEKTIF:
- TD : 110/80 mmHg
- R : 22 x/m
- N : 86x/m
- BB : 55 kg
- Pasien tampak tenang
- Emosi tampak stabil
- Kontak mata (+)
- Pasien tampak kooperatif
II. ANALISA DATA
SYMTOMP & SIGN PROBLEM

DS : Resiko Perilaku Kekerasan

- Pasien mengatakan
keadaannya baik-baik saja
- Pasien mengatakan tidak ada
perasaan ingin marah
- Pasien mengatakan tidurnya
nyenyak malam tadi

DO :

- TD : 110/80 mmHg
- R : 22 x/m
- N : 86x/m
- BB : 55 kg
- Pasien tampak tenang
- Emosi tampak stabil
- Kontak mata (+)
- Pasien tampak kooperatif

III. DIAGNOSA KEPERAWATAN DAN PRIORITAS MASALAH


- Resiko Perilaku Kekerasan

IV. PERENCANAAN KEPERAWATAN


 TUJUAN
- Setelah dilakukan tindakan keperawatan diharapkan Resiko
Perilaku kekerasan dapat terkontrol dan teratasi
 KRITERIA HASIL (OUTCOME)
- Pasien tidak ingin mengamuk lagi
- Pasien tidak ingin memukul lagi
 RENCANA TINDAKAN (INTERVENSI)
1) Bina hubungan saling percaya
2) bantu pasien mengenal penyebab, Resiko Perilaku Kekerasan.
3) Identifikasi tanda dan gejala Resiko Perilaku Kekerasan
4) Identifikasi resiko perilaku kekerasan yang di lakukan pasien
5) Identifikasi akibat Resiko Perilaku Kekerasan
6) Ajarkan pasien mengontrol Resiko Perlaku kekerasan (dengan
teknik tarik nafas dalam dan memukul bantal )
7) Minta pasien untuk lakukan cara: Teknik nafas dalam dan
memukul bantal/kasur
8) Anjurkan pasien untuk memasukkan ke jadwal kegiatan harian

V. IMPLEMENTASI DAN EVALUASI


Waktru Implementasi Evaluasi Ttd
(Hari/Tgl/Jam)
Senin/19-12- Data : S:
2016 - Pasien mengatakan
Dx : Resiko Perilaku
13.25 cukup mengerti
Kekerasan
tentang mengontrol
Tindakan : resiko perilaku

- Melakukan BHSP kekerasan

SP 1 Pasien : - Pasien mengatakan


mau menerapkan
- Membantu pasien
cara mengontrol
mengenal
resiko perilaku
penyebab, Resiko
kekerasan dan
Perilaku
minum obat secara
Kekerasan.
rutin.
- Mengidentifikasi
O:
tanda dan gejala
- TD : 110/80
Resiko Perilaku
mmHg
Kekerasan
- R : 22 x/m
- Mengidentifikasi - N : 84x/m
resiko perilaku - BB : 55 kg
kekerasan yang di - Kontak mata ada
lakukan pasien saat bicara
- Mengidentifikasi - Pasien merespon
akibat Resiko baik dengan
Perilaku Kekerasan intervensi yang
- Mengajarkan diberikan
pasien mengontrol - Pasien berusaha
Resiko Perlaku mempraktekkan
kekerasan (dengan cara mengontrol
teknik tarik nafas perilaku
dalam dan kekerasan yang
memukul bantal ) telah diajarkan.
- Meminta pasien
untuk lakukan
cara: Teknik nafas
dalam dan A:
memukul - Ulangi SP 1
bantal/kasur Resiko Perilaku
- Menganjurkan Kekerasan
pasien untuk P:

memasukkan ke - lanjutkan
jadwal kegiatan intervensi SP 1
harian Pasien