Anda di halaman 1dari 4

NAMA : DENHADZ WILDA QURRATA AINAYA

NIM : 030372808

TUGAS – 1

Mata Kuliah/Kode : PERENCANAAN PEMASARAN/EKMA4569


Hari/Tanggal : Senin, 12 Maret 2018
Tutor : SUTRIMONO, S.AN., M.Si

Petunjuk Tugas Tutorial :


1. Jawaban tugas disampaikan sesuai dengan periode waktu yang sudah ditentukan yaitu mulai tanggal
12 – 25 Maret 2018 dalam format Microsoft Word atau PDF;
2. Tuliskan Nama, NIM dan asal UPBJJ UT.

1. Setiap manajer memiliki kepentingan yang berbeda-beda, hal ini bergantung pada fungsi manajerial
masing-masing. Dalam realitanya, terkadang kepentingan antar manajer saling bertentangan.
Bagaimana menurut anda mengenai hal ini, dan apa yang harus dilakukan ?
Jawaban :
Yang paling mungkin dilakukan adalah kompromi optimal. Para manajer perusahaan harus memahami
bahwa seluruh variabel saling berinteraksi. Mereka harus rasional dalam mengeluarkan keputusan
bisnis. Kebanyakan manajer yang berpengalaman, memiliki intuisi dan perasaan bisnis yang cenderung
dikontribusikan dalam proses rasionalitas pembuatan perencanaan pemasaran. Oleh karena itu,
diperlukan prosedur formal pembuatan perencanaan pemasaran, yaitu untuk menajamkan pemakaian
rasionalitas agar mengurangi kerumitan operasi bisnis, serta untuk secara realistis menetapkan
harapan perusahaan di masa yang akan datang. Prosedur formal ini tidak mudah.
2. Para manajer harus memahami perbedaan antara strategi dan taktik. Coba anda jelaskan maksud
pernyataan tersebut !
Jawaban :
Menurut Peter Drucker, Strategi adalah mengerjakan sesuatu yang benar, sedangkan taktik adalah
mengerjakan sesuatu dengan benar. maka dapat diberikan pengertian bahwa taktik merupakan
rentetan dari pelaksanaan pekerjaan dari suatu strategi, agar dapat mencapai tujuan. Sedangkan
strategi adalah penjabaran arah yang akan ditempuh perusahaan atau organisasi pada masa yang
akan datang.
Strategi merupakan saat dimana kita memutuskan apa yang harus dikerjakan. Sedangkan taktik
merupakan saat dimana kita memutuskan bagaimana mengerjakan sesuatu.
3. Saudara adalah pemimpin pasar untuk produk mesin pendingin/kulkas.Bagaimana Saudara akan
memanfaatkan harga untuk menghadapi serangan competitor yang sangat agresif
Jawaban :
Langkah pertama yaitu pusatkan pada perbedaan harga bukan pada harganya, dalam hal ini kita
harus memberi tahu bahwa perbedaan harga yang lebih mahal sedikit tetapi mendapatkan manfaat
yang lebih besar, dengan begitu kita telah memberikan dan menunjukkan nilai tambah.
Langkah kedua membuat harga kelihatan lebih kecil, susutkan biaya daur hidup produk tersebut,
memecah harga turun e harga per hari, per minggu, atau per bulan.
NAMA : DENHADZ WILDA QURRATA AINAYA
NIM : 030372808

Langkah ketiga buat pembelian tersebut sebagai investasi bukan pengeluaran, dengan menunjukkan
manfaat jangka panjang maka akan terlihat menjadi lebih murah karna faktor investasi tersebut.
Dalam hal ini jelas tidak disarankan untuk langsung menurunkan harga apabila tidak mendapatkan hasil
yang seimbang atau tidak dirasa perlu.
4. Salah satu langkah dalam proses pembuatan perencanaan pemasaran adalah penetapan sasaran.
Namun dalam kenyataannya, penetapan sasaran lebih kompleks dari yang terlihat. Coba anda jelaskan
cara yang paling logis untuk menetapkan sasaran pemasaran !
Jawaban :
Matriks Ansoff (Ansoff Matrix) adalah sarana yang sangat membantu dalam menetapkan sasaran
pemasaran. Situasi bersaing perusahaan dapat disederhanakan menjadi dua dimensi saja, produk dan
pasar. Bahkan untuk lebih sederhananya, kerangka kerja Ansoff hanya berbicara tentang apa yang
dijual (produk) dan kepada siapa produk tersebut dijual (pasar). Dalam kerangka kerja ini, Ansoff
menetapkan empat alternatif tindakan yang mungkin bagi perusahaan sebagai berikut:
1. Menjual produk yang ada ke pasar yang ada.
2. Memperpanjang (memperluas) produk yang ada ke pasar baru.
3. Mengembangkan produk baru untuk pasar yang ada.
4. Mengembangkan produk baru untuk pasar baru.
Matriks dalam tampilan 1 menjelaskan konsep tersebut.

Tampak jelas bahwa


sasaran pemasaran
yang mungkin dilakukan
memiliki rentang
yang lebar, karena adanya tingkat kebaruan teknologi dan tingkat kebaruan pasar. Matriks Ansoff
memberikan suatu kerangka kerja logis di mana perusahaan dapat dikembangkan di bawah empat tajuk
utama.
Sasaran pemasaran hanya berkaitan dengan produk dan pasar saja. Karena hanya dengan melakukan
penjualan saja maka target keuangan perusahaan dapat dicapai, elemen seperti periklanan, harga dan
tingkat servis adalah cara (atau strategi) untuk melakukannya. Faktor-faktor seperti sasaran penetapan
harga, sasaran promosi penjualan dan sasaran periklanan tidak boleh dirancukan oleh sasaran
pemasaran.
Sasaran pemasaran (marketing objectives) adalah seleksi komitmen kuantitatif dan kualitatif
pemasaran, biasanya dinyatakan baik dalam bentuk standar kinerja untuk suatu periode operasi atau
kondisi tertentu untuk dicapai dalam tenggang waktu yang diberikan. Standar kinerja ( performance
standard) biasanya dinyatakan dalam bentuk volume penjualan dan beberapa macam ukuran
kemampulabaan. Kondisi yang akan dicapai biasanya adalah suatu persentase pangsa pasar dan
NAMA : DENHADZ WILDA QURRATA AINAYA
NIM : 030372808

berbagai macam komitmen lainnya, seperti persentase tertentu dari keseluruhan suatu pengecer jenis
tertentu.
Sasaran harus cukup spesifik untuk dapat mengarahkan suatu organisasi pada tindakan-tindakan yang
disyaratkan, dan harus menjadi acuan untuk pengukuran kinerja perusahaan. Sasaran ( objectives)
adalah inti dari tindakan manajerial, yang memberikan arah pada perencanaan yang dibuat. Dengan
menanyakan di mana suatu operasi akan diadakan pada waktu tertentu di masa yang akan datang,
suatu perusahaan menetapkan sasaran. Sasaran yang kabur malah membuat perencanaan menjadi
turun kualitasnya. Hal ini biasanya diakibatkan oleh kecenderungan manusia untuk berpikiran selalu
berharap, yang lebih cenderung tampak sebagai pemandu sorak ketimbang pemimpin pemasaran yang
serius.
Hingga saat ini masih terus diperdebatkan apakah istilah-istilah pengarah seperti “menurun”,
“optimalisasi”, dan “minimalisasi” dapat digunakan sebagai sasaran. Kecuali ada suatu metode
pengukuran, suatu alat ukur, yang dapat digunakan mengkuantifikasi pergerakan kea rah pencapaian
sasaran, maka penetapan sasaran tidak banyak artinya.
Suatu sasaran berisi tiga elemen sebagai berikut:
1. Ciri-ciri khusus yang dipilih sebagai ukuran keefisienan.
2. Alat ukur atau skala yang digunakan untuk mengukur ciri-ciri khusus.
3. Nilai-nilai tertentu pada skala yang ingin dicapai perusahaan.
Misalnya, untuk sasaran sebagai pemegang posisi nomor satu pasar dunia, pangsa pasar adalah
cirinya, pasar dunia adalah skalanya, dan nomor satu adalah nilai yang ingin dicapai. Sasaran
pemasaran berkaitan dengan masing-masing dari keempat kategori dalam matriks Ansoff sebagai
berikut:
1. Produk yang ada di pasar yang ada. Kalompok ini beragam dan banyak serta harus ditetapkan
untuk semua produk utama dan grup konsumen yang ada (segmen)
2. Produk baru di pasar yang ada.
3. Produk baru yang ada di pasar baru.
4. Produk baru di pasar baru.
Jika diterjemahkan secara sederhanma, strategi produk dan pasar berarti jalur yang dipilih untuk
mencapai target perusahaan melalui rentang produk yang ditawarkan pada segmen pasar yang dipilih.
Strategi pasar dan produk merupakan suatu komitmen pada suatu arahan masa depan bagi
perusahaan. Sasaran pemasaran hanya berhubungan semata-mata dengan produk dan pasar.
Arahan pemasaran umum yang membawa perusahaan pada sasaran yang ingin dicapai, mengalir dari
siklus hidup dan analisis portofolio yang dilakukan dalam audit dan berkisar di sekitar keputusan logis
sebagai berikut:
1. Memelihara (maintain) biasanya mengacu pada jenis produk dan pasar “sapi perah” dan
mencerminkan keinginan untuk memlihara posisi bersaing.
2. Meningkat (improve) biasanya mengacu pada jenis produk dan pasar “bintang” dan mencerminkan
keinginan untuk meningkatkan posisi bersaing dalam pasar yang menarik.
3. Menuai (harvest) biasanya mengacu pada produk dan pasar jenis “anjing” dan mencerminkan
keinginan untuk melepaskan posisi bersaing demi keuntungan jangka pendek dan aliran kas.
4. Keluar (exit) biasanya mengacu pada jenis produk dan pasar “anjing” dan kadangkala untuk
kelompok “tanda Tanya”. Ini mencerminkan suatu keinginan untuk menjual karena suatu posisi
bersaingnya yang lemah, atau karena kendala biaya untuk tetap tinggal di pasar, serta tingginya
resiko jika ingin meningkatkan posisi.
5. Masuk (enter) biasanya mengacu pada suatu bidang bisnis baru.
Tindakan hati-hati harus diambil agar tidak mengikuti secara membabi buta sebentuk “aturan” atau
pedoman yang berkaitan dengan keputusan sebelumnya. Penggunaan label seperti anjing dan sapi
perah sebagai acuan bagi bisnis atau produk sesungguhnya harus dihindari.
NAMA : DENHADZ WILDA QURRATA AINAYA
NIM : 030372808

Anda mungkin juga menyukai