Anda di halaman 1dari 21

LAPORAN TUTORIAL

“ANALISIS MASALAH KESEHATAN

DI PUSKESMAS WUA-WUA TAHUN 2017”

OLEH:

La ode Muhammad widodo(K1A114061) Fandri rizki andriawan(K1A115066)

Alinda ratna suryandari(K1A115005) Freska aprianti burhan(K1A115067)

Eltriyana wardani renggala(K1A115010) Grivonne yerlistyan adi(K1A115068)

Fadel rajab nugraha(K1A115011) Nurzulifa(K1A115104)

Fakhrunnisa witeini nuzul(K1A115012) Prabowo saputra yuwana(K1A115105)

Era utari(K1A115065)

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER

FAKULTAS KEDOKTERAN

UNIVERSITAS HALU OLEO

KENDARI

2018
Daftar Isi

Daftar Isi .....................................................................................................2


Kata Pengantar......................................................................................... 3ii
BAB I PENDAHULUAN ..............................................................................4
A. Latar Belakang .....................................................................................4
B. Rumusan Masalah ...............................................................................2
C. Tujuan ...............................................................................................2
D. Manfaat .............................................................................................2
BAB II PROFIL PUSKESMAS ....................................................................3
A. Gambaran Umum Wilayah ...................................................................3
B. Sumber Daya Kesehatan .....................................................................8
C. Standar Pelayanan Minimal Puskesmas wua-wua .........................10
BAB III ANALISIS MASALAH ...................................................................11
A. Analisis Prioritas Masalah ..................................................................11
B. Analisis prioritas penyebab ................................................................16
C. Pemecahan Masalah ......................................................................18
D. Plan Of Action (POA) ......................................................................19
BAB IV PENUTUP ....................................................................................20
A. Simpulan ............................................................................................20
B. Saran .................................................................................................20
DAFTAR PUSTAKA .................................................................................21
LAMPIRAN ...............................................................................................22

2
Kata Pengantar

Puji dan syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala
karunia-Nya sehingga laporan kelompok modul 1 “analisis masalah Kesehatan di
Puskesmas Wua-Wua tahun 2017” dapat diselesaikan.
Dalam penulisan laporan ini, terdapat banyak tantangan dan hambatan yang ada
akan tetapi dengan bantuan Tuahn Yang Maha Esa dan bantuan berbagai pihak
laporan ini dapat diselesaikan.
penulisan laporan ini masih banyak kekurangan, kekeliruan, yang disebabkan
keterbatasan penulis baik dari segi pengetahuan, tenaga maupun materi. Oleh karena
itu, saran, pendapat dan kritik yang sifatnya konstruktif sangat kami harapkan. Akhir
kata semoga laporan ini dapat memberikan manfaat kepada kita sekalian.

Kendari, 6 April 2018

Kelompok 12

3
BAB I PENDAHULUAN
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Puskesmas adalah rangkaian kegiatan yang bekerja secara sistematik
untuk menghasilkan keluaran yang efektif dan efisien. kegiatan perencanaan
tingkat Puskesmas, pelaksanaan-pengendalian adalah rangkaian kegiatan mulai
dari pengorganisasian, penyelenggaraan, pemantauan (pemantauan wilayah
setempat (PWS) dengan data dari sistem pencatatan dan pelaporan terpadu
puskesmas(SP2TP) dalam forum Lokakarya Mini Puskesmas).
Puskesmas adalah organisasi kesehatan fungsional yang merupakan
pusat pengembangan kesehatan masyarakat yang juga membina peran serta
masyarakat dan memberikan pelayanan secara menyeluruh dan terpadu kepada
masyarakat di wilayah kerjanya dalam bentuk kegiatan pokok.
Menurut Kepmenkes RI No. 128/Menkes/SK/II/2004 puskesmas
merupakan Unit Pelayanan Teknis Dinas kesehatan kabupaten/kota yang
bertanggung jawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan di suatu
wilayah kerja.
Manajemen puskesmas dapat digambarkan sebagai suatu rangkaian
kegiatan yang bekerja secara senergik, sehingga menghasilkan keluaran yang
efisien dan efektif. Manajemen puskesmas tersebut terdiri dari perencanaan,
pelaksanaan, pengendalian serta pengawasan dan pertanggungjawaban.
Puskesmas melaksanakan serangkaian kegiatan yang merupakan
penjabaran lebih rinci dari rencana pelaksanaan kegiatan. Penyelenggaraan
penggerakan pelaksanaan puskesmas melalui instrumen lokakarya mini
puskesmas.Untuk terselenggaranya proses pengendalian, pengawasan dan
penilaian diperlukan instrumen yang sederhana.

4
B. Rumusan Masalah
1. Apa apa saja yang menjadi peyebab dari masalah prioritas ?
2. Apa saja yang menjadi perencanaan puskesmas dalam penyelesaian masalah
kesehatan dipuskesmas wua-wua tahun 2017 ?
3. Apa saja masalah yang terjadi di puskemas dan masalah apa yang menjadi
prioritas?

C. Tujuan
1. Tujuan umum
Mahasiswa dapat membuat perencanaan puskesmas (menyusun plan of action)
dari topik yang diberikan berdasarkan hasil investigasi dan analisis masalah
kesehatan yang ditemukan di puskesmas
2. Tujuan khusus
a. Melakukan identifikasi masalah dengan melihat indikator SPM di puskesmas.
b. Menentukan besar masalah dari masing-masing indikator.
c. Melakukan analisis penyebab masalah
d. Membuat PLAN OF ACTION (POA)

D. Manfaat
Manfaat penulisan ini diantaranya :
1. Manfaat bagi Mahasiswa

Memperluas wawasan dan pengalaman penyusunan perencanaan puskesmas.

2. Manfaaat bagi Puskesmas

Menjadi bahan kajian di Puskesmas khususnya bagi Puskesmas Wua-Wua.

3. Manfaat bagi Masyarakat

Sebagai solusi pemecahan masalah - masalah kesehatan yang ada di


masyarakat.

5
BAB II PROFIL PUSKESMAS
PROFIL PUSKESMAS

A. Gambaran umum wilayah


1. Keadaan Wilayah Dan LetakGeografis
Puskesmas wua-wua merupakan puskesmas induk non perawatan yang
definitive sejak 1Mei 2009 diatas lahan seluas 1703 3m²(26 m x 65,5m) yang
terletak dibelakang kantor camat Wua-wua, jalan Anawai kelurahan Anawai atau
kurang lebih 500meter dari Jl.Ahmad Yani poros lepo-lepo Bandara. Kecamatan
Wua-wua mempunyai 4 kelurahan tetapi wilayah kerja puskesmas wua-wua
hanya mengcangkup kelurahan,yaitu:
1. kelurahan Anawai dengan luas wilayah 3km²

2. kelurahan Wua-wua dengan luas wilayah 5,89km²

3. kelurahan mataiwoi dengan luas wilayah 3,2km²

Luas wilayah kerja secara keseluruhan menjadi 13,91km². sejumlah kompleks


perumahan yang tercakup dalam wilayah kerja adalah : BTN Tunggala,Griya
Permata anawaidi kelurahan anawaidi, perumahan villa ibis dikelurahan wua-
wua,sedangkan kelurahan mataiwoi tidak ada perumahan khusus. Sebagian besar
wilayah kerja merupakan daerah berbukit-bukit dengan sedikitdataran sehingga
sebagian besar rumah penduduk dibangun didaerah berbukit.

Adapun batas wilayah kerja :

 Sebelah utara berbatasan dengan kelurahan bonggoeya


 Sebelah timur berbatasan dengan kecamtan kadia
 Sebelah selatan berbatasan dengan kecamatan baruga
 Sebelah barat berbatasan dengan kecamtan puwatu

2. Kependudukan
Jumlah penduduk wilayah kerja puskesmas wua-wua pada tahun 2017,dapat
dilihat pada table 1 sebagai berikut :

6
no kelurahan Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah kk
kk penduduk penduduk miskin
L P
1 anawai 1651 2884 2831 5715 237
2 Wua-wua 1609 4083 3914 7997 192
3 Mataiwoi 1183 3456 3359 6815 172
Total 4443 10432 10104 20527 601

3. Keadaan sosial Ekonomi


a. Pendidikan
Sarana pendidikan yang ada diwilayah kerja puskesmas wua-wua disajikan
pada table berikut
no Jenis sarana social jumlah keterangan
1 Sarana pendidikan terdiri dari
-taman kanak-kanak 10
-sekolah dasar 5
-sekolah menengah pertama 2
-sekolah menengah umum 2 1 sekolah
kejuruan
-sekolah tinggi kejuruan -
-perguruan tinggi -
2 Panti asuhan/panti jompo/dinsos
1
3 Puskesmas non perawatan 1

4 Puskesmas pembantu 1

b. Agama
Pembangunan dibidang agama dan keprcayaan terhadap Tuhan Yang Maha
Esa diarahkan untuk menciptaka keselarasan hubungan antar manusia dengan
manusia,manusia dengan penciptanya serta alam sekitarnya.
Pembangunan bidang agama dikecamtan wua-wua seperti pembangunan
sarana peribadatan.sarana peribadatan yang mendukung perkembangan
beragama dikecamatan wua-wua yaitu terdapat 34 masjid,4 hanggar/surau,1
gereja Kristen protestan,dan 1vihara

7
4. keadaan lingkungan

a. pengawasan kualitas lingkungan perumahan,SPAL dan TPS

Rumah sehat adalah bangunan tempat perlindungan dan beristirahat serta


sarana pembinaan keluarga yang menumbuhkan kehidupan sehat secara
fisik,mental dan social sehingga seluruh anggota keluarga dapat bekrja secara
produktif.

Pada tahun 2017 jumlah rumah yang diperiksa diwilayah kerja puskesmas wua-
wua yang memenuhi syarat sebanyak 3247 dari total jumlah keseluruhan 3527,
dari hasil pengawasan kualitas perumahan,SPAL dan TPS menunjukkan bahwa
telah memenuhi target puskesmas (92,8) dengan capaian (92,8%) diwilayah
kerja puskesmas wua-wua

b. akses terhadap air bersih

untuk memenuhi kebutuhan akan air bersih,masyarakat diwilayah puskesmas


wua-wua mengakses air dari berbagai sumber yaitu rumah tangga yang
menggunakan sumur gali 1356, sumur Bor 1358, dan PAM 813,jadi rumah
tangga yang menggunakan sarana air bersih sebanyak 3527(95%)

c. ketersediaan jamban

pada tahun 2017 jumlah kk yang mempunyai jamban yang sehat diwilayah kerja
puskesmas wua-wua sebanyak 3375(95%). Dan ini sudah mencapai target 78%.
Akan tetapi ada beberapa kk belum mempunyai jamban yang sehat,hal ini
disebabkan masih ada beberapa rumah yang masihmenggunakan jamban
cemplung dan yang belum sama sekali mempunyai jamban karena keterbatasan
ekonomi

d.tempat pengelolaan makanan

pemeriksaan TPM secara berkala meliputi Rumah makan, Pedagang jajanan


makanan,industry makanan, depot air minum,dan kantin sekolah. Pemeriksaan
TPM bertujuan untuk menjamin agar tetap terjaganya kesehatan lingkungan
ditempat-tempat yang bersangkutan dan lingkungan

8
no Jenis sarana didaftar Yang diperiksa MS Capaian (%)
1 rumah makan pedangan 18 18 13 72
makanan
2 jajanan 12 12 8 67%
3 industri makanan 4 4 4 100%
4 depot air minum 20 20 15 75%
5 kantin sekolah 5 5 5 100%
6 jumlah 59 59 45 75%
Target puskesmas 20%

e. pemeriksaan tempat-tempat umum

disamping pemeriksaan TPM juga dilakukan pemeriksaan TTU yang


meliputisarana kesehtan,sarana pendidikan, sarana ibadah, dan perkantoran
yang berjumlah 57 sarana dengan target 54%

hasil pengawasan dan pembinaan TTUyang memenuhi syarat kesehatan


berjumlah 51(89%) dari 57 sarana yang diperiksa

f. angka bebas jentik

no Kelurahan Jumlah Jumlah Rumah Rumah ABJ HI Cakupan


rumah rumah tidak yang (%)
diperiksa ada ada
jenitk jentik
1 Anawai 1003 1003 922 81 92% 8% 92%
2 Wua-wua 1402 1402 1320 82 94% 6% 94%
3 mataiwoi 1122 1122 1061 61 94% 6% 94%
jumlah 3527 3527 3303 224 93% 7% 93,6%
Target puskesmas 95%

5. keadaan perilaku masyarakat

a. jaminan kesehatan prabayar

dalam upaya meningkatkan peran serta masyarakat dalam pembiyaan


kesehatan sudah sejak lama dikembangkan berbagai cara untuk memberikan
jaminan kesehatan bagi masyarakat . saat ini berkembang berbagi cara
pembiyaan kesehatan antara lain , jamkesda, kartu indonesia sehat, BPJS
ketenagakerjaan yang merupakan transformasi dari program jamsostek serta
BPJS kesehatan yang merupakan peleburan dari akses dan Jamkesmas. Untuk

9
masyarakat wilayah kota kendari diberi pelayanan gratis untuk berobat dirawat
jalan dengan menunjukkan kartu identitas diri.

Pada tahun 2017 jumlah peserta BPJS adalah sebanyak 91076 peserta. Jumlah
besaran kapitasi adalah Rp 6.000,-perkepala. Jumlah peserta BPJS tersebut
berasal dari wilayah kerja puskesmas wua-wua akan tetapiada juga yang berasal
dari luar wilayah

b. PHBS masyarakat

pada tahun 2017 jumlah RT diwilayah kerja puskesmas wua-wua sebanyak 3527
RT dan yang disurvey sebanyak 3527 RT. Dari 3527 RTyang dipantau rumah
tangga yang dinyatakan sehat sebanyak 2692(76%)dan belum mencapai target.
Ada 10indikator dalam PHBS dan mayoritas rumah tangga hanya memenuhi
beberapa indicator hal ini disebabkan tingkat pengetahuan,kesadaran,dan
kepedulian masyarakat terhadap kesehatan yang masih kurang. Masih ada
beberapa RT yang mempunyai kebiasaan merokok didalam rumah.masih
banyak kebiasaan yang dianggap sepele tapi sangat berpengaruh terhadap
kesehatan contohnya kebiasaan mencuci tangan sebelum makan

c.aktifitas posyandu

diwilayah kerja puskesmas wua-wua terdapat 16 posyandu yang keseluruhan


merupakan posyandu aktif. Terdiri dari strata psyandu madya terdiri dari 3
posyandu yaitu posyandu gambol,posyandu permata, dan posyandu
cendrawasih. Posyandu purnama terdiri dari posyandu
sepakat,anawai,monapa,gersamata,padeleu,adi mulya,al-ikhlas,makarti,dan
posyandu mandiri terdiri dari posyandu mariula,anggrek,as-sakinah

10
B. Sumber Daya Kesehatan
1. fasilitas kesehatan

a. puskesmas dan jaringannya

no Jenis sarana kesehatan Jumlah per kelurahan


anawai Wua-wua mataiwoi
1 Sarana kesehatan pemerintah :
-puskesmas induk 1 0 0
-puskesmas pembantu 0 1 0
2 Sarana kesehatan bersumber daya masyarakat
-posyandu 4 5 5
-posyandu lansia 1 0
-SD dengan dokter kecil 1 4 0
-pos UKK 0 0 0
-dokter praktek swasta 0 0 0
-bidan praktek swasta 0 0 0
3 Sarana kendaraan operasional
-kendaraan roda 4 1 0 0
-kendaraan roda 2 2 0 0
Diwilayah kerja puskesmas wua-wua terdapat 1 puskesmas induk terletak
dikelurahan anawai yang dibangun tahun 2009, dan puskesmas pembantu yang
terletak dikelurahan wua-wua yang sudah ada sejak pemekaran dari puskesmas
sebelumnya. Keadaan gedung cukup baik,sarana dalam gedung masih kurang
mencukupi,masih banyak meja dan kursi yang dibutuhkan demikian juga peralatan
medis dalam penegakan diagnosis dan tindakan masih kurang. Keadaan puskesmas
pembantu kurang lebih sama dengan puskesmas induk dalam hal ini peralatan dan
sarana lainnya masih kurang namun kondisi gedung baik

b. keuangan

No SUMBER BIAYA JUMLAH KET


1 DANA RUTIN
APBN
2 JKN KAPITASI Rp 546.594.000
3 BOK Rp 298.600.000
4 JAMPERSAL

11
c. Tenaga kesehatan puskesmas wua-wua tahun 2017

no Jenis tenaga Status ketenagaan jumlah


pns Ptt honorer sukarela
1 Dokter umum 2 - - - 2
2 Dokter gigi 1 - - - 1
3 Sarjana 9 - - 4 13
kesmas/umum
4 Sarjana 5 - - 3 8
keperawatan
5 D III keperawatan 8 - - 3 7
6 D III kebidanan 6 - - 4 12
7 D III kesehatan 1 - - 1 2
gigi
8 D III kesling 2 - - - 1
9 D III gizi 3 - - 2 5
10 S1 apoteker 1 - - 1 2
11 D III farmasi 1 - - - 1
12 D1 gizi - - - - -
13 Perawat/spk 3 - - - 3
14 D1bidan 2 - - - 2
15 D1 keperawatan - - - - -
16 S.sosial - - 1 - 1
17 SMA 2 - 2 - 4
18 D III analisis - - - 1 2
kesehatan
19 S1 kesling - - - - -
jumlah 47 - 3 19 69
Table menunjukkan jumlah tenaga kesehatan diwilayah kerja puskesmas wua-wua
berjumlah 69 orang yang terdiri dari 47 orang PNS, 3 orang Honorer dan 19 orang
tenaga sukarela

12
C. Standar Pelayanan Minimal Puskesmas wua-wua tahun 2017

No Jenis kegiatan Sasaran Target(%) cakupan


absolut % selisih
Kesehatan ibu anak
1 Bumil k I 514 100 514 100 0

2 Bumil k IV 514 100 508 98,83 1,17

3 Persalinan Na-kes 490 100 489 99,79 0,21

4 Kunjungan nifas 490 100 489 99,79 0,21

5 Deteksi factor resti bumil 103 100 103 100 0

6 Penanganan komplikasi 103 100 103 100 0


obstetrik

7 KN1 467 100 486 104,07 0

8 KN lengkap 467 100 485 103,85 0

9 Penanganan komp. 70 100 70 100 0


Neonates
10 Pelayanan bayi 467 100 466 99,78 0,22

11 Pelayanan anak balita 1959 100 1959 100 0

12 KB aktif 3609 75 2808 78,80 0

13 Lahir mati - 100 1 - 0

13
14 Kematian neonatal - 100 2 - 0

15 APRAS 1146 - 1133 98,86 0

Perbaikan gizi masyarakat

16 Kasus gizi buruk yang - 100 6 100 0


mendapat perawatan

17 Balita yang ditimbang 2426 85 2091 86 0


berat badannya

18 Persentase bayi usia 232 44 228 85 0


kurang dari 6 bulan
mendapat asi eksklusif

19 Rumah tangga 900k 90 887 99,8 0


mengkonsumsi garam
yodium

20 Balita 6-59bulan 2194 95 2174 99 0


mendapat kapsulvit.A

21 Ibu hamil yang mendapat 514 90 508 99 0


tablet tambah darah
min.90 tablet selama
masa kehamilan

22 Ibu hamil kurang energy - 65 47 100 0


kronik yang mendapat
makanan tambahan

23 Balita kurus yang - 80 31 100 0


mendapat makanan
tambahan

24 Remaja putri mendapat 207 20 194 94 0


TTD

25 Ibu nifas mendapat 490 90 488 99 0


kapsul vit.A

14
26 Bayi baaru lahir 467 44 449 96 0
mendapat IMD

27 Bayi dengan BBLR - - 9 2 0

28 Balita yang mempunyai 2426 80 2426 97 0


KMS

29 Balita yanag ditimbang 2426 - 2346 97 0


naik BBnya

30 Balita yang ditimbang 2091 - 1912 91 0


tidak naik bbnya

31 Balita yang ditimbang 2426 - 112 5 0


tidak naik bbnya 2x
berturut-turut

32 Balita yang BGM 2426 - 6 0,2 0

33 Ibu hamil anemia 514 - 20 4 0

PHBS

34 Persalinan oleh Nakes 489 100 504 100 0

35 Balita diberi asi ekslusif 467 100 488 100 0

36 Rumah tangga yang 467 100 467 100 0


memiliki bayi

37 Rumah tangga yang 2426 100 2426 100 0


memiliki balita

38 Bayi yang dibri asi 232 100 228 98 2


eksklusif

39 Balita ke posyandu 3 2426 100 2105 87 13


bulan terakhir

40 Anggota RT 3527 100 3356 95 5

15
menggunakan air bersih

41 Anggota RT 3527 100 3527 100 0


mengkonsumsi sayur
dan buah

42 Anggota RT mencuci 3527 100 3527 100 0


tangan sebelum makan

43 Anggota RT yang tidak 3527 100 2692 76 24


merokokdalam rumah
44 Penampungan air bebas 3527 100 3303 93,6 6,4
jentik
45 BAB menggunakan 3527 100 3375 95 5
jamban
Upaya kesehatan gigi dan mulut

46 Pembinaan kesehatan 14 100 14 100 0


gigi diposyandu
47 Pembinaan kesehatan 10 100 10 100 0
gigi padaTK
48 Pembinaan dan 5 100 5 100 0
bimbingan sikat gigi
massal pada SD/MI
49 Perawatan kesehatan 5 100 5 100 0
gigi pada SD/MI
50 Murid SD/MI 10 100 8 80 20
mendapat perawatan
kesehatan gigi
51 Gigi tetap yang 120 100 120 100 0
dicabut
52 Gigi tetap yang 80 100 80 100 0
ditambal permanen

BAB III

ANALISIS MASALAH

16
Standar Pelayanan Minimal Puskesmas wua-wua tahun 2017
No Jenis kegiatan Sasaran Target(%) cakupan
absolut % selisih
Kesehatan ibu anak
1 Bumil k I 514 100 514 100 0

2 Bumil k IV 514 100 508 98,83 1,17

3 Persalinan Na-kes 490 100 489 99,79 0,21

4 Kunjungan nifas 490 100 489 99,79 0,21

5 Deteksi factor resti bumil 103 100 103 100 0

6 Penanganan komplikasi 103 100 103 100 0


obstetrik

7 KN1 467 100 486 104,07 0

8 KN lengkap 467 100 485 103,85 0

9 Penanganan komp. 70 100 70 100 0


Neonates
10 Pelayanan bayi 467 100 466 99,78 0,22

11 Pelayanan anak balita 1959 100 1959 100 0

12 KB aktif 3609 75 2808 78,80 0

13 Lahir mati - 100 1 - 0

14 Kematian neonatal - 100 2 - 0

17
15 APRAS 1146 - 1133 98,86 0

Perbaikan gizi masyarakat

16 Kasus gizi buruk yang - 100 6 100 0


mendapat perawatan

17 Balita yang ditimbang 2426 85 2091 86 0


berat badannya

18 Persentase bayi usia 232 44 228 85 0


kurang dari 6 bulan
mendapat asi eksklusif

19 Rumah tangga 900k 90 887 99,8 0


mengkonsumsi garam
yodium

20 Balita 6-59bulan 2194 95 2174 99 0


mendapat kapsulvit.A

21 Ibu hamil yang mendapat 514 90 508 99 0


tablet tambah darah
min.90 tablet selama
masa kehamilan

22 Ibu hamil kurang energy - 65 47 100 0


kronik yang mendapat
makanan tambahan

23 Balita kurus yang - 80 31 100 0


mendapat makanan
tambahan

24 Remaja putri mendapat 207 20 194 94 0


TTD

25 Ibu nifas mendapat 490 90 488 99 0


kapsul vit.A

26 Bayi baaru lahir 467 44 449 96 0


mendapat IMD

18
27 Bayi dengan BBLR - - 9 2 0

28 Balita yang mempunyai 2426 80 2426 97 0


KMS

29 Balita yanag ditimbang 2426 - 2346 97 0


naik BBnya

30 Balita yang ditimbang 2091 - 1912 91 0


tidak naik bbnya

31 Balita yang ditimbang 2426 - 112 5 0


tidak naik bbnya 2x
berturut-turut

32 Balita yang BGM 2426 - 6 0,2 0

33 Ibu hamil anemia 514 - 20 4 0

PHBS

34 Persalinan oleh Nakes 489 100 504 100 0

35 Balita diberi asi ekslusif 467 100 488 100 0

36 Rumah tangga yang 467 100 467 100 0


memiliki bayi

37 Rumah tangga yang 2426 100 2426 100 0


memiliki balita

38 Bayi yang dibri asi 232 100 228 98 2


eksklusif

39 Balita ke posyandu 3 2426 100 2105 87 13


bulan terakhir

40 Anggota RT 3527 100 3356 95 5

menggunakan air bersih

19
41 Anggota RT 3527 100 3527 100 0
mengkonsumsi sayur
dan buah

42 Anggota RT mencuci 3527 100 3527 100 0


tangan sebelum makan

43 Anggota RT yang tidak 3527 100 2692 76 24


merokokdalam rumah
44 Penampungan air bebas 3527 100 3303 93,6 6,4
jentik
45 BAB menggunakan 3527 100 3375 95 5
jamban
Upaya kesehatan gigi dan mulut

46 Pembinaan kesehatan 14 100 14 100 0


gigi diposyandu
47 Pembinaan kesehatan 10 100 10 100 0
gigi padaTK
48 Pembinaan dan 5 100 5 100 0
bimbingan sikat gigi
massal pada SD/MI
49 Perawatan kesehatan 5 100 5 100 0
gigi pada SD/MI
50 Murid SD/MI 10 100 8 80 20
mendapat perawatan
kesehatan gigi
51 Gigi tetap yang 120 100 120 100 0
dicabut
52 Gigi tetap yang 80 100 80 100 0
ditambal permanen

A. Analisis Prioritas Masalah


Kriteria dalam penentuan prioritas masalah :

Kriteria A : Besar masalah (nilai 0-10)


Kriteria B : Kegawatan masalah (nilai 1-5)
Kriteria C : Kemudahan Penanggulangan (nilai 1-5)
Kriteria D: PEARL faktor (nilai 0 atau 1)

20
1. Prioritas masalah masalah
Kriteria A : Besar masalah (nilai 0-10)
Kelas N = 1 + 3,3 log n
=1+3,3log52

=6,66 = 7

Interval = (nilai tertinggi – nilai terendah)/jumlah kelas

=20-0/7

=2,85

21