Anda di halaman 1dari 3

BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Hasil
Tabel 1. Hasil Pengamatan Pisang

Kekerasan
Hari Perubahan
Warna pH Bentuk
Penyimpanan Visual Penetrometer warna
(gr)
0 3 493,3 3 5 Pendek & lurus 1
2 3 396,6 3 5 Pendek & lurus 3
4 3 663,3 4 5 Pendek & lurus 5
6 4 756,7 4 6 Pendek & lurus 5

Tabel 2. Hasil Pengamatan Bayam


Kekerasan
Hari Perubahan
Penetrometer Warna pH Bentuk
Penyimpanan Visual warna
(gr)
0 1 606,7 1 7 Spiral 1
2 4 346,7 2 6 Spiral 3
4 4 763,3 3 6 Spiral 4
6 4 793,3 3 6 Spiral 5

Tabel 3. Hasil Pengamatan Tomat


Kekerasan
Hari Perubahan
Warna pH Bentuk
Penyimpanan Visual Penetrometer warna
(gr)
0 3 903,3 2 5 Bulat 1
2 3 726,7 3 5 Bulat 4
4 4 876,7 3 5 Bulat 4
6 4 756,7 4 5 Bulat 4

Tabel 4. Hasil Pengamatan Jeruk Nipis


Kekerasan
Hari Perubahan
Warna pH Bentuk
Penyimpanan Visual Penetrometer warna
(gr)
0 2 670 2 4 Bulat 1
2 2 953,3 2 3 Bulat 2
4 3 913,3 2 2 Bulat 3
6 1 943,3 1 3 Bulat 2
Tabel 5. Hasil Pengamatan Cabai
Kekerasan
Hari Perubahan
Warna pH Bentuk
Penyimpanan Visual Penetrometer warna
(gr)
Panjang & 1
0 3 630 4 4
melengkung
Panjang & 1
2 4 500 4 5
melengkung
Panjang & 1
4 4 806,7 4 4
melengkung
Panjang & 1
6 4 616,7 4 4
melengkung

Tabel 6. Foto Hasil Pengamatan


No Gambar Keterangan
1. Alat dan bahan
yang digunakan
dalam praktikum
mulai dari
pengamatan H0
sampa dengan H7.

2. Masing-masing
bahan ditimbang
menggunakan
timbangan untuk
mengetahui bobot
atau berat totalnya.

3. Dilakukan
pengujian tingkat
kekerasan
menggunakan alat
penetrometer, yang
ditusukan pada tiga
sisi yang berbeda.

4. Bahan dihaluskan
menggunakan mortar
& pestle, lalu
ditambahkan
aquabides untuk
mempermudah
proses pengahalusan
5. Diukur derajat
keasaman (pH)
dengan
menggunakan pH
meter.